Perancangan Lighting Research Center By Philips Dengan Konsep Sense And Simplicity Di Bahureksa, Bandung.

(1)

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Lampu saat ini telah menjadi kebutuhan hidup manusia. Manusia dapat melakukan banyak kegiatan dengan adanya lampu, mereka dapat membaca, menulis, memasak, belajar dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan dengan adanya penerangan. Manusia saat ini banyak mengenal berbagai macam jenis dan merk lampu. Namun manusia lebih mengenal merk lampu Philips yang telah lama produksi, sehingga dibuatlah sebuah perancangan lighting research center dengan judul ‘Lighting Research Center by Philips’. Dengan adanya research center ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai lampu dan pencahayaan.

Konsep yang diterapkan pada Lighting Research Center ini adalah sense and simplicity yang bertujuan dapat menambah pengetahuan mengenai lampu dan dapat merasakan pencahayaan. Sedangkan tema yang digunakan adalah futuristik, yaitu mengarah pada masa kekinian. Sehingga dalam perancangan lighting research center ini dapat menggabungkan berbagai macam lampu baik lampu pada setiap masa dengan teknologi yang semakin modern.

Perancangan ini menggunakan bangunan sekolahan BPK Penabur yang terletak di jalan Bahureksa – Bandung. Analisis data menjelaskan mengenai lokasi bangunan, analisa fisik gedung, kegiatan user, kebutuhan ruang yang diperlukan.

Metode penelitian yang dipakai oleh penulis adalah metode korelasional, yaitu lewat sumber tertulis dengan menjelaskan tentang desain perancangan lighting research center. Teknik penelitian yang dipakai adalah studi lapangan dan pengumpulan informasi melalui berbagai media.


(2)

ii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ...ii

DAFTAR GAMBAR ...iii

DAFTAR TABEL ...iv

BAB I PENDAHULUAN ...1

1.1 Latar Belakang ...1

1.2 Gagasan Masalah ...2

1.3 Rumusan Masalah ...3

1.4 Tujuan Perancangan ...3

1.5 Metode Perancangan ...4

1.5.1 Data yang Diperoleh ...4

1.5.2 Metode Pengumpulan Data ...4

1.6 Sistematika Penulisan ...5

BAB II LIGHTING RESEARCH CENTRE ...6

2.1 Research Centre ...6

2.2 Fasilitas yang Terdapat di Sebuah Research Centre ...7

2.2.1 Lobby ...7

2.2.2 Lighting Research Centre ...8

2.2.3 Perpustakaan ...8

2.2.4 Auditorium ...9

2.2.5 Private Room ...9

2.2.6 Service Area ...10

2.2.7 Divisi Pendidikan ...11

2.3 Prinsip Dasar Research Centre ...12

2.4 Sejarah Lampu ...14

2.4.1 Thomas Alva Edison (11 Februari 1847 – 18 Oktober 1931) ...14


(3)

iii Universitas Kristen Maranatha

2.5.1 Pencahayaan ...16

A. Pencahayaan Alami ...16

B. Pencahayaan Buatan ...17

2.5.1.1 Kualitas Pencahayaan ...19

2.5.1.2 Karakteristik Sistem Penerangan ...21

2.7 Pembahasan PHILIPS LIGHTING ...22

2.7.1 Sejarah PHILIPS ...22

2.7.2 Konsep PHILIPS ...23

2.8 Jenis-jenis Lampu ...25

2.9 Futuristik ...33

2.9.1 Pengertian Futuristik ...33

2.10 Studi Ergonomi ...35

2.10.1 Display Pengamat Berkelompok ...36

2.10.2 Ruang Duduk ...38

2.10.3 Ruang Kantor ...40

2.11 Studi Banding ...41

2.12 Summary ...42

BAB III DESKRIPSI OBJEK STUDI ...43

3.1 Deskripsi Proyek ...43

3.2 Deskripsi Site ... 44

3.2.1 Deskripsi Fungsi ...44

3.2.2 Analisis Site ... 45

3.2.3 Dokumentasi Image BPK Penabur Internasional, Bandung...47

3.3 Deskripsi Existing ...47

3.4 Identifikasi User ...48

3.4.1 Flow Activity ...48

3.4.2 Kebutuhan Ruang ...49

3.4.3 Hubungan Kedekatan Ruang ...51

3.4.4 Zoning dan Blocking Ruang ...52

3.5 Konsep ...54

BAB IV KONSEP PERANCANGAN INTERIOR LIGHTING RESEARCH CENTER BY PHILIPS DENGAN KONSEP SENSE AND SIMPLICITY ...57

4.1 Konsep Futuristik ...57


(4)

iv Universitas Kristen Maranatha

b. Konsep Warna ...57

c. Konsep Tekstur ...58

d. Konsep Pola ...58

e. Konsep Material ...58

f. Konsep Pencahayaan ...59

g. Konsep Penghawaan ...60

h. Konsep Keamanan ...60

4.2 Penjabaran Desain ...61

4.2.1 PHILIPS Research Center dengan Konsep Sense and Simplicity ...61

4.2.2 Lobby dan Gallery Area ...66

4.2.3 Library dan Workshop...71

4.2.4 Workshop dan Area Meeting...74

4.2.5 Furniture...76

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ...77

DAFTAR PUSAKA ……….…..79

RIWAYAT HIDUP PENULIS ...80


(5)

v Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Marine Research centre – Bali...7

Gambar 2.2 Thomas Alva Edison... 14

Gambar 2.3 Logo PHILIPS... 23

Gambar 2.4 Konstruksi Lampu Pijar ...25

Gambar 2.5 Bentuk dan Jenis Lampu Pijar ...25

Gambar 2.6 Cara Memegang Lampu Halogen ...26

Gambar 2.7 Lampu Halogen Berujung Ganda ...26

Gambar 2.8 Lampu Halogen Berujung Tunggal ...27

Gambar 2.9 Armatur Lampu Halogen ...27

Gambar 2.10 Prinsip Kerja Lampu Fluorescent ...28

Gambar 2.11 Jenis Armatur Lampu Fluorescent ...28

Gambar 2.12 Lampu Mercury ...29

Gambar 2.13 Jenis Armatur Lampu Mercury ...30

Gambar 2.14 Konstruksi Lampu SOX ...31

Gambar 2.15 Konstruksi Lampu SON ...31

Gambar 2.16 Ergonomi Display ...35

Gambar 2.17 Ergonomi Display ...36

Gambar 2.18 Ergonomi Ruang Duduk ...37

Gambar 2.19 Ergonomi Ruang Duduk ...38

Gambar 2.20 Ergonomi Ruang Kantor ...39

Gambar 2.21 Area Exterior 15 Science Center Road Singapore 609081 ...40

Gambar 2.22 Area Luar ...40

Gambar 2.23 Area Theatre ...40

Gambar 2.24 Area Pamer Science Centre ...40

Gambar 2.25 Area Outdoor 15 Science Center Road Singapore 609081 ...44

Gambar 3.1 Peta Lokasi BPK Penabur Bahureksa, Bandung ...43

Gambar 3.2 Suasana Siang dan Denah BPK Penabur Bahureksa, Bandung ...46

Gambar 3.3 3D Exterior BPK Penabur Bahureksa, Bandung ...46


(6)

vi Universitas Kristen Maranatha

Gambar 3.5 Zoning dan Blocking Lantai 1 ...51

Gambar 3.6 Zoning dan Blocking Lantai 2 ...51

Gambar 3.7 Zoning dan Blocking Lantai 3 ...52

Gambar 3.8 Zoning dan Blocking Lantai 4 ...52

Gambar 4.1 Denah Lantai 1 ...60

Gambar 4.2 Denah Lantai 2 ...61

Gambar 4.3 Denah Lantai 3 ...62

Gambar 4.4 Denah Lantai 4 ...63

Gambar 4.5 Potongan A-A’ ...64

Gambar 4.6 Potongan B-B’ ...64

Gambar 4.7 Lobby dan Gallery ...65

Gambar 4.8 Lobby dan Gallery Floor Pattern ...66

Gambar 4.9 Lobby dan Gallery Ceiling Plan ...67

Gambar 4.10 Perspektif Information Center ...67

Gambar 4.11 Perspektif Lobby ...68

Gambar 4.12 Perspektif Cave Area (Gallery) ...68

Gambar 4.13 Perspektif Bohlam dan Halogen Area (Gallery) ...69

Gambar 4.14 Perspektif Swa Ballast Area (Gallery) ...69

Gambar 4.15 Library dan Workshop ...70

Gambar 4.16 Library dan Workshop Floor Pattern ...71

Gambar 4.17 Library dan Workshop Ceiling Plan ...71

Gambar 4.18 Perspektif Library ...72

Gambar 4.19 Perspektif Library ...72

Gambar 4.20 Perspektif Library ...73

Gambar 4.21 Workshop dan Area Meeting ...73

Gambar 4.22 Workshop dan Area Meeting Floor Pattern ...74

Gambar 4.23 Workshop dan Area Meeting Ceiling Plan ...74

Gambar 4.24 Perspektif Workshop ...75

Gambar 4.25 Perspektif Workshop ...75

Gambar 4.26 Detail Furniture Meja Workshop...76


(7)

vii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Analisis Site ...45

Tabel 3.2 Aktivitas User ...47

Tabel 3.3 Kebutuhan Ruang …………..………...48


(8)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Pada saat ini, masyarakat menggunakan pencahayaan karena dianggap sebagai sarana pokok dalam berbagai kegiatan, misalnya memasak, membaca, menulis dan juga dapat menjadi pemanis dalam suatu ruangan. Oleh sebab itu banyak masyarakat yang merasa tertarik dalam mengenal lebih dalam mengenai pencahayaan.

Dewasa ini, banyak sekali tempat edukasi yang kurang dikunjungi lagi oleh masyarakat, salah satunya adalah research center. Kebanyakan mayarakat merasa tertarik untuk mengunjungi tempat hiburan seperti mall, café dan masih banyak lagi tempat lainnya, karena orang awam mengidentikkan , research center sebagai bahan studi bagi kalangan akademis. Sekarang ini, research center bukanlah sebagai tempat edukasi yang sering didatangi atau dikunjungi karena sudah tidak memberikan informasi yang menarik, sehingga mengurangi minat para pengunjung untuk mendatangi tempat ini. Tidak hanya


(9)

2 Universitas Kristen Maranatha informasinya yang sudah tidak menarik lagi, tetapi sarana dan prasarananya yang sudah tidak memadai.

Lighting research center ini didirikan sebagai pusat edukasi bagi para masyarakat, guna memberikan penjelasan mengenai bermacam-macam lampu dari jaman dahulu hingga era modern sekarang ini. Banyak terjadi perubahan dari jaman ke jaman dan itu semua dikarenakan kemajuan teknologi yang kian meningkat. Perkembangan teknologi ini membuat para ahli dapat menemukan barang-barang yang telah tersimpan ratusan tahun lalu bahkan jutaan tahun lalu. Seperti yang kita ketahui untuk lampu, lampu ditemukan oleh seorang ahli yang bernama Thomas Alva Edison. Dengan adanya penemuan lampu, kita dapat memasak, berjalan, membaca, menulis dan banyak kegiatan yang dapat kita lakukan. Berdasarkan fenomena tersebut, didirikanlah research center ini sebagai pusat pembelajaran supaya para masyarakat dapat mengetahui dan mempelajari berbagai macam jenis lampu dari konvensional hingga lampu modern serta para pengunjung dapat senantiasa mencoba cara pemasangan lampu bahkan cara pembuatan lampu.

Lighting research center ini akan didirikan di kota Bandung tepatnya di Jalan Bahureksa no 26. Pemilihan lokasi di daerah tersebut dikarenakan daerah sekitar yang merupakan kawasan edukasi, seperti dekatnya dengan sekolahan, universitas, dan museum-museum. Karena letaknya strategis, sehingga memudahkan masyarakat dari berbagai kota dapat mengunjungi lighting research center ini. Target pemasaran bagi research center ini adalah semua umur, baik anak-anak maupun lanjut usia (lansia), baik masyarakat yang hanya selintas mengenal lampu, anak SMA dan mahasiswa, serta lighting designer. Tidak membatasi dan membedakan antara anak muda dan dewasa, semua di dalam research center ini adalah pengunjung yang sama, yang sama-sama belajar mengenai lampu.

1.2Gagasan Masalah

Perancangan desain interior lighting research center ini memberikan konsep yang berbeda dengan konsep pada reseach center lainnya. Berdasarkan dengan latar belakang yang telah diuraikan di atas, penulis memiliki alasan sebagai berikut :

1. Ketidaktersediaan dan keterbatasan lahan pendidikan bagi masyarakat seperti kurangnya ataupun tidak adanya lahan lighting research center di Indonesia.


(10)

3 Universitas Kristen Maranatha 2. Dengan banyaknya minat masyarakat terhadap pencahayaan dan kemajuan

teknologi, maka research center ini dibuat berdasarkan perkembangan jaman. Fasilitas lighting research center di Bandung ini merupakan salah satu proyek desain untuk mengedukasi masyarakat. Fasilitas yang direncanakan meliputi research room, library, lounge, auditorium, exhibition area, workshop, office, dan service area. Selain memiliki fasilitas yang memadai, lighting research center ini dirancang dengan menawarkan suasana yang berbeda dengan research center lainnya yang berada di kota Bandung. Maka, perancang mengangkat sebuah konsep yang terinspirasi dari brand PHILIPS yaitu sense and simplicity. Sehingga warna yang banyak digunakan adalah warna biru, abu, dan putih. Untuk peghawaan banyak menggunakan penghawaan buatan.

1.3Rumusan Masalah

Sesuai dengan yang telah diuraikan di atas, penulis merumuskan beberapa masalah, yaitu :

1. Bagaimana desain interior yang dapat menarik pengunjung untuk mengunjungi lighting research center dan membuat para pengunjung dapat mengenal berbagai jenis pencahayaan?

2. Bagaimana menerapkan konsep sense and simplicity yang terinspirasi dari brand PHILIPS bergaya futuristik pada perancangan lighting research center?

1.4Tujuan Masalah

Berdasarkan pokok-pokok masalah yang telah dirumuskan di atas, berikut ini adalah paparan garis besar hasil-hasil yang ingin dicapai :

1. Mengetahui rancangaan desain interior dapat menarik pengunjung untuk mengunjungi lighting research center dan membuat para pengunjung dapat mengenal berbagai jenis pencahayaan.

2. Menerapkan menerapkan konsep sense and simplicity yang terinspirasi dari brand PHILIPS bergaya futuristik pada perancangan lighting research center. Adapun maksud dibuatnya research center lampu ini adalah sebagai berikut :

1. Pengunjung dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dalam kunjungan ke lighting research center . 2. Pengunjung dapat mengenal proses pembuatan lampu.


(11)

4 Universitas Kristen Maranatha 4. Pengunjung dapat memperdalam wawasan terhadap system kerja system

pencahayaan.

Di samping tujuan penelitian, penulis juga memaparkan manfaat penelitian yang dapat dicapai sebagai berikut :

 Bagi peneliti, penelitian ini dapat membantu untuk menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai desain lighting research center

Bagi mahasiswa, penelitian ini dapat berguna untuk mengetahui tentang lighting research center yang masih jarang terdapat di Indonesia.

1.5Metode Perancangan

Pada tahap awal perancangan diperlukan pengumpulan data baik analisa bangunan, site, dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk lebih mengetahuii keadaan site dan bangunan yang akan digunakan untuk perancangan.

1.5.1 Data yang Diperlukan

1. Berdasarkan sumber data, data dapat dibedakan menjadi dua yaitu data literatur dan data lapangan.

a. Data literatur meliputi :

- Data mengenai kebutuhan ruang, fasilitas yang diperlukan, pencahayaan dan penghawaan.

- Data mengenai jenis-jenis lampu. b. Data lapangan meliputi :

- Data mengenai aktifitas pengunjung dan pengelola. - Data mengenai fasilitas yang diperlukan oleh pengunjung.

1.5.2 Metode Pengumpulan Data

Data yang dipakai dalam perancangan adalah data yang diperoleh dari hasil survey dan data kepustakaan. Data yang diperoleh terbagi atas :

1. Data Primer

Adalah data yang diperoleh secara langsung seperti survey dan wawancara dengan designer lighting.

2. Data Sekunder


(12)

5 Universitas Kristen Maranatha

1.6Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan karya tulis ilmiah ini adalah :

Bab I yakni pendahuluan, memuat latar belakang, ide/gagasan masalah, identifikasi masalah, tujuan perancangan, manfaat perancangan, teknik pengumpulan data dan sistematika penulisan.

Bab II yakni lighting research center memuat pengertian reseach center, pengertian lampu, sejarah PHILIPS dan sejarah perusahaan PHILIPS, analisa dan pembahasan jenis-jenis lampu dan pengelompokan lampu berdasarkan brand PHILIPS, pembahasan futuristik, standar fungsi, fungsi sejenis, dan studi ergonomi.

Bab III yakni deskripsi objek studi, memuat deskripsi proyek, site dan analisis bangunan, survey research center.

Bab IV yakni konsep perancangan interior lighting research center yang membahas trntang konsep umum, detail konsep, dan aplikasi konsep terhadap perancangan.


(13)

79 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Perancangan Philips Lighting Research Center dengan Konsep Sense and Simplicity ini berlokasi di Jalan Bahureksa, Bandung. Perancangan ini dikhususkan untuk edukasi. Perancangan ini bertujuan agar masyarakat luas dapat lebih mengenal macam-macam dan kegunaan lampu serta pengaplikasiannya terhadap ruang-ruang di dalamnya. Philip Research center ini menawarkan berbagai fasilitas yang cukup lengkap dan nyaman mulai dari Lobby, perpustakaan, workshop, ruang meeting, gallery.

Di dalam Philips Research Center ini kebutuhan pengunjung selalu dapat terpenuhi. Di sini kita dapat belajar bagaimana cara lampu beroperasi dan pengaplikasian lampu, tidak hanya sebagai benda penerang, lampu juga dapat dipakai sebagai elemen estetis dalam sebuah ruangan dengan teknologi maju serta modern. Di research center ini juga memberikan informasi yang baik dan lengkap sehingga keterbatasan pengetahuan kita tentang benda penerang tersebut dapat teratasi dengan banyaknya informasi di research center ini.

Dalam merancang Philips Research Center yang perlu diperhatikan tidak hanya ergonomi manusia tetapi juga kenyamanan dan keselamatan para pengunnjung. Selain itu material yang digunakan haruslah berupa material yang mudah dibersihkan, memberikan kesan mewah dan tahan lama.

5.2 Saran

Bagi Pemilik Philips Research Center

Semoga laporan perancangan Philips Research Center ini dapat menjadi acuan untuk mendesign sebuah research center yang selain mementingkan ergonomi manusia, juga memperhatikan penggunaan material-material yang mudah dibersihkan dan juga dapat


(14)

80 Universitas Kristen Maranatha membuat nyaman pengguna baik dari segi kenyamanan maupun keselamatan bagi para pengunjung. Karena, listrik sangat berbahaya bagi kaum muda terlebih lagi pada anak kecil.

Bagi Pembaca

Semoga laporan perancangan Philips Research Center ini dapat menjadi pembelajaran dan acuan serta informasi bagi para pembaca.


(15)

81 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Badri, Soekoco Munir. 2007. Manajemen Administrasi Kantor Modern. Jakarta: Erlangga http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/19565/3/Chapter%20II.pdf

IESNA Committee on Research center and Art Gallery Lighting. Research center Art Gallery Lighting: A Recommended Practice. The Illuminating engineering Society of North America, 1996.

American Association of Research centers. The Accessible Research center: Model Programs of Accessibility for Disabled and Older People. Washington, D.C.: American Association of Research centers, 1992.

Panero, Julius, AIS, ASID dan martin Zelnik, AIA, ASID., Dimensi Manusia dan Ruang Interior: Jakarta, Erlangga, 2003.

De Chiara, Joseph and John Hancock Callender, Time Saver Standards for Building Types. Philips Lighting Solutions ; Katalog Lampu, Komponen dan Luminair 2010, www.philips.co.id

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.dmd-winchester.org.uk/CourseMaterial/Reference/TB0083-PDF-ENG-CaseStudyPhilips.pdf

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en.wikipedia.org/wik i/Philips

http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?submit.x=11&submit.y=14&submit=prev&page=4&qu al=high&submitval=prev&fname=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Ftmi%2F2007%2Fjiunkpe-ns-s1-2007-25403146-8986-philips_lighting-chapter4.pdf

http://www.ceritakecil.com/tokoh-ilmuwan-dan-penemu/Thomas-Alva-Edison-6


(1)

3 Universitas Kristen Maranatha 2. Dengan banyaknya minat masyarakat terhadap pencahayaan dan kemajuan

teknologi, maka research center ini dibuat berdasarkan perkembangan jaman. Fasilitas lighting research center di Bandung ini merupakan salah satu proyek desain untuk mengedukasi masyarakat. Fasilitas yang direncanakan meliputi research

room, library, lounge, auditorium, exhibition area, workshop, office, dan service area.

Selain memiliki fasilitas yang memadai, lighting research center ini dirancang dengan menawarkan suasana yang berbeda dengan research center lainnya yang berada di kota Bandung. Maka, perancang mengangkat sebuah konsep yang terinspirasi dari brand PHILIPS yaitu sense and simplicity. Sehingga warna yang banyak digunakan adalah warna biru, abu, dan putih. Untuk peghawaan banyak menggunakan penghawaan buatan.

1.3Rumusan Masalah

Sesuai dengan yang telah diuraikan di atas, penulis merumuskan beberapa masalah, yaitu :

1. Bagaimana desain interior yang dapat menarik pengunjung untuk mengunjungi

lighting research center dan membuat para pengunjung dapat mengenal

berbagai jenis pencahayaan?

2. Bagaimana menerapkan konsep sense and simplicity yang terinspirasi dari brand PHILIPS bergaya futuristik pada perancangan lighting research center?

1.4Tujuan Masalah

Berdasarkan pokok-pokok masalah yang telah dirumuskan di atas, berikut ini adalah paparan garis besar hasil-hasil yang ingin dicapai :

1. Mengetahui rancangaan desain interior dapat menarik pengunjung untuk mengunjungi lighting research center dan membuat para pengunjung dapat mengenal berbagai jenis pencahayaan.

2. Menerapkan menerapkan konsep sense and simplicity yang terinspirasi dari brand PHILIPS bergaya futuristik pada perancangan lighting research center. Adapun maksud dibuatnya research center lampu ini adalah sebagai berikut :

1. Pengunjung dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dalam kunjungan ke lighting research center . 2. Pengunjung dapat mengenal proses pembuatan lampu.


(2)

4 Universitas Kristen Maranatha 4. Pengunjung dapat memperdalam wawasan terhadap system kerja system

pencahayaan.

Di samping tujuan penelitian, penulis juga memaparkan manfaat penelitian yang dapat dicapai sebagai berikut :

 Bagi peneliti, penelitian ini dapat membantu untuk menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai desain lighting research center

Bagi mahasiswa, penelitian ini dapat berguna untuk mengetahui tentang lighting

research center yang masih jarang terdapat di Indonesia.

1.5Metode Perancangan

Pada tahap awal perancangan diperlukan pengumpulan data baik analisa bangunan, site, dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk lebih mengetahuii keadaan site dan bangunan yang akan digunakan untuk perancangan.

1.5.1 Data yang Diperlukan

1. Berdasarkan sumber data, data dapat dibedakan menjadi dua yaitu data literatur dan data lapangan.

a. Data literatur meliputi :

- Data mengenai kebutuhan ruang, fasilitas yang diperlukan, pencahayaan dan penghawaan.

- Data mengenai jenis-jenis lampu. b. Data lapangan meliputi :

- Data mengenai aktifitas pengunjung dan pengelola. - Data mengenai fasilitas yang diperlukan oleh pengunjung.

1.5.2 Metode Pengumpulan Data

Data yang dipakai dalam perancangan adalah data yang diperoleh dari hasil survey dan data kepustakaan. Data yang diperoleh terbagi atas :

1. Data Primer

Adalah data yang diperoleh secara langsung seperti survey dan wawancara dengan designer lighting.

2. Data Sekunder


(3)

5 Universitas Kristen Maranatha 1.6Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan karya tulis ilmiah ini adalah :

Bab I yakni pendahuluan, memuat latar belakang, ide/gagasan masalah, identifikasi masalah, tujuan perancangan, manfaat perancangan, teknik pengumpulan data dan sistematika penulisan.

Bab II yakni lighting research center memuat pengertian reseach center, pengertian lampu, sejarah PHILIPS dan sejarah perusahaan PHILIPS, analisa dan pembahasan jenis-jenis lampu dan pengelompokan lampu berdasarkan brand PHILIPS, pembahasan futuristik, standar fungsi, fungsi sejenis, dan studi ergonomi.

Bab III yakni deskripsi objek studi, memuat deskripsi proyek, site dan analisis bangunan, survey research center.

Bab IV yakni konsep perancangan interior lighting research center yang membahas trntang konsep umum, detail konsep, dan aplikasi konsep terhadap perancangan.


(4)

79 Universitas Kristen Maranatha BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Perancangan Philips Lighting Research Center dengan Konsep Sense and Simplicity ini berlokasi di Jalan Bahureksa, Bandung. Perancangan ini dikhususkan untuk edukasi. Perancangan ini bertujuan agar masyarakat luas dapat lebih mengenal macam-macam dan kegunaan lampu serta pengaplikasiannya terhadap ruang-ruang di dalamnya. Philip Research

center ini menawarkan berbagai fasilitas yang cukup lengkap dan nyaman mulai dari Lobby,

perpustakaan, workshop, ruang meeting, gallery.

Di dalam Philips Research Center ini kebutuhan pengunjung selalu dapat terpenuhi. Di sini kita dapat belajar bagaimana cara lampu beroperasi dan pengaplikasian lampu, tidak hanya sebagai benda penerang, lampu juga dapat dipakai sebagai elemen estetis dalam sebuah ruangan dengan teknologi maju serta modern. Di research center ini juga memberikan informasi yang baik dan lengkap sehingga keterbatasan pengetahuan kita tentang benda penerang tersebut dapat teratasi dengan banyaknya informasi di research

center ini.

Dalam merancang Philips Research Center yang perlu diperhatikan tidak hanya ergonomi manusia tetapi juga kenyamanan dan keselamatan para pengunnjung. Selain itu material yang digunakan haruslah berupa material yang mudah dibersihkan, memberikan kesan mewah dan tahan lama.

5.2 Saran

Bagi Pemilik Philips Research Center

Semoga laporan perancangan Philips Research Center ini dapat menjadi acuan untuk mendesign sebuah research center yang selain mementingkan ergonomi manusia, juga memperhatikan penggunaan material-material yang mudah dibersihkan dan juga dapat


(5)

80 Universitas Kristen Maranatha membuat nyaman pengguna baik dari segi kenyamanan maupun keselamatan bagi para pengunjung. Karena, listrik sangat berbahaya bagi kaum muda terlebih lagi pada anak kecil.

Bagi Pembaca

Semoga laporan perancangan Philips Research Center ini dapat menjadi pembelajaran dan acuan serta informasi bagi para pembaca.


(6)

81 Universitas Kristen Maranatha DAFTAR PUSTAKA

Badri, Soekoco Munir. 2007. Manajemen Administrasi Kantor Modern. Jakarta: Erlangga

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/19565/3/Chapter%20II.pdf

IESNA Committee on Research center and Art Gallery Lighting. Research center Art Gallery

Lighting: A Recommended Practice. The Illuminating engineering Society of North America,

1996.

American Association of Research centers. The Accessible Research center: Model

Programs of Accessibility for Disabled and Older People. Washington, D.C.: American

Association of Research centers, 1992.

Panero, Julius, AIS, ASID dan martin Zelnik, AIA, ASID., Dimensi Manusia dan Ruang

Interior: Jakarta, Erlangga, 2003.

De Chiara, Joseph and John Hancock Callender, Time Saver Standards for Building Types.

Philips Lighting Solutions ; Katalog Lampu, Komponen dan Luminair 2010,

www.philips.co.id

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.dmd-winchester.org.uk/CourseMaterial/Reference/TB0083-PDF-ENG-CaseStudyPhilips.pdf

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en.wikipedia.org/wik i/Philips

http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?submit.x=11&submit.y=14&submit=prev&page=4&qu al=high&submitval=prev&fname=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Ftmi%2F2007%2Fjiunkpe-ns-s1-2007-25403146-8986-philips_lighting-chapter4.pdf

http://www.ceritakecil.com/tokoh-ilmuwan-dan-penemu/Thomas-Alva-Edison-6