PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS WEB UNTUK SUB MATERI PERGESERAN KESETIMBANGAN.

(1)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS WEB UNTUK SUB MATERI PERGESERAN KESETIMBANGAN

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Jurusan Pendidikan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia

Oleh

DEDE RIVAL NOVIAN 0800180

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA


(2)

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web untuk Sub Materi Pergeseran

Kesetimbangan

Oleh

Dede Rival Novian

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

© Dede Rival Novian 2013 Universitas Pendidikan Indonesia

Januari 2013

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhya atau sebagian, dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa ijin dari penulis.


(3)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

DEDE RIVAL NOVIAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

BERBASIS WEB UNTUK SUB MATERI PERGESERAN KESETIMBANGAN DISETUJUI DAN DISAHKAN OLEH PEMBIMBING:

Pembimbing I

Muhamad Nurul Hana, S.Pd., M.Pd. NIP: 197101191997021001

Pembimbing II

Gun Gun Gumilar, S.Pd., M.Si. NIP: 197906262001121001

Mengetahui,

Ketua Jurusan Pendidikan Kimia

Dr.H.rer.nat.Ahmad Mudzakir, M.Si. NIP:196611211991031002


(4)

(5)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

PERNYATAAN

Saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web pada Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan” ini sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada bagian di dalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung risiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.

Bandung, 31 Januari 2013 Yang membuat pernyataan,

(Dede Rival Novian) NIM. 0800180


(6)

ABSTRAK

Skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan”, bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis web yang dapat membantu guru dan siswa dalam mempelajari materi pergeseran kesetimbangan melalui media web. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi tahap persiapan terdiri dari, analisis kebutuhan bahan ajar, pemilihan sub materi, analisis standar isi, analisis bahan ajar, pengembangan bahan ajar, dan validasi bahan ajar. Selanjutnya tahap pengembangan terdiri dari, pengembangan storyboard web bahan ajar dan validasi bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan. Terakhir, dilakukan tahap evaluasi bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan oleh guru dan siswa mencakup aspek konten web, penggunaan bahasa, desain visual, dan navigasi. Berdasarkan hasil uji coba terbatas, secara umum bahan ajar berbasis

web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan telah memiliki kualitas yang

baik.

Kata kunci: Pengembangan, bahan ajar, web, bahan ajar berbasis web,


(7)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

The study is titled “Development of Web-Based Instructional Materials for Sub Content Shifting Equilibrium", aims to produce a web-based teaching materials that help teachers and students learn the material shift in equilibrium through the

web media. The method used is a research and development (research and

development). Stages of the research was conducted on the preparation stage consists of, requirements analysis materials, sub-materials selection, analysis of content standards, analysis of teaching materials, teaching materials development, and validation of instructional materials. The next stage consists of the development, the development of teaching materials and web storyboard validation web-based teaching materials for sub material shift in equilibrium. Finally, conducted an evaluation of web-based teaching materials for sub material equilibrium shift by teachers and students covering aspects of web content, use of language, visual design, and navigation. Based on the limited testing, general

web-based teaching materials for sub material equilibrium shift has good quality.

Keywords: development, instructional materials, web, web-based teaching materials, Web-based learning.


(8)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ...i

KATA PENGANTAR ...iii

UCAPAN TERIMAKASIH ...iv

DAFTAR ISI ...vi

DAFTAR TABEL ...ix

DAFTAR GAMBAR ...xi

DAFTAR LAMPIRAN ...xii

BAB I PENDAHULUAN ...1

A. Latar Belakang Masalah ...1

B. Rumusan Masalah ...3

C. Pembatasan Masalah ...4

D. Tujuan Penelitian ...4

E. Manfaat Hasil Penelitian ...4

BAB II KAJIAN PUSTAKA ...6

A. Pengertian Bahan Ajar ...6

B. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran ...6

C. Prosedur Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi ...7

D. Prosedur Pengembangan Web ...15

E. Penilaian Web ...21

F. Pembelajaran Berbasis Web ...22

G. Fungsi Bahan Ajar dalam Pembelajaran Berbasis Web ...25


(9)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 34

A. Metode Penelitian ...34

B. Alur Penelitian ...35

1. Tahap Persiapan ...,...36

2. Tahap Pengembangan ...38

3. Tahap Evaluasi ...39

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...41

A. Tahap Persiapan …...41

1. Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Kimia SMA ...41

2. Pemilihan Sub materi ...42

3. Analisis Standar Isi ...43

4. Analisis Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ...44

5. Pengembangan Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseraan Kesetimbangan ………...45

6. Validasi Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan………...45

B. Tahap Pengembangan ...46

1. Pengembangan Storyboard Web Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ………...…………...47

2. Validasi Bahan Ajar Berbasis Web Untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan………...48

C. Tahap Evaluasi ...49

1. Konten Web ...50

2. Pengunaan Bahasa ...54

3. Desain Visual ...57

4. Navigasi ...62


(10)

A. Kesimpulan ...67

B. Saran ...68

DAFTAR PUSTAKA ...70

LAMPIRAN ...72

SURAT KETERANGAN PENELITIAN ...130


(11)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

DAFTAR TABEL

2.1. Format pemetaan SK-KD ...9

2.2. Contoh penyusunan storyboard bahan ajar berbasis TIK ...13

2.3. Aspek penilaian web ...23

2.4. Pengaruh aksi–reaksi pengubahan konsentrasi terhadap arah pergeseran reaksi kesetimbangan A (g) B (g) ……….28

2.5. Pengaruh aksi–reaksi pengubahan tekanan (P) dan volum (V) sert konsentrasi (M) terhadap reaksi kesetimbanga A (g) 2 B (g) …………..30

2.6. Harga K dan Temperatur ...31

2.7. Pengaruh aksi–reaksi pengubahan suhu pada sistem eksoterm A (g) + B (g) C (g) + D (g) ( ) ………...31

2.8. Pengaruh aksi – reaksi pengubahan suhu pada sistem endoterm A (g) + B (g) C (g) + D (g) ( ………..32

4.1 Contoh hasil analisis standar isi ...43

4.2 Contoh hasil validasi bahan ajar ...46

4.3 Contoh pengembangan storyboard web bahan ajar ……….47

4.4 Contoh hasil validasi bahan ajar berbasis web ………49

4.5 Persentase jawaban guru untuk aspek konten web dari bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan...51

4.6 Hasil wawancara guru untuk aspek konten web...52

4.7 Persentase jawaban guru dan siswa untuk aspek penggunaan bahasa dari bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan...54

4.8 Hasil wawancara guru dan siswa untuk aspek penggunaan bahasa ...55

4.9 Persentase jawaban guru dan siswa untuk aspek desain visual dalam bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan ...57

4.10 Hasil wawancara guru dan siswa untuk aspek desain visual ...59

4.11 Persentase jawaban guru dan siswa untuk aspek navigasi dalam bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan ...63


(12)

DAFTAR GAMBAR

1.1 Jumlah pengguna internet di Asia ...1

1.2 Negara–negara di Asia yang memiliki jumlah pengguna internet terbesar…2 2.1 Pengaruh tekanan tehadap konsentrasi sistem……...29

2.2 Pengaruh katalis terhadap energi aktivasi (Ea) ...32

3.1 Langkah-langkah penelitian dan pengembangan ...34


(13)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A

A.1 Format Wawancara Analisis Kebutuhan Bahan Ajar ...72

A.2 Hasil Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Kimia SMA ...74

A.3 Frekuensi Ketermunculan Topik ...75

A.4 Hasil Analisis Standar Isi ...76

A.5 Hasil Analisis Bahan Ajar ...77

A.6 Konsep-konsep yang Muncul...80

A.7 Lembar Validasi Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan...81

Lampiran B B.1 Pengembangan Storyboard Web Bahan ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan...88

B.2 Lembar Validasi Bahan ajar Web ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan...90

B.3 Angket Tanggapan Guru terhadap Bahan Ajar Berbasi Web untuk sub Materi Pergeseeran Kesetimbangan ...99

B.4 Angket Tanggapan Guru terhadap Bahan Ajar Berbasi Web untuk sub Materi Pergeseeran Kesetimbangan...105

Lampiran C C.1 Panduan Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Web untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ...110

C.2 Persentase Jawaban Angket Guru...118


(14)

C.4 Wawancara Guru terhadap Tanggapan Negatif Mengenai Bahan Ajar Berbasis Web untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ...125

C.5 Wawancara Siswa terhadap Tanggapan Negatif Mengenai Bahan Ajar Berbasis Web untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ...127

C.6 Dokumentasi Evaluasi Bahan Ajar Berbasis Web Untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan ...


(15)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Proses pembelajaran di sekolah selama ini selalu menempatkan siswa sebagai objek yang harus diisi oleh sejumlah ragam informasi dan sejumlah bahan-bahan ajar setumpuk lainnya. Terjadi komunikasi hanya satu arah yaitu antara guru ke siswa, dengan membelajarkan melalui pendekatan ekspositori yang merupakan andalan dalam metode pembelajaran (Sa’ud, 2009). Interaksi pembelajaran guru-siswa semacam ini sudah berlangsung lama yang berdampak verbalisme semakin merajalela. Pembelajaran seperti ini masih bersifat konvensional, karena keterlibatan guru dengan siswa dalam suatu ruang kelas dalam bentuk tatap muka langsung merupakan sesuatu yang amat penting (Sa’ud, 2009).

Di sisi lain, perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat pesat, menurut catatan www.internetworldstats.com pada tahun 2011, ada sembilan miliar lebih pengguna internet di dunia. Penetrasi internet di Asia adalah 44,8% dengan total pengguna lebih dari satu miliar (Gambar 1.1). Indonesia menduduki urutan ke-4 pengguna internet di Asia, dengan jumlah pengguna internet sebanyak 55 juta orang (Gambar 1.2). Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa Indonesia termasuk negara yang mengikuti perkembangan TIK, dalam hal ini internet.

Gambar 1.1 Jumlah pengguna internet di Asia per tanggal 31 desember 2011 (sumber : http://www.internetworldstats.com/stats3.htm)


(16)

2

Gambar 1.2 Negara – negara di Asia yang memiliki jumlah pengguna internet terbesar per tanggal 31 desember 2011

(sumber : http://www.internetworldstats.com/stats3.htm)

Perkembangan TIK di era globalisasi ini seolah tidak dapat dibendung lagi dalam sisi kehidupan manusia. Cepatnya pergerakan TIK ini dapat diamati secara jelas pada bidang bisnis, ekonomi, dan pemerintahan, dengan munculnya beragam aplikasi seperti e-goverment, e-commerce, dan e-community. Fenomena tersebut secara berangsur-angsur menggeser metode konvensional. Begitu pula dalam dunia pendidikan, seiring dengan perkembangan TIK yang pesat tersebut, saat ini bermunculan istilah e-learning, online learning, web based training, online

courses, dan web based education. Selain itu, juga terdapat banyak lembaga

pendidikan yang memanfaatkan sistem e-learning demi meningkatkan efektivitas dan fleksibilitas pembelajaran (Tasri, 2011).

Dengan adanya kemajuan TIK dalam bidang pendidikan, khususnya

e-learning, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendidikan di

Indonesia sebagaimana ditulis dalam Rencana Strategis (Renstra) Pendidikan Nasional 2009-2014. Renstra tersebut antara lain: (1) pemerataan dan akses pendidikan, (2) mutu, relevansi dan daya saing lulusan, dan (3) tata kelola atau

governance, akuntabilitas dan citra publik terhadap pendidikan. Pemanfaatan e-learning sangat diperlukan dalam membangun sektor pendidikan di Indonesia,


(17)

3

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

khususnya berkaitan dengan masalah pemerataan dan akses pendidikan (Tasri, 2011).

Penelitian yang dilakukan oleh Herlan (2007), menunjukkan bahwa hasil belajar siswa SMA yang mendapat pembelajaran berbasis komputer menunjukkan peningkatan berpikir abstrak yang lebih baik dibanding siswa yang belajar dengan metode konvensional. Meskipun saat ini bahan ajar berbasis web sudah ada, seperti yang disediakan oleh Pusat Teknologi Komunikasi (PUSTEKKOM), namun jumlahnya masih sangat terbatas. Bahan ajar yang terdapat di PUSTEKKOM umumnya mencakup materi-materi yang bersifat hapalan, seperti materi struktur atom, minyak bumi, sistem koloid, dan kimia unsur. Sedangkan untuk materi yang sifatnya abstrak, seperti materi kesetimbangan kimia, bahan ajarnya belum ada di PUSTEKKOM. Berangkat dari hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan bahan ajar berbasis

web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan”.

B. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang masalah yang dijelaskan, rumusan masalah utama penelitian ini yaitu “Bagaimana Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan?”, sedangkan rumusan masalah khususnya adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana kualitas bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan yang dikembangkan?

2. Bagaimana tanggapan guru terhadap bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan?

3. Bagaimana tanggapan siswa terhadap bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan?


(18)

4

C. PEMBATASAN MASALAH

Ruang lingkup dalam penelitian ini dibatasi pada tahap persiapan, pengembangan, dan evaluasi produk bahan ajar web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan yang dilakukan pada saat ujicoba terbatas. Tahap persiapan tersebut, meliputi analisis kebutuhan bahan ajar kimia SMA, pemilihan sub materi, analisis standar isi, analisis bahan ajar, pengembangan bahan ajar, dan validasi bahan ajar. Selanjutnya tahap pengembangan, meliputi pengembangan

storyboard web dan validasi bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran

kesetimbangan. Terakhir, dilakukan tahap evaluasi untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa, mengenai penilaian kualitas produk bahan ajar web mencakup aspek konten web, penggunaan bahasa, desain visual, dan navigasi.

D. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis

web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan. Produk tersebut dapat

membantu guru dalam mengajar kimia dan siswa dalam mempelajari kimia, khususnya materi pergeseran kesetimbangan.

E. MANFAAT PENELITIAN

Hasil penelitian ini diharapkan memberi manfaat untuk beberapa pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya, yaitu:

1. Bagi Siswa

Bahan ajar berbasis web ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari materi kimia khususnya sub materi pergeseran kesetimbangan. Bahan ajar berbasis web ini juga, akan membantu siswa dalam pembelajaran mandiri karena bahan ajar berbasis web ini dapat diakses dimana saja dan kapan saja.


(19)

5

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

2. Bagi Guru

Bahan ajar berbasis web ini dapat berguna bagi guru sebagai alternatif bahan ajar untuk pembelajaran kimia, khususnya materi pergeseran kesetimbangan. Dengan adanya bahan ajar berbasis web ini, guru dapat memberikan tugas mandiri bila waktu pembelajaran di kelas sudah tidak mencukupi dalam melaksanakan pembelajaran.

3. Bagi Peneliti

Bahan ajar berbasis web ini dapat memberikan inspirasi untuk penelitian lebih lanjut tentang pembuatan bahan ajar berbasis web pada materi kimia yang lain.


(20)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Metode ini merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2010). Produk yang dikembangkan adalah bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan. Menurut Sugiyono, langkah-langkah penelitian dan pengembangan ada sepuluh langkah sebagai berikut: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Ujicoba produk I, (7) Revisi produk I, (8) Uji coba pemakaian , (9) Revisi produk II, dan (10) Produksi massal. Adapun bagan langkah-langkah penelitiannya ditunjukkan pada gambar 3.1

Gambar 3.1 Langkah-langkah penelitian dan pengembangan Persiapan dan Pengembangan Bahan Ajar (Deskriptif)

Potensi dan Masalah Pengumpulan Data Desain Produk Validasi Produk Revisi Produk

Menguji Keefektifan BahanAjar (Evaluatif/Eksprimental)

Uji Coba Produk (I) Revisi Produk (I) Uji Coba Pemakaian Revisi Produk (II) Produksi Masal


(21)

35

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

Penelitian ini hanya dilakukan pada tahap persiapan dan pengembangan bahan ajar (deskriptif), serta uji coba terbatas pada tahap evaluatif. Tahap persiapan dan pengembangan bahan ajar (deskriptif) digunakan dalam penelitian awal untuk mengetahui potensi dan masalah, kemudian mengumpulkan berbagai informasi data untuk perencanaan produk bahan ajar web yang akan dikembangkan, serta uji coba terbatas untuk menentukan kelayakan bahan ajar berbasis web untuk sub

materi “pergeseran kesetimbangan” yang sedang dikembangkan.

B. Alur Penelitian

Alur penelitian merupakan langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian untuk menjawab permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya. Alur penelitian ini ditunjukan pada gambar 3.2.

Perbaikan Analisis Kebutuhan Bahan ajar Kimia SMA

Analisis Standar Isi dalam Kurikulum SMA Pemilihan Sub Materi

Uji Coba Terbatas

Angket

Analisis Data Angket TAHAP PERSIAPAN TAHAP PENGEMBANGAN TAHAP EVALUASI Penyusunan Instrumen Angket Penelitian Validasi Instrumen Angket Penelitian Pengembangan Storyboard Web

Bahan Ajar Berbasis Web

Validasi Bahan Ajar Berbasis Web Perbaikan

Produk Awal Pengembangan Bahan

ajar/konten web

Validasi Bahan Ajar/Konten Web Perbaikan

Wawancara

Analisis Bahan Ajar untuk sub Materi Pergeseran Kesetimbangan


(22)

36

Gambar 3.2 Alur Penelitian

Berdasarkan alur penelitian yang dilakukan. Proses pengembangan bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan meliputi tiga tahap, yaitu: Persiapan, pengembangan, dan evaluasi.

1. Tahap Persiapan

Tahap persiapan merupakan tahapan awal, pada metode penelitian dan pengembangan yang dilakukan untuk mengetahui potensi adanya permasalahan. Tahap persiapan terdiri atas tahap analisis kebutuhan bahan ajar, pemilihan sub materi, analisis standar isi dalam kurikulum SMA, dan analisis bahan ajar, pengembangan bahan ajar, dan validasi bahan ajar untuk sub materi pergeseran kesetimbangan.

a. Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Kimia SMA

Tahap analisis kebutuhan bahan ajar kimia SMA dilakukan untuk mengetahui adanya topik kimia yang menurut guru mampu dipelajari secara mandiri di rumah sehingga dapat diketahui potensi topik kimia yang dapat dikembangkan menjadi bahan ajar berbasis web. Analisis kebutuhan ini dilakukan dengan cara mewawancarai guru kimia SMA dengan lembar wawancara terdapat pada lampiran A.1

b. Pemilihan Sub Materi

Setelah dilakukan analisis kebutuhan, muncul beberapa topik yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan ajar dalam bentuk web (lampiran A.2). Kemudian dipilih topik yang memiliki frekuensi kemunculan terbanyak (lampiran A.3).


(23)

37

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

c. Analisis Standar Isi

Langkah selanjutnya dilakukan analisis standar isi. Setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar suatu materi memiliki tujuan pembelajaran, dengan kebutuhan waktu penyampaian di kelas yang berbeda-beda. Dari tahapan ini kemudian dipilih standar kompetensi dan kompetensi dasar suatu materi yang tujuan pembelajarannya mampu dicapai satu kali pertemuan di kelas. Hasil analisis standar isi dapat dilihat pada tabel A.4.

d. Analisis Bahan Ajar untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan

Tahap analisis bahan ajar untuk sub materi pergeseran kesetimbangan dilakukan untuk mengetahui kesesuaian konsep-konsep kimia yang muncul untuk sub materi pergeseran kesetimbangan dengan standar isi. Analisis bahan ajar dilakukan dengan cara menganalisis buku-buku kimia SMA yang dipakai dalam pembelajaran di sekolah dan web yang diproduksi oleh pemerintah atau instansi-instansi pendidikan. Hasil analisis bahan ajar untuk sub materi pergeseran kesetimbangan dapat dilihat pada lampiran A.5

e. Pengembangan Bahan Ajar untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan

Setelah diketahui konsep-konsep yang muncul, kemudian dilakukan pengembangan bahan ajar sesuai dengan standar isi. Konsep-konsep yang muncul pada tahap pengembangan bahan ajar untuk sub materi pergeseran kesetimbangan dapat dilihat pada lampiran A.6.

f. Validasi Bahan Ajar untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan

Bahan ajar yang telah dikembangkan sesuai standar isi untuk sub materi pergeseran kesetimbangan divalidasi oleh dosen ahli berjumlah 2 orang berasal dari Jurusan Pendidikan Kimia UPI. Lembar validasi bahan ajar terdapat pada lampiran A.7.


(24)

38

2. Tahap Pengembangan

Tahap pengembangan merupakan tahapan yang dilakukan setelah potensi dan masalah didapat. Selanjutnya untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan pengumpulan berbagai informasi data dan kajian pustaka untuk perencanaan produk bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan. Tahap pengembangan meliputi tahap pengembangan storyboad web bahan ajar dan tahap validasi bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kestimbangan.

a. Pengembangan Storyboard Web Bahan Ajar untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan

Bahan ajar untuk sub materi pergeseran kesetimbangan yang telah divalidasi, merupakan konten dari web yang dikembangkan. Storyboard adalah sketsa desain

web yang akan dikembangkan dengan konten web berisi bahan ajar yang telah

divalidasi (lampiran B.1).

b. Validasi Bahan Ajar Berbasis Web untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan

Tahap validasi bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan dilakukan oleh dosen pembimbing I dan II. Lembar validasi web bahan ajar berbasis web tersebut terdapat pada lampiran B.2.

c. Penyusunan Instrumen

Instrumen yang dibuat berupa angket yang berisi tentang pernyataan yang berkaitan dengan penilaian untuk bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan yang telah dibuat, meliputi konten web, desain visual dam navigasi web. Penyusunan instrumen didasarkan pada Integrating


(25)

39

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

d. Validasi Instrumen

Instrumen angket yang ditujukan untuk guru dan siswa divalidasi oleh dosen pembimbing I dan II. Angket guru dan siswa terdapat pada lampiran B.3 dan B.4.

3. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui penilaian guru serta siswa mengenai kualitas bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan mencakup aspek konten web, penggunaan bahasa, desain visual, dan navigasi. Tahap evaluasi meliputi uji coba terbatas, penyebaran angket, wawancara, dan analisis data angket.

a. Uji Coba terbatas

Bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan yang telah divalidasi di uji coba terbatas oleh 5 orang guru kimia dan 28 siswa SMA di Bandung, Hasil angket penilaian bahan ajar web dapat dilihat pada lampiran C.2 dan C.3.

b. Penyebaran Angket

Guru dan siswa mengisi angket yang telah divalidasi mengenai penilaian bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan. Penilaian guru dan siswa tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kualitas bahan ajar web yang sedang dikembangkan.

c. Wawancara

Wawancara digunakan pada saat guru dan siswa berpendapat tidak sesuai dengan harapan peneliti, sehingga diperoleh alasan mengenai pendapat tentang bahan ajar berbasis web pada materi “pergeseran kesetimbangan” secara lebih terbuka dan mendalam. Hasil wawancara dapat dilihat pada lampiran C.4 dan C.5.


(26)

40

d. Analisis Data Angket

Setelah angket disebar ke guru dan siswa, dilakukan analisis data angket. Data yang diperoleh berdasarkan angket akan diolah dengan cara statistik desktiptif. Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi (Riduwan, 2003). Data berdasarkan angket akan dibuat persentase untuk setiap pernyataan yang kemudian akan dideskripsikan. Rumus persentase sebagai berikut:

Keterangan : P = persentase f = jumlah jawaban

n = jumlah jawaban seluruhnya

Selanjutnya hasil pengolahan data angket guru dan siswa dideskripsikan dan dibahas untuk memperoleh kesimpulan awal mengenai kualitas bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan.


(27)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN PENELITIAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada bab empat, maka dapat disimpulkan hasil penelitian sebagai berikut:

1. Bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan secara umum telah memiliki kualitas yang baik dilihat dari aspek konten web, pengunaan bahasa, desain visual, dan navigasi.

2. Menurut guru:

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek konten web. Namun, ada sebagian materi tersebut yang dapat menimbulkan miskonsepsi ketika dipelajari mandiri di rumah oleh siswa, karena materi tersebut sebagian sesuai dengan konsep kimia.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek penggunaan

bahasa. Namun, sebagian kalimat yang digunakan ada yang panjang,

sehingga sebagian materi pergeseran kesetimbangan dalam web tersebut mudah untuk dipahami.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek desain visual. Namun, sebagian kecil desain halaman web tidak sederhana.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek navigasi.


(28)

68

3. Menurut siswa,

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek penggunaan

bahasa. Namun, ada sebagain kecil materi pergeseran kesetimbangan

yang tidak mudah dipahami.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek desain visual. Namun, sebagain kecil desain halaman web tidak menarik, sebagian kecil ukuran huruf tidak memudahkan pengguna dalam membaca informasi, sebagian kecil kualitas gambar yang ditampilkan tidak baik dan tidak sesuai dengan materi.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek navigasi. Namun, sebagian kecil dalam mengakses halaman web loading dan link berjalan tidak tahu, karena sebagian uji coba terbatas dilakukan secara offline.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti menyarankan untuk dilakukan:

1. Aspek Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Web

a. Perbaikan konten web

Perbaikan konten dilakukan dengan memperbaiki gambar yang jelas dan sesuai dengan materi yang disampaikan, serta menambahkan video atau animasi sebelum dilakukan penelitian lanjutan, sehingga mampu menarik minat siswa.

b. Desain halaman web

Perbaikan desain halaman web dengan menggunakan animasi flash agar tidak terlihat monoton sehingga mampu menarik minat siswa. Selain itu, desain


(29)

69

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

halaman web juga diperbaiki karena mirip dengan desain blog sebelum dilakukan penelitian lanjutan.

c. Perbaikan tipografi web

Perbaikan tipografi web mencakup pengaturan tata letak konten, paduan warna, background dan teks, sebelum dilakukan penelitian lanjutan agar menghasilkan produk yang lebih baik lagi.

2. Pengujian Produk Bahan Ajar Berbasis web

 Pengujian dilakukan secara online

Pengujian dilakukan secara online agar siswa merasakan pembelajaran bahan ajar berbasis web ini secara online.


(30)

DAFTAR PUSTAKA

Achmad, Hiskia. (2001). Wujud Zat dan Kesetimbangan Kimia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Budi, Utami, dkk. (2009). Kimia Untuk SMA/MA Kelas X1 Program Ilmu Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Chem-is-try.org. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan [online]. Tersedia: www.chem-is- try.org/materi_kimia/kimia_fisika1/kesetimbangan_kimia/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pergeseran-kesetimbangan [10 Oktober 2012].

Dadan. (2012). Kreatif Membuat Website Profesional. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Departement of Chemistry. (2012). Chemistry Courses [online]. Tersedia: www.chemistry.wustl.edu [8 Oktober 2012].

Herlan (2007). Mengembangkan Pembelajaran Berbasis Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Abstrak [online]. Tersedia: staibaturaja.com/2011/03/mengembangkan_pembelajaran_berbasis_komp uter_untuk_meningkatkan_kemampuan_berpikir_abstrak.html [29 Januari 2012].

Depdiknas. (2012). Tahap Penyusunan Bahan Ajar Berbasis TIK [online]. Tersedia: http://www.ft-unm.net/medtek/tahap-penyusunan-bahan-ajar-berbasis-tik.pdf [9 Juli 2012]

Miniwatts Marketing Group. (2012). Internet User In Asia [online]. Tersedia: www.internetworldstats.com/stats3.htm [10 Oktober 2012].

Munir.(2008). Kurikulum Berbasis Tekhnologi Informasi dan Komunikasi. Bandung : Alfabeta.


(31)

71

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

Purba, Michael. (2007). Kimia Untuk SMA Kelas XI Semester 1. Jakarta : Erlangga.

Riduwan. (2003). Dasar- dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Riyanto, N. dan Yustisia, A. A. (2009). Super Genius Olimpiade Kimia SMA

Nasional dan Internasional. Yogyakarta: PT Buku Kita.

Roblyer, M. D. (2006). Intergrating Educational Technology Into Teaching fourth

edition. New Jersey : Pearson Education Inc.

Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta.

Sri, Rahayu, dkk. (2011). Sains Kimia 2 SMA/MA. Bandung: Bumi Aksara.

STIE Perbanas Surabaya (2012). Apa Kriteria Website yang Baik [online]. Tersedia: www.ict.perbanas.ac.id/Article/Apa-kriteria-website-yang-baik.php [10 Agustus 2012].

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sa’ud, U. S. (2009). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Syukri. (1999). Kimia Dasar II. Bandung: ITB.

Tasri, Lu’mu. (2011). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web, Jurnal

MEDTEK, Vol 3, No 2 [online]. Tersedia:

(www.ft-unm.net/medtek/Jurnal_MEDTEK_Vol.3_No.2_Oktober_2011_pdf/Jurnal %20Lu%27mu%20Tasri.pdf [10 Juli 2012].


(1)

40

d. Analisis Data Angket

Setelah angket disebar ke guru dan siswa, dilakukan analisis data angket. Data yang diperoleh berdasarkan angket akan diolah dengan cara statistik desktiptif. Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi (Riduwan, 2003). Data berdasarkan angket akan dibuat persentase untuk setiap pernyataan yang kemudian akan dideskripsikan. Rumus persentase sebagai berikut:

Keterangan : P = persentase f = jumlah jawaban

n = jumlah jawaban seluruhnya

Selanjutnya hasil pengolahan data angket guru dan siswa dideskripsikan dan dibahas untuk memperoleh kesimpulan awal mengenai kualitas bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan.


(2)

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN PENELITIAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada bab empat, maka dapat disimpulkan hasil penelitian sebagai berikut:

1. Bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan secara umum telah memiliki kualitas yang baik dilihat dari aspek konten web, pengunaan bahasa, desain visual, dan navigasi.

2. Menurut guru:

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek konten web. Namun, ada sebagian materi tersebut yang dapat menimbulkan miskonsepsi ketika dipelajari mandiri di rumah oleh siswa, karena materi tersebut sebagian sesuai dengan konsep kimia.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek penggunaan

bahasa. Namun, sebagian kalimat yang digunakan ada yang panjang,

sehingga sebagian materi pergeseran kesetimbangan dalam web tersebut mudah untuk dipahami.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek desain visual. Namun, sebagian kecil desain halaman web tidak sederhana.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek navigasi.


(3)

68

3. Menurut siswa,

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek penggunaan

bahasa. Namun, ada sebagain kecil materi pergeseran kesetimbangan

yang tidak mudah dipahami.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek desain visual. Namun, sebagain kecil desain halaman web tidak menarik, sebagian kecil ukuran huruf tidak memudahkan pengguna dalam membaca informasi, sebagian kecil kualitas gambar yang ditampilkan tidak baik dan tidak sesuai dengan materi.

Secara umum bahan ajar berbasis web untuk sub materi pergeseran kesetimbangan memiliki kualitas yang baik pada aspek navigasi. Namun, sebagian kecil dalam mengakses halaman web loading dan link berjalan tidak tahu, karena sebagian uji coba terbatas dilakukan secara offline.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti menyarankan untuk dilakukan: 1. Aspek Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Web

a. Perbaikan konten web

Perbaikan konten dilakukan dengan memperbaiki gambar yang jelas dan sesuai dengan materi yang disampaikan, serta menambahkan video atau animasi sebelum dilakukan penelitian lanjutan, sehingga mampu menarik minat siswa.

b. Desain halaman web

Perbaikan desain halaman web dengan menggunakan animasi flash agar tidak terlihat monoton sehingga mampu menarik minat siswa. Selain itu, desain


(4)

69

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

halaman web juga diperbaiki karena mirip dengan desain blog sebelum dilakukan penelitian lanjutan.

c. Perbaikan tipografi web

Perbaikan tipografi web mencakup pengaturan tata letak konten, paduan warna, background dan teks, sebelum dilakukan penelitian lanjutan agar menghasilkan produk yang lebih baik lagi.

2. Pengujian Produk Bahan Ajar Berbasis web  Pengujian dilakukan secara online

Pengujian dilakukan secara online agar siswa merasakan pembelajaran bahan ajar berbasis web ini secara online.


(5)

DAFTAR PUSTAKA

Achmad, Hiskia. (2001). Wujud Zat dan Kesetimbangan Kimia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Budi, Utami, dkk. (2009). Kimia Untuk SMA/MA Kelas X1 Program Ilmu Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Chem-is-try.org. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan [online]. Tersedia: www.chem-is- try.org/materi_kimia/kimia_fisika1/kesetimbangan_kimia/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pergeseran-kesetimbangan [10 Oktober 2012].

Dadan. (2012). Kreatif Membuat Website Profesional. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Departement of Chemistry. (2012). Chemistry Courses [online]. Tersedia: www.chemistry.wustl.edu [8 Oktober 2012].

Herlan (2007). Mengembangkan Pembelajaran Berbasis Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Abstrak [online]. Tersedia: staibaturaja.com/2011/03/mengembangkan_pembelajaran_berbasis_komp uter_untuk_meningkatkan_kemampuan_berpikir_abstrak.html [29 Januari 2012].

Depdiknas. (2012). Tahap Penyusunan Bahan Ajar Berbasis TIK [online]. Tersedia: http://www.ft-unm.net/medtek/tahap-penyusunan-bahan-ajar-berbasis-tik.pdf [9 Juli 2012]

Miniwatts Marketing Group. (2012). Internet User In Asia [online]. Tersedia: www.internetworldstats.com/stats3.htm [10 Oktober 2012].


(6)

71

Dede Rival Novian, 2013

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web Untuk Sub Materi Pergeseran Kesetimbangan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

Purba, Michael. (2007). Kimia Untuk SMA Kelas XI Semester 1. Jakarta : Erlangga.

Riduwan. (2003). Dasar- dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Riyanto, N. dan Yustisia, A. A. (2009). Super Genius Olimpiade Kimia SMA

Nasional dan Internasional. Yogyakarta: PT Buku Kita.

Roblyer, M. D. (2006). Intergrating Educational Technology Into Teaching fourth

edition. New Jersey : Pearson Education Inc.

Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta.

Sri, Rahayu, dkk. (2011). Sains Kimia 2 SMA/MA. Bandung: Bumi Aksara.

STIE Perbanas Surabaya (2012). Apa Kriteria Website yang Baik [online]. Tersedia: www.ict.perbanas.ac.id/Article/Apa-kriteria-website-yang-baik.php [10 Agustus 2012].

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sa’ud, U. S. (2009). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Syukri. (1999). Kimia Dasar II. Bandung: ITB.

Tasri, Lu’mu. (2011). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web, Jurnal

MEDTEK, Vol 3, No 2 [online]. Tersedia: (www.ft-unm.net/medtek/Jurnal_MEDTEK_Vol.3_No.2_Oktober_2011_pdf/Jurnal %20Lu%27mu%20Tasri.pdf [10 Juli 2012].