LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

(1)

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)

PERIODE 15 JULI

15 SEPTEMBER 2016

SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN

JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Disusun dan diajukan guna memenuhi persyaratan dalam menempuh mata kuliah PPL

Dosen Pembimbing: Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

Disusun Oleh: Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2016


(2)

ii

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibawah ini, menyatakan bahwa mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2016 telah melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2016/2017 di SMK Muhammadiyah Prambanan, yaitu:

Nama : Rio Rizki Khanigia

NIM : 13503241061

Fakultas : Teknik

Program Studi : Pendidikan Teknik Mesin

Sebagai pertanggungjawaban telah saya susun laporan individu PPL Tahun Akademik 2016/2017 di SMK Muhammadiyah Prambanan, Yogyakarta.

Yogyakarta, 16 September 2016 Mengesahkan,

Dosen Pembimbing

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Guru Pembimbing

Drs. Suyatno

NIP. 19610428 198803 1 008

Mengetahui, Kepala

SMK Muhammadiyah Prambanan Sleman

Drs. Iskak Riyanto NIP. 19611214 198903 1 005

Koordinator PPL

SMK Muhammadyah Prambanan Sleman

Wagiman, S. Si. NBM. 955510


(3)

iii

Alhamdulillah, puji syukur atas limpahan rahmat dan karunia-NYA, sehingga penyusunan laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Muhammadiyah Prambanan ini bisa selesai seiring dengan selesainya kegiatan PPL di sekolah tersebut. Walaupun dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan ini mengalami berbagai macam halangan dan rintangan, namun berkat hidayah-NYA hal tersebut bukan merupakan suatu alas an untuk berhenti berusaha.

Keberhasilan pelaksanaan PPL di SMK Muhammadiyah Prambanan tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Sehingga dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Drs.Suyatno, selaku guru pembimbing di SMK Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta.

2. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta.

3. Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, yang telah memberikan izin pelaksanaan kegiatan PPL di SMK Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta.

4. Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd, selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

5. Drs. Iskak Riyanto, selaku kepala sekolah SMK Muhammadiyah Prambanan.

6. Wagiman, S.Si., selaku Guru Pembimbing PPL di SMK Muhammadiyah Prambanan.

7. Seluruh Guru dan Karyawan di SMK Muhammadiyah Prambanan.

8. Seluruh siswa-siswi SMK Muhammadiyah Prambanan, khususnya kelas X Teknik Pemesinan yang senantiasa antusias mengikuti pembelajaran. 9. Semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiatan PPL di

SMK Muhammadiyah Prambanan, yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Penyusunan laporan ini disadari benar masih jauh dari kesempurnaan sehingga perlu pembenahan. Sehingga segala kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan di masa mendatang.

Laporan ini diharapkan berguna bagi penulis, mahasiswa, SMK Muhammadiyah Prambana, Universitas Negeri Yogyakarta, serta seluruh pembaca.

Yogyakarta, 15 September 2016 Penulis


(4)

iv

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ... ii

KATA PENGANTAR ... .... iii

DAFTAR ISI ... ... iiv

DAFTAR TABEL ... ... v

DAFTAR LAMPIRAN ... .... vi

ABSTRAK ... ... vii

BAB I. PENDAHULUAN GAM A. Analisis Situasi ... ... 1

GAM B. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL ... ... 4

BAB II. PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL GAM A. Persiapan Program Kerja PPL ... ... 5

GAM B. Pelaksanaan Program Kerja PPL ... ... 7

GAM C. Analisis Hasil Pelaksanaan dan Refleksi ... ... 15

D. Refleksi Hasil Pelaksanaan PPL ... ... 15

BAB III. PENUTUP GAM A. Kesimpulan ... ... 19

GAM B. Saran ... ... 20

Daftar Pustaka ... ... 23 Lampiran


(5)

v

Tabel 1. Jadwal Mengajar ... ... 8 Tabel 2. Matrik Mengajar Mata Diklat Praktik Kerja Bangku ... . 109 Tabel 3. Matrik Mengajar Mata Diklat Pengetahuan Bahan Teknik ... ... 10


(6)

vi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Matriks Program Kerja PPL Individu Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Lampiran 3. Kalender Pendidikan SMA/SMK Tahun 2016/2017 Lampiran 4. RPP Pengetahuan Bahan Teknik

Lampiran 5. RPP Praktek Kerja Bangku

Lampiran 6. Soal Evaluasi dan Kunci Jawaban Mata Pelajaran Bahan Teknik Lampiran 7. Daftar Presensi dan Lembar Penilaian Ilmu Bahan Teknik Lampiran 8. Daftar Presensi dan Lembar Penilaian Praktik Kerja Bangku Lampiran 9. Jadwal Bengkel Mesin

Lampiran 10. Perhitungan Tanggal Efektif Jadwal Blok Tahun 2016/2017 Lampiran 11. Silabus Teknologi Mekanik

Lampiran 12. Catatan Kegiatan Harian PPL Individu Lampiran 13. Jadwal Piket PPL UNY 2016


(7)

vii

PELAKSANAAN KEGIATAN PPL UNY 2016

LOKASI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN Oleh :

Rio Rizki Khanigia 13503241061 Pendidikan Teknik Mesin

ABSTRAK

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan istilah kependidikan yang bersifat intrakurikuler dan dilaksanakan oleh mahasiswa yang menyangkut tugas kependidikan, baik berupa persiapan administrasi mengajar, praktik mengajar dan evaluasi pembelajaran. Tujuan utama dari kegiatan PPL adalah untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki dalam suatu proses pembelajaran sesuai dengan bidang studinya, sehingga mahasiswa memiliki pengalaman yang faktual dan dapat dipakai sebagai bekal untuk mengembangkan potensinya.

Sebelum melakukan PPL terlebih dahulu dilaksanakan observasi sekolah. Observasi ini dilakukan guna mengetahui kondisi dan situasi kelas pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, mengetahui karakter siswa dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kegiatan PPL dilaksanakan dari tanggal 15 Juli dan berakhir tanggal 15 September 2016 yang bertempat di SMK SMK Muhammadiyah Prambanan. Alamat sekolah terletak di Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Gatak Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572. Kegiatan yang dilakukan selama PPL antara lain: persiapan administrasi mengajar, menyusun dan mengembangkan alat pembelajaran dan evaluasi. Adapun administrasi mengajar yang dibuat diantaranya RPP dan silabus. Mata Diklat yang diampu oleh praktikan, adalah Pengetahuan Ilmu Bahan Teknik. Teori Ilmu pengetahuan Bahan diampukan ke Kelas X TPA,X TPB,X TPC,X TPD, frekuensi tatap muka satu kali dalam satu minggu, dimana alokasi waktunya 2 jam pelajaran.

Hasil yang diperoleh dari kegiatan PPL ini adalah pengalaman nyata dalam mengajar, pengalaman dalam menghadapi peserta didik yang mempunyai karakter yang berbeda-beda, belajar untuk membuat persiapan mengajar, belajar mengatasi hambatan-hambatan yang muncul selama proses pembelajaran, dan belajar menjadi seorang guru yang profesional yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di masa yang akan datang.


(8)

1 BAB I PENDAHULUAN

Peningkatan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran terus dilakukan, termasuk dalam hal ini adalah program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan program kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik atau tenaga kependidikan. Hal tersebut sesuai dengan visi dari PPL yaitu wahana pembentukan calon guru atau tenaga pendidikan yang profesional. Dengan demikian praktik pengalaman tersebut diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa sehingga dapat memberikan sumbangan dalam hal pendidikan terutama pada lembaga pendidikan dimana ia ditempatkan.

Lokasi PPL adalah sekolah atau lembaga pendidikan yang berada di wilayah Propinsi DIY dan Jawa Tengah. Sekolah meliputi SD, SMP, MTs, SMA, SMK, dan MAN. Lembaga pendidikan mencakup lembaga pengelola pendidikan seperti Dinas Pendidikan, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) milik kedinasan, klub cabang olah raga, balai diklat di masyarakat atau instansi swasta. Sekolah atau lembaga pendidikan yang digunakan sebagai lokasi PPL dipilih berdasarkan pertimbangan kesesuaian antara mata pelajaran atau materi kegiatan yang dipraktikkan di sekolah atau lembaga pendidikan dengan program studi mahasiswa.

Pada program PPL 2016, penulis mendapatkan tempat pelaksanaan program PPL di SMK Muhammadiyah Prambanan yang beralamat di JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

A. Analisis Situasi

SMK Muhammadiyah Prambanan berlokasi di Kecamatan Prambanan, tepatnya di kaki bukit Boko yang terbilang masih daerah pedesaan. Daerah tersebut masih nyaman dengan udara yang segar sehingga sangat cocok sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. SMK Muhammadiyah Prambanan berdiri sejak tahun 1967 dan sejak saat itu telah berhasil mencetak kader-kader yang terampil dalam bidang Teknik Mesin Perkakas, Teknik Mekanik Otomotif, dan Teknik Elektronika Industri.

Sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar terdiri atas berbagai fasilitas seperti ruang multimedia, perpustakaan, koperasi. Selain itu juga ada lagi fasilitas khusus yang disediakan untuk kepentingan jurusan. Di Teknik Pemesinan ada mesin CNC, laboratorium komputer (Autocad), mesin bubut, mesin frais, mesin gerinda, mesin las, dan ruang kerja bangku. Adapun di Teknik Elektronika Industri terdapat PLC, Pneumatic, laboratorium komputer, Audio


(9)

Video, dan ruang kerja bangku. Jurusan terakhir yaitu Teknik Otomotif terdapat sarana bengkel yang lengkap, Mesin Las, mesin bensin, mesin solar, mesin motor, mesin mobil, body mobil, lab komputer dan peralatan bengkel yang dengan teknologi EFI. Kesemua fasilitas tersebut sangat bermanfaat dalam mengembangkan potensi peserta didik dalam mengembangkan skill yang dibutuhkan untuk memasuki lapangan kerja sehingga. Selain fasilitas yang tersebut diatas SMK Muhammadiyah Prambanan juga melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan bakat peserta didiknya. Ekstra kurikuler tersebut antara lain sepak bola, band, drumband, komputer, pramuka, PKS, yang bertujuan agar siswa mampu meningkatkan potensi dan bakat intelektualnya.

Dari observasi mahasiswa di SMK Muhammadiyah Prambanan, hasil yang dapat dilihat antara lain:

1. Kondisi Fisik Sekolah

Secara umum, kondisi fisik sekolah sudah cukup baik, akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ataupun ditambah agar memperlancar berlangsungnya berbagai kegiatan di sekolah tersebut. Kekurangan tersebut antara lain garis lapangan basket, tenis, voli yang ada sudah tidak terlihat jelas sehingga perlu dicat ulang. Pada pintu masuk ruangan ( kelas/ laboratorium, bengkel, kantor ) belum terdapat tulisan salam. Ruang kelas terlalu sempit, selain itu terdapat beberapa bengkel yang digunakan sebagai ruang teori sehingga mengakibatkan kurang kondusifnya suasana pembelajaran.

2. Potensi Guru dan karyawan

Masih terdapat guru dan karyawan yang belum menguasai IT (data base dan e-mail), sehingga diperlukan suatu seminar atau acara sejenisnya untuk menambah pengetahuan mereka.

3. Fasilitas kegiatan belajar mengajar di kelas

Fasilitas kegioatan belajar mengajar di SMK Muhammadiyah Prambanan bisa dibilang cukup lengkap akan tetapi ada beberapa yang perlu diperbaiki misalnya tiap kelas belum terdapat OHP, flipchart sebagai media pendukung KBM, papan tulis yang sudah lama sehingga perlu perbaikan misalnya dengan white board yang lebih baik. Mungkin perlu observasi lagi bila diperlukan fasilitas lain yang akan menunjang kegiatan belajar mengajar.

4. Perpustakaan

Ruang perpustakaan merupakan fasilitas yang harus diperhatikan karena sangat erat kaitan dengan siswa dikarenakan menjadi sumber informasi bagi siswa dalam menambah ilmu pengetahuan baik itu dengan membaca atau meminjam buku. Dengan begitu perpustakaan perlu siutu penanganan yang


(10)

3 serius agar siswa suka berkunjung. Dengan peningkatan pelayanan yang diberikan mungkin siswa akan lebih merasa nyaman untuk belajar di dalam ruang perpustakaan.

5. Laboratorium /Bengkel

Dari observasi yang kami lakukan fasilitas di bengkel SMK Muhammadiyah Prambanan sudah cukup lengkap, akan tetapi ada bagian bengkel yang cat temboknya sudah kusam sehingga perlu pengecatan kembali. Selain itu juga ada bagian yang perlu dibersihkan dan dirapikan.

6. Administrasi ( karyawan, sekolah, dinding )

Dari observasi yang kami lakukan administrasi di SMK Muhammadiyah Prambanan sudah cukup baik hanya saja ada beberapa papan administrasi yang memerlukan pembenahan.

7. Karya Tulis Ilmiah Remaja.

Karya tulis ilmiah merupakan organisasi yang akan mendidik siswa untuk bisa berfikir ilmiah akan tetapi siswa kurang berminat pada kegiatan tersebut. Dari situ diperlukan sosialisasi agar siswa mengenalnya sehingga berminat untuk terjun dan mengemabangkan diri di dalamnya. Pembinaan dan bimbingan yang berkelanjutan sangatlah diperlukan karena bisa di bilang organisasi ini masih mulai berkembang dapat sehigga penindaklanjutan akan menentukan keberadaan organisasi ini.

8. Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMK Muhammadiyah Prambanan sebagai berikut : sepak bola, bola volley, Basket, Bela Diri, band, drum band, pramuka, komputer, PKS.

9. Koperasi Siswa

Secara fisik dan penataan ruang sudah cukup baik, akan tetapi perlu perluasan ruang dan perbanyakan fasilitas agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekolah.

10. Kesehatan Lingkungan

Dari observasi yang kami lakukan dapat dikemukakan kondisi SMK Muhammadiyah Prambanan secara umum yaitu:

a. Penghijauan yang ada sudah cukup baik dan tertata cukup rapi yang diketahui dengan adanya pohon-pohon yang rindang, tetapi di sebagian tempat sekitar prodi otomotif masih kurang terawat dan taman di depan ruang kelas belum dimaksimalkan penataannya.


(11)

b. Jumlah tempat sampah sudah mencukupi. Hampir di depan setiap ruangan terdapat tempat sampah, namun sebagian sudah rusak dan kurang tertata rapi.

c. Adapun dari kondisi kamar mandi yang tersedia kurang terawat sehingga hanya beberapa saja yang dapat digunakan, dengan demikian perlu suatu perawatan ekstra agar semuanya bisa dipakai. Mungkin dari situ sekolah perlu menyediakan anggaran khusus untuk merawat kamar mandi yang ada.

11. Pelaksanaan KBM

Salah satu visi SMK Prambanan adalah mencetak siswa yang islami sehigga sebelum kegiatan belajar mengajar dilaksanakan selalu diadakan kegiatan tadarus Al-Quran. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 15 menit dan wajib diikuti oleh seluruh siswa kecuali bagi mereka yang sedang melakukan praktek di bengkel yang situasi dan kondisinya kurang mendukung.

B. Perumusan Program dan Rancangan Kegiatan PPL

Program PPL ini merupakan bagian dari mata kuliah dengan jumlah 3 SKS yang harus ditempuh oleh mahasiswa program studi kependidikan. Materi yang ada meliputi program mengajar teori dan praktek di kelas dengan pengarahan oleh guru pembimbing. Pelaksanaan PPL di mulai sejak tanggal 15 Juli 2016 sampai dengan 15 September 2016 Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Rencana kegiatan PPL dibuat berdasarkan waktu dan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan. Agar tercapai efisiensi dan efektivitas penggunaan waktu yang ada, maka kegiatan PPL direncanakan sebagai berikut.

1. Persiapan di kampus a. Pengajaran mikro b. Pembekalan PPL

2. Observasi lingkungan sekolah 3. Observasi pembelajaran di kelas 4. Penyusunan administrasi guru 5. Penyusunan RPP

6. Pelaksanaan praktek mengajar a. Praktek mengajar terbimbing b. Praktek mengajar mandiri 7. Penyusunan laporan PPL


(12)

5 BABII

PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL

A. Persiapan Program Kerja PPL

Keberhasilan dari kegiatan PPL sangat ditentukan oleh kesiapan mahasiswa baik persiapan secara akademis, mental, maupun keterampilan. Hal tersebut dapat diwujudkan karena mahasiswa telah diberi bekal sebagai pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas PPL yang merupakan rambu-rambu dalam melaksanakan praktik di sekolah. Adapun persiapan dari kegiatan PPL ini adalah sebagai berikut:

1. Persiapan di kampus a. Pembelajaran mikro

Pengajaran mikro merupakan pelatihan tahap awal dalam pembentukan kompetensi mengajar melalui pengaktualisasian kompetensi dasar mengajar. pada dasarnya pengajaran mikro merupakan suatu metode pembelajaran atas dasar kinerja yang tekniknya dilakukan dengan melatihkan komponen-komponen kompetensi dasar mengajar dalam proses pembelajaran sehingga calon guru benar-benar mampu menguasai setiap komponen satu persatu atau beberapa komponen secara terpadu dalam situasi pembelajaran yang disederhanakan.

Secara umum, pengajaran mikro bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi dasar mengajar sebagai bekal mengajar (real teaching) disekolah, namun secara khusus pengajaran mikro bertujuan untuk memahami dasar-dasar pengajaran mikro, melatih mahasiswa dalam menyusun RPP, membentuk dan meningkatkan kompetensi dasar mengajar terbatas dan terpadu, mengevaluasi praktik pengajaran mikro, membentuk kompetensi kepribadian, dan membentuk kompetensi sosial.

Pembelajaran mikro dilaksanakan pada semester sebelumnya untuk memberi bekal awal pelaksanaan PPL. Dalam pembelajaran mikro mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok kecil, masing-masing kelompok terdiri dari 8-10 orang mahasiswa dengan seorang dosen pembimbing. Dalam pembelajaran mikro ini setiap mahasiswa dididik dan dibina untuk menjadi seorang pengajar, mulai dari persiapan perangkat mengajar, media pembelajaran, materi dan mahasiswa lain sebagai perserta didiknya.


(13)

Mahasiswa diberi waktu selama 10 menit sampai 15 menit dalam sekali tampil, kemudian setelah itu diadakan evaluasi dari dosen pembimbing dan mahasiswa yang lain. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui kekurangan-kekurangan dalam mengajar agar dapat meningkatkan kualitas praktik mengajar berikutnya.

b. Pembekalan PPL

Pembekalan PPL dilaksanakan sebelum penerjunan ke sekolah. Semua mahasiswa wajib mengikuti pembekalan PPL. Pembekalan PPL dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda tergantung dengan lokasi tempat PPL dan dosen pembimbing. Untuk mahasiswa PPL di lokasi SMK Muhammadiyah Prambanan, pembekalan PPL bertempat di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin.

Pembekalan PPL yang diadakan oleh pihak universitas ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami dan menghayati konsep dasar, arti, tujuan, pelaksanaan, evaluasi PPL, mendapatkan informasi tentang kondisi, potensi, dan permasalahan disekolah yang akan dijadikan lokasi PPL, memiliki bekal pengetahuan tata krama kehidupan disekolah, memiliki bekal pengetahuan untuk dapat bersikap dan bekerja dalam kelompok secara interdisipliner dan lintas sektoral; dan memiliki kemampuan menggunakan waktu secara efisien pada saat melaksanakan program PPL. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai peserta PPL dengan baik. 2. Observasi lingkungan sekolah

Kegiatan observasi yang dilakukan disekolah diantaranya mengamati proses belajar-mengajar di dalam kelas dan mengamati sarana fisik seperti media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran serta sarana pendukung lainnya. Kegiatan ini berupa pengamatan langsung, wawancara, dan kegiatan lain yang dilakukan di luar kelas dan di dalam kelas. Kegiatan ini dilakukan pada saat mengambil mata kuliah Pengajaran Mikro, yang salah satu tugasnya adalah observasi ke sekolah. Kegiatan meliputi observasi lingkungan fisik sekolah, perilaku peserta didik, administrasi sekolah dan fasilitas pembelajaran lainnya.

3. Observasi pembelajaran kelas

Observasi dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa memiliki pengetahuan serta pengalaman pendahuluan sebelum melaksanakan tugas mengajar yaitu kompetensi-kompetensi profesional yang dicontohkan oleh guru pembimbing di dalam kelas, dan juga agar mahasiswa mengetahui lebih


(14)

7 jauh administrasi yang dibutuhkan oleh seorang guru untuk kelancaran kegiatan belajar-mengajar. Dalam hal ini mahasiswa harus dapat memahami beberapa hal mengenai kegiatan pembelajaran di kelas seperti membuka dan menutup pelajaran, mengelola kelas, merencanakan pengajaran, menyusun program semester, mengetahui metode mengajar yang baik, karakteristik peserta didik, media yang dapat digunakan dan lain-lain. Kegiatan observasi meliputi:

a. Langkah pendahuluan, meliputi membuka pelajaran

b. Penyajian materi, meliputi cara, metode, teknik, dan media yang digunakan dalam penyajian materi.

c. Teknik evaluasi

d. Langkah penutup, meliputi bagaimana cara menutup pelajaran dan memotivasi peserta didik agar lebih giat belajar.

4. Pembuatan RPP

Untuk persiapan pembelajaran dibuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang berisi materi, metode, media dan teknik pembelajaran yang akan dilakukan dalam proses belajar-mengajar.

5. Bimbingan dengan guru

Agar kegiatan mengajar berjalan dengan lancar, maka sebelum mengajar kami mengadakan konsultasi dengan guru pembimbing tentang rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat sebelumnya.

B. Pelaksanaan Program Kerja PPL

Secara khusus, kegiatan PPL yang kami laksanakan di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan dimulai tanggal 15 Juli 2016 sampai dengan 15 September 2016. Pada kegiatan PPL di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan kami mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengajar mata pelajaran praktik kerja bangnku dan Pengetahuan bahan teknik. Mata pelajaran praktik ini masuk kedalam mata pelajaran praktik sistem blok.

Sumber bahan ajar yang digunakan tidak hanya menggunakan sumber bahan ajar yang berasal dari guru pembimbing saja, akan tetapi dari sumber bahan ajar lainnya

Berikut agenda jadwal mengajar praktik Kerja bangku dan mengajar materi pengetahuan bahan di kelas XTPA, XTPB, XTPC,dan X TPD dari tanggal 15 Juli 2016 sampai dengan 16 September 2016 selama PPL di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan.


(15)

Tabel 1 Jadwal Mengajar

No Hari/Tanggal Kelas Mata Pelajaran Jumlah Jam Pelajaran 1 Senin, 25 Juli 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 2 Senin, 25 Juli 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 3 Selasa, 26 Juli 2016 X TPB Kerja Bangku 5 jam 4 Kamis, 28 Juli 2016 XI TPA Kerja Bangku 5 jam

5 Juma’at, 29 Juli 2016 XI TPA Kerja Bangku 5 jam

6 Sabtu, 30 Juli 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 7 Senin, 1 Agustus 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 8 Senin, 1 Agustus 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 9 Kamis, 4 Agustus 2016 X TPA Kerja Bangku 5 jam

10 Jum’at, 5 Agustus 2016 X TPA Las SMAW 5 jam

11 Senin, 8 Agustus 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 12 Senin, 8 Agustus 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 13 Selasa, 9 Agustus 2016 X TPA Las SMAW 5 jam 14 Sabtu, 13 Agustus 2016 X TPB Bahan Teknik 2 jam 15 Senin, 15 Agustus 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 16 Senin, 15 Agustus 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 17 Sabtu, 20 Agustus 2016 X TPB Bahan Teknik 2 jam 18 Senin, 22 Agustus 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 19 Senin, 22 Agustus 2016 X TPA Bahan Teknik 2 jam 20 Senin, 22 Agustus 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 21 Senin, 29 Agustus 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 22 Senin, 29 Agustus 2016 X TPA Bahan Teknik 2 jam 23 Senin, 29 Agustus 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam 24 Senin, 5 September 2016 X TPC Bahan Teknik 2 jam 25 Senin, 5 September 2016 X TPA Bahan Teknik 2 jam 26 Senin, 5 September 2016 X TPD Bahan Teknik 2 jam

Jumlah 72 jam

1. Pelaksanaan Praktik Mengajar a. Praktik Mengajar Terbimbing

Praktik mengajar terbimbing dilaksanakan saat mengajar mata diklat praktik kerja bangku. Dalam praktik mengajar terbimbing ini, mahasiswa diberi tugas untuk memberi pengarahan, mengajarkan, dan mengawasi


(16)

9 langkah-langkah yang dilakukan siswa dalam melakukan praktik kerja bangku dengan menggunakan perkakas tangan. Guru pembimbing berperan sebagai pemberi nilai dari siswa yang sudah selesai mengerjakan tugas atau job sheetnya.

Tabel 2. Matriks Mengajar Mata Diklat praktik kerja bangku

Pertemuan Mata Diklat Materi Ajar Alokasi Waktu 1 Kerja bangku Mengikir rata 6 x 45 menit 2 Kerja bangku Menggergaji lurus 6 x 45 menit 3 Kerja bangku Hammering & stamping 6 x 45 menit Bahan materi ajar mata diklat Teknik kerja bangku penggunaan perkakas tangan dapat dilihat pada Lampiran 5.

b. Praktik Mengajar Mandiri

Dalam praktik mengajar mandiri ini mahasiswa mendapat kesempatan mengajar mata pelajaran ilmu bahan teknik. Mahasiswa mendapat jadwal mengajar 1-2 kali dalam sepekan yaitu hari Senin dan sabtu. Sampai tanggal 5 September total penampilan keseluruhan mahasiswa mengajar mata pelajaran ilmu bahan teknik di depan kelas adalah sebanyak 6 kali dengan materi ajar yang berbeda tiap harinya (lihat Tabel 3).


(17)

Tabel 3. Matriks Mengajar Mata Diklat Pengetahuan Bahan Taknik

Pertemuan Mata Diklat Materi Ajar Alokasi Waktu 1 Pengetahuan

Bahan teknik

Ferrous dan non ferrous 2 x 45 menit 2 Pengetahuan

Bahan teknik

Proses Pembuatan Besi dan Baja

2 x 45 menit 3 Pengetahuan

Bahan teknik

Klasifikasi dan macam-macam besi & baja

2 x 45 menit 4 Pengetahuan

Bahan teknik

Memutarkan video proses pembuatan baja dan memberikan tugas siswa tentang mendeskripsikan alur pembuatan baja,

2 x 45 menit

5 Pengetahuan Bahan teknik

Soal Ujian 2 x 45

menit 6 Pengetahuan

Bahan teknik

Remidi hasil ujian 2 x 45 menit

Bahan materi ajar mata diklat Pengetahuan bahan teknik dapat dilihat pada Lampiran 4.

Proses pembelajaran yang dilakukan mahasiswa pada praktik mengajar mandiri ini adalah:

1) Membuka pelajaran yang diawali dengan salam dan do’a untuk

mengkondisikan kelas.

2) Mengecek kehadiran siswa dengan presensi dan menanyakan kepada siswa jika ada salah satu siswa yang tidak hadir.

3) Mengecek kepahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya.

4) Menyampaikan kompetensi atau sub kompetensi yang akan diajarkan pada pertemuan hari itu.

5) Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan tersebut.

6) Dialog dengan siswa untuk mengetahui tingkat kepahaman siswa tentang materi yang akan diajarkan yang dikaitkan dengan


(18)

11 kondisi/kenyataan di lapangan agar siswa memperoleh gambaran khusus yang memudahkan mereka untuk memahaminya

7) Mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari bertujuan agar siswa giat dan tertarik tehadap mata diklat yang dibawakan.

8) Menyampaikan materi dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi alat atau komponen yang sedang dibahas.

9) Pelajaran ditutup dengan evaluasi dan menarik kesimpulan bersama tentang materi yang disampaikan serta disampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya. Pertemuan diakhiri dengan berdo’a bersama dan salam.

c. Metode Pembelajaran

Dalam pelaksanaan mengajar, metode pembelajaran yang digunakan yaitu dengan menerapkan metode ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab yakni dengan memberikan penjelasan kepada peserta didik tentang materi diklat sesuai dengan RPP yang dibuat.

d. Media Pembelajaran

Media yang digunakan antara lain: papan tulis, dan peralatan yang diperlukan dalam praktik maupun demonstrasi yang akan dilaksanakan. Dalam pemberian materi diupayakan kondisi peserta diklat dalam keadaan tenang dan kondusif agar memudahkan peserta didik dalam menangkap materi pelajaran yang disampaikan, disela-sela penyampaian materi diberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk mengajukan pertanyaan apabila dalam penjelasan masih terdapat kekurangan atau kurang kejelasan, setelah itu diberikan penjelasan yang sejelas mungkin dan lebih rinci. Selain itu pula diberikan beberapa umpan balik pertanyaan kepada siswa, untuk mengetahui ketercapaian pembelajaran dan meningkatkan point keaktifan siswa.

e. Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi pembelajaran merupakan menganalisa dan menafsirkan tentang proses dan hasil belajar siswa yang dilakukan secara sistematik dan bermakna dalam pengambilan keputusan. Dalam mewujudkan tercapainya tujuan dan fungsi evaluasi, maka perlu diterapkan prinsip-prinsip sebagai berikut: Menyeluruh, artinya dilaksanakan secara bulat dan utuh baik yang menyangkut pengetahuan, sikap, perilaku, nilai, dan ketrampilan. Berkesinambungan, artinya penilaian harus dilakukan secara berencana, bertahap, dan terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan hasil belajar siswa sebagai hasil kegiatan belajar


(19)

mengajar. Berorientasi pada tujuan, artinya hasil belajar siswa diharapkan dicapai dalam kegiatan belajar mengajar suatu mata pelajaran yang telah dirumuskan dalam bentuk tujuan pengajaran, maka penilaian harus dapat menentukan sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pengajaran. Obyektif, artinya penilaian harus menghindarkan diri dari sifat subyektif sehingga menggambarkan aspek-aspek yang dapat diukur. Terbuka, artinya proses dan hasil penilaian perlu diketahui dan diterima. Mata diklat Ilmu pengetahuan bahan teknik, materi soal evaluasi dapat dilihat pada Lampiran 13, dan hasil evaluasinya dapat dilihat pada Lampiran 14.

1) Tujuan Evaluasi

Evaluasi yang dilakukan oleh guru di sekolah mempunyai beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh semua pihak baik siswa, sekolah, masyarakat, pemerintah, maupun orang tua. Untuk mengetahui atau mengumpulkan informasi tentang taraf perkembangan dan kemajuan siswa dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan kurikulum. Tujuan evaluasi juga berguna untuk:

a) Agar guru atau pendidik dalam menilai daya guna, pengalaman serat kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sekali mempertimbangkan hasilnya.

b) Untuk mengetahui apakah metode mengajar dan sistem pengajaran yang digunakan sudah sesuai dengan yang diharapkan di dalam kurikulum.

2) Fungsi Evaluasi

Evaluasi dalam bidang pendidikan dan pengajaran mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:

a) Fungsi administratif

(1) Menentukan peserta didik dapat dinaikkan ke tingkatan yang lebih tinggi, lulus atau tidak, dapat dinyatakan tamat belajar atau tidak.

(2) Memindahkan atau menempatkan peserta didik pada kelompok atau bidang yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

(3) Menentukan apakah seorang peserta didik layak menerima beasiswa atau tidak.

(4) Menentukan apakah seorang peserta didik dapat diberi rekomendasi atau tidak guna menempuh program pendidikan tertentu atau program pendidikan lanjutan


(20)

13 (5) Memberikan gambaran tentang prestasi belajar para peserta

didik kepada para calon pemakai tenaga kerja. b) Fungsi Informatif

Pemberian nilai akhir ini, berfungsi memberikan informasi kepada pihak-pihak yang terkait seperti: para orang tua atau wali murid, wali kelas, penasehat akademik, dan lain-lain tentang prestasi belajar siswa.

c) Fungsi Bimbingan

Penentuan nilai akhir ini berfungsi memberikan bimbingan dan bantuan psikologis kepada peserta didik terutama pada peserta didik yang mempunyai nilai rendah, siswa yang selalu membuat keributan dan lain-lain.

d) Fungsi Instruksional

Penentuan nilai akhir ini berfungsi memberikan umpan balik (feed back) yang mencerminkan seberapa jauh peserta didik telah dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan dalam program pengajaran, sehingga dapat diketahui keberhasilan atau ketidak-berhasilan tujuan pengajaran tersebut.

3) Teknik-teknik Evaluasi Hasil Belajar

Salah satu tahap kegiatan evaluasi, baik yang berfungsi formatif maupun sumatif adalah tahap pengumpulan informasi melalui pengukuran. Pengumpulan informasi hasil belajar atau sering disebut dengan teknik evaluasi dapat ditempuh melalui dua cara yaitu dengan testing dan non testing.

Menurut Wayan Nurkancana (1986) tes sebagai alat evaluasi hasil belajar dilihat dari pola jawabannya diklasifikasikan menjadi 2 yaitu:

Tes Obyektif, meliputi:

a) Tes benar salah (True false)

Tes benar salah adalah suatu bentuk tes yang soalnya berupa pernyataan-pernyataan, sebagian pernyataan ada yang betul dan yang salah. Biasanya diberi simbol B bila benar dan S bila salah. b) Tes pilihan ganda (Multiple Choice)

Soal multiple choice adalah soal yang terdiri dari pernyataan yang belum lengkap untuk melengkapi pernyataan tersebut disediakan beberapa pernyataan sambungan yang benar dan yang


(21)

salah. Siswa memilih sambungan yang betul dengan memberikan tanda silang, lingkaran atau tanda yang lain.

c) Menjodohkan (Matching)

Matching adalah suatu bentuk tes yang terdiri dari dua kolom yang paralel, dimana masing-masing kolom berisi uraian keterangan-keterangan atau statement. Siswa disuruh men-jodohkan masing-masing keterangan dalam kolom sebelah kanan. d) Tes isian pendek (Comletion Test)

Soal comletion test terdiri dari suatu statement atau kalimat yang belum sempurna, siswa disuruh melengkapi kalimat tersebut dengan satu atau beberapa kata pada titik yang disediakan.

e) Tes essay, meliputi:

(1) Bentuk soal uraian terbatas

Ciri-ciri soal ini adalah siswa dituntut untuk menyatakan pendapatnya dengan kalimatnya sendiri, dengan menunjukkan kreatifitasnya dengan menggunakan semua pengetahuan yang didapat dengan batasan tertentu.

(2) Bentuk soal uraian bebas

Ciri-ciri soal ini adalah siswa dituntut untuk menyatakan pendapatnya dengan kalimatnya sendiri, menunjukkan kreatifitasnya dan menggunakan semua pengetahuannya tanpa dibatasi.

f. Ketrampilan Mengajar Lainnya

Dalam praktik mengajar, seorang pendidik harus memiliki beberapa strategi (langkah) pembelajaran lain sebagai pendukung dalam menerapkan metode pembelajarannya, karena tidak setiap metode pembelajaran yang diterapkan dan dianggap cukup untuk diterapkan mempunyai nilai yang baik sebab terkadang hal-hal lain yang sebelumnya tidak direncanakan muncul sebagai masalah baru yang biasa menghambat proses pembelajaran, untuk itu diperlukan adanya pengetahuan tentang berbagai metode pembelajaran dan pendekatan lain yang akan sangat berguna dalam menunjang pemberian materi pelajaran yang diajarkan, misalnya dengan memberikan perhatian penuh dengan cara selalu mendampingi peserta didik tersebut dan memberikan asimilasi-asimilasi, pujian sebagai wujud perhatian yang dapat memberikan sesuatu yang sangat berarti bagi peserta didik, disamping memberikan petunjuk lain yang akan sangat memacu dirinya agar menjadi lebih baik dari


(22)

15 sebelumnya. Dapat juga dengan cara memberikan pengalaman-pengalaman berharga yang pernah dialami praktikan yang berkaitan dengan materi pelajaran yang disampaikan dengan penuh perhatian dan mudah dicerna agar tujuan umum dan khusus dalam pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai.

C. Analisis Hasil Pelaksanaan dan Refleksi 1. Analisis pelaksanaan PPL

Berdasarkan pelaksanaan praktik mengajar di kelas dapat disampaikan beberapa hal sebagai berikut:

a. Konsultasi secara berkesinambungan dengan guru pembimbing sangat diperlukan demi lancarnya pelaksanaan mengajar. Banyak hal yang dapat dikonsultasikan dengan guru pembimbing, baik materi, metode maupun media pembelajaran yang paling sesuai dan efektif dilakukan dalam pembelajaran kelas.

b. Karakteristik siswa yang bermacam-macam menuntut penguasaan materi dan penguasaan kelas yang variatif.

c. Sebagai calon tenaga pendidik yang profesional, kelengkapan sebagai guru dalam hal ini modul pembelajaran harus diperhatikan.

d. Sikap maupun perilaku di dalam maupun di luar kelas harus senantiasa diperhatikan karena seorang pendidik adalah cermin bagi peserta didik. e. Mengarahkan siswa agar mampu melakukan learning by doing dan aktif

dalam memperoleh wawasan baru.

f. Metode yang disampaikan kepada peserta diklat harus bervariasi sesuai dengan tingkat pemahaman dan kemampuan siswa.

g. Memberikan evaluasi dapat menjadi umpan balik dari peserta didik untuk mengetahui seberapa banyak materi yang telah disampaikan dapat diserap oleh peserta didik.

D. Refleksi Hasil Pelaksanaan PPL 2. Hambatan dalam pelaksanaan PPL

Pelaksanaan sistem blok pada mata pelajaran praktik di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan diampu lebih dari 1 orang guru pada satu kelompok praktik blok. Hal ini dapat menimbulkan beberapa masalah yang menyebabkan sistem blok yang seharusnya menjadi solusi atas keterbatasan sarana dan prasarana praktik, tetapi malah menimbulkan masalah baru. Masalah baru ini akan muncul karena ada aturan


(23)

yang mengatur bahwa dalam satu kelompok praktik blok diampu lebih dari satu guru atau dari para pendidiknya atau guru itu sendiri.

Masalah-masalah yang timbul pada penerapan sistem blok diantaranya seperti kontrol yang dilakukan guru terhadap anak didik tidak bisa dilakukan secara maksimal. Kita sadari benar bahwa cara dari satu guru dengan guru yang lain dalam memberikan motivasi berbeda-beda, ada yang biasa-biasa saja bahkan ada juga yang benar-benar luar bisa dalam memberikan motivasi. Beruntung sekali jika diakhir-akhir kompetensi yang harus diselesaikan, diampu oleh guru yang memiliki semangat untuk memotivasi anak didiknya dengan luar biasa, sehingga semua kompetensi dapat terselesaikan dengan baik dan memuaskan, tetapi jika sebaliknya yang terjadi jika bertemu dengan guru yang biasa-biasa saja dalam memberikan motivasi, belum tentu akan selesai semua kompetensinya. Kemudian adalagi, dalam pemberian perhatian kepada anak didiknya, ada guru yang benar-benar total dalam memberikan perhatian kepada anak didiknya tetapi bisa saja acuh kepada anak didiknya atau tersibukan dengan aktifitas pribadinya sehingga tidak tahu bahwa anak didiknya sedang membutuhkan gurunya untuk membantu memecahkan masalahnya. Dengan adanya lebih dari satu guru yang mengampu pada mata pelajaran blok, setiap guru tidak akan bisa mengontrol perkembangan kompetensi anak didiknya secara maksimal. Jelas bahwa tiap guru memiliki pandangan yang berbeda-beda, ada yang mengatakan bahwa dengan sudah menyelesaikan tiga kompetensi saja tidak apa-apa, tetapi ada juga guru yang mengatakan bahwa masih kurang jika hanya menyelesaikan tiga kompetensi saja, tetapi harus empat, semisalkan saja seperti itu.

Teknis penilaian yang dilakukan dengan menggunakan sistem blok ini, juga menimbulkan masalah. Masalah yang timbul seperti ketika beberapa anak didik sudah menyelesaikan kompetensi tertentu, misalnya saja kompetensi satu, dengan lebih cepat dibanding dengan beberapa temannya yang lain, kemudian dikumpul kan pada gurunya dan dinilai. Anak didik yang sudah menyelesaikan kompetensi satu boleh melanjutkan ke kompetensi berikutnya, Kemuadian dilain waktu beberapa anak didik yang barusaja menyelesaikan kompetensi satu mengumpulkan benda kerjanya pada guru yang berbeda, dan tanpa diketahui alasannya nilainya tidak segera keluar. Kemudian kalau hal ini terjadi, anak didiklah yang telah dirugikan dan siapa yang akan dimintai tanggung jawab.


(24)

17 Tidak menutup kemungkinan bahwa kemampuan masing masing anak didik berbeda-beda. pembagian kelompok praktik sistem blok yang diurutkan berdasarkan tingkat kemampuan anak didik, tidak dipungkiri bahwa akan ada kelompok praktik sistem blok yang memiliki kemampuan dibawah rata-rata, dengan demikian sistem blok ini menjadi tidak berfungsi sebagaimana yang dikehendaki.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tidak sepenuhnya bisa diterapkan dalam sistem blok. Hal ini disebabkan karena begitu singkatnya praktik yang dilakukan dengan sistem blok, misal satu kelompok praktik dalam sistem blok hanya berlangsung selama lima kali pertemuan. Oleh karena itu, materi teori mengenai pengelasan sangat kurang penyampaiannya kepada siswa. Sehingga teori yang disampaikan hanya sebatas materi teori yang menyangkut kompetensi yang akan dikerjakan.

Selain permasalahan yang timbul akibat sistem, ada permasalahan lain yang ditimbulkan dari anak didik. Sebagai contoh, tidak selamanya apa yang disampaikan kepada anak didik di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan dapat diterima dengan baik. Kami harus ekstra care terhadap anak didik, senantiasa menyakan kesulitan serta berulang-ulang kali menjelakan kepada anak didik. Bahkan kami harus sampai melakukan pendekatan secara personal untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi. Yang jelas, anak didik masih sulit untuk diajak berfikir bagaimana memecahkan suatu kasus yang ada.

Semua permasalah-permasalahan diatas ditemukan dalam mata pelajaran praktik las gas oksi acetilin dan tidak menutup kemungkinan terjadi pada mata pelajaran praktik grinding, dan bench work serta mata pelajaran lain yang tercover dalam sistem blok.

3. Solusi dalam mengatasi hambatan PPL

a. Sebenarnya, dengan keterbatasan sarana dan prasarana, penerapan atau pemilihan konsep sistem blok pada mata pelajaran praktik di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan sudah sangat tepat, tetapi masih diperlukan komitmen dari guru untuk menjalankan praktik sistem blok

b. Sebaiknya dalam satu kelompok blok praktik, hanya diampu oleh satu guru saja dengan tujuan agar guru bisa mengcover perkembangan kompetensi anak didik dari satu kompetensi ke kompetensi berikutnya, selain itu dengan satu kelompok blok praktik yang hanya diampu oleh satu guru saja, materi yang disampaikan akan terjadi kesinambungan dan


(25)

yang lebih penting apa yang disampaikan guru kepada anak didiknya dapat dipertanggung jawabkan.

c. Sebaiknya, dalam satu kelompok blok praktik, misalkan saja satu kelompok blok praktik las gas oksi asitilin , terdiri dari anak didik yang memiliki kemampuan diatas rata-rata dan ada juga anak didik yang memiliki kemampuan dibawah rata-rata. Dengan demikian secara tidak langsung diharapkan akan terjadi proses pembelajaran aktif yang dilakukan oleh anak didk itu sendiri, antara yang meiliki kemampuan di atas rata-rata dengan anak didik yang memiliki kemampuan dibawah rata-rata.

d. Dengan kondisi RPP yang tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya, diperlukan penambahan waktu satu atau dua hari pada tiap-tiap kelompok praktik blok, sehingga kegiatan praktik pada tiap-tiap kelompok praktik blok yang sebelumnya lima kali pertemuan menjadi enam atau tujuh pertemuan, dengan catatan guru yang menyampaikan materi benar-benar berkompeten, mampu memanajemen waktu yang singkat ini menjadi bemakna sehingga materi teori pengelasan dapat disampaikan semua dan mudah dipahami oleh anak didik.

e. Dengan kondisi anak didik yang pasif, diperlukan pendekatan personal secara ekstra kepada anak didik seperti menanyakan kesulitan yang sedang dihadapi dan mengajak untuk mengutarakan kesulitan yang sedang dihadapi pula.

f. Menciptakan suasana kelas yang tegas tapi santun, hal ini untuk mengatasi perilaku siswa yang tidak terkonsentrasi atau terfokus pada proses pembelajaran.

g. Menciptakan suatu kondisi yang memancing anak didik untuk berfikir. Dengan menyampaikan materi yang memancing kreativitas dan rasa ingin tahu anak didik, sehingga potensi yang dimiliki peserta didik dapat digali lebih dalam.

h. Pemberian motivasi sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada anak didik sangat diharapkan sehingga anak didik terpacu semangatnya untuk belajar lebih giat dan mencapai cita-cita.

i. Konsultasi dengan guru pembimbing tentang bagaimana teknik penguasaan kelas sesuai dengan mata pelajaran dan karakteristik peserta didik.


(26)

19 BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

Kegiatan PPL merupakan sarana untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran, menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki dalam kehidupan nyata, melatih dan mengembangkan kompetensi keguruan atau kependidikan sebagai upaya mempersiapkan pengalaman dan bekal mahasiswa sebagai sumber daya pengajar yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan yang sebenarnya.

Kegiatan PPL yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Prambanan dapat berjalan dengan lancar sesuia dengan program kerja yang telah direncanakan dan tujuan yang diharapkan, meskipun dalam pelaksanaannya tidak luput dari kekurangan. Program yang dilaksanakan mendapat dukungan, bimbingan, dan arahan dari semua warga SMK Muhammadiyah Prambanan.

Setelah dilaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Muhammadiyah Prambanan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. PPL adalah suatu sarana bagi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta untuk dapat menerapkan langsung ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah dengan program studi atau konsentrasi masing-masing.

2. PPL adalah sarana untuk menimba ilmu dan pengalaman yang akan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi guru yang profesional. Dengan terjun ke lapangan maka kita akan berhadapan langsung dengan masalah yang berkaitan dengan proses belajar mengajar di sekolah baik itu mengenai manajemen sekolah maupun manajeman pendidikan dan akan menuju proses pencarian jati diri dari mahasiswa yang melaksanakan PPL tersebut.

3. PPL akan menjadikan mahasiswa untuk dapat mendalami proses belajar mengajar secara langsung, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan prosfesionalisme yang tinggi sebagai calon pendidik dan pengajar.

4. PPL menjadikan mahasiswa lebih mengetahui kedudukan, fungsi, peran, tugas dan tanggung jawab sekolah secara nyata. Semua itu mempunyai tujuan yang sama meskipun mempunyai bidang kerja atau gerak yang berbeda. Tujuan yang dimaksud adalah berhasilnya proses belajar mengajar yang ditentukan sebelumnya.

5. Keberhasilan proses belajar mengajar tergantung kepada unsur utama yaitu guru dan murid yang ditunjang dengan sarana dan prasarana pendukung.


(27)

20 B. SARAN

Demi menunjang keberhasilan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada masa yang akan datang dan juga perkembangan SMK Prambanan maka ada beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti:

1. Bagi Pihak Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan

a. Profesi sebagai pendidik tidak serta merta hanya transfer knowledge, melainkan yang penting untuk digaris bawahi dari seorang pendidik adalah membersihkan nilai-nilai negatif dan virus jahiliyah melalui mareri yang diajarkannya pada anak didiknya.

b. Jangan berkata apa yang tidak dikerjakan, dalam hal ini mengenai kedisiplinan. Jangan menyuruh anak didik untuk disiplin kalau pendidinya saja tidak bisa disiplin, tapi ajak dan berikan keteladanan buat mereka.

c. Ucapan dari seorang guru “Saya tidak tahu” kepada muridnya mengenai

apa yang tidak diketahuinya merupakan bagian dari ilmu. Al ma’idah:109.

d. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah ada, dalam hal ini kaitannya dengan sumber bahan ajar. Jangan pernah lelah untuk terus mencari sumber ilmu dimanapun berada.

e. Perkara yang besar berawal dari perkara yang kecil. Jika dikaitkan dengan mata pelajaran las, maka jangan selamanya pelajaran las ini berjalan ditempat, tapi sedikit demi sedikit dikembangkan menjadi mata pelajaran utama di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah Prambanan,sehingga harapannya guru-guru mata pelajaran las akan menjadi lebih semangat untuk mengembangkan mata pelajaran las. f. Dengan penerapan sistem blok pada mata pelajaran praktek, dimana

dalam satu kelompok praktek blok diampu lebih dari satu orang pendidik, kontrol terhadap perkembangan siswa dari satu kompetensi ke kompetensi berikutnya kurang begitu tercover dengan baik, oleh kerenanya pendidik harus benar-benar responsif terhadap perkembangan siswa.

2. Bagi Pihak SMK Muhammadiyah Prambanan

a. Agar lebih meningkatkan hubungan baik dengan pihak UNY yang telah terjalin selama ini sehingga akan timbul hubungan timbal balik yang saling menguntungkan.


(28)

21

21

b. Agar meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan industri atau perusahaan.

c. Agar lebih meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak yang dapat memberikan beasiswa supaya bagi siswa yang berasal dari ekonomi yang sulit bisa terbantu.

d. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah, kegiatan ektrakulikuler, dan kegiatan organisasi yang ada.

e. Hendaknya proses pengajaran guru program diklat di kelas lebih dioptimalkan dan dimaksimalkan, pemakaian media pembelajaran dipergunakan dengan seefisien dan seefektif mungkin sehingga peserta didik benar-benar memiliki kompetensi yang diharapkan.

f. Hendaknya pembinaan terhadap organisasi kesiswaan selalu ditingkatkan pengembangan bakat dari siswa lebih optimal, karena peranan guru sangatlah menentukan dari eksistensi organisasi sekolah dan perkembangan peserta didik.

3. Bagi LPPMP UNY

a. Monitoring yang countinue perlu ditingkatkan oleh TIM LPPMP sehingga TIM LPPMP dapat lebih memahami kondisi dan situasi sekolah tempat pelaksanaan PPL.

b. Pembentukan kelompok harus disesuaikan dengan kebutuhan tempat PPL sehingga tugas kelompok dapat berjalan dengan baik.

c. Pada pelaksanaan pembekalan bukan hanya penyampaian teori, tetapi juga harus dibimbing dengan praktik, sehingga mahasiswa di lapangan tidak kaku.

4. Bagi Pihak Universitas Negeri Yogyakarta

a. Agar lebih mempertahankan dan meningkatkan hubungan baik dengan sekolah-sekolah yang dijadikan sebagai lokasi PPL, supaya mahasiswa yang melaksanakan PPL pada lokasi tersebut tidak mengalami kesulitan yang berarti baik itu mengenai urusan administrasi pendidikan maupun mengenai pelaksanaan teknis di lokasi.

b. Program pembekalan PPL hendaknya lebih diefisienkan, dioptimalkan dan lebih ditekankan pada permasalahan yang sebenarnya yang ada dilapangan agar hasil pelaksanaan PPL lebih maksimal.


(29)

22

c. Agar bimbingan dan dukungan moril dari dosen pembimbing tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan agar mahasiswa praktikan dapat menjalankan tugas mengajarnya dengan percaya diri yang besar.

d. Hendaknya permasalahan teknik di lapangan yang dihadapi oleh mahasiswa praktikan yang melaksanakan PPL saat ini maupun sebelumnya dikaji dan dicari solusinya untuk diinformasikan kepada mahasiswa PPL yang akan datang agar mereka tidak mengalami permasalahan yang sama.

5. Bagi Mahasiswa PPL

a. Hendaknya sebelum mahasiswa praktikan melaksanakan PPL terlebih dahulu mempersiapkan diri dari segi mental dan moral serta dalam bidang pengetahuan seperti teori/praktik, sehingga mahasiswa dapat melaksanakan PPL dengan baik dan tanpa hambatan yang berarti. b. Hendaknya mahasiswa praktikan senantiasa menjaga nama baik

lembaga atau almamater, khususnya nama baik diri sendiri selama melaksanakan PPL dan mematuhi segala tata tertib yang berlaku pada sekolah tempat pelaksanaan PPL dengan memiliki disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

c. Hendaknya mahasiswa praktikan dapat memanfaatkan waktu selama melaksnakan PPL dengan maksimal untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang sebanyak-banyaknya baik dalam bidang pengajaran maupun dalam bidang manajemen pendidikan.

d. Mahasiswa hendaknya selalu melakukan koordinasi dengan koordinator sekolah dan guru pemimbing untuk meminta masukan demi kelancaran pelaksanaan program PPL.

e. Karena dinamisnya perkembangan zaman maka mahasiswa harus selalu belajar agar tidak ketinggalan teknologi dan informasi sehingga bisa menjadi pendidik yang benar-benar profesional.

f. Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik pada semua warga sekolah.

g. Mahasiswa lebih kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran sehingga pembelajaran lebih menarik, tidak membosankan, terjadi transform of knowledge, bukan hanya transfer of knowledge dan aktif melibatkan siswa dalam pembelajaran.


(30)

23

DAFTAR PUSTAKA

Tantri Darmayanti, 2015. Laporan Individu PPL di SMA Negeri 1 Sewon. Periode 10 Agustus 2015 sampai dengan 12 September 2015.

Tim Pembekalan PPL UNY. 2016. Menteri Pembekalan PPL 2013. Yogyakarta: LPPMP UNY.

Tim PPL UNY. 2016. Panduan PPL. Yogyakarta: LPPMP UNY.

Tim UPPL, 2016, Panduan Pengajaran Mikro Universitas Negeri Yogyakarta 2012, UNY PRESS, Yogyakarta.

Tim UPPL, 2016, Meteri Pembekalan PPL Universitas Negeri Yogyakarta 2012, UNY PRESS, Yogyakarta.


(31)

(32)

(33)

Universitas Negeri Yogyakarta

MATRIKS PROGRAM KERJA PPL / MAGANG III UNY

TAHUN 2016 Kelompok Mahasiswa

F01

NOMOR LOKASI : 30

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572

No. Program/ Kegiatan PPL/ Magang III Jumlah Jam per Minggu Jml Jam

I II III IV V VI VII VIII IX

1 Mengajar Mata diklat Pengetahuan bahan Teknik

a. Persiapan 1 1 1 1 1 1 1 7

b. Pelaksanaan 17,5 13 9,5 4,5 4,5 4,5 4,5 58

c. Evaluasi dan Tindak Lanjut 1 1 1 1 1 1 1 7

2 Administrasi dan Manajemen Sekolah

Pelaksanaan 5,5 2 2 6 16 19 50,5

3 Pendampingan PLS SMK Muhammadiyah Prambanan

a. Persiapan 11,5 1 2 14,5

b. Pelaksanaan 13 55 3,5 71,5

c. Evaluasi dan Tindak Lanjut

4 Upacara dan Piket Sekolah

Pelaksanaan 5,5 9 20,5 13,5 22,5 4 75

5 Pentas Seni Sekolah (HAORNAS)

a. Persiapan 1 11,5 12,5

b. Pelaksanaan 4,5 4,5

Jumlah Jam 24,5 56 30,5 29,5 34 20 35 27,5 41,5 300,5

Mengetahui/ Menyetujui,

Kepala SMK Muh. Prambanan Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Drs. Iskak Riyanto NIP. 19611214 198903 1 005

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

Nip. 19610428 198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(34)

(35)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Kamis, 23 Juni 2016 Rapat Pembentukan Panitia PLS a. Pembentukan panitia PLS SMK

Muhammadiyah Prambanan.

b. Pemilihan sie dan pembagian tugas masing-masing sie.

2 Selasa, 28 Juni 2016 Rapat koordinasi fixasi PLS a. Fixasi kegiatan yang akan

dilaksanakan pada acara PLS dan

menyiapkan ruang yang akan

digunakan.

3 Rabu, 29 Juni 2016 Pra PLS SMK Muhammadiyah

Prambanan

a. Pembentukan pengurus kelas b. Latihan lagu-lagu

kemuhammadiyahan

Siswa belum siap

saat ditunjuk

menjadi pengurus

Voting

4 Jum’at, 15 Juli 2016 Rapat PLS a. Penyampaian pengumuman terbaru

dari dinas kabupaten sleman

mengenai peraturan PLS 2016/2017 b. Menyiapkan peralatan setiap sie

5 Sabtu, 16 Juli 2016 Pra PLS SMK Muhammadiyah

Prambanan

a. Pelaksanaan PBB bagi siswa baru SMK Muhammadiyah Prambanan b. Memilih 81 anak untuk ikut dalam

pasukan pengibar bendera pada acara 17 agustus 2016

Siswa belum

kompak dan

terkesan kurang

disiplin dalam

gerkan PBB

Memberi sanksi atas siswa yang bertindak

seenaknya Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(36)

Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 18 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Siswa membawa penugasan

b. Siswa berlatih PBB guna melatih kedisiplinan dan kekompakan c. Penyampaian materi wiyata mandala

2 Selasa, 19 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Siswa berlatih PBB guna melati

kedisiplinan dan karakter b. Penyampaian materi keislaman

3 Rabu, 20 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Siswa membawa penugasan

b. Siswa berlatih PBB guna melati kedisiplinan dan karakter

c. Penyampaian materi ke IPMan

Siswa banyak

yang mengantuk

Memerintahkan

siswa untuk

mencuci muka dan senam ringan

4 Kamis, 21 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Siswa Outbond untuk melatih

kekompakan dan keaktifan.

Estimasi waktu

kurang

Memotong beberapa pos 5 Jum’at, 22 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Siswa membawa penugasan

b. Siswa bergotong royong

membersihkan lingkungan sekolah dan penanaman bibit

c. Wide game dan api unggun

Kurangnya stok

air bersih untuk mandi dan turun hujan

Memindahkan

siswa untuk

berteduh ke teras kelas

6 Sabtu, 23 Juli 2016 PLS SMK Muhammadiyah Prambanan a. Pembagian sertifikat kepada peserta

PLS

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(37)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 25 Juli 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengajar terbimbing X TPC dan X TPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme b. Perkenalan dan memberikan

motivasi kepada siswa

2 Selasa, 26 Juli 2016 a. Membantu mengampu praktik kerja

bangku kelas X TPB

b. Menata ulang ruang praktik kerja bangku

a. Mengerjakan job mengikir rata b. Memindah ragum yang rusak dan

memasang kipas angin baru

Masih ada siswa yang pekerjaan prakteknya belum terselesaiakan Mengerjakan pada hari berikutnya

3 Kamis, 28 Juli 2016 a. Membantu mengampu praktik

pemesinan bubut kelas XI TPA

a. Meneruskan job yang belum selesai, membubut tirus

4 Jumat, 29 Juli 2016 a. Membantu mengampu praktik

pemesinan bubut kelas XI TPA

a. Meneruskan job yang belum selesai, membubut rata dan ulir

Setting

membubut ulir yang lama.

Setting 1 mesin bubut untuk digunakan bergantian

5 Sabtu, 30 Juli 2016 a. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan

Teknik Kelas X TPC

a. Menyampaikan materi kepada siswa mengenai pentingnya mempelajari ilmu bahan dan pengertian secara umum klasifikasi bahan teknik.

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008 Rio Rizki Khanigia


(38)

Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 1 Agustus 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas X TPC dan X TPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme

b. Proses KBM Ilmu bahan (ferrous dan non ferrous) terlaksana sesuai RPP

2 Selasa, 2 Agustus 2016 KRSan Mengurus KRS di kampus

3 Rabu, 3 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

4 Kamis, 4 Agustus 2016 Membantu mengampu praktik kerja

bangku kelas X TPA

a. Meneruskan job yang belum

selesai, stamping 5 Jum’at, 5 Agustus 2016 Membantu mengampu praktik las

SMAW kelas X TPA

a. Meneruskan job yang belum

selesai, las fillet down hand

Mesin las yang hanya ada 1 buah

Digunakan secara bergantian

6 Sabtu, 6 Agustus 2016 Pengajian Rutin SMK Muhammadiyah

Prambanan

7 Minggu, 7 Agustus 2016 Pembubaran panitia PLS Syukuran atas terlasananya PLS

dengan baik dan lancar

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(39)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 8 Agustus 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas X TPC dan X TPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme b. Proses KBM ilmu pengetahuan

bahan (proses pembuatan besi dan baja)

2 Selasa, 9 Agustus 2016 Membantu mengampu praktik las

SMAW kelas X TPA

Meneruskan job yang belum selesai, las fillet down hand dan kampuh

Mesin las yang hanya ada 1 buah

Digunakan secara bergantian

3 Rabu, 10 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

4 Kamis, 11 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas 5 Jum’at, 12 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

6 Sabtu, 13 Agustus 2016 Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan

Teknik Kelas X TPC

Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (proses pembuatan besi dan baja)

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(40)

Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 15 Agustus 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas X TPC dan X TPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme

b. Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (klasifikasi dan macam-macam besi & baja)

2 Selasa, 16 Agustus 2016 Perwalian Wali Murid kelas X Wali murid menerima penjelasan

mengenai KBM dan konidisi sekolah

3 Rabu, 17 Agustus 2016 Upacara 17 Agustus Meningkatkan jiwa kebangsaan dan

merayakan hari kemerdekaan RI

4 Kamis, 18 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas 5 Jum’at, 19 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

6 Sabtu, 20 Agustus 2016 Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan

Teknik Kelas X TPB

Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (klasifikasi dan macam-macam besi & baja)

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(41)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 22 Agustus 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas XTPC, XTPA dan XTPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme

b. Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (klasifikasi macam-macam besi dan baja)

2 Selasa, 23 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

3 Rabu, 24 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas

4 Kamis, 25 Agustus 2016 Piket sekolah a. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

b. Menginformasikan KBM dan tugas 5 Jum’at, 26 Agustus 2016 Menyusun Laporan PPL Menulis catatan harian kegiatan PPL

dan membuat latihan soal

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(42)

Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 29 Agustus 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas XTPC, XTPA dan XTPD

c. Rapat Internal HAORNAS Smk Muhammadiyah Prambanan

a. Memupuk jiwa nasinalisme

b. Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (memberikan soal latihan) c. Sususnan acara pelaksanaan Hari

Olah Raga Nasional

2 Selasa, 30 Agustus 2016 a. Koreksi lembar jawaban siswa

b. Piket sekolah

a. Mengoreksi jawaban siswa dan memberikan nilai hasil latihan soal b. Menyediakan jurnal dan alat tulis

KBM

c. Menginformasikan KBM dan tugas

3 Rabu, 31 Agustus 2016 Sakit

4 Kamis, 1 September 2016 Sakit

5 Jum’at, 2 September 2016 Menyusun Laporan PPL Menulis catatan harian kegiatan PPL dan menyusun BAB I

6 Minggu, 4 September 2016 Menyiapkan lembar ujian siswa Mencetak 60 rangkap soal ujian

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(43)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Senin, 5 September 2016 a. Upacara rutin sekolah

b. Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas XTPC, XTPA dan XTPD

a. Memupuk jiwa nasionalisme

b. Proses KBM ilmu pengetahuan bahan (memberikan soal ujian)

2 Selasa, 6 September 2016 a. Menyusun Laporan PPL

b. Rapat Besar HAORNAS

a. Meneruskan menulis BAB I dan BAB II

b. Melengkapi catatan kegiatan harian PPL

c. Menyampaikan hasil rapat internal d. Verifikasi susunan acara yang telah

dibuat

e. Membagi tugas masing-masing sie

3 Rabu, 7 September 2016 a. Menyusun Laporan PPL

b. Rapat Internal HAORNAS

a. Meneruskan menulis BAB II dan BAB III

b. Menyusun Lampiran

c. Melengkapi catatan kegiatan harian PPL

4 Kamis, 8 September 2016 Persiapan HAORNAS a. Mengambil,memasang dan menata

panggung.

b. Dekorasi panggung, persiapan

dorprise, dan kelengkapannya

Cuaca hujan pada malam hari

Mengamankan peralatan listrik dan karpet panggung Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(44)

Lampiran 2. Laporan Mingguan Pelaksanaan PPL

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY

TAHUN 2016 untuk mahasiswa

F02

NAMA SEKOLAH/ LEMBAGA : SMK Muhammadiyah Prambanan NAMA MAHASISWA : Rio Rizki Khanigia

ALAMAT SEKOLAH/ LEMBAGA : Jalan Prambanan-Piyungan KM.1,5 Getak, NIM : 13503241061

Bokoharjo, Prambanan, Sleman 55572 FAK./ JUR./ PRODI : FT/ Pendidikan Teknik Mesin

GURU PEMBIMBING : Drs. Suyatno DOSEN PEMBIMBING : Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd.

.No. Hari/ Tanggal Materi Kegiatan Hasil Hambatan Solusi

1 Jum’at, 9 September 2016 a. Apel Haornas

b. Jalan sehat dan pembagian dorprize

c. Menghias mobil untuk pawai

a. Memperingati hari HAORNAS b. Meningkatkan kesehatan jasmani

dengan jalan sehat bersama-sama c. Menarik simpatik siswa dalam acara

HAORNAS dengan pembagian

dorprise

d. Menghias mobil dengan daun

kelapa yang dianyam

2 Sabtu, 10 September 2016 Mengerjakan laporan PPL Melengkapi lampiran

3 Senin, 12 September 2016 Libur Idul Adha

4 Selasa, 13 September 2016 Libur Idul Adha

5 Rabu, 14 September 2016 Mengecat lapangan basket Mengecat ulang lapangan basket

SMK muhammadiyah Prambanan

Kekurangan cat Mengerjakan

dengan

persediaan cat yang ada

6 Kamis, 15 Septemberr 2016 Mengerjakan laporan PPL Melengkapi lampiran

Yogyakarta, 15 September 2016 Mengetahui,

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pembimbing Mahasiswa

Dr. Dwi Rahdiyanta, M.Pd. NIP. 19620215 198601 1 002

Drs. Suyatno

NIP. 196104282 8198803 1 008

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061


(45)

(46)

(47)

(48)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK

Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah Prambanan Kompetensi Keahlian : Teknik Pemesinan

Mata Pelajaran : Ilmu Bahan Teknik Kelas / Semester : X/Ganjil

Materi Pokok/Tema/Topik : Pengetahuan Bahan Teknik Dasar (Ferrous dan Non Ferrous)

Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit Tahun Pelajaran : 2016/2017 Pertemuan ke : 1

A.Kompetensi Inti

K1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

K2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

K3 : Memahami, menerapkan danmenganalisispengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidangkerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

K4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B.Kompetensi DasarDan Indikator

1.1 Mensyukuri kebesaran ciptaan Tuhan YME dengan mengaplikasikan pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous) dalam kehidupan sehari-hari. 2.1 Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, teliti, kritis, rasa ingin tahu, inovatif dan

tanggungjawab dalam mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap mengenai pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous) pada kehidupan sehari-hari.


(49)

2.1.1 Siswa menunjukan sikap jujur setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.

2.2 Menghargai kerjasama, toleransi, damai, santun, demokratis, dalam menyelesaikan masalah perbedaan konsep berpikir dalam mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap mengenai pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous) pada kehidupan sehari-hari.

Indikator :

2.2.1 Siswa menunjukan sikap toleransi terhadap pendapat orang lain yang berbeda.

2.2.2 Siswa menunjukan sikap mampu bekerjasama dalam pembelajaran.

2.3 Menunjukkan sikap responsif, proaktif, konsisten, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam melakukan tugas mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap mengenai pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous) pada kehidupan sehari-hari.

Indikator:

2.3.1 Siswa mampu menunjukan sikap aktif dalam bekerjasama memecahkan masalah.

3.1 Mendiskripsikan pengetahuan bahan (ferrous dan non ferrous) Indikator:

3.1.1 Siswa mampu Mendiskripsikan pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous)dalam kegiatan pembelajaran praktek.

4.1 Menerapkan pengetahuan bahan (ferrous dan non ferrous) Indikator:

4.1.1 Siswa mampu menerapkan pengetahuanbahan (ferrous dan non ferrous) dalam kegiatan pembelajaran praktek.

C. Tujuan Pembelajaran

Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran pengetahuan bahan teknik, diharapkan siswa bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran dan dapat bekerjasama dalam kelompok, serta dapat :

1. Siswa dapat mendiskripsikan pengetahuan bahan (ferrous dan non ferrous). 2. Siswa dapat menerapkan pengetahuan bahan (ferrous dan non ferrous).


(50)

D. Materi Pembelajaran

1. Pengelompokan bahan logam

Pengelompokan bahan logam dapat di uraikan menjadi tiga bagian yaitu: logam (metal) bukan logam (nonmetal) dan unsur metaloid (yang menyerupai logam)

a. Pengertian logam dan bukan logam 1) Pengertian logam

Logam adalah unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat: - Dapat ditempa atau diubah bentuk

- Penghantar listrik dan panas

- Keras (tahan terhadap goresan, potongan atau keausan) - Kenyal (Tahan patah bila di banting)

- Kuat (tahan terhadap benturan, pukulan martil)

Contoh logam antara lain : tembaga, emas, nikel, besi, timah putih dan lain-lain. Dari 105 unsur kimia yang telah diketahui ada 70 unsur kimia yang merupakan logam, dan logam-logam tersebut diolah dari bahan baku yang disebut biji/bijih dan ada juga dari mineral yaitu bahan yang bersifat senyawa tetap dan bersifat setabil.

2) Pengertian bukan logam

Bukan logam adalah unsur kimia yang mempunyai sifat - Elastis contohnya karet

- Cair contohnya bahan pelumas

- Tidak dapat menghantarkan arus listrik, contoh bahan isolasi - Peka terhadap api, contoh bahan bakar

- Tidak dapat terbakar contohnya asbes - Mudah pecah, contohnya keramik 3) Pengertian metaloid

Metaloid adalah suatu bahan yang menyerupai logam seperti karbon, fosfor,silikon, dan sulfur

b. Logam ferro dan logam non ferro serta simbol-simbol kimianya 1) Logam ferro

Logam ferro adalah suatu bahan yang mengandung unsur kebesi-besian. Contoh penggunaan dapat di lihat dalam tabel ikhtisar logam ferro.


(51)

Nama Komposisi Sifat Penggunaan Besi tuang Campuran besi dan

karbon (4%)

Rapuh, tidak dapat di tempa, sukar dilas

Alas mesin, badan ragum, bagian-bagian mesin bubut, blok slinder, cincin torak, meja datar

Besi tempa Campuran besi murni (99%) sedikit besi rongsokan

Dapat di tempa, liat tidak dapat dituang

Kait keran, landasan kerja plat, rantai jangkar

Baja lunak Campuran Dapat ditempa, liat Mur, baud, pipa , sekrup Baja karbon

sedang

Campuran besi dan karbon (0,4- 0,6%)

Lebih kenyal Poros, rel baja paron

Baja karbon tingi

Campuran besi da karbon (0,7-1,5)

Mudah di tempa, dapat di sepuh

Perlengkapan mesinbubut, perlengkapan mesin frais, kikir, gergaji, pahat, tap, setempel

Baja cepat tinggi

Baja karbon tinggi ditambah

nikel/kobalt/krom/tu ngsten

Rapuh, dapat disepuh, keras, tahan suhu tinggi

Mesin bubut, mesin bor, mesin fraiz

2) Logam non ferro

Logam non ferro adalah suat bahan yang tidak mengandung unsur besi. Logam non ferro dapat kita bagi dalam logam non ferro berat seperti tembaga, timah, timah hitam, dan logam non ferro ringan seperti aluminium dan magnesium


(1)

45 Ju ’at 2 September 2016

07.00-13.00 Menyusun Laporan  Menulis laporan catatan kegiatan harian  Menyusun laporan PPL.

 Sholat jumat berjamaah

6 jam

46 Minggu 4 September 2016

19.00-23.00 Menyiapkan lembar ujian siswa

 Mencetak lembar ujian siswa sebanyak 60 rangkap @3 lembar.

4 jam

47 Senin 5 September 2016

07.00-08.30 Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas

X TPC

Memberikan soal remidial 6 jam 35 menit

09.15-11.00 Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas

X TPA

Menjelaskan materi mengenai proses pengolahan besi kasar melalui beberapa jenis konverter dan memberikan soal latihan sebanyak 5 soal.

11.45-12.15 Sholat Dzuhur Berjamaah

Sholat dzuhur berjamaah di Masjid SMK Muhammadiyah Prambanan dan Ishoma

12.15-13.35 Mengampu Pelajaran Ilmu Bahan Teknik Kelas

X TPD

Memberikan soal remidial

48 Selasa 6 September 2016

07.00-11.45 Menyusun laporan PPL  Meneruskan menulis BAB I dan BAB II  Melengkapi catatan kegiatan harian PPL

7 jam 30 menit 11.45-12.15 Sholat Dzuhur

Berjamaah

Sholat dzuhur berjamaah di Masjid SMK Muhammadiyah Prambanan dan Ishoma


(2)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN HARIAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY TAHUN 2016

F02

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061 Pend. Teknik Mesin

 Verifikasi susunan acara yang telah di buat  Membagi tugas masing-masing sie

49 Rabu 7 September 2016

07.00-11.45 Menyusun laporan PPL  Meneruskan menulis BAB II dan BAB III  Menyusun Lampiran

 Melengkapi catatan kegiatan harian PPL

10 jam 30 menit

11.45-12.15 Sholat Dzuhur Berjamaah

Sholat dzuhur berjamaah di Masjid SMK Muhammadiyah Prambanan dan Ishoma

13.00-14.30 Rapat Internal HAORNAS

 Verifikasi susunan acara yang telah di buat  Membagi tugas masing-masing sie

 Fixasi susunan acara

19.00-22.00 Persiapan HAORNAS Membantu membungkus dorprize acara HAORNAS dan mencetak job deskripsi acara haornas

50 Kamis 8 September 2016

07.00-11.45 Menyusun laporan PPL  Menyusun Lampiran

 Melengkapi catatan kegiatan harian PPL

11 jam 20 menit 11.45-12.15 Sholat Dzuhur

Berjamaah

Sholat dzuhur berjamaah di Masjid SMK Muhammadiyah Prambanan dan Ishoma

13.00-14.30 Mengambil Terop Panggung

Mengambil terop panggung di rumah pak dadang (guru otomotif) untuk acara HAORNAS


(3)

14.30-17.20 Dekor panggung dan sound

 Memasang terop dan panggung di lapangan SMK Muhammadiyah Prambanan.

 Membantu memasang sound 20.00-21.00 Membuat Presensi

Panitia HAORNAS

Membuat presensi acara HAORNAS dan memcetak sebanyak 5 lembar

51 Ju ’at 9 September 2016

05.40-06.00 Persiapan HAORNAS Presensi panitia HAORNAS 10 jam

06.00-11.30 Pelaksanaan HAORNAS Apel HAORNAS

Jalan sehat bersama semua warga SMK Muhammadiyah Prambanan

Pengundian dorprize

Panggung hiburan diisi dengan acara stand up komedi dan olah raga bebas

11.30-12.15 Sholat Ju ’at berjamaah

Sholat ju ’at berja aah di Masjid SMK Muhammadiyah Prmabanan

12.15-13.00 Istrahat makan Semua panitia istirahat untuk makan

13.00-15.30 Menghias mobil pawai Membantu menhias mobil untuk pawai dengan menggunakan daun kelapa yang dianyam dan di tata pada mobil pick up.


(4)

Universitas Negeri Yogyakarta

LAPORAN HARIAN PELAKSANAAN PPL/ MAGANG III UNY TAHUN 2016

F02

Rio Rizki Khanigia NIM. 13503241061 Pend. Teknik Mesin

52 Sabtu 10 September

2016

09.00-13.00 Mengerjakan laporan PPL

Melengkapi lampiran 4 jam

53 Senin 12 September

2016

Libur Idul Adha

54 Selasa 13 September

2016

Libur Idul Adha

55 Rabu 14 September

13.00-18.00 Mengecat lapangan basket

Mengecat ulang lapangan basket SMK Muhammadiyah Prambanan

5 jam

56 Kamis 15 September

2016

13.00-17.00 Mengerjakan laporan PPL


(5)

(6)

JADWAL PIKET PPL UNY 2016

Bulan Agustus - September

SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT

Rosyid Derry Roy Rio Nur Ivan

Rosyideva Saiful Reza Tizna Jauhari

Erlangga Wahana Nurahman Bintang Ligan

Toni Zulfahmi Chandra Dede


Dokumen yang terkait

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 4 122

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL.Prambanan-Piyungan KM 1,5Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 1 1

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 0 217

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan-Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

3 17 258

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

2 9 187

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI - 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN Jl. Prambanan-Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

2 5 217

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan-Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 2 169

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan-Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

1 2 122

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 0 118

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) PERIODE 15 JULI – 15 SEPTEMBER 2016 SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN JL. Prambanan - Piyungan KM 1,5 Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 1 2