Implementasi sistem informasi perpustakaan terpadu IBRA v.6 di perpustakaan daerah Tangerang Selatan

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN TERPADU
IBRA V.6 DI PERPUSTAKAAN DAERAH TANGERANG SELATAN

Skripsi
Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh
Gelar Sarjana Ilmu Perpustakaan (S.IP)

oleh:
Theo Hartanto
NIM. 1110025000007

JURUSAN ILMU PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA 1436 H/2015 M

ABSTRAK

Theo Hartanto (1110025000007). Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu
IBRA v.6 di Perpustakaan Daerah Tangerang Selatan. Di bawah bimbingan Ade
Abdul Hak, M.Hum. Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2015
Penelitian yang dilakukan berjenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Penelitian ini dilakukan dengan cara mengungkapkan langkah demi langkah dalam
mengimplementasi sistem otomasi. Teori yang digunakan untuk mengetahui langkah dalam
mengimplementasi sistem otomasi menurut Dania Bilal, yaitu persiapan penempatan
hardware, instalasi dan percobaan perangkat lunak, pelatihan, pemeliharaan sistem dan
keamanan, evaluasi penggunaan sistem dan pemeliharaan database. Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui kesalahan dalam penggunaan sistem dan mencari solusi dalam
menyelesaikannya. Dari hasil observasi dan wawancara diketahui dua faktor yang menjadi
kendala dalam penggunaan sistem informasi perpustakaan terpadu IBRA v.6. faktor pertama
terjadi dalam kegiatan inventarisasi buku dan faktor kedua pada kegiatan pemeliharaan
database, berupa proses pengeditan nomor induk buku sehingga mengganggu data transaksi
peminjaman dan pengembalian buku. Solusi dalam mengatasi kendala ini, yaitu dengan
mencatat kesalahan yang ditemukan pada sebuah kertas, melanjutkan proses peminjaman
atau pengembalian, setelah itu barulah petugas melanjutkan mengedit kesalahan tersebut.

Kata kunci : Implementasi, Sistem Otomasi, Perpustakaan, IBRA

i

ABSTRACT

Theo Hartanto (1110025000007). The Implementation of an Integrated Library Information
System IBRA v.6 in the Local Library South Tangerang. Under the guidance of Ade
Abdul Hak, M.Hum. Department of Library Science Faculty of Adab and Humanities
Islamic State University, Jakarta. 2015.
This research is descriptive study with qualitative approach. The research was conducted by
revealing step by step in implementing of automation system. The theory in implementing of
automation system is standardized on Dania Bilal’s theory which are preparation of
hardware, installing and testing of software, Training, System maintenance, evaluation of
system use and database maintenance. This study was conducted to find out the erorrs of the
system use and find the solutions to solve. From the observations and interviews given two
factors that constrain the use of the integrated library information system IBRA v.6. The first
factor occurs in the invetory book and the second factor on database maintenance activities,
such as identification numbers editing process that disrupts the transaction data of borrowing
and returning books. Solutions to solve this obstacle, by noting the errors found in a paper,
continuing the process of borrowing and returning, after that librarians continue to edit the
error.

Keywords : Implementation, Automation System, Library, IBRA

ii

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis haturkan atas kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini, dengan judul “Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan
Terpadu IBRA V.6 di Perpustakaan Umum Daerah Tangerang Selatan”, sebagai salah
satu syarat akademik dalam menyelesaikan studi sarjana (S1) pada Jurusan Ilmu
Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta.
Tak lupa penulis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu, memberi petunjuk, membimbing dan memotivasi penulis sehingga skripsi ini,
kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum selaku Dekan Fakultas Adab dan
Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
2. Bapak Pungki Purnomo, MLIS selaku Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas
Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
3. Bapak Mukmin Suprayogi, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Ilmu Perpustakaan
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
4. Bapak Ade Abdul Hak, M.Hum selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan
waktu ditengah-tengah kesibukannya dengan sabar untuk membimbing dan memberi
arahan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.
5. Seluruh Dosen Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah
memberikan ilmu dan pengetahuannya yang sangat bermanfaat.

iii

6. Bapak Dr. Chaerudin, MM., M.Si. selaku Kepala Perpustakaan Umum Daerah
Tangerang Selatan yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan
penelitian sekaligus memberikan banyak informasi yang dibutukan oleh penulis.
7. Bapak Iif Miftakhuddin, Bapak Arif Tianto beserta staf perpustakaan yang ada di
Perpustakaan Umum Daerah Tangerang Selatan yang membantu memudahkan
penulis untuk melakukan penelitian dan menggali informasi yang dibutuhkan.
8.

Kedua orang tua penulis, Ayahanda Tubagus Muhammad Nur dan Ibunda yang amat
penulis cintai Juairiah beserta seluruh keluarga dan kerabat penulis yang telah
memberikan do’a, dukungan, motivasi dan perhatian kepada penulis sehingga dapat
menyelesaikan skripsi ini.

9. Poppy Theodorin dan Subhan selaku kakak yang rela mengorbankan waktu, tenaga
dan materi untuk mendukung segala aktivitas akademik sehingga penulis dapat
menyelesaikan studinya.
10. Teman-teman seperjuangan penulis, mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN
Jakarta angkatan 2010 yang selalu memberikan motivasi dan inspirasi.
11. Keluarga besar tim KKN L1ON, Art Club, Ngradak, The Breaker, Minister Justice
3rd, Tangerang Travelers dan Indonesian Travelers serta teman-teman penulis semua
yang telah memberikan motivasi dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini.
Semoga skripsi ini dapat bermanfaat untuk pembacanya. Amin.
Jakarta, 21 Oktober 2015

Theo Hartanto

iv

DAFTAR ISI
ABSTRAK............................................................................................................................. i
ABSTRACT........................................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR........................................................................................................... iii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................... v
DAFTAR TABEL.................................................................................................................. iv
DAFTAR GAMBAR............................................................................................................ iiv
BAB I

PENDAHULUAN.......................................................................................... 1
A. Latar Belakang............................................................................................ 1
B. Batasan dan Rumusan Masalah................................................................... 4
1. Batasan Masalah.................................................................................... 4
2. Rumusan Masalah................................................................................. 5
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian.................................................................... 5
1. Tujuan Penelitian................................................................................... 5
2. Manfaat Penelitian................................................................................. 5
a. Manfaat Akademik.......................................................................... 5
b. Manfaat Praktis............................................................................... 6
D. Definisi Istilah............................................................................................. 6
E. Sistematika Penulisan.................................................................................. 6

BAB II

TINJAUAN LITERATUR............................................................................. 8
A. Sistem Otomasi Perpustakaan..................................................................... 8
1. Sistem.................................................................................................... 8
2. Otomasi................................................................................................. 9
3. Sistem Otomasi Perpustakaan............................................................. 10
B. Implementasi Sistem Otomasi di Perpustakaan........................................ 10
1. Persiapan Perangkat Keras.................................................................. 10
2. Instalasi dan Percobaan Perangkat Lunak........................................... 12
3. Pemeliharaan Sistem dan Keamanan.................................................. 13
a. Pengaturan Lingkungan Sekitar.................................................... 13
b. Sistem Backup............................................................................... 14
c. Keamanan...................................................................................... 14
4. Pelatihan.............................................................................................. 14
a. Pustakawan.................................................................................... 14
b. Pengguna....................................................................................... 14
5. Evaluasi Penggunaan Sistem............................................................... 16
6. Pemeliharaan Database........................................................................ 16
C. Penelitian Relevan..................................................................................... 18
v

BAB III

METODE PENELITIAN............................................................................. 20
A. Jenis dan Pendekatan................................................................................. 20
B. Sumber Data.............................................................................................. 21
1. Sumber Data Primer............................................................................ 21
2. Sumber Data Sekunder........................................................................ 21
C. Pemilihan Informan................................................................................... 22
D. Teknik Pengumpulan Data........................................................................ 22
1. Wawancara.......................................................................................... 22
2. Observasi............................................................................................. 23
3. Studi Dokumentasi.............................................................................. 23
E. Teknik Analisa Data.................................................................................. 24
1. Reduksi Data....................................................................................... 24
2. Penyajian Data..................................................................................... 24
3. Kesimpulan dan Verifikasi.................................................................. 24
a. Kesimpulan.................................................................................... 24
b. Verifikasi....................................................................................... 25
F. Jadwal Penelitian....................................................................................... 25

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN........................................... 26
A. Profil IBRA............................................................................................... 26
1. Definisi IBRA..................................................................................... 26
2. Kebutuhan Minimal Perangkat Teknologi Informasi.......................... 27
a. Perangkat Keras............................................................................. 27
b. Perangkat Lunak............................................................................ 27
3. Spesifikasi Sistem............................................................................... 27
4. Keunggulan IBRA............................................................................... 28
B. Hasil Penelitian dan Pembahasan.............................................................. 29
1. Persiapan Perangkat Keras.................................................................. 29
a. Komputer....................................................................................... 30
b. Printer............................................................................................ 32
c. Barcode Scanner............................................................................ 33
d. Mesin Pencetak Kartu Anggota..................................................... 34
e. Furnitur.......................................................................................... 34
2. Instalasi dan Percobaan Perangkat Lunak........................................... 35
3. Pelatihan.............................................................................................. 48
a. Interface Utama Pengguna............................................................ 49
b. Menu Sirkulasi.............................................................................. 71
4. Pemeliharaan Sistem dan Keamanan.................................................. 91
5. Evaluasi Penggunaan Sistem............................................................... 95
a. Technology Characteristics........................................................... 96
b. Task Characteristics...................................................................... 97
c. Performance................................................................................ 100
d. Utilisasi........................................................................................ 101
vi

6. Pemeliharaan Database...................................................................... 102
BAB V

PENUTUP.................................................................................................... 112
A. Kesimpulan.............................................................................................. 112
B. Saran........................................................................................................ 113

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 114
LAMPIRAN
BIODATA PENULIS

vii

DAFTAR TABEL
1. Tabel 1 Spesifikasi Komputer Server, Sirkulasi dan Penelusuran............................ 31
2. Tabel 2 Menu-menu IBRA yang telah diterapkan.....................................................109

viii

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Topologi LAN Bus.................................................................................. 36
Gambar 2. Modul Demodulator (Modem) ................................................................ 37
Gambar 3. Wireless Access Point.............................................................................. 38
Gambar 4. Alur Kerja WAP........................................................................................ 39
Gambar 5. Power over Ethernet (PoE) ....................................................................... 40
Gambar 6. Menu Lisensi Instalasi IBRA.................................................................... 42
Gambar 7. Menu Konfirmasi Instalasi IBRA.............................................................. 42
Gambar 8. Shortcut xampp di Desktop....................................................................... 44
Gambar 9. Tampilan dari xampp start........................................................................ 44
Gambar 10. Interface IBRA di Browser..................................................................... 45
Gambar 11. Tampilan dari xampp stop....................................................................... 45
Gambar 12. Modul Pustaka Cetak............................................................................... 46
Gambar 13. Toolbar pada Modul Pustaka Cetak........................................................ 47
Gambar 14. Tampilan Form input Bukuteks............................................................... 47
Gambar 15. Tombol Simpan Pustaka Cetak............................................................... 48
Gambar 16. Interface Utama Pengguna...................................................................... 49
Gambar 17. Hasil Penelusuran Pustaka Cetak............................................................ 51
Gambar 18. Hasil Penelusuran Pustaka Digital.......................................................... 52
Gambar 19. Hasil Penelusuran Pustaka Multimedia................................................... 53
Gambar 20. Pustaka Berbagi PDF............................................................................... 54
Gambar 21. Modul Ingin Berbagi PDF....................................................................... 55
Gambar 22. Modul Anggota........................................................................................ 58
Gambar 23. Hasil Penelusuran Anggota..................................................................... 59
Gambar 24. Informasi Layanan Perpustakaan............................................................ 61

ix

Gambar 25. Usul Pengadaan Pustaka.......................................................................... 63
Gambar 26. Modul Layanan Antar Pustaka................................................................ 64
Gambar 27. Modul Sumbangan Buku......................................................................... 66
Gambar 28. Kamus Istilah (Glossarium).................................................................... 68
Gambar 29. Modul Login............................................................................................ 70
Gambar 30. Menu Sirkulasi........................................................................................ 71
Gambar 31. Modul Anggota Menu Sirkulasi.............................................................. 72
Gambar 32. Form Tambah Anggota............................................................................ 73
Gambar 33. Cetak KTA.............................................................................................. 75
Gambar 34. Modul Pustaka Cetak Menu Sirkulasi..................................................... 75
Gambar 35. Modul Transaksi Menu Sirkulasi............................................................ 77
Gambar 36. Input Barcode Anggota............................................................................ 78
Gambar 37. Input Barcode Pustaka............................................................................. 79
Gambar 38. Informasi Peminjaman Pustaka............................................................... 80
Gambar 39. Button PERPJG....................................................................................... 81
Gambar 40. Modul Laporan........................................................................................ 83
Gambar 41. Laporan Kegiatan Petugas Sirkulasi........................................................ 84
Gambar 42. Laporan Pengunjung................................................................................ 87
Gambar 43. Laporan Pustaka Cetak............................................................................ 89
Gambar 44. Laporan Pustaka Cetak yang Dipinjam................................................... 90
Gambar 45. Modul Pustaka Cetak Menu Sirkulasi................................................... 104
Gambar 46. Tampilan Menu Inventarisasi................................................................ 104
Gambar 47. Tampilan Menu Edit Inventaris............................................................. 105
Gambar 48. Tampilan Menu Update Inventaris........................................................ 105
Gambar 49. Barcode Yang Baru............................................................................... 106

x

1

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perpustakaan pada dasarnya bertujuan untuk menyediakan
informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya, baik itu anggota maupun
non anggota. Terlepas dari banyak atau sedikitnya jumlah koleksi yang
dimiliki,

perpustakaan

diharuskan

untuk

menyediakan

pelayanan

informasi yang maksimal bagi pencari informasi.
Ada anggapan yang menyatakan bahwa perpustakaan merupakan
pusat informasi yang melayankan berbagai sumber informasinya kepada
pengguna sehingga merupakan suatu kewajiban bagi perpustakaan untuk
menerapkan ICT atau Information and Communication Technology.
Di

era

digitalisasi

ini,

perpustakaan

banyak

mengikuti

perkembangan teknologi dan mengembangkan pelayanannya secara
efisien. Kebutuhan akan informasi bagi penggunanya yang menginginkan
segalanya serba cepat dan akurat, membuat perpustakaan berupaya
membangun pelayanan yang menyediakan akses tanpa terikat waktu dan
tempat.
Sistem manajemen perpustakaan merupakan suatu hal yang sangat
menentukan atas keberhasilan kinerja sebuah perpustakaan, dimana peran
pustakawan

dituntut

harus

dapat

melayani

keperluan

pengguna

perpustakaan, seperti permintaan akses yang lebih cepat ke informasi yang
mereka butuhkan.

2

Keberadaan sistem informasi merupakan alat bantu bagi pengguna
perpustakaan dalam mendapatkan informasi. Aplikasi produk Sistem
Informasi menawarkan kemudahan bagi pustakawan dalam mengelola dan
memberikan layanan informasi perpustakaan.
Sistem informasi perpustakaan saat ini sangat beragam dan
masing-masing sistem tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan
masing-masing. Akan tetapi, yang diperlukan oleh perpustakaan adalah
selalu berupaya meng-update sistem informasi perpustakaan yang lebih
baru dan fleksibel dalam penggunaannya karena sistem informasi
perpustakaan diciptakan untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Selama ini sistem informasi yang kita kenal bagi perpustakaan
adalah cds/isis atau sipisis, dynix, simpus, siprus, openbiblio, koha,
athenium, senayan, openisis, winisis, dan sebagainya yang masing-masing
memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Sedangkan untuk
pengadaan sistem informasi itu sendiri ada yang didapatkan dengan
membeli dari pengembang software, membuat sendiri atau bahkan
mengunduh dari internet yang bersifat gratis dan legal yang terbukti
handal dan memiliki sarana komunikasi daring bagi yang merasa
kebingungan

mengaplikasikan

sistem

informasi

tersebut.

Bagi

perpustakaan, sistem informasi tersebut dinamakan sistem informasi
opensource.
Perpustakaan Daerah Tangerang Selatan merupakan salah satu
perpustakaan

umum

yang

mulai

menggunakan

sistem informasi

perpustakaan berupa sebuah aplikasi bernama IBRA v.6 untuk membantu

3

proses pelayanan yang ada di perpustakaan. Pihak perpustakaan
menyatakan alasan mengapa lebih memilih aplikasi IBRA v.6 ketimbang
yang lainnya adalah dikarenakan Mitra Perpustakaan yang sebagai
pengembang aplikasi tersebut menawarkan satu paket langsung yang berisi
sistem informasi yang digunakan oleh pihak intern perpustakaan serta
website perpustakaan daerah Tangerang Selatan yang menjadi jembatan
komunikasi antara pengguna dan pustakawan tanpa terikat ruang dan
waktu.
Pada awalnya, Perpustakaan

Daerah Tangerang Selatan hanya

menggunakan jasa pembuatan website dari ahli IT yang khusus menangani
di bidang perpustakaan bernama Teratama. Namun, pihak Teratama
menawarkan satu paket antara pembuatan website dan aplikasi manajemen
perpustakaan IBRA v.6 dengan metode One Payment. Penggunaan
aplikasi ini sendiri dimulai pada akhir tahun 2012 namun mulai efektif
awal tahun 2013.
IBRA v.6 sendiri merupakan sistem informasi perpustakaan yang
dikembangkan oleh Teratama 1. Menurut salah satu staf di Perpusda
Tangsel, sistem informasi ini cukup sederhana dan mudah untuk
digunakan, fitur yang terdapat didalam aplikasi ini cukup lengkap dan
dapat membantu pustakawan dalam mengelola perpustakaannya, seperti
pustaka tercetak, cetak Barcode, label dan kartu katalog buku, laporan dan
statistik, pustaka digital, pustaka multimedia, keanggotaan, sirkulasi

1

Mitra Perpustakaan, Generasi terbaru IBRA v.6, diakses pada tanggal 15 Maret 2014
pukul 14.28 WIB dari http://www.mitraperpustakaan.com

4

(peminjaman,

pengembalian,

perpanjangan),

interface

utama,

dan

interface pendukung.
Berdasarkan
membantu

pengalaman

aktifitas

di

penulis,

perpusda

pemanfaatan

Tangsel

ini

Ibra

seringkali

untuk
terjadi

ketidakcocokan. Salah satu contohnya, yaitu penulis meminjam tiga buku
dengan judul yang berbeda. Ketika ingin mengembalikan buku yang
dipinjam, tertera pada komputer di bagian sirkulasi (yang menggunakan
aplikasi IBRA) bahwa buku yang dipinjam sebanyak dua judul.
Oleh karena itu, penulis mengambil poin-poin otomasi Dania Bilal
dalam bukunya yang berjudul Automating Media Centers and Small
Libraries yang menjelaskan secara detail mengenai automasi perpustakaan
mulai dari tahap paling awal, yakni memahami secara matang mengenai
otomasi, keuntungan dan kerugian sistem terotomasi, modul-modul yang
terdapat didalamnya beserta fungsinya masing-masing, untuk tahap
selanjutnya dilakukan persiapan memulai kegiatan otomasi sistem di
perpustakaan, diawali dengan persiapan implementasi hingga evaluasi
sistem yang terotomasi.
Berdasarkan permasalahan diatas, penulis merasa tertarik untuk
mengkaji lebih mendalam dan mengadakan penelitian tentang
“Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu IBRA v.6 di
Perpustakaan Daerah Tangerang Selatan”.

5

B. Batasan dan Rumusan Masalah
1. Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan, maka
penulis membatasi masalah penelitian mengenai problematika teknis
pada implementasi menu-menu dan modul-modul sistem informasi
perpustakaan terpadu IBRA v.6 di Perpustakaan Daerah Tangerang
Selatan.
2. Rumusan Masalah
Dalam perumusan masalah ini penulis membuatnya menjadi
pertanyaan penelitian (Research Question), yaitu:
a. Bagaimana tahapan dalam implementasi sistem informasi IBRA ?
b. Bagaimana pemanfaatan dari sistem informasi ini?
c. Problematika apa yang dihadapi pada saat memanfaatkan IBRA v.6
ini?
d. Bagaimana solusi untuk menyelesaikan problematika tersebut?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui
problematika teknis dalam pemanfaatan IBRA v.6 di Perpustakaan
daerah

Tangerang

menyelesaikannya.

Selatan

dan

menemukan

solusi

untuk

6

2. Manfaat Penelitian
a. Manfaat Akademik
1) Menjadi acuan atau referensi bagi penelitian selanjutnya yang
memiliki kesamaan dengan topik penelitian ini.
2) Memberikan tambahan pengetahuan mengenai salah satu sistem
informasi perpustakaan terpadu.
b. Manfaat Praktis
1) Memberikan informasi mengenai kondisi riil perpustakaan
daerah Tangerang Selatan.
2) Menjadi bahan evaluasi bagi perpustakaan daerah Tangerang
Selatan.
D. Definisi Istilah
Definisi istilah penting untuk dicantumkan agar tidak terjadi
kesalahpahaman makna atau arti dari suatu istilah sehingga sesuai dengan
harapan penulis dan relevan dengan judul diatas.
Implementasi

: Pelaksanaan ; Penerapan.

Sistem Informasi

: Kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat

teknologi, media prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata
jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu
dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan
menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Terpadu

: Sudah dipadu ; disatukan, dilebur menjadi satu.

7

E. Sistematika Penulisan
BAB 1 PENDAHULUAN
Berisi tentang latar belakang penelitian, batasan dan rumusan
masalah, tujuan dan manfaat penelitian, definisi istilah yang dipakai, serta
sistematika penulisan.
BAB 2 TINJAUAN LITERATUR
Merupakan landasan teoritis yang berkaitan dengan penelitian ini
beserta ulasan kritis. Berisi tentang penjelasan mengenai sistem dan
otomasi serta penerapan sistem otomasi di perpustakaan.
BAB 3 METODE PENELITIAN
Di dalam bab ini akan dibahas mengenai jenis dan pendekatan
penelitian, sumber data, pemilihan informan, teknik pengolahan data,
teknik analisis data dan jadwal penelitian.
BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Didalam bab ini akan dibahas mengenai gambaran umum secara
singkat dari sistem otomasi yang ada di Perpustakaan Daerah Tangerang
Selatan dan dilanjutkan dengan hasil penelitian mengenai implementasi
sistem otomasi tersebut di Perpustakaan Daerah Tangerang Selatan.
BAB 5 PENUTUP
Berisi uraian tentang pokok-pokok kesimpulan dan saran-saran
yang perlu disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan
hasil penelitian ini. 2

2

Hajat, Nurahma. 2012. Pedoman Penulisan Skripsi. Jakarta. Universitas Negeri Jakarta

8

BAB II
TINJAUAN LITERATUR
A. Sistem Otomasi Perpustakaan
1. Sistem
Istilah sistem merujuk pada dua hal, yaitu pada sesuatu
wujud (entitas) atau benda yang memiliki tata aturan atau susunan
struktural dari bagian-bagiannya, dan kedua menunjuk pada suatu
rencana, metode, alat, atau tata cara untuk mencapai sesuatu. 3
Banyak definisi sistem yang tidak lengkap, karena hanya
menyebut semata-mata sesuatu benda yang terdiri dari bagian-bagian
yang saling berkaitan. Sebenarnya di dalam memandang sesuatu
sebagai suatu sistem itu terkandung anggapan bahwa bagian-bagian
yang saling berkaitan itu secara bersama-sama bergerak atau
melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan wujud atau benda
tersebut. 4
Konsep sistem juga dijelaskan bahwa sistem adalah suatu
totalitas yang terdiri dari komponen-komponen dan unsur-unsur yang
saling berinteraksi menuju suatu tujuan tertentu yang terdiri dari
beberapa subsistem yang berdiri sendiri namun saling berkaitan atau
bagian dari supersistem yang merupakan induknya, semuanya terpadu
membentuk totalitas. 5

3
4
5

Tatang M. Amirin. Pokok-pokok Teori Sistem. (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), h.4.
Ibid. h.4-5.
Bonar Simangunsong. Sistem Informasi Manajemen. (Jakarta: Panelrindo, 1991), h.5.

9

Penulis mendapatkan gambaran bahwa sistem merupakan
satu kesatuan komponen-komponen yang saling berkaitan untuk
menjalankan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
2. Otomasi
Peter Salim mengemukakan pengertian otomasi yakni
merupakan teknik atau sistem menjalankan atau mengendalikan
proses alat-alat serba otomatis dengan alat elektronis untuk
mengurangi penggunaan tenaga manusia. 6 Salim kemudian
memberikan pengertian otomasi dalam kamusnya yang lain, yaitu
perkembangan dan penggunaan peralatan secara mekanis yang
dikombinasikan

dengan

sistem

pengawasan

otomatis

atau

terotomatis. 7
Otomasi perpustakaan menurut Sulistyo Basuki adalah
penerapan teknologi informasi untuk kepentingan perpustakaan
serta konsep proses atau hasil membuat mesin swatindak atau
swakendali dengan menghilangkan campur tangan manusia dalam
proses tersebut. 8
Penulis mendapatkan kesimpulan tentang otomasi yakni
otomasi merupakan aplikasi atau penerapan teknologi informasi
dan komunikasi secara keseluruhan maupun bidang-bidang tertentu

6

Peter Salim. Salim’s Ninth Collegiate English – Indonesian Dictionary. (Jakarta: Modern English
Press, 2000). H.124.
7
Peter Salim. The Contemporary English – Indonesian Dictionary. (Jakarta: Modern English Press,
1991).
8
Sulistyo Basuki. Periodisasi Perpustakaan Indonesia. (Bandung: Remaja Rosdakarya, 1994).
h.96.

10

saja yang dapat mengurangi partisipasi manusia dalam melakukan
pekerjaan atau kegiatan sehari-hari perpustakaan.
3. Sistem Otomasi Perpustakaan
Sistem otomasi perpustakaan adalah seperangkat aplikasi
komputer untuk kegiatan di perpustakaan terutama bercirikan
penggunaan pangkalan data berukuran besar, dengan kandungan
cantuman tekstual yang dominan dan dengan fasilitas utama dalam
hal menyimpan, menemukan dan menyajikan informasi. 9

B. Implementasi Sistem Otomasi di Perpustakaan
Dalam mengimplementasi suatu sistem otomasi di perpustakaan
dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan perangkat keras,
instalasi dan percobaan perangkat lunak, pemeliharaan sistem dan keamanan,
pelatihan, evaluasi penggunaan sistem serta pemeliharaan database. 10
1. Persiapan Perangkat Keras
Langkah pertama dalam memulai menerapkan sistem
otomasi adalah mempersiapkan perangkat keras untuk menjalankan
sistem informasi perpustakaan. Perangkat keras merupakan
komponen dalam sistem otomasi yang secara fisik dapat dilihat dan

9

Putu Laxman Pendit. Perpustakaan Digital dari A sampai Z. (Jakarta: Cita Karyakarsa Mandiri,
2008). h.222.
10
Dania Bilal. Automating Media Centers and Small Libraries. (T.tp: Libraries Unlimited, 2002),
Ed.2, h.115

11

diraba keberadaannya. 11 Beberapa perangkat keras yang harus
dipersiapkan, yaitu :
a. Komputer
Komputer

adalah

serangkaian

ataupun

sekelompok

mesin

elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang
dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja
yang rapi dan teliti. 12
b. Printer
Printer adalah perangkat dimana perangkat itu akan bekerja apabila
pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang
bisa digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan
grafik ke dalam bentuk kertas dan sejenisnya. 13
c. Barcode Scanner
Barcode scanner adalah alat yang digunakan untuk membaca kodekode berbentuk garis-garis vertikal (disebut dengan barcode) yang
terdapat pada kebanyakan produk.
Selain perangkat keras, dibutuhkan juga perangkat lunak.
Perangkat lunak komputer merupakan sekumpulan data elektronik
yang disimpan dan diatur oleh komputer berupa program atau
instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Perangkat lunak
diartikan sebagai metode atau prosedur untuk mengoperasikan

11

Nico Rahmadi Wiharto, “3 Komponen Utama Pembangun Sistem Komputer (Hardware,
Software, dan Brainware),” artikel diakses pada 1 Januari 2016 dari
http://www.pintarkomputer.com/2014/09/3-komponen-utama-pembangun-sistem-komputerhardware-software-brainware.html
12
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, “Dasar-dasar Komputer Personal,” h.1
13
Ifan Andi Prastya, “Pengertian dan Fungsi Komputer.”

12

komputer agar sesuai dengan permintaan pemakai. Kecenderungan
dari perangkat lunak sekarang mampu diaplikasikan dalam
berbagai sistem operasi, mampu menjalankan lebih dari satu
program dalam waktu bersamaan (multi-tasking), kemampuan
mengelola data yang lebih handal, dan dapat dioperasikan secara
bersama-sama (multi-user).
2. Instalasi dan percobaan perangkat lunak
Setelah perangkat keras dan perangkat lunak telah tersedia,
langkah selanjutnya berupa instalasi perangkat lunak dan
dilanjutkan dengan mencoba semua fungsi-fungsi yang ada pada
perangkat lunak tersebut.
Banyak masalah dapat terjadi selama dan setelah instalasi.
Kegagalan untuk mengakses satu atau lebih modul adalah salah
satu masalah yang mungkin terjadi. Masalah lain mungkin
melibatkan penggunaan alat-alat disekitarnya, seperti barcode
scanner dan printer.
Tahap percobaannya yaitu dengan menguji sistem secara
menyeluruh, termasuk penggunaan semua perangkat di semua
modul merupakan hal yang penting untuk memastikan operasi
yang tepat dari sistem, kompatibilitas perangkat lunak dan
perangkat

keras,

serta

kesesuaian

dengan

kebutuhan

dan

persyaratan (atau spesifikasi) dari perpustakaan. 14

14

Dania Bilal. Automating Media Centers and Small Libraries. (T.tp: Libraries Unlimited, 2002),
Ed.2, h.117

13

3. Pemeliharaan sistem dan keamanan
Dalam

melakukan

pemeliharaan

sistem,

harus

memperhatikan beberapa hal berikut agar sistem tetap dalam
kondisi baik dan berjalan tanpa ada kesalahan.
a. Pengaturan lingkungan sekitar
Dalam penempatan stasiun komputer, perhitungkan cahaya
matahari langsung, atau panas, silau dari jendela, pola lalulalang dan kabel listrik yang ada. Semua perangkat keras,
termasuk stasiun komputer, server, hub dan perangkat
pendukung pengoperasian harus ditempatkan di tempat
yang

sejuk,

bersih

dan

aman.

Kabel-kabel

yang

menyatukan jaringan komputer harus dilindungi dengan
saluran untuk menghindari kemungkinan terinjak oleh
pengguna

sehingga

menyebabkan

kerusakan

serta

menghindari kehilangan data akibat kabel yang tidak
terkoneksi. Selain itu, pastikan komputer server beserta
kabelnya jauh dari jangkauan lalu-lalang pengguna.
Beberapa server juga harus memiliki UPS (Uninterruptible
Power

Supply)

untuk

menghindari

kemungkinan

pemadaman atau lonjakan listrik secara tiba-tiba.
b. Sistem Backup
Setiap

perpustakaan

harus

mengembangkan

strategi

penyimpanan data atau backup untuk sistem terotomasi guna
menghindari kerusakan data yang telah tersimpan. Kehilangan

14

data yang diakibatkan rusaknya hard disk, kebakaran,
pencurian, kelebihan muatan dan kesalahan penghapusan.
Melakukan backup data dapat dilakukan pada perangkat,
seperti hard disk tambahan, Zip atau Jazz drive, tapes, dan
floppy diskettes. Pastikan untuk mem-backup data setiap hari
dan keseluruhan data seminggu sekali.
c. Keamanan
Perpustakaan juga harus memiliki sistem keamanan untuk
menghindari pencurian material perpustakaan. Untuk sistem
terotomasi, perpustakaan harus mengantisipasi pencurian atau
perusakan data, terserang virus, atau akses kedalam sistem
tanpa izin oleh seorang hacker. 15 Hacker sendiri merupakan
istilah yang digunakan untuk merujuk seseorang

yang

memiliki kemampuan pada komputer dan sistem jaringan, atau
pengguna komputer yang mampu masuk kedalam sistem
komputer melalui jaringan, baik untuk keperluan monitoring
(melihat sistem), copying (pengambilan/pencurian data), atau
crashing (merusak sistem komputer) targetnya. 16
4. Pelatihan
Setiap sistem yang terotomasi, sesederhana apapun bentuknya,
tentu

memerlukan

pelatihan

cara

menggunakan

untuk

mengoperasikan sistem otomasi tersebut secara baik dan benar.

15

Ibid. h.118
Enid Gabriella Coleman. Hacker: The Johns Hapkins Encyclopedia of Digital Textuality. (T.t:
Duke Univ Press, 2011). H.2
16

15

Pelatihan yang dilakukan pun berbeda antara pustakawan dan
pengguna.
a. Staff Perpustakaan / Pustakawan
Berkenaan dengan hal ini, pendidikan dan pelatihan
mengenai teknologi informasi perlu dilakukan. Hal ini
bertujuan agar pustakawan dapat memberikan akses informasi
yang

diperlukan

bagi

pendidikan

dan

penelitian

di

perpustakaan, mampu mengimplementasikan sistem informasi
perpustakaan,

mampu

memberikan

informasi

tentang

pentingnya teknologi informasi di perpustakaan, serta mampu
meningkatkan pelayanan dan fungsi tenaga perpustakaan. 17
b. Pengguna / Pemustaka
Pelatihan bagi pemustaka dapat dilakukan dengan kegiatan
yang disebut dengan Bimbingan Perpustakaan. Bimbingan
perpustakaan merupakan bimbingan penggunaan perpustakaan
dengan menekankan pada prosedur khusus, koleksi, dan
kebijakan. Fokus bimbingan perpustakaan adalah penjelasan
mendalam terhadap bahan perpustakaan, mengkonsentrasikan
pada peralatan dan mekanisme, termasuk teknik penggunaan
indeks jurnal, sumber-sumber referensi, penggunaan katalog
kartu dan online, serta bibliografi. 18

17

I Putu Suhartika. ”Implementasi Teknologi Informasi sebagai Usaha Peningkatan Mutu Layanan
Perpustakaan”. Visi Pustaka . Vol.6 No.2, Desember 2004.
18
Rosa Widyawan. Indonesia Reference Service: Pelayanan Referensi, Bimbingan Pemustaka, dan
Literasi Informasi. Artikel diakses dari http://irs-reference.blogspot.com/2012/04/pelayananreferensi-bimbingan-pemustaka.html pada 11 Agustus 2015 pukul 13.05

16

5. Evaluasi Penggunaan Sistem
Setelah sistem otomasi diimplementasikan, pustakawan dan
pengguna telah diberi pelatihan-pelatihan, penggunaan sistem
termasuk

OPAC

juga

harus

dievaluasi.

Sistem

otomasi

menyediakan fitur penggunaan dan laporan statistik. Misalnya,
laporan di bagian sirkulasi, memberikan informasi tentang
penggunaan koleksi, usia koleksi, puncak aktivitas transaksi, serta
penggunaan koleksi ditempat. 19
Laporan kegiatan pengkatalogan dapat mengidentifikasi
kekurangan dalam catatan MARC. Machine Readable Catalouging
(MARC) merupakan salah satu hasil dan juga sekaligus salah satu
syarat penulisan katalog koleksi bahan pustaka perpustakaan. 20
Oleh karena itu, catatan MARC harus dievaluasi secara teratur.
Pemeliharaan Database (Pangkalan Data)
Database (Pangkalan Data) secara umum dapat dikatakan
sebagai repositori data. Data-data yang semakin hari kian
bertambah,

membuat

kapasitas

bangunan

perpustakaan

mengharuskan semua bahan pustakanya dikonversi ke dalam
bentuk yang lebih mudah untuk disimpan namun tetap mempunyai
fleksibilitas yang tinggi dalam hal temu-balik informasinya. 21

19

Dania Bilal. Automating Media Centers and Small Libraries. (T.tp: Libraries Unlimited, 2002)
Ed.2, h.121.
20
Ikhwan Arief. “Konsep dan Perencanaan dalam Automasi Perpustakaan“ dalam makalah
seminar dan workshop sehari Membangun Jaringan Perpustakaan Digital dan Otomasi
Perpustakaan Menuju Masyarakat Berbasis Pengetahuan. UMM 4 Oktober 2003. h. 6.
21
“Database and Database Management”. An Introduction to Database Concepts. Sec.9, h.2

17

Modul Sirkulasi, katalogisasi, akuisisi dan Inter Library Loan
(ILL) mempunyai catatan data yang harus dipelihara. Meskipun
menjaga akurasi catatan di setiap modul tersebut penting, modul
katalog yang menyimpan rekaman MARC harus diprioritaskan.
Hal ini karena Modul katalog mempengaruhi secara langsung
kepada pengguna untuk mengambil informasi. 22
Pembersihan database juga sangat penting dengan penggunaan
web, terutama sangat banyaknya database MARC yang dapat
diakses secara gratis. Layanan MARC berbasis web menyediakan
sarana yang cepat dan ekonomis untuk memperoleh catatan
MARC, tapi banyak dari mereka, terutama yang gratis,
mengandung kesalahan dan bermasalah. Oleh karena itu, perlu
dilakukan pembersihan

database

untuk

menjaga

integritas

database bibliografi. Pembersihan database dapat dilakukan
setelah catatan selesai dikonversi.
Selama proses konversi catatan, banyak eror dan ketidakakuratan
mungkin terjadi, termasuk catatan yang tidak selaras, indikator yang
tidak tepat, bidang yang tidak lengkap, bidang yang hilang, tanda baca
yang tidak konsisten, dan kesalahan ketik. Semua kesalahan dan
ketidakakuratan itu mengharuskan untuk melakukan pemeliharaan
database.

22

Dania Bilal. Automating Media Centers and Small Libraries. (T.tp: Libraries Unlimited, 2002)
Ed.2, h.122

18

C. Penelitian Relevan
Sebelum melakukan penelitian ini, terlebih dahulu penulis melakukan
tinjauan pustaka dan mencari ide untuk memulai penelitian ini. Beberapa
penelitian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan penulis,
diantaranya :
1. Indra Giantoni Rossi, Penerapan Sistem Otomasi pada Perpustakaan
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat

Universitas Islam Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta (Skripsi Mahasiswa Universitas Islam Negeri
Syarif Hidayatullah Jakarta, Tahun 2008).
Pada penelitian ini menjelaskan penerapan sistem otomasi
Bookmark yang mencakup di bagian Pengadaan, Sirkulasi, Pengolahan
Koleksi, dan Penelusuran bagi pengguna berupa katalog online
(komputer).
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang akan diteliti oleh
penulis yaitu terletak pada Sistem Aplikasi yang digunakan berupa
Bookmark oleh penelitian ini sedangkan penulis akan meneliti IBRA
v.6. Selain itu, penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Fakultas
Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta, sedangkan penulis melakukan penelitian di Perpustakaan
daerah Tangerang Selatan.
Adapun persamaan penelitian ini, yaitu jenis penelitian yang
digunakan berupa penelitian deskriptif. Selain itu, pendekatan
penelitian juga sama berupa penelitian kualitatif.

19

2. Priyo Supriyadi, “Implementasi Sistem Otomasi MyPustaka dalam
Upaya

Meningkatkan

Layanan

Perpustakaan

:

Studi

Kasus

Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis” (Skripsi Mahasiswa UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta, Tahun 2014).
Persamaan penelitian ini dengan penelitian penulis, yaitu metode
penelitian yang digunakan, berupa penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif.
Namun, terdapat perbedaannya berupa tujuan yang ingin dicapai.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan layanan perpustakaan
melalui implementasi sistem otomasi, sedangkan penelitian penulis
bertujuan untuk mengetahui problematika teknis dalam memanfaatkan
sistem informasi yang digunakan.

20

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan
Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian deskriptif.
Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha memberikan
dengan sistematis dan cermat fakta-fakta aktual dan sifat populasi
tertentu. 23
Alasan penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif yaitu agar
objek penelitian dapat dibuat secara sistematis, faktual dan akurat tanpa
membuat suatu perbandingan, perhubungan, dan lain-lain.
Pendekatan penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian
kualitatif. Penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Guba adalah prosedur
penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau
lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. 24 Penelitian
kualitatif memiliki karakteristik-karakteristik dalam proses meneliti,
berupa penelusuran masalah dan mengembangkan pemahaman secara rinci
dari fenomena yang ada, memiliki tinjauan literatur yang memainkan
peran

kecil

namun

membenarkan

masalah,

mengumpulkan

data

berdasarkan sejumlah kecil orang sehingga diperoleh pandangan

23

J. Sitorus. Metodologi Penelitian Pendidikan. (Bandung : Tarsito, 1990) h.10.
Uhar Suharsaputra. Metode Penelitian : Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan. (Bandung : Refika
Aditama,2014) h.181.

24

21

partisipan, dan analisa data secara deskripsi dan menginterpretasikan
makna yang lebih besar dari temuan di lapangan. 25

B. Sumber Data
Data merupakan bahan mentah yang nantinya akan diolah menjadi
informasi yang berguna dan dapat diinterpretasikan kembali. Penelitian
menggunakan data sebagai bahan baku untuk mendapat kesimpulan
tentang suatu masalah. 26 Sumber Data terbagi kedalam dua bentuk utama,
yakni sumber data primer dan sumber data sekunder.
1. Sumber Data Primer adalah sumber data yang langsung memberikan
data kepada pengumpul data. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti
langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan.
Data primer yang dimaksud dalam penelitian ini merupakan kondisi
langsung dari aktivitas di Perpustakaan Daerah Tangerang Selatan,
terutama dalam pemanfaatan sistem otomasinya.
2. Sumber Data Sekunder adalah sumber yang tidak langsung
memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain
atau lewat dokumen.. Data ini dapat ditemukan dengan cepat. Dalam
penelitian ini yang menjadi sumber data sekunder adalah literatur,
artikel, jurnal, serta situs di internet yang berkenaan dengan penelitian
yang dilakukan. 27

25

Creswell, John W. Educational Research : Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative
and Qualitative Research. (USA : Pearson Education, 2012). H.16
26
Nicholas Walliman. Research Methods : The Basics. (New York : Routledge, 2011).h.65
27
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (Bandung : Alfabeta, 2009).
h.225.

22

C. Pemilihan Informan
Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan metode
purposive sampling, yakni penulis cenderung memilih informan yang
memenuhi kriteria-kriteria tertentu dan dianggap mengetahui kondisi pada
lokasi penelitian dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data yang
akurat serta mengetahui masalahnya secara mendalam. 28
Informan penelitian disini terdiri dari dua orang yang berasal dari
pihak perpustakaan, yaitu Bapak Iif Miftahuddin sebagai Staf IT
Perpustakaan dan Bapak Arif sebagai Staf di bagian Sirkulasi. Penulis
tidak memasukkan pengguna sebagai informan dikarenakan tidak
mengetahui permasalahan secara mendalam.

D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu :
1. Wawancara
Wawancara dapat didefinisikan sebagai interaksi bahasa yang
berlangsung antara dua orang dalam situasi saling berhadapan, yaitu
salah seorang yang melakukan wawancara meminta informasi atau
ungkapan kepada orang yang akan diteliti yang berputar di sekitar
pendapat dan keyakinannnya. 29
Disini penulis akan mewawancarai informan yang telah ditentukan
sebelumnya dengan metode wawancara semi terstruktur. Pelaksanaan
wawancara ini lebih bebas daripada wawancara terstruktur. Tujuan
28
29

Nasution. Metode Research : Penelitian Ilmiah. (Jakarta : Bumi Aksara, 2007). h.98
Emzir M. Analisis Data : Metodologi Penelitian Kualitatif. (Jakarta : Rajawali Pers, 2011). h.50.

23

wawancara jenis ini adalah untuk menentukan permasalahan secara
lebih terbuka, dimana pihak yang diwawancarai diminta pendapat dan
ide-idenya.
2. Observasi
Observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan. penelitian
kualitatif atau naturalistik sangat mementingkan observasi sebagai alat
pengumpul data, yakni dengan melihat dan mendengarkan. Dalam hal
ini, penulis melihat dan mendengarkan segala aktivitas di Perpustakaan
Daerah Tangerang Selatan yang berhubungan atau menggunakan
langsung sistem otomasi perpustakaan, terutama software IBRA.
Pengamatan yang dilakukan pun secara Covert. Pengamatan
Covert merupakan pengamatan yang dilakukan secara tersembunyi
agar dapat diperoleh data yang valid dan reliable, yang dapat
dipercaya karena tidak dibuat-buat. 30
3. Studi Dokumentasi
Selain melakukan wawancara dan observasi, penulis juga
mendapatkan data dan informasi penunjang dalam penelitian ini
dengan menggunakan metode studi dokumentasi, yaitu dengan
membaca dan mempelajari dokumen-dokumen yang ditulis oleh orang
lain yang berhubungan dengan Implementasi sistem otomasi
perpustakaan.

30

S. Nasution. Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. (Bandung : Tarsi

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23