Validitas Eksternal Transferability Reliabilitas Dependability

Aldy sampurna, 2015 IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Merujuk pada pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa untuk menunjang hasil penelitian dan dapat meningkatkan kepercayaan dan kebenaran data, peneliti harus menggunakan bahan-bahan dokumentasi berupa hasil rekaman wawancara dengan subjek penelitian, foto-foto dan lainya yang diambil dengan cara yang tidak menarik perhatian informasi dan tidak mengganggu, sehingga informasi yang dibutuhkan akan diperoleh dengan tingkat keabsahan yang tinggi.

f. Member check

Member check sebagaimana di ungkapkan Sugiyono 2012, hlm. 276 bahwa: Member check adalah, proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data. Tujuan member check adalah untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. Apabila data yang ditemukan disepakati oleh para pemberi data berarti data tersebut valid, sehingga semakin kredibeldipercaya, tetapi apabila data yang ditemukan peneliti dengan berbagai penafsirannya tidak disepakati oleh pemberi data, maka peneliti perlu melakukan diskusi dengan pemberi data, dan apabila perbedaannya tajam, maka peneliti harus merubah temuannya, dan harus menyesuaikan dengan apa yang diberikan pemberi data. Berdasarkan pemaparan di atas maka dalam penelitian ini, peneliti menggunakan cara member check kepada subjek penelitian diakhir kegiatan penelitian lapangan tentang fokus yang diteliti yakni tentang implementasi kebijakan mengenai pelayanan kesehatan gratis yang diberikan kepada masyarakat oleh pemerintah Kabupaten Kuningan.

2. Validitas Eksternal Transferability

Transferability ini merupakan validitas eksternal dalam penelitian kualitatif, validitas eksternal yang menunjukan ketepatan atau dapat diterapkanya hasil penelitian ke populasi dimana sample tersebut diambil, seperti yang dikemukan oleh Sugiyono 2012, hlm. 276 yakni: Nilai transfer ini berkenaan dengan pertanyaan, hingga mana hasil penelitian dapat diterapkan atau digunakan dalam situasi lain. Bagi peneliti naturalistik, nilai transfer bergantung pada pemakaian, hingga manakala hasil penellitian tersebut dapat digunakan dalam konteks dan situasi sosial lain. Peneliti sendiri tidak menjamin “validitas eksternal”. Aldy sampurna, 2015 IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Seperti yang dikemukakan oleh Sanafiah Faisal, dalam Sugiyono, 2012, hlm. 277 mengenai laporan penelitian dan hasil penelitian yaitu: Bila pembaca laporan penelitian memperoleh gambaran yang sedemikian jelasnya, “semacam apa” suatu hasil penelitian dapat diberlakukan Transferability, maka laporan tersebut memenuhi standar transferabilitas. Bedasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai transfer yang digunakan harus berkenaan dengan pertanyaan yang diajukan, guna mencapai hasil penelitian yang dapat diterapkan dalam situasi lain, agar orang lain dapat memahami hasil penelitian kualitatifnya, sehingga ada kemungkinan untuk menerapkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti harus membuat laporannya secara terperinci, jelas, sistematis dan dapat dipercaya .

3. Reliabilitas Dependability

Menurut Sugiyono 2012, hlm. 277 suatu penelitian yang reliabel adalah apabila orang lain dapat mengulangimerepleksikan proses penelitian tersebut. Dalam penelitian kualitatif, uji depenability dilakukan dengan melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian Dalam penelitian ini, menggunakan pengujian depenability yaitu dengan cara melakukan auditing terhadap keseluruhan proses penelitian, caranya dilakukan oleh auditor yang independent, atau pembimbing untuk mengaudit keseluruhan aktivitas peneliti dalam melakukan penelitian.

4. Objektivitas Confirmability

Dokumen yang terkait

EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

0 3 28

Tingkat Konfirmasi Masyarakat Sukoharjo terhadap Mutu Layanan Kesehatan Dasar Gratis Sebagai Perwujudan Hak Sehat Bagi Warga Negara

0 3 9

Tingkat Konfirmasi Masyarakat Sukoharjo terhadap Mutu Layanan Kesehatan Dasar Gratis Sebagai Perwujudan Hak Sehat Bagi Warga Negara

0 4 9

TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA PENGOBATAN TRADISIONAL DI BIDANG PELAYANAN KESEHATAN UNTUK MEMENUHI HAK-HAK PASIEN SEBAGAI KONSUMEN JASA.

0 3 13

PENDAHULUAN TANGGUNGJAWAB RUMAH SAKIT PRIVAT DI BIDANG PELAYANAN KESEHATAN DALAM MEMENUHI HAK PASIEN TIDAK MAMPU.

0 2 24

PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Warga Binaan Pemasyarakatan Dalam Mewujudkan Derajat Kesehatan Optimal (Studi Kasus di Rumah Tahanan Negara Klas I Surakarta).

0 2 14

PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Warga Binaan Pemasyarakatan Dalam Mewujudkan Derajat Kesehatan Optimal (Studi Kasus di Rumah Tahanan Negara Klas I Surakarta).

0 3 19

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN - repository UPI S PKN 1104733 Title

0 0 5

HAK ATAS KESEHATAN BAGI WARGA NEGARA MIS

0 0 5

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PASIEN SEBAGAI KONSUMEN JASA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD BUMIAYU

0 0 13