Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas Terhadap Harga Saham Pada Industri Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

SKRIPSI

PENGARUH RASIO PROFITABILITAS DAN RASIO
SOLVABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM
PADA INDUSTRI MAKANAN DAN
MINUMAN YANG TERDAFTAR
DI BURSA EFEK INDONESIA

OLEH
NAMA

:

ANDRI MAYPRIZAL

NIM

:

090522053

PROGRAM STUDI STRATA I AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Pengaruh Rasio
Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas Terhadap Harga Saham Pada Industri
Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia” adalah benar
hasil karya saya sendiri dan judul ini belum pernah dimuat, dipublikasikan, atau
diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks penulisan skripsi untuk program S1
Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Semua
sumber data dan informasi yang diperoleh telah dinyatakan dengan jelas, benar,
apa adanya dan apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia
menerima sanksi yang ditetapkan oleh Universitas Sumatera Utara.

Medan, 27 Juni 2011
Peneliti,

Andri Mayprizal
NIM 090522053

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
berkat dan kuasa-Nya, saya dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan
baik. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas
terhadap Harga Saham pada Perusahaan Industri Makanan dan Minuman yang
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia?”, disusun dalam rangka memenuhi salah satu
syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Program S1 Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
Selama proses penyusunan skripsi ini, saya telah memperoleh bimbingan,
dorongan, semangat, nasehat, dan bantuan baik secara moril maupun materil dari
berbagai pihak. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima
kasih kepada:
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec. selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak. selaku Ketua Program Studi S1
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Dra. Mutia Ismail, MM, Ak. selaku Sekretaris Program Studi S1
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
4. Ibu Dra. Salbiah, M.Si, Ak. selaku Dosen Pembimbing yang telah
meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga sehingga saya dapat menyelesaikan
skripsi ini.

Universitas Sumatera Utara

5. Bapak Drs. Rustam, M.Si, Ak. selaku Dosen Penguji I dan Bapak Abdillah
Arif, SE, M.Si, Ak. selaku Dosen Penguji II atas segala masukan dan saran
yang telah diberikan.
6. Kedua orang tua saya, Yahya dan Fatimawati yang senantiasa melimpahkan
cinta dan kasih sayangnya serta selalu mendoakan dan mendukung saya
dalam penyelesaian skripsi ini.
Akhir kata, saya menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
kesempurnaan skripsi ini. Saya berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua
pihak. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan berkat dan karunia-Nya.

Medan, 27 Juni 2011
Peneliti,

Andri Mayprizal
NIM 090522053

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profit Margin on
Sales (NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), Earning Per
Share (EPS), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term
Debt to Equity Ratio (LTDtER) terhadap harga saham pada industri makanan dan
minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian asosiatif kausal.
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 19 perusahaan makanan dan minuman
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007 sampai dengan
tahun 2009 dan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 11 perusahaan. Metode
purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel. Jenis data dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari website BEI yaitu
www.idx.co.id dan dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi. Variabel dependen
yang digunakan adalah harga saham, sedangkan variabel independen yang
digunakan adalah NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, LTDtER. Penelitian ini
menggunakan analisis regresi linear berganda untuk analisis statistik dan model
regresi telah diuji terlebih dahulu dalam uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel independen
yang diteliti yaitu NPM, ROI, ROE, DAR, DER, dan LTDtER tidak berpengaruh
signifikan terhadap harga saham. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa
NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, dan LTDtEr berpengaruh signifikan terhadap
harga saham.

Kata kunci : Profit Margin on Sales, Return On Investment, Return On
Equity, Earning Per Share, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity
Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio, harga saham,
perusahaan makanan dan minuman.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

This research aims to analyze the influence of Profit Margin on Sales
(NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), Earning Per
Share (EPS), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term
Debt to Equity Ratio (LTDtER) toward the stock price of food and beverage
companies listed in Indonesia Stock Exchange.
The design used in this research is causal associative. Population of this
research are 19 food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange
during the period of 2007-2009 and the sample consists of 11 companies.
Purposive sampling method is used for the sample selection. Data used in this
research is secondary data obtained from www.idx.co.id and Indonesian Capital
Market Directory (ICMD). Data collection method used is the documentation
study. The dependent variable is the stock price, while the independent variables
are NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, LTDtER. This research uses multilinear
regression analysis for statistical analysis and the regression models have firstly
been tested in the classical assumption test.
The partially test indicated that, independent variable NPM, ROI, ROE,
DAR, DER, and LTDtER does not significantly influence the stock price. The
simultaneously test of NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, and LTDtER give a
significant influence to the stock price.

Key word

: Profit Margin on Sales, Return On Investment, Return On
Equity, Earning Per Share, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity
Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio,stock price, food and
beverage companies.

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

PERNYATAAN .......................................................................................................

i

KATA PENGANTAR ............................................................................................

ii

ABSTRAK ..............................................................................................................

iv

ABSTRACT ............................................................................................................

v

DAFTAR ISI ...........................................................................................................

vi

DAFTAR TABEL ...................................................................................................

ix

DAFTAR GAMBAR ..............................................................................................

x

DAFTAR LAMPIRAN ..........................................................................................

xi

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..............................................................................

1

B. Perumusan Masalah ......................................................................

4

C. Tujuan Penelitian ..........................................................................

4

D. Manfaat Penelitian ........................................................................

5

E. Batasan Penelitian .........................................................................

5

F. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian ............................

6

1. Kerangka Konseptual Penelitian ...............................................

6

2. Hipotesis Penelitian ...................................................................

8

Universitas Sumatera Utara

BAB II

BAB III

TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teoritis ...........................................................................

10

1. Informasi Akuntansi Keuangan ................................................

10

2. Pengertian Rasio .......................................................................

12

3. Rasio Profitabilitas ....................................................................

13

a. Margin Laba atas Penjualan (Net Profit Margin) .................

13

b. Hasil Pengembalian Investasi (Return On Investment) .........

14

c. Hasil Pengembalian Ekuitas (Return On Equity) ..................

14

d. Laba Per Lembar Saham (Earning Per Share) ......................

14

4. Rasio Solvabilitas ......................................................................

15

a. Debt to Asset Ratio (DAR) .....................................................

15

b. Debt to Equity Ratio (DER) ...................................................

15

c. Long Term Debt to Equity Ratio (LTDtER) ...........................

16

5. Saham .........................................................................................

16

a. Pengertian Saham ..................................................................

16

b. Jenis-jenis Saham ..................................................................

17

c. Harga Saham ..........................................................................

20

d. Analisis Saham .......................................................................

21

e. Penilaian Saham .....................................................................

23

f. Faktor-faktor yang Memengaruhi Harga saham .....................

25

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu ........................................................

28

METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian ............................................................................

Universitas Sumatera Utara

30

B. Populasi dan Sampel Penelitian .....................................................

30

C. Jenis dan Sumber Data ..................................................................

32

D. Teknik Pengumpulan Data .............................................................

33

E. Jadwal Penelitian ...........................................................................

33

F. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel .............................

33

G. Metode Analisis Data .....................................................................

35

1. Pengujian Asumsi Klasik ............................................................

35

2. Pengujian Hipotesis .....................................................................

37

) .........................................................

39

3. Koefisien Determinasi (
BAB IV

ANALISIS HASIL PENELITIAN
A. Data Penelitian ................................................................................

40

B. Statistik Deskriptif ..........................................................................

43

C. Pengujian Asumsi klasik .................................................................

44

1. Uji Normalitas .............................................................................

45

2. Uji Multikolinearitas ...................................................................

50

3. Uji Heterokedastisitas .................................................................

51

4. Uji Autokorelasi ..........................................................................

54

D. Pengujian Hipotesis .........................................................................

55

1. Koefisien Determinasi (

) .........................................................

55

2. Analisis Regresi ...........................................................................

57

3. Uji Signifikansi Parsial (Uji t) .....................................................

58

4. Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ................................................

59

E. Pembahasan Hasil Penelitian ...........................................................

60

Universitas Sumatera Utara

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan .....................................................................................

64

B. Saran ...............................................................................................

65

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................

67

LAMPIRAN ..............................................................................................................

69

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
Nama

Halaman

Tabel 2.1 Tabel Penelitian Terdahulu ......................................................................

28

Tabel 3.1 Daftar Populasi dan Sampel Penelitian ....................................................

31

Tabel 3.2 Jadwal Penelitian ......................................................................................

33

Tabel 3.3 Operasional dan Pengukuran Variabel ......................................................

34

Tabel 4.1 Daftar Sampel Perusahaan Makanan dan Minuman .................................

40

Tabel 4.2 Data Variabel Penelitian Tahun 2007 .......................................................

41

Tabel 4.3 Data Variabel Penelitian Tahun 2008 .......................................................

42

Tabel 4.4 Data Variabel Penelitian Tahun 2009 .......................................................

42

Tabel 4.5 Statistik Deskriptif ....................................................................................

43

Tabel 4.6 Hasil Uji Normalitas .................................................................................

45

Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Setelah Transformasi Logaritma Natural ...............

47

Tabel 4.8 Hasil Uji Multikolinearitas .......................................................................

50

Tabel 4.9 Hasil Uji Multikolinearitas Setelah Tindakan Perbaikan .........................

51

Tabel 4.10 Hasil Uji Autokorelasi ............................................................................

54

Tabel 4.11 Koefisien Determinasi (

) ....................................................................

56

Tabel 4.12 Analisis Regresi ......................................................................................

57

Tabel 4.13 Hasil Uji t ..............................................................................................

58

Tabel 4.14 Hasil Uji F ..............................................................................................

59

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR
Nama

Halaman

Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Penelitian ..........................................................

6

Gambar 4.1 Histogram .............................................................................................

48

Gambar 4.2 Grafik Normal Plot ...............................................................................

49

Gambar 4.3 Hasil Uji Heterokedastisitas ................................................................

53

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN
Nama

Halaman

Lampiran i Daftar Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI .......

69

Lampiran ii Hasil Output SPSS .................................................................................

70

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profit Margin on
Sales (NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), Earning Per
Share (EPS), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term
Debt to Equity Ratio (LTDtER) terhadap harga saham pada industri makanan dan
minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian asosiatif kausal.
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 19 perusahaan makanan dan minuman
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007 sampai dengan
tahun 2009 dan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 11 perusahaan. Metode
purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel. Jenis data dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari website BEI yaitu
www.idx.co.id dan dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi. Variabel dependen
yang digunakan adalah harga saham, sedangkan variabel independen yang
digunakan adalah NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, LTDtER. Penelitian ini
menggunakan analisis regresi linear berganda untuk analisis statistik dan model
regresi telah diuji terlebih dahulu dalam uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel independen
yang diteliti yaitu NPM, ROI, ROE, DAR, DER, dan LTDtER tidak berpengaruh
signifikan terhadap harga saham. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa
NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, dan LTDtEr berpengaruh signifikan terhadap
harga saham.

Kata kunci : Profit Margin on Sales, Return On Investment, Return On
Equity, Earning Per Share, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity
Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio, harga saham,
perusahaan makanan dan minuman.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

This research aims to analyze the influence of Profit Margin on Sales
(NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), Earning Per
Share (EPS), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term
Debt to Equity Ratio (LTDtER) toward the stock price of food and beverage
companies listed in Indonesia Stock Exchange.
The design used in this research is causal associative. Population of this
research are 19 food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange
during the period of 2007-2009 and the sample consists of 11 companies.
Purposive sampling method is used for the sample selection. Data used in this
research is secondary data obtained from www.idx.co.id and Indonesian Capital
Market Directory (ICMD). Data collection method used is the documentation
study. The dependent variable is the stock price, while the independent variables
are NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, LTDtER. This research uses multilinear
regression analysis for statistical analysis and the regression models have firstly
been tested in the classical assumption test.
The partially test indicated that, independent variable NPM, ROI, ROE,
DAR, DER, and LTDtER does not significantly influence the stock price. The
simultaneously test of NPM, ROI, ROE, EPS, DAR, DER, and LTDtER give a
significant influence to the stock price.

Key word

: Profit Margin on Sales, Return On Investment, Return On
Equity, Earning Per Share, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity
Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio,stock price, food and
beverage companies.

Universitas Sumatera Utara

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pasar modal sebagai salah satu sarana penghimpun dana dari masyarakat
sangat berperan di dalam meningkatkan perekonomian dimana dana-dana yang
terhimpun digunakan sebagai sumber pembiayaan bagi perusahaan-perusahaan
sehingga terjadi alokasi dana yang efisien sekaligus mempertinggi terciptanya
kesempatan kerja. Perusahaan dapat menambah keuangan sebagai sumber dana di
dalam pasar modal yang digunakan dalam rangka mempertahankan kelangsungan
hidup perusahaan serta untuk keperluan pengembangan dan ekspansi.
Sebelum melakukan keputusan investasi, investor dihadapkan pada keinginan
untuk mendapatkan hasil pengembalian yang maksimal dari nilai investasi dan
tingkat risiko yang dihadapi. Karena aktivitas investasi di dalam pasar modal
merupakan aktivitas yang dihadapkan dengan berbagai macam resiko dan
ketidakpastian yang sangat sulit untuk diprediksi, maka untuk mengurangi
kemungkinan daripada tingkat risiko ketidakpastian yang akan terjadi, investor
atau pemodal membutuhkan berbagai macam informasi sebagai pendukung yang
dapat dijadikan pedoman dalam menentukan keputusan sebelum melakukan
investasi.
Kurang

efisiennya

perekonomian

dan

rentannya

sektor

keuangan

menyebabkan para pelaku bisnis harus mempertimbangkan dan menilai secara
hati-hati risiko perusahaan sebelum mereka mengambil keputusan. Oleh karena

Universitas Sumatera Utara

itu pelaku bisnis memerlukan analisis yang cermat guna mengevaluasi apakah
investasi tersebut dapat menghasilkan keuntungan yang diharapkan atau tidak.
Pelaku bisnis dalam hal ini investor harus menilai kinerja perusahaan dengan
melihat laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang diterbitkan
perusahaan harus menyediakan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk
pelaku bisnis dalam keputusan ekonomi. Di dalam menganalisis prospek
perkembangan dan profitabilitas perusahaan investor harus memahami dan
mengerti informasi mengenai rasio keuangan. Investasi yang baik sebaiknya
dilakukan pada industri yang tumbuh sesuai dengan pertumbuhan ekonomi
nasional dan industri tersebut berada dalam tahap pengembangan. Industri yang
mampu tumbuh lebih baik dari pertumbuhan ekonomi harus diperhatikan oleh
pemodal karena perusahaan-perusahaan yang beroperasi di dalam industri ini
memiliki peluang besar untuk memperoleh profitabilitas yang tinggi.
Setiap investor yang melakukan investasi di pasar modal mengharapkan
keuntungan dari dana yang ditanamkan. Ada investor yang memiliki tujuan untuk
memperoleh deviden dan ada pula yang berharap memperoleh capital gain yaitu
selisih antara harga investasi sekarang dengan harga periode yang lalu. Kekuatan
analisis ini akan memberikan informasi kepada investor tentang waktu yang tepat
membeli saham tertentu dan kapan menjual saham atau keluar dari pasar.
Ditinjau dari sudut pandang investor, salah satu indikator penting untuk
menilai prospek perusahaan dimasa datang adalah dengan melihat sejauh mana
pertumbuhan profitabilitas perusahaan. Indikator ini sangat penting diperhatikan
untuk mengetahui sejauh mana investasi yang akan dilakukan investor di suatu

Universitas Sumatera Utara

perusahaan mampu memberikan return yang sesuai dengan tingkat yang
diisyaratkan investor. Dua rasio yang digunakan pada penelitian ini adalah rasio
profitabilitas dan rasio solvabilitas. Karena kedua rasio ini dianggap paling
mampu dalam menggambarkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Rasio
profitabilitas mampu mengukur efisiensi penggunaan aktiva perusahaan dan
memberi gambaran tentang efektivitas pengelolaan perusahaan. Hal ini
ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi.
Penggunaan

rasio

profitabilitas

dapat

dilakukan

dengan

menggunakan

perbandingan antara berbagai komponen yang ada di laporan keuangan, terutama
laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi. Tujuannya adalah agar terlihat
perkembangan perusahaan dalam rentang waktu tertentu, baik penurunan atau
kenaikan, sekaligus mencari penyebab perubahan tersebut.
Rasio solvabilitas mampu mengukur kemampuan perusahaan untuk
membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang
apabila perusahaan dibubarkan (dilikuidasi). Dalam prakteknya, apabila dari hasil
perhitungan, perusahaan ternyata memiliki rasio solvabilitas yang tinggi, hal ini
akan berdampak timbulnya resiko kerugian lebih besar, tetapi juga ada
kesempatan mendapat laba juga besar. Sebaliknya apabila perusahaan memiliki
rasio solvabilitas lebih rendah tentu memiliki resiko kerugian lebih kecil pula,
terutama pada saat perekonomian menurun. Dampak ini juga mengakibatkan
rendahnya tingkat hasil pengembalian (return) pada saat perekonomian tinggi.
Mengenai pemilihan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia, peneliti memiliki alasan tertentu karena industri makanan dan

Universitas Sumatera Utara

minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia merupakan industri yang
memiliki tingkat likuiditas yang cukup tinggi dibandingkan dengan perusahaan
lainnya dan perputarannya cepat karena produk yang dijual merupakan produk
yang jangka waktunya lebih singkat dibandingkan dengan produk yang lain.
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas, maka peneliti ingin
meneliti lebih lanjut mengenai pengaruh signifikan rasio profitabilitas dan rasio
solvabilitas dengan judul Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas
Terhadap Harga Saham Pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka perumusan masalah
dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh rasio profitabilitas dan rasio
solvabilitas terhadap harga saham pada perusahaan industri makanan dan
minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio
profitabilitas dan rasio solvabilitas terhadap harga saham pada industri makanan
dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Universitas Sumatera Utara

D. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini antara lain:
1. Bagi peneliti, sebagai bahan masukan apabila dimintai pendapat mengenai
pengaruh rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas terhadap harga saham pada
industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,
2. Bagi investor, sebagai bahan masukan dalam memprediksi perubahan harga
saham sehingga investor dapat memperoleh keuntungan,
3. Bagi peneliti lain, sebagai bahan masukan dalam menyempurnakan penelitianpenelitian sejenis dimasa yang akan datang.

E. Batasan Penelitian
Peneliti mencoba membuat batasan masalah dalam penulisan proposal
penelitian ini yaitu:
1. Pada penelitian ini data diperoleh berdasarkan data sekunder yaitu berupa
laporan keuangan perusahaan dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009,
2. Harga saham yg dimaksud pada penelitian ini adalah harga saham penutupan
(closing price),
3. Peneliti melakukan pengamatan terhadap harga saham hanya dari segi
fundamental perusahaan dengan mengabaikan kondisi makro ekonomi yang
juga berpengaruh pada harga saham seperti keadaan ekonomi, tingkat inflasi,
situasi politik, dan lain-lain.

Universitas Sumatera Utara

F. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian
1. Kerangka Konseptual Penelitian

Profit Margin On Sales(X1)

Return On Investment (ROI) (X2)
H1
Return On Equity (ROE) (X3)

H2
H3

Earning Per Share of Common
Stocks (X4)

H4

Harga Saham
(Y)

H5
H6
Debt To Asset Ratio (DAR) (X5)

H7

Debt To Equity Ratio (DER) (X6)

Long Term Debt to Equity Ratio
(LTDtER) (X7)

H8
Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Penelitian
Sumber: Diolah Peneliti (2011)

Universitas Sumatera Utara

Menurut Jurusan Akuntansi (2004:13) Kerangka konseptual merupakan
sintesis atau ekstrapolasi dari tinjauan teori dan penelitian terdahulu yang
mencerminkan keterkaitan antar variabel yang diteliti dan merupakan tuntunan
untuk memecahkan masalah penelitian serta merumuskan hipotesis. Kerangka
konseptual yang baik akan menjelaskan secara teoritis pertautan antar variabel
yang akan diteliti. Jadi, secara teoritis perlu dijelaskan hubungan antar variabel
independen dan variabel dependen. Pada penelitian ini variabel independen adalah
rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas. Rasio profitabilitas merupakan rasio
untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan atau laba dalam
suatu periode tertentu. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas
manajemen suatu perusahaan yang ditunjukkan dari laba yang dihasilkan dari
penjualan atau dari pendapatan investasi. Rasio profitabilitas terdiri dari margin
laba atas penjualan (Profit Margin On Sales), hasil pengembalian investasi atau
return on investment (ROI), hasil pengembalian ekuitas atau return on equity
(ROE), Laba Per Lembar Saham Biasa (Earning Per Share of Common Stocks).
Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun
jangka panjang apabila perusahaan dibubarkan (dilikuidasi), atau dengan kata lain
rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai
dengan utang. Rasio solvabilitas terdiri dari Debt to Asset Ratio(DAR), Debt to
Equity Ratio (DER), Long Term Debt to Equity Ratio (LTDtER).

Universitas Sumatera Utara

2. Hipotesis Penelitian
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah
penelitian. Berdasarkan perumusan masalah dan kerangka konseptual di atas,
maka hipotesis dari penelitian ini adalah:
H1

=

diduga ada pengaruh Profit Margin On Sales secara parsial terhadap
harga saham pada industri makanan dan minuman yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia,

H2

=

diduga ada pengaruh Return On Investment (ROI) secara parsial
terhadap harga saham pada industri makanan dan minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

H3

=

diduga ada pengaruh Return On Equity (ROE) secara parsial terhadap
harga saham pada industri makanan dan minuman yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia,

H4

=

diduga ada pengaruh Earning Per Share of Common Stocks secara
parsial terhadap harga saham pada industri makanan dan minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

H5

=

diduga ada pengaruh Debt To Asset Ratio (DAR) secara parsial
terhadap harga saham pada industri makanan dan minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

H6

=

diduga ada pengaruh Debt To Equity Ratio (DER) secara parsial
terhadap harga saham pada industri makanan dan minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

Universitas Sumatera Utara

H7

=

diduga ada pengaruh Long Term Debt to Equity Ratio (LTDtER) secara
parsial terhadap harga saham pada industri makanan dan minuman yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

H8

=

diduga ada pengaruh Profit Margin On Sales, Return On Investment
(ROI),

Return On Equity (ROE), Earning Per Share of Common

Stocks, Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Long
Term Debt to Equity Ratio (LTDtER) secara simultan terhadap harga
saham pada industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Teoritis
1. Informasi Akuntansi Keuangan
Dalam melakukan analisis laporan keuangan, sebenarnya pintu yang paling
mudah dimasuki adalah melalui penguasaan akuntansi. Laporan keuangan disusun
dari proses dan prosedur akuntansi, sedangkan analisis laporan keuangan adalah
memecahkan ke unit-unit yang lebih kecil dari proses penyusunan laporan
keuangan.
Soemarso (2004:3) mendefenisikan akuntansi sebagai proses mengidentifikasi,
mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya
penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan
informasi tersebut. Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya
dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk
digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi, yang digunakan dalam
memilih diantara beberapa alternatif pilihan.
Sebagaimana diketahui bahwa informasi yang ada di dalam laporan keuangan
tidak hanya digunakan oleh pihak internal perusahaan saja akan tetapi pihak
eksternal perusahaan, seperti para investor dan kreditor. Berkaitan dengan hal
tersebut data keuangan yang terdapat di dalam laporan keuangan akan lebih
berarti bagi pihak-pihak yang berkepentingan apabila data tersebut di

Universitas Sumatera Utara

perbandingkan untuk dua periode atau lebih, sehingga diperoleh informasi yang
dapat mendukung dalam proses pengambilan keputusan.
Para pemakai laporan keuangan atau pihak-pihak yang berkepentingan
terhadap perusahaan (stakeholder) ingin mengetahui informasi dan gambaran
perkembangan keuangan perusahaan, tetapi dilakukan suatu evaluasi atau analisis
terhadap laporan keuangan sehingga hasil dari analisis tersebut dapat digunakan
sebagai informasi sesuai dengan tujuan yang dicapai.
Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan (Soemarso
2004:4) antara lain:
a. Pemilik, dalam hal ini adalah yang memiliki usaha tersebut. Hal ini tercermin
dari kepemilikan saham yang dimilikinya.
b. Manajemen, kepentingan pihak manajemen perusahaan terhadap laporan
keuangan perusahaan yang mereka buat juga memiliki arti tertentu bagi pihak
manajemen perusahaan. Laporan keuangan yang dibuat merupakan cermin
kinerja mereka dalam suatu periode tertentu.
c. Kreditor, pihak penyandang dana bagi perusahaan. Artinya pihak pemberi dana
seperti bank atau lembaga keuangan lainnya. Kepentingan pihak kreditor
terhadap laporan keuangan perusahaan adalah dalam hal memberi pinjaman
atau pinjaman yang telah berjalan sebelumnya. Bagi pihak kreditor, prinsip
kehati-hatian dalam menyalurkan dana kepada berbagai perusahaan sangat
diperlukan.
d. Pemerintah, juga memiliki nilai penting atas laporan keuangan yang dibuat
perusahaan, bahkan pemerintah melalui departemen keuangan mewajibkan
kepada setiap perusahaan untuk menyusun dan melaporkan keuangan
perusahaan secara periodik.
e. Masyarakat, laporan keuangan perusahaan memengaruhi anggota masyarakat
dalam berbagai hal. Misalnya perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti
pada perekonomian nasional, termasuk jumlah orang yang dipekerjakan dan
perlindungan pada penanam modal domestik. Laporan keuangan dapat
membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan dan
perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya.

Universitas Sumatera Utara

2. Pengertian rasio
Rasio merupakan indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan
diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya. Rasio keuangan
digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Dari
hasil rasio keuangan ini akan terlihat kondisi kesehatan perusahaan yang
bersangkutan.
Menurut Djarwanto (2001:123) rasio dalam analisis laporan keuangan adalah
suatu angka yang menunjukkan hubungan antara suatu unsur dengan unsur
lainnya dalam laporan keuangan. Hubungan antara unsur-unsur laporan keuangan
tersebut dinyatakan dalam bentuk matematis yang sederhana.
Analisis laporan keuangan menggunakan data laporan keuangan yang telah ada
sebagai dasar penilaiannya. Meskipun didasarkan pada data dan kondisi masa lalu,
analisis laporan keuangan didasarkan untuk menilai risiko dan peluang dimasa
yang akan datang. Pengukuran hubungan satu pos dan pos lain dalam laporan
keuangan yang tampak dalam rasio-rasio keuangan dapat memberikan kesimpulan
yang berarti dalam penentuan tingkat kesehatan keuangan suatu perusahaan.
Tetapi bila hanya melihat alat rasio saja, tidaklah cukup sehingga harus dilakukan
analisis persaingan-persaingan yang sedang dihadapi oleh manajemen perusahaan
dalam industri yang lebih luas dan dikontribusikan dengan analisis kualitatif, dan
penelitian-penelitian industri.
Analisis ini merupakan suatu analisis yang dilakukan untuk mengetahui tingkat
kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba yang maksimal dan juga dalam
mengelola perusahaan semaksimal mungkin. Hasil analisis nantinya akan

Universitas Sumatera Utara

diketahui tingkat kemampuan perusahaan yang ditujukan dalam bentuk angka atau
persentase.
Menurut kasmir (2008:105) analisis rasio keuangan suatu perusahaan dalam
prakteknya dapat digolongkan menjadi sebagai berikut:
a. Rasio neraca, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari
neraca,
b. Rasio laporan laba rugi, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya
bersumber dari laporan laba rugi,
c. Rasio antar laporan, yaitu membandingkan angka-angka dari dua sumber (data
campuran), baik yang ada di neraca maupun di laporan laba rugi.

3. Rasio Profitabilitas
Menurut Kasmir (2008:196) rasio profitabilitas adalah rasio yang melihat
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Rasio
profitabilitas akan mengukur efisiensi penggunaan aktiva perusahaan dan
memberi gambaran tentang efektivitas pengelolaan perusahaan. Menurut Kasmir
(2008:199) rasio profitabilitas yang digunakan adalah :
a. Margin Laba atas Penjualan (Net Profit Margin)
Profit Margin On Sales atau Ratio Profit Margin atau margin laba atas
penjualan merupakan salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur margin
laba atas penjualan. Cara pengukuran rasio ini adalah dengan membandingkan
laba bersih setelah pajak dengan penjualan bersih. Rasio ini juga dikenal
dengan nama profit margin. Terdapat dua rumus untuk mencari profit margin,
yaitu:
1. Untuk margin laba kotor dengan rumus:

Margin laba kotor menunjukkan laba yang relatif terhadap perusahaan,
dengan cara penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan. Rasio ini
merupakan cara untuk penetapan harga pokok penjualan.

Universitas Sumatera Utara

2. Untuk margin laba bersih dengan rumus:

Margin laba bersih merupakan ukuran keuntungan dengan membandingkan
antara laba setelah bunga dan pajak dibandingkan dengan penjualan. Rasio
ini menunjukkan pendapatan bersih perusahaan atas penjualan.
b. Hasil Pengembalian Investasi (Return On Investment / ROI)
Hasil pengembalian investasi atau lebih dikenal dengan nama Return On
Investment (ROI) atau Return On Total Assets merupakan rasio yang
menunjukkan hasil (return) atas jumlah aktiva yang digunakan dalam
perusahaan. ROI juga merupakan suatu ukuran tentang efektivitas manajemen
dalam mengelola investasinya. Semakin kecil (rendah) rasio ini, semakin
kurang baik, demikian pula sebaiknya. Artinya rasio ini digunakan untuk
mengukur efektivitas dari keseluruhan operasi perusahaan.
Rumus:

c. Hasil Pengembalian Ekuitas (Return On Equity / ROE)
Hasil pengembalian ekuitas atau return on equity (ROE) atau rentabilitas
modal sendiri merupakan rasio untuk mengukur laba bersih sesudah pajak
dengan modal sendiri. Rasio ini menunjukkan efisiensi penggunaan modal
sendiri. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik. Artinya posisi pemilik
perusahaan semakin kuat, demikian pula sebaliknya.
Rumus :

d. Laba Per Lembar Saham (Earning Per Share)
Rasio laba per lembar saham atau disebut juga rasio nilai buku merupakan
rasio untuk mengukur keberhasilan manajemen dalam mencapai keuntungan
bagi pemegang saham. Rasio yang rendah berarti manajemen belum berhasil
untuk memuaskan pemegang saham, sebaliknya dengan rasio yang tinggi,
kesejahteraan pemegang saham meningkat.
Rumus :

Universitas Sumatera Utara

4. Rasio solvabilitas
Menurut Kasmir (2008:150) rasio solvabilitas atau leverage ratio merupakan
rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai
dengan utang. Artinya berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan
dibandingkan dengan aktivanya. Dalam arti luas dikatakan bahwa rasio
solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar
seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila
perusahaan dibubarkan (dilikuidasi). Menurut Kasmir (2008:156) rasio-rasio yang
digunakan adalah:
a. Debt to Asset Ratio (DAR)
Debt to Asset Ratio merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur
perbandingan antara total utang dengan total aktiva. Dengan kata lain, seberapa
besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar utang
perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva. Dari hasil pengukuran,
apabila rasionya tinggi, artinya pendanaan dengan utang semakin banyak,
maka semakin sulit bagi perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman
karena dikhawatirkan perusahaan tidak mampu menutupi utang-utangnya
dengan aktiva yang dimilikinya. Demikian pula apabila rasionya rendah,
semakin kecil perusahaan dibiayai dengan utang.
Rumus :

b. Debt to Equity Ratio (DER)
Debt to Equity Ratiomerupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang
dengan ekuitas. Rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh
utang, termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Rasio ini berguna untuk
mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (kreditor) dengan pemilik
perusahaan. Dengan kata lain, rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap
rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang.
Rumus :

Universitas Sumatera Utara

c. Long Term Debt to Equity Ratio (LTDtER)
Long Term Debt to Equity Ratio (LTDtER) merupakan rasio antara utang
jangka panjang dengan modal sendiri. Tujuannya adalah untuk mengukur
berapa bagian dari setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan utang
jangka panjang dengan cara membandingkan antara utang jangka panjang
dengan modal sendiri yang disediakan oleh perusahaan.
Rumus:

5. Saham
a. Pengertian Saham
Pengertian saham Menurut Suad Husnan (2005 : 29) merupakan secarik kertas
yang menunjukkan hak pemodal yaitu pihak yang memiliki kertas tersebut untuk
memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan organisasi yang menerbitkan
sekuritas tersebut, dan berbagai kondisi yang memungkinkan pemodal tersebut
menjalankan haknya. Menurut PSAK No. 42, saham/efek adalah surat berharga,
yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, obligasi, tanda bukti
utang, dan unit penyertaan kontrak investasi kolektif. Saham merupakan salah
satu dari beberapa alternatif yang dapat dipilih untuk berinvestasi. Dengan
membeli saham suatu perusahaan, berarti kita telah menginvestasikan dana
dengan harapan akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan kembali
saham tersebut. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa
pemilik kertas adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat tersebut. Porsi
kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di
perusahaan.
Sifat dasar investasi saham adalah memberikan peran bagi investor dalam
memperoleh laba perusahaan. Setiap pemegang saham merupakan sebagian

Universitas Sumatera Utara

pemilik perusahaan, sehingga mereka berhak atas sebagian dari laba perusahaan.
Namun hak tersebut terbatas karena pemegang saham berhak atas bagian
penghasilan perusahaan hanya setelah seluruh kewajiban perusahaan dipenuhi.
Pada dasarnya saham dapat digunakan untuk mencapai tiga tujuan investasi utama
yaitu :
1) Sebagai

gudang

nilai,

berarti

investor

mengutamakan

keamanan

prinsipal,sehingga mereka akan mencari saham blue chips dan saham nonspekulatif lainnya.
2) Untuk pemupukan modal, berarti investor mengutamakan investasi jangka
panjang, sehingga mereka akan mencari saham pertumbuhan untuk
memperoleh capital gain atau saham sumber penghasilan untuk mendapat
dividen.
3) Sebagai sumber penghasilan, berarti investor mengandalkan pada penerimaan
dividen sehingga mereka akan mencari saham penghasilan yang bermutu baik
dan hasil tinggi.

b. Jenis-Jenis saham
Dalam transaksi jual-beli di Bursa Efek, saham atau sering pula disebut shares
merupakan instrumen yang paling dominan diperdagangkan. Surat berharga
saham memiliki bermacam-macam jenis. Macam-macam saham terbagi
berdasarkan peralihan hak, berdasar hak tagih dan berdasar kinerja saham itu
sendiri meliputi :

Universitas Sumatera Utara

1) Berdasarkan Peralihan Hak
a) Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)
Yaitu jenis saham yang tidak menyertakan nama pemilik dengan tujuanagar
saham tersebut dapat dengan mudah dipindahtangankan atau mudah
berganti pemilik dan siapapun yang memegang saham tersebut secara sah
menjadi pemilik saham tersebut dan berhak ikut dalam RUPS (Rapat Umum
Pemegang Saham).
b) Saham Atas Nama (Registered Stock)
Saham ini mencantumkan nama dari pemilik saham pada lembar sahamnya.
Saham ini dapat dipindahtangankan tetapi harus melalui prosedur tertentu.
2) Berdasarkan Hak Tagih atau Klaim
a) Saham Biasa (Common Stock)
Saham biasa merupakan saham yang memiliki hak klaim berdasar laba atau
rugi yang diperoleh perusahaan. Bila terjadi likuidasi, pemegang saham
biasalah yang mendapatkan prioritas paling akhir dalam pembagian dividen
dan penjualan aset perusahaan. Ciri - ciri dari saham biasa adalah sebagai
berikut:
1. Dividen dibayarkan sepanjang perusahaan memperoleh laba,
2. Memiliki hak suara (one share one vote),
3. Hak memperoleh pembagian kekayaan perusahaan apabila bangkrut
dilakukan setelah semua kewajiban perusahaan dilunasi.

Universitas Sumatera Utara

b) Saham Preferen (Preferred Stock)
Saham preferen adalah saham dengan bagian hasil yang tetap dan
apabilaperusahaan mengalami kerugian maka pemegang saham preferen
akan mendapatprioritas utama dalam pembagian hasil atas penjualan aset.
Saham preferen mempunyai sifat gabungan antara obligasi dan saham biasa.
Adapun ciri - ciri dari saham preferen adalah:
1. Memiliki hak paling dahulu memperoleh deviden,
2. Tidak memiliki hak suara,
3. Dapat memengaruhi manajemen perusahaan terutama dalam pencalonan
pengurus,
4. Memiliki hak pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham lebih
dahulu setelah kreditur apabila perusahaan dilikuidasi.
3) Berdasarkan Kinerja Saham
a) Blue Chip Stock
Yaitu saham unggulan karena diterbitkan oleh perusahaan yang memiliki
kinerja baik, dapat membagikan dividen secara stabil dan konsisten.
Perusahaan yang menerbitkan saham ini biasanya adalah perusahaan besar
yang telah memiliki pangsa pasar tetap.
b) Growth Stock
Merupakan jenis saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang memiliki
pertumbuhan pendapatan tinggi.

Universitas Sumatera Utara

c) Income Stock
Merupakan saham yang memiliki dividen progresif atau besarnya dividen
yang dibagikan lebih tinggi dari rata-rata dividen tahun sebelumnya.
d) Speculative Stock
Saham ini menghasilkan dividen yang tidak tetap karena perusahaan yang
menerbitkan memiliki pendapatan yang berubah-ubah, dan memungkinkan
memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang.
e) Counter Cyclical Stock
Perusahaan yang menerbitkan saham ini operasionalnya tidak banyak
dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro. Perusahaan ini biasanya bergerak
dalam bidang produksi atau layanan jasa vital.

c. Harga Saham
Harga saham adalah harga pasar yang tercatat setiap hari pada waktu
penutupan (closing price) aktivitas di Bursa Efek Indonesia. Nilai suatu saham
berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :
1) Par Value (Nilai Nominal)
Nilai nominal adalah nilai yang tercantum pada saham yang bersangkutan dan
berfungsi untuk tujuan akuntansi. Dalam modal suatu perseroan, dikenal
adanya modal disetor. Perubahan modal disetor ini sama dengan suatu nilai
yang berguna bagi pencatatan akuntansi, di mana nilai nominal dicatat sebagai
model ekuitas perseroan di dalam neraca. Setiap saham yang diterbitkan di
Indonesia harus mempunyai nilai nominal yang tercantum pada surat

Universitas Sumatera Utara

sahamnya. Namun untuk satu jenis saham yang lama harus mempunyai satu
jenis nilai nominal.
2) Base Price (Harga Dasar)
Harga dasar suatu saham sangat erat kaitannya dengan harga pasar suatu
saham. Harga ini merupakan harga perdana pada waktu harga saham tersebut
dicatat di bursa efek dalam rangka penawaran umum penjualan saham perdana
yang disebut dengan IPO (Initial Public Offering). Harga saham pada pasar
perdana biasanya ditetapkan oleh penjamin emisi (underwriter) dan emiten.
Harga dasar ini berubah sesuai aksi emiten yang dilakukan seperti right issue,
stock split, warrant dan lain-lain, sehingga harga saham dasar yang baru harus
dihitung sesuai dengan perubahan harga teoritis hasil perhitungan antara harga
dasar dengan jumlah saham yang diterbitkan.
3) Market Price (Harga Pasar)
Harga pasar merupakan harga saham pada pasar yang sedang berlangsung. Jika
pasar bursa efek tutup, maka harga pasar adalah harga penutupan (closing
price). Jadi harga pasar ini yang menyatakan naik turunnya suatu saham. Jika
harga pasar dikalikan jumlah saham yang diterbitkan, maka didapat market
value.

d. Analisis Saham
Dalam konteks teori untuk melakukan analisis dan memilih saham terdapat dua
pendekatan dasar yakni :

Universitas Sumatera Utara

1) Analisis Teknikal
Analisis ini merupakan upaya untuk memperkirakan harga saham (kondisi
pasar) dengan mengamati perubahan harga saham tersebut (kondisi pasar) di
waktu yang lalu (Husnan, 2001:349). Model analisis teknikal lebih
menekankan pada tingkah laku pemodal di masa yang akan datang berdasarkan
kebiasaan di masa lalu (nilai psikologis). Di dalam analisis teknikal informasi
tentang harga dan volume perdagangan merupakan alat utama untuk analisis.
misalnya, peningkatan atau penurunan harga biasanya berkaitan dengan
peningkatan atau penurunan volume perdagangan. Analisis teknikal pada
dasarnya merupakan upaya untuk menentukan kapan akan membeli atau
menjual saham, dengan memanfaatkan indikator-indikator teknis ataupun
menggunakan analisis grafis.
2) Analisis Fundamental
Analisis ini merupakan upaya untuk memperkirakan harga saham di masa yang
akan datang dengan mengestimasi nilai faktor-faktor fundamental yang
memengaruhi harga saham di masa yang akan datang dan menerapkan
hubungan vaiabel-variabel tersebut sehingga diperoleh taksiran harga saham,
Husnan (2001:315). Analisis fundamental lebih menekankan pada penentuan
nilai intrinsik dari suatu saham. Untuk melakukan analisis yang bersifat
fundamental, diperlukan pemahaman variabel-variabel yang memengaruhi nilai
intrinsik saham. Nilai inilah yang akan diestimasi oleh investor, dan hasil dari
estimasi ini dibandingkan dengan nilai pasar sekarang (current market price)
sehingga dapat diketahui saham-saham yang overprice maupun yang

Universitas Sumatera Utara

underprice. Beberapa tahapan analisis untuk melakukan analisis fundamental
yaitu :
a) Analisis Ekonomi
Analisis ini menyangkut penilaian umum perekonomian dan pengaruh
potensialnya terhadap hasil sekuritas. Husnan (2001:320) menunjukkan
bahwa faktor ekonomi mampu menjelaskan sekitar 17 persen perubahan
laba perusahaan.
b) Analisis Industri
Analisis industri akan memberikan pemahaman tentang sifat dan operasi
dari suatu industri yang dapat digunakan untuk memperkirakan prospek
pertumbuhan industri perusahaan-perusahaan di dalamnya serta prestasi
saham-sahamnya.
c) Analisis Kondisi Spesifik Perusahaan
Analisis ini menyangkut penilaian keadaan keuangan perusahaan. Alat yang
digunakan dalam analisis ini yaitu analisis laporan keuangan.

e. Penilaian Saham
Nilai saham yang akan dibayar oleh investor tergantung dari hasil yang
diharapkan un

Dokumen yang terkait

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

1 8 74

PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

0 3 150

ANALISIS PENGARUH RASIO SOLVABILITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM DI PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI).

0 0 126

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 10

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 2

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 6

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 13

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 2

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Solvabilitas terhadap Harga Saham pada Industri Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 8

ANALISIS PENGARUH RASIO SOLVABILITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM DI PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SKRIPSI

0 0 26