IDENTIFIKASI STRUKTUR MORFOLOGI POLEN FAMILI ROSACEAE SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA KELAS X SEMESTER I

IDENTIFIKASI STRUKTUR MORFOLOGI POLEN FAMILI ROSACEAE
SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA KELAS X SEMESTER I

SKRIPSI

Disusun Oleh:
WAHYUNIKHA
09330152

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014

IDENTIFIKASI STRUKTUR MORFOLOGI POLEN FAMILI ROSACEAE
SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA KELAS X SEMESTER I

SKRIPSI
Diajukan kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan Biologi

Disusun Oleh:
WAHYUNIKHA
09330152

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014

LEMBAR PERSETUJUAN

Nama

: Wahyunikha

Nim

: 09330152

Jurusan/ Program Studi

: Pendidikan MIPA/ Pendidikan Biologi

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi

:Identifikasi Struktur Morfologi Polen Famili Rosaceae
Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas X
Semester I

Diajukan untuk dipertanggungjawabkan di hadapan Dewan Penguji Guna
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1)
Pada Program Studi Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Menyetujui,

Pembimbing I

(Dra. Roimil Latifa, MM,M.Si)

Pembimbing II

(Dr. Yuni Pantiwati, M.Pd)

SURAT PERNYATAAN

Nama

: Wahyunikha

Tempat, Tgl. Lahir

: Pasuruan, 15 Agustus1991

NIM

: 09330152

Fakultas/ Jurusan

: KIP/Pendidikan Biologi

Menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Identifikasi Struktur
Morfologi Polen Famili Rosaceae Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA
Kelas X Semester I” adalah bukan skripsi orang lain baik sebagian maupun
keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan
apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapatkan sanksi akademis.

Malang, 30 Januari 2014
Yang menyatakan,

(Wahyunikha)

Mengetahui,

Pembimbing I

(Dra. Roimil Latifa, MM,M.Si)

Pembimbing II

(Dr. Yuni Pantiwati, M.Pd)

LEMBAR PENGESAHAN

Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Skripsi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Dan diterima untuk memenuhi
Sebagian dari Persyaratan
Memperoleh Gelar Sarjana (S1) Pendidikan Biologi

Mengesahkan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Malang, 30 Januari2014
Dekan

(Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes)

Dewan Penguji

Tanda Tangan

1.

Dra. Roimil Latifa, MM,M.Si

1…………………………..

2.

Dr. Yuni Pantiwati, M.Pd

2…………………………..

3.

Dr. Roro Eko Susetyarini, M.Si

3…………………………..

4.

Drs. Samsun Hadi, M.S

4…………………………..

MOTTO




“Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada
yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu“(QS. Al 'Ankabuut: 43)
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.Sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari
sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan
hanya kepada Tuhan-mulah hendaknya kamu berharap”
( Terjemahan Q.S Alam Nasyrah : 5-8 )
“Jangan pernah berhenti bermimpi dan buang waktumu secara cumacuma,,selagi dijalan yang diridhoi Allah SWT, HIDUP HANYA SEKALI....”
(Wahyunikha)
Kupersembahkan karya yang telah kuperjuangkan
dengan percikan keikhlasan, kesabaran, perasaan,
keringat dan tetesan air mata ini kepada :
Kedua orangtuaku
Ibunda Nuriyati dan Ayahanda Abdullah
sebagai wujud baktikukarena beliau yang menjadikanku sukses hingga
saat ini dengan segala bentuk dukungan materil maupun spiritual yang
tiada henti dan tanpa batas waktu
semoga kesuksesan ini bisa bermanfaat bagi diriku, keluarga, dan
masyarakat untuk dimasa depan,,,amin ya robbal alamin
Kakakku tercinta “Mukhammad Latif, ST” serta adikku tersayang
“Akhmad Wahyudhi” dan Teman spesialku “Johan Baktiaris, SH” semoga
kesuksesan juga mengiringi kalian dengan lebih baik dan sempurna
Terima Kasih

KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Syukur alkhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah
melimpahkan berkah, rahmat, taufik, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis
mampu menyelesaikan tugas Akhir skripsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang dengan judul “Identifikasi Struktur
Morfologi Polen Famili Rosaceae Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA
Kelas X Semester 1”
Penulisan skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa adanya
bantuan, informasi, bimbingan dan juga do’a dari berbagai pihak. Oleh karena itu
penulis ucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan.
Terutama kepada:
1. Bapak Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes selaku Dekan Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.
2. Ibu Dra. Sri Wahyuni, M.Kes selaku Ketua Program Studi Pendidikan
Biologi Universitas Muhammadiyah Malang.
3. Ibu Dra. Roimil Latifa, MM,M.Si selaku pembimbing I yang telah
meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, petunjuk serta saran
yang sangat berharga dalam menyusun skripsi inidan Ibu Dr.Yuni
Pantiwati, M.Pd selaku pembimbing II yang dengan penuh kesabaran
memberikan bimbingan kepada penulis hingga dapat menyelesaikan
skripsi ini dengan baik.
4. Ayahanda Abdullah, Ibunda Nuriyati, Kakak saya Mukhammad Latif, ST
dan Adik saya Akhmad Wahyudhi serta keluarga besar saya yang telah
memberikan dukungan, do’a dan semangat tiada putus-putusnya kepada
saya.
5. Ibu Dra. Roimil Latifah, MM, M.Si selaku kepala Laboratorium Biologi
yang telah memberikan izin penelitian serta dukungan moril.

6. Ibu Dra. Sri Wahyuni, M.Kes selaku dosen wali yang selalu memberi
semangat dan dukungan.
7. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas
Muhammadiyah Malang yang telah memberikan bekal ilmu dan
pengetahuan.
8. Keluarga besar Laboratorium Biologi yang telah banyak membantu
khususnya Mami Lilik, Mbak Ria, Amel, Nanang

dan teman- teman

asisten Laboratorium Biologi angkatan 2009.
9. Seluruh teman Biologi angkatan 2009 dan semua pihak-pihak yang tidak
dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu saya dalam
menyelesaikan skripsi ini, terima kasih banyak atas segala dukungan dan
do’a kalian semua selama ini.

Semoga Allah senantiasa membalas amal baik yang telah kalian diberikan
kepada saya,Amin. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan demi
kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis khususnya
dan pembaca pada umumnya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Malang, 30 Januari 2014
Penulis,

Wahyunikha

DAFTAR ISI
Lembar Sampul Dalam ................................................................................. i
Lembar Persetujan......................................................................................... ii
Surat Pernyataan ........................................................................................... iii
Lembar Pengesahan ....................................................................................... iv
Motto dan Persembahan ............................................................................... v
Kata Pengantar .............................................................................................. vi
Abstrak ............................................................................................................ viii
Abstract ........................................................................................................... ix
Daftar Isi ......................................................................................................... x
Daftar Tabel.................................................................................................... xiii
Daftar Gambar ............................................................................................... xiv
Daftar Lampiran ............................................................................................ xv
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .............................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................ 4
1.3 Tujuan Penelitian .......................................................................... 5
1.4 Manfaat Penelitian ........................................................................ 5
1.5 Batasan Penelitian ......................................................................... 6
1.6 Definisi Operasional ..................................................................... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Tinjauan dari Famili Rosaceae ...................................................... 10
2.1.1 Rosarubra ............................................................................ 10
2.1.2 Fragaria ananasa ................................................................ 12
2.1.3 Pyrus malus .......................................................................... 13
2.1.4 Prunus L ............................................................................... 15
2.2 Identifikasi Tumbuhan ................................................................... 17
2.3 Tinjauan tentang Polen ................................................................... 18
2.3.1 Definisi Polen ....................................................................... 18
2.3.2 Morfologi Polen ................................................................... 19
2.3.3 Gambar Morfologi................................................................ 21
2.3.4 Nilai-nilai Taksonomi Sifat Utama Serbuk Sari .................. 23

2.4 Peranan Polen. ................................................................................ 27
2.5 Mikroteknik. ................................................................................... 28
2.6 SEM (Scanning Electron Microscope) .......................................... 30
2.7 Tinjauan Tentang Sumber Belajar.................................................. 31
2.8 Kerangka Konseptual. .................................................................... 38
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Rancangan Penelitian ..................................................... 39
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian. ....................................................... 39
3.3 Populasi dan Sampel ...................................................................... 40
3.3.1 Populasi ................................................................................ 40
3.3.2 Sampel. ................................................................................. 40
3.4 Variabel Penelitian ......................................................................... 40
3.5 Definisi Operasional Variabel. ....................................................... 40
3.6 Prosedur Penelitian.. ....................................................................... 42
3.6.1 Tahap Persiapan.. ................................................................. 42
3.6.2 Tahap Pelaksanaan. .............................................................. 43
3.6.2.1 Proses Pembuatan Preparat Polen. ........................... 43
3.6.2.2 Proses Pelaksanaan Menggunakan Scanning
Electron Microscope (SEM) ........................................... 45
3.6.3 Tahap Pengamatan. .............................................................. 46
3.7 Metode Pengumpulan Data. ........................................................... 47
3.8 Teknik Analisis Data ...................................................................... 50
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian .............................................................................. 52
4.2 Pembahasan. ................................................................................... 62
4.2.1 Stuktur Morfologi Polen Famili Rosaceae secara
Mikroteknik. .................................................................................... 62
4.2.2 Struktur Morfologi Polen Famili Rosaceae secara
Scanning Electron Microscope (SEM) ............................................ 64

4.3 Pemanfaatan Indentifikasi Struktur Morfologi Polen Famili
Rosaceae sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas X Semester
I dalam bentuk buku saku.............................................................. 67
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan..................................................................................... 71
5.2 Saran ............................................................................................... 72
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Data Identifikasi Pada Preparat Polen (pengukuran dengan
menggunakan Mikrometer Okuler) dari Famili Rosaceae ............. 47
Tabel 3.2 Bentuk-Bentuk Khusus Struktural Morfologi Polen
(menggunakan Scanning Electron Microscope) SEM ................... 48
Tabel 4.1 Hasil Identifikasi pada Preparat Polen dengan menggunakan
Mikroteknik .................................................................................... 52
Tabel 4.2 Hasil Struktur Morfologi Polen dengan menggunakan SEM ......... 53
Tabel 4.3 Polen Tanaman Stoberi (Fragaria ananasa) secara Mikroteknik .. 54
Tabel 4.4 Polen Tanaman Stroberi (Fragaria ananasa) secara
Scanning Microscope Electron (SEM) ........................................... 55
Tabel 4.5 Polen Tanaman Bunga Apel (Pyrus malus) secara Mikroteknik .... 56
Tabel 4.6 Polen Tanaman Bunga Apel (Pyrus malus) secara Scanning
Microscope Electron (SEM) ........................................................... 57
Tabel 4.7 Polen Tanaman Bunga Ceres (Prunus L) secara Mikroteknik ........ 58
Tabel 4.8 Polen Tanaman Bunga Ceres (Prunus L) secara Scanning
Microscope Electron (SEM) ........................................................... 59
Tabel 4.9 Polen Tanaman Bunga Mawar (Rosa rubra) secara Mikroteknik .. 60
Tabel 4.10 Polen Tanaman Mawar (Rosa rubra ) secara Scanning
Microscope Electron (SEM) ........................................................... 61
Tabel 4.11 Hasil Identifikasi Polen (pengukuran dengan
mikrometer okuler) dari Famili Rosaceae ...................................... 63
Tabel 4.12 Hasil Bentuk-bentuk Khusus Struktural Morfologi Polen
(pengukuran dengan menggunakan Scanning Electron
Microscope) SEM ........................................................................... 64

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Morfologi Bunga Rosa rubra (Syamsunhidayat, 2006). ............ 11
Gambar 2.2 Morfologi Bunga Fragaria x ananasa (Syamsunhidayat,2006). 13
Gambar 2.3 Morfologi Bunga Pyrus malus (Syamsunhidayat, 2006) ............ 15
Gambar 2.4 Morfologi Bunga Rubus reflexus (Syamsunhidayat, 2006). ........ 16
Gambar 2.5 Anatomi umum polen (Esau, 1977). ........................................... 20
Gambar 2.6 Susunan Lapisan Dinding Polen (Davis,1999). .......................... 20
Gambar 2.7 Rosa rubra ................................................................................... 21
Gambar 2.8 Fragaria ananasa ....................................................................... 22
Gambar 2.9 Pyrus malus ................................................................................. 22
Gambar 2.10 Prunus L. .................................................................................... 22
Gambar 2.11 Tipe Apertura Butir Polen (Kapp, 1969). .................................. 25
Gambar 2.12 Tipe Ornamentasi Exine (Moore, 1991). ................................... 27
Bagan 3.1 Tahap Operasional Pelaksanaan Penelitian .................................... 44
Gambar 3.2 Konsep Pembuatan Booklet Buku ............................................... 49
Gambar 3.3 Bagan Alur Penelitian .................................................................. 51

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Foto Prosedur Kerja Membuat Preparat Polen
Lampiran 2 Seperangkat Scanning Electron Microscop (SEM)
Lampiran 3 Buku Saku Identifikasi Struktur Morofologi Polen Family Rosaceae
Biologi SMA Kelas X Semester 1

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous, 2012. Scanning Electron Microscope (SEM). Universitas Brawijaya:
Malang.
Balai Penelitian Tanaman Hias. 2001. Varietas Unggul Krisan-Mawar-AnyelirGladiol. Balai Penelitian Tanaman Hias. Segunung. Cianjur. Monograf.
19 Hlm.
Budidaya Tanaman, 2000. Keanekagaraman Apel. Departemen Pertanian.
1999/2000. Jakarta.
Cruden, RW. 1976. Pollen-Ovule Ratios: A Conservative Indicator of Breeding
System In Flowering Plants. Evolution 31: 32-46.
Dafni A. and D. Firmage. 2000. Pollen viability and longevity:practical,
ecological and evolutionary implications.Pl. Syst.Evol., 222: 113-132.
Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan
Pusat Statistik Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Departemen Pendidikan Nasional, 2008.Panduan Pengembangan Bahan
Ajar.Diretorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Atas. Jakarta.
Direktorat Jenderal Holtikultura. 2008. Statistika Produksi Holtikultura Tahun
2007. Direktorat Jenderal Holtikultura, Departemen Pertanian. 209 Hlm.
Erdtman, G. 1952. Pollen Marphology and Plant Taxonomy Angiospemae (An
Introduction to Palinologi I). The Chronica Botanica Co. Waltham. Mass.
USA.
Erdtman, 1953. Introduction to pollen analysis.
Esau, K,. 1977. Anatomy of Seed Plants.2nd Edition. John Wiley & Sons, New
York.
Faegri, K.J. and J. Iversen, 1964. Textbook of pollen analysis. Ed 2nd Edition.
Harper publishing Co. Walrhan Mass USA.
Fahn, 1991. Plant anatomy. Pergamon press Ltd England.
Fahn, A. 1992.Anatomi Tumbuhan (Edisi Ketiga).Penerjemah Soediarto dkk.
Jogjakarta: Gajahmada University Press.
Gembong, 2007. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada Universitas-Press.Yogyakarta.
Gunarso, Wisnu. 1989. Bahan Pengajaran Mikroteknik. DEPDIKBUD Institiut
Pertanian Bogor : Bogor.

Handayati, Maryam ABN, dan D. Kurniasih. 2004.Keragaan hasil dan Kualitas
Klon-klon Mawar Potong. J. Hort. 14 (Edisi Khusus): 320-325.
Heriyanto.2012. Inventarisasi Pteridophyta di Wilayah Pplh Seloliman Trawas
Mojokerto Untuk Penyusunan Modul Sebagai Media Pembelajaran di
SMA.Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan MIPA, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.
Kapp, R.O., 1969. How to Know Polen and Spores. WMC, Brown Company
Publisher, Dubu.
Mainingsih, 2012. Biosistematic Study and Pollination System Amomum
(Zingiberaceae) in West Sumatra.
Mabberely, D.J.2008. “The plant book” Cambridge University press, Crambidge.
Moebadi dkk. 2011. Mikrotehnik. Malang: Universitas Negeri Malang.
Moore, P.O., J.B. Webt and M.E. Colliron. 1991. Pollen analysis. Blackwell
scientifc Publication Oxford.
Mulyasa. 2006. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung : Remaja Rosda.
Mulyasa. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah,
Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Konsep,

Strategi

dan

Nazir. 2009. Metode Penelitian. -:-.
Ni Made,dkk. 2008. Studi Variasi Ukuran Serbuk Sari Kembang Sepatu (Hibiscus
rosasinensis L.) dengan warna bunga yang berbeda. FMIPA Universitas
Udayana Kampus Bukit Jimbaran, Kuta. Bali.
Prasetyo, joko.2011.Tanaman keres.http//www.http://mbambunx.blogspot.com
diakses 23 November 2013.
Prastowo, 2012.Memahami Metode-metode Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Arruzz Media.
Prastowo, A. 2012.Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.Yogyakarta:
Diva Press.
Pudjoarianto, A. 1995. Palinologi Beberapa anggota Angiospermae. Berkala
Ilmiah Biologi Vol 1 No 10. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta. Hal 431
- 443.
Purnomo. 2012. Pengaruh Penggunaan Modul Hasil Penelitian Pencemaran di
Sungai Pepe Surakarta Sebagai Sumber Belajar Biologi Pokok Bahasan
Pencemaran Lingkungan Terhadap Hasil Belajar Siswa. Skripsi Jurusan
Pendidikan Biologi Fakultas MIPA Skripsi Universitas Sebelas Maret

Purwanti, E,1998. Metode Penelitian. UMM, Malang.
Rachman dan Siagian. 1976. Dimensi Serat Jenis Kayu Indonesia, Bagian III.
Laporan No. 75. Bogor: Lembaga Penelitian Hasil Hutan.
Ratnawati, dkk.2009.Petunjuk Praktikum Mikroteknik dan Teknik Laboratorium.
Jurusan
Pendidikan Biologi FMIPA UNY : Yogyakarta.
Sastrapraja, 1981. Tumbuhan air. LBN-LIPI, Bogor.
Simpson, 2006. Plant Systematics. Elsevier Academic Press. New York.
Steenis, 2003.Flora. Edisi Kesembilan. Alih bahasa: Moeso Surjowinoto dkk.,
Pradnya Paramita, Jakarta.
Sri Wahyuni, 2010. Buku Petunjuk Praktikum Mikroteknik. Laboratorium Biologi
Universitas Muhammadiyah Malang-Press. Malang
Staudt,G. 2011. Taxonomic studies in the genus Fragaria. Typication of Fragaria
species known at the time of Linnaeus. Can. J. Bot. 40:869-886.
Sudarsono, 2005.Taksonomi Tumbuhan Tinggi.Universitas Negeri MalangPress.Malang.
Suryabrata, 1989.Metodologi Penelitian. Rajawali, Jakarta.
Syamsunhidayat,2006. Klasifikasi dan Sistematika Tumbuhan. Biologi. Bandung.
Anonymous.2010.Klasifikasi(online)(http://www.Ihcworld.com/royellis/ABCSafe
/chemicals/klasifikasi-o.htm) diakses April 2013.
Prasetyo,joko.2011.Tanamankeres.http//www.http://mbambunx.blogspot.com
diakses 23 November 2013.
Walker,D.1999.Studying Pollen Available at : http:// www.geo.arizona.edu/
palvnology / pol pix. html Opened 1 Juni 2013.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Tumbuhan tersusun dari berbagai organ seperti akar, batang, daun dan organ
seperti akar,batang , daun dan organ reproduksi. Organ-organ tersebut juga tersusun
dari berbagai jaringan, seperti jaringan meristem, parenkim, sklerenkim, kolenkim,
epidermis dan jaringan pengangkut (Woelaningsih, 2001).
Menurut Dansback (2000) polen atau tepung sari bunga adalah alat
reproduksi jantan pada tumbuhan yang terdapat pada anthera bunga dalam bentuk
butir dan serbuk halus. Nektar merupakan cairan agak kental dan rasanya manis
yang terdapat pada bebungaan atau pepohonan tertentu (Cruden, 1976).
Walker (1999) menyatakan bahwa serbuk sari merupakan alat penyebaran
dan perbanyakan generatif dari tumbuhan berbunga. Secara sitologi , serbuk sari
merupakan sel dengan tiga nukleus, yang masing-masing dinamakan inti vegetatif,
inti generatif I, dan inti generatif II. Sel dalam serbuk sari dilindungi oleh dua
lapisan (disebut intine untuk yang di dalam dan exine yang bagian luar), untuk
mencegahnya mengalami dehidrasi.
Polen (tepung sari) merupakan alat vital bagi tumbuhan yang berperan
penting dalam proses reproduksi tanaman. Proses reproduksi tanaman di mulai
dengan penyerbukan yang merupakan proses pemindahan tepungsari ke kepala
putik tanaman sejenis. Selain penting bagi tanaman, polen juga dibutuhkan oleh
lebah sebagai sumber protein yang tersedia secara alami. Polen mengandung 6-28

1

2

persen protein yang merupakan bahan pembentuk, pertumbuhan dan pengganti selsel yang telah usang (Erdtman, 1953).
Serbuk sari telah diputuskan, hasil analisis dapat dinyatakan sebagai
persentase. Cara termudah untuk mereproduksi persentase ini yaitu sebuah tabel
disajikan dalam bentuk yang lebih sederhana, yaitu diagram. Gambar diagram
adalah hubungan terakhir dalam rantai proses teknis yang dimulai dengan
mengambil sampel. Diagram adalah bantuan teknis konvensional, dan kegunaannya
directiy sebanding dengan universalitas seluruh conventions. Secara keseluruhan
penggunaan simbol dan ada dua jenis utama dari diagram. Dua prinsip dalam
pembangunan diagram serbuk sari, yaitu kejelasan dan perbandingan dengan
diagram lainnya (Faegri dan Inversen, 1964).
Suku mawar-mawaran atau Rosaceae adalah Sebuah keluarga tumbuhan yang
besar, terdiri dari 3.000 – 4.000 spesies di dalam 100 – 120 marga. Mawar termasuk di
dalam suku ini, demikian pula apel, pir, arbei, prem, persik, ceri, lokat dan sebagainya.
Daun pada suku ini selalu tersusun bersilangan dan biasanya disertai daun penumpu,
semacam kuncup pada pangkal daun. Bunganya selalu berkelamin ganda, dan berisi
banyak benang sari serta putik. Sangat sedikit anggota suku ini yang beracun. Akan
tetapi semak mawar yang berbunga bisa berbahaya, karena pada batangnya terdapat duriduri tajam yang merupakan pelindung dirinya (Darliah, 2001).
Rosaceae adalah salah satu keluarga terbesar dari dikotil, subcosmopolitan
dalam distribusi khususnya diversifikasi dibelahan bumi utara yang mencakup
sekitar 100 genera dan 3100 spesies (Mabberely, 2008). Hal ini mencakup banyak
kepentingan ekonomi spesies terutama buah-buahan yang bisa dimakan disebut
buah batu. Spesies Prunus termasuk peach, ceri, plum, aprikot dan almond.

3

Perkembangan ilmu taksonomi sebagai ilmu dasar terus mengeksplorasi
data base tentang makhluk hidup. LIPI sebagai pusat studi botani diharapkan dapat
menjadi sumber rujukan data base tentang tumbuhan. Hal ini sangat penting
sebagai kekuatan dasar studi lanjut ilmu-ilmu terkait dengan permasalahan botani.
Mulai dari fisiologi, ekologi, farmasi, ilmu medis, paleontologi sampai ilmu
lingkungan. Peran tumbuhan memberikan sumbangsih sangat besar dalam
penelusuran ilmu pengetahuan.
Berdasarkan kenyataan tersebut, sebenarnya masih banyak sisi-sisi data
tumbuhan yang masih perlu digali lagi khususnya tumbuhan di wilayah Indonesia.
Salah satunya studi tentang polen masih belum banyak disentuh. Mengingat polen
merupakan bagian tumbuhan yang mempunyai nilai penting bukan hanya dari segi
fisiologi reproduksi tumbuhan itu sendiri tetapi dalam bidang patologi, paleontologi
sampai bioindikator penting respon lingkungan, polen merupakan faktor penting
sebagai bahan studi perlu untuk terus digali.
Menurutpedoman KTSP Mata pelajaran Biologi yang diterbitkan oleh
Departemen Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat
Kurikulum Jakarta (2013), Kemendikbud telah melakukan berbagai langkah untuk
meningkatkan mutu pendidikan melalui Kurikulum 2013. Salah satu langkah
tersebut adalah menyiapkan buku pegangan untuk siswa dan guru, menyiapkan
guru supaya memahami pemanfaatan kurikulum 2013, serta pendalaman dan
peluasan materi tentang mata pelajaran. Berbagai macam pendekatan yang
dipergunakan dalam Sains (Biologi), konsep dan percobaan materi disajikan
terpadu, tidak dipisah. Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori pendidikan

4

berdasarkan standar (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis
kompetensi (competency-based curriculum).
Pengembangan kreatifitas guru dalam mengajar sebagai salah satu faktor
penting berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, salah satunya pengembangan
metode serta media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan komponen
pembelajaran yang tidak bisa diabaikan dan sudah merupakan bagian kesatuan yang
sangat bermanfaat untuk dapat memperjelas tanggapan siswa terhadap materi
pembelajaran, menambah perhatian siswa sehingga memungkinkan timbulnya
kegiatan belajar siswa. Media bukan hanya sebagai alat bantu dalam proses belajar
mengajar melainkan alat penyalur pesan bagi siswa (Heriyanto, 2012). Media
pembelajaran, pesan atau materi yang disampaikan, guru, siswa, lingkungan itu
semua merupakan satu kesatuan sumber belajar yang saling berhubungan.
Mengingat data awal studi polen dengan metode yang digunakan
mikroteknik dan scanning electron microscope (SEM) dalam mengetahui bentukbentuk polen belum tersedia, sebagai langkah awal studi polen lebih lanjut, penulis
mencoba untuk menggambil terlebih dahulu data karakteristik polen Famili
Rosaceae terlebih dahulu dengan kajian yang mengambil judul “Identifikasi
Struktur Morfologi Polen Famili Rosaceae Sebagai Sumber Belajar Biologi
SMA kelas X semester I”.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, maka peneliti merumuskan
masalah sebagai berikut:

5

1) Bagaimana struktur morfologi polen dari masing-masing spesies famili
Rosaceae dengan menggunakan Mikroteknik ?
2) Bagaimana struktur morfologi polen dari

masing-masing spesies famili

Rosaceae dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) ?
3) Bagaimana perencanaan hasil penelitian ini sebagai sumber belajar biologi
SMA kelas X semester I ?

1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini berdasarkan rumusan masalahnya adalah sebagai
berikut:
1) Mendeskripsikan struktur morfologi polen dari masing-masing spesies famili
Rosaceae dengan menggunakan Mikroteknik ?
2) Mendeskripsikan struktur morfologi polen dari masing-masing spesies famili
Rosaceae dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) ?
3) Mengetahui pemanfaatan penelitian ini sebagai perencanaan dalam
pembelajaran sumber belajar biologi SMA kelas X semester I ?

1.4 Manfaat Penelitian
Beberapa manfaat dari peneliti ini antara lain :
1) Secara praktis
a) Mengetahui morfologi bentuk-bentuk polen secara Mikroteknik dan
SEM tanaman anggota famili Rosaceae.

6

b) Pada aspek pendidikan, guru dapat memanfaatkan preparat yang telah
dibuat untuk pengamatan macam bentuk polen pada tumbuhan
sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi.
2) Secara teoritis
a) Menambah khasanah keilmuwan bagi penulis pada pengetahuan
tentang macam-macam bentuk polen pada tanaman famili Rosaceae
dan sekaligus memperluas terapan keilmuwan peneliti pada mata
kuliah Mikroteknik, Anatomi Tumbuhan dan Botani dan penggunaan
Scanning Electron Microscope (SEM).
b) Memberikan tambahan pemanfaatan sumber belajar biologi dalam
bentuk buku praktis yaitu buku saku mengenai bentuk- bentuk polen
yang dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi.

1.5 Batasan Penelitian
Agar penelitian tidak menyimpang dari fokus permasalahan, perlu adanya
batasan penelitian sebagai berikut :
a)

Pada penelitian ini tanaman dengan Famili Rosaceae yang digunakan adalah
Rosa rubra, Fragaria ananasa, Pyrus malus dan Prunus L.

b) Parameter morfologi polen yang diamati meliputi ukuran butir polen, bentuk
butir polen dan warna polen.
c)

Bagian bunga yang digunakan yaitu serbuk sari.

7

d) Materi Biologi yang digunakan sebagai penerapan dari penelitian ini yaitu
materi

tentang

tumbuhan,

ciri-ciri

morfologis,

peranannya

dalam

keberlangsungan hidup di bumi.

1.6 Definisi Operasional
Definisi operasional pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
a) Identifikasi adalah pengumpulan data dan pencatatan segala keterangan
tentang bukti-bukti dari seseorang atau benda sehingga kita dapat menetapkan
dan mempersamakan keterangan tersebut dengan acuan yang telah ditetapkan,
dengan kata lain bahwa dengan identifikasi kita dapat mengetahui identitas
seseorang atau suatu benda dan dengan identitas tersebut kita dapat mengenal
seseorang dengan membedakan dari yang lain (Simpson, 2006). Dalam
penelitian ini identifikasi yang dilakukan adalah mengetahui bentuk, ukuran
dan warna polen pada penelitian.
b) Polen (serbuk sari) adalah salah satu bagian dari organ reproduksi tumbuhan
berbunga yang dihasilkan oleh mikroskopit melalui pembelahan meiosis di
dalam kantong polen. Butir pollen mempunyai selubung dalam (intin) yang
tersusun oleh plektoselulose dan dinding luar (exin) yang tersusun oleh
sporapolenin. Sporapolenin memberikan daya tahan sangat kuat terhadap
kondisi lingkungan (Fahn, 1991). Dalam penelitian ini yang dilakukan adalah
mengetahui struktural morfologi polen dari tanaman famili Rosaceae.
c) Famili adalah satu tingkat taksus klasifikasi makhluk hidup, kedudukannya di
atas genus dibawah ordo.

8

d) Rosaceae adalah suku atau famili tumbuhan (keluarga) mawar-mawaran.
e) Mikroteknik adalah cara membuat sediaan mikroskopis yaitu sediaan yang
dapat diamati dengan mempergunakan mikroskop. Sediaan itu harus cukup
kecil, tipis dan transparan sehingga dapat ditembus oleh cahaya. Memperoleh
sediaan semacam ini diperlukan beberapa macam metode atau cara membuat
sediaan-sediaan tersebut (Moebadi, 2011). Dalam penelitian ini alat yang
digunakan dalam pengamatan yaitu Mikroskop cahaya.
f) SEM (Scanning Electron Microscope) adalah sebuah mikroskop elektron
yang dapat melakukan perbesaran objek sampai 2 juta kali. Mikroskop ini
menggunakan

elektrostatik

dan

elektromagnetik

untuk

mengontrol

pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran
objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya.
Mikroskop elektron menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasi
elektromagnetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya
(Anonymous, 2012). Dalam penelitian ini alat yang digunakan dalam
pengamatan yaitu melalui Mikroskop SEM (Scanning Electron Microscope)
Hitachi 3000 untuk mengamati struktur morfologi polen pada famili
Rosaceae.
g) Preparat Polen adalah preparat yang digunakan dalam mengamati bentuk
polen pada tumbuhan monokotil dan dikotil. Dalam penelitian ini sediaan
yang akan digunakan dalam preparat adalah benang sari dari Rosa rubra,
Fragaria ananasa, Pyrus malus, Prunus L.

9

h) Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang dapat memudahkan peserta
didik dalam memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman dan
keterampilan dalam proses belajar mengajar (Mulyasa, 2006). Dalam
penelitian ini yang digunakan sebagai pemanfaatan sumber belajar biologi
adalah buku praktis tentang identifikasi struktur morfologi polen famili
Rosaceae.


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1878 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 495 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 436 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 262 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 381 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 578 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 506 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 320 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 494 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 588 23