PENGARUH KONSUMSI TAHU TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) YANG DIBERI DIET TINGGI KOLESTEROL

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Hiperkolesterolemia adalah kelebihan kolesterol di dalam darah. Kadar

kolesterol yang meningkat dapat memfasilitasi proses penyempitan pembuluh
darah atau aterosklerosis. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit
jantung dan stroke (Krummel, 2004).
Hiperlipidemia merupakan masalah global yang banyak menjadi
sorotan di masyarakat. Salah satu konsekuensi hiperlipidemia yang paling penting
adalah peningkatan kolesterol serum yang merupakan faktor predisposisi
terjadinya aterosklerosis

yang selanjutnya dapat menyebabkan penyakit

kardiovaskular yang merupakan penyebab utama kematian baik di negara maju
maupun negara berkembang. Tujuh belas juta orang di dunia meninggal karena
penyakit kardiovaskuler pada tahun 2005. Delapan puluh persen dari angka
kematian ini terjadi di negara berkembang. Apabila masalah ini tidak segera
diambil tindakan yang benar, maka mulai tahun 2015 diperkirakan sekitar 20 juta
orang setiap tahun akan meninggal karena penyakit kardiovaskuler (WHO, 2011).
Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO) tercatat 4,4 juta
kematian akibat hiperkolesterolemia atau sebesar 7,9% dari jumlah total kematian
di usia relatif muda. Penelitian Framingham menunjukkan bahwa kadar kolesterol
darah meningkat dari 150 mg/dl menjadi 260 mg/dl, maka resiko penyakit jantung
meningkat tiga kali lipat. Suatu penelitian yang dilakukan oleh klinik Riset Lipid
di Amerika Serikat juga menemukan korelasi yang sama antara kadar kolesterol

1

2

darah dan resiko penyakit kardiovaskuler seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK)
dan stroke (WHO,2008).
Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) juga menunjukkan
bahwa proporsi kematian akibat penyakit kardiovaskuler di Indonesia
semakin meningkat yaitu 9,75 % (1985), 16,4 % (1992), 19,8% (1995),
dan menjadi 26,3 % (2004). Berdasarkan data SKRT 2005, kematian
akibat penyakit ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, akan tetapi juga
pada usia kurang dari 20 tahun.
Kolesterol di dalam tubuh diproduksi dalam jumlah yang diperlukan.
Hiperkolesterolemia terjadi jika kadar kolesterol melebihi batas normal (Vodjani,
2003). Hiperkolesterolemia sebagai salah satu faktor resiko PJK, terutama
berkaitan dengan kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi
dan atau kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) yang rendah (Kalim MJ,
2007).
Oleh karena itu, untuk menghindarinya dibutuhkan pengendalian kadar
kolesterol dalam darah secara tepat diantaranya adalah perbaikan pola makan,
gaya hidup dengan memperbanyak olah raga dan aktivitas fisik serta dengan
terapi obat. Beberapa obat untuk hiperkolesterolemia yang beredar di Indonesia
terdapat lima golongan yaitu asam fibrat, resin, penghambat HMG-KoA
reduktase, asam nikotinat dan ezetimibe. Obat-obat ini memiliki efek samping
seperti gangguan pencernaan, mual dan muntah. Serta adanya interaksi dengan
bebrapa obat lain yang memiliki efek merugikan, sehingga saat ini orang beralih
ke pengobatan herbal untuk menghindari efek-efek tersebut (Suyatna, 2009).

3

Telah diketahui dari beberapa penelitian bahwa diet protein kedelai
mempengaruhi profil lipid darah pada manusia dan hewan. Soy Protein Isolate
(SPI) yang digunakan sebagai protein kedelai, dan makanan yang dibuat dari SPI
juga efektif dalam menurunkan tingkat kolesterol plasma seseorang. Beberapa
laporan mengatakan bahwa kandungan isoflavon kedelai di SPI merupakan calon
komponen untuk menurunkan kolesterol. (Tatsuya et al., 2004).
Tahu merupakan salah satu produk kedelai yang paling terkenal dan
terbuat dari endapan sari kedelai. Telah dilaporkan bahwa tahu merupakan
makanan yang rendah kalori dan kaya akan sumber zat besi, kalsium, rendah
lemak dan sumber isoflavon yang dapat mempengaruhi estrogen manusia dan
mempunyai efek menguntungkan untuk kesehatan manusia (Murdia, 2010).
Berdasarkan uraian tersebut, maka mendorong penulis untuk melakukan
penelitian mengenai efek pemberian tahu terhadap kadar kolesterol total pada
tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang diberi diet tinggi
kolesterol.
1.2

Rumusan Masalah
Apakah ada pengaruh konsumsi tahu terhadap kadar kolesterol total pada

tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang diberi diet tinggi
kolesterol?
1.3

Tujuan Penelitian

1.3.1

Tujuan Umum
Membuktikan bahwa konsumsi tahu dapat menurunkan kadar kolesterol

total tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang diberi diet tinggi
kolesterol.

4

1.3.2

Tujuan Khusus
1. Menunjukkan hubungan pengaruh tahu dalam menurunkan kadar
kolesterol total pada tikus putih jantan.
2. Menentukan dosis efektif tahu yang dikonsumsi yang mampu
menurunkan kolesterol total.

1.4

Manfaat Penelitian

1.4.1

Klinis
1. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bukti ilmiah yang menjelaskan
tentang pengaruh konsumsi tahu terhadap penurunan kadar kolesterol
total.
2. Menambah wawasan dan khasanah ilmu pengetahuan kedokteran.
3. Terbukanya kemungkinan untuk pemanfaatan bahan makanan lain
sebagai terapi penurunan kolesterol total pada seseorang dengan kadar
kolesterol tinggi.

1.4.2 Masyarakat
1. Penelitian ini dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui lebih
jauh tentang manfaat konsumsi tahu terhadap penurunan kadar
kolesterol total.
2. Masyarakat dapat menggunakan tahu sebagai bahan makanan alternatif
untuk menurunkan kadar kolesterol total.

5

3. Masyarakat dapat menggunakan sebagai data dasar dan bahan
pertimbangan dalam pengembangan obat-obat tradisional selanjutnya
terutama tahu.

1.4.3

Akademis

1. Hasil penulisan tugas akhir ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan
dan pengetahuan kepada penulis dan pembaca mengenai hubungan antara
konsumsi tahu terhadap penurunan kadar kolesterol total.
2. Penelitian ini dapat dijadikan bukti ilmiah bahwa tahu dapat memberikan
efek penurunan kolesterol total.
3. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan penelitian selanjutnya oleh
akademisi lainnya.

KARYA TULIS AKHIR

PENGARUH KONSUMSI TAHU TERHADAP PENURUNAN KADAR
KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain
wistar) YANG DIBERI DIET TINGGI KOLESTEROL

Oleh:
Corneli Dwi Pramisa
09020050

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2013

HASIL PENELITIAN

PENGARUH KONSUMSI TAHU TERHADAP PENURUNAN KADAR
KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain
wistar) YANG DIBERI DIET TINGGI KOLESTEROL

KARYA TULIS AKHIR
Diajukan kepada
Universitas Muhammadiyah Malang
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan
Dalam Menyelesaikan Program Sarjana
Fakultas Kedokteran

Oleh:
Corneli Dwi Pramisa
09020050

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2013

ii

iii

iv

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas
segala rahmat serta hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir
dengan judul “Pengaruh Konsumsi Tahu Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol
Total Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang Diberi Diet
Tinggi Kolesterol” ini. Tugas akhir ini merupakan salah satu syarat dalam
menempuh Program Pendidikan Dokter di Universitas Muhammadiyah Malang.
Dari hati yang terdalam dengan tulus dan rasa hormat, penulis
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun
tidak langsung telah membantu dan membimbing selama menempuh pendidikan
serta selama menyelesaikan tugas akhir ini, ucapan terimakasih ini khususnya
saya tujukan kepada:
1. dr. Irma Suswati, M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas
Muhammadiyah Malang yang telah memberikan kesempatan serta dukungan
kepada saya hingga karya tulis akhir ini selesai.
2. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD selaku Pembantu Dekan I Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang yang telah menyetujui judul penelitian
karya tulis akhir ini.
3. Prof. Dr. dr. Djoni Djunaedi, Sp.PD.,KPTI selaku pembimbing I yang yang
telah menyetujui judul penelitian tugas akhir ini serta dengan penuh kesabaran

v

dan ketekunan telah membimbing dan mengarahkan saya hingga tugas akhir
ini selesai.
4. dr. Thontowi Djauhari, M.Kes selaku pembimbing II yang selalu membimbing
dan mengarahkan saya agar meningkatkan ilmu pengetahuan hingga karya
tulis akhir ini selesai.
5. dr. Isbandiyah, Sp.PD selaku dosen penguji yang berkenan meluangkan waktu
untuk menguji, membimbing dan mengoreksi serta memberikan motivasi
kepada penulis dalam menyelesaikan karya tulis akhir ini.
6. Ayahanda Alex EP, ibunda Suyatmini dan kakak tersayang Liling DP beserta
adik tercinta Pratanca TS yang telah memberikan kasih sayang, doa,
dukungan, semangat, kepercayaan dan segalanya demi terselesaikannya karya
tulis akhir ini.
7. Seluruh staf tata usaha dan laboratorium Universitas Muhammadiyah Malang,
yang telah meberi bantuan demi selesainya karya tulis akhir ini.
8. Semua teman FK UMM angkatan 2009 yang telah mendukung dan
mendoakan bagi terselesaikannya karya tulis akhir ini.
Akhir kata, saya harap kiranya karya tulis akhir ini dapat menjadi
sumbangan ilmu kepada masyarakat luas. Untuk itu saran dan kritiknya dapat
disampaikan demi sempurnanya karya tulis akhir ini.

Malang, 20 Juni 2013

Penulis

vi

UCAPAN TERIMA KASIH

Assalamualaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas
segala rahmat serta hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir
ini. Dari hati yang terdalam dengan tulus dan rasa hormat, ucapan terimakasih ini
penulis persembahkan kepada keluarga, sahabat-sahabat, serta pihak lain yang
telah mendukung dan membantu dalam penyelesaikan tugas akhir ini, khususnya
penulis tujukan kepada :
1. Allah SWT, dengan rahmat dan hidayahMu karya tulis ini dapat
terselesaikan.
2. Kedua orang tuaku, Ayahanda Alex dan Ibunda Suyatmini yang telah
memberikan kasih sayang, doa, dukungan, semangat, kepercayaan, dan
segalanya demi terselesaikannya karya tulis akhir ini.
3. Kakak tersayangku Liling DP dan adik tercinta Pratanca TS yang selalu
member perhatian, mendoakan dan memberi motivasi kepada saya walau
jauh di kota halaman.
4. Para Queenthil, Tanti Olivina (Bena), Issa Oktaviani (BOSS), Elok Widya
Puspita (Eloq), Etik Wulandari (Eet), Sismy Yuniarti (Simmi) Yasinta
Fajar (Yazh), atas persaudaraan kita selama ini, kalian terbaik
dibidangnya, karena dari kalian lah saya mengerti arti dari sebuah sahabat,
tanpa kalian saya pasti tidak sebahagia ini.
5. Saudaraku, Roisa Feriani, Gladiar Pawintri, Amalia Fauzia Nisai, Rossa
Indah Rahmawati, Lathifatul Fikriyah, Riza Darmayanti, kalian adalah

vii

keluarga di saat sedih maupun senang. Jangan ragukan persaudaraan kita,
kita adalah selalu menjadi saudara sampai kapanpun juga.
6. My dearest oppa, Aryo Gelorawan, orang terdekat penulis yang selalu
menemani selama mengerjakan karya tulis akhir ini, terima kasih atas
kasih sayang, perhatian, kesetiaan, keikhlasan, semangat, motivasi dan
kesabaran tak terbatas yang telah diberikan selama 12 tahun ini.
Barakallah, Alhamdulillah jazakallahu khoiro. Hanaman saranghanikka
hanamyeon chungbunhanikka, saranghae oppa. (っ˘з(˘⌣˘ )
7. Teman-teman menikusku di kandang dan teman rumpik seperjuangan,
Fahreza (gokil), Yulia Manawean, Tri Ayu Sinta (bude), Yudha Pratama,
Heka Prasetyo, Riyan Pujianto, M. Bilal, Prima Abdillah, teman
sepenelitianku yang selalu membantu mengasuh tikus-tikus kita, dan
banyak teman-teman yang lain yang selalu membawa keceriaan mulai
awal sampai terselesainya penelitian.
8. Seluruh Dosen Pengajar, Staff TU FK UMM, Mas mifta, Pak Kus, Pak
Joko, Pak Yon, Mbak Dila, Mbak Emi, Mbak Fat, seluruh Staff LAB FK
UMM, dan seluruh Staff Perpustakaan UMM kampus II atas semua ilmu
dan bantuan yang diberikan selama ini, Terimakasih sekali.
9. Laptopku tersayang yang tidak pernah lelah membantuku dalam
mengerjakan karya tulis akhir ini, kita telah bekerja keras.
10. Mas-mas printer sebelah kampus, belakang kampus, setengah enam pagi,
yang membantu mulai awal pembuatan proposal, terima kasih telah
menorehkan tinta sampai terselesainya tugas akhir ini.

viii

11. Semua sahabat – sahabat seperjuanganku FK UMM 09, terima kasih atas
dukungan dan doa sehingga saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini.
Lanjutkan perjuangan teman – teman, kita telah menorehkan sejarah.
12. Seluruh Pengajar, guru-guru SD, SMP, SMA, pembimbing les, dan semua
orang yang telah mendidikku dari kecil sampai hari ini yang tanpa lelah
memberikan ilmu dan menuntunku agar menjadi orang yang lebih baik
dan bermanfaat bagi orang lain.
13. Keluarga Sigura – gura I/6A, kos tercinta di Malang.
14. Omen dan teman – temannya (O’on, oci, pi’i) yang dengan ikhlas
mengantarku mengejar masa depan yang lebih baik.
15. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah
membantu terselesaikannya tugas akhir ini.
Semoga tugas akhir ini menjadi berkah bagi kita semua dan sekali lagi
terima kasih atas semua yang telah diberikan selama ini.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang, 20 Juni 2013

Penulis

ix

ABSTRAK
Corneli, Dwi Pramisa. (2013). Pengaruh Konsumsi Tahu Terhadap Penurunan
Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus strain
wistar) yang Diberi Diet Tinggi Kolesterol. Tugas Akhir. Fakultas
Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing: (I)
Djoni Djunaedi*) (II) Thontowi Djauhari.**)
Latar belakang: Tahu merupakan salah satu produk kedelai yang paling terkenal
dan kandungan isoflavon kedelainya sebanding dengan produk kedelai lainnya
sehingga sesuai sebagai makanan alternatif penurun kolesterol dan dianggap lebih
aman daripada obat penurun kolesterol yang memiliki efek samping.
Tujuan: Membuktikan adanya pengaruh konsumsi tahu terhadap penurunan
kolesterol total tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang diberi
diet tinggi kolesterol.
Metode: Eksperimental The Post Test Only Control Group Design. Terdiri dari
kelompok kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan tahu dosis 4.81
gram dan dosis 9.62 gram. Dianalisis dengan uji oneway ANOVA, Tukey 5%,
regresi dan korelasi.
Hasil penelitian: Uji ANOVA terdapat pengaruh yang bermakna dengan nilai Sig
0.000 < p (0.05) antar kelompok perlakuan. Uji Tukey 5% konsumsi tahu dengan
dosis yang berbeda-beda mampu menurunkan kolesterol total tikus putih. Uji
korelasi pearson bernilai Sig (2-tailed) = 0.000 < p (0.05), arah korelasi negatif
dan kekuatan korelasi sebesar 0.726 dengan kekuatan korelasi cukup kuat. Uji
regresi mendapatkan dosis efektif tahu yang mampu menurunkan kadar kolesterol
total tikus putih adalah 13.65 gram/hari.
Kesimpulan: Konsumsi tahu berpengaruh terhadap kolesterol total tikus putih
jantan (Rattus norvegicus strain wistar) yang diberi diet tinggi kolesterol.
Kata kunci: Tahu, Kadar kolesterol total, Diet tinggi kolesterol.

*) Guru Besar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universutas
Muhammadiyah Malang
**) Staf pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

x

ABSTRACT
Corneli, Dwi Pramisa. (2013). The influence of Tofu Consumption Against
(Rattus norvegicus wistar strain) White Male Rat’s Total Cholesterol
Reduction Induced by High Cholesterol Diet. Final Assignment.
Medical Faculty of Muhammadiyah Malang University. Advisors: (1)
Djoni Djunaedi*) (II) Thontowi Djauhari**)
Background: Tofu is one of the most popular soy product that contains high soy
isoflavone content compared by other soy products, so it’s suitable as a
cholesterol-lowering alternatives diet and safer compare with cholesterol-lowering
drugs that reveals more side effects.
Purpose: Proves the influence of tofu consumption against (Rattus norvegicus
wistar strain) white male rat’s total cholesterol reduction induced by high
cholesterol diet.
Method: The study was experimental with The Post Test Only Control Group
Design. Consisting of a negative control group, positive control group, the
treatment group of 4.81 gram dose and 9.62 gram dose. Analyzed with oneway
ANOVA, Tukey 5%, regression and correlation.
Results: ANOVA test showed significant effect p=0,000 < p (0,05) on the
experiment groups . Tukey Test 5% stated that tofu consumption with varying
doses capable of increasing white rats total cholesterol reduction average. Pearson
correlation test found sig (2-tailed) = 0.000 < p (0.05), with negative correlation
and the strength of correlation was 0.726 with the sufficient strength correlation.
Regression’s test found the effective doses of tofu for lowering white rat’s total
cholesterol was 13.65 gram/day.
Conclusion: Tofu consumption could reduce (Rattus norvegicus strain wistar)
white male rat’s total cholesterol which have been induced by high cholesterol
diet.
Keywords: Tofu, Total cholesterol, High cholesterol diet

*) Professor of internal medicine in medical faculty in University of
Muhammadiyah Malang.
**) Lecturer in medical faculty in University of Muhammadiyah Malang.

xi

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ....................................................................................... . i
HASIL PENELITIAN ..................................................................................... . ii
LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................... iii
LEMBAR PENGUJIAN .................................................................................... iv
KATA PENGANTAR ........................................................................................ v
UCAPAN TERIMAKASIH ............................................................................... vii
ABSTRAK .......................................................................................................... xi
ABSTRACT .......................................................................................................... xii
DAFTAR ISI ....................................................................................................... xiii
DAFTAR TABEL ...............................................................................................xvii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... . xviii
DAFTAR SINGKATAN ....................................................................................xix
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... . xx
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ............................................................................ 1
1.2. Rumusan Masalah ....................................................................... 3
1.3. Tujuan Penelitian ........................................................................ 3
1.3.1. Tujuan umum .................................................................. 3
1.3.2. Tujuan khusus ................................................................. 3
1.4. Manfaat Penelitian ...................................................................... 4
1.4.1. Manfaat klinis ................................................................. 4

xii

1.4.2. Manfaat masyarakat ........................................................ 4
1.4.3. Manfaat akademisi........................................................... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1

Kedelai (Glycine Max) ............................................................... 6
2.1.1

Definisi dan Morfologi Kedelai ..................................... 6

2.1.2

Komposisi Kedelai ……................................................. 7

2.2

Tahu ........................................................................................... 11

2.3

Lipid dan Lipoprotein ................................................................ 13
2.3.1

Komposisi Lipoprotein .................................................. 15

2.3.2

Metabolisme Lipoprotein ............................................... 15

2.3.3

Kolesterol ....................................................................... 19
2.3.3.1 Sintesis Kolesterol ............................................. 20
2.3.3.2 Faktor yang Mempengaruhi Keseimbangan
Kolesterol dalam Jaringan ................................. 23
2.3.3.3 Pengangkutan Kolesterol dalam Jaringan ......... 24
2.3.3.4 Ekskresi Kolesterol ........................................... 26

2.4

Hiperkolesterol .......................................................................... 26

2.5

Kolesterol Total ......................................................................... 27

2.6

Hubungan Kedelai dengan Penurunan Kolesterol Total ........... 28

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN
3.1

Kerangka Konseptual Penelitian ................................................. 31

3.2

Hipotesis ..................................................................................... 32

BAB 4 METODE PENELITIAN
4.1

Rancangan Penelitian .................................................................. 33

xiii

4.2

Tempat dan Waktu Penelitian ..................................................... 33

4.3

Populasi dan Sampel ................................................................... 33
4.3.1

Populasi ........................................................................... 33

4.3.2

Sampel ............................................................................ 33

4.3.3

Teknik pengambilan sampel ........................................... 33

4.3.4

Estimasi besar sampel ...................................................... 34

4.4

Karakteristik Sampel Penelitian ................................................... 35

4.5

Variabel Penelitian ...................................................................... 35

4.6

4.5.1

Variabel bebas ................................................................. 35

4.5.2

Variabel tergantung ......................................................... 35

Bahan dan Instrumen Penelitian .................................................. 35
4.6.1

Bahan ............................................................................... 35

4.6.2

Instrumen ......................................................................... 36

4.7

Definisi Operational .................................................................... 37

4.8

Dasar Penentuan Dosis Tahu ...................................................... 37

4.9

Prosedur Penelitian ..................................................................... 49
4.9.1

Pembagian kelompok tikus ............................................. 40

4.9.2

Adaptasi .......................................................................... 40

4.9.3

Pemberian diet hiperkolesterolemia ............................... 40

4.9.4

Pemberian tahu ............................................................... 41

4.9.5

Proses anastesi dan pembedahan hewan coba ................ 41
4.9.5.1 Proses anastesi ................................................... 41
4.9.5.2 Proses pembedahan ............................................. 41

4.9.6

Pemeriksaan kadar kolesterol total .................................. 42

xiv

4.10 Analisis Data................................................................................ 43

BAB 5 HASIL DAN ANALISI PENELITIAN
5.1 Hasil Penelitian ............................................................................................. 45
5.2 Analisis Data ................................................................................................. 47
BAB 6 PEMBAHASAN ................................................................................... 55
BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN
7.1 Kesimpulan .................................................................................................... 63
7.2 Saran ............................................................................................................. 63
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 65
LAMPIRAN ....................................................................................................... . 69

xv

DAFTAR TABEL
Tabel

Halaman

5.1 Pengaruh Pemberian Tahu terhadap Penurunan Kadar Kolesterol total ...... . 45
5.2 Persamaan Regresi ....................................................................................... . 52

xvi

DAFTAR GAMBAR
Gambar

Halaman

2.1

Tanaman Kedelai ........................................................................................ 7

2.2

Gambar Kacang Kedelai ............................................................................. 7

2.3

Komposisi Zat Gizi Kedelai ....................................................................... 8

2.4

Perbandingan Struktur Kimia Estrogen dan Isoflavon .............................. 10

2.5

Komposisi Kedelai per 100 gram Bahan ................................................... 12

2.6

Struktur Lipidprotein .................................................................................. 13

2.7

Karakteristik Lipoprotein Plasma ............................................................... 15

2.8

Jalur Metabolisme Eksogen ........................................................................ 17

2.9

Jalur Metabolisme Endogen ....................................................................... 18

2.10 Jalur Reserve Cholesterol Transport .......................................................... 19
2.11 Struktur Kolesterol ...................................................................................... 19
2.12 Jalur Biosintesis Kolesterol ........................................................................ 21
2.13 Klasifikasi Kolesterol Total, Kolesterol LDL, Kolesterol HDL, dan
Trigliserida .................................................................................................. 27
4.1

Konversi Dosis Antara Jenis Hewan dengan Manusia .............................. 37

4.2

Pengukuran Kolesterol Total Darah ............................................................ 43

5.1

Grafik Kadar Kolesterol Total ................................................................... 47

5.2

Grafik linieritas .......................................................................................... 53

xvii

DAFTAR SINGKATAN

ABC-1

: Adenosine Triphospate Binding Cassette Transporter – 1

ACAT

: Acyl-CoA-Cholesterol-Acyltranferase

Asetil-KoA

: Asetil Koenzim A

FFA

: Free Fatty Acid

HDL

: High Density Lipoprotein

HMG-CoA

: 3-Hydroxy-3-Methylglutaryl coenzyme A

HPF

: Highly Purified Fraction

IDL

: Intermediate Density Lipoprotein

LCAT

: Lecithine Cholesterol Acyl Transferase

LDL

: Low Density Lipoprotein

LDL-C

: Low Density Lipoprotein-Cholesterol

PC

: Phosphatidyl Choline

SR-A

: Scavenger Receptor A

TBARS

: Thiobarbitoric Acid Reactive Substance

TG

: Triacylglyceride

VLDL

: Very Low Density Lipoprotein

xviii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lembar Data Hasil Penelitian ......................................................... 69
Lampiran 2. Lembar Hasil Analisis .................................................................... 70
Lampiran 3. Lembar Dokumentasi Penelitian .................................................... 74
Lampiran 4. Lembar Surat Penelitian ................................................................. 80
Lampiran 5. Lembar Konsultasi Tugas Akhir..................................................... 81

xix

DAFTAR PUSTAKA

Adam JMF. 2009. Dislipidemia dalam Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, Edisi 4,
Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta: FK-UI. Hal:
1941 – 1954.
Al-farabi, Makhyan Jibril. 2011. High-Density Lipoprotein Phospolipids Interfere
with Dendritic Cell Th1 Functional Maturation. Critical Appraisal.
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.
Astawan M. 2009. Sehat dengan Hidangan Kacang-kacangan dan Biji-bijian,
Jakarta: Swadana. Hal: 174.
Bakhit, R.M., B.P. Klein, D.E. Sorlie, J.O. Ham, J.W. Erdman and S.M. Potter.
2004. Intake of 25 gram of Soybean Protein with or Without Soybean
Fiber Alters Plasma Lipids in Men with Elevated Cholesterol
Concentrations. Anim. Inst. Of Nutr. 213 – 222
Brown, Carol T. 2005. Penyakit Aterosklerotik Koroner dalam Patofisiologi
Konsep Klinis Proses-proses Penyakit Price, Sylvia A, dan Lorraine M.
Wilson, Edisi 6, Volume 1. Jakarta: EGC.
Braunwald E, Hauser SL, Fauci A, Longo DL et al. 2008. The pathogenesis,
prevention, and treatment of atherosclerosis. In: Harrison’s Principles of
Internal Medicine, 17th ed. Vol.2, Mc Graw-Hill P; 235.
Deddy M. 2010. Kedelai Komponen untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta. Hal :
13 – 29.
Diah MU. 2011. Efek Intervensi Tempe Terhadap Profil Lipid, Superoksida
Dismutase, LDL Teroksidasi dan Malondialdehyde pada Wanita
Menopause. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Dorland, 2006. Kamus kedokteran edisi 29. Jakarta: EGC. Hal: 222.
Fauzi. 2011. Fraksi Etil Asetat Ekstrak Metanol Rimpang Temu Giring terhadap
Kadar Kolesterol Darah. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Dahlan.
Yogyakarta.
Gruber CJ. 2002. Production and Action of Estrogen, The N. Engl.J : 346. vol.
346. P : 340 – 352.
Guyton AC. 2007. Metabolisme Lipid dalam Buku Ajar Fisiologi Kedokteran /
Arthur C. Guyton, John. E. Hall, Edisi 11. Jakarta: EGC. Hal: 1077 –
1080.

xx

Hery W. 2010. Protein Kedelai Hitam Manfaatnya Bagi Kesehatan. Yogyakarta:
Kanisius. Hal : 87.
Irwan WA. 2006. Budidaya Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill).
Jatinangor: Universitas Padjajaran. Hal : 32 – 57.
Jenkins, et al. 2002. Effects of high- and low-isoflavone soyfoods on blood lipids,
oxidized LDL, homocysteine, and blood pressure in hyperlipidemic men
and women. Am J Clin Nutr., 76:365–372.
Kalim

MJ.
2007.
Stroke
Mengancam
Usia
http://docstoc.com/docs/Patofisiologi-dan-penatalaksanaan
jantung koroner. Diunduh 25 Oktober 2011

Produktif,
penyakit

Kanazawa. 2007. Anti-Atherogenic Effects of Soybean Protein. Annals NY Acad
Sci, 672:204-214.
Koswara S. 2009. Isoflavon, Senyawa Multi Manfaat dalam Kedelai dan
Menopause dan Kanker Payudara. Departemen Ilmu dan Teknologi
Pangan, FTP IPB. Hal : 224 – 231.
Krummel D. 2004. Medical nutrition therapy in cardiovascular disease. In :
Mahan LK, Escott SS. Krause, Food Nutrition and Diet Therapy 11
edition. Pensylvania. P : 867-876.
Kusumawati D. 2004. Bersahabat dengan Hewan Coba. Gajahmada University
Pres Yogyakarta. Hal : 106.
Kwiterovich PO. 2000. The metabolic pathways of high-density lipoprotein, loedensity lipoprotein, and trigliserides. Am J Cardiol 85:5-10.
Marks DB. 2000. Metabolisme Kolesterol dan Lipoprotein Darah dalam Biokimia
Kedokteran Dasar Sebuah Pendekatan Klinis. Jakarta: EGC. Hal : 513 –
532.
Mauli I. 2005. Pengaruh Perasan Segar Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap
Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diberi Diet
Kolesterol Tinggi. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan.
Yogyakarta.
Mayes PA. 2003. Metabolisme Lemak dalam Biokimia Harper. Jakarta: EGC.
Hal: 254 – 286.
Muchtadi D. 2010. Kedelai Komponen untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta. Hal
: 20 – 160.
Murdia LK, Wadhwani R. 2010. Effect of processing parameters on texture and
yield of tofu. As. J. Food Ag-Ind., 3(02):232-241.

xxi

Murray RK. 2003. Biokimia Harper. Jakarta:EGC. Hal : 178 – 216.
Nahas Eliana Eguiar Petri, Jorge Nahas-Neto. 2006. The Effects of Soy Isoflavones
in Postmenopausal Women: Clinical Review. Current Drug Therapy
1:31-36.
NCEP ATP III. 2001. Third Report of The NCEP Expert Panel, NIH Publication
No 01-6370, 2001; Expert Panel on Detection, Evaluation, and
Treatment of High Blood Cholesterol in Adults. JAMA 2001; 285:24862497.
Notoatmodjo S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Hal : 114 – 115.
Nyoman SSI, Marsono Y, Astuti M. 1997. Pengaruh Tempe Sebagai Sumber
Protein Terhadap Profil Lipida Pada Tikus. Prosiding Seminar Teknologi
Pangan.
Radiyati T. 2000. Pengolahan Kedelai. Subang: BPTTG Puslitbang Fisika
Terapan – LIPI,. Hal. 9 – 14.
Rimbach G. 2007. Dietary isoflavones in the prevention of cardiovascular disease
– A molecular perspective. Food and Chemical Toxicology 46:13081319.
Sagara M, Rajura A, Armitage L, Birt CA, Yaori Y. 2004. Can foods with added
soy-protein or fish-oil reduce risk factor for coronary disease? A
factorial randomised controlled trial. Nutr Metab Cardiovasc Dis.
14:344-350.
Sanders TAB. 2002. Moderate intakes of intact soy protein rich in isoflavones
compared with ethanol- extracted soy protein increase HDL but do not
influence transforming growth factor _1 concentrations and hemostatic
risk factors for coronary heart disease in healthy subjects. Am J Clin
Nutr 76:373–377.
Setchell KD, Cassidy A. 1999. Dietary isoflavones: biological effects and
relevance to human health. J Nutr. 1999 Mar;129(3):758S-767S.
Sheperd J. 2001. The role of the exogenous pathway in hypercholesterolaemia.
European Heart J 3 supl E:2-5.
SKRT. 2005. Departemen Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan. Jakarta.

xxii

Smith, J. B. & Mangkoewidjojo. 1998. Pemeliharaan, Pembiakan dan Penggunan
Hewan Percobaan di Daerah Tropis. Penerbit Universitas Indonesia (UIPress), Jakarta. pp 10 – 13.
Sopiyudin M. 2009. Hipotesis Korelatif dalam Statistik untuk Kedokteran dan
Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Hal 157.
Suhardjono D. 1995. Percobaan Hewan Laboratorium.Yogyakarta: Gajah
MadaUniversity Press, hal. 207.
Supranto, J. 2007. Statistik Teori dan Aplikasi, Edisi 6. Jakarta: Penerbit
Erlangga. Hal : 22 – 23.
Suprapto. 2001. Bertanam Kedelai. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal : 12.
Suyatna F.D, 2009. Hipolipidemik dalam Farmakologi UI. Jakarta: Balai
Penerbitan FKUI. pp.383.
Takahashi R, Ohmori R, Kiyose C, Momiyama Y, Ohsuzu F, Kondo K. 2005.
Antioxidant Activities of Black and Yellow Soybeans againts Low Density
Lipoprotein Oxidation. J. Agric Food Chem. 53, 4578 – 82.
Tatsuya et al. 2004. Soybean Conglycinin Diet Suppresses Serum Triglyceride
Levels in Normal and Genetically Obese Mice by Induction of Oxidation,
Downregulation of Fatty Acid Synthase, and Inhibition of Triglyceride
Absorption, Biosci.Biotechnol. Biochem., 68 (2), 352-359.
Wahyu J. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta : UGM Press. Hal : 35.
Wisnu C. 2005. Kedelai Khasiat dan teknologi. Jakarta: Bumi Aksara. Hal: 108.
World Health Organitation. The Challenge of Obesity in the WHO European
Region and the Strategies for Response. 2011; 20-23.
World Health Organization, 2008. Centralized Pan Asian Survey on the
Undertreatment of Hypercolesterolemia. Diunduh 24 Oktober 2011,
http://who.int/research/en.
Yousef MI, Kamel KI, Esmail AM, Baghdadi HH. 2004. Antioxidant activities
and lipid lowering effects of isoflavone in male rabbits. Food and
Chemical Toxicology, vol.42, pp.1497-1503.

xxiii