Kedalaman kerutan pada kulit marmut kelompok blanko, ekstrak Grafik rata-rata kedalaman kerutan pada kulit marmut kelompok

Tabel Tabel Tabel Tabel 4.10 4.10 4.10

4.10 Kedalaman kerutan pada kulit marmut kelompok blanko, ekstrak

kelopak bunga rosella 0,5, 0,75, 1, dan vitamin C 2 sebelum penyinaran, sesudah penyinaran, dan pemulihan dari minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. F O R M U L A M A R M U T Wrinkle’s Depth Kedalaman Kerutan mm Sebelum Penyinaran Sesudah Penyinaran Pemulihan Minggu I Pemulihan Minggu II Pemulihan Minggu III Pemulihan Minggu IV B 1 0,575 0,509 0,366 0,309 0,198 2 0,478 0,406 0,563 0,455 0,313 3 0,760 0,688 0,620 0,501 0,313 0 ± 0 0,604 ±0,143 0,534 ±0,142 0,516 ± 0,133 0,421 ± 0,100 0,274 ±0,066 ER 0,5 1 0,420 0,381 0,314 0,281 0,288 2 0,400 0,356 0,338 0,331 0,319 3 0,505 0,406 0,376 0,308 0,228 0 ± 0 0,441 ±0,055 0,381 ±0,025 0,357 ± 0,031 0,306 ± 0,025 0,278 ±0,046 ER 0,75 1 0,376 0,313 0,228 0,2 2 0,398 0,357 0,268 0,198 3 0,438 0,265 0,182 0,221 0 ± 0 0,404 ±0,031 0,311 ±0,046 0,226 ± 0,043 0,206 ± 0,012 0 ± 0 ER 1 1 0,547 0,3 0,219 0,177 2 0,534 0,425 0,326 0,200 3 0,322 0,295 0,265 0,238 0 ± 0 0,467 ±0,126 0,340 ±0,073 0,270 ± 0,053 0,205 ± 0,030 0 ± 0 VC 2 1 0,505 0,387 0,267 0,198 2 0,473 0,344 0,252 0,195 3 0,504 0,444 0,407 0,349 0 ± 0 0,494 ±0,018 0,391 ±0,050 0,309 ± 0,085 0,247 ± 0,088 0 ± 0 Keterangan: B : Krim blanko ER 0,5 : Krim ekstrak kelopak bunga rosella 0,5 ER 0,75 : Krim ekstrak kelopak bunga rosella 0,75 ER 1 : Krim ekstrak kelopak bunga rosella 1 VC 2 : Krim vitamin C 2 Universitas Sumatera Utara Gambar Gambar Gambar Gambar 4.6 4.6 4.6

4.6 Grafik rata-rata kedalaman kerutan pada kulit marmut kelompok

blanko, ekstrak kelopak bunga rosella 0,5, 0,75, 1, dan vitamin C 2 sebelum penyinaran, sesudah penyinaran, dan pemulihan dari minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Uji statistik dengan menggunakan Anova menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan p 0,05 antara kelompok sebelum penyinaran dengan sesudah penyinaran, sedangkan pemulihan minggu pertama sampai minggu keempat didapatkan perbedaan yang signifikan p 0,05. Analisis Tukey didapatkan perbedaan yang signifikan p 0,05, pada minggu kedua antara kelompok krim blanko dan kelompok krim ekstrak kelopak bunga rosella 0,75 dan 1 . Pemulihan minggu ketiga dan minggu keempat perbedaan yang signifikan dapat dilihat antara kelompok krim blanko dengan krim ekstrak kelopak bunga rosella 0,75, 1 dan krim vitamin C 2. Hal ini dikarenakan krim blanko dan krim ekstrak kelopak bunga rosella 0,5 belum mampu menurunkan jumlah keriput pada kulit yang telah tua menjadi tidak berkeriput lagi. Universitas Sumatera Utara Kerutan terjadi karena kontraksi otot wajah walaupun sebagian kerutan mungkin merupakan bagian permanen wajah. Dengan makin bertambahnya umur setelah usia 30 tahun, proses menua menjadi semakin cepat dan kerutan- kerutan diwajah akan semakin tampak jelas. Faktor-faktor penyebab kerutan pada wajah antara lain; sinar matahari, ekspresi wajah, posisi tidur, gaya berat, merokok, serta faktor biologis penuaan yang menyebabkan berkurangnya kelembaban kulit yang diikuti dengan berkurangnya kolagen dan jaringan elastis Sulistyowati, 2009. Universitas Sumatera Utara BAB BAB BAB BAB V V V V KESIMPULAN KESIMPULAN KESIMPULAN KESIMPULAN DAN DAN DAN DAN SARAN SARAN SARAN SARAN 5.1 5.1 5.1 5.1 Kesimpulan

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

98 2999 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 765 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

34 659 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 429 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 587 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 981 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 900 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 546 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 802 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 969 23