MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT. pptx

MODEL PEMBELAJARAN 
KOOPERATIF NHT
(NUMBERED HEAD TOGETHER)
 
 
By Kelompok IV
 
Bertha Tandi 
1414442010
Rahmayani
1414442002

PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF



Roger, dan kawan­kawan dalam Miftahul Huda 
(2011: 29) mengatakan bahwa: 319  Cooperative 
learning is group learning activity organized in 
such a way that learning is based on the socially 
structured change of information between 

learners in group in which each learner is held 
accountable for his or her own learning and is 
motivated to increase the learning of others. 

MODEL  PEMBELAJARAN  KOOPERATIF  
MEMILIKI  BERAMACAM­MACAM  TIPE
Student  Teams 
Achievement  Division 
(STAD),
 Jigsaw,
 Teams  Games  
Tournament(TGT),
 Numbered  Head 
Together (NHT),
 dan Think Pair Share 
(TPS).


Numbered  Head Together (NHT)


PENGERTIAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF 
TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) 


Trianto  (2010)  Pembelajaran  Kooperatif  Tipe 
Numbered  Heads  Together  (NHT)  adalah  suatu 
strategi  model  pembelajaran  kooperatif  yang 
menggunakan  angka  yang  diletakkan  diatas 
kepala  dengan  tujuan  untuk  memudahkan  guru 
dalam mengeksplor aktifitas peserta didik dalam 
mencari,  mengolah,  dan  melaporkan  informasi 
dari 
berbagai 
sumber 
yang 
akhirnya 
dipresentasikan  di  depan  kelas.  Strategi  ini 
pertama  kali  dikenalkan  oleh  Spencer  Kagan 
pada tahun 1992.




Ibrahim  (2000)  Numbered  Heads  Together  (NHT)  :  jenis 
pembelajaran  kooperatife  learning  yang  dirancang  untuk 
mempengaruhi  pola  interaksi  peserta  didik  dan  sebagian 
alternatif  terhadap  struktur  kelas  tradisional.  Numbered 
Heands Together  (NHT) Untuk melibatkan banyak peserta 
didik  dalam  menelaah  materi  yang  tercakup  dalam  suatu 
pelajaran  dan  mengecek  pemahaman  mereka  terhadap  isi 
pelajaran tersebut.



Pembelajaran  kooperatif  leraning  tipe  Numbered  Heads 
Together (NHT) : Cara untuk mencapai tujuan belajar yang 
telah  ditentukan  dengan  cara  berkelompok,  saling  bekerja 
sama  dengan  menggunakan  kemampuan  yang  lebih,  yang 
mana  penerapanya  menggunakan  nomor  yang  diletakkan 
diatas kepala yang bertujuan untuk berfikir bersama­sama, 
dalam  pembelajaran  ini  diharapkan  peserta  didik  dapat 

meningkatkan  belajarnya  terutama  dalam  hal  akademik, 
saling menghargai sesama temanya. 

TUJUAN PEMBELAJARAN 
KOOPERATIF DENGAN TIPE NHT
1.  Hasil belajar akademik stuktural
2. Pengakuan adanya keragaman
3. keterampilan sosial

LANGKAH­LANGKAH ATAU SINTAKS 
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF 
TIPE NHT 
Persiapan 
 Pembentukan kelompok
Guru memberi nomor kepada 
setiap siswa dalam kelompok 
dan nama kelompok yang 
berbeda. 
 Tiap kelompok harus 
memiliki buku paket atau 

buku panduan
 Diskusi masalah
 Memanggil nomor anggota 
atau pemberian jawaban
 Memberi kesimpulan


KELEBIHAN DARI MODEL 
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE 
NHT


Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh
Titin Hartanti (2012) dengan menggunakan model
Numbered Heads togather (NHT) :

Meningkatkan prestasi belajar siswa,
 Mampu memperdalam pe-mahaman siswa,
 Menyenangkan siswa dalam belajar,
 Mengembangkan sikap positif siswa,

 Mengembangkan sikap kepemimpinan siswa,
 Mengembangkan rasa ingin tahu siswa,
 Me-ningkatkan rasa percaya diri siswa,
 Me-ngembangkan rasa saling memiliki, serta
 Mengembangkan keterampil-an untuk masa
depan.




Menurut Sanjaya (2008: 249) keuntungan dan 
kelemahan dari pembelajaran kooperatif 
Number Head Together adalah :
 Dengan leluasanya pembelajaran maka apabila 

keleluasaan itu tidak optimal maka tujuan dari 
apa yang dipelajari tidak akan tercapai.
 Penilaian kelompok dapat membutakan 
penilaian secara individu apabila guru tidak jeli 
dalam pelaksanaannya.

 Mengembangkan kesadaran berkelompok 
memerlukan waktu yang panjang.

KESIMPULAN 


Dengan menerapkan model pembelajaran
NHT
ini,
keantusiasan
siswa
dalam
mempelajari materi guru sangat tinggi.
Karena dirasa menarik dan “menegangkan’.
Siswa
diharuskan
bertanggung
jawab
terhadap soal yang diberikan, sehingga
memicu

siswa
menjadi
aktif
dalam
menjawab. Disamping itu, dalam tiap
kelompok mungkin terdapat siswa yang
kurang pandai, dengan model pembelajaran
ini, maka siswa yang kurang pandai dapat
berdiskusi dengan siswa yang pandai,
sehingga mereka dapat bersama-sama
belajar.

THANK YOU

Dokumen yang terkait

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA KONTEN SHAPE AND SPACE BERDASARKAN MODEL RASCH

69 778 11

MODEL KONSELING TRAIT AND FACTOR

0 2 9

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

2 5 46

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

6 77 70

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

11 75 34

MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA REALIA DI KELAS III SD NEGERI I MATARAM KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012

21 126 83

PENGARUH KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKADAN MOTIFBERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

8 74 14

PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM GERAK MANUSIA (Studi Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Bukit Kemuning Semester Ganjil T

47 275 59

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TPS UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV B DI SDN 11 METRO PUSAT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

6 73 58

PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA SISWA KELAS IV SDN 2 LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG

3 72 62