PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI.

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK
ANAK USIA DINI
(Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Winaya Bhakti
Tahun Pelajaran 2013/2014)
SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini

Oleh :

AHMAD HUSEN
NIM. 1009392

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
JURUSAN PEDAGOGIK
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2014

LEMBAR PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT
Saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “PENGGUNAAN
MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN
MENYIMAK ANAK USIA DINI” ini sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada
bagian didalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak
melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai
dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan
ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan pada saya apabila
kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya
saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.

Bungbulang April 2014
Yang membuat pernyataan,

AHMAD HUSEN
NIM: 1009392

LEMBAR PENGESAHAN
AHMAD HUSEN
NIM 1009392
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
(Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Winaya Bhakti Tahun Pelajaran 2013/2014)
DISETUJUI DAN DISAHKAN OLEH
PEMBIMBING :
Pembimbing I,

Heny Djoehaeni,M.Pd, M.Si
NIP:197007241998022001

Pembimbing II,

Rita Mariyana, M.Pd
NIP:197803082001122001
Diketahui oleh
Ketua Program Studi PG-PAUD
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia

Dr. Ocih Setiasih, M.Pd
NIP:196007071986012001

MOTTO :
HANYA KEBODOHAN MEREMEHKAN PENDIDIKAN
( P. SYRUS )

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin. Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat
Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah serta karunia-Nya sehingga
penulisan Skripsi ini dapat terselesaikan dengan Judul “penggunaan media audio
visual untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini” (Penelitian
tindakan kelas di PAUD Winaya Bhakti Tahun Pelajaran 2013/2014).
Penulis menyadari sepenuhnya dalam penyusunan skripsi

ini masih

banyak kekurangan, jauh dari kesempurnaan. Hal ini dikarenakan keterbatasan
kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki.
Atas segala kekurangan dan ketidak sempurnaan dalam penulisan Skripsi
ini penulis sangat mengharap tegur sapa berupa kritik dan saran yang bersifat
membangun kearah perbaikan dan penyempurnaan Skripsi ini.
Semoga segala bimbingan dan bantuan yang diberikan kepada penulis,
mendapat ridho dari Allah SWT, Amin.

Bungbulang, April 2014
Penulis

UCAPAN TERIMAKASIH

Dalam pembuatan skripsi ini, peneliti banyak sekali menerima bantuan dari
berbagai pihak, baik bantuan yang bersifat financial maupun motivasional. Oleh
karena itu, dalam kesempatan ini peneliti ingin menyampaikan ucapan terima
kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini,
yaitu:
1. Heny Djoehaeni , M.Pd.M.Si. selaku pembimbing I dengan segala kebijakan
dan penuh keikhlasan memberikan dorongan, petunjuk dan saran-saran yang
sangat berharga dalam membimbing peneliti untuk menyelesaikan skripsi ini
2. Rita Mariyana, M.Pd selaku pembimbing II, yang telah banyak memberikan
bimbingan, pengarahan, nasehat, dan dorongan yang sangat berarti dalam
penulisan skripsi ini.
3. Dr Ocih Setiasih, M.Pd, selaku Ketua Program Studi S1 PG PAUD UPI
4. Bapak H.Ruhana Rudiana,M,Mpd dan Hj Lilis Mutiroh,M.Mpd Selaku
Penyelenggara sekaligus pengelola Program FIP UPI PG-Paud Dual Modes
Bungbulang
5. Bapak dan Ibu Dosen serta seluruh civitas akademik program Studi Sarjana
(S-1) Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan ( Dual Modes) Kelompok
Kabupaten Garut (Bungbulang) yang telah memberikan ilmu pengetahuan,
pengalaman

berharga,

berarti bagi peneliti.

dan pembinaan sikap dan wawasan yang sangat

6. Ibu kepala sekolah PAUD Winaya Bhakti, serta segenap tenaga pengajar atas
segala bantuan dan kerjasamanya selama penelitian berlangsung.
7. Ayah,Ibu,Kakak serta Saudara-Saudaraku tercinta yang telah memberikan
bantuan moril maupun materil serta memberikan semangat dan kekuatan
bagi peneliti.
8. Teman-teman seperjuangan dan pihak-pihak lain yang tidak sempat
disebutkan satu-persatu yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan
skripsi ini.
Tiada kata yang paling berharga selain ucapan terima kasih serta harapan
dan do’a semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih dari segala kebaikan
yang telah diberikan. Amin

Bungbulang, April 2014

Peneliti

DAFTAR TABEL

Daftar Tabel

Halaman

Tabel 3.1 Kisi-kisi instrument Penelitian …..........................................................24
Tabel 3.2 Lembar Pedoman Observasi ………………….....................................26
Tabel 3.3 Pedoman Observasi Guru Dalam Proses Pembelajaran ........................28
Tabel 4.1 Daftar Tenaga Pendidik Di PAUD Winaya bhakti ...............................33
Tabel 4.2 Daftar Siswa PAUD Winaya Bhakti .....................................................34
Tabel 4.3 Daftar Sarana dan Prasarana ……….....................................................35
Tabel 4.4 Hasil Observasi Kegiatan Guru ………………………………….…....38
Tabel 4.5 Hasil Observasi Penggunaan Media Audio Visual …...........................40
Tabel 4.7 Rekapitulasi Nilai Siklus ke-1 ...............................................................42
Tabel 4.9 Hasil Observasi Pada siklus ke-2 ..........................................................45
Tabel 4.10 Rekapitulasi Hasil Observasi Pada siklus ke-2 ...................................46
Tabel 5.2 Rekapitulasi Kemampuan Menyimak Pada Siklus ke-2 …….………..48
Tabel 5.4 Nilai Evaluasi Pada Pembelajaran siklus ke-1 dan ke-2 ……..............52

DAFTAR GRAFIK

Daftar Grafik

Halaman

Tabel 4.6 Hasil Observasi (Kondisi Objektif) Pra siklus …..................................41
Tabel 4.8 Rekapitulasi nilai Pada Siklus ke-1 .......................................................43
Tabel 5.1 Grafik Setelah tindakan siklus ke-2 ......................................................47
Tabel 5.3 Grafik Kemampuan Menyimak siklus ke-2 ……………………….….49
Tabel 5.5 Nilai Evaluasi pada siklus ke-1 dan ke-2 …..........................................53
Tabel 5.6 Grafik Peningkatan Kemampuan Siswa ………………………...……54

DAFTAR LAMPIRAN

Daftar Lampiran

Bagian

Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) …......................................................

1

Rencana Kegiatan Harian (RKH) …………………....................................

2

Skenario Pembelajaran ……………………………………………………

3

Kisi-kisi Instrument Penelitian …………………………………...............

4

Format Observasi Anak ……………………………………......................

5

Data Observasi Anak ..................................................................................

6

SK Pembimbing ………..............................................................................

7

Data Bimbingan Skripsi …………………………………………………..

8

Surat Izin Melaksanakan Penelitian …………………………….………....

9

Surat Pernyataan Melaksanakan Penelitian …...........................................

10

Foto – foto Pelaksanaan kegiatan Penelitian ...............................................

11

Daftar Riwayat Hidup ..................................................................................

12

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
LEMBAR PERSETUJUAN PENGUJI
LEMBAR PERNYATAAN
MOTTO
KATA PENGANTAR ............................................................................

i

UCAPAN TERIMA KASIH ..................................................................

ii

ABSTRAK ..............................................................................................

iv

DAFTAR ISI ..........................................................................................

vi

DAFTAR TABEL ..................................................................................

vii

DAFTAR GRAFIK ................................................................................

viii

DAFTAR LAMPIRAN ..........................................................................

viiii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penelitian ......................................................

1

B. Identifikasi Masalah ..............................................................

3

C. Perumusan Masalah ...............................................................

4

D. Tujuan Penelitian ...................................................................

4

E. Manfaat Penelitian .................................................................

5

F. Struktur Organisasi Skripsi ....................................................

6

BAB II KAJIAN PUSTAKA
A. Daftar Pustaka .......................................................................

7

1. Hakekat Media .................................................................

7

2. Jenis dan Karakteristik Media Pembelajaran ....................

7

3. Hakekat Anak Usia 3-4 Tahun .........................................

9

4. Pengertian Menyimak ......................................................

12

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5. Tujuan Menyimak ............................................................

14

BAB III METODE PENELITIAN
a. Lokasi dan Subjek .................................................................

15

b. Desain penelitian ...................................................................

15

c. Devinisi Oprasional ...............................................................

23

d. Instrumen ...............................................................................

23

e. Teknik Pengumpulan Data .....................................................

29

f. Analisis Data .........................................................................

29

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi umum Lokasi dan Subjek penelitian .......................

31

1. Gambaran Umum PAUD Winaya Bhakti .........................

31

2. Kurikulum di PAUD Winaya Bhakti ..................................

32

3. Keadaan Guru Dan Siswa Di PAUD Winaya Bhakti ..........

33

4. Sarana dan prasarana PAUD Winaya Bhakti ......................

35

B. Deskripsi Hasil Penelitian .....................................................

37

C. Peningkatan Kemampuan Menyimak Pada Anak PAUD
Winaya Bhakti ........................................................................

50

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Simpulan ...............................................................................

55

B. Rekomendasi .........................................................................

55

DAFTAR PUSTAKA .............................................................................

57

LAMPIRAN - LAMPIRAN
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
(Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Winaya Bhakti
Tahun Pelajaran 2013/2014)
Oleh: Ahmad Husen, NIM,1009392
Abstrak
Permasalahan yang di angkat dalam permasalahan ini adalah penggunaan
media audio visual untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada anak usia
dini di PAUD Winaya Bhakti kurang berkembang. Dalam proses pembelajaran
anak kurang termotivasi dan banyak anak yang tidak memperhatikan karena
bermain sendiri. Hal ini di sebabkan oleh faktor proses pembelajaran yang tidak
relevan dan menarik bagi anak, karena guru belum menggunakan metode
pembelajaran dan media yang cocok, dalam pelaksanaannya cenderung secara
klasikal juga masih berpusat pada guru, tanpa melibatkan anak secara aktif dan
tanpa memperhatikan kemampuan dasar siswa yang dimilikinya baik dari segi
pengetahuan, sikap dan keterampilannya. Akibatnya anak kurang aktif dan
hasilnyapun kurang memuaskan.
Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam
meningkatkan kemampuan menyimak pada anak. Media yang diterapkan dalam
pembelajaran ini adalah media audio visual. Penelitian ini merupakan relevansi
dari peneliti sebelumnya, dalam meningkatkan kemampuan menyimak pada anak
dengan media audio visual.
Setelah melaksanakan pembelajaran dengan
menggunakan media audio visual kemampuan menyimak anak mengalami
peningkatan baik proses pembelajaran maupun perolehan hasil belajar.
Sebagai implementasinya, dilakukan penelitian tindakan kelas pada proses
pembelajaran yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menggunakan media
audio visual. Teknik pengumpulan data penelitian dilaksanakan dengan
menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, lembar
observasi, lembar evaluasi, dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dan
direfleksi dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini
menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa yang dapat dilihat dari
peningkatan hasil belajar siswa yang sebagian besar anak mencapai nilai BSB.
Kata Kunci : kemampuan menyimak anak, media audio visual

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

iv

AUDIO VISUAL MEDIA USE TO IMPROVE LISTENING SKILLS
EARLY CHILDHOOD
( Classroom Action Research in early childhood Winaya Bhakti
Academic Year 2013/2014)
By : Ahmad Husen,NIM,1009392
Abstrak
The problems in the lift in this problem is the use of audio-visual media to
improve listening skills in early childhood in early childhood Bhakti Winaya less
developed . In the learning process less motivated children and many children do
not pay attention because the play itself . This is caused by factors that are not
relevant to the learning process and appeal to children , because teachers have not
been using learning methods and media are matched , the implementation tends to
be classical is still centered on the teacher , without actively involving children ,
and without regard to the basic skills of students both in terms of its knowledge ,
attitudes and skills . As a result, children are less active and the results are less
satisfactory .
This study was conducted to improve students' creativity in improving
listening skills in children . Media were applied in this study is the audio-visual
media . This study is the relevance of previous researchers , to improve listening
skills in children with audio-visual media . After implementing learning using
audio-visual media to listen to the child 's ability to increase both the learning
process and the acquisition of learning outcomes
.For its implementation , conducted action research in the learning process
carried out in two cycles using audio-visual media . Research data collection
techniques implemented using observation , interview, field notes , observation
sheets , evaluation sheets , and camera . Data were analyzed and reflected by a
qualitative description of the method . The results of this study showed an
increase in student learning activities that can be seen from the increase in student
learning outcomes that most children achieve the BSB .

Keywords : children's listening skills , audio-visual media

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

iv

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Penelitian
Dunia pendidikan sekarang ini secara nyata telah berkembang pesat, hal
ini terlihat jelas dengan adanya usaha meningkatkan mutu pendidikan di
Indonesia, melalui proses belajar mengajar dengan paradigma baru yaitu bahwa
pengetahuan tidak begitu saja bisa ditransfer oleh guru ke pikiran siswa, tetapi
pengetahuan tersebut dikonstruksi di dalam pikiran siswa itu sendiri. Guru
bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa (teacher centered), tetapi yang
lebih diharapkan adalah bahwa pembelajaran berpusat pada siswa (student
centered). Dalam kondisi seperti ini, guru atau pengajar lebih banyak berfungsi
sebagai fasilitator pembelajaran.Jadi, siswa atau pebelajar sebaiknya secara aktif
berinteraksi dengan sumber belajar, berupa lingkungan.Lingkungan yang
dimaksud adalah guru itu sendiri, siswa lain, kepala sekolah, petugas
perpustakaan, bahan atau materi ajar (berupa buku, modul, selebaran, majalah,
rekaman video, atau audio, dan yang sejenis).
Berkembangnya paradigma diatas disertai
teknologi

media

pendidikan.Dunia

pendidikan

dengan perkembangan
diharapkan

mampu

mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat bersaing di era globalisasi
melalui pengajaran yang berbasis student-centered dan juga penggunaan teknologi
media pembelajaran yang sesuai dengan zaman.Media pembelajaran merupakan
wahana dan penyampaian informasi atau pesan pembelajaran pada siswa. Dengan
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2

adanya media dalam proses belajar mengajar, diharapkan dapat membantu guru
dalam meningkatkan prestasi belajar pada siswa. Oleh karena itu, guru di
harapkan dapat menghadirkan media yang sesuai bagi kurikulum dan tentunya
menarik, demi tercapainya tujuan pembelajaran.Media pembelajaran setiap tahun
selalu mengalami perkembangan, karena masing-masing media memiliki
kekurangan berdasarkan penggunaannya. Peserta didik juga cepat dapat
merasakan kebosanan dan kejenuhan apabila media yang digunakan itu-itu juga,
tidak menarik dimana media yang kurang menarik akan bersifat verbalistik,
seperti media yang berupa teks book panjang yang membosankan. Oleh karena itu
perlu sekali diadakannya perbaikan media guna menunjang proses belajar
mengajar. Harus diakui, bahwa keberhasilan dalam proses pembelajaran tidak
lepas dari media dan bahan ajar yang baik yaitu yang dapat menarik minat siswa,
sesuai dengan bidang studi dan tidak melenceng dari kurikulum.
Mutu pendidikan

Pendidikan Anak Usia Dini

dapat meningkat

sekarang ini dan tentunya akan meningkat terus di masa mendatang dengan
keberadaan awal yang telah mengenal dan memberikan pembelajaran dengan
teknologi media pembelajaran yang menarik minat siswa, membangkitkan
kembali minat siswa untuk mempelajari kembali materi yang disajikan dan
memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan media ajar tersebut.
Salah satu media pembelajaran tersebut adalah dengan media Audio Visual.
Pesatnya perkembangan dunia pendidikan juga dapat dilihat dari
berkembangnya materi pembelajaran atau kurikulum, seperti adanya kurikulum
pembelajaran di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini, yang dimulai dari Taman
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3

Kanak Kanak. Kemampuan menyimak adalah suatu kemampuan yang sangat
penting yang harus dimiliki oleh siswa, dimana kemampuan menyimak sangat
berpengaruh dalam pendidikan,

yang diajarkan untuk penyerapan dan

pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya bangsa. Namun dalam
hal ini kemampuan menyimak pada anak sangat rendah, karena anak kurang
menrima rangsangan dalam pembelajaran.
Selama ini proses pembelajaran dalam mengasah kemampuan menyimak
di PAUD Winaya bhaktikurang efektif dalam penggunaan metode pembelajaran,
sehingga peneliti dalam upaya meningkatkan kemampuan menyimak salah
satunya adalah dengan menggunakan Media Audio Visual. Media yang digunakan
ini dirasakan cukup efektif, karena siswa dapat menggunakan panca indera yang
dimilikinya

secara

cukup

optimal

(mendengar,

melihat

dan

juga

mengulang/mengikuti). Semakin banyak panca indera yang digunakan oleh siswa
maka sesuatu yang dipelajari akan mudah diterima dan diingat, akhirnya media
dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih baik dan menyerap pelajaran lebih
cepat.
Berdasarkan uraian di atas penulis melakukan penelitian yang berjudul
“Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak
Anak Usia Dini ”.
B. Identifikasi Masalah
Dari latar belakang di atas dapat diidentifikasikan masalah-masalah sebagai
berikut :

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4

1. Kurangnya penggunaan

media untuk meningkatkan kemampuan

menyimak pada anak di Pendidikan Anak Usia Dini Winaya Bhakti.
2.

Kurangnya kemampuan menyimak anak di PAUD Winaya Bhakti.

3. Apakah penggunaan Media pembelajaran dapat mempermudah anak dalan
meningkatkan kemampuan menyimakPAUD Winaya Bhakti?
C. Perumusan Masalah
Untuk mengarah kepada pokok permasalahan yang di teliti maka masalahnya di
rumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana kondisi objektif kemampuan menyimak sebelum penggunaan
media audio visual di PAUD Winaya bhakti?
2. Bagaimana penerapan pengunaan media audio visual untuk meningkatkan
kemampuan menyimak di PAUD Winaya bhakti?
3. Bagaimana peningkatan kemampuan menyimak anak setelah mengunakan
media audio visual pada siswa di PAUD Winaya bhakti?
D. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui kondisi objektif kemampuan menyimak sebelum
penggunaan media audio visual di PAUD Winaya bhakti.
2. Untuk mengetahui langkah-langkah penerapan pengunaan media audio visual
untuk meningkatkan kemampuan menyimak di PAUD Winaya bhakti.
3. Untuk mengetahui adakah peningkatan kemampuan menyimak anak setelah
mengunakan media audio visual pada siswa di PAUD Winaya bhakti.

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5

E. Manfaat Penelitian
Berdasarkan dari tujuan penelitian yang dikemukakan diatas maka hasil
penelitian diharapkan memberi manfaat secara teoritis dan manfaat praktis.
Adapun maanfaat teoritis dan manfaat praktis yang dimaksud adalah sebagai
berikut:
1.

Manfaat teoritis
Secara teoretis penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan

referensi dibidang pendidikan pada anak usia dini, terutama dalam hal
pengembangan minat belajar anak dalam menerima bahasa melalui media
pembelajaran.
2.

Manfaat Praktis
Adapun manfaat praktis yang diharapkan pada penelitian ini adalah

sebagai berikut :
a.

Sebagai bahan informasi tentang pentingnya media pembelajaran dalam
mengembangkan minat belajar anak tentang menyimak di PAUD Winaya
Bhakti.

b.

Para guru khususnya dan para praktisi pendidikan pada umumnya sebagai
referensi bahwa dalam mengajar bahasa, penting untuk memperhatikan anak
secara spesifik berdasarkan kemampuan dan karakteristik belajar anak.

c.

Memberikan masukan kepada mahasiswa dan pendidik anak usia dini dalam
membuka cakrawala berfikir mereka akan pentingnya media pembelajaran.

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

6

F. Struktur Organisasi Skripsi
1. BAB 1PENDAHULUAN
a. latar belakang penelitian
b. Identifikasi masalah
c. Perumusan masalah
d. Tujuan penelitian
e. Manfaat penelitian
f. Struktur organisasi skripsi
2. BAB II KAJIAN PUSTAKA
3. BAB III METODE PENELITIAN
a. Lokasi dan subjek
b. Desain penelitian
c. Devenisi oprasional
d. Instrumen
e. Teknik pengumpulan data
f. Analisis data
4. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
5. BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

7

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. DAFTAR PUSTAKA
1. Hakekat Media
Media merupakan alat atau sarana yang mempunyai fungsi untuk
menyampaikan suatu informasi.Secara harfiah media berarti perantara yaitu
perantara sumber pesan dengan penerima pesan.Menurut Badru Zaman
(2007:4.13) media pembelajaran pada dasarnya merupakan wahana dari pesan
yang oleh sumberpesan (guru) ingin diteruskan kepada penerima pesan (anak).
Pesan yang disampaikan adalah isi pembelajaran dalam bentuk tema/ topic
pembelajaran dengan tujuan agar terjadi proses belajar pada diri anak. Seorang
guru PAUD dan TK selalu menginginkan agar pesan yang disampaikannya dapat
diterima anak dengan afektif dan efisien.Untuk itu diperlukan media
pembelajaran.Media yang dikembangkan dengan baik diharapkan dapat
membantu anak memahami pesan yang disampaikan kepada anak.
2.

Jenis dan Karakteristik Media Pembelajaran
Media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu

media visual, audio, dan audiovisual.Berikut ini secara singkat diuraikan
keterangan dari jenis dan karakteristik media pembelajaran.
a.

Media Visual
Media visual adalah media yang menyampaikan pesan melalui penglihatan

pemirsa atau media yang hanya dapat dilihat.Jenis media visual ini tampaknya
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

8

yang sering digunakan oleh guru PAUD dan TK untuk membantu menyampaikan
isi dari tema pembelajaran yang sedang dipelajari.Media visiual terdiri atas media
yang dapat

diproyeksikan (projected visual)

media

yang tidak dapat

diproyeksikan (non-projected visual.
b.

Media Audio
Media audio adalah media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif

(hanya dapat didegar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan
kemauan anak untuk mempelajari isi tema.Contoh media audio adalah program
kaset suara dan program radio.Penggunaan media audio dalam kegiatan
pembelajaran di PAUD pada umumnya untuk melatih keterampilan yang
berhubungan dengan aspek-aspek keterampilan mendengarkan. Dan sifatnya yang
auditif, media ini mengandung kelemahan yang harus di atasi dengan cara
memanfaatkan media lainnya.
c.

Media Audio visual
Media audiovisual merupakan kombinasi dari media audio dan media

visual atau biasa disebut media pandang-dengar. Dengan menggunakan media
audiovisual ini maka penyajian isi tema kepada anak akan semakin lengkapdan
optimal. Selain itu, media ini dalam batas-batas tertentu dapat menggantikan
peran dan tugas guru.Dalam hal ini, guru tidak selalu berperan sebagai penyampai
materi karena penyajian materi bisa diganti oleh media.Peran guru bisa beralih
menjadi fasilitator belajar, yaitu memberikan kemudahan bagi anak untuk
belajar.Contoh dari media audio visual ini di antaranya program televisi atau
video pendidikan atau instruksional, program slide suara, dan sebagainya.
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

9

3.

Hakekat Anak Usia 3-4 Tahun
Anak usia 3-4 tahun termasuk kategori anak usia dini yang mempunya

karakteristik a unique person (individu yang unik) di mana ia memiliki pola
pertumbuhan dan perkembangan dalam aspek fisik, kognitif, sosio-emosional,
kreativitas, bahasa dan komunikasi yang khusus sesuai dengan tahapan yang
sedang dilalui oleh anak tersebut.
Karakteristik anak usia dini menurut Richard D. Kellough (1996) adalah :
1.

Egosentris
Ia cenderung melihat dan memahami sesuatu dari sudut pandang dan

kepentingannya sendiri.
2.

Memiliki Curriousity yang tinggi
Anak mengira dunia ini penuh dengan hal-hal yang menarik dan

menakjubkan.Bagi anak, apapun yang dijumpai adalah istimewa dalam
persepsinya.
3.

Makhluk sosial
Anak membangun konsep diri melalui interaksi sosial di sekolah.Karena

sekolah adalah tempat terlama anak berada. Di sana ia akan membangun kepuasan
melalui penghargaan diri.
4.

The Unique Person
Setiap anak berbeda. Mereka memiliki bawaan, minat, kapabilitas, dan

latar belakang kehidupan yang sangat berbeda satu sama lainnya. Sehingga
penanganan pada setiap anak berbeda pula caranya.

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

10

5.

Kaya dengan fantasi
Mereka senang dengan hal-hal yang bersifat imajinatif, sehingga pada

umumnya mereka kaya dengan fantasi.Anak dapat bercerita melebihi pengalaman
aktualnya atau kadang bertanya tentang hal-hal gaib sekalipun. Hal ini disebabkan
imajinasi anak berkembang melebihi apa yang dilihatnya.
6.

Daya konsentrasi yang pendek
Menurut Berg (1988) dalam (Hibana )disebutkan bahwa sepuluh menit

adalah waktu yang wajar bagi anak usia sekitar 5 tahun untuk dapat duduk dan
memperhatikan sesuatu secara nyaman. Daya perhatian yang pendek membuat ia
masih sangat sulit untuk duduk dan memperhatikan sesuatu untuk jangka waktu
yang lama, kecuali terhadap hal-hal yang menyenangkan.
7.

Masa usia dini merupakan masa belajar yang paling potensial
Masa anak usia dini disebut sebagai masa ‘golden age’ atau magic years

(Petterson). Pada periode ini hamper seluruh potensi anak mengalami masa peka
untuk tumbuh dan berkembang secara cepat dan hebat. Oleh karena itu, pada masa
ini anak sangat membutuhkan stimulasi dan rangsangan dari lingkungannya.
Beberapa prinsip-prinsip perkembangan menurut Bredekamp, S. &
Copple, C (1997) yaitu :

1. Aspek-aspek perkembangan anak seperti fisik, social, emosional, dan
kognitif satu sama lain saling terkait secara erat.
2. Perkembangan terjadi dalam suatu urutan.

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

11

3. Perkembangan berlangsung dengan rentang yang bervariasi antar anak dan
juga antar bidang perkembangan dari masing-masing fungsi.
4. Pengalaman pertama anak memiliki pengaruh kumulatif dan tertunda
terhadap perkembangan anak.
5. Perkembangan

berlangsung

kearah

kompleksitas,

organisasi,

dan

internalisasi yang lebih meningkat.
6. Perkembangan dan belajar terjadi dipengaruhi oleh konteks social dan
cultural yang majemuk.
7. Anak adalah pembelajar aktif.
8. Perkembangan dan belajar merupakan hasil dari interaksi kematangan
biologis dan lingkungan, yang mencakup baik lingkungan fisik maupun
sosial tempat anak tinggal.
9. Bermain merupakan suatu sarana penting bagi perkembangan social,
emosional, dan kognitif anak, dan juga merefleksikan perkembangan anak.
10. Perkembangan mengalami percepatan bila anak memiliki kesempatan
untuk mempraktekkan keterampilan-keterampilan yang baru diperoleh dan
juga ketika mereka mengalami tantangan di atas level pengusaannya saat
ini.
11. Anak mendemonstrasikan mode-mode untuk mengetahui dan belajar yang
berbeda serta cara yang berbeda pula dalam mempresentsikan apa yang
mereka tahu.

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

12

12. Anak berkembang dan belajar terbaik dalam suatu konteks komunitas
yang merasa aman dan menghargai, memenuhi kebutuhan-kebutuhan
fisiknya, dan dirasa aman secara psikologis.

1.

Pengertian Menyimak
Kata menyimak sudah sangat akrab dengan telinga setiap orang. Namun

dilapangan bayak orang yang salah mengartikan menyimak. Menutur sebagian
orang menyimak sama atau bersinonim dengan kata mendengar dan
mendengarkan. Dan bagi sebagian lagi mengartikan menyimak berbeda dengan
mendengar dan mendengarkan . bagi penulis sendiri ketiga kata tersebut memiliki
perbedaan makna disamping ada sedikit persamaannya.
Dalam kamus lengkap Inggris Indonesia susunan Prof. Dr. S. Wojowasito dan
Poerwadarminta ( 1974 : 72 ), ( 1 ) mendengar = to hear ( 2 ) menyimak = to
listen. Sedangkan dalam kamus umum bahasa Indonesia susunan W.Y.S.
Poerwadarminta yang diolah kembali pusat pembinan dan pengembangan
Bahasa ( 1976 : 947 ) menyimak = mendengarkan ( memperhatikan ) baik – baik
apa yang diucapkan atau dibaca orang.
Greene dan Walter dalam suhendar ( 1997 : 2 ) menjelaskan bahwa ada empat
langkah proses menyimak yaitu ( 1 ) mendengar , ( 2 ) mengerti, ( 3 )
mengevaluasi, ( 4 ) menanggapi. Pendapat ini didukung Suhendar ( 1997 : 2 ) “
menyimak merupakan proses perubahan bentuk bunyi menjadi wujud makna “

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

13

Artinya menyimak menyimak itu merupakan keterampilan reseftif dan bersifat
fasif. Menyimak itu hanya didapatkan dari bunyi bahasa.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat dijelaskan bahwa peristiwa
menyimak akan melalui dua proses mendengar dan mendengarkan. Dalam
menyimak ada unsur kesengajaan bahkan telah dipersiapkan terlebih dahulu
tentang apa saja yang akan menjadi fokus perhatian terhadap apa yang akan
disimak. Artinya ketika seseorang akan menyimak, dia akan mempersiapkan
segala sesuatu yang dibutuhkan saat kegiatan menyimak berlangsung. Orang
yang mempersiapkan faktor pisik dan psikis yang matang maka hasil simakan
diprediksi akan maksimal . sebaliknya, seseorang yang menyimak tampa
persiapan baik pisik maupun psikis diperkirakan hasil simakannya kurang
maksimal.
Menyimak merupakan kegiatan mendengarkan dengan penuh pemahaman,
perhatian, apresiasi, dan interpretasi untuk memproleh informasi. Menangkap ide
atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah disampakan oleh
pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan. Kegiatan menyimak berlangsung
dengan konsep atau persiapan yang jauh lebih komplek dibandingkan dengan
mendengar dan mendengarkan, keiatan menyimak melibatkan dua aktivitas
sekaligus. Pertama aktivitas pisik yang akan menentukan ketika kegiatan
menyimak berlangsung, seseorang tidak akan dapat menyimak dengan baik jika
inderap pendengarannya terganggu. Kedua, menyimak melibatkan aktivitas
psikis yaitu pikiran. Suatu hal yang mustahil seseorang dapat menyimak dengan
maksimal jika pikirannya sedang susah atau terganggu.
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

14

Mukhtar dan Anilawati ( 2006 : 3 ) mengatakan bahwa menyimak dapat diartikan
sebagai suatu proses menyimak inporasi

yang dilakukan melalui beberapa

tahapan yaitu mendengarkan, memahami, menginterpretasi, menilai, dan
memberikan respon terhadap apa yang disimak. Peristiwa menyimak melibatkan
pendengaran, penglihatan, penghayatan, ingatan, pengertian, bahka hati nurani.
Pendapat tersebut didukung oleh Tarigan mengatakan “ Menyimak adalah suatu
proses yang mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengindentifikasi,
menginterpretasi,

menilai, dan mereaksi atas makna yang terkandung

didalamnya. Menyimak melibatkan pendengaran, penglihatan, penghayatan,
ingatan, dan pengertian “.
Disisi lain, Faisal ( 2005 : 11 ) mengatakan bahwa menyimak adalah kemampuan
menangkap pesan yang disampaikan melalui bahasa lisan, menyimak adalah
proses yang mencakup kegiatan mendengar bunyi bahasa, mengindentifikasi,
menginterpretasi makna bunyi bahasa kemudian menilai dan menaggapi bunyi
bahasa tersebut.
Secara singkat penulis menyimpulkan bahwa menyimak adalah mendengarkan
dengan sungguh – sungguh atau konsentrasi apa yang diucapkan atau tulisankan
oleh pembicara ( bahan simakan ) untuk mendapatkan informasi ataupun pakta.
2. Tujuan Menyimak
Tujuan menyimak bersifat umum. Tujuan tersebut dapat dipecah – pecah menjadi
beberapa bagian sesuai dengan aspek tertentu yang tertekan. Perbedaan dalam
tujuan menyimak itu sendiri menyebabkan perbedaan dalam aktivitas penyimak
yang bersangkutan . salah satu klasifikasi tujuan menyimak adalah sebagai
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

15

pembagian berikut : 1)
Mengevaluasi pakta, 4)

Mendapatkan pakta, 2)

Menganalisis pakta, 3)

Mendapatkan inpirasi, 5)

Menghibur diri, 6)

Meningkatkan kemampuan bicara. Tarigan ( 1997 )

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

15

BAB III
METODE PENELITIAN

a. Lokasi dan subjek
Penelitian ini dilakukan di Pendidikan Anak Usia DiniWinaya Bhakti
terletak di Jln. Liunggunung, Desa Hanjuang Kecamatan Bungbulang
Kabupaten Garut. Waktu penelitian dilakukan selama 1bulan dan tindakan
siklus 1 dilakukan minggu pertama pada bulan September 2013.
Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok Pendidikan
Anak Usia Dini Winaya Bhakti terletak di Jln. Liunggunung, Desa Hanjuang
Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut sejumlah 15 anak.
b. Desain penelitian
Penelitian tindakan kelas adalah penelitian praktis Menurut Lewin dalam
Kasbolah (1998/1999:14-15) menyatakan bahwa penelitian tindakan kelas
adalah penelitian yang merupakan suatu rangkaian langkah- langkah (a spiral
of Steps). Setiap langkah terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, tindakan,
observasi dan refleksi untuk lebih jelas dapat dilihat gambar sebagai berikut :

PERENCANAAN

REFLEKSI

PERENCANAAN

TINDAKAN
OBSERVASI

REFLEKSI

TINDAKAN
OBSERVASI

Model Siklus Penelitian
(Lewin dalam Kasbolah, 1998/1999:14-15)
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

16

Secara operasional tahapan-tahapan kegiatan penelitian dalam setiap
siklus dapat dijelaskan sebagai berikut : 1) tahap Perencanaan, 2) tahap
pelaksanaan, 3) tahap observasi, dan 4) tahap refleksi.
Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian tindakan kelas yang
akan dilakukan di Pendidikan Anak Usia Dini Winaya Bhakti terletak di Jln.
Liunggunung, Desa Hanjuang Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut,
dengan menggunakan 2 siklus pembelajaran yang akan dilakukan dalan 4 kali
pertemuan pembelajaran
Rancangan tindakan pada penelitian ini, direncanakan terdapat 2 siklus,
setiap siklus dibagi menjadi 2 pertemuan setiap pertemuan terdiri 4 bagian
yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun kegiatan yang
di laksanakan setiap siklus secara terperinci di uraikan sebagai berikut:
1.

Siklus I Pertemuan I

Kegiatan yang dilakukan pada siklus pertama pertemuan I meliputi:
a.

Perencanaan
Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan sebagai berikut: 1)

Menyusun Rancangan Kegiatan Harian (RKH). 2)

Membuat lembar

observasi mengenai peningkatan kemampuan menyimak pada anak dengan
menggunakan media audiovisual.
b. Pelaksanaan tindakan
Kegiatan Guru pada hari pertama: Kegiatan awal.a)

Guru meminta

anak berbaris memasuki ruangan kelas. b) Guru memulai dengan salam dan
meminta anak didik untuk berdoa sebelum melaksanakan kegiatan.
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

17

Kegiatan Inti . a)

Guru mengemukakan tema yang akan diajarkan. b)

Gurumenjelaskan tentang apa itu audio visual kepada anak. c)

Guru

menjelaskan teknik menyimak dengan mengunaam audio visual kepada anak.
d) Guru membimbing anak dalam pelaksanaan kegiatan menyimak melalui
audio visual pada anak.e)
Kegiatan istirahat. a)

Guru mengamati atau mengobservasi anak.

Guru meminta anak mencuci tangan. b) Guru meminta

anak berdo’a sebelum dan sesudah makan. c)
bermain. Kegiatan akhir, a)

Guru meminta anak untuk

Guru meminta anak untuk bernyanyi. b) Guru

meminta anak berdo’a untuk pulang dan mengucapkan salam
c.

Pengamatan / Observasi
Pengamatan dilakukan oleh peneliti di dalam kelas, yakni pada saat

penyelenggaraan

proses

pembelajaran

oleh

guru.

Pengamatan

dan

pemantauan dilakukan secara komprehensif terhadap pelaksanaan penelitian
tindakan dan perilaku-perilaku anak dalam mengikuti proses belajar mengajar
dengan menggunakan panduan dan instrument penelitian yang telah dibuat
sebelumnya, sehingga diperoleh data-data empirik tentang kemampuan
menerima bahasa pada anak
d. Refleksi
Refleksi dilakukan pada saat berakhirnya semua kegiatan yang
dilakukan. Refleksi pada siklus pertama ini dilakukan dengan cara melakukan
diskusi dengan guru lain (observer) mengenai: (1) Analisis mengenai
tindakan yang baru dilakukan, (2) Mengulas dan menjelaskan intervensi, dan
penyimpulan data yang diperoleh.
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

18

2.

Siklus I Kegiatan II

Kegiatan yang dilakukan pada siklus pertama pertemuan II meliputi:
a.

Perencanaan

Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan sebagai berikut :
1)

Menyusun Rancangan Kegiatan Harian (RKH Terlampir)

2)

Membuat lembar observasi tentang peningkatan kemampuan menyimak

pada anak didik melalui Media audio visual
b. Pelaksanaan tindakan
Kegiatan Guru pada hari kedua: Kegiatan awal, a)

Guru meminta

anak berbaris memasuki ruangan kelas. b) Guru memulai dengan salam dan
meminta anak didik untuk berdoa melaksanakn kegiatan. Kegiatan Inti, a)
Guru mengemukakan tema yang akan diajarkan pada hari itu. b)
Gurumenjelaskan lagi tentang apa itu audio visual kepada anak. c)

Guru

menjelaskan teknik menyimak pada anak melalui audio visual kepada anak.
d)

Guru membimbing anak dalam pelaksanaan kegiatan menyimak pada

anak melaluiaudio visual. e)
Kegiatan istirahat a)

Guru mengamati atau mengobservasi anak.

Guru meminta anak mencuci tangan.b) Guru meminta

anak berdo’a sebelum dan sesudah makan. c)
bermain. Kegiatan akhir. a)
pendek. b)

Guru meminta anak untuk

Guru meminta anak untuk melafalkan doa’ doa

Guru meminta anak berdo’a untuk pulang dan mengucapkan

salam
c.

Pengamatan / Observasi

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

19

Pengamatan dilakukan oleh peneliti di dalam kelas, yakni pada saat
penyelenggaraan proses kegiatan berlangsung oleh guru. Pengamatan dan
pemantauan dilakukan secara komprehensif terhadap pelaksanaan penelitian
tindakan dan perilaku-perilaku anak dalam mengikuti proses belajar mengajar
dengan menggunakan panduan dan instrumen penelitian yang telah dibuat
sebelumnya, sehingga diperoleh data-data empirik tentang kemampuan
menerima bahasapada anak.
d. Refleksi
Refleksi dilakukan pada saat berakhirnya semua kegiatan yang
dilakukan. Refleksi pada siklus pertama ini dilakukan dengan cara melakukan
diskusi dengan guru lain (observer) mengenai: (1) Analisis mengenai
tindakan yang baru dilakukan, (2) Mengulas dan menjelaskan intervensi, dan
penyimpulan data yang diperoleh.
1.

Siklus II Kegiatan I

Kegiatan yang dilakukan pada siklus kedua
a.

Perencanaan
Berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan pada siklus pertama maka

tahap perencanaan siklus kedua ini dilakukan kegiatan sebagai berikut: 1)
Mengidentifikasi kembali faktor-faktor penyebab dan gejala perilaku anak
yang mengindikasikan kurang meningkatnya kemampuan menyimak pada
anak. 2) Merumuskan kembali alternatif tindakan pembelajaran dengan
penggunaan tehnik bermain sebagai upaya meningkatkan kemampuan
menyimak pada anak. 3) Menyusun rancangan tindakan pembelajaran dengan
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

20

menggunakan media audiovisual yang dapat meningkatkan kemampuan
menyimak pada anak.

b. Pelaksanaan tindakan
Kegiatan Guru pada hari pertama: Kegiatan awal, a)
anak berbaris memasuki ruangan kelas. b)

Guru meminta

Guru memulai dengan salam

dan meminta anak didik untuk berdoa melakukan kegiatan. Teknik
pelaksanaan kegiatan, a)

Guru mengecek kehadiran anak didik. b)

mengemukakan tema yang akan diajarkan. c)

Guru

Guru menjelaskan kegiatan

yang akan dilaksanakan berupa kegiatan pengamatan terhadap penerimaan
bahasa terhadap anak.d)
akan dilaksanakan. e)

Guru memberikan contoh setiap kegiatan yang
Guru memberikan kesempatan kepada anak untuk

menyimak pada anak melalui audiovisual. 2.

Kegiatan Inti, a)

memperlihatkan tema yang akan diajarkan. b)

Guru memperlihatkan pada

anak cara menyimak pada anak. c)

Guru meminta anak untuk mengikuti

apa yang dilakukan guru. Kegiatan istirahat. a)
mencuci tangan. b)
makan. c)

Guru

Guru meminta anak

Guru meminta anak berdo’a sebelum dan sesudah

Guru meminta anak untuk bermain. Kegiatan akhir. a) Guru

meminta anak untuk mengucapkan rukun Islam. b) Guru meminta anak
berdo’a untuk pulang dan mengucapkan salam
c.

Pengamatan / Observasi
Pengamatan dilakukan oleh peneliti di dalam kelas,yakni pada saat

penyelenggaraan

proses

pembelajaran

oleh

guru.

Pengamatan

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dan

21

pemantauan dilakukan secara komprehensif terhadap pelaksanaan penelitian
tindakan dan perilaku-perilaku anak dalam mengikuti proses belajar mengajar
dengan menggunakan panduan dan instrumen penelitian yang telah dibuat
sebelumnya, sehingga diperoleh data-data empirik tentang peningkatan
kemampuan menerima bahasapada anak.
d. Refleksi
Refleksi dilakukan pada saat berakhirnya semua kegiatan yang
dilakukan. Refleksi pada siklus pertama ini dilakukan dengan cara melakukan
diskusi dengan guru lain (observer) mengenai: (1) Analisis mengenai
tindakan yang baru dilakukan, (2) Mengulas dan menjelaskan intervensi, dan
penyimpulan data yang diperoleh.Temuan hasil dari Refleksi ini Ternyata
Bisa dikategorikan bahwa Hampir dari seluruh Peserta didik antusias dan
daya simaknya Cukup baik.
2.

Siklus II kegiatan II

Kegiatan yang dilakukan pada siklus kedua
a.

Perencanaan
Berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan pada siklus pertama maka

tahap perencanaan siklus kedua ini dilakukan kegiatan sebagai berikut:
1)

Mengidentifikasi kembali faktor-faktor penyebab dan gejala perilaku

anak yang mengindikasikan kurang meningkatnya kemampuan menyimak
pada anak.
2)

Merumuskan kembali alternatif tindakan pembelajaran penggunaan

audiovisual upaya meningkatkann kemampuan menyimak pada anak
Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

22

3)

Menyusun rancangan tindakan dan skenario pembelajaran melalui

audiovisualyang dapat meningkatkann kemampuan menyimak pada anak.

b. Pelaksanaan Tindakan
Kegiatan Guru pada hari kedua: Kegiatan awal, a) Guru meminta anak
berbaris memasuki ruangan kelas. b)

Guru memulai dengan salam dan

meminta anak didik untuk berdoa sebelum belajar. Kegiatan Inti, a) Guru
memotivasi anak untuk tetap semangat dan aktif mengikuti kegiatan. b)
Guru mengemukakan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. c)

Guru

memberikan contoh cara menyimak melalui audio visual. Kegiatan istirahat,
a)

Guru meminta anak mencuci tangan. b) Guru meminta anak berdo’a

sebelum dan sesudah makan, c)
Kegiatan akhir, a)
pendek. b)

Guru meminta anak untuk bermain.

Guru meminta anak untuk melafalkan surah-surah

Guru meminta anak berdo’a untuk pulang dan mengucapkan

salam
c.

Pengamatan / Observasi
Pengamatan dilakukan oleh peneliti di dalam kelas, yakni pada saat

penyelenggaraan

proses

pembelajaran

oleh

guru.

Pengamatan

dan

pemantauan dilakukan secara komprehensif terhadap pelaksanaan tindakan
dan perilaku-perilaku anak dalam mengikuti proses belajar mengajar dengan
menggunakan panduan dan instrument penelitian yang telah dibuat

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

23

sebelumnya, sehingga dipeloleh data-data empirik tentang peningkatan
kemampuan menyimak pada anak.
d. Refleksi
Refleksi ini akan dilasanakan di PAUD Winaya Bhakti Kabupaten Garut
yang merupakan salah satu PAUD yang berada dilokasi yang strategis dan
padat penduduknya.Adapun refleksi Ini dirasa Sangat memuaskan ketika
Hasil yang didapat dari Siklus 1 Dan Siklus 2 Dikategorikan Sebagai Hasil
Yang Sangat baik Sesuai Dengan Apa yang diharapkan dan itu terbukti
dengan adanya kalkulasi data baik berupa grapik atau dari hasil observasi.
c. Devinisi oprasional
Dengan menggunakan media gambar dalan pembelajaran diharapkan
akan mampu meningkatkan kemampuan menyimak pada anak didik diPAUD
Winaya Bhakti terletak di Jln. Liunggunung, Desa Hanjuang Kecamatan
Bungbulang Kabupaten Garut
d. Instrumen
Instrumen

penelitian

yang

digunakan

dalam

pengumpulan

data

berdasarkan obsevasi/pengamatan proses pembelajaran, dan studi dokumentasi.
Untuk lebih jelasnya instrument penelitian dipaparkan dibawah ini.
1.

Observasi
Observasi adalah upaya mengamati pelaksanaan tindakan semua kegiatan

yang ditukan untuk mengenali, merekam, dan mendokumentasikan setiap
indicator dari proses dan hasil yang di capai (perubahan yang terjadi) yang

Ahmad Husen, 2014
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

24

ditimbulkan oleh tindakan terencana maupun akibat sampingnya (Kas

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

69 1618 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 416 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 376 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

8 237 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 345 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 488 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

22 429 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 277 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 446 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 511 23