Standar Nasional Indonesia SNI ISO 9001

Sistem manajemen mutu – Persyaratan

Quality management systems – Requirements

(ISO 9001:2015, IDT)

ICS 03.120.10 Badan Standardisasi Nasional

Hak cipta

Copy Standar

ini dibuat

oleh BSN untuk

dan pelatihan

dan Pelatihan

Standardisasi

Prakata

Hak cipta

Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 9001:2015 dengan judul Sistem manajemen mutu – Badan Persyaratan, merupakan adopsi identik dari ISO 9001:2015, Quality management systems – Requirements, dengan metode terjemahan dua bahasa (bilingual). Standar ini merevisi SNI ISO 9001:2008, Sistem manajemen mutu – Persyaratan.

Standardisasi

Standar ini disusun oleh Komite Teknis 03-02, Sistem Manajemen Mutu. Standar ini telah dibahas dan disetujui dalam rapat konsensus nasional di Jakarta pada tanggal 11 November

Penanggung 2015. Konsensus ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, yaitu

perwakilan dari produsen, konsumen, pakar dan pemerintah. Nasional.

Dalam standar ini istilah “this International Standard” diganti dengan “this Standard” dan diterjemahkan menjadi “Standar ini”. jawab

Copy

Terdapat standar ISO/IEC yang digunakan sebagai acuan dalam Standar ini telah diadopsi Penggunaan: Standar menjadi SNI yaitu:

‒ ISO 9000:2015, Quality management systems — Fundamentals and vocabulary, telah ini diadopsi secara identik menjadi SNI ISO 9001:2015, Sistem manajemen mutu – Dasar

dibuat dan kosa kata.

Kepala

Apabila pengguna menemukan keraguan dalam standar ini maka disarankan untuk melihat oleh Bidang standar aslinya yaitu ISO 9001:2015 (E) dan/atau dokumen terkait lain yang menyertainya.

BSN untuk

Pendidikan

Penyusunan

dan Pelatihan

materi

Standardisasi pendidikan

dan pelatihan

Standardisasi

ii

Pendahuluan

Introduction

Hak cipta

Standar ini dapat digunakan oleh pihak This Standard can be used by internal and Standardisasi internal dan eksternal.

external parties.

Hal ini tidak dimaksudkan oleh Standar ini It is not the intent of this Standard to imply the Penanggung untuk:

need for:

Nasional. - menyeragamkan

sistem - uniformity in the structure of different manajemen mutu yang berbeda;

struktur

quality management systems; jawab Copy - menyelaraskan dokumentasi terhadap - alignment of documentation to the clause struktur klausal dari Standar ini;

structure of this Standard;

Penggunaan: Standar

- menggunakan terminologi yang spesifik - the use of the specific terminology of this dari Standar ini pada organisasi.

Standard within the organization. ini

dibuat Persyaratan sistem manajemen mutu yang The

management system Kepala ditentukan dalam Standar ini melengkapi requirements specified in this Standard

quality

persyaratan untuk produk dan jasa. are complementary to requirements for oleh Bidang products and services.

BSN untuk Standar ini menerapkan pendekatan proses, This Standard employs the process

Pendidikan yang menggabungkan siklus “Rencana – approach, which incorporates the Plan-Do- Lakukan – Periksa – Tindaki “ (PDCA) dan Check-Act (PDCA) cycle and risk-based

Penyusunan “pemikiran berbasis risiko”.

thinking.

dan Pendekatan proses membantu organisasi The

enables an untuk

process

approach

dan organization to plan its processes and their Pelatihan interaksinya.

Siklus PDCA membantu organisasi untuk The PDCA cycle enables an organization to Standardisasi pendidikan

memastikan bahwa proses yang dikelola ensure that its processes are adequately dengan sumber daya yang memadai, dan resourced and

managed, and that peluang untuk peningkatan ditentukan dan opportunities for improvement are determined dilaksanakan.

and acted on

dan Pemikiran

membantu Risk-based thinking enables an organization pelatihan organisasi untuk menentukan faktor yang to determine the faktors that could cause its dapat menyebabkan proses dan sistem processes and its quality management manajemen mutunya menyimpang dari hasil system to deviate from the planned results, to

berbasis

risiko

yang Standardisasi direncanakan, menempatkan put in place preventive controls to minimize pengendalian pencegahan untuk mengurangi negative effects and to make maximum use

dampak negatif

memaksimalkan of opportunities as they arise (see penggunaan peluang yang timbul (lihat Clause A.4). klausal A.4).

dan

Secara konsisten memenuhi persyaratan dan Consistently meeting requirements and menangani kebutuhan masa depan dan addressing future needs and expectations

iii iii

untuk poses a challenge for organizations in an organisasi dalam lingkungan yang semakin increasingly

tantangan

complex Hak dinamis dan kompleks. Untuk mencapai environment. To achieve this objective, the

dynamic

and

sasaran ini, organisasi mungkin merasa perlu cipta organization might find it necessary to adopt untuk

bentuk various forms of improvement in addition to peningkatan Badan di samping koreksi dan correction and continual improvement, such

mengadopsi

berbagai

peningkatan berkelanjutan, seperti as breakthrough change, innovation and re- perubahan terobosan, inovasi dan re- organization.

Standardisasi organisasi.

Pada Standar ini, bentuk lisan berikut ini In this Standard, the following verbal forms Penanggung digunakan:

are used:

Nasional. - ”harus” menunjukkan persyaratan;

- “shall” indicates a requirement;

- “sebaiknya” menunjukkan rekomendasi; - “should” indicates a recommendation; jawab Copy

- “boleh” menunjukkan izin;

- “may” indicates a permission;

Penggunaan: Standar

- “dapat” menunjukkan kemungkinan atau - “can” indicates a possibility or a capability. kemampuan.

ini Keterangan tentang “CATATAN” hanya dibuat Information marked as “NOTE” is for guidance

Kepala berupa acuan untuk memahami atau in understanding or clarifying the associated menjelaskan

oleh persyaratan.

yang

terkait

dengan requirement.

Bidang BSN untuk

0.2 Prinsip manajemen mutu

0.2 Quality management principles

Pendidikan

Standar ini berdasarkan pada prinsip This Standard is based on the quality manajemen mutu yang diuraikan dalam SNI Penyusunan management principles described in

ISO 9000.

ISO 9000.

dan Uraian ini mencakup pernyataan setiap The descriptions include a statement of each

Pelatihan prinsip, dasar pemikiran mengapa prinsip ini principle, a rationale of why the principle is

materi penting untuk organisasi, beberapa contoh important for the organization, some

dari manfaat yang terkait dengan prinsip dan examples of benefits associated with the Standardisasi contoh pendidikan tindakan yang umum untuk principle and examples of typical actions to

meningkatkan kinerja organisasi ketika improve the organization’s performance when menerapkan prinsip ini. fokus pada applying the principle. pelanggan.

dan Prinsip manajemen mutu adalah:

The quality management principles are: pelatihan

- fokus pada pelanggan;

- customer focus;

- kepemimpinan;

- leadership;

- pelibatan orang; Standardisasi - engagement of people; - pendekatan proses;

- process approach;

- peningkatan;

- improvement;

- bukti berdasarkan keputusan yang dibuat; - evidence-based decision making; - manajemen relasi.

- relationship management.

iv

0.3 Pendekatan proses

0.3 Process approach

cipta Standar

ini mempromosikan adopsi This Standard promotes the adoption of a pendekatan proses ketika mengembangkan, Badan process approach when developing,

menerapkan dan meningkatkan keefektifan implementing and improving the effectiveness sistem

untuk of a quality management system, to enhance Standardisasi meningkatkan kepuasan pelanggan dengan customer satisfaction by meeting customer memenuhi

manajemen

mutu,

requirements Persyaratan spesifik yang dianggap penting considered essential to the adoption of a

persyaratan

pelanggan. requirements.

Specific

Penanggung untuk mengadopsi pendekatan proses process approach are included in 4.4. tercakup dalam 4.4.

Nasional.

Memahami dan mengelola proses yang Understanding and managing interrelated saling terkait sebagai suatu sistem yang processes as a system contributes to the

jawab berkontribusi untuk efektivitas dan efisiensi Copy organization’s effectiveness and efficiency

organisasi dalam mencapai hasil yang in achieving its intended results. This Penggunaan: diinginkan. Pendekatan ini memungkinkan Standar approach enables the organization to control

organisasi untuk mengendalikan hubungan the interrelationships and interdependencies timbal balik dan saling ketergantungan among the processes of the system, so that

antara proses dari sistem, sehingga kinerja ini the overall performance of the organization keseluruhan organisasi dapat ditingkatkan. dibuat can be enhanced.

Kepala

Pendekatan proses melibatkan definisi The process approach involves the oleh sistematik dan pengelolaan proses, serta systematic definition and management of

Bidang interaksinya, agar supaya hasil yang processes, and their interactions, so as to

BSN untuk diinginkan tercapai sesuai dengan kebijakan achieve the intended results in accordance

Pendidikan mutu dan arahan stratejik dari organisasi. with the quality policy and strategic direction

Proses dan sistem manajemen sebagai of the organization. Management of the keseluruhan

dengan processes and the system as a whole can be Penyusunan menggunakan siklus PDCA (lihat 0.3.2) achieved using the PDCA cycle (see 0.3.2)

dapat

dicapai

dengan fokus keseluruhan pada pemikiran dan with an overall focus on risk-based thinking berbasis risiko (lihat 0.3.3) yang ditujukan (see 0.3.3) aimed at taking advantage of

Pelatihan untuk mengambil keuntungan dari peluang opportunities and preventing undesirable

materi dan mencegah hasil yang tidak diinginkan.

results.

Penerapan pendekatan proses pada sistem Standardisasi The application of the process approach in a pendidikan manajemen mutu memungkinkan untuk:

quality management system enables:

a) understanding and consistency meeting memenuhi persyaratan;

a) memahami dan

dan pelatihan

b) mempertimbangkan proses dalam hal

b) the consideration of processes in terms penambahan nilai;

of added value;

c) capaian kinerja proses yang efektif;

c) the achievement of effective process Standardisasi

performance;

d) peningkatan proses yang didasari oleh

d) improvement of processes based on evaluasi data dan informasi.

evaluation of data and information.

Gambar

1 memberikan skematik Figure 1 gives a schematic representation of representasi dari proses apapun dan any process and shows the interaction of its

Hak menunjukkan interaksi dari elemennya. elements. The monitoring and measuring

Pemantauan cipta dan pengukuran titik checkpoints, which are necessary for pemeriksaan,

untuk control, are specific to each process and will pengendalian, adalah spesifik bagi setiap Badan vary depending on the related risks.

yang

diperlukan

proses dan akan bervariasi bergantung pada risiko yang terkait.

Standardisasi

Penanggung Nasional.

jawab Copy

Penggunaan: Standar

ini dibuat

Kepala oleh

Bidang BSN untuk

Pendidikan

Gambar 1 – Skematik representasi elemen dari proses tunggal

Penyusunan

dan Pelatihan

materi

Standardisasi pendidikan

dan pelatihan

Standardisasi

vi

0.3.2 Plan-Do-Check-Act cycle Periksa – Tindaki

0.3.2 Siklus Rencana – Lakukan –

Hak

Siklus PDCA dapat diterapkan pada semua cipta The PDCA cycle can be applied to all proses dan pada sistem manajemen mutu processes and to the quality management

sebagai Badan keseluruhan. Gambar 2 system as a whole. Figure 2 illustrates how menjelaskan bagaimana klausul 4 sampai 10 Clauses 4 to 10 can be grouped in relation to

dapat dikelompokkan dalam kaitannya the PDCA cycle. Standardisasi dengan siklus PDCA.

Penanggung Nasional.

jawab Copy

Penggunaan: Standar

ini dibuat

Kepala oleh

Bidang BSN untuk

Pendidikan

Penyusunan dan

Pelatihan materi

Standardisasi pendidikan

dan

CATATAN Angka dalam kurung mengacu ke klausul dalam Standar ini pelatihan

Gambar 2 – Representasi struktur Standar ini dalam sikus PDCA

Standardisasi

vii

Hak cipta

Badan

Standardisasi

Penanggung Nasional.

jawab Copy

Penggunaan: Standar

ini dibuat

Kepala

Figure 2 — Representation of the structure of this Standard in the PDCA cycle

oleh

Bidang

BSN untuk Siklus PDCA dapat diuraikan secara ringkas The PDCA cycle can be briefly described as

- Rencana: tentukan sasaran dari sistem - Plan: establish the objectives of the Penyusunan

dan prosesnya, serta sumber daya yang system and its processes, and the diperlukan untuk mendapatkan hasil

resources needed to deliver results in dan sesuai dengan persyaratan pelanggan

accordance with customers’ requirements dan

and the organization’s policies, and Pelatihan mengidentifikasi dan ditujukan pada

risks and materi peluang dan risiko;

Standardisasi pendidikan - Lakukan: terapkan apa yang telah - Do: implement what was planned; direncanakan;

- Periksa: pantau dan (jika sesuai) ukur - Check: monitor and (where applicable) proses yang menghasilkan produk serta dan measure processes and the resulting

jasa terhadap kebijakan, sasaran dan products and services against policies, pelatihan persyaratan, serta pelaporan hasil;

objectives and requirements, and report the results.

Standardisasi - Tindaki:

untuk - Act: take actions to improve process meningkatkan kinerja proses, jika perlu.

ambil

tindakan

performance, as necessary.

viii

0.3.3 “Pemikiran berbasis risiko”

0.3.3 “Risk-based thinking”

Hak Pemikiran berbasis risiko (lihat klausul A.4) Risk-based thinking (see Clause A.4) is

penting untuk mencapai sistem manajemen cipta essential for achieving an effective quality mutu yang efektif. Konsep pemikiran berbasis management system. The concept of risk-

risiko Badan telah dinyatakan pada edisi based thinking has been implicit in previous sebelumnya dari Standar ini termasuk, editions of this Standard including, for

misalnya, melakukan tindakan pencegahan example, carrying out preventive action to Standardisasi untuk

menghilangkan ketidaksesuaian eliminate potential nonconformities, analysing potensial,

menganalisis setiap any nonconformities that do occur, and ketidaksesuaian yang terjadi, dan mengambil taking action to prevent recurrence that is

Penanggung tindakan untuk mencegah keterulangannya appropriate for the

effects of the yang sesuai terhadap

Nasional. ketidaksesuaian.

dampak dari nonconformity.

Untuk memenuhi persyaratan dari Standar To conform to the requirements of this jawab Copy ini, organisasi perlu merencanakan dan Standard, an organization needs to plan

menerapkan tindakan untuk mengatasi risiko and implement actions to address risks Penggunaan: dan peluang. Mengatasi risiko dan peluang Standar and opportunities. Addressing both risks

menetapkan dasar untuk meningkatkan and opportunities establishes a basis for keefektifan

mutu, increasing the effectiveness of the quality mencapai hasil yang lebih baik dan ini management system, achieving improved

sistem

manajemen

mencegah dampak negatif. dibuat results and preventing negative effects. Kepala

Peluang dapat berasal sebagai akibat dari Opportunities can arise as a result of a oleh situasi yang menguntungkan untuk mencapai situation favourable to achieving an intended

Bidang hasil yang dimaksud, misalnya, serangkaian result, for example, a set of circumstances

BSN untuk keadaan yang memungkinkan organisasi that allow the organization to attract

Pendidikan untuk menarik pelanggan, mengembangkan customers, develop new products and

produk dan pejasa baru, mengurangi limbah services, reduce waste or improve atau meningkatkan produktivitas. Tindakan productivity.

to address Penyusunan untuk mengatasi peluang dapat juga opportunities

Actions

also include mencakup pertimbangan risiko yang terkait. dan consideration of associated risks. Risk is the

can

Risiko adalah pengaruh dari ketidakpastian effect of uncertainty and any such Pelatihan dan setiap ketidakpastian dapat memiliki uncertainty can have positive or negative

materi pengaruh positif atau negatif. Penyimpangan effects. A positive deviation arising from a risk

positif yang timbul dari risiko dapat can provide an opportunity, but not all positive memberikan peluang, tapi tidak semua Standardisasi effects of risk result in opportunities. pendidikan

pengaruh positif dari hasil risiko adalah peluang.

0.4 Hubungan dengan standar sistem

0.4 Relationship with other management

dan

manajemen lain

system standards

pelatihan

Standar ini berlaku untuk kerangka kerja This Standard applies the framework yang dikembangkan oleh ISO untuk developed by ISO to improve alignment meningkatkan keselarasan antara Standar ini among its International Standards for

Standardisasi untuk sistem manajemen (lihat Klausul A.1).

management systems (see Clause A.1).

Standar ini memungkinkan suatu organisasi This Standard enables an organization to untuk menggunakan pendekatan proses, use the process approach, coupled with the digabung dengan metodologi PDCA serta PDCA cycle and risk-based thinking, to pemikiran

untuk align or integrate its quality management menyelaraskan

berbasis

risiko

atau mengintegrasikan system with the requirements of other sistem

manajemen

mutu

dengan management system standards.

ix ix

Hak

Standar ini terkait dengan SNI ISO 9000 dan cipta This Standard relates to ISO 9000 and SNI ISO 9004 sebagai berikut:

ISO 9004 as follows:

Badan - SNI ISO 9000 Sistem manajemen mutu – - ISO 9000 Quality management systems

Dasar dan kosakata yang memberikan — Fundamentals and vocabulary Standardisasi latar belakang yang penting untuk

provides essential background for the mengerti dan menerapkan Standar ini

proper understanding and implementation secara tepat;

of this Standard;

Penanggung

- SNI ISO 9004 Pengelolaan untuk - ISO 9004 Managing for the sustained Nasional. kesuksesan berkelanjutan dari suatu

success of an organization — A quality organisasi

provides manajemen mutu yang memberikan

guidance for organizations that choose jawab Copy panduan bagi organisasi untuk memilih

to progress beyond the requirements of kemajuan diatas persyaratan Standar ini.

Penggunaan: Standar

this Standard.

Lampiran B menyediakan rincian dari Standar Annex B provides details of other lain pada manajemen mutu dan sistem International

quality manajemen mutu yang telah dikembangkan ini management and quality management

Standards

on

oleh ISO/TC 176. dibuat systems that have been developed by ISO/TC Kepala

oleh Standar ini tidak memuat persyaratan This Standard does not include requirements

Bidang spesifik dari sistem manajemen lainnya, specific to other management systems, such

BSN untuk seperti misalnya manajemen lingkungan, as those for environmental management,

Pendidikan manajemen keselamatan dan kesehatan occupational health and safety management,

kerja, atau manajemen keuangan.

or financial management.

Penyusunan Standar sistem manajemen mutu sektor Sector-specific quality management system

tertentu berdasarkan persyaratan Standar ini dan standards based on the requirements of this telah dikembangkan untuk sejumlah sektor. Standard have been developed for a number

Pelatihan Beberapa

menetapkan of sectors. Some of these standards specify materi persyaratan

standar

ini

sistem manajemen mutu additional quality management system tambahan, yang lain nya dibatasi untuk requirements, while others are limited to

memberikan pedoman pada penerapan dari Standardisasi providing guidance to the application of this pendidikan Standar ini dalam sektor tertentu.

Standard within the particular sector.

Sebuah matrik menunjukkan korelasi antara

A matrix showing the correlation between the klausul dari edisi Standar ini dengan edisi clauses of this edition of this Standard and

dan sebelumnya

dapat the previous edition (ISO 9001:2008) can be pelatihan ditemukan pada ISO/TC 176/SC2 dengan found on the ISO/TC 176/SC 2 open access

(ISO

akses terbuka

web web site at: www.iso.org/tc176/sc02/public. www.iso.org/tc176/sc02/public.

pada

Standardisasi

Sistem manajemen mutu – Quality management systems — Persyaratan

Requirements

Hak cipta

Badan

1 Ruang lingkup

1 Scope

Standar ini menetapkan persyaratan sistem This Standard specifies requirements for a Standardisasi manajemen mutu bila sebuah organisasi:

quality management system when an organization:

Penanggung

a) needs to demonstrate its ability to kemampuannya secara konsisten dalam

a) perlu untuk

mendemonstrasikan

consistently provide product and service Nasional. menyediakan produk dan jasa yang

that meets customer and applicable memenuhi persyaratan pelanggan dan

statutory and regulatory requirements, peraturan perundang-undangan, dan

and

jawab Copy

b) aims to enhance customer satisfaction Penggunaan: Standar pelanggan melalui penerapan sistem yang

b) bertujuan meningkatkan

kepuasan

through the effective application of the efektif,

processes for peningkatan sistem dan memastikan

improvement of the system and the ini

kesesuaian terhadap

persyaratan

assurance of conformity to customer and dibuat

pelanggan dan peraturan perundang- applicable statutory and regulatory Kepala undangan.

requirements.

oleh Semua persyaratan Standar ini adalah Bidang All requirements of this Standard are generic

generik dengan tujuan dapat dipakai oleh BSN untuk and are intended to be applicable to any semua organisasi, apapun tipe atau ukuran organizations, regardless of its type or size,

Pendidikan atau produk dan jasa yang dihasilkan.

or products and services it provides. Penyusunan CATATAN 1 Dalam Standar ini istilah “produk” NOTE 1 In this Standard, the terms “product” or atau “jasa” ini hanya dipakai untuk produk dan “service” only apply to products and services

jasa yang dimaksudkan untuk, atau diminta oleh dan intended for, or required by, a customer. pelanggan.

Pelatihan

CATATAN 2 Persyaratan peraturan dan materi NOTE 2 Statutory and regulatory requirements

perundang-undangan

dimaksudkan can be expressed as legal requirements. sebagai persyaratan hokum.

dapat

Standardisasi pendidikan

2 Acuan normatif

2 Normative references

dan Dokumen berikut, secara keseluruhan atau The following documents, in whole or in

sebagian, yang secara normatif dirujuk pelatihan part, ar

e normatively referenced in this dalam dokumen ini dan diperlukan untuk document and are indispensable for its penerapannya. Untuk acuan bertanggal, application. For dated references, only the hanya edisi yang dikutip berlaku. Untuk edition cited

applies. For undated Standardisasi acuan tidak bertanggal, edisi terbaru dari references, the latest edition of the dokumen

(including any amandemen).

yang

diacu

(termasuk referenced

document

amendments) applies.

SNI ISO 9000:2015, Sistem manajemen ISO 9000:2015, Quality management systems mutu – Dasar dan kosa kata

— Fundamentals and vocabulary

1 dari 53

3 Istilah dan definisi

3 Terms and definitions

Hak Untuk tujuan dokumen ini, istilah dan definisi For the purposes of this document, the terms

pada SNI ISO 9000:2015 berlaku. cipta and definitions given in ISO 9000:2015

apply.

Badan

4 Konteks organisasi

4 Context of the organization

Standardisasi

4.1 Understanding the organization and konteksnya

4.1 Memahami organisasi dan

its context

Penanggung

Organisasi harus menentukan masalah The organization shall determine external Nasional. internal dan eksternal yang relevan dengan and internal issues that are relevant to its tujuan dan arahan stratejik yang dapat purpose and its strategic direction and that

berpengaruh pada kemampuan untuk affect its ability to achieve the intended jawab Copy mencapai hasil yang diinginkan dari sistem result(s) of its quality management system.

manajemen mutu. Penggunaan: Standar

Organisasi harus memantau dan meninjau The organization shall monitor and review informasi tentang isu internal dan eksternal.

information about these external and internal ini issues.

dibuat Kepala

CATATAN 1 Isu dapat termasuk faktor positif NOTE 1 Issues can include positive and dan negatif atau kondisi yang dipertimbangkan.

negative factors or conditions for consideration. oleh Bidang CATATAN 2 Memahami konteks eksternal NOTE 2 Understanding the external context can

BSN untuk dapat difasilitasi dari isu yang timbul dengan

be facilitated by considering issues arising from mempertimbangkan

teknologi, legal, technological, competitive, market, cultural, Pendidikan persaingan, pasar, budaya, masyarakat, dan social, and economic environments, whether lingkungan ekonomi, baik lokal, regional, nasional international, national, regional or local.

hukum,

Penyusunan maupun internasional.

dan CATATAN 3 Memahami konteks internal dapat NOTE 3 Understanding the internal context can difasilitasi dengan mempertimbangkan masalah

be facilitated by considering issues related to Pelatihan yang terkait dengan nilai, pengetahuan budaya, values, culture knowledge and performance of the

dan kinerja organisasi. organization.

materi

4.2 Memahami kebutuhan dan harapan

4.2 Understanding the needs and

Standardisasi pendidikan

pihak berkepentingan

expectations of interested parties

Karena pengaruh atau pengaruh potensial Due to their effect or potential effect on the pada kemampuan organisasi untuk secara organisation’s ability to consistently provide

dan konsisten menyediakan produk dan jasa products and services that meet customer

pelatihan yang memenuhi persyaratan pelanggan and applicable statutory and regulatory

serta peraturan dan perundang-undangan, requirements,

organization shall organisasi harus menentukan:

a) pihak berkepentingan yang relevan

a) the interested parties that are relevant to dengan sistem manajemen mutu; the quality management system;

2 dari 53 2 dari 53

b) persyaratan dari pihak berkepentingan

parties that are relevant to the quality Hak mutu.

management system. cipta

Organisasi harus memantau dan meninjau The organization shall monitor and review informasi tentang pihak berkepentingan ini Badan information about these interested parties

dan persyaratan mereka yang relevan. and their relevant requirements. Standardisasi

4.3 Determining the scope of the quality manajemen mutu

4.3 Menentukan lingkup sistem

management system

Penanggung Organisasi harus menentukan batas dan The organization shall determine the aplikasi sistem manajemen mutu untuk boundaries and applicability of the quality

Nasional. menetapkan lingkupnya.

management system to establish its scope.

scope, the jawab mempertimbangkan: Copy organization shall consider:

Ketika menentukan lingkup, organisasi harus When determining

this

Penggunaan:

a) isu internal dan eksternal yang diacu pada Standar a) the external and internal issues referred 4.1;

to in 4.1;

b) persyaratan pihak berkepentingan yang ini b) the requirements of relevant interested relevan yang diacu pada 4.2; dibuat parties referred to in 4.2;

Kepala

c) produk dan jasa organisasi.

c) the products and services of the oleh

organization.

Bidang BSN untuk

Organisasi harus menerapkan seluruh The organization shall apply all the Pendidikan persyaratan dari Standar ini bila dapat requirements of this Standard if they are

diterapkan dalam lingkup yang ditentukan applicable within the determined scope of its pada sistem manajemen mutu.

quality management system.

Penyusunan

Lingkup sistem manajemen mutu organisasi dan The scope of the organization’s quality harus tersedia dan dipelihara sebagai management system shall be available and

Pelatihan informasi terdokumentasi. Lingkup ini harus

be maintained as documented information. materi menyatakan jenis produk dan jasa yang The scope shall state the types of products

dicakup, dan memberikan pembenaran untuk and services

and provide hal apapun jika persyaratan Standar ini tidak Standardisasi justification for any requirement of this pendidikan

covered,

dapat diterapkan diterapkan pada lingkup Standard that the organization determines is dari sistem manajemen mutu.

not applicable to the scope of its quality management system.

dan Kesesuaian terhadap Standar ini hanya Conformity to this Standard may only be

pelatihan boleh diklaim jika persyaratan yang claimed if the requirements determined as

ditentukan tidak dapat diterapkan, tidak not being applicable do not affect the berpengaruh

atau organization’s ability or responsibility to tanggung

pada

kemampuan

untuk ensure the conformity of its products and Standardisasi memastikan kesesuaian produk dan jasa dan services and the enhancement of customer

jawab

organisasi

untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

satisfaction.

3 dari 53

4.4 Quality management system and its prosesnya

4.4 Sistem manajemen mutu dan

processes

Hak

4.4.1 Organisasi harus menetapkan, cipta 4.4.1 The organization shall establish, menerapkan, memelihara dan meningkatkan implement, maintain and continually improve

sistem Badan manajemen mutu secara a quality management system, including the berkelanjutan,

dan processes needed and their interactions, in interaksinya yang diperlukan, sesuai dengan accordance with the requirements of this

termasuk

proses

Standardisasi persyaratan Standar ini.

Standard.

Organisasi harus menentukan proses yang The organization shall determine the Penanggung diperlukan bagi sistem manajemen mutu dan processes

quality penerapannya diseluruh organisasi, dan management system and their application

Nasional. harus:

throughout the organization, and shall:

a) determine the inputs required and the jawab dan keluaran yang diharapkan dari Copy outputs expected from these processes;

a) menetapkan masukan yang diperlukan

proses; Penggunaan: Standar

b) menetapkan urutan dan interaksi proses;

b) determine the sequence and interaction of these processes;

ini dibuat

c) determine and apply the criteria and Kepala metode (termasuk pengukuran dan

c) menetapkan dan menerapkan kriteria,

monitoring, indikator kinerja terkait) yang diperlukan

methods

(including

measurements and related performance oleh untuk memastikan operasi, dan kendali

indicators) needed to ensure the effective Bidang proses yang efektif;

operation, and control of these processes; BSN untuk Pendidikan

d) determine the resources needed for these diperlukan dan memastikan ketersediaan;

d) menetapkan sumber

daya

yang

processes and ensure their availability; Penyusunan

e) penunjukkan tanggung

jawab

dan

e) assign the responsibilities and authorities

wewenang untuk proses tersebut; dan

for these processes;

Pelatihan

f) address the risks and opportunities as materi dengan

f) menangani risiko dan peluang sesuai

determined in accordance with the merencanakan dan menerapkan tindakan

requirements of 6.1;

yang tepat untuk mengatasinya; Standardisasi pendidikan

g) evaluate these processes and implement mengukur, bila sesuai, dan mengevaluasi

g) mengevaluasi metode untuk memantau,

any changes needed to ensure that these proses dan, jika diperlukan, perubahan

processes achieve their intended results; dan proses untuk memastikan hal tersebut pelatihan

mencapai hasil yang dimaksud;

h) improve the processes and the quality manajemen mutu.

h) meningkatkan proses

dan

sistem

management system. Standardisasi

4 dari 53

4.4.2 To the extent necessary, the harus:

4.4.2 Sejauh yang diperlukan, organisasi

organization shall:

Hak

a) memelihara cipta informasi terdokumentasi a) maintain documented information to untuk mendukung operasi dari proses

support the operation of its processes; nya; Badan

b) retain documented information to have untuk mempunyai keyakinan bahwa

b) menyimpan informasi terdokumentasi

confidence that the processes are being Standardisasi proses yang dilakukan sesuai rencana.

carried out as planned.

5.1 Kepemimpinan dan komitmen

5.1 Leadership and commitment

5.1.1 Umum

jawab Copy

5.1.1 General

Manajemen puncak harus memperlihatkan Top

demonstrate Penggunaan: kepemimpinan dan komitmen terhadap Standar leadership and commitment with respect to

management

shall

sistem manajemen mutu dengan: the quality management system by:

a) mengambil ini tanggung jawab atas a) taking accountability of the effectiveness keefektifan sistem manajemen mutu; dibuat of the quality management system;

Kepala

b) ensuring that the quality policy and quality oleh ditetapkan untuk sistem manajemen mutu

b) memastikan kebijakan dan sasaran mutu

objectives are established for the quality Bidang dan selaras dengan konteks dan arahan

management system and are compatible BSN untuk stratejik organisasi;

with the context and the strategic direction Pendidikan

of the organization;

c) ensuring the integration of the quality Penyusunan manajemen mutu dalam proses bisnis

c) memastikan integrasi persyaratan sistem

management system requirements into

organisasi; dan the organization’s business processes;

Pelatihan

d) promoting the use of the process materi pendekatan

d) mempromosikan

kepedulian

pada

approach and risk-based thinking; berbasis risiko;

Standardisasi pendidikan

e) ensuring that the resources needed for untuk sistem manajemen mutu tersedia;

e) memastikan sumber daya yang diperlukan

the quality management system are available;

dan

importance of pelatihan manajemen mutu yang efektif dan

f) mengomunikasikan

pentingnya

f) communicating

the

effective quality management and of kesesuaian terhadap persyaratan sistem

conforming to the quality management manajemen mutu;

system requirements;

Standardisasi

g) ensuring that the quality management mencapai hasil yang dimaksud;

g) memastikan sistem manajemen mutu

system achieves its intended results;

h) engaging, directing and supporting mendukung orang untuk berkontribusi

h) melibatkan,

mengarahkan

dan

persons to contribute to the effectiveness pada keefektifan sistem manajemen mutu;

of the quality management system;

5 dari 53 5 dari 53

i) promoting improvement;

Hak j) mendukung peran manajemen yang j) supporting other relevant management

relevan lainnya untuk memperlihatkan cipta roles to demonstrate their leadership as it kepemimpinannya dalam bidang tanggung

applies to their areas of responsibility. jawab mereka. Badan

CATATAN Rujukan pada “bisnis” dalam NOTE Reference to “business” in this Standard Standardisasi Standar ini dapat diartikan secara luas yang can be interpreted broadly to mean those berarti kegiatan utama dengan tujuan keberadaan activities that are core to the purposes of the organisasi, baik organisasi publik, swasta untuk organization’s

whether the laba atau nirlaba. Penanggung organization is public, private, for profit or not for

5.1.2 Fokus pada pelanggan

5.1.2 Customer focus

jawab Manajemen puncak harus memperagakan Top

demonstrate Copy kepemimpinan dan komitmennya untuk fokus leadership and commitment with respect to

management

shall

pada pelanggan dengan memastikan bahwa: Penggunaan: customer focus by ensuring that: Standar

a) customer and applicable statutory and serta perundang-undangan ditentukan

a) persyaratan pelanggan dan peraturan

regulatory requirements are determined, ini dan dipenuhi;

dibuat Kepala

understood and consistently met;

b) the risks and opportunities that can affect pengaruh terhadap produk dan jasa serta oleh conformity of products and services and Bidang

b) risiko dan peluang yang mempunyai

customer BSN untuk kepuasan pelanggan ditentukan dan

kemampuan untuk

to enhance

determined and disampaikan;

c) the focus on enhancing customer Penyusunan pelanggan dipelihara.

c) fokus pada peningkatan kepuasan

satisfaction is maintained.

5.2.1 Penetapan kebijakan mutu

5.2.1 Establishing the quality policy

materi

Manajemen puncak harus menetapkan, Top management shall establish, implement Standardisasi pendidikan menerapkan dan memelihara kebijakan mutu and maintain a quality policy that: yang:

a) is appropriate to the purpose and context dan organisasi dan mendukung arah stratejik;

a) sesuai dengan tujuan dan konteks

of the organization and supports its strategic direction;

pelatihan

b) provides a framework for setting quality menetapkan sasaran mutu;

b) menyediakan kerangka kerja untuk

objectives;

Standardisasi

6 dari 53 6 dari 53

c) termasuk komitmen untuk memenuhi

applicable requirements;

Hak

d) termasuk komitmen untuk peningkatan cipta d) includes a commitment to continual berkelanjutan dari sistem manajemen

improvement of the quality management mutu. Badan system.

5.2.2 Komunikasi kebijakan mutu

5.2.2 Communicating the quality policy

Standardisasi

Kebijakan mutu harus:

The quality policy shall:

Penanggung

a) be available and be maintained as terdokumentasi;

a) tersedia dan dipelihara sebagai informasi

documented information;

Nasional.

b) be communicated, understood and diterapkan dalam organisasi;

b) dikomunikasikan,

dimengerti

dan

applied within the organization; jawab Copy

c) be available to relevant interested parties, Penggunaan: relevan, jika perlu. Standar as appropriate.

c) tersedia untuk pihak berkepentingan yang

5.3 Organizational roles, responsibilities wewenang organisasi ini and authorities

5.3 Peran, tanggung jawab dan

dibuat Kepala

Manajemen puncak harus memastikan Top management shall ensure that the bahwa tanggung jawab dan wewenang untuk responsibilities and authorities for relevant

oleh peran

ditentukan, roles are assigned, communicated and Bidang dikomunikasikan dan dimengerti dalam understood within the organization.

yang

relevan

BSN untuk organisasi.

Pendidikan

Manajemen puncak

shall assign the tanggung jawab dan wewenang untuk:

harus

menunjuk Top

management

responsibility and authority for:

Penyusunan

a) memastikan sistem manajemen mutu dan a) ensuring that the quality management memenuhi persyaratan Standar ini;

system conforms to the requirements of Pelatihan

this Standard;

materi

b) ensuring that the processes are delivering keluaran yang dimaksud; Standardisasi their intended outputs; pendidikan

b) memastikan proses

menghasilkan

c) reporting on the performance of the mutu dan peluang untuk peningkatan

c) melaporkan kinerja sistem manajemen

quality management system and on (lihat 10.1), khususnya pada pimpinan

opportunities for improvement (see 10.1), dan puncak;

in particular to top management; pelatihan

d) ensuring the promotion of customer focus pelanggan diseluruh organisasi;

d) memastikan promosi untuk fokus pada

throughout the organization; Standardisasi

e) ensuring that the integrity of the quality mutu dipelihara apabila perubahan pada

e) Memastikan keutuhan sistem manajemen

management system is maintained when sistem manajemen mutu direncanakan

changes to the quality management dan diterapkan.

system are planned and implemented.

7 dari 53

6.1 Actions to address risks and dan risiko cipta opportunities

6.1 Tindakan ditujukan pada peluang

Badan

6.1.1 When planning for the quality manajemen

6.1.1 Ketika merencanakan sistem

harus management system, the organization shall mempertimbangkan isu yang dimaksud pada consider the issues referred to in 4.1 and the

4.1 dan persyaratan yang dimaksud pada 4.2 requirements referred to in 4.2 and determine dan menentukan risiko dan peluang yang the risks and opportunities that need to be perlu ditujukan untuk:

addressed to:

Penanggung

quality Nasional. manajemen mutu dapat mencapai hasil

a) memberikan kepastian bahwa sistem

a) give

management system can achieve its yang diinginkan;

intended result(s);

jawab Copy

b) meningkatkan pengaruh yang diinginkan;

b) enhance desirable effects;

Penggunaan:

c) mencegah, atau mengurangi, pengaruh Standar c) prevent, or reduce, undesired effects; yang tidak diinginkan;

d) mencapai peningkatan. ini d) achieve improvement. dibuat

Kepala

6.1.2 Organisasi harus merencanakan:

6.1.2 The organization shall plan:

oleh

a) actions to address these risks and Bidang peluang;

a) tindakan untuk mengatasi risiko dan

opportunities;

BSN untuk Pendidikan

b) bagaimana untuk:

b) how to:

1) mengintegrasikan dan menerapkan

1) integrate and implement the actions Penyusunan tindakan

into its quality management system manajemen mutu (lihat 4.4): dan processes (see 4.4);

2) mengevaluasi keefektifan dari tindakan

2) evaluate the effectiveness of these materi tersebut.

actions.

Tindakan yang diambil untuk mengatasi Standardisasi Actions taken to address risks and pendidikan risiko dan peluang harus proporsional opportunities shall be proportionate to the

terhadap pengaruh potensial kesesuaian potential impact on the conformity of produk dan jasa.

products and services.

dan CATATAN 1 Pilihan untuk mengatasi risiko NOTE 1 Options to address risks can include pelatihan

dapat termasuk menghindari risiko, mengambil avoiding risk, taking risk in order to pursue an risiko untuk mengejar peluang, menghilangkan opportunity, eliminating the risk source, changing sumber risiko, mengubah kemungkinan atau the likelihood or consequences, sharing the risk, konsekuensi,

atau or retaining risk by informed decision. Standardisasi

mempertahankan risiko dengan keputusan.

8 dari 53

CATATAN 2 Peluang dapat mengarah pada NOTE 2 Opportunities can lead to the adoption adopsi praktik baru, peluncuran produk baru, of new practices, launching new products,

Hak pembukaan pasar baru, menangani pelanggan opening new markets, addressing new customers, baru,

dengan building partnerships, using new technology and cipta menggunakan teknologi baru dan keinginan lain other desirable and viable possibilities to address

membangun

kemitraan,

serta kelayakan untuk memenuhi kebutuhan the organization’s or its customers’ needs. Badan organisasi atau pelanggan.

6.2 Sasaran mutu dan perencanaan

6.2 Quality objectives and planning to

Standardisasi

untuk mencapai sasaran

achieve them

6.2.1 The organization shall establish Penanggung sasaran mutu pada fungsi yang relevan, quality objectives at relevant functions, levels

6.2.1 Organisasi harus menetapkan

tingkat dan proses yang dibutuhkan untuk and processes needed for the quality Nasional. sistem manajemen mutu.

management system.

jawab Sasaran mutu harus:

The quality objectives shall:

Copy

a) konsisten dengan kebijakan mutu;

a) be consistent with the quality policy; Penggunaan: Standar

b) terukur;

b) be measurable;

ini

applicable dibuat berlaku;

c) memperhitungkan

persyaratan

yang

c) take

d) relevan terhadap kesesuaian produk dan oleh d) be relevant to conformity of products and Bidang jasa untuk meningkatkan kepuasan

services and to enhancement of customer BSN untuk pelanggan;

satisfaction;

Pendidikan

e) dipantau;

e) be monitored;

Penyusunan

f) dikomunikasikan;

f) be communicated;

dan

g) dimutakhirkan seperlunya.

g) be updated as appropriate.

Pelatihan Organisasi harus memelihara informasi The organization shall maintain documented

materi terdokumentasi dari sasaran mutu.

information on the quality objectives. Standardisasi pendidikan

6.2.2 When planning how to achieve its untuk mencapai sasaran mutu, organisasi quality objectives, the organization shall harus menetapkan:

6.2.2 Ketika merencanakan bagaimana

determine:

dan

a) apa yang akan dikerjakan;

a) what will be done;

pelatihan

b) sumberdaya apa yang diperlukan;

b) what resources will be required;

c) siapa yang bertanggung jawab;

c) who will be responsible;

Standardisasi

d) kapan akan selesai;

d) when it will be completed;

e) bagaimana hasil akan dievaluasi.

e) how the results will be evaluated.

9 dari 53

6.3 Perubahan perencanaan

6.3 Planning of changes

Hak Ketika organisasi menentukan kebutuhan Where the organization determines the need

untuk merubah sistem manajemen mutu cipta for changes to the quality management perubahan harus dilakukan secara terencana system, the changes shall be carried out in a

(lihat 4.4). Badan planned manner (see 4.4).

Organisasi harus mempertimbangkan:

The organization shall consider:

Standardisasi

a) the purpose of the changes and their potensialnya;

a) tujuan dari perubahan dan konsekuensi

potential consequences;

Penanggung

b) keutuhan dari sistem manajemen mutu;

b) the integrity of the quality management Nasional.

system;

jawab Copy

c) ketersediaan sumber daya;

c) the availability of resources;

reallocation of Penggunaan: dan wewenang. Standar responsibilities and authorities.

d) alokasi atau realokasi tanggung jawab

d) the

allocation or

dibuat Kepala

7.1 Sumber daya

Bidang BSN untuk

7.1.1 General

Organisasi harus

menentukan

dan The organization shall determine and provide Pendidikan

menyediakan sumber daya yang diperlukan the resources needed for the establishment, untuk

menetapkan, menerapkan, implementation, maintenance and continual memelihara Penyusunan dan meningkatkan sistem improvement of the quality management

manajemen mutu berkelanjutan.

system.

dan

Organisasi harus mempertimbangkan:

The organization shall consider:

Pelatihan materi

a) the capabilities of, and constraints on, sumber daya internal saat ini;

a) kemampuan dari, dan kendala pada,

existing internal resources;

Standardisasi pendidikan

b) what needs to be obtained from external penyedia eksternal.

b) keperluan apa yang akan diperoleh dari

dan pelatihan

Organisasi harus

dan The organization shall determine and provide menyediakan orang yang diperlukan untuk the persons necessary for the effective penerapan sistem manajemen mutu yang implementation of its quality management

menentukan

efektif dan untuk operasi serta pengendalian Standardisasi system and for the operation and control of its prosesnya.

processes.

10 dari 53

7.1.3 Infrastruktur

7.1.3 Infrastructure

Hak Organisasi harus menentukan, menyediakan The organization shall determine, provide

dan memelihara infrastruktur untuk operasi cipta and maintain the infrastructure necessary for dari proses untuk mencapai kesesuaian the operation of its processes and to achieve

produk dan jasa. Badan conformity of products and services.

CATATAN Infrastruktur dapat meliputi: NOTE Infrastructure can include: Standardisasi

a) bangunan dan utilitas terkait; a) buildings and associated utilities; Penanggung

b) peralatan, termasuk piranti keras dan lunak; b) equipment, including hardware and software;

c) transportasi sumber daya; Nasional.

c) transportation resources;

d) teknologi informasi dan komunikasi. d) information and communication technology. jawab Copy

7.1.4 Lingkungan untuk operasi proses

7.1.4 Environment for the operation of processes

Penggunaan: Standar

Organisasi harus menentukan, menyediakan The organization shall determine, provide dan memelihara lingkungan yang diperlukan and maintain the environment necessary for

ini untuk operasi proses dan untuk mencapai the operation of its processes and to achieve

dibuat kesesuaian terhadap produk dan jasa. Kepala conformity of products and services.

oleh CATATAN Lingkungan yang sesuai dapat NOTE A suitable environment can be a

Bidang berupa kombinasi dari faktor manusia dan fisik, combination of human and physical factors, such BSN untuk seperti:

as:

Pendidikan

a) sosial (misal; tidak diskriminatif, tenang, tidak a) social (e.g. non-discriminatory, calm, non- konfrontatif);

confrontational);

Penyusunan b) psikologis

Lanjutkan membaca

Dokumen yang terkait

Analisis komparatif rasio finansial ditinjau dari aturan depkop dengan standar akuntansi Indonesia pada laporan keuanagn tahun 1999 pusat koperasi pegawai

14 327 84

Analisis Konsep Peningkatan Standar Mutu Technovation Terhadap Kemampuan Bersaing UD. Kayfa Interior Funiture Jember.

2 198 9

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) (StudiKasusPada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Oro-Oro Dowo Malang)

153 656 25

Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")

53 294 50

DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)

7 114 22

EVALUASI IN VITRO ANTIOKSIDAN SENYAWA FENOL BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L.) SELAMA PROSES PENGOLAHAN EMPING MELINJO BERDASARKAN SNI 01-3712-1995

4 109 16

Hubungan antara Kondisi Psikologis dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IX Kelompok Belajar Paket B Rukun Sentosa Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2012-2013

11 134 5

Analisis pengaruh modal inti, dana pihak ketiga (DPK), suku bunga SBI, nilai tukar rupiah (KURS) dan infalnsi terhadap pembiayaan yang disalurkan : studi kasus Bank Muamalat Indonesia

4 96 147

Dinamika Perjuangan Pelajar Islam Indonesia di Era Orde Baru

5 71 103

Perspektif hukum Islam terhadap konsep kewarganegaraan Indonesia dalam UU No.12 tahun 2006

11 110 111

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 1014 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

17 283 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 226 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

2 160 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 222 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 294 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 279 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

5 161 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

7 290 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 323 23