48
2. Commitment during early employment
Gambar 2. 4 Proses Terjadinya Komitme n Organisasional
Gambar di atas menjelaskan bahwa proses terjadinya komitmen karyawan pada organisasi berbeda. Pada fase awal
innitial commitment
, faktor yang berpengaruh terhadap komitmen karyawan pada organisasi adalah:
1. Karakteristik individu 2. Harapan- harapan karyawan pada organisasi
3. Karakteristik pekerjaan
Fase kedua disebut sebagi
commitment during early employment
. Pada fase ini karyawan sudah bekerja beberapa tahun. Faktor- faktor yang berpengaruh
49
terhadap komitmen karyawan pada organisasi adalah pengalaman kerja yang ia rasakan pada tahap awal dia bekerja, bagaimana pekerjaannya, bagaimana
sistem penggajiannya, bagaimana gaya supervisinya, bagaimana hubungan dia dengan teman sejawat atau hubungan dia dengan pimpinannya. Semua faktor
ini akan membentuk komitmen awal dan tanggung jawab karyawan pada awal memasuki dunia kerja.
Tahap yang ketiga yang diberi nama
commitment during later career
. Faktor yang berpengaruh terhadap komitmen pada fase ini berkaitan dengan
investasi, mobilitas kerja, hubungan sosial yang tercipta di organisasi dan pengalaman-pengalaman selama ia bekerja.
4. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komitme n Organisasional
Komitmen karyawan pada organisasi tidak terjadi begitu saja, tetapi melalui proses yang cukup panjang dan bertahap. Komitmen karyawan pada
organisasi juga ditentukan oleh sejumlah faktor. Misalnya, Steers Agus Hermawan, 2007:63 mengidentifikasi ada tiga faktor yang mempengaruhi
komitmen kayawan pada organisasi, yaitu: 1. Ciri pribadi pekerja, termasuk masa jabatannya dalam organisasi, dan
variasi kebutuhan dan keinginan yang berbeda dari tiap karyawan 2. Ciri pekerjaan, seperti identitas tugas dan kesempatan berinteraksi dengan
rekan sekerja 3. Pengalaman kerja, seperti keterandalan organisasi di masa lampau dan
cara pekerja-pekerja lain mengutarakan dan membicarakan perasaannya mengenai organisasi
David Sopiah,
2008:163 mengemukakan
empat faktor
yang mempengaruhi komitmen karyawan pada organisasi, yaitu:
50
1. Faktor personal, misalnya usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kepribadian.
2. Karakteristik pekerjaan, misalnya lingkup jabatan, tantangan dalam pekerjaan, konflik peran dalam pekerjaan, dan tingkat kesulitan dalam
pekerjaan. 3. Karakteristik struktur, misalnya besarkecilnya organisasi, bentuk organisasi
seperti sentralisasi atau desentralisasi, kehadiran serikat pekerja dan tingkat pengendalian yang dilakukan organisasi terhadap karyawan.
4. Pengalaman kerja. Pengalaman kerja karyawan sangat berpengaruh terhadap tingkat komitmen karyawan pada organisasi. Karyawan yang
baru beberapa tahun bekerja dan karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja dalam organisasi tentu memiliki tingkat komitmen yang berlainan.
Stum Agus Hermawan, 2007 mengemukakan ada 5 faktor yang berpengaruh terhadap komitmen organisasional:
1. Budaya keterbukaan 2. Kepuasan kerja
3. Kesempatan personal untuk berkembang 4. Arah organisasi
5. Penghargaan kerja yang sesuai dengan kebutuhan
Steers dan Porter dalam Supriyanto, 2000: 46 mengemukaka n ada sejumlah faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan pada organisasi, yaitu:
1. Faktor personal yang meliputi job
expectations, psychologica l contract, job choice factors,
karakteriskit personal. Keseluruhan faktor ini akan membentuk komitmen awal
2. Faktor organisasi, meliputi
initial works experiences, job scope, supervision, goal consistency organizational
. Semua faktor itu akan membentuk atau memunculkan tanggung jawab.
3.
Non-organizational factors
. Yang meliputi
availability of alternative jobs
. Faktor yang bukan berasal dari dalam organisasi, misalnya ada
tidaknya alternatif pekerjaan lain. Jika ada dan lebih baik, tentu karyawan akan meninggalkannya.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasional adalah:
1. Faktor personal
51
2. Faktor organisasional 3. Faktor yang bukan dari dalam organisasi.
5. Pengukuran Komitmen Organisasional