Sistem Pengawasan Internal Atas Gaji Dan Upah Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan

TUGAS AKHIR

SISTEM PENGAWASAN INTERNAL ATAS GAJI DAN UPAH PADA PT.
NIRMALA DELIMA MAKMUR CABANG MEDAN

OLEH
ELLYDA RAHMADANI NST
082102018

PROGRAM STUDI DIPLOMA III AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Puji Syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang mana telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis terutama nikmat yang tak
terhingga baik nikmat kesehatan, keselamatan dan terutama nikmat waktu serta
kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini yang berjudul:
”Pengawasan Internal Atas Gaji dan Upah pada PT. NIRMALA DELIMA
MAKMUR CABANG MEDAN”. Adapun tugas akhir ini dibuat oleh penulis
dengan tujuan untuk melengkapi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan pada
Program Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
Dalam penyelesaian tugas akhir ini, penulis banyak menerima bimbingan
dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih
kepada :
1.

Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.

2.

Bapak, Drs. Rustam, M.Si, Ak selaku Ketua Program Studi Diploma III
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3.

Bapak Drs. Chairul Nazwar M.Si, Ak selaku Sekretaris Program Studi
Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Universitas Sumatera Utara

4.

Bapak Drs. Chairul Nazwar, M.Si, Ak selaku Dosen Pembimbing penulis
yang selama ini telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan Tugas
Akhir ini.

5.

Teristimewa kepada orang tua tercinta dan tersayang, Ayahanda Bangun
Nasution dan Ibunda Nurhayati yang telah membesarkan, memberikan kasih
sayang, dorongan dan dukungan moril dan materil serta senantiasa
memberikan do’a nya sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan pada
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

6.

Kepada Adikku tersayang Aqila Ariani Nst dan Syawaluddin Heriza Nst yang
telah memberikan semangat dan dukungannya kepada penulis.

7.

Kepada kekasih tercinta Rosman Habibi Tanjung
memberikan waktu dan dorongan semangat

yang senantiasa

kepada penulis untuk

menyelesaikan Tugas Akhir ini.
8.

Buat teman-teman penulis: Anggi, Indah dan Tari serta teman-teman magang
kelompok-5. Terima kasih atas semua perhatian dan rasa sayang yang
diberikan kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini jauh dari kesempurnaan. Oleh

karena itu, dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan saran dan kritik
yang membangun dari pembaca demi peningkatan mutu penulisan tugas akhir ini.
Akhirnya penulis berharap semoga tugas akhir ini dapat menambah dan
memperluas pengetahuan kita semua, terima kasih.
Medan,

Juli 2011

Penulis

Universitas Sumatera Utara

Ellyda Rahmadani Nst
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................... i
DAFTAR ISI ..................................................................................................... iii
BAB I

: PENDAHULUAN .......................................................................... 1
A. Latar Belakang Masalah.............................................................. 1
B. Rumusan Masalah ....................................................................... 3
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian .................................................... 3
D. Sistematika Penulisan ................................................................. 4

BAB II

: PT. NIRMALA DELIMA MAKMUR CABANG MEDAN ......... 6
A. Sejarah Singkat............................................................................ 6
B. Struktur Organisasi ..................................................................... 7
C. Uraian Tugas .............................................................................. 8
D. Jaringan Usaha / Kegiatan ......................................................... 11
E. Kinerja Usaha Terkini ............................................................... 12

BAB III :

TOPIK PENELITIAN................................................................. 13
A. Pengertian Gaji dan Upah.............. ............................................ 13
B. Unsur-Unsur Gaji dan Upah ...................................................... 15
C. Prosedur Pencatatan dan Perhitungan Gaji dan Upah................. 17
D. Prosedur Perhitungan Gaji dan Upah......................................... 21

Universitas Sumatera Utara

E. Sistem Pengawasan Intern Gaji dan Upah ................................. 24
BAB IV :

PENUTUP .................................................................................... 30
A. Kesimpulan............................................................................... 30
B. Saran ........................................................................................ 31

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Perusahaan didirikan untuk memperoleh laba demi menjamin kelangsungan
perusahaan. Apa lagi di era globalisasi saat ini persaingan antara perusahaan satu
dengan yang lain sangatlah ketat, oleh karena itu perusahaan harus dikelola
dengan efekif dan efisien supaya tetap eksis dalam bidangnya.
Dalam menjalankan aktivitasnya tentu perusahaan menggunakan sumber
daya. Sumber daya terbagi atas dua yaitu sumber daya alam dan sumber daya
manusia. Sumber daya merupakan faktor untuk menghasilkan barang dan jasa.
Maka sumber daya ini akan dikontrol untuk melancarkan aktivitas perusahaan.
Kontrol itu sendiri merupakan suatu usaha sistematis manajemen perusahaan guna
pencapaian tujuan dengan cara membandingkan kinerja terhadap rencana serta
perbedaan diantara keduanya.
Tenaga kerja adalah faktor yang tidak pernah lepas dalam perusahaan.
Karena tenaga kerja sudah memberikan sumbangan kepada perusahaan sejak awal
dimulainya kegiatan perusahaan. Sumbangan tersebut diberikan dalam bentuk
tenaga, pikiran, ide-ide yang kreatif, pengalaman maupun keahlian. Sebagai
imbalan atas apa yang mereka sumbangkan maka mereka berhak mendapatkan
bala jasa berupa gaji dan upah. Oleh karena itu perusahaan harus dapat
mengontrol dan memperhatikan kesejahteraan para tenaga kerja. Jika kebutuhan
tenaga kerja dipenuhi perusahaan dengan semestinya, yaitu dengan sistem gaji

Universitas Sumatera Utara

dan upah yang baik maka akan mendorong tenaga kerja itu bekerja dengan baik
pula dan pastinya akan merangsang tenaga kerja untuk bekerja lebih baik.
Sehingga hasil pekerjaannya akan lebih maksimal dan berkualitas. Sejalan dengan
itu maka tujuan perusahaan akan tercapai.
Gaji dan upah merupakan masalah yang sensitif bagi setiap perusahaan,
untuk mengatasi masalah tersebut perusahaan mengembangkan suatu kebijakan
yaitu pengawasan. Dengan adanya pengawasan gaji dan upah sistem penggajian
tersebut bisa berjalan dengan baik tanpa ada kecurangan. Jadi perusahaan harus
membuat pengawasan khusus terhadap gaji dan upah dengan menunjuk beberapa
orang yang ahli, yang bertanggung jawab dalam pencatatan gaji da upah agar
tidak terjadi penyelewengan yang merugikan perusahaan dan karyawan karena itu
bisa menjadi penghambat bagi tercapainya tujuan perusahaan.
Sistem gaji dan upah yang baik adalah sistem yang dibantu dengan
pengawasan yang baik oleh pihak manajemen perusahaan dan dapat merangsang
motivasi kerja karyawan melalui pemberian gaji, tunjangan, bonus, dan lain
sebagainya. Sehingga diharapkan tenaga kerja semakin produktif.
Begitu juga halnya Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan
menginginkan setiap karyawan yang bekerja pada perusahaan dapat memberikan
hal yang terbaik dan merasa nyaman selama berada ditempat kerja. Mengingat
gaji dan upah merupkan hal yang sensitif, maka pengawasan internal atas gaji dan
upah sangat begitu penting, untuk menghindari akan penyelewengan atau
kecurangan dana sehingga dapat merugikan perusahaan.

Universitas Sumatera Utara

Melihat begitu pentingnya suatu sistem pengendalian gaji dan upah dalam
kegiatan (aktivitas) suatu perusahaan, maka penulis tertarik membuat Tugas Akhir
ini dengan judul “ Sistem Pengawasan Internal Gaji Dan Upah Pada PT.
Nirmala Delima Makmur Cabang Medan “.

B. Rumusan Masalah
Pengawasan gaji dan upah sangatlah penting yaitu untuk menghindari
kemungkinan terjadinya penyelewengan terhadap gaji dan upah yang dapat
merugikan perusahaan. Adapaun masalah pokok yang dirumuskan penulis adalah,
apakah sistem pengawasan internal atas gaji dan upah yang ditetapkan PT.
Nirmala Delima Makmur Cabang Medan sudah efektif ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan penelitian
Adapun tujuan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai
berikut:
a. Untuk mengetahui bagaimana manajemen PT. Nirmala Delima
Makmur Cabang Medan dalam melaksanakan pengawasan internal
gaji dan upah.
b. Untuk mengetahui apakah sistem pengawasan internal gaji dan upah
yang diterapkan PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan sudah
efektif.

Universitas Sumatera Utara

2. Manfaat penelitian
Adapun yang menjadi manfaat dari penelitian yang dilakukan peneliti
adalah:
a. Bagi peneliti, sebagai bahan masukan apabila diminta pendapat
mengenai sistem pengawasan internal gaji dan upah pada PT. Nirmala
Delima Makmur Cabang Medan.
b. Bagi perusahaan dapat

memberikan masukan sebagai bahan

perbandingan dalam menentukan kebijaksanaan di masa yang akan
datang.
c. Bagi peneliti lainnya dapat berguna sebagai bahan masukan untuk
menyempurnakan penelitian-penelitian sejenis berikutnya.

D. Sistematika Penelitian
BAB I

: PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menguraikan tentang latar belakang masalah,
rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, dan sistematika
penulisan tugas akhir yang terdiri dari pelaporan penelitian. .

BAB II

: PROFIL PERUSAHAAN / INSTANSI
Dalam bab ini penulis menguraikan tentang sejarah singkat
perusahaan, struktur organisasi dan personalia, job description,
jaringan usaha / kegiatan, kinerja usaha terkini, dan rencana
kegiatan PT. Nirmala Delima Malmur Cabang Medan.

Universitas Sumatera Utara

BAB III : TOPIK PENELITIAN
Dalam bab ini penulis menguraikan tetang teori-teori

yang

mendukung penyusunan tugas akhir ini, sehingga penulis dapat
membandingkan antara teori dengan metode penyusutan yang
digunakan oleh PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan.
BAB IV

: PENUTUP
Merupakan bagian akhir dari penyusunan tugas akhir yang terdiri
dari kesimpulan-kesimpulan serta saran-saran yang dihasilkan dari
penelitian ini. Dilengkapi dengan daftar pustaka sebagai referensi
dari kesimpulan-kesimpulan yang diperlukan dalam penelitian.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
PT. NIRMALA DELIMA MAKMUR CABANG MEDAN

A. Sejarah Singkat
PT. Nirmala Delima Makmur didirikan pada tanggal 14 Januari 1988 yang
beralamat dijln. Merduati N0. 3A Banda Aceh. PT. Nirmala Delilma Makmur
Medan adalah merupakan salah satu cabang dari peruahaan tersebut. Adapun
makud dan tujuan didirikannya PT. Nirmala Delima Makmur Medan pada
Tanggal 17 November 1998 adalah untuk meneruskan dan memperluas uaha PT.
Nirmala Delima Makmur Banda Aceh. Perusahaan ini didirikan berdasarkan akte
Notaris tetanggal 05 November 1960. Diperbuat dihadapan Mula Panginutan
Tambunan, wakil notaris di Banda Aceh, kemudian sudah beberapa kali
mengalami perubahan, terakhir dirubah dengan akte pemasukan dan pengeluaran
serta perubahan anggaran dasar tertanggal 05 Desember 1987 No.20, diperbuat
dihadapan Notaris Husni Usman, SE. Pendiri dari perusahaan ini adalah Bapak H
Dja’fa Banta, Bapak Gunawan Ramli, dan Bapak H. Ibrahim Risjad yang
ketiganya adalah pemegang saham dari peruahaan ini, kemudian pada tanggal 23
Desember 1996 diadakan penggantian pengurus perseroan dengan surat keputusan
Mentri Kehakiman Indonesia Nomor C. 34. HT. 03. 02 mengangkat dan
menetapkan:
Direktur utama : Ir. Joefly J. Bahroeny

Universitas Sumatera Utara

Direktur

: Gunawan

Komisaris utama

: H. Ibrahim Risjad

Adapun bidang usaha dari PT. Nirmala Delima Makmur yaitu Impor bahan kimia
industri
Beberapa jenis produk bahan kimia yang diperdagangkan yaitu :
1. Soda Ash Light

(China)

2. Soda Ash Deae

(China)

3. Poly Aluminium Chloride

(China)

4. Coostc Soda Flake 98%

(China)

5. Copper Sulphate

(Taiwan)

6. Zinc Sulphate

(Taiwan)

7. Coustic oda Flake 98%

(Polandia)

B. Struktur Organisasi
Struktur organisasi mengandung arti penetapan batas-batas tugas dan
tanggung jawab serta wewenang dari masing-masing karyawan. Struktur
organisasi merupakan suatu kerangka dasar menyeluruh, mempersatukan fungifungsi suatu organisasi dan merupakan hubungan yang difinitive (tetap) antara
personil-personil yang harus dijalankan dengan baik dan harmonis sesuai dengan
perusahaan, dengan adanya struktur organisasi peruahaan kita juga dapat
mengetahui tugas, wewenang dan tanggung jawab masing-masing bagian.

Universitas Sumatera Utara

Adapun tujuan dari struktur organisasi adalah untuk mendapatkan suatu
sistem kerja sama yang baik dan berguna bagi perusahaan, penyediaan lingkungan
kerja yang tetap sesuai dengan keahlian karyawan, mempermudah pelaksanaan
pengawasan atasan, mencegah penumpukan kerja pada satu bagian.
Salah satu syaratmerancang pengawasan yang baik adalah dengan adanya
struktur organisasi yang memisahakan tanggung jawab fungsional yang terperinci
dan tepat. Struktur organiasi yang digunakan oleh PT. Nirmala Delima Makmur
Cabang Medan berbentuk garis (line organization). Dimana terdapat garis
tanggung jawab dan wewenang secara langsung dari puncak pimpinan hingga
bahwa masing-masing merupakan unit yang berdiri sendiri, dan kepala bagian
menjalankan semua fungsi pengawasan dalam bagiannya.
Berdasarkan struktur organisasi tersebut diatas, bahwa terlibat secara garis
besarnya pimpinan tertinggi adalah dewan komisaris, yang membawahi direktur
utama, direktur utama membawahi direktur, dan direktur ini membawahi beberapa
bagian yaitu: Sekretaris, staff pembagian pembelian, manager personalia dan
administrasi umum, manager penjualan dan staff bagian keuangan, sedangkan
finance controller berdiri sendiri dari langsung bertanggung jawab kepada direktur
dari berada diatas kebagian tadi, namun bagian-bagian tersebut tidak bertanggung
jawab kepada finance controller akan tetapi finance controller dapat mengawasi
kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian-bagian tersebut.

C. Uraian Tugas

Universitas Sumatera Utara

Berikut ini adalah uraian tugas dari setiap unit pada PT. Nirmala Delima
Makmur Cabang Medan yang terdiri dari :
1. Dewan komisaris
Tujuan jabatan :
Penanggung jawab atas perusahaan dan karyawan.
2. Direktur utama
Tujuan jabatan:
Merencanakan, mengorganisasikan, meengkoordinasikan, mengevaluasi dan
mengambil keputusan atas segala permasalahan di cabang ehingga dapat
mencapai target-target yang sudah ditetapkan
3. Direktur
Tujuan jabatan:
Memonitoring pekerjaan dan pengiriman pupuk yang diberjalan, serta proses
aplikasi hingga selesai.
4. Finance control
Tujuan jabatan :
Bagian ini berdiri sendiri, tidak menjadi tanggung jawab dari peruahaan, tugas
dari bagian ini mengatur bagian keuangan.
5. Sekretaris
Tujuan jabatan :

Universitas Sumatera Utara

Membantu atau menghendel pekerjaan yang diberikan direktur perusahaan.
6. Staff bagian pembelian
Tujuan jabatan:
Menghendel pembelian yang berkaitan dengan kebutuhan peruahaan.
7. Manager personalia
Tujuan jabatan :
Mengontrol kinerja karyawan perusahaan, kerapian, kedisiplinan, keseriusan
karyawan dalam bekerja. Bagian personalia terdiri atas beberapa sub bagian,
yaitu:
a. Personalia dan administrasi
Merupakan bagian

yang

mengatur semua

bagian-bagian dalam

perusahaan.
b. Staff bagian gudang
Bagian ini merupakan bagian yang menghandel bagian gudang
perusahaan
c. Ekspedisi dan pengiriman
Bagian yang mengatur pengirima barang (pupuk)
d. Keamanan
Bagian yang mengatur keamanan dan ketentraman dalam perusahaan
e. Driver

Universitas Sumatera Utara

Bagian yang bertugas sebagai pengantar barang (supir)
f. Karyawan umum
Bagian yang bertugas seagai pegawai biasa, sepeti office boy dan
lainnya.
8. Manager penjualan
Tujuan jabatan:
Memonotoring penjualan setiap pupuk yang ditangani perusahaan, serta aplikasi
sampai selesai.

9. Staff bagian keuangan .
Tujuan jabatan :
Bagian ini bertugas menanda tangani dari semua bukti-bukti dari pembayaran gaji
yang dilakukan kasir kemudian membukukan pembayaran tersebut ke dalam buku
besar gaji dan upah. Staff keuanngan terdiri dari beberapa sub bagian keuangan,
yaitu :
a. Akuntan umum

Universitas Sumatera Utara

Seseorang yang merancang pengeluaran, pendapatan, serta beban-beban
dan upah karyawan dan dimasukkan kedalam buku besar perusahaan.
b. Akuntan perpajakan
Seseorang yang merancang pembukuan peruahaan berdaarkan Pph 21
c. Anggaran
Seseorang yang bertugas merancang biaya-biaya masuk dan keuar pada
perusahaan.
d. Kasir
Kasir

bertugas

menyerakan gaji kepada karyawan yang

telah

diterimasetelah terlebih dahulu diperiksa kendalanya dan disetujui kepala
bagian keuangan.

D. Jaringan Usaha / Kegiatan
PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan adalah unsur pelaksana
perusahaan yang melaksanakan dan mengembangkan pada bagian distributor
pupuk. PT Nirmala Delima Makmur Cabang Medan merupakan sebuah badan
perusahaan yang menghasilkan jasa pengiriman pada umunya yang bertujuan
menghasilkan laba bagi perusahaan (tidak berorientasi pada perolehan laba).
PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan lebih berorientasi pada
bidang distribusi yang bermutu dan berkualitas.

Universitas Sumatera Utara

Dengan demikian, perusahaan mengharapkan perusahahan dapat berjalan
dengan baik dan seefektif mungkin.

E. Kinerja Usaha Terkini
Setiap perusahaan tentu mempunyai visi dan misi yang harus dijalankan
sesuai dengan tujuan perusahaan, butuh waktu untuk mencapai itu semua, begitu
juga pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan, perusahaan terus
berupaya agar tujuan yang telah digariskan oleh perusahaan dapat terwujud. Tidak
mudah dalam mewujudkan itu semua karena membutuhkan kerja keras yang
tinggi, disiplin, dan loyalitas dalam bekerja.
Pastinya untuk mendorong mencapai hasil yang maksimal diperlukan
kinerja yang bermutu dan tepat. Melakukan berbagai macam penelitian-penelitian
ilmiah khususnya bidang diatribusi yang bermanfaat bagi perusahaan, karyawan
dan masyarakat, perusahaan juga terus melakukan pembinaan terhadap karyawan
agar dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar
memiliki kualitas yang baik.

Universitas Sumatera Utara

BAB III
TOPIK PENELITIAN

A. Pengertian Gaji dan Upah
Istilah penggajian sering diartikan sebagai jumlah total yang dibayarkan
kepada karyawan atas jasa – jasa yang mereka berikan selama satu periode
perusahaan. Bagi setiap perusahaan gaji dan upah merupakan hal yang penting
karena untuk mempertahankan agar dedikasi pegawai terhadap pengawasan
perusahaan tetap tinggi, perusahaan harus membayar gaji dan upah secara lancar
kepada pegawai tentunya pegawai akan berusaha meningkatkan kinerjanya
sehingga perusahaan memperoleh nilai tambah dimata masyarakat. Dan pada
umumnya gaji merupakan penerimaan pegawai karena pemberian prestasinya
kepada perusahaan yang jumlahnya tetap.
Berikut ini penulis akan mengemukakan beberapa pengertian tentang gaji
dan upah menurut pakar – pakar ekonomi:
Menurut Niswonger, warren, Reeve, Fees, yaitu: “Istilah gaji biasanya
digunakan untuk pembayaran atas jasa manajerial, administrasi dan jasa
yang lama. Istilah upah biasanya digunakan untuk pembayaran kepada
karyawan lapangan (pekerja kasar) baik yang terdidik maupun yang tidak
terdidik (1999: 442).
Menurut Mulyadi, Pengertian gaji dan upah yaitu:

Universitas Sumatera Utara

Gaji umumnya merupakan pembayaran jasa yang dilakukan oleh
karyawan yang mempunyai jenjang, jabatan manajer, dan dibayarkan
secara perceraian bulan, sedangkan upah merupakan pembayaran atas
penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh)
umumnya dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah
satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan. (2001: 373)
Upah merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan
oleh buruh yang dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja atau
jumlah satuan produk yang dihasilkan. Upah meliputi upah harian
yang dihitung berdasarkan masa sehari dan upah mingguan yang
dihitung berdasarkan masa seminggu.

Menurut Robert L. Malthis dan John H Jackson: “Upah adalah bayaran yang
secara langsung dihitung berdasarkan jumlah waktu kerja, sedangkan gaji
merupakan yang konsisten dari satu periode ke periode lain dengan tidak
mengandung jumlah jam kerja. “(2002 : 119-378).
Menurut Sugiyurso dan F. Winarni:
Gaji merupakan sejumlah pembayaran kepada pegawai yang diberi
tugas administrasi dan manajemen yang biasanya ditetapkan secara
bulanan sedangkan upah merupakan imbalan yang diberikan kepada
buruh yang melakukan pekerjaan kasar dan banyak mengandalkan
kekuatan fisik, jumlah pembayaran upah biasanya ditetapkan secara
harian atau berdasarkan unit pekerjaan yang diselesaikan. (2005:95)

Pengertian diatas memiliki maksud yaitu upah merupakan balas jasa yang
diterima oleh pekerja dari pihak lain. Dapat diambil kesimpulan bahwa gaji adalah
jasa yang diberikan kepada karyawan dibidang administrasi di perusahaan dan
tenaga staff biasanya gaji dibayar secara teratur, berkala dan jumlahnya tetap.

Universitas Sumatera Utara

Upah merupakan balas jasa yang diberikan diterima oleh pekerja kasar yang
pembayarannya didasarkan atas hasil kerjanya. Karena itu jumlah upah yang
diterima setiap pegawai atau karyawan bisa berfluktuasi antara satu periode.
Disamping itu tingkat upah juga dipengaruhi oleh hal–hal seperti
pendidikannhya, pengalaman, kecakapan, inisiatif, kejujuran, serta keberanian
karyawan itu sendiri. Upah biasanya tidak ditetapkan dengan perbandingan
langsung terhadap faktor – faktor tersebut diatas. Dengan kata lain upah itu
dibayar

pada

tingkat

yang

memungkinkan

produktifitas

buruh

yang

menguntungkan.
Dapat disimpulkan baik gaji maupun upah adalah merupakan balas jasa
yang diberikan kepada karyawan yang telah memberikan jasanya kepada
perusahaan. Jumlah gaji yang dibayar biasanya secara berkala dan tetap
sedangkan besarnya upah tergantung kepada hasil kerja dan waktu kerja.

B. Unsur-Unsur Gaji dan Upah
Ada bermacam – macam unsur gaji dan upah yang sering kita jumpai
diberbagai macam buku, namun menurut Robert L. Malthis, Jhon. H dan Jackson.
(dalam Krista, 2002; 118). Unsur – unsure gaji dan upah tersebut adalah sebagai
berikut:
1. Kompensasi Langsung, terdiri dari:
a. Gaji pokok

Universitas Sumatera Utara

Yaitu kompensasi dasar yang diterima oleh karyawan biasanya
sebagai gaji atau upah.
Gaji pokok terdiri dari:
1) Gaji yaitu bayaran yang konsisten dari suatu periode ke periode –
periode lain dengan tidak memandang jumlah jam kerja.
2) Upah yaitu bayaran yang secara langsung dihitung berdasarkan
jumlah waktu jam kerja
b. Gaji variabel
Yaitu kompensasi dikaitkan dengan kinerja individual, kelompok atau
organisasi.
Gaji variabel terdiri dari:
1) Bonus yaitu tambahan atas upah biasanya dimana dalam
pemberiannya tidak memperhatikan tingkat produktivitas masing –
masing karyawan.
2) Insentif yaitu upah tambahan yang diberikan kepada karyawan
karena prestasi kerjanya yang baik atau kinerjanya yang baik.
3) Kepemilikan saham yaitu tambahan atas upah yang diberikan
kepada pemilik saham
c. Kompensasi tidak langsung
1) Asuransi kesehatan
2) Libur pengganti
3) Kompensasi kinerja

Universitas Sumatera Utara

Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan unsur – unsur gaji dan
upah adalah sebagai berikut
1. Gaji pokok
Gaji pokok maksudnya sejumlah uang yang diterima karyawan yang
telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu

menurut pangkat/ golongan,

jabatan, dan masa kerja dalam bentuk gaji dan upah. Gaji pokok yang
diberikan kepada karyawan.
2. Insentif
Sejumlah uang yang diberikan kepada karyawan yang telah mencapai
target

tertntu dil luar gaji tetapnya. Insentif akan diberikan kepada

karyawan apabila bekerja diatas standard yang telah ditentukan sesuai
dengan ketentuan yang telah diatur oleh PT. Nirmala Delima Makmur
Cabang Medan.
3. Tunjangan – tunjangan
Tunjangan adalah bentuk lain dari pemberian gaji dan upah yang
diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, yang tujuannya adalah
untuk menambah semangat kerja karyawan setiap bulan, namun ada juga
beberapa tunjangan yang diberikan pada waktu tertentu saja. Pada
perusahaan ini terdapat tunjangan antara lain:
Tunjangan pokok yaitu tunjangan yang besarnya ditetapkan sesuai
dengan kebijaksanaan seperti tunjangan hari raya. Jumlah tunjangan hari

Universitas Sumatera Utara

raya yang diberikan perusahaan kepada karyawan adalah 2 (dua) bulan
gaji.
Adapun unsur-unsur yang menjadi pengurang gaji / upah yang akan diterima
karyawan adalah :
a. Pph Pasal 21
Pengenaan Pph pasal 21 dari Undang – undang perpajakan ditetapkan
sebelumnya.

Penggunaan

pajak

ini

langsung

dikurangi

dengan

pendapatan gaji yang diperoleh pada bulan bersamaan.
b. Hutang para karyawan

C. Prosedur Pencatatan dan Perhitungan Gaji dan Upah
Sebelum membahas masalah prosedur pencatatan gaji dan upah, ada
baiknya terlebih dahulu dikemukakan pengertian prosedur itu sendiri. Menurut S.
Hadibroto, arti dari prosedur tersebut adalah sebagai berikut: “Prosedur adalah
merupakan rangkaian kegiatan administrasi yang biasanya melibatkan
beberapa orang, untuk mencapai keseragaman tindak dalam melakukan
transaksi-transaksi yang sering terjadi”. (1984: 10)
Adapun hal – hal yang diperhatikan dalam memilih prosedur pencatatan gaji
dan upah menurut Milthon F. Usry adalah sebagai berikut:
1. Time keeping Departemen

Universitas Sumatera Utara

Tugas departemen ini adalah mengumpulkan atau menggabungkan data
tentang jumlah perincian waktu menyelesaikan suatu tugas kerja, hasil
produksi atau produksi dalam suatu departemen perusahaan tertentu.
2. Payroll Departemen
Tugas Departemen ini adalah menjabarkan jumlah upah dan menjatahkan
jumlah upah tiap – tiap tugas, proses dari departemen pekerjaan, prosedur
dan fungsi-fungsi departemen tersebut ditentukan oleh keserbarumitan
perusahaan. Departemen gaji dan uaph diwajibkan menyelenggarakan
tugas pencatatan klasifikasi tugas, departemen perusahaan dan tarif upah
untuk tiap pekerjaan. Daftar gaji dan upah perusahaan disusun
berdasarkan clock card atau kartu waktu kerja atau berdasarkan
komputer.
3. Cost Departemen
Tugas departemen ini mencatat pegawai bagian upah dan gaji mungkin
harus ditempatkan pada masing-masing departemen produksi, untuk
membantu pekerjaan mengumpulkan dan mengklasifikasi biaya upah.
Dengan memakai kartu rangkuman, kartu waktu dan menjabarkan biaya
produksi dan jasa – jasa untuk tiap pesanan karyawan, unit output,
kegiatan departemen dan masing – masing jenis produk (1999: 305).
Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan, prosedur pencatatan
gaji dan upah bagian – bagian yang terlibat dalam pencatatan tersebut sesuai

Universitas Sumatera Utara

dengan prosedur yang ditetapkan oleh PT. Nirmala Delima Makmur Cabang
Medan sebagai berikut:
1. Bagian umum
a. Data karyawan
Bagian

personalia

menugaskan

pegawainya

untuk

menilai

pengawasan intern gaji dan upah ini sejak menerima pegawai-pegawai
yang diperlukan perusahaan, sehingga perusahaan mendapat pegawai
yang tepat sesuai kebutuhan perusahaan. Data karyawan tersebut
dicatat mulai dari nama, nomor pegawai, status karyawan tersebut
(kawin, tidak kawin, anak yang dimiliki) yang diperlukan untuk
menentukan PTKP, bagian penetapan dan keterangan lainnya.
b. Pegawai pencatatan gaji dan upah
Perusahaan memberlakukan kartu jam kerja setiap harinya yang
bertujuan untuk mencegah penyelewengan pencatatan kehadiran
karyawan. Perusahaan juga menggunakan system komputerisasi
dalam menghitung gaji dan upah karyawan serta jumlah hari dari tiap
karyawan. Data-data karyawan dan hal-hal sebagai data pembayaran
gaji karyawan.
2. Kepala bagian masing – masing unit
Kepala bagian masing – masing uhnit mencek kehadiran para
pegawai sebagai bahan pertimbangan perhitungan gaji dan kenaikan
golongan (promosi).

Universitas Sumatera Utara

Bagian keuangan
a. Kasir
Kasir bertugas menyerahkan gaji kepada pegawai yang telah diterima
setelah terlebih dahulu diperiksa kendalanya dan disetujui kepada
bagian keuangan. Setiap karyawan harus membubuhkan tanda tangan
ketika dia menerima pembayaran gaji. Tanda terima gaji tersebut
kemudian dikirimkan kasir ke bagian pembukuan akuntansi.
b. Bagian pembukuan
Bagian ini bertugas menandatangani semua bukti – bukti dari
pembayaran gaji yang dilakukan kasir kemudian membukukan
pembayaran tersebut ke dalam buku besar gaji dan upah.
c. Internal auditor
Tugas dari internal auditor dalam pengawasan gaji dan upah
merupakan tugas yang termasuk ke dalam pengawasan perusahaan
secara menyeluruh. Dalam hal pengawasan gaji dan upah ini auditor
akan

mengawasi

apakah

prosedur-prosedur

pencatatan

pendistribusian gaji telah dijalankan sebagaiman yang

dan
telah

ditentukan, mengevaluasi system pengawasan intern gaji dan upah
yang sedang dijalankan.

D. Prosedur Perhitungan Gaji dan Upah

Universitas Sumatera Utara

Besarnya gaji dan upah dalam sebuah perusahaan tidak selalu sama untuk
setiap karyawan dan dapat berubah–ubah di masa yang akan datang, tergantung
pada tingkat gaji dan upah dan jam kerja masing-masing karyawan. Terjadinya
perbedaan tingkat gaji dan upah antar karyawan disebabkan oleh faktor
pendidikan, pengalaman, kemampuan perusahaan, kondisi pekerjaan. Besarnya
gaji dan upah antar suatu perusahan dengan perusahaan lain juga berbeda–beda.
Faktor–faktor penting yang mempengaruhi tingkat upah itu antara lain:
1. Penawaran permintaan tenaga kerja
2. Organisasi Buruh
3. Kemampuan perusahaan untuk membayar gaji dan upah
4. Produktivitas
5. Biaya hidup
6. Sistem pemerintahan
Ada beberapa cara menghitung gaji dan upah. Sistem manapun yang
dipakai perusahaan adalah untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu keuntungan
maksimal melalui efisiensi dan efektivitas kerja dengan pengorbanan yang tepat.
Menurut Malayu S. P Hasibuan sistem perhitungan gaji dan upah dapat
digolongkan ke dalam tiga golongan yaitu:
1. Sistem menurut upah waktu
Dibedakan atas upah pekerjaan, upah perminggu, dan upah perbulan.
2. Sistem upah menurut kesatuan hasil

Universitas Sumatera Utara

Jumlah hasil produksi akan diperhitungkan sebagai jumlah upah yang
akan diterima karyawan dan biasanya diterapkan dalam

perusahaan

yang memproduksi barang – barang yang sama dan hasil pekerjaan yang
dapat diukur, dan upah yang diterimanya tergantung dadri kegiatan kerja.
3. Sistem borongan
Sistem borongan adalah suatu cara pengupahan yang penetapan besarnya
jasa didasarkan atas volume pekerjaan dan lama mengerjakannya. (2005:
124)
Sistem akuntansi yang baik memerlukan prosedur yang memastikan bahwa
para karyawan mampu melaksanakan tugas yang diembannya, karena itu para
karyawan bagian akuntansi harus mendapat latihan yang memadai dan diawasi
dalam melaksanakan tugasnya.
Ketentuan jam kerja pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan sebagai
berikut:
Senin – jum’at
Pukul: 08.00- 12.00 kerja
Pukul: 12.00- 13.00 Istirahat
Pukul: 13.00- 17.00 kerja

Universitas Sumatera Utara

Hari sabtu, minggu dan hari besar lainnya merupakan hari libur, namun
pada hari tersebut terkadang digunakan untuk pertemuan khusus dengan pihak
tertentu.
Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Madan metode perhitungan gaji dan
uah yang dibayarkan kepada karyawannya didasarkan oleh penggolongan:
1. Pegawai staff
Yang termasuk pegawai staff pada perusahaan ini adalah pegawai yang
mempunyai keahlian, dinilai dari pendidikan atau lamanya masa kerja
atau pengalaman kerja.
2. Pegawai nonstaff
Gaji dan upah yang dibayarkan kepada paegawai non staff jumlahnya
tidak sama, karena pegawai non staff digolongkan sebagai berikut:
a. Karyawan bulanan
Adalah karyawan yang sudah merupakan pekerja tetap pada perusahaan
ini. Gaji dan upah karyawan bulanan yang dibenarkan, jumlahnya tetap
sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.
b. Karyawan harian tetap
Adalah karyawan yang sudah merupakan pekerja tetap pada perusahaan.
Dalam perusahaan sistem penggajian dan pengupahan melibatkan personalia
dan umum, departemen keuangan dan departemen akuntansi. Bagian Akuntansi

Universitas Sumatera Utara

bertanggung jawab atas pencatatan biaya tenaga kerja dan distribiusi biaya tenaga
kerja. Untuk kepentingan penyediaan informasi guna pengawasan tenaga kerja.
Jadi besarnya gaji bersih yang diterima oleh setiap karyawan PT. Nirmala
Delima Makmur Cabang Medan dijabarkan sebagai berikut:
Upah pokok

xxx

Tunjangan- tunjangan tetap

xxx

Gaji bulanan

xxx

Upah lembur + tunjangan tidak tetap (kalau ada)

xxx

Pendapatan kotor
Potongan – potongan :
Pajak Penghasilan

xxx

Pengurangan lainnya

xxx

Jumlah potongan

xxx

Pendapatan bersih

xxx

Sebagaimana telah kita uraikan diatas bahwa kegunaan pokok dari
pengawasan internal atas gaji dan upah adalah untuk mengawasi jumlah gaji dan
upah yang diterima karyawan, orang yang menerima gaji dan upah tersebut adalah
memang karyawan perusahan.

E. Sistem Pengawasan Intern Gaji dan Upah
Istilah Internal Control diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai
kontrol intern atau sering juga ditulis sebagai pengawasan intern atau

Universitas Sumatera Utara

pengendalian intern. Secara umum pengawasan intern bertujuan untuk
meminimumkan kesalahan – kesalahan yang terjadi dalam perusahaan. Sebelum
membahas lebih lanjut penulis memberikan beberapa pengertian dari pengawasan
intern.
Menurut Hermanto memberikan defenisi sebagai berikut: “Sistem Pengendalian
Intern adalah suatu tipe pengawasan yang dirancang dengan diintegrasikan
kedalam sistem pembagian pendelegasian tugas, tanggung jawab, wewenang
dalam struktur organisasi perusahaan.” (2001: 110)
Sedangkan menurut Athur W. Holmes, David C. Burns adalah:
Pengawasan Intern merupakan rencana organisasi yang semua metode
serta peraturan yang sederajat yang digunakan dalam perusahaan
menjaga kekayaannya, memeriksa kecermatan dan keandalan data
akuntansinya, meningkatkan efisiensi operasionalnya dan mendorong
dipatuhinya kebijakan – kebijakan yang sudah digariskan manajemen.
(2005: 1112)

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia dalam buku Standard Profesi Akuntan Publik
menyatakan bahwa : “Pengawasan Intern adalah kebijakan dan prosedur
untuk memperoleh keyakinan yang memadai bahwa tujuan satuan yang
spesifik akan dicapai.” (2002: 341)
Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa
maksud pengawasan intern gaji dan upah adalah meliputi struktur organisasi dan
semua cara – cara dan alat – alat yang dikoordinasikan terutama yang menyangkut
dan berhubungan langsung dengan gaji dan upah.

Universitas Sumatera Utara

Untuk terlaksananya pengawasan intern gaji dan upah dengan baik maka
perlu diadakan pemisahan tugas dan fungsi dimana suatu kegiatan mulai dari awal
sampai dengan selesai tidak boleh dikerjakan oleh satu orang, hal ini penting
untuk menghindari tugas rangkap yang dapat memungkinkan terjadinya
penyelewengan. Penerimaan karyawan tidak boleh dilakukan oleh bagian yang
membutuhkan.
Adapun bagian-bagian yang berhubungan dengan pengawasan intern gaji
dan upah menurut Zaki Bridwan adalah:
1. Mandor
Tugas seorang mandor dalam pengawasan gaji dan upah untuk mencapai
atau melunasi jam kerja dari setiap pekerja setiap hari.
2. Bagian gaji dan upah
Fungsi atau tugas bagian gaji dan upah dalam pengawasan gaji dan upah
untuk seluruh karyawan, membuat formulir dan laporan tentang gaji dan
upah dan menyusun statistik gaji dan upah.
3. Bagian personalia
Tugas bagian personalia dalam pengawasan gaji dan upah meneliti
kebenaran nama – nama yang tertera dalam daftar gaji dan upah, daftar
tariff gaji dan daftar potongannya.
4. Auditor
Tugas auditor dalam pengawasan gaji dan upah adalah mengawasi
pelaksanaan prosedur pembayaran gaji dan upah.

Universitas Sumatera Utara

5. Kasir
Tugas kasir dalam pengawasan gaji dan upah adalah untuk melakukan
pembayaran gaji dan upah kepada setiap pekerja.
Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan, sistem pengawasan gaji
dan upah bagian-bagian yang berhubungan dalam pengawasan gaji dan upah
tersebut yaitu:
1. Bagian personalia
Apabila ada suatu bagian dalam perusahaan yang membutuhkan
karyawan baru harus mengajukan formulir permintaan tenaga kerja baru
kepada bagian personalia. Dari formulir tersebut harus disetujui oleh
kepala bagian yang membutuhkan. Bagian personalia berdasarkan
formulir permintaan karyawan baru dengan cara mencari karyawan baru
dengan melihat surat-surat permohonan yang sudah ada. Tetapi bila
permohonan belum ada masuk, bagian personalia mencari karyawan baru
dengan menghubungi sumber tenaga kerja seperti:
a. Teman – teman pegawai perusahaan
b. Badan –badan penempatan tenaga kerja
c. Advertensi
d. Dan lain-lain
Berdasarkan surat permohonan yang masuk tersebut, kemudian
bagian personalia menyelenggarakan test untu kemampuan calon-calon
karyawan dan berdasarkan hail test diumumkan beberapa karyawan yang

Universitas Sumatera Utara

diterima. Dan mereka diminta untuk mengikuti test kesehatan, calon
karyawan yang dinyatakan lulus test dan pemeriksaan kesehatan
diserahkan kepada bagian-bagian yang membutuhkan untuk selanjutnya
diwawancarai.

Berdasarkan

hasil

wawancara

ini,

bagian

yang

membutuhkan karyawan baru memutuskan karyawan yang diterima.
Bagi calon karyawan yang telah memenuhi pernyataan tersebut akan
diangkat sebagai karyawan dengan mata percobaan paling lama 3 bulan,
selam masa percobaan kepada karyawan diberikan kedudukan yang
sesuai dengan ketentuan penggajian yang berlaku.
2. Bagian pengawasan waktu
Semuanya pembayaran gaji diawasi oleh personalia. Tiap karyawan
wajib hadir dan diharuskan mengisi daftar hadir yang telah disediakan.
Khusus bagi karyawan yang bekerja di lapangan dan petugas jaga diatur
dalam sistem shiff dan mempunyai jam kerja 12 jam sehari dan 96 jam
seminggu. Untuk hal ini terlebih dahulu diperlukan waktu 1214 jam
khusus tentang penyimpangan waktu kerja dan istirahat yang dikeluarkan
kantor Depnaker setempat.
3. Bagian administrasi dan keuangan
Bagian ini bertugas untuk menandatangani daftara gaji dan upah,
dan kartu gaji dan upah yang diterima dari bagian pendistribusian biaya
dan mengirimkannya kepada kasir di bagian pembukuan.
4. Kasir

Universitas Sumatera Utara

Kasir membuat kwitansi pembayaran dan mengirimkan kepada
bagian pembukuan.
5. Bagian pembukuan
Daftar gaji dan upah yang diterima dari bagian pendistribusian
biaya dibukukan dalam buku besar dengan jurnal:
Gaji dan upah

xxx

Hutang gaji dan upah

xxx

Ketika kwitansi diterima dari kasir sebagai bukti bahwa gaji dan
upah telah dibayarkan maka bagian pembukuan akan menjurnal:
Hutang gaji dan upah

xxx

Kas

xxx

Untuk melaksanakan sistem pengawasan intern gaji dan upah ada lima
komponen yang saling berkaitan yaitu lingkungan pengawasan, penilaian resiko,
kegiatan pengawasan, informasi dan komunikasi, dan monitoring.
Pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan, sistem pengawasan
internal atas gaji dan upah dilakukan dengan cara, membuat daftar gaji yang
dilakukan oleh pembuat daftar gaji berdasarkan golongan masing-masing
karyawan kemudian diperksa oleh staff bagian keuangan, kemudian diberikan
kepada direktur utama untuk di tanda tangani sebagai tanda persetujuan ata gaji
dan upah yang akan di berikan kepada karyawan PT. Nirmala Delima Makmur
Cabang Medan

Universitas Sumatera Utara

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian teoritis mengenai pengawasan intern gaji dan upah serta
analisis dan evaluasi, maka pada bab penutup inil penulis akan menarik
kesimpulan yang didasarkan pada uraian-uraian tentang internal control gaji dan
upah pada bab-bab terdahulu yaitu:
1. PT. Nirmala Delima Makmur Cabang Medan merupakan perusahaan
yang bergerak dalam bidang distributor pupuk.
2. Struktur organisasi perusahaan adalah struktur organisasi yang berbentuk
garis (line organization), yang telah memperlihatkan adanya pembagian
tugas dan wewenang ecara jelas.
3. Unsur-unsur gaji dan upah pada PT. Nirmala Delima Makmur Cabang
medan telah dipenuhi dengan baik ditandai dengan

pemberian

kesejahteraan para karyawan dengan memberikan tunjangan-tunjangan
dan bantuan-bantuan lainnya dari perusahaan.
4. Prosedur pencatatan gaji dan upah terlah dilakukan dengan baik ditandai
dengan tidak adanya penyelewengan dan kecurangan terhadap gaji dan
upah, agar tidak terjadi penyelewengan dan kecurangan maka pencatatan
gaji dan upah dilakukan pada bagian terpisah.
5. Prosedur perhitungan gaji dan upah terlah dilaksanakan dengan sebaik
mungkin, walaupun terdapat jumlah karyawan yang banyak tetap

Universitas Sumatera Utara

melaksanakan perhitungan gaji dan upah dengan baik, yang dituangkan
dalam daftar gaji dan upah.
6. Sistem pengawasan intern gaji dan upah telah dilaksanakan dengan baik
dan ditandai dengan adanya pengawasan yang cermat atas gaji dan upah
mulai dari perhitungan sampai pembayaran kepada masing-masing
karyawan serta tidak terlalu berbelit-belit untuk menciptakan suatu
efisiensi kerja.

B. Saran
Dari kesimpulan diatas, maka di sini penulis memberikan saran-saran
kepada perusahaan. Adapun saran yang akan diberikan penulis adalah:
1. Sebaiknya perhatian terhadap internal control agar dapat lebih
ditingkatkan, mengingat perkembangan zaman yang semakin maju
diiringi kebutuhan yang semakin tinggi.
2. Dalam rangka untuk meningkatkan kecakapan dan efisien kerja, maka
perlu diadakan job training bagi para pegawai.
3. Rotasi pekerjaan karyawan hendaknya lebih ditingkatakan lagi agar tidak
terjadi kebosanan dan mencegah tindakan penyelewengan yang mungkin
ada serta dapat memperluas wawasan karyawan tentang tujuan
perusahaan secara menyeluruh.

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR PUSTAKA

Djarwanto, 1999, Petunjuk Teknis Penyusunan Skripsi, Edisi Ketiga, BPFE, Universitas
Gajah Mada, Yogyakarta.
Hall, JamesA, 201, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Pertama, Penerbit Salemba empat,
Jakarta.
Hermanto, 2001, Sistem Akuntansi Survey dan Teknis Analisa, Edisi Pertama, Penerbit
BPFE, UGM, Jakarta.
Holmes Arthur W, David C Burns, 2005, Auditing Norma dan Prosedur, Alih Bahasa Moh.
Badjuri, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Ikatan Akuntan Indonesia, 2002, Standar Profesional Akuntan Publik, Cetakan kedua,
Bagian Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Ekonoi YKPN, Yogyakarta.
Malayu, 2005, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi, Penerbit Bumi Aksara,
Jakarta.
Malthis, Robert L, Jhon H Jackson, 2002, Manajemen Sumber Daya Manusia, Buku Dua,
Edisi Pertama, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Mulyadi, 2001, Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Ketiga, Penerbit Salemba Empat,
Jakarta.
Niswonger, Warren, Reeve, Fees, 1993, Prinsip-Prinsip Akuntansi, Edisi 19, Penerbit
Erlangga, Jakarta.
Sinuraya S, 2001, Akuntansi Perusahaan Industri, Ade Putra, Medan.

Universitas Sumatera Utara

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23