PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM GADINGREJO PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

ABSTRAK
PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM
GADINGREJO PRINGSEWU
TAHUN PELAJARAN
2011/2012

Oleh
SARTI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa kelas III SD N 1 Mataram
Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam Pembelajaran Tematik.
Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai alat
peraga yaitu menanam jagung, karena diyakini mampu mempermudah dan menjelaskan tema
lingkungan.
Tujuan dari penelitian ini telah melakukan perbaikan dalam pembelajaran untuk
meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas III SD N 1 Mataram pada Pembelajaran
Tematik.
Metode yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Yang difokuskan pada
situasi kelas atau lazim dikenal dengan Classroom Action Researh, dan dilaksanakan 3 siklus
yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi
dan refleksi. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan analisis kualitatif dan
kuantitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kreativitas siswa dalam mengikuti
Pembelajaran Tematik semakin meningkat. Pada siklus I nilai rata-rata 48,25, siklus II nilai
rata-rata 69,00, siklus III nilai rata-rata 86,25. Terjadi peningkatan nilai dari siklus I ke siklus
II sebesar 20,75 %. Sedangkan pada siklus II ke siklus III terdapat peningkatan sebesar 17,25.
Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dengan tema lingkungan melalui model
Pembelajaran Tematik dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa, karena dalam proses
pembelajarannya siswa terlibat secara aktif dan kreatif.
Kata kunci: peningkatan, kreativitas, belajar

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor
20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara demokratis dan bertanggung
jawab”.

Keberhasilan pembelajaran ditunjukkan oleh dikuasainya tujuan pembelajaran oleh
siswa. Kita semua mengakui bahwa salah satu faktor keberhasilan dalam
pembelajaran adalah faktor kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan
pembelajaran. Pembelajaran efektif tidak akan muncul dengan sendirinya tetapi guru
harus menciptakan pembelajaran yang memungkinkan siswa mencapai tujuan yang
telah ditetapkan secara optimal.

Secara umum tugas guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator yang bertugas
menciptakan situasi yang memungkinkan terjadinya proses belajar pada diri siswa,

dan

sebagai

pengelola

pembelajaran

yang

bertugas

menciptakan

kegiatan

pembelajaran yang memungkinkan siswa mencapai tujuan pembelajaran yang
optimal.

Permasalahan yang masih penulis hadapi sebagai guru kelas III SD N 1 Mataram
Kabupaten Pringsewu adalah rendahnya kreativitas siswa dalam Pembelajaran
Tematik.

Dari pengalaman penulis beberapa kali ulangan dari 20 siswa hanya berkisar 2 (10%)
siswa yang tuntas (pada tes penjajagan) dengan nilai ≥60 dan 18 (90%) siswa yang
lain belum tuntas dengan nilai ≤55 dengan nilai rata-rata kelas adalah 48, padahal
nilai ketuntasan minimal adalah 60.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1. Data Siswa Kelas III SD Negeri 1 Mataram Semester 1
Pelajaran 2011/2012

No

Kelas
III

Jumlah
Laki - Laki

Perempuan

12 orang

8 orang

Tahun

Total
20 orang

Dari 20 siswa kelas III tersebut prestasi belajar pada Pembelajaran Tematik adalah
sebagai berikut:
Tabel 2. Prestasi Keberhasilan Siswa Kelas III SD Negeri 1 Mataram
Dalam Pembelajaran Tematik Semester 1 Tahun Pelajaran 2011/2012.
No
Kriteria
Rentang Nilai
Banyak siswa Presentasi
1

Tinggi

75 keatas

0

0%

Sedang

60-74

2

10%

Rendah

45-59

18

90%

Jumlah

20

100%

Gejala yang nampak adalah siswa kurang kreatif dalam menerima pembelajaran dan
kecenderungan bersikap pasif serta suka mencontoh. Siswa hanya menghafal sehingga
kurang memahami konsep dalam Pembelajaran Tematik, misalkan pada saat
Pembelajaran Tematik siswa banyak bermain daripada belajar.

Hasil diskusi dengan teman sejawat dan kepala sekolah diindikasikan bahwa
kreativitas belajar tersebut dipengaruhi oleh cara guru dalam menyampaikan
pembelajaran. Pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran konvensional yang
hanya menggunakan metode ceramah dan guru sebagai satu-satunya sumber belajar,
kurang maksimalnya penggunaan media pembelajaran sehingga pembelajaran sangat
verbal.

Dengan ceramah sebagai alternatif utama secara otomatis pembelajaran didominasi
oleh guru sehingga pembelajaran kurang melibatkan siswa, dan komunikasi antar
siswa dengan siswa atau siswa dengan guru kurang terbangun, makna dari belajarpun
sangat kurang. Sehingga tidak tepat bila pembelajaran hanya dilaksanakan dengan
metode ceramah yang kemungkinan kecil dapat memberikan pengalaman langsung
kepada siswa.

Memperhatikan pentingnya Pembelajaran Tematik di kelas III SD Negeri 1 Mataram
Kabupaten Pringsewu khususnya, berdasarkan hasil diskusi dengan teman sejawat

perlu adanya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna meningkatkan kreativitas dan
ide-ide siswa, menyenangkan bagi siswa melalui model Pembelajaran Tematik.

A. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, identifikasi masalah yang timbul
berkaitan dengan peningkatan kreativitas siswa dengan model Pembelajaran Tematik
adalah:
1. Pembelajaran Tematik di kelas masih mengarah pada pengembangan aspek kognitif
sehingga kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan
kreativitasnya.
2. Belum ada kolaborasi antara guru dan siswa sehingga pembelajaran masih terpusat
pada guru.

B. Pembatasan Masalah dan Rumusan Masalah
1. Pembatasan
Berdasarkan masalah-masalah yang telah dikemukakan dalam identifikasi
masalah maka dalam penelitian ini masalah akan dibatasi pada peningkatan
kreativitas belajar siswa pada Pembelajaran Tematik kelas III SD Negeri 1
Mataram Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.
2. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah, maka masalah dalam
penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimanakah cara meningkatkan kreativitas Pembelajaran Tematik siswa
kelas III SD N 1 Mataram?

2. Bagaimanakah cara penerapan model Pembelajaran Tematik pada pelaksanaan
pembelajaran di kelas III SD N 1 Mataram?

C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang hendak dicapai dalam Pembelajaran Tematik ini adalah:
1. Untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa melalui model Pembelajaran
Tematik.
2. Untuk menerapkan model Pembelajaran Tematik guna meningkatkan kualitas
pembelajaran di kelas III SD N 1 Mataram.

D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat bagi siswa
a. Meningkatkan kreativitas belajar siswa.
b. Meningkatkan penguasaan siswa pada Pembelajaran Tematik kelas III.
c. Meningkatkan hasil belajar kelas III.
2. Manfaat bagi guru
a. Sebagai masukan bagi guru untuk dapat mengetahui variasi dari beberapa
model pembelajaran.
b. Menjadi peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajaran di kelasnya.
c. Meningkatkan kinerja yang lebih profesional dan penuh inovasi, serta
memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam terhadap
apa yang terjadi di kelasnya.

3. Manfaat bagi sekolah

Hasil PTK ini akan memberi sumbangan yang bermanfaat bagi SD Negeri 1
Mataram dalam rangka memperbaiki Pembelajaran Tematik khususnya dan
pembelajaran lain pada umumnya.

4. Manfaat bagi peneliti
Sebagai upaya bagi peneliti untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui PTK

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Pengertian Kreativitas Belajar

Kreativitas merupakan kemampuan membuat kombinasi baru berdasarkan data,
informasi atau unsur-unsur yang ada menjadi sesuatu yang bermakna. Adakalanya
siswa yang tidak tergolong dalam berbagai kegiatan kelompoknya, tetapi siswa ini
sering memberikan jalan keluar jika ada permasalahan yang dihadapi kelompoknya.
Siswa seperti ini juga harus memperoleh poin yang tinggi dalam penilaian proses.

Beberapa indikasi yang lain adalah sebagai berikut:
1. Siswa ini biasanya tergolong pendiam, tetapi menjadi penggerak aktivitas siswa
lainnya.
2. Siswa yang aktif mencari sesuatu atau bahan lain yang diperlukan oleh kelompok,
dan kemudian memberikan motivasi kepada anggota kelompoknya untuk
menyelesaikan tugas kelompok.
3. Siswa yang sering memiliki gagasan atau ide-ide kreatif untuk memecahkan
masalah yang dihadapi kelompoknya (PAKEM, 2010).
Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah
suatu proses perubahan melalui unsur kombinasi berdasarkan data yang ada menjadi
sesuatu yang bermakna.

B. Pengertian Pembelajaran Tematik

Pembelajaran Tematik adalah bentuk pengorganisasian pembelajaran terpadu. Dalam
pembelajaran bentuk ini peserta didik belajar melalui pemahaman dan pembiasaan
perilaku yang terkait kehidupannya. Peserta didik belum secara formal diperkenalkan
pada mata pelajaran. Tujuan akhir dari Pembelajaran Tematik adalah berkembanya
potensi peserta didik secara alami sesuai dengan usia dan lingkungannya.

Dalam pembelajaran berbasis mata pelajaran peserta didik sudah secara formal
diperkenalkan pada mata pelajaran yang ada dalam kurikulum SD/MI. Pada usia
pendidikan dasar (6-15 tahun) kemampuan intelektual, sosio-emosional, fisik dan
moral anak berkembang secara terpadu sehingga proses pengembangan dalam
pembelajaran harus dilangsungkan secara terpadu, dan dalam kurikulum tahun 2006
Pembelajaran tematik direncanakan di kelas I, II, dan III.

Pembelajaran Tematik adalah modeln pembelajaran yang menggunakan tema tertentu
sebagai titik sentral pembelajaran yang mengakomodasi berbagai kompetensi dasar
yang harus dicapai dati satu mata pelajaran atau beberapa mata pelajaran. Keterkaitan
tema atau topik dalam satu pelajaran atau antar mata pelajaran pada satu kurikulum
sekolah dapat terbentuk:
1. Keterkaitan materi dan kompetensi dasar dalam suatu mata pelajaran dengan
kebutuhan/pengalaman anak dan lingkungan sosial anak.
2. Keterkaitan materi dan kompetensi dasar dalam beberapa mata pelajaran dengan
kebutuhan/pengalaman dan lingkungan sosial anak.
Melalui sistem pembelajaran terpadu, memungkinkan siswa secara individual maupun
kelompok aktif menggali dan menemukan konsep serta prinsip-prinsip keilmuan
secara holistik, bermakna, dan otentik. Oleh karena itu, pembelajaran terpadu sangat

diperlukan terutama sekolah dasar dimana siswa masih mengahyati pengalaman
secara totalitas serta masih sulit menghadapi pemilihan yang actificial (Dinas
Pendidikan Kabupaten Pringsewu, 2010).
Secara definitif kurikulum tematis adalah kurikulum yang menggabungkan sejumlah
disiplin ilmu melalui pemaduan area isi, keterampilan dan sikap. Pemaduan tersebut
didasarkan pada pertimbangan rasional, antara lain:
1. Kebanyakan masalah dan pengalaman termasuk di dalamnya pengalaman belajar
bersifat interdisipliner.
2. Untuk memahami, mempelajari, dan memecahkannya diperlukan multiskill.
3. Adanya tuntutan interaksi kolaboratif yang tinggi dalam peecahan masalah.
4. Adanya tuntutan keterlibatan siswa yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Pembelajaran Tematik antara lain:
1. Pembelajaran Tematik dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran
menjadi lebih bermakna/utuh.
2. Pelaksanaan Pembelajaran Tematik perlu mempertimbangkan alokasi waktu tiap
tema, banyak sedikitnya bahan yang ada dilingkungan.
3. Memilih tema yang terdekat dengan anak.
4. Mengutamakan kompetensi dasar yang akan dicapai daripada tema.
Model Pembelajaran Tematik sangat cocok diberikan kepada anak didik kelas rendah.
Pembelajaran Tematik memadukan berbagai mata pelajaran dalam kurikulum dan
menghubungkannya melalui jaringan topik/tema.
Tema adalah pikiran pokok atau gagasan yang menjadi pokok pembicaraan. Peran
tema dalam Pembelajaran Tematik adalah:

1. Siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu.
2. Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi
mata pelajaran dalam tema yang sama.
3. Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
4. Kompetensi berbahasa dapat dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata
pelajaran lain dengan pengalaman pribadi siswa.
5. Siswa dapat lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan
dalam konteks tema yang jelas.
6. Guru dapat menghemat waktu karena pelajaran disajikan secara terpadu dapat
dipersiapkan sekaligus dan diberikan pada dua atau tiga pertemuan.
Pembelajaran Tematik memberikan keuntungan baik bagi guru maupun bagi siswa.
Keuntungan Pembelajaran Tematik bagi guru antara lain adalah sebagai berikut:
1. Tersedia waktu lebih banyak untuk pembelajaran. Materi pelajaran tidak dibatasi
oleh jam pelajaran, melainkan dapat dilanjutkan sepanjang hari, mencakup
berbagai mata pelajaran.
2. Hubungan antar mata pelajaran dan topik dapat diajarkan secara logis dan alami.
3. Dapat ditunjukkan bahwa belajar merupakan kegiatan yang kontinyu, tidak
terbatas pada buku paket, jam pelajaran, bahkan empat dinding kelas. Guru dapat
membantu semua siswa memperluas kesempatan belajar ke berbagai aspek
kehidupan.
4. Guru bebas membantu siswa melihat masalah, situasi, atau topik dari berbagai
sudut pandang.
5. Pengembangan masyarakat belajar terfasilitasi. Penekanan kompetisi bisa
dikurangi dan diganti dengan kerja sama dan kolaborasi.

Sedangkan bagi siswa model Pembelajaran Tematik memiliki keuntungan antara lain
sebagai berikut:
1. Bisa lebih memfokuskan diri pada proses belajar, dari pada hasil belajar.
2. Menghilangkan batas semu antar bagian-bagian kurikulum dan menyediakan
pendekatan proses belajar yang integratif.
3. Menyediakan kurikulum yang berpusat pada siswa, yang dikaitkan dengan minat,
kebutuhan dan kecerdasan. Mereka didorong untuk membuat keputusan sendiri
dan bertanggung jawab pada keberhasilan belajar.
4. Merangsang penemuan dan penyelidikan mandiri di dalam dan di luar kelas.
5. Membantu siswa membangun hubungan antara konsep, dan ide, sehingga
meningkatkan apresiasi dan pemahaman.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Tematik adalah aplikasi
pendekatan pembelajara terpadu yang dikembangkan melalui suatu “tema” yang
didalamnya terkandung kompetensi dasar dan materi yang saling berkaitan antar mata
pelajaran berdasarkan analisis kompetensi dasar dari masing-masing mata pelajaran.

C. Kerangka Pikir Penelitian

Penjelasan
Kreativitas dapat digali melalui bantuan guru dengan menggunakan metode ceramah,
tanya jawab, demonstrasi, dan pemberian tugas serta menggunakan alat berupa
gambar-gambar, benda kongkrit dan lingkungan sekitar. Kemudian guru juga
memberikan rangsangan dan penguatan sehingga anak lebih bersemangat dalam
berkreativitas dan akan meningkatkan nilai Pembelajaran Tematik yang optimal atau
sesuai dengan apa yang diharapkan.

D. Hipotesis Tindakan
Bertolak dari latar belakang, identifikasi masalah, Pembelajaran tematik, tujuan
Pembelajaran Tematik dan model-model Pembelajaran Tematik maka dapat
disimpulkan hipotesis sebagai berikut: dengan menggunakan model Pembelajaran
Tematik dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas III di SD N 1 Mataram
Gadingrejo Pringsewu Tahun Pelajaran 2011/2012.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan hal-hal yang telah dikemukakan, selanjutnya dapat
diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Kreativitas siswa pada Pembelajaran Tematik masih rendah.
2. Pembelajaran Tematik merupakan pembelajaran yang memadukan beberapa
pembelajaran sekaligus yang saling mengaitkan satu sama lain.
3. Pembelajaran Tematik melibatkan siswa secara langsung untuk meningkatkan
kreativitas.
4. Nilai akhir siswa pada siklus III menunjukkan hasil yang memuaskan
dibandingkan dengan siklus I.

B. Saran
Berdasarkan hal-hal yang dikemukakan dalam kajian penelitian ini selanjutnya dapat
diajukan saran sebagai berikut:
1. Guru meningkatkan kreativitas siswa secara terus menerus dengan berbagai
macam model pembelajaran.
2. Guru lebih kreatif dalam mengaitkan antara pembelajaran satu dengan yang lain
dalam

Pembelajaran

Tematik,

sehingga

Pembelajaran

tematik

lebih

menyenangkan.
3. Guru dapat melibatkan siswa secara langsung untuk menggali kreativitas siswa
dalam Pembelajaran tematik.

4. Guru harus lebih mengoptimalkan setiap Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP)
agar hasil pada siklus III lebih baik daripada siklus I.

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM
GADINGREJO PRINGSEWU
TAHUN PELAJARAN
2011/2012

Oleh

SARTI
(Skripsi)
Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mencapai Gelar
SARJANA PENDIDIKAN
Pada
Program studi PGSD Strata 1 Dalam Jabatan
Jurusan Ilmu Pendidikan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2012

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM
GADINGREJO PRINGSEWU
TAHUN PELAJARAN
2011/2012
(Skripsi)

Oleh
SARTI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2012

RIWAYAT HIDUP

Nama Mahasiswa

: SARTI

NPM

: 1013119056

Program studi

: S1 PGSD Dalam Jabatan

Jurusan

: Ilmu Pendidikan

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Penulis dilahirkan di Banjarejo pada tanggal 01 april 1968, anak ke-tiga dari enam
bersaudara, dilahirkan dari pasangan suami istri Efendi Jaelani dan Aminah.
Pendidikan Sekolah Dasar diselesaikan pada tahun 1983 di SD N 3 Mataram Gadingrejo,
Pringsewu., Sekolah Menengah Pertama diselesaikan pada tahun 1986 di SMP PGRI
Gadingrejo, Pringsewu, Sekolah Pendidikan Guru olahraga Negeri (SGON) Tanjung Karang
Bandar Lampung diselesaikan pada tahun 1989, DII PGSD Universitas Negeri Bandar
Lampung diselesaikan pada tahun 1999 dan telah bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di
Sekolah Dasar Negeri 1 Mataram Pringsewu. Tahun 2010 melanjutkan kuliah pada Program
Studi S1 PGSD Dalam Jabatan FKIP Universitas Lampung.

DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Kerangka Pikiran Penelitian ................................................... 13
2. Alur Penelitian Tindakan Kelas .............................................. 15
3. Alur Siklus PTK..................................................................... 15
4. Grafik Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran
Tematik Kelas III ................................................................... 38

DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................
A. Latar Belakang Masalah ....................................................................
B. Identifikasi Masalah ..........................................................................
C. Pembatasan Masalah..........................................................................
D. Tujuan Penelitian ...............................................................................
E. Manfaat Penelitian .............................................................................

1
1
4
4
5
5

BAB II KAJIAN PUSTAKA....................................................................... 7
A. Pengertian Kreativitas Belajar ............................................................. 7
B. Pengertian Pembelajaran Tematik ....................................................... 8
C. Kerangka Pikiran Penelitian ................................................................ 13
D. Hipotesis Tindakan ............................................................................. 13
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ................................................... 14
A. Metode Penelitian .............................................................................. 14
B. Instrumen Penelitian .......................................................................... 19
C. Metode Pengumpulan Data ................................................................ 19
D. Metode Analisis Data ........................................................................ 20
E. Cara Pengambilan Kesimpulan .......................................................... 22
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...................................................... 25
A. Hasil ................................................................................................. 25
B. Pembahasan ...................................................................................... 37
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ....................................................... 40
A. Kesimpulan ....................................................................................... 40
B. Saran ................................................................................................ 40
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

1. Daftar Siswa Kelas III Sd N 1 Mataram Semester I
Tahun Ajaran 2011/2012 .................................................................. 2
2. Prestasi Keberhasilan Siswa Kelas III Sd N 1 Mataram
Semester I Tahun Ajaran 2011/2012 .................................................. 3
3. Siklus I .............................................................................................. 25
4. Hasil Tes Akhir Pembelajaran Tematik.............................................. 27
5. Frekuensi Perolehan Nilai Tematik Kelas III ..................................... 28
6. Siklus II ............................................................................................. 29
7. Hasil Tes Akhir Pembelajaran Tematik Kelas III ............................... 31
8. Frekuensi Perolehan Nilai Tematik Kelas III ..................................... 32
9. Siklus III ........................................................................................... 33
10. Hasil Tes Akhir Pembelajaran Tematik Kelas III ............................... 35
11. Frekuensi Perolehan Nilai Tematik Kelas III ..................................... 36
12. Frekuensi Perolehan Nilai Tematik Kelas III Siklus I, II, Dan III ....... 37

Halaman

MENGESAHKAN

1. Tim Penguji

Penguji

: Drs. Muncarno, M.Pd.

.......................

Penguji
Bukan pembimbing

: Drs. Kojat Sudiatmaja, M.Pd.

.......................

2. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Dr. H. Bujang Rahman, M.Si
NIP 196003151985031003

Tanggal Lulus Ujian : 9 Januari 2012

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Mahasiswa

: SARTI

NPM

: 1013119056

Program studi

: S1 PGSD Dalam Jabatan

Jurusan

: Ilmu Pendidikan

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul

: PENINGKATAN
KREATIVITAS
BELAJAR
SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN
TEMATIK KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM
GADINGREJO
PRINGSEWU
TAHUN
PELAJARAN 2011/2012

Menyatakan bahwa Tugas akhir ini adalah hasil pekerjaan saya sendiri dan sepanjang
pengetahuan saya tidak berisi materi yang telah dipublikasikan atau ditulis oleh orang lain
atau telah dipergunakan dan diterima sebagai persyaratan penyelesaian studi pada universitas
lain atau institusi lain.
Demikianlah Surat Pernyataan ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bandar Lampung,
Yang Membuat Pernyataan

SARTI

2011

Judul

: PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM GADINGREJO
PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Nama Mahasiswa

: SARTI

NPM

: 1013119056

Program Studi

: S1 PGSD dalam jabatan

Fakultas

: FKIP

MENYETUJUI,

Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan

Drs. Baharuddin Risyak, M.Pd.
NIP 195105071981031002

Pembimbing

Drs. Muncarno, M.Pd.
NIP 195812131985031003

SANWACANA
Alhamdulillah syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memlimpahkan
rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian tindak kelas
dengan judul “PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM
GADINGREJO PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012”.
Penelitian yang penulis lakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action
Research), sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, terutama
dalam meningkatkan kemampuan mengajar guru yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Tujuan yang terkandung dalam penulisan ini adalah untuk memperbaiki kualitas
pembelajaran dan meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan model pembelajaran
untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas III SD N 1 Mataram Kabupaten
Pringsewu.
Dengan selesainya penelitian ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.
2.
3.
4.
5.

Bapak Dr. H. Bujang Rahman, M.Si. Selaku Dekan FKIP Unila
Bapak Drs. Baharuddin Risyak, M.Pd. Selaku Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan
Bapak Dr. H. Darsono, M.Pd. Selaku Ketua Prodi S1 PGSD
Bapak Drs. Muncarno, M.Pd. Selaku Pembimbing
Bapak Drs. Kojat Sudiatmaja, M.Pd. Selaku Pembahas

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Penelitian Tindakan Kelas ini masih ada
kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis
harapkan. Semoga Laporan Penelitian Tindakan Kelas ini bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Bandar Lampung, 9 Januari 2012
Peneliti,

SARTI


Dokumen yang terkait

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIVEMENT (STAD) BAGI SISWA KELAS VI SD NEGERI 7 GADINGREJO KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2011-2012

0 11 223

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) SISWA KELAS V SD NEGERI 1 GADINGREJO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012

0 5 44

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS IV SD NEGERI 2 WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

1 16 46

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN PENDEKATAN TEMATIK PADA SISWA KELAS III SEMESTER GANJIL SD NEGERI 2 BLITAREJO KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2010/2011

0 13 133

PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SD NEGERI 1 MATARAM GADINGREJO PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

0 7 25

MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA REALIA DI KELAS III SD NEGERI I MATARAM KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012

21 124 83

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN TEMATIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA KELAS III SD NEGERI 2 PRINGSEWU TIMUR KECAMATAN PRINGSEWU KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012/2013

0 15 61

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STAD BAGI SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 MATARAM KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 7 46

PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK MELALUI PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS III A SD NEGERI 1 PRINGSEWU BARAT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 6 53

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY SISWA KELAS V SEMESTER GANJIL SD NEGERI 1 MARGOSARI KECAMATAN PAGELARAN UTARA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

0 9 53

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1813 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 472 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 426 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 255 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 377 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 555 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 490 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 315 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 484 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 568 23