Memahami Fungsi Matematika dan Trigonometri

Aktifitas 1: Memahami Fungsi Matematika dan Trigonometri

Fungsi ABS: menghasilkan nilai absolut (nilai mutlak) dari bilangan Rumus:

=ABS(bilangan)

=ABS(-5)

hasil: 5

Bila di sel C5 berisi angka -34, maka hasil =ABS(C5) adalah 34

Fungsi INT: menghasilkan pembulatan ke bawah bilangan mendekati nilai

integer

Rumus:

=INT(bilangan)

Bila di sel D5 berisi angka 8.4, maka hasil =INT(D5) adalah 8

Fungsi FLOOR: menghasilkan pembulatan ke bawah, mendekati kelipatan

yang dikehendaki

Rumus:

=FLOOR(bilangan, kelipatan yang dikehendaki)

=FLOOR(-2.5, -2)

hasil: -2

=FLOOR(-2.5, 2)

hasil: -4

Modul Diklat Guru Pembelajar

Fungsi CEILING: menghasilkan pembulatan ke atas, mendekati kelipatan yang dikehendaki

Rumus:

=CEILING(bilangan, kelipatan yang dikehendaki)

Contoh: =CEILING(2.5,1)

hasil: 1

=CEILING(-2.5, -2) hasil: -4 =CEILING(-2.5, 2) hasil: -2

Fungsi ROUND: menghasilkan pembulatan bilangan ke digit yang dikehendaki. Bila nilai >0, maka pembulatan ke digit desimal. Bila argumen jumlah digit yang dikehendaki=0, maka pembulatan ke integer yang lebih dekat. Bila argumen jumlah digit yang dikehendaki lebih kecil dari 0, maka pembulatan ke sebelah kiri desimal.

Rumus:

=ROUND(bilangan,jumlah digit yang dikehendaki)

Contoh: =ROUND(3.15, 1)

hasil: 3.2

=ROUND(4.149, 1) hasil: 4.1 =ROUND(-1.475, 2) hasil: -5.48

=ROUND(21.5, -1) hasil: 30

Fungsi ROUNDDOWN: membulatkan angka ke bawah mendekati nol. Hampir sama dengan ROUND, namun pembulatannya selalu ke bawah. Bila argumen jumlah digit yang dikehendaki > 0, maka pembulatan ke bawah ke jumlah digit yang dikehendaki.Bila argumen jumlah dikit yang dikehendaki <0, maka pembulatan ke arah kiri tanda desimal.

Rumus:

=ROUNDDOWN(bilangan, jumlah digit yang dikehendaki)

Kegiatan Pembelajaran 3

=ROUNDDOWN(-3.14159, 1)

hasil: 5.141

Fungsi ROUNDUP: membulatkan angka ke atas mendekati nol. Hampir sama dengan ROUND, namun pembulatannya selalu ke atas. Bila argumen jumlah digit yang dikehendaki > 0, maka pembulatan ke atas ke jumlah digit yang dikehendaki.Bila argumen jumlah dikit yang dikehendaki <0, maka pembulatan ke arah kiri tanda desimal.

Rumus:

=ROUNDUP(bilangan, jumlah digit yang dikehendaki)

=ROUNDUP(-2.14159, 1)

hasil: –2.2

=ROUNDUP(56415.92654, -2)

hasil: 56500

Fungsi MOD: menghasilkan sisa dari bilangan yang dibagi oleh bilangan

pembaginya

Rumus:

=MOD(bilangan, bilangan pembagi)

=MOD(-5, 2)

hasil: 1

=MOD(5, -2)

hasil: –1

=MOD(-5, -2)

hasil: –1

Modul Diklat Guru Pembelajar

Fungsi COS: menghasilkan cosinus dari suatu sudut dalam radian. Bila sudut dinyatakan dalam derajat, maka kalikan dulu dengan PI()/180 untuk mengkonversi menjadi radian.

Rumus:

=COS(bilangan)

Contoh: =COS(1.047)

hasil: 0.500171

=COS(60*PI()/180)

hasil: 0.5

(Cosinus 60 derajat)

Fungsi SIN: menghasilkan sinus dari suatu sudut dalam radian. Bila sudut dinyatakan dalam derajat, maka kalikan dulu dengan PI()/180 untuk mengkonversi menjadi radian.

Rumus:

=SIN(bilangan)

Contoh: =SIN(PI()/2)

hasil: 1

=SIN(30*PI()/180)

hasil: 0.5

(Sinus 30 derajat)

Fungsi ACOS: menghasilkan nilai busur cosinus, dengan busur adalah sudut nilai cosinus dalam radian. Bila hasilnya ingin ke dalam derajat, maka harus dikalikan dengan 180/PI().

Rumus:

=ACOS(bilangan)

Contoh: =ACOS(0.5) hasil: 1.047197551 (radian) =ACOS(0.5)*180/PI()

hasil: 60

(derajat)

Fungsi ASIN: menghasilkan nilai busur sinus, dengan busur adalah sudut nilai sinus dalam radian. Bila hasilnya ingin ke dalam derajat, maka harus dikalikan dengan 180/PI().

Rumus:

=ASIN(bilangan)

Kegiatan Pembelajaran 3

Contoh:

=ASIN(0.5)

hasil: 0.523598776 (radian)

=ASIN(0.5)*180/PI()

hasil: 30

(derajat)

Fungsi DEGREES: mengkonversi data radian ke bentuk derajat. Rumus:

=DEGREE(bilangan)

Contoh:

=DEGREES(PI())

hasil: 180

(derajat)

Fungsi RADIANS: mengkonversi data derajat ke bentuk radian. Rumus:

=RADIANS(sudut)

Contoh:

=RADIANS(270)

hasil: 4.71238898 (radian)

Fungsi COUNTIF: menghitung jumlah sel di dalam range yang sesuai dengan

kriteria yang diberikan.

Rumus:

=COUNTIF(range, kriteria)

Range adalah alamat range yang akan dihitung jumlah selnya. Kriteria adalah kriteria untuk menghitung jumlah sel.

Contoh: Misal sel B1 sampai B5 atau range (B1:B5) berisi dat a: “SD”, “SMP”, “SD”, “SMP”, “SD”. Bila di sel B6 kita buat rumus:

=COUNTIF(B1:B5,”SD”) Maka akan didapat hasil 3 (jumlah kata “SD” ada 3). Misal sel C1 sampai C5 atau range (C1:C5) berisi data: 71, 72,

76, 80, 90. Misal di sel C6 kita buat rumus: =COUNTIF(C1:C5,”>77”)

Maka akan didapat hasil 2 (nilai >77 adalah 80 dan 90)

Modul Diklat Guru Pembelajar

Fungsi COUNTBLANK: menghitung sel kosong dalam range yang ditentukan. Rumus:

=COUNTBLANK(range)

Range adalah range yang akan dihitung jumlah sel kosongnya. Contoh:

Misal sel D 1 sampai D5 atau range (D1:D5) berisi data: “SD”, “”, “SD”, “SMP”, “”. Bila di sel D6 kita buat rumus: