Marketing politik Partai PDI Perjuangan dalam upaya mendapatkan suara pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 di Kabupaten Majalengka

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

   Data Pribadi Nama Lengkap : Randi Ramdani Jenis Kelamin : Laki-laki Tempat, Tanggal Lahir : Cianjur, 13 Maret 1991 Kewarganegaraan : Indonesia Status Perkawinan : Belum Menikah Agama : Islam Alamat Lengkap : Jl. Raya Pagelaran No 44 01/07 Kec. Pagelaran

Kab. Cianjur

Telepon / HP : 085721218884 E-mail : randiramdani22@yahoo.com Motto : Enjoy Dan Jangan Pernah Berhenti Bergerak

   Riwayat Pendidikan

No Tahun Uraian Keterangan

1. 2009- Program Studi Ilmu Komunikasi

  Sekarang Konsentrasi Hubungan Masyarakat.

  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Komputer Indonesia Bandung. 2006-2009 SMA Pasundan 1 Cianjur Berijazah 2. 2003-2006 SMP Negeri 1 Pagelaran Berijazah 3.

  

4. 1997-2003 SD Negeri 1 Pagelaran Berijazah

5. 1995-1997 TK Dhian Sejahtera Berijazah

Pengalaman Pelatihan dan Seminar

  No Tahun Uraian Keterangan 2009 Peserta Workshop Pembuatan Program Bersertifikat 1.

  TV BIRAMA UNIKOM kerjasama dengan Zahwa Production 2. 2010 Peserta KuliahUmum “Kebudayaan Bersertifikat

  Film & Sensor Film” (IlustrasiTentangPerfilman”HIMA IK & PR UNIKOM Periode 2008-2009 2010 Peserta Mentoring Agama Islam Prodi Bersertifikat

3. Ilmu Komunikasi &Public Relations

  UNIKOM kerjasama dengan LDK UMMI UNIKOM 4. 2011 Peserta Seminar BudayaPreneurship Bersertifikat

  “Mengangkat Budaya Bangsa Melalui Jiwa Entrepreneurship” Pusat Inkubator Bisnis (PIB) Mahasiswa

  UNIKOM 2010 Peserta Seminar Audio Visual “ Road Bersertifikat

  5. to Success of a Movie Maker” Program Studi Desain Komunikasi Visual UNIKOM.

  

6. 2010 Peserta Table Manner. UNIKOM Bersertifikat

bekerja sama dengan The BANANA IN Hotel.

  2011 Peserta Bedah Buku “Handbook of Bersertifikat 7.

  Public Relations” Dan Seminar “How To Be A Good Writer” Hima Program

Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unikom

Bekerjasama dengan Mahasiswa

Program Pascasarjana Universitas

Padjadjaran Bandung.

  

8. 2011 Peserta Study Tour Media Massa 2011 Bersertifikat

oleh Prodi Ilmu Komunikasi &Public Relations UNIKOM

  

MARKETING POLITIK PARTAI PDI PERJUANGAN DALAM UPAYA

MENDAPATKAN SUARA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH

(PILKADA) BUPATI TAHUN 2013 DI KABUPATEN

  

MAJALENGKA

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Pada Program Studi Ilmu

Komunikasi Konsentrasi Humas

  

Oleh :

RANDI RAMDANI

NIM : 41809024

  

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI KONSENTRASI HUMAS

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

2014

KATA PENGANTAR

  Bismillahirohmanirahim, Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya. Tidak lupa penulis panjatkan Syalawat serta salam kepada Nabi Besar

  Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabatanya serta kepada para pengikutnya hingga akhir zaman, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini. Penyusunan Skripsi ini merupakan salah satu syarat dalam menempuh ujian sarjana pada program studi ilmu komunikasi konsentrasi humas yang berjudul “MARKETING POLITIK PARTAI PDI PERJUANGAN DALAM UPAYA MENDAPATKAN SUARA PADA PEMILU BUPATI TAHUN 2013 DI KABUPATEN MAJALENGKA”.

  Tidak lupa juga Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua H. Iyang Suryana (Alm) yang sedang tersenyum di surga dan Hj. Fatimah yang telah memberikan kasih sayang kepada penulis, memberi semangat kepada penulis, memberi dorongan doa kepada penulis, dan juga telah mendukung sepenuhnya untuk penulis baik moril dan non moril. Untuk itu Penelitian ini penulis persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak Isep Priatna serta teteh tercinta Wardah Novianti.

  Dalam melakukan penulisan penelitian ini tidak sedikit penulis menghadapi kesulitan serta hambatan baik teknis maupun non teknis. Namun atas izin Allah SWT juga berkat usaha, doa, semangat, bantuan, dan bimbingan serta dukungan yang penulis terima baik secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai pihak, akhirnya penulis dapat menyelesaikan penulisan penelitian ini.

  Melalui kesempatan ini pula, dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyampaikan rasa hormat, terima kasih, dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada :

  1. Yth. Dr. Ir. Eddy Soegoto, M.Sc, selaku Rektor Universitas Komputer Indonesia

  yang telah memberikan kebijakan pada mahasiswanya untuk mengikuti skripsi

  2. Yth. Prof. DR. Samugyo Ibnu Redjo, Drs., M.A selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial

  dan Ilmu Politik Universitas Komputer Indonesia yang telah memberikan surat pengantar untuk melakukan penelitian ke lapangan.

  3. Yth. Bapak Drs. Manap Solihat M.Si., M.Si selaku Ketua Program Studi Ilmu

  Komunikasi dan Public Relations Fisip Universitas Komputer Indonesia Bandung, yang memberikan ilmu dan pengetahuan serta pengesahan pada Penyusunan Skripsi ini.

  4. Yth. Melly Maulin S.Sos, M.Si selaku Sekertaris Prodi Ilmu Komunikasi FISIP

  Universitas Komputer Indonesia Bandung, yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan serta memberi semangat kepada penulis.

  5. Yth. Dr. H. M. Ali Syamsuddin, Drs., Sag., M.Si selaku Dosen Pembimbing yang

  tidak henti-hentinya memberikan dorongan semangat, pengarahan, nasehat, dukungan dan motivasi kepada penulis selama penyusunan Skripsi ini.

  6. Yth. Bapak Sangra Juliano P., M.I.Kom sebagai Dosen Wali IK-1 2009 yang telah

  memberikan motivasi dan membimbing kepada penulis dari awal kuliah hingga saat ini.

  7. Yth. Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Khususnya Konsentrasi Humas, Ibu Rismawati, S.Sos., M.Si., Bapak Adiyana Slamet, S.Ip.,

  Ibu Tine, S.I.Kom., serta seluruh dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unikom lainnya yang telah memberikan begitu banyak ilmu bagi penulis selama kuliah di Unikom.

  

8. Yth. Astri Ikawati, A.M.Kom selaku Sekretariat Program Studi Ilmu Komunikasi

  dan Public Relations FISIP Unikom. Terima kasih atas kesabaran, pengertian dan bantuannya kepada penulis selama kuliah di Unikom.

  

9. Yth. Ratna Widi Astuti A.Md. selaku Sekretariat Dekan FISIP Universtas

  Komputer Indonesia yang telah membantu semua keperluan penulis sebelum dan sesudah penulis melakukan penelitian ke lapangan.

  

10. Yth. Seluruh Staf Perpustakan Unikom yang telah memberikan banyak bantuan

kepada penulis dalam mencari referensi buku-buku.

  

11. Yth.Tarsono D Mardiana selaku Ketua tim sukses DPC PDI perjuangan yang telah

bersedia menerima penulis untuk melakukan penelitian.

  

12. Rekan – Rekan seperjuangan laskar skripsi ganjil yang saling membantu dan bertukar

pikiran dalam menyelesaikan penulisan Skripsi ini di semester ganjil.

  

13. Sahabat – sahabat teruatama Dea Aditya, Akhmad Holly, Yovianus, Rani, Tommy,

  Imar, Nibras, Ferry dll yang selalu ada tak pernah henti membantu dalam penulisan ini serta memberi arti memaknai kata persahabatan.

  

14. Keluarga kecil kosan red bricks terutama Bunda Wieke, Sky, Aliya, Deria, Yusuf dkk

Terimakasih banyak atas motivasi dan doanya, kalian adalah saudara.

  

15. Kepada Tiffany Oktavia Dan Lina SN, Terimakasih kalian meruapakan sosok

  penyemangat terbesar dalam menyelesaikan penulisan ini dan mengajarkan banyak mengenai perjalanan hidup.

  16. Teman – teman kelas IK – 1 dan Humas 1 2009, Terimakasih atas dukungan dan pertemanannya.

  17. Semua pihak yang telah membantu sebelum dan selama penyusunan usulan penelitian yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

  Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan yang berlimpah bagi orang – orang yang telah membantu penulis dengan segala kesabaran dan keikhlasannya.

  Akhir kata untuk kesempurnaan penulisan skripsi ini, penulis mengharapkan koreksi dan saran dari pembaca serta menerima masukan dan kritik tersebut dengan hati terbuka, sehingga di masa yang akan datang penulisan ini dapat menjadi bahan yang lebih baik, lebih menarik dan lebih bermanfaat lagi.

  Bandung, Februari 2014 Penulis

  Randi Ramdani

  DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN LEMBAR PERSEMBAHAN ABSTRAK..................................................................................................... i

KATA PENGANTAR................................................................................... iii

DAFTAR ISI ................................................................................................. viii

DAFTAR TABEL ......................................................................................... xi

DAFTAR GAMBAR..................................................................................... xii

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. 1

  1.4.2 Kegunaan Praktis ..................................................................... 8

  2.1.2.2 Jenis – Jenis Strategi..................................................... 18

  2.1.2.1 Strategi Pemilihan Umum............................................. 16

  2.1.2 Tinjauan Tentang Strategi Politik ............................................. 14

  2.1.1 Penelitian Terdahulu ................................................................ 10

  2.1 Tinjauan Pustaka ............................................................................... 10

  

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN ........ 10

  1.4.1 Kegunaan Teoritis .................................................................... 8

  1.1 Latar Belakang Masalah ................................................................... 1

  1.4 Kegunaan Penelitian ......................................................................... 8

  1.3.2 Tujuan Penelitian ..................................................................... 7

  1.3.1 Maksud Penelitian ................................................................... 7

  1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ......................................................... 7

  1.2.2 Rumusan Masalah Mikro ......................................................... 7

  1.2.1 Rumusan Masalah Makro ........................................................ 6

  1.2 Rumusan Masalah ............................................................................ 6

  2.1.2.3 Metoda Pemilihan Strategi............................................ 21

  2.1.3.1 Definisi Komunikasi Politik.......................................... 23

  2.1.3.2 Fungsi Komunikasi Politik............................................ 27

  2.1.3.3 Tujuan Komunikasi Politik .......................................... 31

  2.1.3.4 Proses Komunikasi Politik ............................................ 37

  2.1.4 Tinjauan Tentang Marketing Poilitik ........................................ 47

  2.1.4.1 Political Marketing Dalam Komunikasi Politik ............ 47

  2.1.4.2 Political Marketing ...................................................... 50

  2.1.5 Tinjauan Tentang Pemilukada .................................................. 56

  

2.1.5.1 Strategi Komunikasi Yang Digunakan Untuk

Mendapatkan Dukungan Konstituen......................................... 58

  2.2 Kerangka Pemikiran ......................................................................... 63

  2.2.1 Kerangka Pemikiran Teoritis ..........................................................63

  2.2.1.1 Terminologi Komunikasi Politik..............................................64

  2.2.1.2 Proses Segmentasi dan Positioning Strategi Politik .................65

  2.2.2 Alur model Kerangka Pemikiran..........................................................67

  

BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN ........................... 70

  3.1 Objek Penelitian ......................................................................... 70

  3.1.1 Visi Dan Misi ..................................................................... 71 3.1.2 dasa Prasetiya .................................................................... 73

  3.1.3 Struktur Organisasi ............................................................. 74

  3.2 Metode Penelitian........................................................................ 75

  3.2.1 Desain Penelitian............................................................... 76

  3.2.2 Tahap Penelitian................................................................ 77

  3.2.3 Teknik Pengumpulan Data ................................................ 80

  3.2.4 Teknik Penentuan Informan .............................................. 82

  3.2.5 Teknik Analisis Data ......................................................... 85

  3.2.6 Lokasi dan Waktu Penelitian ............................................. 86

  

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................... 89

  4.1.1 Informan Utama.................................................................. 91

  4.1.2 Informan Pendukung........................................................... 93

  4.2 Deskriptif Hasil Penelitian........................................................... 96

  4.2.1 Segmentasi DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 97

  4.2.2 Targeting DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 103

  4.2.3 Positioning DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 106

  4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ....................................................... 112

  4.3.1 Segmentasi DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 114

  4.3.2 Targeting DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 118

  4.3.3 Positioning DPC PDI Perjuangan Dalam Mendapatkan Suara Pada PILKADA Kabupaten Majalengka Tahun 2013 .................................................................................. 119

  

BAB V PENUTUP ........................................................................................ 122

  5.1 Kesimpulan ................................................................................. 122

  5.2 Saran ........................................................................................... 124 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................

  125 LAMPIRAN - LAMPIRAN.......................................................................... 129

  RIWAYAT HIDUP

DAFTAR PUSTAKA

1. Buku

  

Arifin, Anwar. 2003. Komunikasi Politik: Paradigma-Teori-Aplikasi-Strategi

Komunikasi Politik Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

  Astrid, S. Soesanto. 1980. Komunikasi Sosial di Indonesia. Jakarta: Bina Cipta,.

Allison, Michael dan Jude Kaye. 2005. Perencanaan Strategis bagi Organisasi Nirlaba:

  Pedoman Praktis dan Buku Kerja. Jakarta : Yayasan Obor Basrowi,dan Suwardi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta : Rineka Cipta.

  

McNair, Brian. 2003. An Intruduction to Political Communication, ed. 3rd. London:

Routledge.

  Burhan, Bungin. 2008. Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana.

Chuan Aik & Kai Hul, Kam. 1997. Logman Dictionary of Contemporary English.

  Addison Logman Singapore Pte Ltd.

Danial, Endang. (2009). Metode Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Lab. Pendidikan

Kewarganegaraan UPI.

  

Firmanzah. 2007. Marketing Politik Antara Pemasaran dan Realitas. Jakarta: Yayasan

Obor .

  Firmanzah. 2007. Mengelola Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor. Hermawan, Kartajaya. 2003. Marketing In Venus. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kantaprawira, Rusadi, 1983. Sistem Politik di Indonesia. Bandung: Sinar Baru.

Maswadi Raufdan Mapp Nasrun. (1993.) Indonesia dan Komunikasi Politik. Jakarta:

Gramedia.

  

Masyhuri dan Zainuddin. 2008. Metodologi Penelitian –. Pendekatan Praktis dan

Aplikatif. Bandung : PT Refika.

  

Moleong, Lexy. J (1994). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

  

Mulyana, Dedy. 2004. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya NN. 2007.

  Nazir, M. (1998). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Nimmo, Dan. 2000. Komunikasi Politik (Komunikator, Pesan, dan Media). Bandung:

Terjemahan Tjun Surjaman. Cetakan III, Remadja Rosdakarya,.

  Pawito. 2009. Komuniksasi Politik. Yogyakarta: Jalasutra. Prakoso, Djoko. 1987. Tindak Pidana pemilu. Jakarta: Rajawali Pers

Peter, Schroder. 2000. Strategi Politik (Politische Strategien): Edisi Revisi Untuk Pemilu

  2009. Jerman: Nomos, Baden-Baden

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

  

Sumarno, A.P. 1989. Dimensi-Dimensi Komunikasi Politik. Bandung: Citra Aditya

Bakti,.

  Sumarno. 1993. Dimensi-dimensi Komunikasi Politik. Bandung: Citraaditya Bakti. Undang-Undang No. 32 Tahun 2004

Venus, Antar . 2004. Manajemen Kampanye : Panduan Teoritis dan Praktis Dalam

  Mengefektifkan Kampanye Komunikasi. Bandung : Simbiosa Rektama.

2. Sumber Skripsi :

  

Slamet, Adiyana. 2008. Komunikasi Politik Paguyuban Pasundan Studi Kasus Pada

Pengurus Besar Paguyuban Dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pasundan

  Dalam Pemilihan Gubernur Secara Langsung di Provunsi Jawa Barat Tahun 2008). Skripsi S1 Unpad. Tidak diterbitkan.

  

Suprapto, Budi. 2013. Political Marketing Calon Walikota Bandung (Studi Kasus

Political Marketing Budi “Dalton” Setiawan Sebagai Calon Independen Walikota Bandung dalam Pemilukada 2013). Skripsi S1 UNIKOM. Tidak Diterbitkan.

3. Sumber Internet :

  

Hamad, ibnu. 2007. Kampanye dan Pemasaran

(http://pdfdatabase.com/download/kampanye-dan-pemasaran-pdf-8284945.html)

(Online 20 Maret 2010)

Pengertian Politik (http://id.shvoong.com/law-and-politics/politics/1935230-pengertian-

politik/) (Online 20 Maret 2010)

Romeltea. 2009. KomunikasiPolitik_Romeltea Magazine. http://w

ww.romeltea.com/?p=170. 02/05/2009 12.58.

Sukosd, Miklos. 2008. Political Communication,pdf.http://www.hc.ceu.hu/polsc

i/syllabi/0809/MA/fall/PoliticalCommunication. pdf. 02/05/2009 15.58

Ian, Coldwell. 2001. The Ethics Political Communication,

pdf.http://www.psa.ac.uk/journals/pdf/5/2002/coldwell.pdf. 02/05/2009 12.58

  Rachman,

  A. 2009. KomunikasiPolitik. http://www.pksm.mercub uana.ac.id/new/elearning/files modul. 02/05/2009 14.35

Political Communication on Television.http://www.epra. org/content/english/press/pa

pers/epra0002.doc.02/05/2009 14.28

Massofa. 2008. TeoriPendekatanKomunikasiPolitik. http://www. massofa.

wordpress.com. 06/05/2009 14.30

Coleman, Stephen. 2001. „E-Politics: democracy or marketing?” Voxpolitics.com

http://www.voxpolitics.com/news/voxfpub/story266.shtml

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Di era industri citra sekarang ini, berbagai langkah untuk memasarkan diri

sebagai upaya sosialisasi politik merupakan hal yang lumrah dan sudah

seharusnya demikian. Berbagai jenis media publisitas dapat digunakan secara

elegan. Maksud elegan di sini artinya kandidat tidak merusak tatanan dengan

membuat seruan, ajakan, atau justru intimidasi secara eksplisit untuk mencoblos.

Seruan ekplisit mencoblos hanya digunakan saat masa kampanye berlaku.

  Mempersuasi tidak harus selalu menunjukan nomor atau kalimat ajakan

mencoblos melainkan dengan cara memalingkan perhatian publik, lalu membuat

diri mereka memiliki kepentingan dan hasrat yang sama, mengarahkan orang

untuk menimbang kelebihan kandidat yang akan menjadi bekal keputusan mereka

saat memilih. Semakin besar kesamaan dalam hal keyakinan, nilai-nilai dan

ekspektasi khalayak maka semakin besar pula peluang kandidat memenangkan

pertempuran. Firmanzah (2008) mengungkapkan bahwa “Marketing politik tidak

dapat memberikan jaminan kemenangan, namun dapat memastikan bahwa

kampanye politik dapat dilakukan secara sistematis, efisien dan voter-oriented.” Selain itu Firmanszah (2008) mengatakan bahwa “penggunaan metode

marketing dalam bidang politik dikenal sebagai pemasaran politik.” Dalam hal ini

dapat dikatakan bahwa masa semakin tingginya tingkat persaingan pada dunia

politik, sehingga diperlukan strategi tertentu untuk dapat memenangkan

  

persaingan tersebut. Seperti pada pemasaran komersil, maka pada pemasaran

politik juga terdapat produsen (pelaku politik), produk (produk politik: person,

party, policy melalui presentation) dan konsumen (electorate).

  Selain itu, informasi teoritis yang berkaitan dengan Marketing Politik

kurang populer di kalangan paraktisi politik, dan pengamat politik, baik di daerah

maupun di perguruan tinggi. Akhir-akhir ini marketing sudah banyak diterapkan

dalam politik, institusi politik pun membutuhkan pendekatan alternatif untuk

membangun hubungan dengan, konstituen dan masyarakat luas, dalam hal ini

marketing sebagai disiplin ilmu yang berkembang dalam dunia bisnis yang di

asumsikan berguna bagi institusi politik.

  Di Indonesia marketing politik disinyalir mulai digunakan sejak tahun 1990-

an. Tapi di dunia, marketing politik digunakan sejak sebelumnya Perang Dunia II,

yaitu pertama kali pada tahun 1917 ketika Partai Buruh di Inggris meresmikan

Departemen Publikasi dibantu oleh agen publikasi Egerton Wake. Sedangkan di

Amerika Serikat pertama kali digunakan pada tahun 1926 ketika pesan politik

dilakukan melalui media cetak seperti poster pamflet, koran dan majalah

(Firmanzah, 2007).

  Perubahan mekanisme Pemilukada dari sistem perwakilan ke sistem

langsung diperjelas melalui Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang

Pemerintahan Daerah dan ditegaskan pengaturannya dalam Peraturan Pemerintah

No. 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan

Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Perubahan tersebut

  

telah membuka ruang kesempatan yang luas kepada seluruh warga negara untuk

dapat berpartisipasi dalam politik.

  Partisipasi politik tersebut tidak hanya berjalan dalam bentuk pemberian hak

suara, melainkan adanya antusiasme warga yang terus meningkat untuk

mendaftarkan diri sebagai kontestan di pemilukada. Jika menengok ke belakang,

keberhasilan menyelenggarakan pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden

secara aman dan tertib, mengindikasikan semakin tingginya kedewasaan

berpolitik rakyat Indonesia. Rasio lanjutan yang bisa diterima adalah masyarakat

akan semakin kritis dalam menjalani pemilihan-pemilihan umum berikutnya,

termasuk pemilukada. Hal tersebut menjadikan kemenangan pertarungan di

pemilukada semakin ditentukan oleh strategi yang dibawa para kandidat. Strategi

memang mutlak dibutuhkan bagi siapa saja yang ingin menang dalam persaingan,

terlebih lagi persaingan di kancah politik, yang terkenal sangat keras dan penuh

intrik. Persoalan yang dihadapi dalam pemilukada saat ini adalah kurangnya

partisipasi politik masyarakat, yang diakibatkan oleh hilangnya kepercayaan

terhadap partai politik dan elit politik.

  Hal tersebut merupakan kelalaian partai politik dalam menjalankan fungsi

pendidikan politik pada masyarakat. Kondisi ini menuntut para kontestan untuk

dapat memberikan pendidikan politik dan pendekatan kepada konstituen untuk

mengembalikan kepercayaan pemilih terhadappartai politik dan kontestan, serta

meyakinkan para konstituen untuk menentukan pilihan politiknya. Guna

mengefektifkan strategi pendekatan kepada pemilih di pemilukada, maka seorang

kontestan dituntut harus mampu memasarkan dirinya ditengah-tengah masyarakat

  

sesuai dengan kemajuan zaman dan kondisi di daerah pemilihan. Dalam Undang-

Undang No. 32 Tahun 2004 khususnya pasal 58 ayat 8 menyebutkan bahwa Calon

Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah warga negara Republik

Indonesia yang memenuhi syarat: mengenal daerahnya dan dikenal oleh

masyarakat di daerahnya. Kemudian dalam pasal 76 ayat 2 menyebutkan bahwa

pasangan calon wajib menyampaikan visi, misi dan program secara lisan maupun

tertulis kepada masyarakat. Hal-hal inilah yang mendorong bagi setiap pasangan

untuk menggunakan metode-metode ataupun strategi-strateginya untuk dapat

mempengaruhi rakyat sebagai pemilih untuk berpihak sekaligus memenangkan

pemilihan umum.

  Persaingan adalah satu konsekuensi logis dalam demokrasi, dimana masing-

masing kandidat bersaing untuk meyakinkan pemilih bahwa kandidat merekalah

yang layak untuk dipilih dan keluar sebagai pemenang pemilu. Melalui persaingan

ini pula rakyat akan dapat menilai dan melihat mana kontestan yang mampu

menawarkan produk politik yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kampanye pemilu merupakan salah satu media dan periode bagi tiap-tiap

kontestan memiliki kesempatan untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan

ide dan inisiatif politik mereka. Masing-masing kontestan saling berlomba untuk

menawarkan produk politik yang paling menarik.

  Demikian halnya dengan metode, strategi dan konsep pemasaran politik

yang dilakukan oleh Pasangan calon Bupati dan calon wakil Bupati Kabupaten

Majalengka Sutrisno dan Karna. Dimana dalam pelaksanaan Pemilihan Umum

Kepala Daerah terdapat perkembangan politik yang menarik, khususnya dalam

  

pergulatan Pemilukada di Kabupaten Majalengka tahun 2013. Hal ini dilihat dari

beberapa aspek yang dimiliki baik oleh Sutrisno maupun pasangannya Karna.

  

Lebih jelasnya, bila menilik lebih dalam pada sosok Sutrisno dan Karna atau yang

sering disebut pasangan “SUKA” yang maju sebagai calon Bupati, terdapat

beberapa aspek yang dapat dikatakan kekurangan dan mendukung dalam proses

pemasaran politiknya. Aspek tersebut dapat dilihat dari segi kelebihanya terkait

keberhasilan pembangunan selama 5 tahun memimpin. Isu kampanye ini akan

terus didengungkan kepada masyarakat. Itu ditandai dengan bukti pembangunan

fisik yang terlihat langsung oleh masyarakat. Di antaranya pelebaran Jl. KH.

Abdul Halim Kota Majalengka, yang selama ini tidak terwujud oleh beberapa

bupati sebelumnya. “Suka” akan menegaskan, meski anggaran itu bersumber dari

APBD Provinsi dan sudah direncanakan jauh sebelumnya, tapi yang mampu

mewujudkan semua itu pasangan “Suka”. Maka dari itu, ia akan beralasan kalau

hanya sekedar rencana (omongan) semua orang bisa. Tapi yang terpenting

realisasinya. Tentunya masih banyak keberhasilan Suka lainnya, seperti perbaikan

jalan, jembatan, penataan kota, dan keberhasilan non fisik lainnya.

Kesimpulannya, kampanye “Suka” akan selalu mengatakan, yang lain baru

mengumbar janji, kami memberi bukti. Gaya kampanye ini percis dilakukan

Ahmad Heriyawan pada Pilgub Jabar kemarin. Sedangkan Rieke-Teten

mengemborkan isu perubahan dan anti korupsi. Situasi semacam ini hampir sama

terjadi di Pilkada Majalengka kali ini.

  KPU Kabupaten Majalengka menetapkan pasangan Sutrisno-Karna Sobahi

(Suka) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode 2014-2019. Dengan

  

demikian, pasangan tersebut akan menjabat sebagai bupati dan wakil bupati

Majalengka untuk periode kedua. Setiap calon Bupati atau wakil bupati tentu

melakukan berbagai strategi agar bisa terpilih dalam pemilihan umum. Berbagai

cara mereka lakukan agar visi dan misi yang mereka usung tersampaikan dengan

baik dan masyarakat bisa tertarik sehingga akan memilih calon tertentu di

pemilihan umum.

  Berangkat dari keadaan tersebut, penulis tertarik untuk meneliti lebih

lanjut bagaimana strategi marketing politik partai PDI Perjuangan dalam upaya

mendapatkan suara pada Pilkada Bupati di Kabupaten Majalengka. Maka, judul

skripsi ini adalah " MARKETING POLITIK PARTAI PDI PERJUANGAN

DALAM UPAYA MENDAPATKAN SUARA PADA PEMILIHAN KEPALA

DAERAH (PILKADA) BUPATI TAHUN 2013 DI KABUPATEN

MAJALENGKA”.

1.2 Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka rumusan masalah penelitinya adalah sebagai berikut ini :

1.2.1 Rumusan Masalah Makro

  Masalah makro penelitian ini adalah bagaimana Marketing Politik Partai

PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala

Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka? Untuk lebih fokusnya penelitian ini maka permasalahan di jelaskan rumusan masalah mikro di bawah ini :

1.2.2 Rumusan Masalah Mikro

  1. Bagaimana segmentasi DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka ?

  2. Bagaimana targeting DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka ?

  3. Bagaimana positioning DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka ?

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

  Penelitian ini memiliki maksud dan tujuan sebagai berikut :

  1.3.1. Maksud Penelitian Maksud dari penelitian ini yaitu mengetahui marketing politik partai PDI Perjuangan dalam upaya mendapatkan suara pada Pilkada

  Bupati di Kabupaten Majalengka Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka.

  1.3.2. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian adalah :

  1. Mengetahui segmentasi DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka.

  2. Mengetahui targeting DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka.

  3. Mengetahui positioning DPC PDI Perjuangan Dalam Upaya Mendapatkan Suara Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 Di Kabupaten Majalengka.

1.4 Kegunaan Penelitian

  1.4.1 Kegunaan Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pengembangan ilmu komunikasi, khususnya marketing politik dalam partai politik dan di harapkan juga dapat menambah hasil keilmuan sosial politik sebagai ilmu terapan. Hal ini sejalan dengan Dermody dan Scullion (2001) yang menyebutkan bahwa marketing politik menjadikan permasalahan yang dihadapi pemilih adalah langkah awal dalam kerangka masing-masing ideoligi partai.

  1.4.1 Kegunaan Praktis

  1. Kegunaan Bagi Peneliti Penelitian ini secara akademik diharapkan bisa memberi tambahan wacana dan referensi untuk keperluan keperluan studi lebih lanjut dan menjadi bahan bacaan kepustakaan. Secara praktis penelitian ini, penulis berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan khususnya tentang strategi politik bagi penulis.

  2. Kegunaan Bagi Masyarakat Umum Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang aktual mengenai aspek yang diteliti dan di harapkan dapat

  

dijadikan acuan bagi pihak-pihak terkait. Terutama para kandidat yang

sedang berjuang untuk memperoleh kursi dalam pemilihan-pemilihan

berikutnya.

  3. Kegunaan Bagi Partai Sebagai acuan sekaligus bahan evaluasi partai agar kedepannya

partai dapat memenangkan pemilu. Menambah wawasan agar lebih

mengetahui strategi politik seperti apa caranya untuk mendapatkan

suara dalam pemilu.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

2.1 Tinjauan Pustaka

  Tinjauan pustaka dalam penyusunan skripsi ini berisi definisi atau tinjauan yang berkaitan dengan komunikasi secara umum, dan pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penelitian.

2.1.1 Penelitian Terdahulu

  “Komunikasi Politik Paguyuban Pasundan Studi Kasus Pada Pengurus Besar Paguyuban Dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pasundan Dalam Pemilihan Gubernur Secara Langsung di Provunsi Jawa Barat Tahun 2008)”. Berpedoman pada judul penelitian tersebut, maka peneliti melakukan studi pendahuluan berupa peninjauan terhadap penelitian sejenis yang mengkaji hal yang sama maupun serupa serta relevan dengan kajian yang akan diteliti oleh Sehubungan yang telah dijabarkan pada bab maupun sub bab sebelumnya bahwa judul dari penelitian ini adalah komunikasi politik pdi perjuangan dalam mendapatkan suara pada pilkada bupati di kabupaten majalengka.

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu 1

  Aspek Nama Peneliti

  Adiyana Slamet Universitas Universitas Padjajaran Judul penelitian Komunikasi Politik Paguyuban Pasundan

  Studi Kasus Pada Pengurus Besar Paguyuban Dalam Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pasundan Dalam Pemilihan Gubernur Secara Langsung di Provunsi Jawa Barat Tahun 2008)”.

  JenisPenelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus

  Tujuan penelitian untuk mengkaji dan mendalami komunikasi politik Pengurus Besar Paguyuban Pasundan dalam pemilihan Gubernur langsung di Provinsi Jawa Barat Tahun 2008.

  Hasil Penelitian Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Pasundan dalam melakukan proses komunikasi politik melalui dua tahap proses komunikasi politik Pengurus Besar Paguyuban Pasundan dalam pemilihan Gubernur langsung Provinsi Jawa Barat Tahun 2008, Proses yang pertama Paguyuban Pasundan mengeluarkan keputusan politik melalui surat usulan anggota dewan Pengaping Paguyuban Pasundan pada tanggal 26 September 2007 untuk dipertimbangkan sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat 2008 pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan. Proses komunikasi politik tahap kedua yaitu keluarlah keputusan sikap politik Pengurus Besar Paguyuban Pasundan bahwa Paguyuban Pasundan bersikap Netral dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat pada April 2008

  Sumber: DataPeneliti, 2013

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu 2

  Aspek Nama Peneliti

  Misliyah Universitas Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Judul penelitian Komunikasi Politik Melalui Media Masa

  Pasangan Mochtar Muhammad - Rahmat Effendi Dalam Pilkada Walikota Bekasi Periode 2008-2013

  JenisPenelitian Metode penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif Tujuan penelitian Untuk mengetahui sosialisasi komunikasi politik melalui media masa pasangan mochtar mohammad-rachmat effendi dalam pilkada bekasi dan berusaha menjelaskan factor - faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat yang di dapati oleh pasangan tersebut. Hasil Penelitian Hasil dari penelitian menunjukkan kegiatan sosialisasi politik yang

  • digunakan Mochtar Muhammad
Rahmat Effendi banyak menggunakan media cetak dan media elektronik.peranan media masa dalam mensosialisasikan pasangan tersebut pada pilkada bekasi terdiri dari beberapa faktor, keberhasilan publitas melalui media masa didukung oleh beberapa partai besar. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat yaitu munculnya masalah dan berbagai kecurangan d lapangan dan masih tingginya golput. Sumber: Data Peneliti, 2013

2.1.2 Tinjauan Tentang Strategi Politik

  Pengertian strategi pada umumnya berasal dari bidang militer. Kata itu berasal dari Bangsa Yunani, yang artinya ”Kepemimpinan” atas ”Pasukan”. Von Clausewitz menjelaskan bahwa “tujuan strategi itu sendiri bukanlah merupakan suatu kemenangan yang tampak di permukaan, melainkan kedamaian yang terletak di belakangnya.” Pengertian ini juga sangat penting dan erat kaitannya bagi strategi politik yang dijalankan suatu partai politik, dalam hal ini adalah strategi yang dilakukan partai dengan cara mempengaruhi dan merekrut individu-individu dalam

  “kemenangan”. Kemenangan akan tetap menjadi fokus partai politik dalam memperoleh suara terbanyak pada pemilihan umum dan akan berhasil memenangkan setiap calon-calon yang diajukan partai.

  Selain itu dalam kamus Longman Dictionary of Contemporary English, arti dari strategi adalah “strategy is a particular plan for winning success in particular

  activity, as in war, a game, a competition, or for personal advantage.”

  Dari beberapa pengertian di atas, jadi strategi merupakan perencanaan dalam mensukseskan tujuan dalam segala aktifitas. Baik dalam mensukseskan peperangan, kompetisi maupun yang lainnya. Kemudian, seiring dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dibidang manajemen, kata strategi yang biasa di gunakan organisasi profit dan non profit, sering digabungkan dengan perencanaan strategi maupun manajemen strategi. Perencanaan strategi dimaknai rancangan yang bersifat sistemik dilingkungan sebuah organisasi. Sedangkan manajemen strategi mempunyai definisi yang berbeda-beda.

  Menurut Peter Schorder bahwa “strategi politik itu sendiri merupakan strategi atau tehnik yang digunakan untuk mewujudkan suatu cita-cita politik.” Strategi politik sangat penting untuk sebuah partai politik, tanpa adanya strategi politik, perubahan jangka panjang sama sekali tidak akan dapat diwujudkan. Perencanaan strategi suatu proses dan perubahan politik merupakan analisis yang gamblang dari keadaan kekuasaan, sebuah gambaran yang jelas mengenai tujuan akhir yang ingin dicapai dan juga segala kekuatan untuk mencapai tujuan tersebut.

  Sedangkan menurut Michael Allison dan Jude Kaye, strategi politik adalah proses sistemik yang disepakati organisasi dan membangun keterlibatan diantara

  

stakeholder utama-tentang prioritas yang hakiki bagi misinya dan tanggap terhadap

lingkungan operasi.

2.1.2.1 Strategi Pemilihan Umum

  Bagi setiap Partai Politik strategi dalam mengikuti atau memenangkan Pemilihan Umum adalah sesuatu hal yang harus dimiliki dan ini juga merupakan bagian dari grand strategi Partai Politik, yaitu Strategi Politik. Sebuah bentuk strategi politik yang khusus adalah strategi pemilihan umum, yang diutamakan disini adalah memperoleh kekuasaan dan sebanyak mungkin pengaruh dengan cara memperoleh hasil yang baik dalam pemilu, sehingga politik dapat diwujudkan dalam suatu perubahan dalam masyarakat dapat tercapai.

  Menurut Venus (2007:152) strategi pemilu adalah “pendekatan keseluruhan untuk suatu program atau kampanye. Strategi adalah faktor pengkoordinasi, prinsip yang menjadi penuntun, ide utama dan pemikiran dibalik program taktis. “

Dokumen yang terkait

Strategi pemasaran politik dalam pemenangan pemilihan kepala daerah (Studi Bonaran situmeang dan Syukran Tanjung dalam pemilihan kepala daerah Tapanuli Tengah Tahun 2011)

3 63 106

Pembuatan Keputusan Rekrutmen politik : Suatu Studi Terhadap Pembuatan Keputusan Rekrutmen Politik Partai Politik PDI Perjuangan Dalam Rangka Pilkada Kota Pematangsiantar 2005

0 51 126

Kemenangan Partai Lokal (Studi kasus kemenangan Partai Aceh (PA) pada pemilihan Legeslatif di Kabupaten Aceh Tamiang 2009)

1 48 87

Penggunaan media dalam kampanye politik pada pemilihan umum legislatif 2014 (Studi tentang Penggunaan Media Reklame dalam Pemenangan Partai Gerindra di Kota Surabaya).

0 6 36

Strategi komunikasi politik dalam perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada pemilu legislatif 2009 di Kabupaten Tegald

1 47 115

Marketing politik calon anggota DPR RI Ledia Hanifa Amaliah dalam pemilihan anggota DPR RI periode 2014-2019

1 14 154

Partisipasi politik penyandang disabilitas dalam pemilihan guberner Jawa Barat Tahun 2013 di Kota Bandung

0 3 1

Marketing politik Partai PDI Perjuangan dalam upaya mendapatkan suara pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) Bupati Tahun 2013 di Kabupaten Majalengka

1 24 117

Partisipasi politik masyarakat desa Ciwareng Kecamatan Babakan Cikao Kabupaten Purwakarta (satu studi pemilihan umum kepala daerah Tahun 2012)

0 8 72

Strategi kampanye politik calon Legislatf Partai Nasional Demokrat pada masyarakat daerah pemilihan Kota Bogor III :(studi kasus strategu kampanye Dodi Mulyawan Partai Nasional Demokrat pada masyarakat daerah pemilihan Kota Bogor III sebagai calon anggota

0 18 41

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

98 2947 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 752 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 650 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 422 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 578 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 969 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 881 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 536 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 792 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 955 23