Spesifikasi Penelitian Pendekatan Penelitian

68

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Spesifikasi Penelitian

Penelit ian ini bersifat deskriptif analitis artinya “hasil penelitian ini berusaha memberikan gambaran secara menyeluruh, mendalam tentang suatu keadaan atau gejala yang diteliti” Soerjono Soekanto 1985: 10. penulis memilih ini karena metode ini dapat mendeskripsikan realitas yang ada di masyarakat untuk di tuntaskan dengan teori hukum yang ada, metode deskriptif analitis juga bermanfaatkan untuk menggambarkan penulisan dengan jelas dan terstruktur permasalahan – permasalahan pokok tanpa melakukan kajian hipotesa maupun perhitungan menggunakan statistik. Dan pada penelitian ini penulis akan menggambarkan bagaimana Badan Amil Zakat Kota Semarang melaksanakan pengelolaan zakat secara optimal berdasarkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

3.2 Pendekatan Penelitian

Dilihat dari segi pendekatan penelitiannya, maka penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis diartikan sebagai penelitian hukum dimana hukum tidak dikonsepsikan suatu gejala normatif yang mandiri otonom, tetapi sebagai suatu institusi sosial yang dikaitkan secara riil dengan informan sosial yang lain. Menurut pandangan penelitian ini, hukum dipelajari sebagai suatu peraturan yang menimbulkan akibat-akibat pada berbagai segi kehidupan sosial Moeolong 1988: 34 Sisi yuridis dalam penelitian ini akan meninjau dua peraturan undang – undang yaitu, Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat yang akan menjadi dasar yuridis dalam penegelolaan zakat yang dilakukan Badan Amil Zakat Kota Semarang. Dan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yang akan menjadi dasar yuridis untuk melihat keberhasilan Badan Amil Zakat Kota Semarang dalam membantu mensejahterakan masyarakat Kota semarang. Dan disini yang dimaksud dengan pendekatan secara sosiologis adalah tentang bagaimana pengelolaan zakat yang di laksanakan Badan Amil Zakat Kota Semarang. Kemudian bagaimana Badan Amil Zakat Kota Semarang mengoptimalisasi pengelolaan zakat berdasrkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, untuk mencapai kesejahteraan sosial masyarakat

3.3 Fokus Penelitian