Pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada karyawan BLU Universitas Sanata Dharma - USD Repository

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA FISIK,
DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN
(Studi Kasus : Karyawan BLU Universitas Sanata Dharma)
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Program Studi Manajemen

Oleh :
Astrid Anastasia Lase
NIM : 102214080

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2014

i

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

HALAMAN MOTO & PERSEMBAHAN

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri
(Amsal 3:5)

Segala Perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberiku
kekuatan kepadaku
(Filipi 4:13)

Skripsi ini saya persembahkan
kepada :
Tuhan Yesus Kristus
Papa&Mama tercinta
Abang dan Kakakku
Almamaterku
Universitas
Sanata Dharma

iv

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS
Saya yang bertandatangan di bawah ini, dengan ini menyatakan bahwa Skripsi
dengan judul :
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA FISIK
DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Studi Kasus : Karyawan BLU Universitas Sanata Dharma
Dan diajukan untuk diuji pada tanggal 24 September 2014 adalah hasil karya
saya.

Saya juga menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau
sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan carap menyalin, atau meniru
dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau
pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya aku seolah-olah sebagai
tulisan saya sendiri, dan atau tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang
saya salin, saya tiru, atau saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan
pengakuan (disebutkan referensi) pada tilisan saya.

Bila kemudian hari terbukti bahwa saya melakukan hal tersebut, maka saya
bersedia menerima sanksi, yaitu skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang
saya peroleh (S.E.) dibatalkan serta diproses sesuai dengan aturan perundangundangan yang berlaku (UU No 20 Tahun 2003, pasal 25 dan pasal 70).

Yogyakarta, 26 September 2014
Yang membuat pernyataan

Astrid Anastasia Lase
NIM : 102214080

v

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN
PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN
AKADEMIS

Yang bertanda tangan di bawah ini, Saya Mahasiswi Universitas Sanata Dharma :
Nama : Astrid Anastasia Lase
NIM

: 102214080

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan
Universitas Sanata Dharma Karya Ilmiah saya yang berjudul :
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA FISIK
DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN. Dengan
demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma
Karya hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, dan
mengolahnya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan
mempublikasikannya dalam internet atau media lain untuk kepentingan akademis
tanpa perlu meminta izin dari saya maupun memberikan royalti kepada
sayaselama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Dibuat di Yogyakarta
Pada Tanggal 26 September 2014
Yang Menyatakan

Astrid Anastasia Lase

vi

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah atas berkat dan rahmat karunia-Nya, sehingga
penulis

dapat

menyelesaikan

skripsi

yang

berjudul

“Pengaruh

Gaya

Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Fisik Dan Kepribadian Terhadap Kinerja
Karyawan : Studi Kasus pada Karyawan BLU Universitas Sanata Dharma”. Skripsi
ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi
pada Program Studi Manajemen, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Penulisan Skripsi ini dapat selesai dengan baik berkat bantuan berbagai
pihak. Untuk itu penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Dr. H. Herry Maridjo, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sanata Dharma.
2. Bapak Dr. Lukas Purwoto, M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen
Universitas Sanata Daharma.
3. Alm. Bapak Drs. Alex Kahu Lantum, M.S., yang pernah membimbing saya
selama satu semester sejak awal mula penulisan skripsi ini dimulai.
4. Bapak Drs. P. Rubiyatno, M.M. selaku Dosen Pembimbing I yang telah
memberikan bimbingan, pengetahuan, dan saran serta meluangkan waktu
untuk membantu penulis menyelesaikan skripsi ini.
5. Bapak Drs. Theodorus Sutadi, M.B.A. selaku Dosen Pembimbing II yang
telah memberikan bimbingan, pengetahuan, dan saran serta meluangkan
waktu untuk membantu penulis menyelesaikan skripsi ini.

vii

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

6. Ibu Maria Theresia Ernawati, S.E., M.A. selaku dosen penguji yang telah
member masukan dan saran sehingga penulisan skripsi saya menjadi lebih
baik.
7. Segenap dosen dan karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata
Dharma.
8. Pimpinan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan
izin untuk melakukan penelitian pada karyawan BLU Universitas Sanata
Dharma.
9. Seluruh karyawan BLU Universitas Sanata Dharma, terima kasih atas
kesediannya mengisi kuesioner.
10. Orang tuaku tercinta, Papa (Arief Amien Lase) dan Mama (Tetty Mardiana
Zebua), terima kasih atas doa, cinta, kasih sayang, kesabaran, dan nasihat
serta dukungan moril dan finansial yang diberikan sehingga aku dapat
menyelesaikan kuliah dan memperoleh gelar sarjana.
11. Saudara-saudaraku : Abangku Buala dan kakak-kakakku Agnes dan Bella.
Terima kasih atas segala bantuan dan semangat yang telah kalian berikan.
12. Yunar terima kasih atas segala pengertian, kesabaran, kasih sayang dan
dukungan selama aku berproses.
13. Sahabat dan teman-teman seperjuanganku Manajemen 2010. Terima kasih
atas waktu, saran yang telah kalian bagi bersamaku selama ini.
SEMANGAT dan SUKSES untuk kita semua!!!
14. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu terima kasih
telah memberikan doa, dukungan dan bantuannya.

viii

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan karena
keterbatasan dan pengalaman yang dimiliki oleh penulis. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca guna
menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat menjadi
bahan masukan bagi rekan-rekan yang menyusun skripsi.

Yogyakarta, 26 September 2014
Penulis

Astrid Anastasia Lase

ix

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .....................................................................................

i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING............................................

ii

HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................

iii

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ...........................................

iv

HALAMAN KEASLIAN KARYA TULIS ..................................................

v

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ....................

vi

HALAMAN KATA PENGANTAR .............................................................

vii

HALAMAN DAFTAR ISI ............................................................................

x

HALAMAN DAFTAR TABEL ....................................................................

xii

HALAMAN DAFTAR GAMBAR ...............................................................

xiii

HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ............................................................

xiv

HALAMAN ABSTRAK ...............................................................................

xv

HALAMAN ABSTRACT ...............................................................................

xvi

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................

1

A. Latar Belakang Masalah ....................................................................

1

B. Rumusan Masalah .............................................................................

3

C. Pembatasan Masalah .........................................................................

4

D. Tujuan Penelitian ...............................................................................

4

E. Manfaat Penelitian .............................................................................

5

BAB II KAJIAN PUSTAKA ......................................................................

6

A. Landasan Teori ..................................................................................

6

B. Penelitian Sebelumnya ......................................................................

18

C. Kerangka Pemikiran Teoritis .............................................................

22

D. Rumusan Hipotesis ............................................................................

22

BAB III METODE PENELITIAN.............................................................

23

A. Jenis Penelitian ..................................................................................

23

B. Subjek dan Objek Penelitian .............................................................

23

C. Waktu dan Lokasi Penelitian .............................................................

23

D. Variabel Penelitian ............................................................................

24

x

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

E. Definisi Operasional ..........................................................................

27

F. Populasi dan Sampel..........................................................................

30

G. Teknik Pengambilan Sampel .............................................................

31

H. Teknik Pengumpulan Data ................................................................

31

I. Teknik Pengujian Instrumen..............................................................

32

J. Teknik Analisis Data .........................................................................

33

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN .....................................

40

A. Sejarah Universitas Sanata Dharma ..................................................

40

B. Logo Universitas Sanata Dharma ......................................................

44

C. Visi dan Misi .....................................................................................

45

D. Nilai dan Moto ...................................................................................

46

E. Tujuan Pendidikan .............................................................................

46

F. Struktur Organisasi ............................................................................

46

G. Lokasi Universitas Sanata Dharma ...................................................

47

H. Uraian Tugas Biro Layanan Umum ..................................................

48

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................

72

A. Deskripsi dan Analisis Data… ..........................................................

73

B. Pengujian Validitas dan Reliabilitas ..................................................

76

C. Analisis Data .....................................................................................

82

D. Pembahasan .......................................................................................

89

BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN .................

93

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

xi

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

DAFTAR TABEL
III.1 Variabel Penelitian ................................................................................

26

III.2 Skala Likert ...........................................................................................

27

V.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ............................

74

V.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...........................................

74

V.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir ..................

75

V.4 Hasil Uji Validitas Gaya Kepemimpinan ...............................................

77

V.5 Hasil Uji Validitas Lingkungan Kerja Fisik ...........................................

77

V.6 Hasil Uji Validitas Kepribadian .............................................................

78

V.7 Hasil Uji Validitas Kinerja Karyawan ....................................................

79

V.8 Hasil Uji Reliabilitas Gaya Kepemimpinan ...........................................

80

V.9 Hasil Uji Reliabilitas Lingkungan Kerja Fisik .......................................

80

V.10 Hasil Uji Reliabilitas Kepribadian ........................................................

81

V.11 Hasil Uji Reliabilitas Kinerja Karyawan ..............................................

81

V.12 Hasil Uji Regresi Linier Berganda .......................................................

82

V.13 Hasil Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas ...........................................

85

V.14 Hasil Uji F ............................................................................................

86

V.15 Hasil Uji t..............................................................................................

87

V.16 Koefisien Determinasi ..........................................................................

88

xii

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

DAFTAR GAMBAR

II. 1 Kerangka Pemikiran Teoritis ................................................................

22

IV.1 Logo Universitas Sanata Dharma ..........................................................

44

V.1 Hasil Uji Normalitas ..............................................................................

83

V.2 Hasil Uji Heteroskedastisitas .................................................................

84

xiii

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Surat Penelitian dan Kuesioner
Lampiran 2 : Tabulasi Data Kuesioner
Lampiran 3 : Hasil Uji Validitas
Lampiran 4 : Hasil Uji Reliabilitas
Lampiran 5 : Hasil Uji Analisis Regresi dan Asumsi Klasik
Lampiran 6 : Tabel F
Lampiran 7 : Tabel t
Lampiran 8 : Tabel r.
.

xiv

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

ABSTRAK
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA FISIK,
DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Studi Kasus pada Karyawan Universitas Sanata Dharma

Astrid Anastasia Lase
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta 2014,

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan,
lingkungan kerja fisik, dan kepribadian secara bersama-sama terhadap kinerja
karyawan dan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja
fisik, dan kepribadian secara parsial terhadap kinerja karyawan. Sampel dalam
penelitian ini sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan

adalah

convenience

sampling.

Data

dikumpulkan

dengan

menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah
menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara bersama-sama (simultan) gaya kepemmpinan, lingkungan kerja fisik, dan
kepribadian berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial
gaya kepemimpinan dan kepribadian berpengaruh signifikan terhadap kinerja
karyawan, sedangkan lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan.

xv

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

ABSTRACT
THE INFLUENCE OF LEADERSHIP STYLE, PHYSICAL WORKING
ENVIRONMENT AND PERSONALITY ON EMPLOYEE
PERFORMANCE
Case Study On Sanata Dharma University

Astrid Anastasia Lase
Sanata Dharma University
Yogyakarta, 2014

The research aims to find partial and simultaneous influence of
leadership style, physical work environment, and personality on the
performance of employees. The sample of the research was as many as 58
respondents. The sample was using convenience sampling technique.
Data was collected using a questionnaire. The data analysis technique was
using multiple linear regression. The research results show that
simultaneously, leadership style, physical work environment, and
personality have a significant influence on employee performance.
Partially leadership style and personality have a significant influence on
the performance of employees, while the physical work environment
hasn’t significant influence on employee performance.
Keyword : Leadership Style, Physical Work Environment, Personality,
Employee Performance

xvi

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pada berbagai bidang khususnya kehidupan berorganisasi, sumber daya
manusia merupakan faktor utama yang mempengaruhi di setiap kegiatan.
Robbins (2006:4) mendefinisikan organisasi sebagai unit sosial yang dengan
sengaja dikelola, terdiri atas dua orang atau lebih, yang berfungsi secara relatif
terus-menerus untuk mencapai satu sasaran atau serangkaian sasaran bersama.
Tiap-tiap organisasi membutuhkan adanya faktor sumber daya manusia
(SDM) yang potensial baik pemimpin maupun karyawan pada pola tugas dan
pengawasan yang merupakan penentu tercapainya tujuan perusahaan.
Gie (1999:17) menyatakan bahwa kinerja ditentukan oleh beberapa
dimensi, yaitu motivasi kerja; kemampuan kerja; lingkungan kerja;
leadership; misi strategi; budaya perusahaan; kinerja individu dan organisasi;
praktik manajemen; struktur dan iklim kerja.
Kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan karyawan sehingga
mempengaruhi banyaknya kontribusi yang diberikan kepada perusahaan
termasuk pelayanan yang berkualitas. Kesuksesan dari perusahaan bisa dilihat
dari pekerjaan yang telah dicapai oleh karyawannya, oleh sebab itu perusahaan
menuntut agar para karyawannya mampu menampilkan kinerja yang optimal

1

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
2

karena baik buruknya kinerja yang dicapai oleh karyawan akan berpengaruh
pada keberhasilan perusahaan secara keseluruhan.
Peran seorang pemimpin juga sangat penting untuk menentukan efektifitas
dalam suatu organisasi atau perusahaan di masa yang akan datang. Kartono
(2005:153) menyatakan kepemimpinan adalah kemampuan untuk memberikan
pengaruh yang konstruktif kepada orang lain untuk melakukan satu usaha
kooperatif guna mencapai tujuan yang sudah direncanakan.
Keefektifan suatu kepemimpinan adalah fungsi dari berbagai aspek situasi
kepemimpinan. Para ahli berpendapat bahwa tidak ada tipe atau gaya
kepemimpinan yang paling baik, yang terpenting adalah bagaimana seorang
pemimpin dapat menyesuaikan tipe atau gaya kepemimpinannya dengan
situasi yang sedang dihadapi. Dalam praktiknya, kepemimpinan memegang
peran kunci bagi pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan sehingga
pengembangan model kepemimpinan yang dikaitkan dengan lingkungan kerja
suatu organisasi dan outcome dari waktu ke waktu perlu dilakukan.
Menurut Sihombing (2004), lingkungan kerja merupakan faktor-faktor di
luar manusia, baik fisik maupun non fisik dalam suatu organisasi. Faktor fisik
ini mencakup peralatan kerja, suhu tempat kerja, kesesakan dan kepadatan,
kebisingan dan luas ruang kerja, sedangkan faktor non fisik mencakup
hubungan kerja yang terbentuk di instansi antara atasan dan bawahan serta
antara sesama karyawan. Seorang karyawan dapat bekerja secara optimal
apabila didukung dengan suasana lingkungan kerja yang nyaman.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
3

Ada juga satu variabel lain yang sangat berpengaruh terhadap kinerja
karyawan selain keberhasilan seorang pemimpin dan kenyamanan suasana di
lingkungan kerja karena variabel ini merupakan hal yang melekat erat pada
diri karyawan, yaitu kepribadian. Robbins (2008:126) mendefinisikan
kepribadian sebagai organisasi dinamis dalam sistem psikologis individu yang
menentukan caranya untuk menyesuaikan diri secara unik terhadap
lingkungannya. Dalam kepribadian manusia terdapat bermacam-macam sifat
dasar manusia yang nantinya sifat ini yang sedikit banyak akan mempengaruhi
kuantitas dan kualitas seorang karyawan.
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian dengan

judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan

Kerja Fisik, dan Kepribadian Terhadap Kinerja Karyawan”. Studi Kasus
Pada Karyawan BLU di Universitas Sanata Dharma“.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian
secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan BLU di
Universitas Sanata Dharma?
2. Apakah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian
secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan BLU di Universitas
Sanata Dharma?

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
4

C. Batasan Masalah
Penulis membatasi masalah penelitian yaitu terbatas pada :
1. Gaya Kepemimpinan yang diteliti oleh penulis adalah gaya kepemimpinan
otoriter, gaya kepemimpinan demokratis, dan gaya kepemimpinan laissez
fire.
2. Lingkungan Kerja Fisik yang diteliti oleh penulis adalah peralatan kerja,
sirkulasi udara, dan penerangan.
3. Kepribadian yang diteliti oleh penulis adalah stabil secara ekstraversi
(extraversion), mudah akur atau mudah bersepakat (agreeableness), sifat
berhati-hati (conscientiousness), stabilitas emosi (emotional stability),
terbuka terhadap hal-hal baru (openness to experience).
4. Kinerja karyawan yang diteliti oleh penulis adalah kualitas, kuantitas,
ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian, dan komitmen kerja.

D. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik
dan kepribadian secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan BLU di
Universitas Sanata Dharma.
2. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik
dan kepribadian secara parsial terhadap kinerja karyawan BLU di
Universitas Sanata Dharma.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
5

E. Manfaat Penelitian
1. Bagi Biro Layanan Umum (BLU)
Penulis berharap hasil penelitian ini dapat memberikan informasi,
masukan dan dapat dijadikan pertimbangan bagi pengelola maupun
pimpinan BLU agar memberikan perhatian yang lebih mengenai pengaruh
gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepribadian terhadap kinerja
karyawan BLU.
2. Bagi Universitas
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu informasi
pengetahuan bagi penelitian selanjutnya dan sebagai tambahan referensi di
Perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
3. Bagi Penulis
Penulis dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh
kuliah di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata
Dharma.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
6

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Landasan Teori
1. Gaya Kepemimpinan
a. Pengertian Kepemimpinan
Setiap dan semua organisasi apapun jenisnya pasti memiliki dan
memerlukan seorang pimpinan tertinggi (pimpinan puncak) dan/atau
manajer tertinggi (top manager) yang harus menjalankan kegiatan
kepemimpinan dan/ atau manajemen bagi keseluruhan organisasi
sebagai satu kesatuan (Nawawi, 2003: 18). Beberapa ahli merumuskan
pengertian kepemimpinan sebagai berikut:
1) Menurut Robbins (2003: 163) kepemimpinan adalah kemampuan
mempengaruhi suatu kelompok ke arah pencapaian (tujuan).
Pendapat ini memandang semua anggota kelompok/organisasi
sebagai satu kesatuan, sehingga kepemimpinan diberi makna
sebagai kemampuan mempengaruhi semua anggota kelompok atau
organisasi agar bersedia melakukan kegiatan atau bekerja untuk
mencapai tujuan kelompok/organisasi.
2) Menurut

Rivai

(2004:2)

kepemimpinan

merupakan

proses

mempengaruhi dalam menentukan organisasi, memotivasi perilaku
pengikut

untuk

mencapai

tujuan,

memperbaiki kelompok dan budayanya.

mempengaruhi

untuk

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
7

3) Menurut Thoha (2007:9) kepemimpinan adalah kegiatan untuk
mempengaruhi perilaku orang lain, atau seni mempengaruhi
perilaku manusia baik perorangan maupun kelompok.
Berdasarkan

pendapat

diatas

dapat

disimpulkan

bahwa

kepemimpinan adalah kemampuan mempengaruhi bawahan atau
kelompok untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasi atau
kelompok.
b. Pengertian Gaya Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan yang baik adalah suatu kepemimpinan yang
dapat memaksimumkan produktivitas, kepuasan kerja, pertumbuhan,
dan dapat mudah menyesuaikan dengan segala situasi yang
berkembang

di

sekitar

lingkungan

kerjanya.

Beberapa

ahli

mendefinisikan pengertian gaya kepemimpinan sebagai berikut:
1) Menurut Thoha (2007:49) gaya kepemimpinan merupakan norma
perilaku yang digunakan seseorang pada saat orang tersebut
mencoba mempengaruhi orang lain seperti yang ia lihat.
2) Menurut Winardi (2000:78) gaya kepemimpinan adalah suatu
pendekatan

yang

digunakan

untuk

memahami

suksesnya

kepemimpinan dalam hubungan mana kita memusatkan perhatian
pada apa yang dilakukan oleh pemimpin tersebut.
3) Menurut Nawawi (2003:15) gaya kepemimpinan adalah perilaku
atau cara yang dipilih dan dipergunakan pemimpin dalam

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
8

mempengaruhi pikiran, perasaan, sikap, dan perilaku para anggota
organisasi atau bawahannya.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat diambil
kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan adalah suatu cara yang
digunakan oleh seorang pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya
untuk mencapai tujuan organisasi.

c. Macam-Macam Gaya Kepemimpinan
Menurut Rivai (2004:122) ada tiga macam gaya kepemimpinan
yang mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai, yaitu :
1) Gaya Kepemimpinan Otoriter
Gaya kepemimpinan otoriter disebut juga kepemimpinan
direktif atau diktator. Pemimpin memberikan instruksi kepada
bawahan, menjelaskan apa yang harus dikerjakan, selanjutnya
karyawan menjalankan tugasnya sesuai dengan yang diperintahkan
oleh atasan. Gaya kepemimpinan ini menggunakan metode
pendekatan

kekuasaan

dalam

mencapai

keputusan

dan

pengembangan strukturnya, sehingga kekuasaanlah yang paling
diuntungkan dalam organisasi.
2) Gaya Kepemimpinan Demokratis
Gaya kepemimpinan ini ditandai oleh adanya suatu struktur
yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan
keputusan yang kooperatif. Dalam gaya kepemimpinan ini, ada

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
9

kerjasama antara atasan dengan bawahan. Dibawah kepemimpinan
demokratis bawahan cenderung bermoral tinggi, dapat bekerja
sama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri
sendiri.
3) Gaya Kepemimpinan Bebas (Laissez Faire)
Gaya kepemimpinan ini memberikan kekuasaan penuh pada
bawahan, struktur organisasi bersifat longgar, pemimpin bersifat
pasif. Peran utama pimpinan adalah menyediakan materi
pendukung dan berpartisipasi jika diminta bawahan.

2. Lingkungan Kerja Fisik
a. Pengertian Lingkungan Kerja
Menurut Sihombing (dikutip oleh Tanjung, 2013), lingkungan
kerja merupakan faktor-faktor di luar manusia baik fisik maupun non
fisik dalam suatu organisasi. Faktor fisik ini mencakup peralatan kerja,
suhu tempat kerja, kesesakan dan kepadatan, kebisingan, luas ruang
kerja sedangkan non fisik mencakup hubungan kerja yang terbentuk di
instansi antara atasan dan bawahan serta antara sesama karyawan.

b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Kerja
Menurut Sondang Siagian (dikutip oleh Tanjung, 2013) bahwa
faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan kerja adalah:

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
10

1) Hubungan Kerja
Hubungan kerja merupakan faktor dari lingkungan kerja yang
mempengaruhi kerja karyawan. Dalam suatu organisasi atau
perusahaan, karyawan akan terlibat dalam hubungan kerja antara
karyawan dengan karyawan, karyawan dengan atasan, dan keduaduanya sama-sama memberikan pengaruh terhadap kinerja
karyawan.
2) Kondisi Kerja
Kondisi kerja yang mendukung sangat diperlukan, karena akan
meningkatkan produktivitas kerja, efisiensi dan efektivitas kerja.
Hal ini antara lain dengan tersedianya sarana dan prasarana kerja
yang memadai.

c. Indikator Lingkungan Kerja Fisik
Tiffin dan Mc Cormick (Trianasari, 2005) mengemukakan
beberapa aspek lingkungan kerja fisik yaitu :
1) Peralatan kerja, perlengkapan yang tersedia merupakan komponen
yang menunjang aktivitas kerja.
2) Sirkulasi udara, sirkulasi udara yang cukup di dalam ruangan
sangat diperlukan terutama jika di dalam ruangan yang penuh
dengan pegawai.
3) Penerangan atau pencahayaan, fasilitas penerangan dalam ruangan
yang cukup memadai akan mendukung kelancaran dalam bekerja.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
11

4) Kebisingan atau suara gaduh, bising yang ada dalam lingkungan
kerja akan mengganggu konsentrasi.
5) Tata ruang kerja, penataan, pewarnaan dan kebersihan setiap
ruangan akan berpengaruh terhadap karyawan pada saat melakukan
pekerjaan
3. Kepribadian
a. Pengertian Kepribadian
Para psikolog cenderung mengartikan kepribadian sebagai suatu
konsep

dinamis

perkembangan

yang

seluruh

mendeskripsikan
sistem

psikologis

pertumbuhan
seseorang.

dan

Definisi

kepribadian yang paling sering digunakan dibuat oleh Gordon Allport
hampir 70 tahun yang lalu. Ia mengatakan bahwa kepribadian adalah
organisasi dinamis dalam sistem psikofisiologis individu yang
menentukan caranya untuk menyesuaikan diri secara unik terhadap
lingkungannya. Untuk tujuan kita, menganggap bahwa kepribadian
(personality) merupakan keseluruhan cara di mana seorang individu
bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling
sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang
ditunjukkan oleh seseorang (Robbins, 2008:126)
b. Indikator Sifat-sifat Kepribadian
Karakteristik yang umumnya melekat dalam diri seorang individu
adalah malu, agresif, patuh, malas, ambisius, setia, dan takut.
Karakteristik-karakteristik tersebut, ketika ditunjukkan dalam berbagai

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
12

situasi disebut sifat-sifat kepribadian (personality traits). Semakin
konsisten dan seringnya karakteristik tersebut dalam berbagai situasi,
maka akan semakin sering mendeskripsikan karakteristik seorang
individu. Ada 16 sifat kepribadian yang utama yaitu:
1) Penyendiri

vs

Peramah

2) Kecerdasan rendah

vs

Kecerdasan tinggi

3) Dipengaruhi oleh perasaan

vs

Stabil secara emosional

4) Pengikut

vs

Dominan

5) Serius

vs

Santai

6) Berani mengambil resiko

vs

Bijaksana/penuhpertimbangan

7) Pemalu

vs

Petualang

8) Keras hati

vs

Peka

9) Mudah percaya

vs

Pencuriga

10) Praktis

vs

Imajinatif

11) Blak-blakan

vs

Tersembunyi

12) Percaya Diri

vs

Mudah cemas

13) Konservatif

vs

Suka menolong

14) Tergantung pada kelompok

vs

Mandiri

15) Tidak terkendali

vs

Terkendali

16) Rileks

vs

Tegang

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
13

Ada dua pendekatan yang selama 20 tahun terakhir ini sering
dipakai menjadi kerangka dominan untuk mengidentifikasi dan
mengklasifikasikan sifat-sifat seseorang, yaitu Myers-Briggs Indicator
dan Model Lima Besar (Robbins, 2008: 130-133). Istilah-istilah dalam
Myers-Briggs Indicator adalah sebagai berikut:
a) Ekstraver vs Introver
Individu dengan karakteristik ekstraver digambarkan sebagai
individu yang ramah, suka bergaul, dan tegas sedangkan individu
dengan karakteristik introvert digambarkan sebagai individu yang
pendiam dan pemalu.
b) Sensitif vs Intuitif
Individu dengan karakteristik sensitif digambarkan sebagai
individu yang praktis dan lebih menyukai rutinitas dan urutan,
mereka berfokus pada detail. Sebaliknya, individu dengan
karakteristik intuitif mengandalkan proses-proses tidak sadar dan
melihat gambaran umum.
c) Pemikir vs Perasa
Individu

yang

termasuk

dalam

karakteristik

pemikir

menggunakan alasan dan logika untuk menangani berbagai nilai
dan emosi pribadi mereka.
d) Memahami vs Menilai
Individu yang cenderung memiliki karakteristik memahami
mengiginkan kendali dan lebih suka dunia mereka teratur dan

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
14

terstruktur, sedangkan individu dengan karakteristik menilai
cenderung lebih fleksibel dan spontan.

Sedangkan faktor-faktor Model Lima Besar (Big Five Model)
mencakup :
(1) Ekstraversi (extraversion)
Dimensi ini mengungkapkan tingkat kenyamanan seseorang
dalam berhubungan dengan individu lain. Individu yang memiliki
sifat ekstraversi cenderung suka hidup berkelompok, tegas, dan
mudah bersosialisasi. Sebaliknya, individu yang memiliki sifat
introvert cenderung suka menyendiri, penakut, dan pendiam.
(2) Mudah akur atau mudah bersepakat (agreeableness)
Dimensi ini merujuk pada kecenderungan individu yang patuh
terhadap indvidu lainnya. Individu yang sangat mudah bersepakat
adalah individu yang senang bekerja sama, hangat, dan penuh
kepercayaan. Sementara itu, individu yang tidak mudah bersepakat
cenderung bersikap dingin, tidak ramah, dan suka menentang.
(3) Sifat berhati-hati (conscientiousness)
Dimensi ini merupakan ukuran kepercayaan. Individu yang
sangat berhati-hati adalah individu yang bertanggung jawab,
teratur, dapat diandalkan, dan gigih. Sebaliknya, individu dengan
sifat berhati-hati yang rendah cenderung mudah bingung, tidak
teratur, dan tidak bisa diandalkan.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
15

(4) Stabilitas emosi (emotional stability)
Dimensi ini menilai kemampuan seseorang untuk menahan
stres. Individu dengan stabilitas emosi yang positif cenderung
tenang, percaya diri, dan memiliki pendirian yang teguh.
Sementara itu, individu dengan stabilitas emosi yang negatif
cenderung mudah gugup, khawatir, depresi, dan tidak memiliki
pendirian yang teguh.
(5) Terbuka terhadap hal-hal baru (openness to experience)
Dimensi

ini

merupakan

mengelompokkan individu

dimensi

terakhir

yang

berdasarkan lingkup minat dan

ketertarikannya terhadap hal-hal baru. Individu yang sangat
terbuka cenderung kreatif, ingin tahu, dan sensitif terhadap hal-hal
yang bersifat seni. Sebaliknya mereka yang tidak terbuka
cenderung memiliki sifat konvensional dan merasa nyaman dengan
hal-hal yang telah ada.

4. Kinerja Karyawan
a. Pengertian Kinerja
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, kinerja diartikan sebagai
sesuatu yang ingin dicapai, prestasi yang diperlihatkan dan
kemampuan seseorang. Banyak batasan yang diberikan para ahli
mengenai

istilah

kinerja,

walaupun

berbeda

dalam

tekanan

rumusannya, namun secara prinsip kinerja adalah mengenai proses

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
16

pencapaian

hasil.

Istilah

kinerja

berasal

dari

kata

job

performanceatau actual performance (prestasi kerja atau prestasi
sesungguhnya

yang dicapai oleh seseorang). Sehingga dapat

didefinisikan bahwa kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan
tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
(Mangkunegara, 2004:67). Beberapa ahli mendefinisikan pengertian
kinerja sebagai berikut (dikutip oleh Berlian, 2011):
1) Menurut Kusnadi (2003:64) kinerja adalah setiap gerakan,
perbuatan, pelaksanaan, kegiatan atau tindakan yang diarahkan
untuk mencapai tujuan atau target tertentu.
2) Menurut Hariandja (2002:195) kinerja adalah hasil kerja yang
dicapai oleh pegawai atau prilaku nyata yang ditampilkan sesuai
dengan perannya dalam organisasi. Kinerja pegawai merupakan
suatu hal yang sangat penting dalam usaha organisasi mencapai
tujuannya, sehingga berbagai kegiatan harus dilakukan organisasi
tersebut untuk meningkatkan hasilnya.
3) Menurut Mathis dan Jackson (2002:78) kinerja pada dasarnya
adalah apa yang dikerjakan dan yang tidak dikerjakan oleh
karyawan. Kinerja karyawan mempengaruhi seberapa banyak
mereka memberikan kontribusi kepada organisasi.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
17

b. Kriteria Pengukuran Kinerja
Soedjono (dikutip oleh Berlian, 2011) menyebutkan enam kriteria
yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja pegawai secara individu
yakni :
1) Kualitas, hasil pekerjaan yang dilakukan mendekati sempurna atau
memenuhi tujuan yang diharapkan dari pekerjaan tersebut.
2) Kuantitas, jumlah yang dihasilkan atau jumlah aktivitas yang dapat
diselesaikan.
3) Ketepatan waktu, yaitu dapat menyelesaikan pada waktu yang telah
ditetapkan serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk
aktivitas yang lain.
4) Efektivitas, pemanfaatan secara maksimal sumber daya yang ada
pada organisasi untuk meningkatkan keuntungan dan mengurangi
kerugian.
5) Kemandirian, yaitu dapat melaksanakan kerja tanpa bantuan guna
menghindari hasil yang merugikan.
6) Komitmen kerja, yaitu komitmen kerja antara pegawai dengan
organisasinya dan tanggung jawab pegawai terhadap organisasinya.

c. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Faktor-faktor

yang

mempengaruhi

kinerja

adalah

faktor

kemampuan (ability) dan faktor motivasi (motivation). Hal ini sesuai

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
18

dengan pendapat Keith Davis (dalam Anwar Prabu Mangkunegara,
2005:67) yang merumuskan bahwa :
1) Human Performance = Ability + Motivation
2) Motivation = Attitude + Situation
3) Ability = Knowledge + Skill
Menurut (Mangkunegara, 2005:67-68) faktor yang mempengaruhi
kinerja seseorang ialah :
a) Faktor kemampuan, secara umum kemampuan ini terbagi menjadi
2 yaitu kemampuan potensi (IQ) dan kemampuan reality
(knowledge dan skill).
b) Faktor motivasi, motivasi terbentuk dari sikap karyawan dalam
menghadapi situasi kerja.

B. Penelitian Sebelumnya
1. Dian

Sartika

Yuda

(2005)

dengan

judul

“Pengaruh

Gaya

Kepemimpinan dan Kompensasi Terhadap Kerja Karyawan. Studi
Kasus Pada Karyawan PT. Bank Perkreditan Rakyat Arta Agung”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan
dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, dan
dokumentasi. Dalam penelitian ini ditentukan sebanyak 50 responden
dengan teknik purposive sampling. Teknis analisis data yang digunakan
adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
19

menunjukkan secara simultan gaya kepemimpinan dan kompensasi
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial gaya
kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Sedangkan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Kedua variabel independen mampu menjelaskan perubahan pada kinerja
karyawan sebesar 70,2% sedangkan 29,8% kinerja karyawan dipengaruhi
oleh variabel lain.
2. Cornelius Danik Arfianti (2005) dengan judul “Pengaruh Budaya
Organisasi, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap
Kinerja Karyawan. Studi Kasus Pada Karyawan Bagian Produksi PT.
Batik Danar Hadi”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
secara simultan dan parsial budaya organisasi, lingkungan kerja, dan
kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi PT. Batik
Danar Hadi Solo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini dengan menyebar kuesioner kepada responden populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi PT. Batik
Danar Hadi. Sampel dalam penelitian ini ditentukan sebanyak 128
responden dengan menggunakan rumus Solvin; dan pengambilannya
dengan teknik purposive sampling. Teknis analisis data yang digunakan
adalah analisis regresi berganda uji asumsi klasik, uji t dan uji F. Hasil dari
penelitian ini diketahui bahwa secara simultan budaya organisasi
lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
20

karyawan; secara parsial budaya organisasi, lingkungan kerja, kepuasan
kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.
3. Natalia Nurhastuti (2005) dengan judul “Pengaruh Lingkungan Kerja
dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Karyawan. Studi Kasus
Pada Bakpia Japon”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
lingkungan kerja (X1) dan karakteristik individu (X2) mempengaruhi
tingkat kinerja karyawan (Y). Jenis penelitian yang digunakan adalah
kasus pada karyawan Bakpia Japon dengan jumlah responden 30 orang
karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan teknik yang
digunakan dalam penentuan sampel adalah random sampling. Tekins
analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dan Uji F.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut tidak
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik itu secara parsial
maupun simultan.

2. Kerangka Konseptual Penelitian
Menurut Sekaran dalam www.google.com (1992) kerangka pemikiran
teoritis adalah model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan
berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting.
Kerangka pemikiran teoritis menjelaskan pertautan secara teoritis antara
variable yang akan diteliti, sehingga harus dijelaskan hubungan antara variabel

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
21

independen dan dependen dan jika ada kedudukan variabel moderator dan
intervening dalam penelitian.
Kerangka pemikiran teoritis perlu dikemukakan apabila dalam penelitian
terdapatdua variabel atau lebih. Kriteria utama agar kerangka pemikiran
teoritis dapat meyakinkan sesama ilmuwan adalah alur pemikiran yang logis
dalam membangun suatu kerangka pemikiran teoritis yang membuahkan
sebuah kesimpulan yang berupa hipotesis.
Untuk lebih mempermudah dalam pemahaman pertautan secara teoritis
antar variabel yang akan diteliti (hubungan antara variabel independen dengan
variabel dependen), maka diterangkan dan digambarkan dalam sebuah
kerangka pemikiran teoritis sebagai berikut :
Kerangka di bawah ini menjelaskan pengaruh parsial dan simultan gaya
kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian terhadap kinerja
karyawan. Gaya kepemimpinan yang terdiri dari tiga tipe gaya kepemimpinan
yaitu gaya kepemimpinan otokratis,demokratis, dan laissez-fair. Lingkungan
kerja fisik yang harus diperhatikan yaitu peralatan kerja, sirkulasi udara, dan
penerangan. Kepribadian yang harus diperhatikan antara lain extraversion,
agreeableness, conscientiousness, emotional stability, dan openness to
experience dimana semua indikator ini disesuaikan agar dapat menjelaskan
pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan melputi kualitas,
kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian, dan komitmen kerja.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
22

Gambar III.1
Kerangka Pemikiran Teoritis
Gaya Kepemimpinan (X1)
1. Gaya Kepemimpinan Otokratis
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis
3. Gaya Kepemimpinan Laissez-Fire
Lingkungan Kerja Fisik (X2)

Kinerja Karyawan(Y)

1. Peralatan kerja
2. Sirkulasi udara
3. Penerangan

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kepribadian (X3)
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Extraversion
Agreeableness
Conscientiousness
Emotional stability
Openness to experience

Pengaruh secara Parsial

Kualitas
Kuantitas
Ketepatan waktu
Efektivitas
Kemandirian
Komitmen kerja

Pengaruh secara Simultan

3. Rumusan Hipotesis
Menurut Emory (dalam Widayat, 2004:62) hipotesis adalah rumusan
pernyataan yang bersifat sementara dan akan diuji secara empiris. Maka
berdasarkan perumusan masalah dan kerangka konseptual yang telah disusun,
maka dalam penelitian ini dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut:
H1: Gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian secara
bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
H2: Gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik, dan kepribadian secara
parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
23

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian explanatory
research. Menurut Mansri Singarimbun dan Sofian Effendi (1995:4), jenis
penelitian explanatory research digunakan untuk menjelaskan hubungan
kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis.

B. Subjek dan Objek Penelitian
a. Subjek Penelitian
Subjek penelitian yang dimaksud adalah karyawan BLU di Universitas
Sanata Dharma.
b. Objek Penelitian
Objek penelitian yang dimaksud adalah variabel-variabel yang akan
diteliti oleh penulis yaitu; gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik,
dan kepribadian terhadap kinerja karyawan BLU di Universitas Sanata
Dharma.

C. Waktu Dan Lokasi Penelitian
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2014 di Universitas Sanata
Dharma.
D. Variabel Penelitian

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
24

Variabel adalah segala sesuatu yang dapat diberi bermacam-macam
nilai (Indriantoro dan Supomo, 1999:26).
a. Identifikasi Variabel
1) Variabel Bebas ( Independent Variable/ (X) )
Variabel bebas adalah variabel yang menjelaskan atau
mempengaruhi variabel yang lain (Umar, 2002:62). Variabel bebas
dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja
fisik, dan kepribadian.
2) Variabel Terikat ( Dependent Variable/ (Y) )
Variabel

terikat

adalah

variabel

yang

dijelaskan

atau

dipengaruhi oleh variabel independen (Umar, 2002:62). Variabel
dependen daalam penelitian ini adalah kinerja karyawan.

b. Definisi Variabel
1) Gaya Kepemimpinan adalah suatu cara yang digunakan oleh
seorang pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya untuk
mencapai tujuan organisasi. Indikatornya antara lain: gaya
kepemimpinan otokratis, gaya kepemimpinan demokratis, dan gaya
kepemimpinan laissez fire.
2) Lingkungan kerja merupakan faktor-faktor di luar manusia baik
fisik maupun non fisik dalam suatu organisasi. Faktor fisik ini
mencakup peralatan kerja, suhu tempat kerja, penerangan,
kebisingan, luas ruang kerja sedangkan non fisik mencakup

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
25

hubungan kerja yang terbentuk di instansi antara atasan dan
bawahan serta antara sesama karyawan. Indikatornya antara lain:
peralatan kerja, sirkulasi udara, dan penerangan.
3) Kepribadian adalah pola sifat dan karakteristik tertentu, yang relatif
permanen dan memberikan, baik konsistensi maupun individualitas
pada perilaku seseorang. Indikatornya antara lain: extraversion,
agreeableness,

conscientiousness,

emotional

stability,

dan

openness to experience.
4) Kinerja adalah sesuatu yang ingin dicapai, prestasi yang
diperlihatkan dan kemampuan seseorang. Indikatornya antara lain:
kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian,
komitmen kerja.

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
26

Tabel III.1
Variabel Penelitian

Indikator Variabel

Alat
Ukur

1. Gaya Kepemimpinan Otokratis
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis
3. Gaya Kepemimpnan Laissez-Fire

Skala
Likert

Variabel

Gaya Kepemimpinan (X1)

1. Peralatan Kerja
2. Sirkulasi Udara
Lingkungan Kerja Fisik (X2)
3. Penerangan atau Pencahayaan

Skala
Likert

Kepribadian (X3)

1.
2.
3.
4.
5.

Ekstraversi
Mudah akur/bersepakat
Sifat Berhati-hati
Stabilitas Emosi
Terbuka terhadap hal-hal baru

Skala
Likert

Kinerja Karyawan (Y)

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kuantitas
Kualitas
Ketepatan waktu
Efektivitas
Kemandirian
Komitmen kerja

Skala
Likert

c. Pengukuran Variabel
Pengukuran variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik,
dan kepribadian terhadap kinerja karyawan menggunakan skala Likert
(Likert Scale). Menurut Sugiyono (2011:136) skala likert digunakan
untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
kelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan pembobotan sebagai
berikut:

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
27

Tabel III.2
Skala Likert
Kriteria Jawaban

Skor

SS (Sangat Setuju)

5

S (Setuju)

4

N (Netral)

3

TS (Tidak Setuju)

2

STS (Sangat Tidak Setuju)

1

E. Definisi Operasional
Definisi operasional merupakan penjelasan semua indikator dalam
variabel dan istilah yang digunakan dalam penelitian secara operasional
sehingga akhirnya mempermudah pembaca dalam mengartikan makna
penelitian. Berikut ini akan dijelaskan definifsi semua indikator yang akan
dibahas diteliti oleh penulis, antara lain sebagai berikut :
1) Gaya Kepemimpinan Otokratis

adalah pemimpin yang cenderung

memusatkan otoritas, mendikte metode kerja, membuat keputusan
sepihak, dan membatasi keterlibatan bawahan.
2) Gaya Kepemimpinan Demokratis adalah pemimpin yang cenderung
melibatkan bawahan dalam menentukan saran-saran dan metode kerja,
dan menggunakan umpan balik sebagai peluang untuk melatih
bawahan.
3) Gaya Kepemimpinan Laissez-Faire yaitu pemimpin cenderung
memberikan kebebasan penuh kepada bawahannya untuk membuat

PLAGIAT
PLAGIATMERUPAKAN
MERUPAKANTINDAKAN
TINDAKANTIDAK
TIDAKTERPUJI
TERPUJI
28

keputusan dan menyelesaikan pekerjaan apa saja yang dianggap
pantas.
4) Peralatan kerja, perlengkapan yang tersedia merupakan komponen
yang menunjang aktivitas kerja.
5) Sirkulasi udara, sirkulasi udara yang cukup didalam ruangan sangat
diperlukan terutama jika di dalam ruangan yang penuh dengan
pegawai.
6) Penerangan atau pencahayaan, fasilitas penerangan dalam ruangan
yang cukup memadai akan mendukung kelancaran dalam bekerja.
7) Ekstraversi, dimensi yang mengungkapkan tingkat kenyamanan
seseorang dalam ber

Dokumen yang terkait

Pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan : studi kasus pada karyawan Pabrik Roti Hoya Pekanbaru, Riau.

2 17 171

Pengaruh pelatihan, pengembangan, kompensasi, dan motivasi terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada karyawan administrasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

0 3 128

Pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi dan faktor individu karyawan terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada PT. Madubaru Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

0 0 177

Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan : studi kasus di Universitas Sanata Dharma.

0 1 122

Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan studi kasus di Universitas Sanata Dharma

1 1 120

Hubungan antara kepuasan kerja dengan loyalitas karyawan : studi kasus terhadap karyawan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository

0 0 98

Pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada karyawan PT. BPR Arta Agung Yogyakarta - USD Repository

0 0 100

Hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja karyawan : studi kasus karyawan rumah tangga Universitas Sanata Dharma Kampus Mrican dan Paingan - USD Repository

0 1 107

Pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja : studi kasus pada karyawan administratif Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository

0 4 176

Pengaruh sikap karyawan atas perubahan kebijakan hari kerja terhadap kinerja karyawan Universitas Sanata Dharma : studi kasus pada karyawan administratif Kampus Mrican dan Paingan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository

0 0 153

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23