Sistem imformasi penatausahaan keuangan pada SKPD sekretariat daerah kota Tangerang Selatan

SKRIPSI
SISTEM INFORMASI PENATAUSAHAAN KEUANGAN
PADA SKPD SEKRETARIAT DAERAH KOTA
TANGERANG SELATAN

OLEH
Yudianto Saputra
2040.9100.2512

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2011 M / 1432 H

SISTEM INFORMASI PENATAUSAHAAN KEUANGAN
PADA SKPD SEKRETARIAT DAERAH KOTA
TANGERANG SELATAN
Skripsi
Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar
Sarjana Komputer

Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Oleh :
Yudianto Saputra
204091002512

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2011 M / 1432 H

SISTEM INFORMASI PENATAUSAHAAN KEUANGAN
PADA SKPD SEKRETARIAT DAERAH KOTA
TANGERANG SELATAN
Skripsi
Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Oleh :
Yudianto Saputra
204091002512

Menyetujui,
Pembimbing I

Pembimbing II

Herlino Nanang, MT

Hendra Bayu Suseno, M.Kom

NIP : 19731209 2005011002

NIP : 19821211 200912 1002

Mengetahui,
Ketua Program Studi Teknik Informatika

Yusuf Durrachman, M.Sc
NIP : 19710522 200604 1 002

PENGESAHAN UJIAN
Skripsi berjudul “Sistem Informasi Penatausahaan Keuangan Pada SKPD
Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan ” yang ditulis oleh YUDIANTO
SAPUTRA dengan NIM 2040.9100.2512 telah diuji dan dinyatakan Lulus dalam
Sidang Munaqosyah Fakultas Sains dan Teknologi Islam Negeri Syarif
Hidayatullah Jakarta pada hari Jumat, tanggal 10 Juni 2011.
Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Strata Satu (S1) Program Studi Teknik Informatika.
Jakarta, 10 Juni 2011
Penguji I

Penguji II

Arini, MT
NIP. 19760131 200901 2 001

Viva Arifin, M.MSI
NIP. 19730810 200604 2 001

Pembimbing I

Pembimbing II

Herlino Nanang, MT
NIP. 19731209 200501 1 002

Hendra Bayu Suseno, M.Kom
NIP. 19821211 200912 1 002
Mengetahui,

Dekan
Fakultas Sains dan Teknologi

Ketua Program Studi
Teknik Informatika

DR. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis
NIP. 19680117 200112 1 001

Yusuf Durrachman, M.Sc
NIP. 19710522 200604 1 002

PERNYATAAN
DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI BENAR –
BENAR HASIL KARYA SENDIRI YANG BELUM PERNAH DIAJUKAN
SEBAGAI ATAU KARYA ILMIAH PADA PERGURUAN TINGGI ATAU
LEMBAGA MANAPUN.

Jakarta, 10 Juni 2011

Yudianto Saputra
204091002512

ABSTRAK
Yudianto Saputra NIM 204091002512, Sistem Informasi Penatausahaan
Keuangan Pada SKPD Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan. Dibimbing
oleh Bpk. Herlino Nanang, MT dan Bpk. Hendra Bayu Suseno, M.Kom.
Pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya tidak akan lepas
dari pengajuan anggaran, penyusunan anggaran, pengajuan pencairan dana,
laporan keuangan dan laporan pertanggung jawaban. Kota Tangerang Selatan
yang merupakan Daerah Otonomi Baru dan merupakan Kota termuda di wilayah
Provinsi Banten yang masih memerlukan banyak penataan dalam menjalankan
roda pemerintahannya. Setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Kota
Tangerang Selatan dalam mengajukan permohonan pencairan dana harus
melampirkan dokumen pencairan dana dalam setiap pengajuannya. Sampai saat
ini sistem yang berjalan masih manual, memiliki banyak kelemahan yang
menyebabkan kinerja para staf Bagian Keuangan menjadi terhambat dan belum
mampu menunjang segala kebutuhan yang diinginkan pada SKPD. Untuk itu
dalam memudahkan Bagian Keuangan dalam melakukan penyusunan dokumen
pencairan dana, maka dirancanglah sebuah aplikasi yang dapat menjawab
permasalahan yang ada. Alat pengembangan dalam penelitian ini menggunakan
MSVisual Basic
sebagai bahasa pemrograman, MSSQL Server sebagai
databasenya. Merancang dan mendesain perancangan aplikasi pengajuan
dokumen pencairan dana ini menggunakan metode Rapid Application
Development (RAD) dan Unified Modelling Language (UML) sebagai alat
pemodelannya. Dengan demikian proses penyusunan dokumen pencairan dana
dapat dilakuan oleh user atau staf Bagian Keuangan dengan menggunakan
aplikasi ini, sistem ini memiliki kemudahan dalam penginputan data, penyusunan
SPTJB dan yang utama adalah dapat dengan mudah melihat register pengajuan
pencairan dana. Mulai dari SPP, SPM sampai SP2D sehingga memudahkan user
dalam penyusunan dan penatausahaan keuangan.
Kata kunci : RAD (Rapid Aplication Development), UML, MSVisual Basic,
MSSQL, SPP, SPM, SPTJB dan SP2D.
V Bab + XXXVIII Halaman + 83 Halaman + 4 Simbol + 8 Tabel + 38 Gambar +
Daftar Pustaka : 14 (2002-2007).

KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrohim,
Alhamdulillah segala puji syukur penulis ucapkan kepada kehadirat Allah
SWT yang telah memberikan taufiq dan hidayah - Nya, rahmat dan maghfirah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan skripsi ini, Shalawat serta
salam semoga tetap tercurahkan kepada suri tauladan kita Rasulullah Muhammad
SAW. Amin.
Dengan

selesainya

penulisan

skripsi

ini

penulis

ingin

mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu,
karena tanpa bantuan, saran, kritik, serta dukungan mungkin penulis
tidak akan dapat menyelesaikan skripsi ini.
Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih
yang sebesar besarnya kepada:
1.

Bapak DR. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis selaku Dekan Fakultas Sains dan
Teknologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

2.

Bapak Yusuf Durrachman, M.Sc selaku Ketua Program Studi Teknik
Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah Jakarta.

3.

Bapak Herlino Nanang, MT selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak
membantu dalam penyelesain skripsi ini.

4.

Bapak Hendra Bayu Suseno, M.Kom selaku Dosen Pembimbing II yang juga
telah banyak membantu dalam penyelesain skripsi ini.

5.

Seluruh Dosen dan Karyawan Non reguler Fakultas Sains dan Teknologi ,
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

6.

Bagian Keuangan pada Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan yang
telah memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan studi kasus.

7. Kedua Orang Tua dan Keluargaku yang selalu memberikan do’a,
motifasi dan dukungan, baik material maupun spiritual.
8. Semua teman-teman seperjuangan angkatan 2004 yang tidak bisa
disebutkan satu per satu.
9. Semua pihak - pihak yang telah membantu dalam penyelesaikan
skripsi ini.
Akhir kata, Semoga dengan laporan ini dapat berguna
bagi pembaca, memberikan pemikiran baru yang berguna yang
dapat disumbangkan bagi pengembangan ilmu sains dan
teknologi

dan

memberikan

manfaat

bagi

pihak

yang

membutuhkannya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jakarta, 10 Juni 2011

Yudianto Saputra
2040.9100.2512

LEMBAR PERSEMBAHAN
Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada
semua pihak atas dukungan moral maupun material yang sangat berarti sehingga
penulisan skripsi ini dapat diselesaikan, diantaranya:
1. Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kedua orang tua tercinta “Baba”
(Mardanih), Ema’(Munhana), Ka Een, Ka Mimi, Ka Neneng, Ka Erna, Semua
Abang-abang Iparku, “Ayah Sadih” (Alm) yang selalu memposisikan dirinya
sebagai seorang kakak dan orang tua yang selalu perhatian dan sayang pada
anak dan adiknya serta Semua Keponakanku yang selalu ceriwis disaat Omnya
gajian dan semua keluarga yang selalu memberikan semangat dan support
selama pembuatan skripsi ini.
2. Calon Ma’mumKu “Tha” Fila Anggraeny, S.Kom yang selalu memberikan
semangat, dukungan serta sayangnya kepada penulis, yah walaupun cerewet
banget tapi telah berhasil membuatku menyelesaikan skripsi ini. Kamu banyak
mengajarkan hal baru dalam hidup ini, mengajarkan akan kehidupan dan
tanggung jawab sebagai seorang laki-laki. “Makasi ya sayang, kalo gak ada
kamu skripsi ini gak akan selesai”.
3. Sahabat-sahabatku yang selalu setia menemani penulis dan selalu membrikan
semangat serta dukungan (Daffy, Vina Monica, Unay, Imut, Pras, Acit, Thalie,
Ejha, Iyas, Andi Hamimah) dan teman-teman seperjuanganku didalam ruangan
(Badrun, Herman, Kang Endang, Nunu, Bang Edo, Regi, Rian, Fikri) “Tiada
hari dan waktu yang berharga selain bersama kalian, Dimana kita selalu
bersama berbagi cerita, canda dan tawa...Tanpa kalian hidup gw gak
berwarna sobat”.
4. Ramdhan, M.Kom yang telah membantu penulis disaat penulis membutuhkan
sebuah solusi dalam menyelesaikan skripsi ini .
5. Teman-teman seperjuangan dari awal masuk bangku kuliah hingga
menyelesaikan tugas skripsi ini dan seluruh kelas TI dan SI Angkatan 2004.
Akhir kata dengan segala kerendahan hati Penulis mohon maaf yang
sebesar-besarnya atas kekurangan yang terdapat dalam skripsi ini dan untuk itu
semua saran dan kritik yang sifatnya membangu sangat diharapkan demi
kesempurnaan skripsi ini serta besar harapan Penulis semoga skripsi ini
bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
Jakarta, 10 Juni 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Judul ...............................................................................................

i

Lembar Persetujuan Pembimbing ...............................................................

ii

Lembar Pengesahan Ujian ............................................................................

iii

Lembar Pernyataan .......................................................................................

iv

Abstrak............................................................................................................

v

Kata Pengantar ..............................................................................................

vi

Lembar Persembahan ...................................................................................

viii

Daftar Isi .........................................................................................................

ix

Daftar Tabel ...................................................................................................

xiv

Daftar Gambar ...............................................................................................

xv

Daftar Simbol................................................................................................... xvii
BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................

1

1.1

Latar Belakang .................................................................................

1

1.2

Rumusan Masalah .............................................................................

2

1.3

Batasan Masalah ...............................................................................

3

1.4

Tujuan Penulisan ...............................................................................

3

1.5

Manfaat Penulisan .............................................................................

3

1.6

Metodologi Penelitian........................................................................

4

1.6.1 Metode Pengumpulan Data ......................................................

4

1.6.2 Metode Pengembangan Sistem.................................................

4

Sistematika Penulisan .......................................................................

5

1.7

BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................

7

2.1

Pengertian Aplikasi ...........................................................................

7

2.2

Sekretariat Daerah .............................................................................

7

2.2.1 SPM (Surat Perintah Membayar) .............................................

8

2.2.1.1 SPM-GU ......................................................................

8

2.2.1.2 SPM-UP.......................................................................

9

2.2.1.3 SPM-TUP ....................................................................

9

2.2.1.4 SPM-LS .......................................................................

9

2.2.2 SPP (Surat Permintaan Pembayaran) .......................................

10

2.2.2.1 SPP-GU .......................................................................

10

2.2.2.2 SPP-UP ........................................................................

11

2.2.2.3 SPP-TUP .....................................................................

11

2.2.2.4 SPP-LS ........................................................................

11

2.2.3 SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja)............. .

11

2.3

Basis Data (Database) ......................................................................

12

2.4

Metode penelitian..............................................................................

13

2.4.2 Metode Pengembangan Sistem ................................................

13

2.5 Unified Modeling Language (UML).................................................

15

2.5.1 Sekilas tentang UML ...............................................................

15

2.5.2 Diagram-diagram dalam UML.................................................

16

2.5.2.1 Use Case Diagram........................................................

16

2.5.2.2 Activity Diagram ..........................................................

19

2.5.2.3 Class Diagram...............................................................

20

2.5.2.4 Sequence Diagram.........................................................

22

2.6 Visual Basic 6.0 ................................................................................

23

2.6.1 Pengertian Visual Basic 6.0 .....................................................

23

2.6.2 Dasar Pemikiran Menggunakan Visual Basic 6.0 ....................

24

2.6.3 Lingkungan Kerja Visual Basic 6.0.........................................

25

2.6.3.1 Mengatur Lingkungan Kerja Visual Basic………….

26

2.7 Microsoft SQL Server 2000 ..............................................................

32

2.7.1 Pengertian Microsoft SQL Server 2000 ...................................

32

2.7.1 Database Default ......................................................................

32

2.7.1 Fitur-fitur MSSQL Server 2000 ................................................

33

2.7.1 Objek dalam MSSQL Server 2000 ...........................................

34

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ....................................................

36

3.1 Metode Pengumpulan Data............................................................... .........

36

3.1.1 Studi Pustaka............................................................................

36

3.1.2 Studi Lapangan.........................................................................

36

3.2 Metode Pengembangan Sistem..........................................................

37

3.2.1 Fase Perancangan Syarat-syarat................................................

37

3.2.2 Fase Perancangan......................................................................

38

3.2.3 Fase Konstruksi.........................................................................

40

3.2.4 Fase Pelaksanaan.......................................................................

41

Penelitian Kerangka Berfikir..............................................................

42

3.3

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN .......................................................
4.1 Sejarah Singkat Kota Tangerang Selatan …………………………….

4.2

44

44

Visi dan Misi Kota Tangerang Selatan .............................................

45

4.2.1 Visi Pejabat Walikota Tangerang Selatan................................

45

4.2.2 Misi Pejabat Walikota Tangerang Selatan ...............................

45

Struktur Organisasi ...........................................................................

46

4.3.1 Tugas Pokok Pejabat Walikota Tangerang Selatan .................

47

4.3.2 Logo Kota Tangerang Selatan..................................................

49

Fase Menentukan Tujuan dan Syarat-syarat Informasi.....................

49

4.4.1 Menentukan Tujuan..................................................................

49

4.4.2 Menentukan Syarat-syarat Informasi.........................................

50

4.4.3 Analisa Sistem Berjalan.............................................................

50

4.4.4 Kelebihan dari Sistem Berjalan..................................................

52

4.4.5 Kekurangan dari Sistem Berjalan..............................................

52

4.4.6 Identifikasi Permasalahan..........................................................

53

4.4.7 Solusi Pemecahan Masalah.................................................... ...

54

4.5 Fase Perancangan................................................................................

54

4.5.1 Perancangan Proses....................................................................

55

4.5.1.1 Use Case Diagram.........................................................

55

4.5.1.2 Deskripsi Use Case.........................................................

57

4.3

4.4

4.6

4.5.1.3 Activity Diagram.............................................................

62

4.5.1.4 Sequence Diagram.........................................................

67

4.5.1.5 Class Diagram...............................................................

70

4.5.2 Perancangan Antar Muka...........................................................

72

Fase Konstruksi........................................................................................

76

4.6.1 Pemrograman.............................................................................

76

4.6.2 Spesifikasi Hardware dan Software.................................... ....

77

4.7

Fase Pelaksanaan................................................................................. 78

BAB V PENUTUP ..........................................................................................

79

5.1

Kesimpulan .......................................................................................

79

5.2

Saran .................................................................................................

80

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................
LAMPIRAN ....................................................................................................

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Penggunaan Perangkat Komputer....................................................... 42
Tabel 4.1 Solusi Permasalahan Sistem Berjalan ................................................ 55
Tabel 4.2 Spesifikasi naratif Use case Login..................................................... 58
Tabel 4.3 Spesifikasi naratif Use case Input Data Penyediaan Dana SPD… ..... 59
Tabel 4.4 Spesifikasi naratif Use case Input Pengajuan SPP ............................ 60
Tabel 4.5 Spesifikasi naratif Use Case Input SPTJB ......................................... 61
Tabel 4.6 Spesifikasi naratif Use Case Input Pengajuan SPM .......................... 62
Tabel 4.7 Hasil Pengujian Aplikasi dengan Black Box Testing ......................... 79

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Fase-Fase RAD (Rapid Application Development) ....................... 15
Gambar 2.2 Notasi Use case dan Actor ............................................................. 18
Gambar 2.3 Contoh Usecase Diagram .............................................................. 18
Gambar 2.4 Contoh Activity Diagram .................................................................... 21
Gambar 2.5 Notasi Class dalam UML .................................................................... 22
Gambar 2.6 Contoh Class Diagram ....................................................................... 23
Gambar 2.7 Contoh Sequence Diagram .................................................................. . 24

Gambar 2.8 Kotak Dialog New Project .................................................................... 26
Gambar 2.9 IDE ( Integrated Development Environment) VB 6.0 ............................. 27
Gambar 2.10 Kotak Dialog Options : Tab Editor................................................ 28
Gambar 2.11 Kotak Dialog Option : Tab Editor Format………………………. 29
Gambar 2.12 Kotak Dialog Option : Tab General…………………………………...

30
Gambar 2.13 Kotak Dialog Option : Tab Docking…………..………………... 30
Gambar 2.14 Kotak Dialog Option : Tab Environment……………………….. 31
Gambar 2.15 Kotak Dialog Option : Tab Advanced………………………..…

32

Gambar 3.1 Fase-Fase RAD (Rapid Application Development) ....................... 39
Gambar 3.2 Penelitian Kerangka Berfikir Perancangan Aplikasi Dokumen
Pengajuan Pencairan Dana Pada SKPD Sekretariat Daerah Kota
Tangerang Selatan……………………………………………….. 45
Gambar 4.1 Struktur Organisasi Kota Tangerang Selatan ................................. 49
Gambar 4.2 Logo Kota Tangerang Selatan ........................................................ 51

Gambar 4.3 Penyusunan SPTJB menggunakan MSExcel................................... 52
Gambar 4.4 Use case Diagram yang diusulkan................................................. 57
Gambar 4.5 Activity Diagram Login.................................................................. 63
Gambar 4.6 Activity Diagram Input Data Penyediaan Dana SPD……………. 64
Gambar 4.7 Activity Diagram Input Pengajuan SPP ......................................... 65
Gambar 4.8 Activity Diagram Input SPTJB ...................................................... 66
Gambar 4.9 Activity Diagram Input Pengajuan SPM ........................................ 67
Gambar 4.10 Sequence Diagram Login ............................................................ 68
Gambar 4.11 Sequence Diagram Input Data Penyediaan Dana SPD ................ 69
Gambar 4.12 Sequence Diagram Input Pengajuan SPP .................................... 69
Gambar 4.13 Sequence Diagram Input SPTJB.................................................. 70
Gambar 4.14 Sequence Diagram Input Pengajuan SPM ................................... 70

DAFTAR SIMBOL
SIMBOL USE CASE MODEL DIAGRAM
(Jeffrey l. Written, dkk, 2006 : 256 -261)
Simbol

Keterangan

Aktor
Actor1

Use Case

Association

Include

SIMBOL ACTIVITY DIAGRAM
(Jeffrey l. Written, dkk, 2006 : 428 - 429)
Simbol

Keterangan

Activity

Initiate Activities

Decision Activity

Start of the Process

Final of the Process

SIMBOL SEQUENCE DIAGRAM
(Jeffrey l. Written, dkk, 2006 : 256 -261)
Simbol

Keterangan

Object

Lifetime

Message1

Messages

Messages retur

Behaviors
(Operations)

SIMBOL CLASS DIAGRAM
(Jeffrey l. Written, dkk, 2006 : 411 - 418)
Simbol

Keterangan
Class
1.

Class Name

Class

2.

Attributes

3.

Behaviors

Association

1..*

Menunjukkan satu atau lebih dari satu

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi berkembang dengan pesat, hal ini
ditunjukkan dengan meningkatnya kebutuhan akan informasi, seperti dalam
bidang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya dan sebagainya. Seiring dengan
pesatnya perkembangan teknologi informasi, telah bermunculan pula
berbagai media penyajian informasi yang dapat memberikan kemudahan
bagi pengguna untuk mengakses berbagai informasi yang cepat dan akurat.
Pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya tidak
akan lepas dari pengajuan anggaran, penyusunan anggaran, pengajuan
pencairan dana, laporan keuangan dan laporan pertanggung jawaban. Kota
Tangerang Selatan yang merupakan Daerah Otonomi Baru dan merupakan
Kota termuda di wilayah Provinsi Banten yang masih memerlukan banyak
penataan dalam menjalankan roda pemerintahannya.
Setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Kota Tangerang
Selatan dalam mengajukan permohonan pencairan dana harus melampirkan
dokumen pencairan dana dalam setiap pengajuannya. Dokumen pencairan
dana tersebut terdiri dari SPM (Surat Perintah Membayar), SPP (Surat
Permintaan Pembayaran) 1,2 dan 3, SPP Untuk LS(Langsung) Pihak-III,
Surat Pengajuan SPP, Surat Pengajuan SPM, SPTJB (Surat Pernyataan
Tanggung Jawab Belanja), Surat Pengantar, Nota Dinas dan NPD (Nota

Pencairan Dana) yang pada pelaksanaannya selama ini pada SKPD
Sekretariat Daerah masih menggunakan MSExcel

dalam pembuatannya

dimana pada observasi yang dilakukan dengan staf Bagian Keuangan
mereka hanya bisa membuat dokumen pengajuan pencairan dana tetapi
tidak dapat secara langsung membuat laporan-laporan keuangan sehingga
mereka membutuhkan sebuah aplikasi yang tidak hanya dapat menyusun
dokumen pengajuan melainkan dapat menyusun laporan keuangan secara
langsung.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulisan skripsi ini mengambil
judul “Sistem Informasi Penatausahaan Keuangan Pada SKPD
Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan”. Diharapkan dengan
adanya sistem ini, dapat dengan mudah dalam penyusunan dokumen
pencairan dana mulai dari penyusunan SPM, SPP, laporan keuangan dan
Dokumen Pengajuan lainnya pada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah
Kota Tangerang Selatan.

1.2. Rumusan Masalah
Bagaimana menerapkan Sistem Informasi Penatausahaan Keuangan
Pada SKPD Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, sehingga dapat
memudahkan Bagian Keuangan dalam membuat dokumen pengajuan dana
dan penyusunan laporan keuangan.

1.3. Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penulisan ini yaitu :
1. Sistem ini membahas proses penginputan data pengajuan, pengurangan
pagu anggaran dan pengantar pengajuan dana.
2. Penggunaan Tool Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft SQL Server
2000 Sebagai Database.
3. Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas metode pengembangan
sistem RAD (Rapid Application Development), menggunakan UML
(Unified Modelling Language) sebagai tools dan tidak membandingkan
dengan metode lainnya.
4. Dalam penilisan skripsi ini penulis membahas bentuk dokumen
pengajuan pencairan dana (SPP,SPM, SPTJB, SP2D) dan membahas
jenis pencairan yang dilakukan yaitu GU atau LS.

1.4. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penelitian ini adalah perancangan sistem informasi
penatausahaan keuangan pada SKPD Sekretariat Daerah Kota Tangerang
Selatan.
1.5. Manfaat Penelitian
1. Bagi Penulis :
a. Dengan adanya sistem informasi penatausahaan keuangan daerah
dapat menambah wawasan dan pengalaman penulis dalam bidang
penataan keuangan dan laporan keuangan daerah.

2. Bagi Instansi Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan
a. Merancang suatu aplikasi yang dapat memudahkan Bagian
Keuangan dalam membuat dan mengajukan permohonan pencairan
dana.
b. Staf Bagian Keuangan dapat dengan mudah membuat dokumen
pengajuan pencairan dana dalam setiap pengajuan.
c. Staf Bagian Keuangan dapat dengan mudah menyusun BKU (Buku
Kas Umum) sebagai bahan Laporan Keuangan.

1.6. Metodologi Penelitian
1.6.1. Metode pengumpulan data
Metode yang digunakan peneliti dalam melakukan analisis data ada
beberapa tahap yaitu :
1.

Studi Pustaka

2. Studi Lapangan
a. Observasi
b. Wawancara
1.6.2. Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem yang dipakai dalam penelitian skripsi
ini adalah metode Rapid Application Development (RAD), Model ini dibuat
oleh James Martin untuk membuat sistem yang cepat tanpa harus
mengorbankan kualitas.

Tahap-tahap siklus pengembangan model RAD (Rapid Application
Development), (Kendall & Kendall, 2003 : 239), yaitu:
1. Fase Perencanaan syarat-syarat
2. Fase Perancangan
3. Fase Konstruksi
4. Fase Pelaksanaan

1.7. Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan pemahaman terhadap keseluruhan dari skripsi
ini, maka penulis membuat sistematika penulisan skripsi sebagai berikut:
BAB I

: PENDAHULUAN
Dalam bab ini dijelaskan mengenai latar belakang
penulisan skripsi ini, rumusan masalah, batasan masalah,
tujuan

penulisan,

manfaat

penulisan,

metodologi

penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II

: LANDASAN TEORI
Bab ini menguraikan teori-teori yang diperoleh dari
berbagai sumber seperti buku referensi dan khusus yang
diperlukan dalam penulisan skripsi ini.

BAB III

: METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini menguraikan metode-metode yang digunakan
dalm pengembangan sistem.

BAB IV

: HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab

ini

akan

menguraikan

dan

membahas

hasil

perancangan sistem yang dibuat untuk diimplementasikan
pada

Bagian

Keuangan

Sekretariat

Daerah

Kota

Tangerang Selatan.

BAB V

: PENUTUP
Bab ini berisi tentang hasil dari kesimpulan berdasarkan
analisa, perancangan dan implementasi yang telah
dilakukan. Bab ini juga berisi saran-saran secara
keseluruhan sehingga sistem yang telah dibuat dapat
dikembangkan menjadi sistem yang lebih baik atau sistem
yang lebih besar.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian Aplikasi
Aplikasi adalah softwere atau perangkat lunak yang dibuat oleh suatu
perusahaan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, atau suatu
perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer
langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya
dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan
berbagai kemampuan komputer, tetapi tidak secara langsung menarapkan
kemampuan tersebut untuk mengerjakan tugas yang menguntungkan
pengguna, Contoh: Ms Word dan Ms Exel. (Miski, 2005 : 11) begitu juga
pada aplikasi ini yang berbagai informasinya dapat dilihat dan dibagikan
kepada semua Bagian pada SKPD Sekretariat Daerah Kota Tangerang
Selatan.

2.2. Sekretariat Daerah
Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota merupakan unsur pembantu
pimpinan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dipimpin oleh Sekretaris
Daerah, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota.
Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota bertugas membantu Gubernur dalam
melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi
dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh

Perangkat Daerah Kabupaten/Kota. Sekretaris Daerah untuk kabupaten/kota
diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul Bupati/Walikota.
Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota terdiri atas sebanyak-banyaknya 3
Asisten; dimana Asisten masing-masing terdiri dari sebanyak-banyaknya 4
bagian.

Sekretariat Daerah dipimpin oleh Sekretaris Daerah. Sekretaris
Daerah diangkat dari pegawai negeri sipil yang memenuhi persyaratan.
Sekretaris Daerah Provinsi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas
usul Gubernur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sekretaris
Daerah Kabupaten/Kota diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul
Bupati/Walikota sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sekretaris
Daerah karena kedudukannya sebagai pembina pengawai negeri sipil di
daerahnya.

2.2.1. SPM (Surat Perintah Membayar)
SPM (Surat Perintah Membayar) adalah Dokumen yang
diterbitkan oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran
atau pejabat lain yang ditunjuk untuk mencairkan dana yang
bersumber dari DIPA atau dokumen lain yang dipersamakan.
Dasar Hukum :
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 134/PMK.06/2005
b. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor: Per-66/PB/2005

2.2.1.1. SPM-GU
SPM-GU (Surat Perintah Membayar Penggantian
Uang) adalah SPM yang diterbitkan oleh PA/KPA atau
pejabat lain yang ditunjuk dengan membebani Daftar Isian
Pelaksanaan Anggaran, yang dananya dipergunakan untuk
menggantikan UP yang telah dipakai.
SPM-GU

Nihil

(Surat

Perintah

Membayar

Penggantian Uang Nihil) adalah SPM penggantian UP Nihil
yang diterbitkan oleh PA/KPA atau pejabat lain yang
ditunjuk untuk selanjutnya disahkan oleh KPPN.
2.2.1.2. SPM-UP
SPM-UP

(Surat

Perintah

Membayar

Uang

Persediaan) adalah SPM yang diterbitkan oleh PA/KPA atau
pejabat lain yang ditunjuk, yang dananya dipergunakan
sebagai UP untuk membiayai kegiatan operasional kantor
sehari-hari.
2.2.1.3. SPM-TUP
SPM-TUP (Surat Perintah Membayar Tambahan
Uang Persediaan) adalah SPM yang diterbitkan oleh PA/KPA
atau pejabat lain yang ditunjuk, karena kebutuhan dananya
melebihi dari pagu UP yang ditetapkan.

2.2.1.4. SPM-LS
SPM-LS (Surat Perintah Membayar Langsung)
adalah

SPM

langsung

kepada

Bendahara

Pengeluaran/Penerima Hak yang diterbitkan oleh PA/KPA
atau pejabat lain yang ditunjuk atas dasar kontrak kerja, surat
keputusan, surat tugas atau surat perintah kerja lainnya.
2.2.2. SPP (Surat Permintaan Pembayaran)
SPP (Surat Permintaan Pembayaran) adalah Suatu dokumen
yang dibuat/diterbitkan oleh pejabat yang bertanggung jawab atas
pelaksanaan

kegiatan

dan

disampaikan

kepada

Pengguna

Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran atau pejabat lain yang ditunjuk
selaku pemberi kerja untuk selanjutnya diteruskan kepada pejabat
penerbit SPM berkenaan.
Dasar Hukum :
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 134/PMK.06/2005
b. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor: Per-66/PB/2005

2.2.2.1. SPP-GU
SPP-GU (Surat Permintaan Pembayaran Penggantian
Uang)

adalah dokumen permintaan pembayaran yang

dibuat/diterbitkan oleh PPK

yang digunakan sebagai

pertanggungjawaban atas penggunaan UP.
SPP-GU

Nihil

(Surat

Permintaan

Pembayaran

Penggantian Uang Nihil) adalah dokumen permintaan

pembayaran

yang

dibuat/diterbitkan

oleh

PPK

yang

digunakan sebagai pertanggungjawaban atas penggunaan
TUP dan UP pada tahun anggaran dan akhir tahun anggaran.
2.2.2.2. SPP-UP
SPP-UP

(Surat

Permintaan

Pembayaran

Uang

Persediaan) adalah dokumen yang dibuat/diterbitkan oleh
PPK untuk permintaan pembayaran UP.
2.2.2.3. SPP-TUP
SPP-TUP (Surat Permintaan Pembayaran Tambahan
Uang Persediaan) adalah dokumen yang dibuat/diterbitkan
oleh PPK untuk permintaan pembayaran TUP.
2.2.2.4. SPP-LS
SPP-LS (Surat Permintaan Pembayaran Langsung)
adalah

dokumen

permintaan

pembayaran

yang

dibuat/diterbitkan oleh PPK yang dibayarkan langsung
kepada Bendahara Pengeluaran/ Penerima Hak atas dasar
kontrak kerja, surat keputusan, surat tugas atau surat perintah
kerja lainnya.
2.3.3. SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja)
SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja) adalah
Pernyataan tanggung jawab belanja yang dibuat oleh PA/Kuasa PA
atas transaksi belanja sampai dengan jumlah tertentu.

2.3. Basis Data (Database)
Basis

data

merupakan

kumpulan

data

yang

umumnya

mendeskripsikan aktifitas suatu organisasi atau lebih yang berhubungan.
(Paryudi, 2006 : 1)
Komponen penyusun basis data menurut (Paryudi, 2006 : 36) yaitu:
1. Skema basis data
Skema basis data adalah sekelompok objek dalam basis data yang saling
berhubungan atau memiliki relasi.
2. Tabel
Tabel adalah unit penyimpan fisik utama untuk data dalam basis data.
Pada saat melakukan akses basis data, maka pengguna mengacu pada
tabel untuk data yang diinginkan.
3. Kolom atau field
Kolom adalah kategori informasi yang terdapat di dalam tabel.
4. Baris
Baris atau record adalah kumpulan semua kolom yang berhubungan
dengan kejadian tunggal.
5. Tipe data
Tipe data menentukan tipe data yang disimpan didalam kolom.
Umumnya hanya terdapat tiga tipe data yang digunakan, yaitu:
Alfanumerik, Numerik dan tanggal atau waktu.

2.4. Metode Penelitian
Metodologi penelitian yang digunakan meliputi dua metode, yaitu
metode pengumpulan data dan metode pengembangan sistem.
2.4.1. Metodologi Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem dalam penelitian yang penulis
lakukan menggunakan model Rapid Aplication Development (RAD).
Menurut Kendall & Kendall (2003), RAD adalah suatu
pendekatan berorientasi objek terhadap pengembangan sistem yang
mencakup suatu metode pengembangan serta perangkat-perangkat
lunak.
Model RAD penulis gunakan untuk melakukan pendekatan
berorientasi objek terhadap pengembangan sistem yang mencakup
suatu model pengembangan perangkat-perangkat lunak. Tujuan yang
lain adalah mempersingkat waktu pengerjaan aplikasi serta proses
yang dihasilkan didapat secara tepat dan cepat.
Syarat-syarat menggunakan RAD adalah pihak perekayasa
perangkat lunak telah mengetahui dengan jelas kebutuhan user
(pengguna) dengan tepat, mengetahui proses-proses apa saja yang
ada didalam perangkat lunak yang dibuat, dan input-output yang
dihasilkan. Menurut James Martin, (dalam Kendall & Kendall 2003),
proses RAD memiliki fase-fase seperti pada gambar 2.1 :

1.

Fase Perencanaan Syarat-Syarat
Pada tahap ini dilakukan pengidentifikasian tujuantujuan aplikasi atau sistem serta untuk mengidentifikasi syaratsyarat informasi yang ditimbulkan dari tujuan tersebut.

2.

Fase Perancangan
Pada tahap ini dilakukan perancangan proses yaitu
perancangan proses-proses yang akan terjadi didalam sistem
dan perancangan antarmuka yaitu perancangan antarmuka
masukkan dan antarmuka keluaran.

3.

Fase Konstruksi
Pada tahap ini dilakukan pengkodean terhadap
rancangan-rancangan yang telah didefinisikan.

4.

Fase Pelaksanaan
Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap sistem dan
melakukan pengenalan terhadap sistem.

Menurut James Martin, Kendall & Kendall (2003 : 237), model
Rapid Application Development seperti pada gambar 2.1 berikut ini :

Gambar 2.1 Fase-Fase RAD James Martin

(Sumber : Kendall & Kendall, 2003: 238)

2.5. Unified Modeling Language (UML)
2.5.1. Sekilas tentang UML
Menurut Grady Booch, James Rumbaugh, Ivar Jacobson
(1998) UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa
yang

berdasarkan

grafik/gambar

untuk

memvisualisasi,

menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian bendabenda dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak.
Menurut Hermawan (2004 : 7) UML memungkinkan bahasa
yang berkomunikasi dalam perspektif objek antara user dengan
developer, antara developer dengan analis desain atau programer.
UML menyediakan beberapa notasi dan artifak standar yang
bisa digunakan sebagai alat komunikasi bagi pelaku dalam proses
analisis dan desain. (Hermawan, 2004 : 14-27)
Sedangkan menurut Kendall dan Kendall (2005 : 403) UML
Merupakan alat yang sangat baik yang dapat meningkatkan kualitas
analisis dan perancangan sistem dengan sangat besar dan oleh karena
itu dapat membantu menciptakan sistem informasi yang berkualitas
tinggi.
Komponen user interface adalah komponen default yang
harus ada setidaknya di dalam sistem-sistem. Sebuah software bisa
saja tidak memiliki komponen sistem interface. Tetapi tidak
mungkin bila tidak memilii komponen user interface. Merancang

komponen user interface pada prinsipnya mudah pembuatannya
dapat dilakukan dengan menggunakan RAD tools compiler, seperti
boorland Delphi

studio

dan

microsoft

visual

studio. Jika

menggunakan java bisa menggunakan Borland j buler dan bisa
menggunakan Borland C++ Built. (Djon irawan, 2006 : 74)

2.5.2. Diagram-diagram dalam UML
Setiap sistem yang kompleks seharusnya bisa dipandang dari
sudut

yang

berbeda-beda

sehingga

kita

bisa

mendapatkan

pemahaman yang menyeluruh (Adi Nugroho, 2005:18). Untuk upaya
tersebut UML menyediakan beberapa jenis diagram, di antaranya
yang

digunakan

dalam

penelitian

ini

adalah

Use

Case

Diagram,Activity Diagram, Class Diagram dan Sequence Diagram
yang akan dijelaskan sebagai berikut:
2.5.2.1. Use Case Diagram
Use Case Diagram (UCD) pada umumnya tersusun
dari elemen actor, use case, dependency, interaction dan
assosiation. UCD memberikan gambaran yang statis
mengenai sistem yang akan dibangun berupa artifak dari
proses analisis. Menurut Hermawan (2004 : 23-24).

Gambar 2.3 di bawah ini adalah notasi use case dan
actor yang digunakan dalam use case diagram.

Actor

Gambar 2.2 Notasi Use Case dan Actor
Contoh Use Case Diagram dapat dilihat pada
gambar 2.3 di bawah ini.

«uses»
UseCase3

«uses»
Actor1
«uses»
UseCase2

UseCase1

Gambar 2.3 Contoh Use Case Diagram
(Sumber : Hermawan, 2004:16)

Di dalam use case terdapat teks untuk menjelaskan
urutan kegiatan yang di sebut use case specification. Use
case specification terdiri dari (Hermawan, 2004 : 16):
1.

Nama use case

Mencantumkan nama dari use case yang bersangkutan.
Sebaiknya diawali dengan kata kerja untuk menujukan
suatu aktivitas.

2.

Deskripsi singkat (brief description)
Menjelaskan secara singkat dalam satu atau dua kalimat
tentang tujuan dari use case ini.

3.

Aliran normal (basic flow)
Ini adalah jantung dari use case. Menjelaskan interaksi
antara actor dan sistem dalam kondisi normal, yaitu
segala seuatu berjalan dengan baik, tiada halangan atau
hambatan dalam mencapai tujuan dari use case.

4.

Aliran alternatif (alternate flow)
Merupakan perlengkapan dari basic flow karena tidak
ada yang sempurna dalam setip kali use case
berlangsung. Di dalam alternate flow ini dijelaskan apa
yang akan terjadi bila suatu halangan terjadi sewaktu
use case berlangsung.

5.

Pre-condition
Menjelaskan persyaratan yang harus di penuhi sebelum
use case bisa di mulai.

6.

Post-condition

Menjelaskan kondisi yang berubah atau terjadi saat use
case selesai di eksekusi.

2.5.2.2. Activity Diagram
Actuvity Diagram (AD) adalah diagram rangkaian
untuk menggambarkan pemprosesan yang digambarkan
dalam skenario kasus dan memperlihatkan aliran aktivitas
dalam sebuah proses. Atau bisa dikatakan serangkaian
kegiatan interaksi antara actor dan pengguna sistem
lainnya. (Kendall, 2005 : 445-448). Menurut (Munawar,
2005 : 109) Activity Diagram adalah teknik untuk
mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran
kerja dalam banyak kasus.
Contoh Activitty Diagram dapat dilihat pada gambar 2.5
dibawah ini.

Terima Order

Isi Order

Overnight Delivery

Kirim Invoice

Regular Delivery

Terima Pembayaran

Close Order

Gambar 2.4 Contoh Activity Diagram
(Sumber : Munawar, 2005 : 111)

2.5.2.3. Class Diagram
Class diagram (CD) merupakan permodelan yang
selalu

ada

dalam

sistem

berorentasi

objek.

CD

menunjukkan hubungan antar class dalam sistem yang
dibangun dan bagaimana mereka saling berkolaborasi untuk
mencapai tujuan. (Hermawan, 2004 : 28)

Notasi class dapat dilihat pada gambar 2.5 di bawah ini.
Nama Kelas
Atribut
Operasi
Gambar 2.5 Notasi Class dalam UML
(Sumber : Nugroho, 2005 : 111)

Bagian paling atas memuat nama kelas. Bagian
tengah mendaftarkan atribut-atribut yang dimiliki sebuah
kelas sedangkan paling bawah mendaftarkan operasioperasi yang dimiliki kelas yang bersangkutan. (Nugroho,
2005 : 112)
Class diagram umumnya tersusun dari elemen class,
interface, dependency, Generalization dan Association.
Relasi

dependency

menunjukan

bagaimana

terjadi

ketergantungan antar class yang ada. Relasi Generalization
menunjukan bagaimana suatu class menjadi superclass dari
class lainnya dan class tersebut menjadi subclasss dari class
tersebut. Relasi Association menggambarkan navigasi antar
class, berapa banyak obyek lain bisa berhubungan dengan
satu obyek (multiplicity antar class), dan apakah satu class
menjadi bagian dari class lainnya (agregation). (Hermawan,
2004 : 28)

Contoh Class Diagram dapat dilihat pada gambar 2.6 di
bawah ini.

Gambar 2.6 Contoh Class Diagram
(Sumber : Grady Booch, James Rumbaugh, Ivar Jacobson, 1998)

2.5.2.4. Sequence Diagram
Sequence diagram menjelaskan secara detail urutan
proses yang dilakukan dalam sistem untuk mencapai tujuan
dari use case, interaksi class dan operasi yang terlibat.
Pembuatannya merupakan hal paling kritikal dalam proses
desain artifak. (Hermawan, 2004 : 24)

Gambar 2.7 Contoh Sequence Diagram
(Sumber : Fowler, 2005 : 85)

2. 6.

Vi su al B asi c 6. 0
2. 6. 1 . Pen gert i an Vi su al B asi c 6. 0

Visual Basic 6.0 merupakan Bahasa pemrograman yang digunakan
untuk membuat aplikasi Windows yang berbasis Graphical User Interface.
Visual Basic merupakan event-driven programming yang berasal dari
BASIC, artinya program menunggu sampai adanya respon dari user berupa
event atau kejadian tertentu (tombol di klik, menu di pilih, dll). Ketika
event terdeteksi, event yang berhubungan akan melakukan aksi sesuai
dengan kode yang diberikan. (Nugroho 2006:1).

2. 6 . 2. Dasar Pe mi ki ran M en ggu n akan Vi su al B asi c 6. 0

Dalam pengembangan Sistem Aplikasi ini, peneliti memilih bahasa
pemrograman Visual Basic 6 karena didasari dengan pemikiran sebagai
berikut :
1. Visual Basic 6 merupakan pemrograman yang sangat populer secara
umum, baik di kalangan programmer profesional, mahasiswa, maupun
di kalangan pelajar atau pemula.
2. Visual Basic 6 adalah program pilihan yang sangat handal dan hingga
kini paling banyak digemari oleh application sistem developer kerena
memiliki sejumlah fasilitas

Active X, add-in, data project dan

fasilitas-fasilitas penting lainnya dalam pembuatan berbagai aplikasi,
khususnya aplikasi database.
3.

Visual Basic 6 dapat memproses file database yang sudah dibuat
dengan program database yang sudah ada seperti : MSSQL Server
2000, MySQL, Access, Dbase, Foxpro, Paradox, dan Iain-lain.

4. Literatur yang peneliti peroleh untuk mengerjakan akhir ini, sebagian
besar menggunakan bahasa pemrogaman Visual Basic 6.0.

2.6.3. Lingkungan Kerja Visual Basic 6.0

Program

Visual

Basic

6.0

menyediakan

beberapa

komponen yang dapat digunakan sebagai fasilitas penunjang dalam
pembuatan sebuah program. Tidak seperti bahasa pemrograman
yang lain dimana harus menuliskan kode program untuk segala

sesuatunya. Visual Basic mampu menambahkan sendiri kode
program secara otomatis ke dalam program sehingga dapat
memudahkan pekerjaan programmer (Pandia, 2004:1).
Untuk memulai sebuah program aplikasi, pilihlah ikon
standart.exe seperti dibawah ini :

Gambar 2.8 kotak Dialog New Project
(Sumber : Pandia, 2004 : 5)

Setelah itu baru pengguna akan masuk ke lingkungan kerja
Visual

Basic

yang disebut

dengan

Integrated

Development

Environment (IDE), tempat kerja untuk membangun program

aplikasi. Pada bagian tengah IDE akan muncul sebuah window
kosong atau form yang akan menjadi tampilan window pada aplikasi
yang akan dibuat. Berikut gambaran lengkapnya :

Gambar 2.9 IDE ( Integrated Development Environment) VB 6.0
(Sumber : Pandia, 2004 : 7)
2.6.3.1. Mengatur Lingkungan Kerja Visual Basic

Untuk dapat mengatur lingkungan kerja atau
environment pada VB, harus terlebih dahulu membuka

sebuah project. Kemudian dari menu Tool, pilihlah option
dan setelah itu akan muncul kotak dialog option yang
terdiri dari beberapa menu seperti berikut :

Gambar 2.10 Kotak dialog options : Tab Editor
(Sumber : Pandia, 2004 : 10)

1. Tab Editor

Pada Tab Editor, aktifkanlah Require Variable
Declaration sehingga pada bagian atas setiap modul

yang dibuat akan ditempatkan statemen Option Explicit.
Statemen ini akan meminta pendeklarasian setiap
variabel yang digunakan di program yang berfungsi
untuk mempermudah pencarian error yang terjadi pada
saat program dijalankan.
2. Tab Editor Format
Fungsi dari tab ini adalah untuk mengatur
jenis dan ukuran font yang ingin ditampilkan dalam
kode program.

Gambar 2.11 Kotak Dialog Option : Tab Editor
Format
(Sumber : Pandia, 2004 : 12)

3. Tab General

Tab ini digunakan untuk memilih ukuran grid

yang ingin ditampilkan pada form aplikasi untuk
menempatkan kontrol sesuai grid atau tidak. Pilihan
Error Trapping pada tab ini digunakan untuk mengatur

bagaimana

error

ditangani

pada

saat

program

dijalankan.
4. Tab Docking

Berfungsi untuk mengaitkan satu window dengan
window yang lain di lingkungan kerja Visual Basic.

Gambar 2.12 Kotak Dialog Option : Tab General
(Sumber : Pandia, 2004 : 14)

Gambar 2.13 Kotak Dialog Option : Tab Docking
(Sumber : Pandia, 2004 : 15)

5. Tab Environment
Tab ini digunakan apabila ingin memilih apa

yang akan dijalankan secara otomatis menjadi default
project pada saat memulai program atau tepat saat

membuka project.

Gambar 2.14 Kotak Dialog Option : Tab Environment
(Sumber : Pandia, 2004 : 17)

6. Tab Advanced
Pilihan yang mungkin ingin diubah pada tab ini
hanya satu, yaitu SDI Development Environment atau
Single

Document

Interface

yang

berfungsi

untuk

memperlihatkan

Windows

Dekstop

pada

saat

menggunakan VB IDE.

Gambar 2.15 Kotak Dialog Option : Tab Advanced
(Sumber : Pandia, 2004 : 18)

2.7.

Microsoft SQL Server 2000

2.7.1. Pengertian Microsoft SQL Server 2000

Microsoft SQL Server 2000 atau biasa disingkat MSSQL
Server 2000, Kusrini & Koniyo (2007:145) adalah perangkat
lunak Relational Database Management System (RDBMS) yang
didesain untuk melakukan proses manipulasi database yang
berukuran besar dengan berbagai fasilitas. MSSQL 2000
merupakan produk andalan Microsoft untuk database server.
Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam
pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para
database administrator.
2.7.2. Database Default
Database default adalah database yang tersedia dalam
MSSQL Server 2000, Kusrini & Koniyo (2007:146), database itu
antara lain :
1. Master, fasilitas untuk gabungan dari tabel-tabel sistem yang
mencatat instalasi server secara keseluruhan di mana seluruh
database dibuat.
2. Model, template untuk setiap proses pembuatan database.
3. Pups, database contoh.
4. Msdb, database yang berisi penjadwalan dan pesan.
5. Tempdb, database yang digunakan untuk menyimpan tabel
temporer yang dibuat oleh MSSQL Server 2000.
2.7.3. Fitur-fitur MSSQL Server 2000

Kusrini & Koniyo (2007:146 ) menyatakan bahwa
MSSQL Server 2000 mempunyai fitur-fitur sebagai berikut :
1. Web Assistant Wizard, yang berfungsi untuk membentuk file
html dari hasil query untuk dipublikasikan ke internet.
2. SQL Server Profiler, yang berfungsi memonitor dan
merekam seluruh aktivitas database.
3. SQL Server Manager, yang berfungsi mengatur seluruh objek
SQL Server, SQL Server Agent dan MS DTC.
4. SQL Enterprise Manager, yang berfungsi sebagai alat bantu
dalam pembuatan database.
5. SQL Query Analyzer, yang berfungsi untuk menjalankan
perintah query yang dapat memproses database, mulai dari
menampilkan

data,

mengedit,

menghapus

dan

lain

sebagainya.
2.7.4. Objek Dalam MSSQL Server 2000
Objek-objek yang ada di dalam MSSQL Server 2000
adalah sebagai berikut :
1. Database, yang berisi berbagi objek yang digunakan untuk
mewakili, menyimpan data, dan mengakses data.
2. Tabel, yang berisi baris-baris atau record data yang saling
berhubungan satu sama lain.

3. Data Diagram, yang secara grafis menampilkan database
sehingga bisa memanipulasi tanpa harus menggunakan
perintah Transact-SQL.
4. Indeks, yang merupakan file-file tambahan yang dapat
meningkatkan kecepatan akses baris tabel.
5. View, menyediakan cara untuk melihat data yang berbeda
dengan melibatkan satu atau lebih tabel.
6. Stored Procedure, merupakan program-program TransactSQL yang disim

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23