Pengobatan HIV Human Immunodeficiency Virus HIV

2.1.3 Pengobatan HIV

Antiretroviral ARV adalah obat yang menghambat replikasi HIV Depkes RI, 2006. Tujuan terapi ARV adala menekan replikasi virus sebanyak mungkin dan selama mungkin, meningkatkan jumlah CD4+ menjadi normal atau mendekati normal sehingga menurunkan stadium penyakit atau meniadakan gejala; mengurangi laju penularan HIV di masyarakat, menurunkan komplikasi akibat HIV, memperbaiki kualitas hidup ODHA, menekan replikasi virus secara maksimal dan secara terus menerus, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian yang berhubungan dengan HIV Depkes RI, 2006. Terapi ARV diberikan apabila pengidap HIVAIDS telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh IAS-USA Guidelines 2004. Kriteria tersebut didasarkan pada stadium dan jumlah CD4 yaitu: 1 Semua pasien HIV yang memiliki jumlah CD4≤200 selmm 3 tanpa memperhatikan gejala klinik, 2 Pasien yang memperlihatkan gejala klinik AIDS atau gejala yang lebih parah. Terdapat 4 golongan ARV dengan mekanisme kerja dan tempat kerja yang berbeda, antara lain: A. Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors NRTI NRTI bekerja dengan menghambat polymerase γ mitochondrial DNA mtDNA sehingga replikasi mtDNA yang bertanggung jawab terhadap pembentukan sel terganggu yang akhirnya menyebabkan kematian sel Apostolova dkk, 2011; Kamerman dkk, 2012. Semua golongan NRTI hanya sedikit memiliki gugus 3’ hidroksil, sehingga penggabungan enzim ini pada proses perpanjangan gugus DNA menghasilkan penghentian perpanjangan DNA Craig dan Stizel, 2004. Semua NRTI berpotensi menghasilkan gejala asidosis laktat dan hepatomegali berat yang berasal dari efek toksik obat ini di mitokondria. Contoh: Abacavir ABC, lamivudin 3TC, dan zidovudin AZT Craig dan Stizel, 2004. Berikut ini merupakan efek samping beberapa obat golongan NRTI: Tabel 2.1.3.1. Efek Samping NRTI Nama Obat Efek samping Zidovudine AZT Supresi sumsum tulang anemi makrositik atau netropeni, asidosis laktat dengan steatosis hepatitis jarang; intoleransi gastrointestinal; sakit kepala; sukar tidur; miopati; pigmentasi kulit dan kuku Kemenkes RI, 2011 Lamivudine 3TC Efek samping asidosis laktat dengan steatosis hepatitis Kemenkes RI, 2011 Diare Kwara et al, 2005 Abacavir ABC Hipersensitivitas dengan insiden sekitar 5 – 8 dapat fatal. Demam, ruam, kelelahan, mual, muntah, tidak nafsu makan Gangguan pernafasan sakit tenggorokan, batuk asidosis laktat dengan steatosis hepatitis Kemenkes RI, 2011 B. Nucleotide Reverse Transcriptase Inhibitor NtRTI Mekanisme Kerjanya yaitu berkompetisi dengan deoxyadenosine triphosphate untuk masuk dalam enzim reverse transcriptase sehingga menghentikan perpanjangan gugus DNA. Contoh: Tenofovir TDF Craig CR dan Stizel RE, 2004. Berikut merupakan efek samping obat golongan NtRTI: Tabel 2.1.3.2. Efek Samping NtRTI Nama Obat Efek samping Tenofovir TDF Insufisiensi fungsi ginjal, sakit kepala, diare, mual, muntah, perut kembung; Penurunan bone mineral density; Osteomalasia Kemenkes RI, 2011. C. Non Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors NNRTI Mekanisme kerjanya yaitu menghambat enzim reverse transcriptase dengan menginduksi perubahan konformasi yang menyebabkan inaktivasi enzim. Contoh: efavirenz EFV, dan nevirapin NVP Craig CR dan Stizel RE, 2004. Berikut merupakan efek samping obat golongan NNRTI: Tabel 2.1.3.3. Efek Samping NNRTI Nama Obat Efek samping Nevirapine NVP Efek samping nevirapine yang perlu diperhatikan adalah hepatotoksik. Perlu dilakukan pemantauan ketat terhadap timbulnya reaksi alergi Kemenkes RI, 2011 Efavirenz EFV Gejala SSP: pusing, mengantuk, sukar tidur, bingung, halusinasi, agitasi, seperti susah konsentrasi, insomnia, vivid dream, depresi, skizofrenia. Peningkatan kadar transaminase. Hiperlipidemi. Ginekomasti. Ruam kulit. Potensi teratogen Kemenkes RI, 2011 D. Protease Inhibitor PI Mekanisme Kerjanya yaitu menghambat aktivitas enzim protease HIV. Contoh: Amprenavir APV, atazanavir ATV, fosamprenavir FPV, indinavir IDV, nelfinavir NFV, ritonavir RTV, saqunavir SQV, dan tipranavir TPV Craig CR dan Stizel RE, 2004. Berikut adalah efek samping obat golongan PI: Tabel 2.1.3.4. Efek Samping PI Nama Obat Efek samping Lopinavir ritonavir LPV r Efek samping metabolik seperti hiperglikemia diabetes, hipercholestrolemi, lipoakumulasi perlu dimonitor pada penggunaan jangka panjang Intoleransi gastrointestinal, mual, muntah, peningkatan enzim transaminase Kemenkes RI, 2011 2.2 Tuberkulosis TB 2.2.1 Pengertian

Dokumen yang terkait

Efek Samping Penggunaan Obat Antiretrovirus Di Rongga Mulut Pasien Hiv/Aids

3 18 43

HUBUNGAN KEJADIAN EFEK SAMPING OBAT ANTITUBERKULOSIS TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

8 43 52

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Di Instalasi Rawat Jalan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Klaten Tahun 2011.

0 2 11

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DEWASA Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa Di Instalasi Rawat Jalan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Klaten Tahun 2011.

0 2 15

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS DAN KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS DAN KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA BULAN MEI-JULI TAHUN 2010.

0 0 19

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI INSTALASI EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO PERIODE TAHUN 2009.

0 1 16

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS DEWASA DIINSTALASI Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Dewasa Diinstalasi Rawat Jalan Rs Paru Dungus Madiun Tahun 2010.

0 0 12

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI INSTALASI Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Instalasi Rawat Jalan RSUD. Dr. R. Soedjati Purwodadi Tahun 2009.

0 3 10

Status Gizi dan Cognitive Performance Pada Anak Dengan Infeksi HIV/AIDS di RSUP Sanglah Denpasar.

0 3 15

STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB-HIV/AIDS DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2009 | Lisiana | Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan 2594 4477 1 SM

0 0 9