Rancangan Turbin Uap Pengerak Generator Listrik (PLTU) Daya Terpasang 65 MW, Pada Putaran 3000 rpm.

RANCANGAN TURBIN UAP PENGERAK GENERATOR
LISTRIK (PLTU) DAYA TERPASANG 65 MW, PADA
PUTARAN 3000 RPM
SKRIPSI
Skripsi ini Diajukan Untuk Melengkapi
Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik

OLEH :
JHONI YUSUF MANURUNG
NIM : 08 0421 004

PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA EKSTENSI
DEPARTEMEN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

RANCANGAN TURBIN UAP PENGERAK GENERATOR
LISTRIK (PLTU) DAYA TERPASANG 65 MW, PADA
PUTARAN 3000 RPM

JHONI YUSUF MANURUNG
NIM : 08 0421 004

Diketahui/disyahkan
Departement Teknik Mesin
Fakultas Teknik (USU)
Ketua

Diketahui
Dosen Pembimbing

Dr.Ing.Ir Ikhwansyah Isranuri
NIP:196412241992111001

Ir. Tekad Sitepu
NIP. 195212221978031000

Universitas Sumatera Utara

RANCANGAN TURBIN UAP PENGERAK GENERATOR
LISTRIK (PLTU) DAYA TERPASANG 65 MW, PADA
PUTARAN 3000 RPM

JHONI YUSUF MANURUNG
NIM : 08 0421 004

Telah disetujui oleh :
Pembimbing/penguji

Ir. Tekad Sitepu
NIP: 195212221978031000

Dosen Pembanding I

Dosen Pembanding II

Ir. Mulfi Hazwi, MSc
NIP : 194910121981031002

Dr. Eng. Himsar Ambarita, ST, MT
NIP : 197206102000121000

Diketahui/disyahkan
Departement Teknik Mesin
Fakultas Teknik (USU)
Ketua

Dr.Ing.Ir Ikhwansyah Isranuri
NIP:196412241992111001

Universitas Sumatera Utara

RANCANGAN TURBIN UAP PENGERAK GENERATOR
LISTRIK (PLTU) DAYA TERPASANG 65 MW, PADA
PUTARAN 3000 RPM

JHONI YUSUF MANURUNG
NIM : 08 0421 004

Telah disetujui oleh :
Pembimbing/penguji

Ir. Tekad Sitepu
NIP: 195212221978031000

Dosen Penguji I

Dosen Penguji II

Ir. Mulfi Hazwi, MSc
NIP : 194910121981031002

Tulus Burhanuddin , ST, MT
NIP : 197209231986011001

Diketahui/disyahkan
Departement Teknik Mesin
Fakultas Teknik (USU)
Ketua

Dr.Ing.Ir Ikhwansyah Isranuri
NIP:196412241992111001

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kasih dan
karunia yang telah diberikan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi
ini yang merupakan tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan untuk mencapai
gelar sarjana di Fakultas Teknik, Departemen Teknik Mesin, Universitas
Sumatera Utara. Adapun yang menjadi judul dari pada Skripsi ini adalah
“Rancangan Turbin Uap Pengerak Generator Listrik (PLTU) Daya
Terpasang 65 MW, Pada Putaran 3000 rpm. Dalam menyelesaikan Tugas
Sarjana ini, penulis banyak sekali mendapat dukungan dari berbagai pihak. Maka
pada kesempatan ini penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kedua orang tua penulis, Ayahku tercinta S.Manurung dan Mamaku tercinta S.
Br. Panggabean yang telah memberikan doa restu kepada penulis serta telah
bersusah payah membiayai penulis selama menjalani pendidikan, hingga
penulis dapat menyalesaikan pendidikan dan mendapat gelar sarjana.

2. Kakak ku tercinta, Tetty Novalina Manurung, abangku Varis Yohannes
Manurung dan Adik-adik ku tercinta, Yuni Maristella Manurung dan Nikolas
Paskalis Manurung yang selalu mendoakan penulis serta selalu mendukung
penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
3. Bapak

Ir. Tekad Sitepu dan bapak Ir.Isril Amir. sebagai dosen pembimbing

yang telah membimbing penulis serta memberi masukan-masukan yang
bermanfaat kepada penulis dari awal hingga akhir penyelesaian Skripsi ini.

4. Bapak Dr.Ing.Ir.Ikhwansyah Isranuri sebagai ketua Departemen Teknik Mesin
Universitas Sumatera Utara dan Bapak Ir. M. Syahril Gultom, MT sebagai
sekretaris Departemen Teknik mesin Universitas Sumatera Utara.

Universitas Sumatera Utara

5 Seluruh dosen staf pengajar dan pegawai Departemen Teknik Mesin
Universitas Sumatera Utara yang telah banyak membimbing dan membantu
penulis selama kuliah di Departemen Teknik Mesin Universitas Sumatera
Utara.
6. Teman-teman mahasiswa khususnya stambuk 2008 ; Roni Novison, Frenki S.
Siregar, kang Naim, B’Irwanto lumbangaol & ade, stambuk 2007; Jasran
Hutagalung, yang telah banyak membantu penulis selama perkuliahan dan
dalam penyelesaian Skripsi ini.
7. Adek-adek kost Riki Simorangkir, Jakobus Pardosi, Ayu Ayuanda, Helen
Marisa Sianturi, yang merupakan keluarga paling dekat yang terus memberi
semangat.
8. Teman-teman dari Bad Brotherhood (BBH) ; Donie opungsunggu, Cherisce
simbolon, James tompulawe, Philip Cristo Simanjuntak, Monika Tobing, Ezra,
Erick Deka silalahi yang terus memberi penghiburan saat-saat sedang buntu
ide.
9. ‘Teman sehati’ Elisabet Jenita Manik yang terus memberi perhatian untuk
selesainya skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih mempunyai beberapa
kekurangan, untuk itu penulis sangat mengharapkan adanya saran dari para
pembaca untuk memperbaiki dan memperlengkapi tulisan ini ke depan. Akhir kata
penulis berharap semoga tulisan ini dapat berguna memperkaya pengetahuan dari
para pembaca. Terima kasih.

Medan, Agustus - 2011
Penulis,

Jhoni Yusuf Manurung
NIM : 080421 004

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

SPESIFIKASI TUGAS
KARTU BIMBINGAN
LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING
KATA PENGANTAR ..................................................................................... i
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii
DAFTAR NOTASI .......................................................................................... vi
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................ xi

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .............................................................................. 1
1.2. Tujuan Perancangan ..................................................................... 2
1.3. Batasan Masalah ........................................................................... 2
1.4. Metodologi Penulisan ................................................................... 2
1.5. Sistematika Penulisan ................................................................... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Pandangan Umum Tentang Turbin Uap ..................................... 4
2.2. Ananlisis Thermodinamika .......................................................... 4
2.3. Modifikasi siklus Reankine Pada PLTU ...................................... 6

Universitas Sumatera Utara

2.4. Prinsip Dasar Turbin Uap ............................................................ 8
2.5. Klasifikasi TurbinUap .................................................................. 9
2.6. Analisis Kecepatan Turbin Uap .................................................. 10
2.7. Kerugian energi pada Turbin uap................................................ 12
2.7.1. Kerugian-kerugian Dalam (internal losses) ....................... 12
2.7.2. Kerugian-kerugian Luar ..................................................... 20
2.8.Efisiensi Dalam Turbin Uap ........................................................ 20
2.9. Perhitungan Fraksi Masa Pada Tiap Ekstraksi ............................ 21
2.10. Perhitungan jumlah uap yang mengalir Melalui turbin dan ekstraksi......... 22

BAB III PEMBAHASAN MATERI
3.1. Pemilihan Jenis Turbin Uap ........................................................ 24
3.2. Perhitungan Daya Turbin Uap .................................................... 25
3.3. Perhitungan Daya Untuk Tiap Ekstraksi ..................................... 27
3.3.1 Perhitungan Penurunan Kalor Untuk Tiap Ekstraksi .......... 27
3.3.2 Perhitungan Fraksi dan Laju Aliran Masa Pada Tiap Ekstraksi .......... 32
3.3.3 Pengujian Kembali Laju Aliran Masa yang Diperoleh ....... 33
3.4. Perhitungan Daya Siklus PLTU .................................................. 35
3.5. Perhitungan Kalor Turbin Uap Untuk Tiap Tingkatan ... .......... 38
3.5.1 Penentuan Tingkat Tekanan ............................................... 38
3.5.2 Turbin Tingkat Pengaturan ................................................ 39
3.5.3 Perhitungan Kalor dari Tingkat Pengaturan Sampai Ektraksi I ........ 45
3.5.4 Pengujian Hasil Perhitungan Kalor Keseluruhan .............. 53

Universitas Sumatera Utara

BAB IV PERHITUNGAN UKURAN UTAMA TURBIN UAP PLTU
4.1. Nosel dan Sudu Gerak ................................................................ 54
4.1.1. Tinggi nosel dan sudu gerak ................................................ 54
4.1.2. lebar dan jari-jari busur sudu ............................................... 58
4.1.3. Jarak bagi antar sudu ............................................................ 58
4.1.4. Jumlah sudu .......................................................................... 59
4.1.5. Nosel dan sudu gerak tingkat 2 ............................................. 60
4.2. Kekuatan sudu ............................................................................. 62
4.3. Getaran sudu ............................................................................... 63
4.4. Pembahasan perhitungan ukuran cakram .................................... 64
4.5. Perhitungan Ukuran Poros .......................................................... 75
4.6. Perhitungan berat cakram............................................................ 77
4.7. bantalan dan pelumasan .............................................................. 78

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan ................................................................................. 85
5.2. Saran ........................................................................................... 90
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 91

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR NOTASI
1.

Simbol dari abjad biasa

Simbol

arti

Notasi

A0

Luas penampang sudu paling lemah

cm2

AS

Luas plat penguat sudu

cm2

a

Ruang Bebas Bantalan

mm

b

Lebar sudu

mm

C

Kapasitas thermal rata-rata minyak pelumas

kkal/kg 0C

Cad

kecapatan mutlak uap keluar nosel tanpa

m/s

Memperhitungkan derajat reaksi
C1

Kecepatan mutlak uap keluar nosel

m/s

C1t

kecepatan uap masuk mutlak teoritis

m/s

C2

Kecepatan uap pada saluran keluar

m/s

Ckr

kecepatan kritis

m/s

d

diameter nominal sudu atau rotor

mm

dp

diameter poros

mm

E

Modulus elastisitas poros

kg/cm2

f1

luas penampang sudu gerak

cm2

g

Percepatan grafitasi bumi

m/s2

Geks

Massa alir uap ekstraksi

kg/s

Gkebocoran

Massa kebocoran uap pada perapat labirin

kg/s

Go

Massa alir uap

kg/s

hb

Kerugian energi dalam sudu-sudu gerak

kJ/kg

he

Kerugian energi akibat aliran keluar

kJ/kg

hge.a

Kerugian energi karena gesekan roda dan

kJ/kg

ventilasi
hi tk

Nilai penurunan kalor pada tiap tingkat turbin

kJ/kg

hkebasahan

Kerugian energi karena kelembaban uap keluar

kJ/kg

hn

Kerugian energi pada nosel

kJ/kg

Ho

Nilai penurunan kalor dengan

kJ/kg

Universitas Sumatera Utara

memperhitungkan kerugian tekanan
Ho’

Nilai penurunan kalor dengan memperhitungkan

kJ/kg

kerugian tekanan dan pemipaan buang
Ho,th

Nilai penurunan kalor teoritis

kJ/kg

I

Momen inersia

cm4

i0

Kandungan kalor uap saat masuk turbin

kJ/kg

i1t

Kandungan kalor uap saat keluar turbin

kJ/kg

i1’t

Kandungan kalor uap setelah katup pengatur

kJ/kg

l

Tinggi nosel

mm

l1’

Tinggi sisi masuk sudu gerak

mm

l1”

Tinggi sisi keluar sudu gerak

mm

Mt

Momen puntir

kg.mm

n

Putaran turbin

rpm

nkr

Putaran kritis poros

rpm

P

Daya nominal generator listrik

MW

Pa

Gaya yang terjadi akibat perbedaan tekanan uap

kg

masuk
Pa’

Gaya yang bekerja akibat perbedaan momentum

kg

uap
PG

Daya yang dibutuhkan generator listrik

MVA

PN

Daya netto turbin

MW

po

Tekanan awal uap masuk turbin

kg/cm2

po’

Tekanan uap sebelum nosel

kg/cm2

pkr

Tekanan kritis

kg/cm2

Pu

Gaya akibat rotasi pada sudu gerak

kg

R

Jari-jari konis sempurna

mm

r1

Jari-jari hub

mm

rs

Jari-jari rata-rata plat penguat sudu

mm

t0

Temperatur uap awal

0

u

Kecepatan keliling sudu turbin

m/s

v

Volume spesifik uap

m3/kg

C

Universitas Sumatera Utara

W

Momen perlawanan poros

cm3

Wcr,tot

Berat total cakram

kg

Wp

Berat total poros

kg

Wy

Momen perlawanan terkecil sudu

cm3

z

Jumlah sekat labirin

Buah

zs,1

Jumlah sudu gerak baris pertama

Buah

2. Simbol dari abjad Yunani (Greek Letters)

Simbol

1

2
1

2

 as

 pl
u

pv



arti

Notasi

Sudut masuk kecepatan uap mutlak ke sudu gerak

0

Sudut keluar kecepatan uap mutlak

0

Sudut masuk kecepatan relatif uap ke sudu gerak

0

Sudut keluar kecepatan relatif uap ke sudu gerak

0

Massa jenis bahan Alloy Steel

kg/m3

Massa jenis minyak pelumas

kg/m3

Massa jenis uap

kg/m3

Penurunan tekanan uap saat melewati katup

kg/cm2

pengatur

a

Tegangan

kg/cm2

Tegangan izin poros

kg/cm2

g

Kecepatan sudut

rad/s

Efisiensi generator

-

Efisiensi mekanis

-

Koefisien jenis fluida pada rumus stodola

-

Faktor kecepatan (angka kualitas) nosel

-

Koefisien kecepatan (angka kualitas) sudu

-



m






Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Gambar

nama gambar

halaman

2.1

Gambar sederhana siklus Rankine

5

2.2

Diagram T-S siklus Renkin sederhana

5

2.3

Diagram alir siklus Rankine Mengunakan

7

HPH dan LPH
2.4

Diagram T-S siklus Renkine dengan empat

8

tingkat ekstraksi
2.5

Variasi kecepatan uap pada sudu-sudu gerak

10

turbin impuls.
2.6

Proses ekspansi uap dalam turbin beserta

14

kerugian-kerugian akibat Pencekikan.
2.7

Grafik untuk Menentukan Koefisien sebagai

15

fungsi tinggi nozel

2.8

Koefisien kecepatan  untuk sudu gerak turbin

16

Impuls untuk berbagai panjang dan profil sudu
2.9

Celah kebocoran Uap tingkat tekanan pada

18

turbin impuls
3.1

Diagram daya yang harus di suplay ke turbin uap

25

ke generator
3.2

Proses penurunan kalor pada turbin uap

28

3.3

Diagram alir siklus Rankine Mengunakan

35

HPH dan LPH
3.4

Diagram T-S siklus Renkine dengan empat

35

tingkat ekstraksi
3.5

Variasi kecepatan uap pada tingkat pengaturan

40

sudu gerak baris I
3.6

Segitiga kecepatan tingkat pengaturan

42

3.7

Diagram i-s untuk tingkat pengaturan

43

Universitas Sumatera Utara

3.8

Segitiga kecepatan tingkat kedua

47

4.1

Ukuran nosel dan sudu gerak

57

4.2

Jarak bagi dari profil sudu gerak

59

4.3

Penampang cakram kronis

65

4.4

Berbagai Koefisien untuk Cakram Konis

68

4.5

Bantalan Luncur

79

4.6

Kedudukan poros pada bantalan pada berbagai

81

kecepatan
4.7

Grafik kriteria beban koefisien φv

82

4.8

grafik menentukan φs

82

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Tabel

Nama Tabel

Halaman

3.1

Data hasil perancangan turbin empat tingkatan

31

Ekstraksi
3.2

fraksi masa tiap ekstraksi

33

3.3

Jumlah uap yang mengalir antara berbagai

33

titik ekstraksi
3.4

Kondisi uap pada setiap tingkat Turbin Uap

41

Nekatingkat
4.1

Ukuran nosel dan sudu gerak

61

4.2

Tegangan-tegangan pada cakram konis

71

4.3

Tegangan-tegangan yang berhubungan

73

cakram kronis
4.4

Ukuran dan berat cakram

78

4.5

Ruang bebas yang diperlukan untuk

80

bantalan luncur

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Perancangan
Pengetahuan tentang turbin uap sudah ada sejak tubin Hero, kira-kira tahun
120 S.M, tetapi pada saat itu masih berbentuk mainan atau masih belum dapat
mengasilkan daya poros yang efektif. Giovani Branca juga mengusulkan turbin
impulus pada tahun 1629. Tetapi turbin tersebut tidak pernah di buat. Turbin
pertama kali di buat pasa tahun 1831 William Avery (Amerika Serikat) untuk
menggerakkan mesin gergaji. Sejak saat itu teory tentang turbin uap terus
berkembang dengan pesat dan hal tersebut juga di ikuti dengan perkembangan
aplikasi turbin tersebut (sumber : Literatur 7. Hal.1)
Kehidupan manusia yang terus berkembang dan semakin kompleks, mau tidak
mau akan diikuti oleh kebutuhan energi yang semakin meningkat. Salah satu
bentuk energi yang paling dibutuhkan manusia sekarang ini adalah energi listrik,
manusia membutuhkan energi listrik untuk rumah tangga, industri transportasi dan
sebagainya.
Energi listrik yang besar dan kontiniu tidak tersedia secara alami di alam ini
oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat yang dapat mengubah energi dari bentuk lain
menjadi energi listrik.
Turbin uap sebagi salah satu mesin konversi energy merupakan salah satu
alternative yang baik karna dapat mengubah energy potensial uap menjadi energi
mekanik pada poros turbin. Sebelum di konversikan energy mekanik energi
potensial uap telebih dahulu di konversikan menjadi energy kinetik dalam nozel
(pada turbin impulus) dan sudu-sudu gerak (pada turbin reaksi). Energi mekanis
yang dihasilkan dalam bentuk putaran poros turbin dapat secara langsung atau
dengan bantuan roda gigi reduksi dihubungkan dengan mekanisme yang di
gerakkan. Untuk menghasilkan energi listrik, mekanisme yang di gerakkan dalam
hal ini adalah poros generator. Pada generator energi yang diteruskan dari poros
akan diubah menjadi energy listrik.

Universitas Sumatera Utara

1.2 Tujuan Perancangan
Adapun tujuan dari perancangan ini adalah untuk merancang sebuah Turbin
pengerak generator listrik untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dari suatu
industri, dengan daya nominal generator 65 MW pada putaran 3000 rpm.

1.3 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dari tugas sarjana ini adalah membahas tentang
turbin uap penggerak generator listrik untuk suatu industri. Dimana daya yang
dibangkitkan generator, tekanan, dan temperature uap masuk, serta putaran
turbin diambil dari data-data survey. Penentuan laju aliran masa uap,
pemilihan jenis turbin, dan dimensi utama dari turbin ditentukan berdasarkan
daya yang dihasilkan.

1.4 Metode Penelitian
Metologi yang digunakan dalam penulisan tugas sarjana ini adalah sebagi
berikut:
a) Survey lapangan, yakni berupa peninjauan langsung ke lokasi tempat unit
pembangkit tenaga listrik itu berada.
b) Pengambilan data survey dari tempat di laksanakannya survey.
c) Tinjauan pustaka, yakni berupa studi kepustakaan, kajian dari buku-buku,dan
tulisan-tulisan yang terkait dengan perancanga turbin uap.
d) Browsing internet, yaitu untuk mencari bahan-bahan tulisan dan artikel-artikel
yang dibuat digunakan untuk membantu pengerjaan skripsi ini.
e) Diskusi, yakni berupa tanya jawab dengan dosen pembimbing, dosen
pembanding yang nanti akan ditunjuk oleh pihak Departemen Teknik Mesin
USU – FT USU mengenai kekurangan-kekurangan didalam bahasan tugas
sarjana ini.

1.5 Sitematika Penulisan

Universitas Sumatera Utara



Skripsi ini dibagi menjadi beberapa bab dengan garis dasar sebagai berikut:
Bab I : Pendahuluan
Bab ini berisikan latar belakang penulisan, tujuan, batasan masalah, metologi



penulisan, dan sistematika penulisan.
Bab II: Tinjauan pustaka
Bab

ini

berisikan

pandangan

umum

tentang

Turbin

uap,

analisa

thermodinamika pada turbin uap, Modifikasi siklus renkine pada turbin uap.


Dan kerugian-kerugian pada turbin uap.
Bab III: Pembahasan Materi.
Bab ini berisikan tentang penentuan jenis turbin uap yang digunakan.
Perhitungan daya pada turbin, perhitungan penurunan kalor, penentuan laju
aliran masa uap pada tiap ekstraksi. perhitugan daya siklus, perhitungan daya



pada tiap tingkat dari turbin uap.
Bab IV: Perhitungan komponen utama turbin uap.
Bab ini berisikan perhitungan-perhitungan komponen-komponen utama turbin
uap yang meliputi : perhitungan ukuran nozel dan sudu gerak serta



perhitungan ukuran cakra pada turbin uap.
Bab V kesimpulan
bab ini berisikan spesifikasi turbin uap pada PLTU serta dimensi dari
komponen-komponen utama turbin uap.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pandangan Umum Tentang Turbin Uap
Turbin uap termasuk mesin tenaga atau mesin konversi energi dimana
hasil energinya dimanfaatkan mesin lain untuk menghasilkan daya. Di dalam
turbin terjadi perubahan energi potensial uap menjadi enegi kinetik yang
kemudian diubah kembali menjadi energi mekanik pada poros turbin, selanjutnya
energi mekanik diubah menjadi energi listrik pada generator.
Energi mekanis yang di hasilkan dalam bentuk putaran poros turbin dapat
secara langsung atau dengan bantuan roda gigi reduksi dihubungkan dengan
mekanisme yang digerakkan.
Turbin uap digunakan sebagai penggerak mula PLTU, seperti untuk
menggerakkan pompa, compressor dan lain-lain. Jika di bandingkan dengan
penggerak generator listrik yang lain, turbin uap mempunyai kelebihan lain antara
lain:





Penggunaan panas yang lebih baik.



Tidak menghasilkan loncatan bunga api listrik



Pengontrolan putaran yang lebih mudah

Uap bekasnya dapat digunakan kembali untuk proses.

Siklus yang terjadi pada turbin uap adalah siklus Reankine, yaitu berupa
siklus tertutup, dimana uap bekas dari turbin di manfaatkan lagi dengan cara
mendinginkanya kembali di kondensor, kemudian dialirkan lagi di pompa dan
seterusnya sehingga merupakan siklus tertutup.

2.2 Analisis Thermodinamika
Siklus pada turbin uap adalah siklus Rankine, yang terdiri dari 2 jenis
siklus yaitu:


Siklus terbuka, dimana sisa uap dari turbin langsung di pakai untuk keperluan
proses.

Universitas Sumatera Utara



Siklus tertutup, dimana uap bekas dari turbin dimanfaatkan kembali dengan
dara mendinginkanya di kondensor, kemudian di alirkan kembali ke pompa
dan seterusnya sehingga merupakan siklus tertutup.
Uap menurut keadaanya ada 3 jenis (lit 1. hal 95) yaitu :

a) Uap basah, dengan kadar uap 0