Peranan Fasilitas Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan

(1)

TUGAS AKHIR

PERANAN FASILITAS KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA PT. BANK PERKREDITAN

RAKYAT LAKSANA ABADI SUNGGAL MEDAN

OLEH

LILY CAROLINE MAYER RIANA 062103067

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KESEKRETARIATAN FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN


(2)

LEMBAR PERSETUJUAN TUGAS AKHIR

Nama : Lily Caroline Mayer Riana

Nim : 062103067

Program Studi : Diploma III Kesekretariatan

Judul : Peranan Fasilitas Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

Tanggal : ... Ketua Program Studi DIII Kesekretariatan

(DR. Endang Sulistya Rini, SE, MSi) NIP. 132 010 480

Tanggal : ... DEKAN

(Drs. Jhon Tafbu Ritonga, MEc) NIP. 131 285 985


(3)

PENANGGUNG JAWAB TUGAS AKHIR

Nama : Lily Caroline Mayer Riana

Nim : 062103067

Program Studi : Diploma III Kesekretariatan

Judul : Peranan Fasilitas Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan

Medan, Menyetujui Pembimbing

(Dr. Endang Sulistya Rini, SE, MSi) NIP. 132 010 480


(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala tuntunan terbaiknya, kasih karunia, beserta seluruh Anugerah Terindah yang telah diberikan-Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Adapun tujuan dari Penulisan Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam menyelesaikan pendidikan Diploma III Program Studi Kesekretariatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Dalam kesempatan ini Penulis dengan penuh rasa hormat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

2. Ibu DR. Endang Sulistya Rini SE, MSi Ketua Jurusan DIII Kesekretariatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3. Ibu DR. Arlina Nurbaity Lubis, SE, MBA Sekretaris Jurusan DIII Kesekretariatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

6. Bapak Konstan Sitinjak, BSC selaku Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

9. Ibu Flora Ivani Sinaga, SE selaku Direktur Operasional Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

10. Bapak Jornalen Gultom, SE selaku KaBag. Kredit Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

11. Ibu Yuliana selaku KaBag Umum/Kas Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.


(5)

12. Seluruh teman-teman yang berada di Jurusan DIII Kesekretariatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan dorongan dan semangat kepada Penulis terutama Lia, Roida, Merly, Litta, dan Henni.

13. Sahabat dekat Afron Sirait, SSi.

Ucapan terima kasih yang tulus dan khusus Penulis kepada Ayahanda tercinta B. Lumban Gaol dan Ibunda B. Hasibuan yang telah memberikan dukungan, arahan dan bimbingan baik moril maupun materil dan doa yang tidak henti-hentinya juga kepada Kakanda Windy dan Hendriko juga Adinda Rina yang telah memberikan dorongan dan motivasinya dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Penulis menyadari dalam penulisan Tugas Akhir ini masih jauh dari kesempurnaan dan mendapat kekurangan-kekurangan. Maka dari itu, Penulis mengharapkan kritikan dan saran-saran yang sifatnya membangun bagi Penulis ataupun bagi Pembaca. Harapan Penulis semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat bagi Pembaca dan semua pihak yang membutuhkannya. Penulis ucapkan terima kasih

Medan, 2009 Penulis,

Lily Caroline Mayer Riana NIM 062103067


(6)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah... 1

B. Permasalahan ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 4

D. Manfaat Penelitian ... 4

E. Jadwal Penelitian dan Sistimatika Penulisan ... 4

1. Jadwal Penelitian ... 4

2. Sistimatika Penulisan ... 5

BAB II PROFIL PERUSAHAAN ... 7

A. Sejarah Ringkas ... 7

B. Struktur Organisasi dan Personalia ... 9

C. Job Description ... 12

D. Jaringan Usaha/Kegiatan... 16

E. Kinerja Usaha Terkini ... 18

F. Rencana Kegiatan ... 20

BAB III PEMBAHASAN ... 22

A. Fasilitas Kerja ... 22

B. Peranan Fasilitas Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas .. 31

C. Hasil Nyata Peranan Fasilitas Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas ... 36

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ... 37

A. Kesimpulan... 37

B. Saran ... 37


(7)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Kegiatan Penulisan Tugas Akhir ... 5 Tabel 2.1 Laporan Laba Rugi PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana

Abadi Sunggal Medan Triwulan I 2009 ... 18 Tabel 2.2 Neraca PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana

Abadi Sunggal Medan Triwulan I 2009 ... 19 Tabel 3.1 Jumlah Nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana


(8)

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Fasilitas adalah sarana dan prasarana untuk melancarkan dan memberikan kemudahan suatu pekerjaan. Kerja adalah kegiatan melakukan sesuatu. Jadi secara harafiah fasilitas kerja adalah segala sesuatu berupa sarana dan prasarana yang dapat membantu memudahkan suatu kegiatan atau aktivitas

Dalam setiap segi proses perkantoran yang produktif, maka perusahaan harus menyediakan fasilitas kerja yang lengkap. Persaingan diantara perusahaan yang semakin ketat menuntut manusia bertindak semakin cepat untuk mencapai peningkatan produktivitas. Peningkatan produktivitas dapat ditunjang dengan adanya penyediaan fasilitas kerja yang dapat membantu dan memotivasi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan kantor dengan baik.

Dalam menyelesaikan tugas-tugas sehubungan dengan pekerjaan kantor dibutuhkan berbagai fasilitas kerja agar tujuan yang telah ditetapkan suatu perusahaan dapat dicapai dengan efektif dan efisien. Dengan adanya fasilitas kerja yang baik akan menyebabkan hasil kerja yang tinggi dan berdampak besar terhadap perusahaan. Sehingga secara langsung perusahaan akan memperoleh keuntungan yang lebih dan membuat peluang yang besar bagi tercapainya produktivitas yang telah ditetapkan.

Fasilitas kerja terbagi atas dua bagian yaitu fasilitas sarana kantor dan fasilitas prasarana kantor. Adapun fungsi dari fasilitas sarana kantor adalah sebagai berikut :


(9)

1. Untuk menghemat secara fisik tenaga dan pikiran manusia dalam melakukan pekerjaannya.

2. Mengurangi kebosanan dan keletihan bekerja apabila harus mengerjakan pekerjaan yang berulang-ulang.

3. Untuk menghemat waktu

4. Untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan rapi.

5. Meningkatkan ketelitian yang sempurna karena jika dilakukan secara manual bisa terjadi kesalahan.

Fungsi dari fasilitas prasarana kantor adalah untuk memotivasikan karyawan agar mau bekerja dengan giat dan antusias untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan demikian dapat meningkatkan poduktivitas pada suatu perusahaan

Pada umumnya peningkatan produktivitas perusahaan merupakan hasil dari fasilitas kerja dan kemampuan dari karyawan itu sendiri. Artinya peran fasilitas kerja terhadap peningkatan produktivitas perusahaan sangat penting dan bukan hanya saja kemampuan karyawan tapi fasilitas juga dapat memotivasikan karyawan untuk bekerja lebih baik sehingga setiap karyawan memberikan kontribusi positif kepada perusahaan yang akan menyebabkan produktivitas pada perusahaan yang baik.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan berbagai macam fasilitas kerja untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dan ketepatan waktu pengerjaan tugas oleh karyawan. Dengan tersedianya fasilitas kerja yang terdapat pada PT Bank Perkreditan Rakyat


(10)

Laksana Abadi Sunggal Medan menyebabkan peningkatan produktivitas kerja secara terus-menerus.

Fasilitas kerja yang terdapat pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan antara lain adalah fasilitas sarana kantor dan fasilitas prasarana kantor. Fasilitas sarana kantor terdiri dari komputer, laptop, faksimile, printer, fotokopi, mesin ketik, dan in foccus. Fasilitas prasarana kantor pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan terdiri dari: fasilitas pendidikan, fasilitas olah raga dan rekreasi, fasilitas transportasi yang berupa mobil untuk Direksi dan sepeda motor untuk bagian marketing,fasilitas kesahatan berupa Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) dan jaminan berupa: jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan semua fasilitas tersebut disediakan untuk semua karyawan. Fasilitas lainnya adalah baju dinas, tas marketing, dan tempat tinggal untuk cleaning service.

Produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu. Jika suatu perusahaan dapat meningkatkan produktivitas karyawan maka secara langsung produktivitas perusahaan akan meningkat. Dengan adanya fasilitas kerja yang baik pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Sunggal Medan dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Dengan meningkatnya produktivitas karyawan menyebabkan produktivitas perusahaan meningkat. Produktivitas yang meningkat dapat dilihat dari jumlah nasabah yang semakin tinggi. Jumlah nasabah yang meningkat karena karyawan memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik dari karyawan didukung oleh adanya fasilitas kerja.


(11)

B. Permasalahan

Berdasarkan latar belakang maka masalah yang dikemukakan penulis adalah “Apakah fasilitas kerja yang tersedia pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan dapat menunjang produktivitas”

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui peranan fasilitas kerja yang tersedia dalam menunjang produktivitas pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

D. Manfaat Penelitian

Manfaat penulisan Tugas Akhir dari penelitian yang penulis lakukan adalah:

1. Sebagai bahan masukan dan informasi bagi PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

2. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan peneliti mengenai peranan fasilitas kerja tersebut.

3. Bagi pihak lain, dalam hal ini peneliti sebagai pengetahuan tambahan yang mungkin dapat berguna bagi yang membutuhkannya.

E. Jadwal Penelitian dan Sistimatika Penulisan 1. Jadwal Penelitian

Dalam penulisan tugas akhir ini penulis membuat jadwal kegiatan, gunanya agar waktu yang diperlukan dapat dibagi-bagi dengan teratur, supaya penulisan tugas akhir ini dapat diselesaikan tepat waktunya.


(12)

Tabel 1.1 Kegiatan Penulisan Tugas Akhir

No. Kegiatan Minggu Ke

I II III

1 Persiapan

2 Pengumpulan Data 3 Pembuatan Tugas Akhir

Jadwal penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan. Dalam penelitian tersebut dilakukan pengumpulan data mengenai fasilitas kerja pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan dan pengukuran produktivitas dalam hal ini berupa peningkatan jumlah nasabah.

2. Sistimatika Penulisan

Berikut merupakan sistimatika penulisan yang akan disajikan pada penulisan tugas akhir ini:

BAB I PENDAHULUAN

Dalam bab ini, diuraikan mengenai Latar Belakang Masalah, Permasalahan, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Jadwal Penelitian dan Sistimatika Penulisan

BAB II PROFIL PERUSAHAAN

Dalam bab ini, diuraikan mengenai Sejarah Ringkas, Struktur Organisasi

dan personalia, Job Description, Jaringan Usaha/Kegiatan, Kinerja Usaha Terkini, dan Rencana Kegiatan PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.


(13)

BAB III PEMBAHASAN

Pada bab ini, diuraikan mengenai hasil penelitian mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan judul tugas akhir. Pembahasan berupa fasilitas kerja, peranan fasilitas kerja untuk meningkatkan produktivitas, dan hasil nyata peranan fasilitas kerja pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini, diuraikan kesimpulan yang merupakan inti dari

pembahasan penelitian dan saran yang merupakan masukan yang membangun bagi PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.


(14)

BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

A. Sejarah Ringkas

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan, didirikan atas keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor Keputusan 096/KM17/1993. Nomor keputusan ini dikeluarkan atas permohonan izin oleh Saudara Lintas Farel Aruan tertanggal 20 Oktober 1992. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan merupakan salah satu Bank Swasta yang ada di Medan yang didirikan dengan alasan untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan Pembangunan Jangka Panjang Tahap II (PJPT) yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan di daerah-dearah khususnya seluruh Medan. Adapun visi dan misi PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah untuk menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat.

Sebagai langkah awal PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan modal perseroan sebesar Rp. 250.000,- (Dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk memeberi dan menyalurkan dana, penyediaan modal kerja kepada petani dan pedagang kecil akan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan perekonomian secara luas.

Mengingat perkembangan ekonomi yang tendensinya mulai berkembang di Medan sekitarnya, maka PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan mengadakan survey yang panjang dan evaluasi didalam mengembangkan kegiatan–kegiatan usahanya. Ditinjau dari sudut ekonomi kemungkinan dari PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan dapat meningkatkan


(15)

pengalaman jasa kepada masyarakat didalam hal pemberian kredit guna membiayai usahanya.

Banyak hambatan-hambatan serta beraneka ragam pengalaman pahit yang dihadapi oleh PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan dalam pelayanannya kepada masyarakat namun yang menjadi modal utamanya adalah untuk membantu modal pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.

Maksud dan tujuan didirikannya PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah :

a. Menjalankan usaha dalam kegiatan Bank Perkreditan Rakyat untuk menunjang pertumbuhan dan modernisasi ekonomi dan menghilangkan rentenir-rentenir.

b. Untuk membantu perekonomian yang ekonominya tergolong rendah, menengah, dan golongan atas.

c. Membantu program pemerintah dalam upaya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dengan cara membuat tabungan dan deposito.

Sifat dari PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah Business Oriented, tetapi ini bukan berarti bahwa mereka hanya mengejar keuntungan sebesar-besarnya saja atau dengan kata lain melepas nilai sosialnya dalam memajukan perekonomian desa menuju modernisasi pedesaan.


(16)

B. Struktur Organisasi dan Personalia

Didalam setiap perusahaan baik negara maupun swasta, perusahaan kecil maupun perusahaan besar, mempunyai struktur organisasi yang merupakan rangka dasar pelaksanaan setiap bentuk usaha. Struktur organisasi merupakan hal yang paling penting yang harus ada dalam perusahaan.

Pada umumnya suatu organisasi digambarkan dalam bentuk bagan tertentu sehingga dengan bagan tersebut akan dapat dilihat dengan jelas, tugas serta kedudukan masing-masing dalam organisasi tersebut.Dalam menjalankan fungsi dan tugas masing-masing serta untuk memperlancar aktivitas arus kerja tersebut maka diperlukan struktur organisasi yang jelas dalam menggambarkan bagian-bagian yang membantu pimpinan dalam mencapai tujuan organisasi.

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan mempunyai struktur organisasi yang menggunakan sistem lini dan staff, dimana operasional tertinggi yaitu Direktur, khususnya di dalam tahap usaha pengembangan, menetapkan pengambilan keputusan dibidang perkreditan maka diwujudkan suatu badan ad back berupa komisi pinjaman baik batas-batas tugas dan tanggung jawab serta keanggotaannya diputuskan oleh Direktur dengan persetujuan Dewan Komisaris

Direktur dalam operasi perusahaan Bank mempunyai tanggung jawab dan wewenang secara menyeluruh serta mempertanggungjawabkan seluruh hasil kegiatan Bank kepada pihak intern. Dalam hal ini adalah Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan pihak ekstern dalam hal ini adalah Pemerintah Republik


(17)

Indonesia (Bank Indonesia). Aktivitas nasabah dan masyarakat pada umumnya dibatasi dan berpedoman kepada hal :

1. Anggaran dasar/akte perusahaan.

2. Undang–Undang pokok perbankan, kebijaksanaan Pemerintah dan peraturan Bank Indonesia.

3. Logika bisnis/ekonomi.

4. Etika niaga yang berazaskan Pancasila.

Struktur organisasi berfungsi untuk menyelenggarakan tugas dengan tujuan yang diinginkan. Dengan struktur organisasi masing–masing pegawai tahu akan tugas, wewenang, dan tanggung jawab sehingga pegawai tersebut dengan sendirinya mengerjakan tugas yang dibebankan kepadanya dengan baik dan tanggung jawab akan lancar hendaknya pegawai ditempatkan pada tempat dan tugas yang sesuai dengan bakat, pendidikan, pengalamam, dan keahlian fisiknya.


(18)

Gambar 2.1

STRUKTUR ORGANISASI PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT LAKSANA ABADI SUNGGAL MEDAN

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

RUPS DEWAN KOMISARIS 1.KOMISARIS UTAMA NY. PORMAN ARITONANG 2. KOMISARIS

MARTIN TRIONO E. ARUAN,SE 3. KOMISARIS

SYAFRUDDIN SIREGAR, SE

DEWAN DIREKSI 1. DIREKTUR UTAMA KONSTAN SITINJAK, BSC 2. DIREKTUR OPERASIONAL FLORA IVANI SINAGA, SE

INTERNAL KONTROL KABAG. PEMBUKUAN POSMAN ARITONANG JURU BUKU EVI RATNA DEWI SITANGGANG, SE KABAG DANA-DANA ELFRIDA NURYANTI FAKULTAS KABAG KREDIT JORNALEN GULTOM, SE TABUNGAN/ DEPOSITO PENGAWAS KREDIT M. SIMARE-MARE, BA

DIPLOMA

ADMINISTRASI KREDIT MEILIKA ROSIANNA SILALAHI, SE

SARJANA

KOORDINATOR KREDIT M. SIMARE-MARE, SE

SARJANA

MARKETING 1. DUMAHAR SIAGIAN SMA 2. TIBER SITINJAK SMA 3. JHONSON GULTOM SMA

4.RICHARD HENDRY BOY SIMANJUNTAK,SE

5.PETRUS MAYASIN SITINJAK SMA

KABAG. UMUM/KAS YULIANA FAKULTAS

KASIR RASDA RINA MARIA SIMANJORANG, AMD

CUSTOMER SERVICE

TOPP VERA DUMA SARI

TAMBA, SE SATPAM ASRIL NASUTION, AMD OFFICE BOY AGUS ALAMSYAH


(19)

C. Job Description

Job Description adalah informasi tertulis yang menguraikan tugas dan

tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek–aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentu dalam organisasi.

Adapun Job Description masing–masing bagian PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah :

1. Dewan Komisaris

a. Mewakili para pemegang saham dalam melaksanakan pengawasan atas pengawasan segala eksekutif tinggi.

b. Menetapkan kebijaksanaan dan tujuan umum perusahaan.

c. Memberikan penilaian dan persetujuan atau penolakan–penolakan rencana–rencana kegiatan yang telah direncanakan.

d. Mengawasi jabatan perusahaan dan pengawasan Direktur.

e. Meminta pertanggungjawaban serta memberikan masukan–masukan bagi perkembangan perusahaan dimasa yang akan datang.

f. Memerikasa pembukuan perusahaan. 2. Direktur Utama

a. Mengkoordinir secara langsung dibidang pemasaran.

b. Mengawasi seluruh aktivitas usaha Bank dengan cara setiap transaksi terlebih dahulu mendapat persetujuan dan dibubuhi tanda tangan oleh Direktur.

c. Tanggung jawab dan wewenang dari Direktur dapat dilimpahkan kepada pegawai yang dinilai cakap yang dapat menguntungkan Bank.


(20)

d. Mempertanggungjawabkan seluruh aktivitas Bank kepada Dewan Komisaris dan rapat pemegang saham serta kepada pihak ekstern sekaligus mewakili bank dalam tindakan dan kesempatan.

3. Controller

a. Bertanggung jawab untuk menyusun suatu sistem pengendalian. b. Mencegah terjadinya penyimpangan.

c. Dapat mendeteksi penyimpangan yang terjadi secara langsung melalui interview perbandingan hasil kerja, rekonsiliasi, konfirmasi saldo dan perhitungan tunai.

4. Direktur Operasional

a. Mengkoordinasi kegiatan-kegiatan dalam group operasional agar bekerja secara efektif dan efesien.

b. Menandatangani bukti-bukti pembukuan.

c. Memeriksa bukti realisasi pinjaman, kwitansi pinjaman dan lainnya sesuai putusan kredit.

d. Mengadakan kunjungan kredit.

e. Memeriksa kelengkapan syarat-syarat permohohonan kredit dan membacakan perjanjian kredit kepada nasabah.

f. Menyetujui dan melihat primanota nasabah.

g. Membuat berkas nominatif bulanan dan penggolongan kolektibilitas setiap akhir tahun.


(21)

5. Kabag Tabungan dan Deposito a. Mencari nasabah.

b. Mengadakan penjajakan terhadap calon nasabah.

c. Memberi informasi kepada calon nasabah untuk menjadi penabung. d. Memproses aplikasi pembukuan.

6. Kabag Kredit

a. Memimpin dan mengawasi serta mengkoordinasikan seluruh sekse-seksi dibidangnya.

b. Bersama Direksi dan Kabag lainnya menyusun rencana kerja tahunan. c. Merencanakan pelepasan kredit berdasarkan jenis penggunaan dan jenis

kegiatan usaha. 7. Administrasi Kredit

a. Membuat laporan setiap bulannya kepada kepala bagian kredit. b. Mengerjakan kredit yang telah dianalisa.

c. Menyusun nominatif kredit setiap bulan (nominatif pinjaman jangka panjang/jangka pendek dan menentukan kolektibilitasnya)

d. Membuat nomor induk dan buku register kredit.

e. Menyimpan berkas-berkas kredit dan memfile laporan–laporan kredit. 8. Marketing

a. Mengadakan kegiatan promosi tentang produk/jasa bank. b. Mengadakan sosialisasi dan persentase ketempat nasabah. c. Membantu nasabah dalam menggunakan produk/jasa bank. d. Menyiapkan buku register tabungan dan deposito.


(22)

e. Menyusun rencana kerja harian (kunjungan kecalon nasabah).

f. Memproses permohonan kredit yang masuk dengan kegiatan sebagai berikut:

1. Pengumpulan data 2. Analisis data

3. Memonitoring kegiatan nasabah.

4. Membuat surat surat yang bersifat peringatan, informasi, dan negosiasi.

9. Penagihan/Pengawasan

a. Mengunjungi dan mengadakan kontrak dengan nasabah. b. Menyelesaikan kredit bermasalah nasabah.

c. Menganalisa sebab–sebab terjadinya kredit bermasalah. d. Mencari jalan keluar dari kredit bermasalah tersebut. 10. Kabag Pembukuan dan Laporan Bank Indonesia

a. Mengerjakan pembayaran pajak setiap bulannya.

b. Membuat daftar penyusunan aktiva poduktif setiap bulannya.

c. Mengerjakan likuiditas setiap harinya dengan mengerjakan laporan publikasi persemester.

d. Mengerjakan laporan arus kas setiap akhir tahun. e. Mengerjakan laporan mingguan kepada Direktur. 11. Kepala Bagian Umum

a. Mengadakan, menyiapkan, dan menata seluruh kebutuhan barang-barang jasa dari perusahaan bank.


(23)

b. Mengatur ekspedisi surat-surat dan dokumen keluar. c. Menangani kegiatan-kegiatan yang sifatnya rutin dari bank. d. Membuat laporan persediaan barang untuk pinjaman. e. Menangani administrasi penggajian.

f. Mengatur, mengusulkan pengembangan pegawai seperti : promosi jabatan dan rotasi.

g. Menyiapkan kebutuhan pegawai seperti gaji, uang makan, uang transport, THR insentif, seragam pegawai dan kebutuhan lainnya sebagaimana ditentukan oleh pimpinan Bank.

h. Menata data pegawai.

i. Menyiapkan surat-surat pengeluaran kepada karyawan, surat piagam penghargaan, surat keputusan PHK dan penerimaan pegawai baru.

j. Menilai dan mengevaluasi prestasi dan kerajinan pegawai. k. Membuat konsep-konsep surat dan mengelola pengetikan. l. Operator telepon, telex, dan faximile.

m. Membantu pihak pimpinan dalam setiap kegiatan.

D. Jaringan Usaha/Kegiatan

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan ini secara garis besarnya ada 2 (dua) jenis. Operasional yang dilaksanakan yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat.

Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank yang menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito berjangka dan atau lainnya yang dipersamakan


(24)

dengan itu. Sesuai dengan hal diatas maka usaha Bank Perkreditan Rakyat dalam menghimpun dana adalah :

1. Menerima simpanan dari masyarakat berupa deposito berjangka, tabungan atau bentuk lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu.

2. Sedangkan dalam menyalurkan dana adalah : a. Memberikan kredit

b. Menyediakan pembiayaan nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan peraturan pemerintah.

c. Menempatkan dananya dalam sertifikat Bank Indonesia.

Berdasarkan ketentuan tersebut maka aktivitas yang dilakukan Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan antara lain:

1. Menghimpun dana dari masyarakat, melalui :

a. Tabungan yaitu simpanan yang diperuntukkan bagi perorangan maupun badan usaha yang dapat disetor setiap saat dan diambil sesuai dengan persyaratan dan ditetapkan oleh Bank.

b. Deposito yaitu simpanan pihak ketiga yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian.

2. Menyalurkan dana kepada masyarakat, melalui : Pemberian kredit. Kredit adalah penyedian dana atau uang/tagihan-tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan pinjam-meminjam antara Bank dengan pihak lain, dalam hal mana pihak peminjam berkewajiban melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga yang telah ditentukan.


(25)

Pada dasarnya jenis–jenis kredit yang diberikan oleh PT. Bank Perkreditan Laksana Abadi Sunggal Medan kepada masyarakat adalah :

1. KIK (Kredit Investasi Kecil) adalah kredit jangka menengah yang diberikan

kepada pengusaha, perusahaan kecil golongan ekonomi lemah untuk membiayai barang modal untuk keperluan rehabilitas.

2. KMK (Kredit Modal Kerja) adalah kredit modal kerja diberikan kepada

pengusaha golongan ekonomi lemah yang mampu untuk hidup dan berkembang maupun memberikan keuntungan yang wajar.

3. KUK (Kredit Usaha Kecil) adalah suatu kredit yang diberikan kepada

pengusaha untuk menambah permodalannya sehingga usahanya dapat lebih berkembang.

E. Kinerja Usaha Terkini

PT. Bank Perkreditan Rakyat memiliki kinerja yang sangat baik. Kinerja PT. Bank Perkreditan Rakyat dapat dilihat dari laporan berikut ini.

Tabel 2.1

Laporan Laba Rugi PT Bank Perkreditan Rakyat

LAPORAN LABA RUGI

BANK PERKREDITAN RAKYAT LAKSANA ABADI SUNGGAL MEDAN TRIWULAN 1 TAHUN 2009

POS-POS POSISI TANGGAL LAPORAN

MARET 2009

POSISI TANGGAL LAPORAN MARET 2008 Pendapatan

Pendapatan Operasional

- Bunga 530.284 455.270

- Provisi dan komisi 45.376 47.290

- Lainnya 27.215 17.730

Jumlah Pendapatan Operasional 602.875 520.890

Pendapatan Non Operasional 1 1

Jumlah Pendapatan 602.877 520.890

Beban


(26)

- Beban Administrasi dan Umum 105.491 107.975

- Beban Personalia 153.443 139.502

- Penyisihan Aktiva Produktif 12.229 1971

- Beban Operasional Lainnya 32.033 27.978

Jumlah Beban Operasional 420.106 378.174

Beban Non Operasional 21.692 30.597

Jumlah Beban 441.798 408.771

Laba/ Rugi Sebelum Pajak Penghasilan (PPh) 161.078 112.120

Taksiran Pajak Penghasilan 45.102 16.136

Laba/ Rugi Tahun Berjalan 115.976 95.984

Sumber: PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan.

Tabel 2.2

Neraca PT Bank Perkreditan Rakyat Bulan Maret 2009 NERACA

PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT L.A.S.M TRIWULAN I TAHUN 2009

NO POS-POS

POSISI TANGGAL LAPORAN MARET

2009

POSISI TANGGAL LAPORAN MARET 2008

Aktiva

Kas 41.119 32.865

Sertifikat Bank Indonesia - -

Antar Bank Aktiva

a. Pada Bank Umum 990.557 1.100.182

b. Pada BPR 208.137 100.000

Kredit yang Diberikan

a. Pihak Terkait -

b. Pihak Tidak Terkait 5.568.277 4.396.451

Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif -/- 55.676 56.925

Aktiva Dalam Valuta Asing - -

Aktiva Tetap dan Inventaris - -

a. Tanah dan Gedung - -

b. Akumulasi Penyusunan Gedung -/- - -

c. Inventaris 624.872 553.165

d. Aktiva Penyusutan Inventaris -/- 352.937 312.412

Aktiva Lain-Lain 44.537 44.482

Jumlah Aktiva 7.068.886 5.857.808

Passiva

Kewajiban-Kewajiban yang segera dapat dibayar

302.376 320.645

Tabungan

a. Pihak Tekait 655.301 618.055

b. Pihak Tidak Terkait 962.386 1.035.830

Deposito Berjangka

a. Pihak Terkait 175.000 147.500

b Pihak Tidak Terkait 986.000 759.000


(27)

Antar Bank Passiva 865.278 975.000

Pinjaman yang diterima 1.576.054 823.462

Pinjaman Sub Ordinasi - -

Rupa-Rupa Passiva 45.102 16.136

Ekuitas 1.000.000 1.000.000

a. Modal Dasar

b. Modal Yang Belum Disetor -/- - -

c. Agio - -

d. Disagio - -

e. Modal Sumbangan - -

f. Modal Pinjaman - -

g. Dana Setoran Modal - -

h. Cadangan Revaluasi Aktiva Tetap - -

i. Cadangan Umum 85.213 66.196

j. Cadangan Tujuan - -

k. Labangan Yang Ditahan - -

l. Laba/ Rugi Tahun Berjalan 115.976 95.984

Jumlah Passiva 7.068.886 5.857.808

Sumber: PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan

F. Rencana Kegiatan

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan selalu berpandangan kedepan dan melakukan perbaikan serta penyempurnaan tiada henti agar tetap eksis di hati para nasabahnya. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan mencoba mendekati dan menyejajarkan kualitas dan pembinaan SDM layaknya perbankan umum. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan berusaha untuk memberikan layanan kepuasan yang optimal. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan selalu

concern terhadap internal sistemnya. Penggunaan IT System sebagai bagian dari

penguatan sistem informasi keuangan terintegrasi sangat diperlukan untuk terjaminnya standar akuntabilitas, transparansi, fairness dalam operasional usahanya, dan menjadi tuntutan dari segenap stakeholders.


(28)

1. Dengan menyadari pentingnya fasilitas kerja oleh karena itu PT Bank Perkreditan Rakyat berencana meningkatkan penyedian fasilitas kerja yang baik. Karena dengan adanya fasilitas kerja yang baik mampu meningkatkan pelayanan yang baik kepada nasabah sehingga dapat meningkatkan produktivitas terhadap jumlah nasabah.

2. PT Bank Perkreditan Rakyat akan mengganti peralatan yang tidak layak pakai dengan peralatan yang lebih efisien dan efektif.

3. Dalam penggunaan IT System, PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan berencana menyediakan komputer yang bertekhnologi canggih dan memilih penyalur internet yang memiliki akses internet tercepat. Sehingga penggunaan IT System lebih efektif dan efisien.

4. PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan berencana menyediakan televisi diruang tunggu untuk nasabah yang mengantri sebelum melakukan transaksi. Sehingga nasabah tidak mengalami kejenuhan saat menunggu antrian jika terlalu lama.

5. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan akan meningkatkan keamanan terhadap penjagaan bank dengan menambah 1 (satu) atau 2 (dua) orang petugas keamanan.

6. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan berencana membuka cabang usaha.

7. PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan akan meningkatkan kemudahan dalam pemberian kredit.


(29)

BAB III PEMBAHASAN

A. Fasilitas Kerja

Fasilitas adalah sarana dan prasarana untuk melancarkan dan memberikan kemudahan suatu pekerjaan. Kerja adalah kegiatan melakukan sesuatu. Jadi secara harafiah fasilitas kerja adalah segala sesuatu berupa sarana dan prasarana yang dapat membantu memudahkan suatu kegiatan atau aktivitas

Dalam menyelesaikan tugas-tugas sehubungan dengan pekerjaan kantor dibutuhkan berbagai fasilitas kerja. Sehingga suatu pekerjaan dapat diseleseaikan dengan efektif dan efisien. Hasil kerja yang baik akan menunjang produktivitas.

Fasilitas kerja terbagi atas dua bagian yaitu :

1. Fasilitas sarana kantor. Contohnya: Komputer, Laptop, Telepon, Faksimile,

Printer, Fotocopy, Mesin Tik, dan In Foccus.

2. Fasilitas prasarana kantor. Contohnya: Fasilitas Pendidikan, Fasilitas Olahrga dan Rekreasi, Fasilitas Transportasi, Fasilitas Kesehatan.

1. Fasilitas Sarana Kantor a. Komputer

Komputer merupakan suatu alat elektronis yang berfungsi untuk mengolah data dengan menggunakan suatu program tertentu untuk menghasilkan informasi. Komputer sangat berperan penting untuk mengerjakan tugas-tugas kantor untuk menghasilkan pekerjaan yang efektif dan efisien. Komputer sangat dibutuhkan dan berguna untuk menunjang tugas-tugas karyawan dikantor.


(30)

Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan terdapat 7 (tujuh) buah komputer yang digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kantor. Karyawan PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan fasilitas komputer untuk mengerjakan hal-hal sebagai berikut : 8. Mengolah data dan memanfaatkan berbagai program untuk kepentingan tugas

kantor. Contohnya: pengolahan data-data nasabah dan biodata nasabah, data karyawan, gaji karyawan, dan pembuatan surat-surat penting.

9. Melakukan perhitungan-perhitungan. Dengan adanya fasilitas komputer perhitungan-perhitungan dapat diselesaikan dengan cepat dan dengan hasil yang akurat. Komputer digunakan untuk perhitungan laporan keuangan yang membutuhkan ketelitian terhadap hasil penjumlahan. Contohnya: perhitungan Jurnal Umum, perhitungan Laporan Laba-Rugi, perhitungan Neraca, perhitungan gaji karyawan dan pemotongan-pemotongannya gaji, perhitungan dana tabungan, perhitungan dana kredit, perhitungan jumlah nasabah.

10. Menyimpan seluruh data-data penting. Banyak data-data yang harus disimpan karena jika karyawan memerlukannya suatu saat, maka karyawan dapat mengoperasikan komputer untuk mendapatkan data yang diperlukan.

Komputer sebagai alat elektronis yang berfungsi untuk mengolah data mempunyai beberapa keunggulan sebagai berikut:

a. Ketepatan

Satuan waktu terkecil yang masih dapat kita rasakan secara nyata adalah detik. Sedangkan untuk memproses sejumlah data tertentu komputer hanya


(31)

membutuhkan waktu superseribu detik (mili detik), bahkan komputer yang terbaru dapat lebih cepat.

b. Keandalan

Sistem komputer sangat andal terutama dalam pekerjaan yang memerlukan proses lama. Sistem tersebut tidak mengenal lelah walaupun dipakai setiap waktu. c. Ketelitian

Karena komputer adalah sebuah mesin yang mempunyai ketahanan yang lebih baik daripada manusia, maka komputerpun mempunyai ketelitian yang sangat tinggi.

b. Laptop

Laptop memiliki fungsi yang sama dengan komputer yaitu merupakan alat yang mampu mengolah data dengan menggunakan suatu program tertentu untuk menghasilkan suatu informasi. Keunggulan laptop dibandingkan dengan komputer yaitu laptop dapat dibawa dan digunakan dengan mudah kapanpun dan dimanapun. Laptop lebih praktis dibandingkan dengan komputer.

Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan terdapat 3 (tiga) buah laptop. Laptop digunakan oleh Komisaris dan Direksi. Komisaris dan Direksi menggunakan Laptop untuk membuat pembukuan, mengolah data, menggunakan jaringan internet untuk mengirim dan mengetahui suatu informasi penting dari Bank Indonesia, dan sebagai alat bantu pada saat melakukan seminar.


(32)

c. Telepon

Telepon merupakan alat yang digunakan untuk melakukan suatu komunikasi antara satu orang dengan orang lain ditempat yang berbeda. Telepon merupakan fasilitas yang sangat penting bagi perusahaan karena dapat menghubungkan langsung karyawan dengan orang lain yang berada ditempat yang berbeda dan jarak yang jauh.

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan memiliki 10 (sepuluh) buah telepon yang disediakan untuk melakukan komunikasi jarak jauh bagi karyawan yang memerlukannya. Telepon yang digunakan PT Bank Perkreditan Rakyat memuat two line telepon. Selain itu disediakan fasilitas iPhone yang digunakan untuk semua karyawan

d. Faksimile

Faksimile adalah alat untuk mengirim dan menerima data atau dokumen sesuai dengan aslinya, baik berupa tulisan maupun gambar dalam waktu singkat tanpa merusak. Faksimile sangat berperan penting bagi karyawan untuk mengerjakan aktivitas kantor yang berhubungan dengan pengiriman data.

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan memiliki 3 (tiga) buah faksimile. Faksimile digunakan untuk kepentingan-kepentingan mengirimkan dan menerima dokumen berupa laporan dan grafik keuangan serta data-data penting lainnya. Selain itu Faksimile digunakan untuk menerima telepon serta menerima dan merekam pesan suara dengan otomatis tanpa memerlukan operator.


(33)

Faksimile dalam penggunaannya memiliki kelebihan sebagai berikut: 1. Dapat mengirim dan menerima informasi dalam bentuk tulisan, gambar, foto,

grafik, laporan maupun suara

2. Tidak perlu menggunakan saluran khusus karena langsung melalui saluran telepon.

3. Dapat berfungsi sebagai scanner sheet dan fotokopi.

4. Dokumen yang akan dikirim tidak harus diketik karena dengan tulisan tangan pun dapat dikirim dengan baik

5. Dapat memuat sampai 50 lembar dokumen sekaligus dan secara otomatis lembar demi lembar dapat terkirim dengan cermat.

e. Printer

Printer merupakan peralatan output yang menghasilkan gambaran data yang tetap dari hasil proses komputer . Untuk itu printer merupakan fasilitas kerja yang memiliki peranan penting dalam aktivitas kantor.

Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan terdapat tiga (tiga) buah printer. Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan Printer digunakan untuk mencetak data yaitu data setiap nasabah yang melakukan transaksi menabung, deposito, kredit, dan pembayaran rekening telepon.

Kelebihan dari Printer adalah mampu mencetak data yang sama dari komputer tanpa mengalami perubahan data. Kelemahan mesin printer adalah tabung tinta yang mudah rusak jika tidak hati-hati dalam pengisian ulang tinta.


(34)

f. Mesin fotokopi

Mesin fotokopi merupakan mesin yang dapat dipergunakan untuk menggandakan warkat/surat dan data-data dengan jenis kertas seperti HVS,

duplicator, roneo, dan sebagainya. Untuk itu mesin fotokopi sangat penting dalam

penggandaan suatu data karena hal tersebut sering dilakukan suatu perusahaan. Karena banyak data yang digandakan maka PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan fasilitas mesin fotokopi bagi karyawan yang memerlukannya. Jumlah mesin fotokopi pada perusahaan ini adalah 1 (satu) Karyawan tidak perlu menghabiskan waktu yang lama untuk mengkopi data diluar kantor. Dan Karyawan dapat menghemat waktu dengan tersedianya fasilitas mesin fotokopi.

g. Mesin Tik

Mesin Tik adalah mesin yang mampu membuat tulisan. Mesin Tik hanya bergerak bila dioperasikan dengan tenaga tangan manusia. Kelebihan dari mesin tik adalah tidak menggunakan saluran listrik sehingga dapat menghemat biaya. Sedangkan kelemahannya adalah sulit untuk menghapus data yang salah sehingga resikonya harus mengulang pengetikan.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan Mesin Ketik. Mesin Ketik digunakan oleh bagian Marketing yaitu untuk membuat proposal, permohonanan peminjaman nasabah , membuat surat-surat yang berupa peringatan, informasi, dan negosiasi.


(35)

h. In Foccus

In Foccus merupakan alat bantu untuk menampilkan data yang berasal dari

komputer. Tampilan data yang dihasilkan In foccus ditampilkan pada layar. In

foccus sangat penting dalam pelaksanaan aktivitas kantor yang berhubungan

dengan penyampaian dan pemaparan suatu data.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan pada saat mengadakan rapat dan seminar menggunakan In foccus untuk memudahkan peserta rapat memahami pemaparan materi rapat yang akan didiskusikan sehingga pengambilan keputusan akan lebih mudah dan cepat tercapai tujuannya.

2. Fasilitas Prasarana Kantor a. Fasilitas Pendidikan

Pendidikan adalah proses pengubahan cara berpikir atau tingkah laku dengan cara pengajaran, penyuluhan, dan latihan. Dengan adanya pendidikan maka karyawan akan semakin terlatih disuatu bidang tertentu sesuai dengan pendidikan yang diberikan sehingga dapat menjadi karyawan yang berkualitas.

PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan memberikan fasilitas pendidikan berupa bimbingan kepada karyawan yang berkompeten pada suatu bidang. Misalnya Seorang karyawan yang berkompeten dibidang perpajakan akan dikirim kesuatu tempat untuk melakukan seminar yang berhubungan dengan perpajakan, dan semua biaya-biaya bimbingan ditanggung oleh perusahaan. Karyawan tersebut akan dibimbing agar semakin mahir diberbagai bidang.


(36)

b. Fasilitas Olah Raga dan Rekreasi

Untuk menjaga kesehatan, menjalin hubungan yang akrab dan harmonis setiap karyawan PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan dapat memanfaatkan fasilitas olah raga dan rekreasi. Fasilitas olahraga yang disediakan adalah Lapangan Bulu Tangkis dan Tenis Meja. Kegiatan olah raga dilakukan bersama-sama pada waktu yang ditentukan oleh perusahaan.

Selain itu disediakan juga fasilitas rekreasi berupa Tour atau Liburan bersama yang diadakan setahun sekali. Fasilitas ini dapat membuat karyawan merasakan ketenangan sejenak disamping tugas-tugas yang dijalani sehari-hari. Setelah berlibur maka karyawan akan mempunyai semangat kerja yang tinggi. Semangat kerja yang tinggi akan menghasilkan pekerjaan yang baik dan dengan mudah terselesaikan. Sehingga akan menyebabkan peningkatan produktivitas pada perusahaan. Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan semua karyawan bisa memanfaatkan fasilitas olah raga dan rekreasi. Karena dianggap dapat memacu produktivitas kerja perusahaan.

c. Fasilitas Transprotasi

Tersedianya fasilitas transportasi baik lewat darat, udara, dan air akan melancarkan suatu aktivitas kerja. Dengan menyediakan fasilitas transportasi maka karyawan akan lebih mudah dalam melakukan suatu pekerjaan.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan fasilitas transportasi berupa kendaraan dinas. Bagi Direktur disediakan fasilitas transportasi berupa mobil dinas yang segala biaya mulai dari SIM, kerusakan-kerusakan, biaya bensin, dan biaya servicenya ditanggung oleh PT Bank


(37)

Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan. Selain itu bagian marketing juga disediakan fasilitas sepeda motor karena aktivitas kerjanya lebih banyak dilakukan diluar kantor untuk mencari nasabah dan kepentingan lainnya. Seluruh biaya pengurusan STNK, Biaya kerusakan-kerusakan, biaya bensin dan biaya

service sepeda motor ditanggung oleh perusahaan. Bagian marketing

menggunakan sepeda motor pada saat beraktivitas dilapangan. Aktivitas tersebut antara lain adalah:

1. Pada saat melakukan promosi tentang produk/jasa Bank. 2. Mengadakan sosialisasi dan persentase ketempat nasabah. 3. Berkunjung kecalon nasabah.

d. Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan adalah bantuan kesehatan dari perusahaan untuk karyawan yang membutuhkannya. Fasilitas ini sangat penting karena dapat membantu karyawan khususnya dalam hal keringanan biaya kesehatan.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan fasilitas kesehatan berupa Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) yang diberikan untuk seluruh karyawan. Selain itu disediakan juga jaminan-jaminan untuk karyawan yaitu berupa Jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan untuk karyawan yang meninggal dunia dan semua fasilitas tersebut disediakan untuk semua karyawan.

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan fasilitas-fasilitas tambahan untuk meningkatkan produktivitas. Fasilitas tambahan


(38)

tersebut berupa baju dinas, tas kerja, tempat tinggal untuk cleaning service, cuti tahunan, penghargaan prestasi kerja dan kenaikan jabatan.

Untuk meningkatkan produktivitas maka penyediaan fasilitas merupakan salah satu faktor penunjang. Untuk itulah PT Bank Perkreditan Rakyat selalu meningkatkan kualitas fasilitas dengan menyediakan fasilitas yang baik. Dengan penyediaan fasilitas kerja tersebut maka pekerjaan akan mudah dikerjakan dengan efisien dan efektif. Hasil kerja yang efektif dan efisien akan meningkatkan produktivitas.

C. Peranan Fasilitas Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas

Fasilitas kerja sangat berperan penting dalam peningkatan produktivitas. Produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu. Dengan adanya fasilitas kerja maka hasil kerja akan semakin baik. Fasilitas kerja memberikan manfaat langsung terhadap suatu pekerjaan sehingga menyebabkan peningkatan produktivitas.

1. Fasilitas Sarana Kantor a. Komputer

Pengolahan data pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan komputer. Manfaat langsung yang dirasakan dari penggunaan komputer tersebut adalah pengolahan data yang lebih teliti, tepat, dan efesien. Komputer berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam pengolahan data. Dimana apabila pengolahan data terjadi seperti yang disebut diatas maka pekerjaan yang dilakukan akan berlangsung lebih cepat guna. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal pengolahan data.


(39)

b. Laptop

Untuk mempermudah pengolahan data maka PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menyediakan laptop. Manfaat langsung yang dirasakan dari penggunaan laptop adalah pengolahan data yang lebih teliti, tepat, dan efesien. Laptop berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam pengolahan data. Dimana apabila pengolahan data terjadi seperti yang disebut diatas maka pekerjaan yang dilakukan akan berlangsung lebih cepat guna. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal pengolahan data.

c. Telepon

Telepon memiliki manfaat penting bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan. Manfaat langsung tersebut adalah terhubungnya komunikasi yang efesien. Telepon berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal komunikasi. Dengan adanya telepon akan meningkatkan prodiuktivitas di bidang komunikasi.

d. Faksimile

Faksimile memiliki manfaat penting bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan. Manfaat langsung faksimile adalah dapat mengirim dan menerima informasi dalam bentuk tulisan, gambar, foto, grafik, laporan maupun suara dengan efektif dan efesien. Faksimile berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal pengiriman suatu data. Dengan adanya faksimile akan meningkatkan produktivitas di bidang pengiriman data.


(40)

e. Printer

Printer berfungsi untuk menghasilkan gambaran data yang tetap dari hasil proses komputer. Printer mampu mencetak suatu data tanpa merubah data. Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan printer digunakan untuk mencetak data yaitu data setiap nasabah yang melakukan transaksi menabung, deposito, kredit, dan pembayaran rekening telepon. Dengan adanya printer maka pencetakan suatu data akan lebih efektif dan efesien. Printer berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal pencetakan data. Dengan adanya printer akan meningkatkan produktivitas di bidang pencetakan data.

f. Mesin Fotokopi

PT. Bank Perkreditan Rakyat laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan mesin fotokopi untuk penggandaan data. Mesin fotokopi dapat menghasilkan penggandaan data yang efektif dan efesien. Mesin fotokopi berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal penggandaan data. Dengan adanya mesin fotokopi akan meningkatkan produktivitas di bidang penggandaan data.

g. Mesin Tik

PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan mesin tik untuk mengolah data berupa pembuat proposal, permohonan peminjaman nasabah, membuat surat-surat yang berupa peringatan, informasi, dan negosiasi. pembuat proposal, permohonanan peminjaman nasabah, membuat surat-surat yang berupa peringatan, informasi, dan negosiasi. Mesin tik


(41)

dapat mengolah data dengan efektif dan efisien. Mesin tik berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam pengolahan data. Dimana apabila pengolahan data terjadi seperti yang disebut diatas maka pekerjaan yang dilakukan akan berlangsung lebih cepat guna. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal pengolahan data.

h. In Foccus

Karyawan PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan in foccus untuk menampilkan data pada saat mengadakan rapat dan seminar. Dengan in foccus maka rapat dan seminar akan lebih efektif dan efesien.

In Foccus berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal

menampilkan data. Dengan adanya in foccus dapat meningkatkan produktivitas dalam menampilkan suatu data.

2. Fasilitas Prasarana Kantor a. Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat dalam menunjang kualitas karyawan. Fasilitas pendidikan yang diberikan pada PT. Bank Perkreditan Rakyat adalah berupa bimbingan. Fasilitas pendidikan berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal meningkatkan kualitas karyawan. Dengan adanya fasilitas ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal kualitas karyawan

b. Fasilitas Olah Raga dan Rekreasi

Fasilitas ini bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat untuk menjaga kesehatan mempererat hubungan yang akrab dan harmonis antara karyawan dan


(42)

dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal menjaga kesehatan, mempererat hubungan yang akrab, harmonis antara karyawan, dan dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal menjaga kesehatan, mempererat hubungan yang akrab, harmonis antara karyawan dan dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi

c. Fasilitas Transportasi

Fasilitas ini bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat untuk mempermudah karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan.. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal kemudahan bekerja dan dapat menghemat waktu. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal kemudahan bekerja dan penghematan waktu.

d. Fasilitas Kesehatan

Fasilitas ini bermanfaat bagi Pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan untuk membantu karyawan dalam meringankan biaya dibidang kesehatan. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal kesehatan. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal menjaga kesehatan karyawan.

C. Hasil Nyata Peranan Fasilitas Kerja dalam Meningkatkan Produktivitas

Produktivitas pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal selalu meningkat. Peningkatan produktivitas dilihat dari jumlah nasabah yang semakin meningkat. Jumlah nasabah meningkat karena perusahaan ini mampu


(43)

memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah. Pelayanan yang baik dari karyawan kepada nasabah didukung oleh adanya fasilitas kerja.

Tabel 3.1

Jumlah Nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan Tahun 2008

NO. BULAN JUMLAH NASABAH

1 Januari 96 nasabah

2 Februari 109 nasabah

3 Maret 120 nasabah

4 April 129 nasabah

5 Mei 137 nasabah

6 Juni 148 nasabah

7 Juli 151 nasabah

8 Agustus 162 nasabah

9 September 173 nasabah

10 Oktober 180 nasabah

11 November 195 nasabah

12 Desember 207 nasabah

Sumber: PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan

Dari Tabel 3.1 menununjukkan adanya peningkatan jumlah nasabah.

Jumlah nasabah meningkat setiap bulan ± 10%. Peningkatan tersebut tidak lepas dari adanya dukungan fasilitas kerja.


(44)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Setelah menganalisa dan mengevaluasikan uraian-uraian pada bab-bab terdahulu, penulis mengambil kesimpulan dari perusahaan yang diteliti :

1. Aktivitas/operasional Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah dibidang pengumpulan dana malalui tabungan dan deposito berjangka serta pemberian kredit sudah berkembang dengan baik, tentu hal ini disebabkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Bank.

2. Dari struktur organisasi yang dapat ditunjukkan bahwa Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan telah melakukan pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing para pegawai yang dibebankan kepadanya. 3 . Fasilitas kerja pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal

Medan terdiri dari: Fasilitas sarana kantor dan fasilitas prasarana kantor.

4. Peranan Fasilitas pada Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan sudah digolongkan baik sehingga dapat membantu karyawan dalam mencapai produktivitas kerja yang ditunjukkan dari meningkatnya jumlah nasabah.

B. SARAN

Adapun saran-saran yang dapat diberikan pada Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan sebagai berikut :

1. Hendaknya penyediaan fasilitas kerja yang baik pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan selalu ditingkatkan dan kekurangan


(45)

yang ada harus diatasi dengan baik khususnya pada fasilitas kerja yang kurang efesien. Karena dengan adanya fasilitas kerja yang baik dan berguna dapat meningkatkan produktivitas. Peningkatan produktivitas dilihat dari jumlah nasabah yang semakin meningkat setiap bulan.

2. Hendaknya PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan selalu memperhatikan dan mempertimbangkan kemajuan tekhnologi dalam memilih fasilitas sarana kantor karena dengan fasilitas sarana kantor yang canggih akan memudahkan pekerjaan karyawan sehingga dapat menghasilkan pekerjaan yang efektif dan efisien.


(46)

DAFTAR PUSTAKA

Putro, Eko, 1995 Pengetahuan Mesin-Mesin Kantor, Penerbit Adi Cita, Surabaya

Pandji, Anoraga, 2000, Manajemen Bisnis, Penerbit Rineke Cipta, Jakarta.

Soerti, Indiyah, 1999, Penyaluran Peralatan kantor, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Sinungan, Muchdarsyah, 1995, PRODUTIVITAS Apa dan Bagaimana, Edisi kedua, Penerbit Bumi Aksara.

Woods, Ciara, 2005, Sukses di Kantor, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Indonesia, Departemen Pendidikan Nasional, 1999, Kamus Besar Bahasa


(1)

dapat mengolah data dengan efektif dan efisien. Mesin tik berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam pengolahan data. Dimana apabila pengolahan data terjadi seperti yang disebut diatas maka pekerjaan yang dilakukan akan berlangsung lebih cepat guna. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal pengolahan data.

h. In Foccus

Karyawan PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan menggunakan in foccus untuk menampilkan data pada saat mengadakan rapat dan seminar. Dengan in foccus maka rapat dan seminar akan lebih efektif dan efesien. In Foccus berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal menampilkan data. Dengan adanya in foccus dapat meningkatkan produktivitas dalam menampilkan suatu data.

2. Fasilitas Prasarana Kantor a. Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat dalam menunjang kualitas karyawan. Fasilitas pendidikan yang diberikan pada PT. Bank Perkreditan Rakyat adalah berupa bimbingan. Fasilitas pendidikan berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal meningkatkan kualitas karyawan. Dengan adanya fasilitas ini dapat meningkatkan produktivitas dalam hal kualitas karyawan

b. Fasilitas Olah Raga dan Rekreasi

Fasilitas ini bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat untuk menjaga kesehatan mempererat hubungan yang akrab dan harmonis antara karyawan dan


(2)

dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal menjaga kesehatan, mempererat hubungan yang akrab, harmonis antara karyawan, dan dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal menjaga kesehatan, mempererat hubungan yang akrab, harmonis antara karyawan dan dapat menimbulkan semangat kerja yang tinggi

c. Fasilitas Transportasi

Fasilitas ini bermanfaat bagi PT. Bank Perkreditan Rakyat untuk mempermudah karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan.. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal kemudahan bekerja dan dapat menghemat waktu. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal kemudahan bekerja dan penghematan waktu.

d. Fasilitas Kesehatan

Fasilitas ini bermanfaat bagi Pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan untuk membantu karyawan dalam meringankan biaya dibidang kesehatan. Fasilitas ini berhubungan langsung dengan Produktivitas yaitu dalam hal kesehatan. Dengan fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas dalam hal menjaga kesehatan karyawan.

C. Hasil Nyata Peranan Fasilitas Kerja dalam Meningkatkan Produktivitas Produktivitas pada PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal selalu meningkat. Peningkatan produktivitas dilihat dari jumlah nasabah yang


(3)

memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah. Pelayanan yang baik dari karyawan kepada nasabah didukung oleh adanya fasilitas kerja.

Tabel 3.1

Jumlah Nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan Tahun 2008

NO. BULAN JUMLAH NASABAH

1 Januari 96 nasabah

2 Februari 109 nasabah

3 Maret 120 nasabah

4 April 129 nasabah

5 Mei 137 nasabah

6 Juni 148 nasabah

7 Juli 151 nasabah

8 Agustus 162 nasabah

9 September 173 nasabah

10 Oktober 180 nasabah

11 November 195 nasabah

12 Desember 207 nasabah

Sumber: PT Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan

Dari Tabel 3.1 menununjukkan adanya peningkatan jumlah nasabah. Jumlah nasabah meningkat setiap bulan ± 10%. Peningkatan tersebut tidak lepas dari adanya dukungan fasilitas kerja.


(4)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Setelah menganalisa dan mengevaluasikan uraian-uraian pada bab-bab terdahulu, penulis mengambil kesimpulan dari perusahaan yang diteliti :

1. Aktivitas/operasional Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan adalah dibidang pengumpulan dana malalui tabungan dan deposito berjangka serta pemberian kredit sudah berkembang dengan baik, tentu hal ini disebabkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Bank.

2. Dari struktur organisasi yang dapat ditunjukkan bahwa Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan telah melakukan pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing para pegawai yang dibebankan kepadanya. 3 . Fasilitas kerja pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal

Medan terdiri dari: Fasilitas sarana kantor dan fasilitas prasarana kantor.

4. Peranan Fasilitas pada Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan sudah digolongkan baik sehingga dapat membantu karyawan dalam mencapai produktivitas kerja yang ditunjukkan dari meningkatnya jumlah nasabah.

B. SARAN

Adapun saran-saran yang dapat diberikan pada Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan sebagai berikut :


(5)

yang ada harus diatasi dengan baik khususnya pada fasilitas kerja yang kurang efesien. Karena dengan adanya fasilitas kerja yang baik dan berguna dapat meningkatkan produktivitas. Peningkatan produktivitas dilihat dari jumlah nasabah yang semakin meningkat setiap bulan.

2. Hendaknya PT. Bank Perkreditan Rakyat Laksana Abadi Sunggal Medan selalu memperhatikan dan mempertimbangkan kemajuan tekhnologi dalam memilih fasilitas sarana kantor karena dengan fasilitas sarana kantor yang canggih akan memudahkan pekerjaan karyawan sehingga dapat menghasilkan pekerjaan yang efektif dan efisien.


(6)

DAFTAR PUSTAKA

Putro, Eko, 1995 Pengetahuan Mesin-Mesin Kantor, Penerbit Adi Cita, Surabaya

Pandji, Anoraga, 2000, Manajemen Bisnis, Penerbit Rineke Cipta, Jakarta.

Soerti, Indiyah, 1999, Penyaluran Peralatan kantor, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Sinungan, Muchdarsyah, 1995, PRODUTIVITAS Apa dan Bagaimana, Edisi kedua, Penerbit Bumi Aksara.

Woods, Ciara, 2005, Sukses di Kantor, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Indonesia, Departemen Pendidikan Nasional, 1999, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta.