Dinamika Antroposfer Akibat dari Revolusi Bumi.

BAB 9 Dinamika Antroposfer

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan suatu wilayah di antaranya adalah faktor fisiologis, biologi, teknologi dan kebudayaan. Antroposfer berasal dari bahasa latin, anthropos manusia dan sphere lapisan. Faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah adanya pertambahan penduduk karena kelahiran dan perpindahan ke dalam wilayah tersebut. Dan adanya kematian dan perpindahan keluar dari wilayah tersebut. 1. Demografi dan Ilmu Kependudukan Demografi Ilmu yang mempelajari mengenai dinamika penduduk yang dipengaruhi oleh kelahiran fertilitas, kematian mortalitas, dan perpindahan migrasi. DinamikaPerubahan Penduduk Pertambahan penduduk, ciri-ciri penduduk umur, jenis kelamin, komposisi penduduk, status perkawinan, kepadatan penduduk, dll. Ilmu Kependudukan Ilmu yang berusaha menjawab mengapa terjadi perubahan-perubahan variabel demografi. Juga mempelajari penduduk yang berkaitan dengan kebutuhan hidupnya sandang, pangan, serta penduduk dengan lingkungan. 2. Pertumbuhan Penduduk di Dunia Menurut Thompson Lewis meliputi 5 periode: Periode 1650-1800 Berkembangnya teknik pertanian baru, berdirinya pabrik-pabrik yang disertai sarana transportasi yang cukup. Periode 1800-1850 Meningkatnya laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi Eropa. Karena stabilnya kondisi politik dan meningkatnya kesadaran terhadapt kesehatan lingkungan. Periode 1850-1900 Kemajuan teknologi mendorong produktivitas manusia. Fertilitas di negara barat menurun karena sudah mulai sadar bahwa pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan melalui usaha penurunan tingkat kelahiran. Periode 1900-1930 Perang dunia 1 mengakibatkan Negara Eropa Barat dan Amerika Serikat mampu mengendalikan pertumbuhan penduduk; negara Eropa Timur, Afrika Utara, Amerika Latin serta Jepang usaha penurunan angka kelahiran belum berhasil; negara berkembang mengalami kelahiran dan kematian yang cukup tinggi. Periode 1930-Sekarang Periode peledakan penduduk karena pasca perang dunia 2. Berkembangnya teknologi modern, serta meningkatnya pelayanan kesehatan. 3. Metode Menghitung Jumlah Penduduk a. Sensus Penduduk Disebut juga cacah jiwa, merupakan pencatatan total tentang penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik dengan tujuan untuk mengetahui jumlah, komposisi, dan karakteristik penduduk yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Sensus de facto Penghitungan pendudukpencacahan jiwa yang dikenakan pada setiap orang pada waktu diadakan pencacahan. Sensus de jure Penghitungan penduduk hanya dikenakan kepada penduduk yang benar-benar bertempat tinggal di negara tersebut. b. Registrasi Penduduk Pencatatan tentang identitasciri-ciri, status, dan kondisi penduduk yang dilaksanakan secara terus-menerus oleh pemerintah mulai dari tingkat desakelurahan. c. Survei Penduduk Sama dengan sensus, namun hanya dilakukan pada beberapa daerah yang dijadikan contoh dari perhitungan penduduk. Piramida Penduduk Gambaran dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dalam bentuk grafik.

a. Piramida Penduduk Muda ExpansiveEkspansif