Media Gambar Media Gambar

21

2. Media Gambar

Media gambar adalah penyajian visual dan dua dimensi yang memanfaatkan rancangan gambar sebagai sarana pertimbangan mengenai kehidupan sehari-hari, misalnya yang menyangkut manusia, peristiwa, benda-benda, tempat, dan sebagainya. Media gambar adalah foto atau sejenisnya yang menampakkan benda yang banyak dan umum digunakan, mudah dimengerti dan dinikmati dalam pembelajaran serta untuk mengatasi kesulitan menampilkan benda aslinya di dalam kelas Robertus dan Kosasih A, 2007:25. Diantara media pembelajaran, media gambar adalah media yang paling umum dipakai. Hal ini dikarenakan siswa lebih menyukai gambar daripada tulisan, apalagi jika gambarnya dibuat dan disajikan sesuai dengan persyaratan gambar yang baik, sudah barang tentu akan menambahkan semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Dibawah ini dibahas pengertian media gambar antara lain : a. Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk dua dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bentuknya bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film, strip Hamalik, 1993:95 b. Media gambar adalah media yang paling umum dipakai yang merupakan bahasa umum yang mudah dimengerti dan dinikmati dimana-mana Sadiman, 2000:29 22 Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa media gambar adalah pesan yang oleh sumber atau penyalurnya ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan. a. Karakteristik Media Gambar Secara umum kedudukan media gambar dalam klarifikasi media termasuk salah satu jenis media grafis. Sebagaimana media lainnya, media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan, pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam simbol- simbol komunikasi visual. Ada beberapa karakteristik media gambar, yaitu: 1 Arus autentik, dalam pengertian gambar harus jujur melukiskan situasi yang sebenarnya 2 Sederhana, komposisinya cukup jelas menunjukan poin-poin pokok dalam gambar. 3 Ukuran gambar relatif. 4 Gambar sebaiknya mengandung gerak atau perbuatan. 5 Gambar yang bagus merupakan media yang bagus. Sadiman, 2000:31 b. Tujuan Media Gambar Penggunaan media gambar sudah barang tentu berdampak positif bagi proses belajar mengajar. Ada beberapa tujuan media gambar, yaitu: 1 Mengatasi perbedaan pengalaman pribadi peserta didik. 23 2 Mengatasi batas ruang dan kelas. 3 Mengatasi keterbatasan kemampuan indera. 4 Menyederhanakan kompleksitas materi 5 Mengatasi peristiwa alam misalnya rekaman banjir, dan bencana alam. 6 Memungkinkan siswa mengadakan kontak langsung dengan masyarakat atau alam sekitar. c. Fungsi Media Gambar Proses belajar mengajar adalah merupakan proses komunikasi yang diciptakan oleh guru dan murid. Namun demikian tidak jarang dijumpai proses belajar mengajar tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dikarenakan adanya komunikasi yang tidak lancar, yang dapat menyebabkan terjadinya hambatan atau gangguan. Komunikasi atau penyampaian pesan tidak bisa berjalan dengan lancar karena ada hambatan-hambatan. Untuk mengatasi hambatan- hambatan tersebut maka diperlukan adanya media pengajaran yang dapat meningkatkan efektivitas belajar mengajar. Untuk mengatasi berbagai hambatan dan gangguan tersebut dalam proses belajar mengajar maka diperlukan adanya media pengajar yang dapat meningkatkan efektifitas belajar mengajar. Menurut Arsyad 2003:25 ada beberapa kemampuan media pengajaran dalam mengefektifkan proses belajar mengajar yaitu: 24 1 Kemampuan fiksasi adalah media mempunyai kemampuan menangkap suatu objek atau peristiwa. Hal ini berarti suatu objek dapat digambar atau dipotret, direkam atau difilmkan dandapat disimpan lama sehingga apabila kemudian diperlukan dapat diamati kembali seperti yang sebenarnya. Misalnya peristiwa sosialisasi, interaksi sosial di pasar dan sebagainya. 2 Kemampuan manipulatif artinya melalui kemampuan ini dapat memindahkan suatu objek atau kejadian dengan berbagai macam cara, disesuaikan dengan keperluan, misalnya dengan penampilan suatu objek atau kejadian data diubah-ubah ukurannya, kecepatannya dan penampilannya, yang dapat diulang-ulang misalnya kejadian yang dapat direkam dengan film penampilannya dapat diperlambat atau dipercepat. 3 Kemampuan distributif, artinya kemampuan ini memungkinkan kita mentransfer atau memudahkan suatu objek atau kejadian melalui ruang. Ada beberapa fungsi dari media gambar antara lain: 1 Fungsi edukatif, yang artinya mendidik dan menggunakan pengaruh positif pada pendidikan. 2 Fungsi sosial, memberikan informasi yang autentik dan pengalaman berbagai bidang kehidupan dan memberikan konsep yang sama pada setiap orang. 25 3 Fungsi seni budaya dan telekomunikasi, yang mendorong dan menimbulkan ciptaan baru Hamalik, 2001:12. d. Kelebihan dan Kekurangan Setiap media pembelajaran pastinya ada kelebihan-kelebihan yang ditonjolkan dan ada kekurangan-kekurangan yang dimiliki. Pada media gambar juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersebut diantaranya yaitu: Kelebihan media gambar: 1 Sifatnya konkrit dan lebih realistis menunjukan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata. 2 Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Tidak semua benda atau objek dapat dibawa ke kelas, dan sebaliknya tidak selalu bisa siswa dibawa ke tempat atau objek tersebut, karena itu gambar atau foto dapat mengatasi hal tersebut. 3 Media gambar dapat mengatasi keterbatasan pengalaman kita. 4 Dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalah pahaman Sadiman, 2003:29. Media gambar juga memiliki kelemahan. Kelemahan media gambar antara lain: 1 Hanya menampilkan persepsi indera mata, ukuran terbatas hanya dapat terlihat oleh sekelompok siswa. 2 Gambar diinterpretasikan secara personal dan subjektif. 26 3 Gambar disajikan dalam ukuran kecil, sehingga ukurannya terbatas untuk kelompok besar Sadiman, 2003:31.

B. Sikap Prososial

Dokumen yang terkait

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN BIJI PEPAYA (Carica Papaya L) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK

23 199 21

KEPEKAAN ESCHERICHIA COLI UROPATOGENIK TERHADAP ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG (PERIODE JANUARI-DESEMBER 2008)

2 106 1

EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Colletotrichum capsici SECARA IN-VITRO

4 157 1

APRESIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP TAYANGAN CERIWIS DI TRANS TV (Studi Pada Ibu Rumah Tangga RW 6 Kelurahan Lemah Putro Sidoarjo)

8 209 2

PENYESUAIAN SOSIAL SISWA REGULER DENGAN ADANYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD INKLUSI GUGUS 4 SUMBERSARI MALANG

64 523 26

FENOMENA INDUSTRI JASA (JASA SEKS) TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL ( Study Pada Masyarakat Gang Dolly Surabaya)

63 375 2

KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )

64 565 20

PENGARUH PENGGUNAAN BLACKBERRY MESSENGER TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA DALAM INTERAKSI SOSIAL (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 Universitas Muhammadiyah Malang)

127 505 26

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

105 442 24

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2012 DI KOTA BATU (Studi Kasus Tim Pemenangan Pemilu Eddy Rumpoko-Punjul Santoso)

119 459 25