Evaluasi Skenario Alternatif Kelompok Pertama

94 Skenario yang diambil disini adalah : 1. Kenaikan harga pupuk level petani 5 dan kenaikan harga gabah 10 . 2. Kenaikan penggunaan pupuk petani sebesar 25 , kenaikan harga gabah dan jumlah pembelian gabah koperasi masing-masing sebesar 10 . 3. Penurunan penggunaan pupuk petani dan harga gabah sebesar 10 . 4. Kenaikan kapasitas prasarana dan sarana produksi beras koperasi : RMU, gudang dan lantai jemur, dan peralatan penunjang sebesar 25 . 5. Kenaikan aset dan volume usaha koperasi sebesar 10 .

5.3.1. Evaluasi Skenario Alternatif Kelompok Pertama

Hasil simulasi skenario kebijakan alternatif kelompok pertama dapat dilihat pada Tabel 6, 7 dan 8. Tabel 6 menyajikan hasil simulasi peran swata dan koperasi seimbang dalam distribusi pupuk. Pada tabel tersebut dapat dilihat bahwa jika swasta dan koperasi diberikan peran sama dalam distribusi pupuk berdampak menurunkan pengadaan pupuk level propinsi dan kabupaten. Juga skenario tersebut berdampak menurunkan penggunaan pupuk, produksi gabah, penjualan gabah dan pendapatan petani non-anggota koperasi sebagian besar propinsi sampel dan menurunkan pembelian gabah, produksi beras dan kapasitas produksi beras koperasi di Propinsi Jawa Barat. Sebaliknya, skenario tersebut berdampak meningkatkan penggunaan pupuk, produksi gabah dan pendapatan dari petani anggota koperasi sebagian besar propinsi sampel serta meningkatkan peubah-peubah kinerja koperasi semua propinsi. Berdasarkan hasil simulasi di atas, kebijakan memerankan pihak swasta dan koperasi secara bersama-sama dalam distribusi pupuk masih merugikan pihak petani. Karena itu skenario ini tidak layak untuk diterapkan. 95 Tabel 6. Hasil Simulasi Skenario Peran Swasta dan Koperasi Seimbang P R O P I N S I SUMUT SUMBAR JABAR JATIM BALI NTB JATENG PEUBAH LINI II III S2SMUT -37.51 -33.30 -45.77 -40.08 -35.70 -33.81 -0.62 S3KAB -38.90 -33.29 -52.01 -42.39 -46.12 -30.83 -0.31 HARGA PUPUK PPETKOP 0.14 0.06 4.70 0.92 -7.81 -7.50 -10.12 PETANI KOPERASI DPPETKOP 10.14 2.31 -0.25 0.40 0.62 0.51 1.70 GPETKOP 1.31 0.52 -0.03 0.18 0.03 0.14 1.01 JGPETKOP 1.18 0.56 0.93 0.18 -1.45 0.79 0.86 IPETKOP 2.21 0.41 2.00 0.21 -0.68 0.91 3.29 PETANI NON-KOP DPPETNKO -30.51 -1.60 0.00 -1.89 -1.66 2.80 -14.78 GPETNKO -10.27 -0.75 0.00 -1.01 -0.60 0.57 -0.86 JGPETNKO -10.86 -0.56 1.27 0.30 -0.65 0.46 -1.00 IPETNKO -10.65 -1.15 2.01 0.24 -0.94 0.67 -1.29 BERAS KOPERASI PGKOP -3.44 0.39 1.25 0.31 -0.15 -1.14 -1.01 BGKOP 3.21 0.18 -1.49 0.00 0.28 0.36 0.55 PROBRKOP 2.53 0.14 -0.98 0.20 0.34 0.39 0.53 CPPRODBR 0.75 0.08 -1.26 0.22 0.52 0.47 0.30 KINERJA KOPERASI MOSE 0.20 -0.02 -0.03 0.00 0.01 0.04 0.05 MOLU -0.03 0.02 0.00 0.00 0.00 0.13 0.00 ASET 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.54 0.00 VOLUME 21.79 44.32 7.28 3.63 9.51 3.63 1.88 SHU 11.71 23.34 3.47 4.93 2.97 3.62 2.19 SHUA 19.54 26.37 2.82 9.88 1.29 1.91 2.54 PRAN 42.47 38.80 1.11 3.46 1.68 2.16 1.94 PRAS 7.71 1.71 0.26 2.77 9.94 2.70 0.10 PRUS 27.29 21.67 0.23 2.99 0.01 2.36 0.19 Hasil simulasi pengembangan dari skenario peran swata dan koperasi seimbang pada Tabel 7 dan hasil simulasi peningkatan peran koperasi secara penuh pada Tabel 8 menunjukkan bahwa kedua skenario berdampak meningkatkan nilai semua peubah-peubah pada petani anggota dan non-anggota koperasi, produksi dan kapasitas produksi beras koperasi serta peubah-peubah kinerja koperasi. Akan tetapi skenario peran koperasi secara penuh memberikan dampak dengan persentase yang lebih besar. Sebaliknya kedua skenario menurunkan pengadaan pupuk pada level propinsi dan kabupaten. 96 Berdasarkan hasil simulasi di atas, kedua skenario tersebut memberikan dampak yang lebih baik pada semua model. Karena itu kedua skenario ini diprioritaskan untuk diterapkan. Meskipun masih terdapat dampak penurunan pada pengadaan pupuk level propinsi dan kabupaten, tetapi kerugian ini kemungkinan hanya bersifat jangka pendek akibat pengalihan wewenang yang semula dari pihak swasta kepada pihak koperasi. Pemulihan secara cepat dapat dicapai pemerintah melalui pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan baru yang diambil. Tabel 7. Hasil Simulasi Skenario Pengembangan dari Peran Swasta dan Koperasi Secara Seimbang P R O P I N S I SUMUT SUMBAR JABAR JATIM BALI NTB JATENG PEUBAH LINI II III S2… -37.51 -30.77 -45.77 -40.08 -35.70 33.81 0.62 S3KAB -38.90 -30.64 -52.01 -42.39 -46.12 30.83 -0.31 HARGA PUPUK PPETKOP 0.14 0.36 4.70 0.92 -7.81 -9.05 -10.12 PETANI KOPERASI DPPETKOP - - - - - - - GPETKOP 4.39 5.42 2.64 11.35 1.14 6.63 5.37 JGPETKOP 4.44 5.83 3.87 11.67 8.60 1.76 3.04 IPETKOP 4.72 4.26 8.38 10.70 12.41 0.87 8.02 PETANI NON-KOP DPPETNKO - - - - - - - GPETNKO 8.36 12.08 6.28 13.33 8.98 5.04 1.57 JGPETNKO 8.72 8.70 8.17 13.59 9.24 5.19 1.83 IPETNKO 8.67 17.05 12.92 10.88 13.38 7.57 2.36 BERAS KOPERASI PGKOP 1.72 3.95 2.08 2.00 2.61 -0.28 -0.84 BGKOP - - - 1.81 - - - PROBRKOP 19.74 10.37 24.55 2.76 30.24 26.74 15.36 CPPRODBR 5.88 6.54 31.21 30.60 45.93 32.00 8.64 KINERJA KOPERASI MOSE 1.60 2.95 0.68 0.64 0.49 3.52 1.32 MOLU -0.27 0.02 -0.05 -0.01 -0.29 1.14 0.14 ASET 0.00 0.00 0.02 0.00 0.00 2.66 0.00 VOLUME 21.79 44.32 10.14 3.63 16.60 10.39 2.07 SHU 11.71 23.34 4.84 4.93 5.18 4.41 2.41 SHUA 19.54 26.37 3.93 9.88 2.25 2.01 2.79 PRAN 42.47 38.80 1.60 3.46 2.93 7.04 2.13 PRAS 7.71 1.71 0.35 2.77 17.36 5.38 0.10 PRUS 27.29 21.67 0.33 2.99 0.49 9.93 0.22 97 Tabel 8. Hasil Simulasi Skenario Peran Koperasi secara Penuh P R O P I N S I SUMUT SUMBAR JABAR JATIM BALI NTB JATENG PEUBAH LINI II III S2S… -75.03 -73.85 -64.46 -87.15 -71.41 -67.64 -6.42 S3KAB -77.80 -73.46 -76.35 -91.92 -92.23 -61.65 -4.92 HARGA PUPUK PPETKOP 0.41 0.48 9.04 1.91 -15.62 -18.10 -18.54 PETANI KOPERASI DPPETKOP - - - - - - - GPETKOP 4.39 5.42 2.64 11.35 1.14 6.63 5.37 JGPETKOP 4.44 5.83 4.75 11.66 9.01 3.35 6.17 IPETKOP 4.72 4.26 10.27 10.75 12.41 6.20 15.25 PETANI NON-KOP DPPETNKO - - - - - - - GPETNKO 8.36 12.08 6.28 13.33 8.98 5.04 1.57 JGPETNKO 8.72 8.70 9.35 14.54 9.20 5.06 1.83 IPETNKO 8.67 17.05 14.78 11.64 13.38 7.38 2.36 BERAS KOPERASI PGKOP 1.72 3.95 3.25 2.30 2.61 -1.52 -1.85 BGKOP - - - 1.90 - - - PROBRKOP 21.95 25.90 24.55 2.98 30.24 26.74 15.36 CPPRODBR 13.52 15.24 31.21 30.60 45.93 32.00 8.64 KINERJA KOPERASI MOSE 3.67 2.95 -0.07 0.64 0.49 3.57 1.32 MOLU -0.62 0.02 0.00 -0.01 -0.29 1.18 0.14 ASET 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 2.71 0.00 VOLUME 43.58 66.21 17.75 7.36 26.04 13.58 3.74 SHU 23.43 34.35 8.47 10.00 8.12 6.73 4.34 SHUA 39.09 29.60 6.87 20.05 3.54 3.11 5.03 PRAN 84.95 44.60 4.12 7.02 4.59 9.21 3.84 PRAS 15.45 9.56 0.61 5.61 27.23 8.28 0.17 PRUS 54.58 30.71 0.57 6.05 0.49 14.89 0.36

5.3.2. Evaluasi Skenario Alternatif Kelompok Kedua