2. Tahapan Analisis
Setelah mengumpulkan semua informasi yang berpengarih terhadap kelangsungan perusahaan, tahap selanjutnya adalah menggabungkan
IFAS+EFAS yang bertujuan untuk melihat hasil sub total IFAS dan sub total EFAS. Bila dijumlahkan dan dibandingkan akan memberikan suatu alternative
bahwa analisis atau diagnose ini benar-benar terkait dengan permasalahan yang terjadi. Penggabungan IFAS dan EFAS dapat dilihat pada tabel 3.3.
Tabel 3.3 Analisis SWOT IFAS+EFAS
Variabel Strength
Kekuatan Bobot
Weakness Kelemahan
Bobot
Sub Total A
Sub Total B
Variabel Opportunity
Peluang Bobot
Threat Ancaman
Bobot
Sub Total C
Sub Total D
Total S+O Total W + T
Universitas Sumatera Utara
Atau A + C
Atau B + D
Sumber : Rangkuti 2009 Hasil yang akan diperoleh adalah:
1. Bila S A + O C W B + T D maka faktor strategis kekuatan dan
peluang mendukung tercapainya jalan ke luar dari pokok permasalahan yang ada untuk mendapatkan rekomendasi yang diharapkan
2. Bila S A + O C W B + T D maka pokok masalah adalah
kenyataan yang sebenarnya terjadi, yang memiliki kelemahan besar di samping tantangan atau ancaman yang dihadapi sangat besar. Tindak
lanjut yang dilakukan adalah mencari alternatif lain untuk memperkuat varibel pengamatan atau strategi lainnya.
Secara lebih rinci, sub total dari masing-masing akan dimasukkan ke dalam Diagram SWOT untuk mengetahui posisi dan strategi apa yang
akan diterapkan pada Restoran Sop Saudara. Adapun Diagram SWOT seperti terlihat pada gambar 3.1
Universitas Sumatera Utara
Gambar 3.1 Diagram SWOT
3. Mendukung Strategi Trun
Around 1. Mendukung
Strategi Agresif
4. Mendukung Strategi Defensif
2. Mendukung Strategi
Diversifikasi
Sumber : Rangkuti 2009
Kuadran 1: Ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Perusahaan
tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan
dalam kondisi ini adalah mendukung keijakan pertumbuhan yang agresif Growth oriented strategy. Strategi ini didesain untuk
mencapai pertumbuhan bauk dari penjualan, asset, profit atau kombinasi dari ketiganya. Hal ini dapat dicapai dengan cara
menurunkan harga, mengembangkan produk baru, menambah Peluang
Kelemahan Kekuatan
Ancaman
Universitas Sumatera Utara
kualitas produk atau jasa atau meningkatkan akses ke pasar yang lebih luas.
Kuadran 2: Meskipun menghadapi berbagai ancaman, perusahaan ini masih
memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi yang harus diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan
peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi produkpasar
Kuadran 3: Perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar, tetapi
dilain pihak, ia menghadapi beberapa kelemahan internal. Fokus strategi perusahaan ini adalah meminimalkan masalah-masalah
internal perusahaan sehinga dapat merebut peluang pasar yang lebih baik.
Kuadran 4: Ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan,
perusahaan tersebut menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal.
3. Tahap Pengambilan Keputusan