Indriantoro, 2002: 147. Perolehan data sekunder juga didapatkan dari media internet dan artikel surat kabar, jurnal dan majalah.
3.6 Teknik Analisis Data
Setelah mengumpulkan semua informasi yang berpengaruh terhadap kelangsungan Perusahaan, tahap selanjutnya adalah memanfaatkan semua informasi
tersebut dalam model-model perumusan strategi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis SWOT. Analisis SWOT adalah diidentifikasi
berbagai factor eksternal dan internal secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Menurut Rangkuti, 2009: 31 proses penyusunan perencanaan strategi
dalam analisis SWOT melalui tahapan sebagai berikut:
1. Tahap Pengumpulan Data
Tahap ini pada dasarnya tidak hanya sekedar kegiatan pengumpulan data, tetapi juga merupakan suatu kegiatan pengklasifikasian data. Pada tahap ini data
dapat dibedakan menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Data internal didapat dari aspek sumber daya manusia, aspek pemasaran, produksioperasional dan aspek
keuangan. Sementara data eksternal perusahaan adalah lingkungan industri yaitu mencakup persaingan dan kebijakan pemerintahan, pemasok, pasar, dan kelompok
berkepentingan. Tahap ini dilakukan melalui matriks Internal Factors Analysis Summary IFAS dan matriks External Factors Analysis Summary EFAS.
a. Matriks Internal Factors Analysis Summary IFAS Setelah terkumpulnya data, tahap selanjutnya adalah pembobotan dan
peringkat sehingga ditemukan nilai dari masing-masing faktor internal yaitu
Universitas Sumatera Utara
kekuatan dan kelemahan dengan menggunakan matriks Internal Factors Analysis Summary IFAS.
Tahapannya adalah: 1.
Tentukan dan susunlah faktor–faktor yang menjadi kekuatan serta kelemahan perusahaan dalam kolom 1
2. Beri bobot masing-masing faktor tersebut dengan skala mulai dari 1,0
paling penting sampai 0,0 tidak penting, berdasarkan pengaruh faktor- faktor tersebut terhadap posisi strategis perusahaan semua bobot tersebut
jumlahnya tidak boleh melebihi skor total 1,00 3.
Hitung rating dalam kolom 3 untuk masing-masing faktor dengan memberikan skala mulai dari 4 outstanding sampai dengan 1 poor,
berdasarkan pengaruh faktor tersebut terhadap kondisi perusahaan yang bersangkutan. Variabel yang bersifat positif semua variabel yang masuk
katagori kekuatan diberi nilai mulai dari 1 sampai dengan 4 sangat baik. Sedangkan variabel yang bersifat negatif, kebalikannya. Jika kelemahan
perusahaan besar sekali nilainya adalah 1, sedangkan jika kelemahan perusahaan rendah nilainya adalah 4.
4. Kalikan bobot pada kolom 2 dengan rating pada kolom 3 untuk
memperoleh faktor pembobotan dalam kolom 4. Hasilnya berupa skor pembobotan untuk masing-masing faktor yang nilainya bervariasi mulai
dari 4,0 outstanding sampai dengan 1,0 poor
Universitas Sumatera Utara
5. Gunakan kolom 5 untuk memberikan komentar atau catatan mengapa
faktor-faktor tertentu dipilih, dan bagaimana skor pembobotannya dihitung.
6. Jumlahkan skor pembobotan pada kolom 4, untuk memperoleh total skor
pembobotan bagi perusahaan yang ebrsangkutan. Nilai total ini menunjukkan bagaimana strategis perusahaan tertentu bereaksi terhadap
faktor-faktor strategis internalnya.
Tabel 3.1 Matriks Internal Factors Analysis Summary IFAS
Faktor-Faktor Strategi Internal
1 Bobot
2 Rating
3 Bobot x Rating
4
Kekuatan 1………………..
2……………….. 3………………..
Kelemahan 1………………..
2……………….. 3………………..
Total
Sumber : Rangkuti 2009
Universitas Sumatera Utara
b. Matriks External Factors Analysis Summary EFAS Setelah terkumpulnya data, tahap selanjutnya adalah melakukan pembobotan
dan peringkat sehingga ditemukan nilai dari masing-masing faktor eksternal, yakni peluang dan ancaman dengan menggunakan matriks Exterrnal Factors
Analysis Summary EFAS. Tahapannya adalah sebagai berikut:
1. Tentukan dan susunlah faktor – faktor yang menjadi peluang serta
ancaman perusahaan dalam kolom 1 2.
Beri bobot masing-masing faktor tersebut dengan skala mulai dari 1,0 paling penting sampai 0,0 tidak penting, berdasarkan pengaruh faktor-
faktor tersebut terhadap posisi strategis perusahaan semua bobot tersebut jumlahnya tidak boleh melebihi skor total 1,00
3. Hitung rating dalam kolom 3 untuk masing-masing faktor dengan
memberikan skala mulai dari 4 outstanding sampai dengan 1 poor, berdasarkan pengaruh faktor tersebut terhadap kondisi perusahaan yang
bersangkutan. Pemberian nilai rating untuk faktor peluang bersifat positif peluang yang semakin besar diberi rating 4, tetapi jika peluangnya kecil,
diberi rating 1. Pemberian nilai rating ancaman adalah kebalikannya, yaitu jika nilai ancamannya sangat besar, ratingnya adalah 1 tetapi jika
ancamannya sedikit ratingnya 4. 4.
Kalikan bobot pada kolom 2 dengan rating pada kolom 3 untuk memperoleh faktor pembobotan dalam kolom 4. Hasilnya berupa skor
Universitas Sumatera Utara
pembobotan untuk masing-masing faktor yang nilainya bervariasi mulai dari 4,0 outstanding sampai dengan 1,0 poor
5. Gunakan kolom 5 untuk memberikan komentar atau catatan mengapa
faktor-faktor tertentu dipilih, dan bagaimana skor pembobotannya dihitung.
6. Jumlahkan skor pembobotan pada kolom 4, untuk memperoleh total skor
pembobotan bagi perusahaan yang ebrsangkutan. Nilai total ini menunjukkan bagaimana strategis perusahaan tertentu bereaksi terhadap
faktor-faktor strategis eksternalnya.
Tabel 3.2 Matriks Eksternal Factors Analysis Summary EFAS
Faktor – faktor Strategi Eksternal
1 Bobot
2 Rating
3 Bobot x Rating
4
Peluang 1………………..
2……………….. 3………………..
Ancaman 1………………..
2……………….. 3………………..
Total
Sumber : Rangkuti 2009
Universitas Sumatera Utara
2. Tahapan Analisis