Uraian Sektoral Peramalan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Humbang Hasundutan Pada Tahun 2009-2011

Perhitungan atas dasar harga konstan berguna untuk melihat perubahan ekonomi secara keseluruhan atau sektoral. Juga untuk melihat perubahan struktur perekonomian suatu kabupaten satau kotamadya di propinsi dari tahun ke tahun.

2.6 Uraian Sektoral

Produk Domestik Regional Bruto menurut sektor lapangan usaha trdiri dari sembilan sektor :

1. Sektor Pertanian

Sektor pertanian mencakup segala pengusahaan yang didapat dari alam dan merupakan barang-barang biologis atau hidup, dimana hasilnya akan digunakan untuk memenuhi hidup sendiri atau dijual kepada pihak lain, sektor pertanian ini terdiri dari sub-sektor yaitu tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan, peternakan dan hasil- hasilnya, kehutan dan perikanan.

2. Sektor Pertambangan dan Penggalian

Kegiatan pertambagan dan penggalian adalah kegiatan yang mencakup penggalian, pemboran, penyaringan, pencucian, pemilihan dan pengambilan segala macam barang tambang, mineral dan barang galian yang tersedia di alam, baik berupa benda padat. benda cair maupun gas. Penambangan dan penggalian ini dapat dilakukan dibawah tanah maupun di atas permukaan bumi. Sifat dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menciptakan nilai guna dari barang tambang dan galian sehingga memungkinkan untuk dimanfaatkan, dijual atau diproses secara lanjut. Universitas Sumatera Utara

3. Sektor Industri Pengolahan

Kegiatan industri adalah kegitan untuk merubah bentuk baik secara mekanis maupun kimiawi dari bahan organik atau anorganik produk baru yang lebih tangguh mutunya. Proses tersebut dapat dilakukan dengan mesin atau tangan, baik dibuat didalam pabrik atau rumah tangga. Termasuk juga disini peralatan bagian-bagian suku cadang barang- barang di pabrik, seperti perakitan mobil alat elektronik.

4. Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih

Sektor ini terdiri dari 3 sub sektor yaitu Subsektor listrik, Subsektor Gas dan subsektor Air bersih. 4.1 Subsektor Listrik Subsektor ini mencakup pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik, baik yang diselenggarakan oleh Perusahaan Umum Listrik Negara PLN maupun perusahaan non PLN seperti pembangkitan listrik oleh Perusahaan Pemerintahan Daerah dan Listrik yang diusahakan oleh swasta perorangan maupun perusahaan, dengan tujuan untuk dijual. 4.2 Subsektor Gas Subsektor ini mancakup kegiatan yang meliputi penyediaan gas kota yang disalurkan kepada konsumen dengan menggunakan pipa, dimana gas tersebut diperoleh dari proses pembakaran batubara, minyak dan drack dengan produknya berupa gas batubara, gas minyak, gas kreking, kokas dan minyak ter. Termasuk juga disini kegiatan penyaluran LPG dan gas Universitas Sumatera Utara alam yang tekanannya sudah dinaikkan. 4.3 Subsektor Air Bersih Subsektor ini mencakup kegiatan penampungan, penjernihan, dan pendistribusian air bersih kepada rumah tangga, industri, rumah sakit dan penggunaan komersil lainnya. Termasuk juga kegiatan penyediaan air bersih dengan menggunakan kincir air atau alat lainnya, yang diusahakan oleh Perusahaan Air Minum PAM, milik pemerintah daerah dan non ` PAM milik swatsa ataupun perorangan.

5. Sektor Bangunan

Sektor ini menyangkut kegiatan pembuatan dan perakitan bangunan konstruksi. Baik yang dilakukan oleh kontraktor umum maupun kontraktor khusus. Yang digolongkan sebagai kegiatan konstruksi adalah pembuatan, pembangunan, pemasangan, perbaikan berat maupun ringan, semua jenis kontruksi seperti bangunan tempat tinggal, bangunan bukan tempat tinggal, jalan, jembatan laut, udara, sungai, terminal dan sejenisnya.

6. Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran

Sektror ini terdiri dari tiga subsektor perdagangan, subsektor hotel dan subsektor restoran. Pada dasarnya ini mencakup kegiatan perdagangan, penyediaan akomodasi hotel, serta penjualan makanan dan minuman seperti restoran, warung, kedai, pedagang keliling dan sejenisnya. Universitas Sumatera Utara

7. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi

Sektor ini mencakup kegiatan pengangkutan umum untuk barang dan penumpang melalui darat, laut, sungai, danau, penyeberangan dan udara. Termasuk disini yang sifatnya menunjang dan memperlancar kegiatan pengangkutan, seperti tempat parkir, terminalpelabuhan, bongkar muat, keagenan, ekspedisi, bandara, pergudangan dan jalan tol.

8. Sektor Bank dan Lembaga Keuangan

Sektor ini meliputi kegiatan pelayanan jasa bank, asuransi, koperasi dan jasa keuangan. Jasa bank meliputi usaha jasa perbankan yang dilakukan oelh bank sentral yaitu Bank Indonesia BI, bank devisa, bank tabungan dan bank pembangunan. Usahanya meliputi simpan pinjam, megeluarkan kertas berharga, memberi jaminan bank dan jasa perbankan.

9. Sektor Jasa–Jasa

Sektor ini mencakup kegiatan pemerintah, pertahanan dan jasa yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta meliputi jasa sosial dan kemasyarakatan, jasa hiburan dan kebudayaan serta jasa perorangan dan rumah tangga. Universitas Sumatera Utara BAB 3 SEJARAH SINGKAT BADAN PUSAT STATISTIK

3.1 Sejarah Singkat Badan Pusat Statistik