Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

(1)

Lampiran : Pertanyaan Wawancara I

“Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha (Studi Kasus pada Usaha Laundry Mikro-Kecil di Lingkungan Sekitar Kampus

USU)”.

Identitas Responden Nama :

Usia :

Tingkat Pendidikan : Nama Usaha : Alamat Usaha :

Daftar Pertanyaan Penelitian untuk Pihak Pemilik Usaha Laundry Tema

Pertanyaan

Pertanyaan Penelitian Daftar pertanyaan Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Laundry Bagaimana Pengetahuan Kewirausahaan

1. Apakah anda menerapkan

pengetahuan langsung yang anda miliki dalam usaha ini?

2. Apakah anda menerapkan

pengetahuan tidak langsung yang anda miliki dalam usaha ini?

3. Apakah anda memamfaatkan kemampuan berinovasi dalam usaha ini?

4. Apakah anda memamfaatkan kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri antara kehidupan pribadi dengan usaha anda?

Bagaimana Strategi Pemasaran

1. Seperti apa bentuk dari Produk Jasa (The Service Product) yang anda tawarkan?

2. Seperti apa Tarif Jasa (Price) yang anda tawarkan?

3. Seperti apa Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location)yang anda


(2)

sediakan?

4. Apa bentuk Promosi (Promotion) yang anda gunakan?

5. Seperti apa Orang/Partisipan (People) yang anda pekerjakan?

6. Seperti apa Sarana Fisik (Physical Advidence) yang anda sediakan? 7. Seperti apa Proses (Process) yang

terjadi dalam usaha anda? Bagaimana

Manajemen

Permodalan dan Keuangan

1. Apakah anda telah melakukan

penilaian atas kelayakan potensi usaha anda sebelum menginvestasikan uang dan waktu anda untuk mendirikan usaha anda?

2. Apakah anda selalu memperhitungkan kebutuhan modal?

3. Apakah anda memperhitungkan kebutuhan modal untuk investasi, modal kerja bagi usaha yang telah anda dirikan?

4. Apakah anda membuat rincian arus kas?

Bagaimana

Keberhasilan Usaha

1. Apa yang anda rasakan terhadap pertumbuhan usaha anda? 2. Apa yang anda rasakan terhadap

perkembangan usaha anda? 3. Apa yang anda rasakan terhadap

jumlah peningkatan pelanggan usaha anda?

4. Apa yang anda rasakan terhadap keuntungan usaha anda?


(3)

Lampiran : Pertanyaan Wawancara II

Daftar Pertanyaan Penelitian untuk Pihak Konsumen Usaha Laundry Pertanyaan Penelitian Daftar pertanyaan Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Laundry Bagaimana Pengetahuan Kewirausahaan

1. Apakah yang anda rasakan terhadap penerapan pengetahuan langsung dari pemilik usaha ini?

2. Apakah yang anda rasakan terhadap penerapan pengetahuan tidak langsung dari pemilik usaha ini? 3. Apakah yang anda rasakan terhadap

pemamfaatan berinovasi dari pemilik usaha ini?

4. Apakah yang anda rasakan terhadap pemamfaatan kemampuan

mengatur waktu dan membiasakan diri antara kehidupan pribadi pemilik usaha dengan usahanya? Bagaimana Strategi

Pemasaran

1. Apakah anda tertarik terhadap bentuk dari Produk Jasa? (The Service Product) yang ditawarkan usaha ini?

2. Apakah anda tertarik terhadap Tarif Jasa (Price) yang ditawarkan usaha ini?

3. Apakah anda tertarik terhadap Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location)yang disediakan usaha ini?

4. Apakah anda tertarik terhadap bentuk Promosi (Promotion) yang digunakan usaha ini?

5. Apakah anda tertarik terhadap cara melayani Orang/Partisipan (People) yang anda dipekerjakan usaha ini? 6. Apa anda tertarik terhadap Sarana

Fisik (Physical Advidence) yang disediakan usaha ini?

7. Apa anda tertarik terhadap Proses (Process) yang terjadi dalam usaha ini?

Bagaimana

Keberhasilan Usaha

1. Apa pendapat anda terhadap pertumbuhan usaha ini? 2. Apa pendapat anda terhadap


(4)

3. Apa pendapat anda terhadap jumlah peningkatan pelanggan usaha ini?

4. Apa pendapat anda terhadap keuntungan usaha ini?


(5)

DAFTAR PUSTAKA

Alcacer, Juan. 2004. Location choices across the value chain: How activity and capability influence agglomeration and competition effects. New York : SternSchool of Business New York University.

Augusty Ferdinand. 2006. Metode Penelitian Manajemen. Semarang : Badan PenerbitUniversitas Diponegoro.

Chase, Richard B., F. Robert Jacobs, Nicholas J. Aquilano. Operations Management for Competitive Advantage. China : McGraw-Hill Irwin. Fandy Tjiptono. 2007. Pemasaran Jasa. Malang : Bayumedia Publishing. Gujarati, Damodar. 2004. Ekonometrika Dasar. Jakarta : Erlangga.

Handoko, Hani. 2000. Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta:BPFE.

Harding, H. A. 1978. Manajemen Produksi. Jakarta : Balai Aksara.

Heizer, Jay dan Barry Render. 2006. Manajemen Produksi. Jakarta : Salemba Empat.

Mudrajad Kuncoro. 2003. Why Manufacturing Industry Persisted to Cluster Spatially in Java. Gadjah Mada International Journal of Business vol. 5, No. 2, pp. 221- 247.

Nurul Indarti. 2004. Business Location and Success:The Case of Internet Café Business in Indonesia. Gadjah Mada International Journal of Business vol. 6,No. 2, pp. 171-192.

Rambat Lupiyoadi dan A. Hamdani. 2006. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta :Salemba Empat.

Schmenner, Roger W. 1994. Service Firm Location Decisions:Some MidwesternEvidence. International Journal of Service Industry Management, Vol. 5 No. 3,1994, pp. 35-56. c MCB University Press, 0956-4233

Situmorang, SyafrizalHelmi, Et al, 2010. Analisis Data Penelitian (menggunakanProgram SPSS). Medan: USU Press.


(6)

Sumarwan, Ujang. 2004. Perilakukonsumen ‘Teoridan Penerapannya Dalam Pemasaran. Jakarta: Penerbit PT. Ghalia Indonesia dengan MMA-IPB. Umar, Husein. 2003. MetodeRisetBisnis. Jakarta: PT GramediaPustakaUtama. 2004. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta:

Raja Grafindo Persada.

Skripsi :

Pratiwi, Azizah. 2010. AnalisisFaktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan LokasiTerhadapKesuksesan Usaha Jasa (Studi pada Usaha Jasa Mikro Kecil di sekitar kampus UNDIP Pleburan), Skripsi, FE UNDIP, Semarang.

Website :

http://www.usaha-kecil.com/usaha_kecil_menengah.html

http://galeriukm.web.id/news/kriteria-usaha-mikro-kecil-dan-menengah-umkm http://eprints.undip.ac.id/1918/1/Yuliana_ANALISIS_STRATEGI_BERSAING.pdf http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/MAKALAH%20FAKTOR%20KEBER HASILAN%20USAHA.pdf

http://eprints.undip.ac.id/23203/1/Microsoft_Word_-_analisis_faktor-faktor_yang_mempengaruhi_pemilihan_lokasi_usaha.pdf


(7)

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan suatu prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan pelaku atau nara sumber yang dapat diamati. Menurut Kuncoro (2003:21), penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang berisi tentang paparan dengan tidak melibatkan kalkulasi angka. Penelitian deskriptif (descriptive research) bertujuan membuat pencanderaan/lukisan/deskripsi mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat suatu populasi atau daerah tertentu secara sistematik, faktual, dan teliti. (Ginting dan Syafrizal , 2008 : 55).

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilakukan lingkungan sekitar kampus Universitas Sumatera Utara yang berada di Kelurahan Padang Bulan Medan. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2014.

3.3 Batasan Operasional

Batasan operasional dalam penelitian ini adalah untuk menghindari kesimpangsiuran dalam membahas dan menganalisis permasalahan dalam penelitian ini. Batasan operasional variabel ini adalah Pengetahuan Kewirausahaan, Strategi Pemasaran, Manajemen Permodalan dan Keuangan dalam mencapai Keberhasilan Usaha.


(8)

3.4 Defenisi Operasional

1. Pengetahuan Kewirausahaan

Pengetahuan kewirausahaan adalah segala sesuatu yang perlu diketahui mengenai kewirausahaan yang diperoleh dari sumber-sumber informasi yang ada. Adapun indikator yang digunakan adalah :

1. Pengetahuan langsung 2. Pengetahuan tidak langsung 3. Kemampuan berinovasi

4. Kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri 2. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi pemasaran (Suryana 2006 : 137). Adapun indikator yang digunakan adalah :

1. Produk Jasa (The Service Product) 2. Tarif Jasa (Price)

3. Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location) 4. Promosi (Promotion)

5. Karyawan (People)

6. Sarana Fisik (Physical Evidence) 7. Proses (Process)


(9)

Manajemen Permodalan dan Keuangan yaitu pengelolaan dana yang digunakan dalam usaha untuk menghasilkan keuntungan sesuai dengan tujuan usaha. Adapun indikator yang digunakan adalah:

1. Melakukan penilaian atas kelayakan potensi usaha 2. Memperhitungkan kebutuhan modal

3. Menganalisis kebutuhan modal untuk investasi (modal untuk usaha baru atau mengembangkan usaha)

4. Membuat rincian pengeluaran 5. Keberhasilan Usaha

Keberhasilan usaha merupakan pencapaian yang diharapkan di dalam bisnis. Adapun indikator yang digunakan adalah :

1. Pertumbuhan usaha 2. Perkembangan usaha

3. Jumlah peningkatan pelanggan 4. Keuntungan usaha


(10)

Tabel 3.1. Operasional Variabel

Variabel Defenisi Indikator

Pengetahuan Kewirausahaan

(X1)

Segala sesuatu yang perlu diketahui mengenai

kewirausahaan yang telah di peroleh dari sumber-sumber informasi yang ada.

1. Pengetahuan langsung 2. Pengetahuan tidak langsung 3. Kemampuan berinovasi 4. Kemampuan mengatur waktu

dan membiasakan diri Strategi

Pemasaran (X2)

Paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan

keberhasilan strategi pemasaran

1. Produk Jasa (The Service Product)

2. Tarif Jasa (Price)

3. Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location) 4. Promosi (Promotion) 5. Orang/Partisipan (People) 6. Sarana Fisik (Physical

Advidence)

7. Proses (Process) Manajemen

Permodalan dan Keuangan

(X3)

Pengelolaan dana yang digunakan dalam usaha untuk menghasilkan keuntungan sesuai dengan tujuan usaha.

1. Melakukan penilaian atas kelayakan potensi usaha 2. Memperhitungkan kebutuhan

modal

3. Menganalisis kebutuhan modal untuk investasi, modal kerja bagi usaha

4. Membuat rincian pengeluaran Keberhasilan

Usaha (Y)

Keberhasilan usaha adalah persepsi pemilik mengenai sejauh mana pencapaian dari usaha yang dijalankan sehingga dikategorikan berhasil

1. Pertumbuhan usaha 2. Perkembangan usaha

3. Jumlah peningkatan pelanggan 4. Keuntungan usaha

Sumber : Sumber: Ranto (2004), Suryana (2006) (diolah)

3.5 Informan penelitian

Informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha laundry atau penanggung jawab yang ada hubungannya dengan pemilik usaha laundry dan konsumen yang menggunakan jasa usaha laundry tersebut. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti diketahui bahwa terdapat 32 usaha laundry yang berada disekitar kampus USU Padang Bulan, antara lain :


(11)

1. Smile 2. Koresh 3. Afia 4. Star Wash 5. Favuorite 6. Mega 7. Ratu 8. Refresh 9. Queen

10. Fresh and Queen 11. Green Wash 12. Otto

13. Rumah Cuci 14. Winny 15. Klik 16. Fresh O 17. Kucek Kucek 18. Top

19. Express 20. Vista 21. Sun 22. Dry,s 23. CNN 24. Smile 25. Sini Suka 26. Keep Clean 27. Klik

28. B’s 29. Dream’s 30. Cik Cek 31. De’ 32. Hop Hop

Berdasarkan 32 usaha laundry yang ada disekitar Kampus USU Padang Bulan, peneliti hanya mengambil sampel sebanyak 10 usaha laundry dengan pertimbangan bahwa dari populasi yang ada terdapat berbagai kesamaan sehingga diperlukan penyederhanaan dengan kriteria, antara lain :


(12)

1. Adanya kesamaan harga jasa laundry yang ditawarkan antara usaha yang satu dengan yang lain.

2. Adanya kesamaan paket jasa laundry yang ditawarkan antara usaha yang satu dengan yang lain.

3. Adanya kesamaan kepemilikan usaha baik kepemilikan perseorangan, usaha patungan, maupun usaha keluargaya ng membuka cabang usahanya dengan nama berbeda.

Peneliti mengingat bahwa pelanggan usaha laundry adalah mahasiswa dan mahasiswi, peneliti mengambil 2 orang pelanggan yang pernah menggunakan jasa laundry yaitu laki-laki dan perempuan masing-masing 1 orang dengan komposisi yang sama untuk 10 usaha laundry yang dijadikan objek dan sumber penelitian. Jadi, jumlah pelanggan yang dijadikan informan dalam penelitian ini sebanyak 2x10 = 20 orang.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti menetapkan jumlah keseluruhan informan dalam penelitian ini yaitu 10 orang pemilik usaha dari 10 usaha laundry yang dijadikan sumber informasi dan 20 orang pelanggan dari 10 usaha laundry sehingga total keseluruhan jumlah informan adalah 30 informan.

3.6 Jenis dan Sumber Data

Penulis menggunakan dua jenis data untuk membantu memecahkan masalah, yaitu:

1. Data Primer

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari responden terpilih pada lokasi penelitian. Data primer ini diperoleh dari informan penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha laundry atau penanggung jawab yang ada hubungannya dengan pemilik usaha laundry dan konsumen yang menggunakan jasa usaha laundry tersebut.


(13)

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui studi dokumen dengan mempelajari berbagai tulisan melalui buku, jurnal, majalah dan situs internet untuk mendukung penelitian.

3.7 Metode Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1. Wawancara mendalam (depth interview)

Peneliti melakukan wawancara mendalam kepada informan secara pribadi. 2. Pengamatan (Observation)

Observasi adalah pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan langsung pada lokasi penelitian, yaitu pada usaha laundry di sekitar kampus Universitas Sumatera Utara yang berada di Kelurahan Padang Bulan Medan untuk melengkapi catatan penelitian yang diperlukan.

3. Studi Dokumentasi

Pengumpulan data diperoleh dari buku-buku, jurnal dan informasi dari internet yang mempunyai relevansi atau berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.

3.8 Prosedur Pengumpulan Data 3.8.1 Pra-Depth Interview

Peneliti memulai depth interview dengan menggunakan langkah langkah seperti yang disarankan oleh Mulyana (2003 : 82), yaitu:

1. Menemukan subjek penelitian

Untuk menemukan orang yang akan dijadikan subjek penelitian, peneliti harus terjun ke lapangan untuk menemukan orang yang layak untuk diwawancara. Sejalan dengan proses ini, peneliti dapat meminta rujukan


(14)

mengenai siapa lagi orang yang mempunyai pengalaman atau karakteristik serupa.

2. Menentukan jumlah responden

Dalam metode depth interview tidak ada kriteria baku mengenai berapa jumlah responden yang harus diwawancarai. Sebagai aturan umum, peneliti berhenti melakukan wawancara sampai data menjadi jenuh.

3. Variasi responden

Pertimbangan dalam pemilihan sampel ini adalah bahwa sampel sebaiknya bervariasi, dilihat dari ciri demografisnya, sehingga hasil penelitian tidak menyimpang karena faktor-faktor sosio-ekonomi, gender, atau kepribadian yang tidak relevan, akan diperkaya oleh orang-orang yang berlainan dalam ciri-ciri tersebut.

3.8.2 Pada Saat Depth Interview

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peneliti saat melakukan depth interview, yaitu :

1. Memulai wawancara

Wawancara dimulai dengan basa-basi ketimuran, namun tetap proporsional dan secukupnya, apalagi bila responden adalah orang penting dan hanya memiliki waktu yang terbatas.

2. Mengajukan pertanyaan

1. Untuk memperoleh data secermat mungkin, digunakan tape recorder. Namun, sebelum menggunakan tape recorder, terlebih dahulu meminta izin kepada responden. Hal ini mungkin terjadi adalah responden menjadi


(15)

gugup ketika menyadari jawabannya direkam, namun biasanya hal ini tidak berlangsung lama, dan kegugupan itu mencair seiring dengan jalannya wawancara. Keuntungan peneliti bila menggunakan tape recorder adalah (1) peneliti dapat lebih berkonsentrasi penuh terhadap informasi yang diberikan responden karena tidak harus mencatat ataupun menulis seluruh informasi yang terucap, dan (2) data menjadi lebih lengkap dan akurat

2. Pertanyaan dalam depth interview cenderung dimulai dengan kata tanya bersifat terbuka, seperti ‘bagaimana’, ‘apakah’, dan ‘mengapa’.

3. Peneliti harus dapat membawa wawancara ini menjadi sebuah ‘percakapan informal’, sehingga peneliti dapat menggali apa yang responden rasakan dan pikirkan. Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang akrab dan informal. Pertanyaan bahkan dapat diajukan dalam bahasa daerah, bila diyakini responden akan bersikap lebih terbuka

3. Pedoman penyelenggaraan wawancara

Beberapa pedoman yang perlu diketahui dalam menyelenggarakan wawancara, yaitu:

1. Penyusunan isi wawancara yang efektif, dengan berusaha menempatkan pesan utama pada awal pembicaraan.

2. Sikap dan ekspresi vokal yang tepat. 3. Saling membuka diri.

4. Sesuaikan penggunaan alat peraga dengan kondisi saat wawancara. 5. Memperhitungkan kepentingan dan perspektif penelitian.


(16)

1. Pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pribadi (seperti tempat dan tanggal lahir, usia, riwayat pendidikan, penghasilan, dan sebagainya) diajukan pada akhir wawancara. Hal ini berkebalikan dengan pertanyaan dalam survei yang umumnya menempatkan pertanyaan-pertanyaan pribadi ini diawal wawancara. Tujuan teknik ini adalah menghindarkan responden dari keharusan memberikan jawaban yang bersifat pribadi, yang mungkin membuatnya malu atau tersinggung sehingga mempengaruhi jawaban atas pertanyaan berikutnya, atau bahkan secara mendadak dan sepihak membatalkan wawancara.

2. Pada akhir wawancara, peneliti sebaiknya meminta alamat, nomor telepon, ataupun email responden. Tujuannya adalah agar memudahkan peneliti untuk menghubungi responden bila membutuhkan data tambahan. 3.8.3 Pasca Depth Interview

Peneliti menyalin hasil wawancara ke dalam bentuk tulisan dan memilah-milahnya berdasarkan kategorinya yang relevan, seperti model, hipotesis, atau kerangka teori yang sedang dibangun.

3.9. Uji Keabsahan dan Metode Triangulasi

Keabsahan bentuk batasan berkaitan dengan suatu kepastian bahwa yang berukur benar- benar merupakan variabel yang ingin di ukur. Keabsahan ini juga dapat dicapai dengan proses pengumpulan data yang tepat. Salah satu caranya adalah dengan proses triangulasi, yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Pada penelitian ini metode triangulasi yang


(17)

digunakan adalah metode triangulasi data dimana menggunakan berbagai sumber data seperti dokumen, arsip, hasil wawancara, hasil observasi atau juga dengan mewawancarai lebih dari satu subjek yang dianggap memiliki sudut pandang yang berbeda.

3.10 Teknik Analisis Data

Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (depth interview). Analisis data dilakukan setelah terlebih dahulu editing data, mengorganisir data sesuai dengan variabel penelitian kemudian dilakukan analisis.

Analisis data penelitian ini menggunakan analisis isi (Content Analysis), yaitu menguraikan jawaban-jawaban berdasarkan fakta, dan dibuat matrik-matrik yang menjelaskan pengkategorisasian terhadap hasil yang ditemukan di lapangan dan dibandingkan dengan teori yang ada (Bugin, 2008)


(18)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Karakteristik Informan

Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 (sepuluh) orang pemilik usaha dan 20 (dua puluh) orang pelanggan/konsumen, sehingga total keseluruhan jumlah informan adalah 30 informan, dengan karakteristik yang berbeda-beda seperti pada Tabel 4.1 dan Tabel 4.2 berikut ini:

Tabel 4.1

Karakteristik Informan Pemilik Usaha Laundry No Nama Usaha

Laundry

Nama Pemilik Usaha

Jenis Kelamin

Usia Pendidikan Terakhir 1 Fresh O Fadillah Wanita 45 Tahun S1

2 Klik Retno A. Putri Wanita 50 Tahun S1

3 Rejoice Herbet L Pria 45 Tahun S1

4 Vista Riyanti Wanita 48 Tahun SMA

5 Rumah Cuci Isma Dayanti Wanita 35 Tahun S1 6 Smile Nurida Siregar Wanita 32 Tahun SMA 7 Queen Amel Susanti H Wanita 45 Tahun S1 8 Winny Piana Pohan Wanita 50 Tahun S1 9 CNN Sofi Herlinda S Wanita 52 Tahun S1 10 Sun Fitri Dima Sari Wanita 49 Tahun S1 Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan tabel 4.1 dapat dilihat bahwa informan pemilik usaha laundry dalam penelitian ini berjumlah 10 orang dengan 10 nama Laundry yang ada disekitar lingkungan sekitar kampus Universitas Sumatera Utara. Rentang umur pemilik usah Laundry berkisar antara 32 tahun sampai 52 tahun. Mayoritas responden berjenis kelamin wanita. Hal ini disebabkan bahwa wanita lebih suka melakukan pekerjaan mencuci dan berminat untuk membuka usaha laundry.


(19)

Tabel 4.2

Karakteristik Informan Pelanggan/Konsumen Usaha Laundry

No Nama

Pelanggan/Konsumen

Jenis Kelamin Usia Pendidikan Terakhir

1 Irwan Siregar Laki-Laki 21 Tahun S1

2 Veronika Sitanggang Wanita 19 Tahun S1

3 Anisa Juliana Wanita 19 Tahun S1

4 Asita Rahmadayanti Wanita 20 Tahun S1

5 Suci Ramadhani Wanita 19 Tahun S1

6 Melody Wanita 20 Tahun S1

7 Rizky Pratama Laki-Laki 20 Tahun S1

8 Rhea Tiara Dinata Wanita 19 Tahun S1 9 Aidatul Oktavianda Wanita 18 Tahun S1 10 Fred Situmorang Laki-Laki 21 Tahun S1 11 Zulfikar Srg Laki-Laki 22 Tahun S1

12 Agus Irwandi Laki-Laki 22 Tahun S1

13 Nanda Saputra Laki-Laki 22 Tahun S1

14 Febri Sandi Laki-Laki 22 Tahun S1

15 Intan Darmayasari Wanita 22 Tahun S1

16 Naumi Siregar Wanita 21 Tahun S1

17 Sandi Saputra S Laki-Laki 19 Tahun S1

18 Fitria Yulisa Wanita 21 Tahun S1

19 Zuhri Lubis Laki-Laki 18 Tahun S1

20 Agung Hawari Laki-Laki 23 Tahun S1

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.2 dapat dilihat bahwa data informan dari pelanggan usaha laundry dalam penelitian ini berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 10 orang wanita dan 10 orang laki-laki. Informan yang diwawancarai mempunyai rentang umur 18 sampai 23 tahun.

4.2 Pembahasan Hasil Wawancara Pihak Pemilik Usaha Laundry 4.2.1 Persepsi Pemilik Usaha Tentang Pengetahuan Kewirausahaan 4.2.1.1Persepsi Tentang Penerapan Pengetahuan Langsung

Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan langsung seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.3 berikut ini :


(20)

Tabel 4.3

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penerapan Pengetahuan Langsung

Informan Jawaban

1 Ya, Saya menempatkan penegetahuan langsung dalam usaha ini 2 Ya saya selalu memanfaatkan pengetahuan langsung usaha ini 3 Ya, saya menerapkan pengetahuan langsung

4 Ya, pengetahuan berupa apa yang dibutuhkan untuk membuat toko/usaha Laundry

5 Ya, karena dapat membantu dalam menjalankan usaha laundry 6 Ya, saya menerapkan kemampuan pengetahuan langsung saya miliki 7 Ya, pengetahuan langsung yang saya miliki perlu untuk

meningkatkan usaha ini

8 Ya ini untuk menjaga kelancara usaha saya

9 Iya karena penerapan pengetahuan langsung yang saya miliki dalam usaha ini menitik beratkan keberlangsungan usaha laundry saya. 10 Iya karena menurut saya penting bagi konsumen untuk tahu dan itu

akan menarik minat konsumen untuk menjadi pelanggan Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.3 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengemukakan bahwa memahami penerapan pengetahuan langsung usaha yang dijalankan sangat diperlukan dalam menjalankan suatu usaha. Informan juga menambahkan memahami usaha yang dijalani merupakan sesuatu yang penting sekali bagi setiap wirausahawan, agar usaha yang dijalani menjadi lebih maksimal.

4.2.1.2 Persepsi Tentang Penerapan Pengetahuan Tidak Langsung

Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tidak langsung seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.4 berikut ini :


(21)

Tabel 4.4

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penerapan Pengetahuan Tidak Langsung

Informan Jawaban

1 Saya tidak selalu menerapkan pengetahuan tidak langsung di setiap usaha ini

2 Saya selalu menerapkan pengetahuan tidak langsung usaha ini 3 Ya, saya selalu memanfaatkan pengetahuan tidak langsung

4 Ya, jasa/pelayanan kepada konsumen diajarkan kepada masing-masing karyawan

5 Ya, karena bisa memberikan masukkan atau membantu usaha laundry

6 Ya saya selalu menerapkan pengetahuan tidak langsung tersebut 7 Kadang-kadang

8 Iya hanya sekedar yang sata tahu

9 Iya karena terkadang pengetahuan tidak lagsung itu malah sanagt berguna

10 Kadang-kadang jika konsumen bertanya Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.4 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan harus mampu mengimpelentasikan pengetahuan tidak langsungnya kepada usaha yang dijalankannya. Dengan adanya pemahaman tersebut maka usaha yang dilakukan lebih mampu bersaing dengan usaha-usaha lainnya.

4.2.1.3 Persepsi Tentang Pemanfaatan Kemampuan Berinovasi

Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan kemampuan berinovasi seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.5 berikut ini :

Tabel 4.5

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Pemanfaatan Kemampuan Berinovasi

Informan Jawaban

1 Ya, produk-produk yang kami berikan selalu berubah sesuai dengan kebutuhan pelanggan

2 Selalu memberikan dan membuat invoasi-inovasi layanan yang berkualitas seperti, adanya pemisahan pakaian yang luntur, pemberian parfum sesuai keinginan pelanggan, dll


(22)

cuci cepat, pemberian diskon untuk pelanggan yang telah mencuci lebih dari 10 kali , dll.

4 Ya, produk-produk yang kami berikan selalu berubah sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan pelanggan

5 Ya, agar konsumen lebih senang untuk menggunakan jasa laundry ini 6 Ya saya menerapkan kemampuan berinovasi saya dalam usaha saya

ini

7 Tentu, ada beberapa inpvasi yang saya lakukan untuk menarik pelanggan/konsumen

8 Tentu saja karena menurut saya itu penting bagi perkembangan usaha

9 Tentu ini menarik konsumen untuk mau menjadi pelanggan

10 Tentu saja. hal ini untuk menarik minat konsumen dan menjadi usaha laundry yang berbeda/istimewa dari usaha laundry lainnya

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.5 diatas, maka dapat diketahui keselurah informan terus membuat inovasi yang terbaru agar usahanya tidak jenuh. keselurahan informan tersebut melakukakan inovasi pada produknya dengan cara yang sederhana saja, agar dapat menarik pelanggan dan pelanggan supaya tidak merasa bosan dengan produk yang ditawarkan usaha laundrynya tersebut.

4.2.1.4 Persepsi Tentang Pemamfaatan Kemampuan Mengatur Waktu dan Membiasakan Diri

Hasil penelitian menunjukkan pemamfaatan kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri kehidupan pribadi seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.6 berikut ini:

Tabel 4.6

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Pemamfaatan Kemampuan Mengatur Waktu dan Membiasakan Diri

Informan Jawaban

1 Ya, seharusnya tidak boleh menempatkan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi

2 Ya, saya mampu dalam mengatur dan memanfaatkan waktu pribadi saya dengan bisnis, agar dapat menjalankan usaha ini dengan baik 3 Ya tidak boleh mencampuri urusan pribadi dengan urusan usaha


(23)

5 Ya, agar manajemen dalam usaha ini dapat berjalan lancar

6 Ya, tetapi saya tidak mencampurkan urusan pribadi dengan urusan usaha saya ini

7 Iya, karena kehidupan pribadi dapat mengganggu berjalannya usaha ini

8 Tentu saja antara kehidupan pribadi dengan usaha harus dipisahkan untuk dapat menjalankan usaha dengan sebaik mungkin

9 Tentu karena penting untuk tidak mencapurkan urusan pribadi dengan usaha

10 Iya karena itu penting demi menjaga kepuasaan pelanggan terhadap kinerja usaha ini

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.6 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengemukakan bahwa mereka dapat membagi waktu antara usaha dengan keluarga. Informan juga mengemukakan bahwa usaha dan pribadi sama-sama penting dan informan juga mengungkapkan bahwa dengan mampu mengatur waktu, usaha akan lebih berjalan lancar.

4.2.2 Persepsi Pemilik Usaha Tentang Strategi Pemasaran

4.2.2.1 Persepsi Tentang bentuk dari Produk Jasa (The Service Product) Hasil penelitian menunjukkan bentuk dari Produk Jasa (The Service Product) yang ditawarkan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.7 berikut ini :

Tabel 4.7

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Produk Jasa (The Service Product)

Informan Jawaban

1 Pelayanan yang terbaik

2 Seperti laundry umumnya, selain jasa pencucian adanya penambahan layanan dengan layanan antar-jemput pakaian

3 Pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pelanggan 4 Berupa pelayanan yang terbaik dibandingkan pesaing-pesaing

lainnya

5 Memberikan layanan yang maksimal mungkin demi kepuasaan pelanggan itu sendiri


(24)

6 Produk yang bersih dan wangi 7 Berupa pelayanan Laundry 8 Jasa laundry saja

9 Jasa laundry saja

10 Berupa jasa laundry dengan mengutamakan kepuasaan pelanggan dalam menerima pelayanan

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.5 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengemukakan bahwa produk jasa yang mereka tawarkan selain pencucian pakaian saja, mereka mencoba menambah produk selain jasa pencucian pakaian, adanya jasa pencucian boneka, karpet, dan helm. agar lebih menarik lagi usahanya.

4.2.2.2 Persepsi Tentang bentuk dari Tarif Jasa (Price)

Hasil penelitian menunjukkan Tarif Jasa (Price) yang ditawarkan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.8 berikut ini :

Tabel 4.8

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Tarif Jasa (Price)

Informan Jawaban

1 Tarif murah tetapi berkualitas dan memuaskan

2 Tarif yang saya tawarkan sesuai dengan finansial pelanggan (Anak kost) sehingga harga terjangkau

3 Sesuai atau tergantung dengan jasa yang diberikan 4 Tarif murah meriah

5 Tarif yangs sesuai dengan kantong mahasiswa

6 Tarif yang murah dan terjangkau bagi semua kalangan 7 Tarif yang saya berikan berupa per kilogram

8 Tarif laundry saya per kilo dengan harga Rp 5000

9 Tarif yang diberikan terjangkau mahasiswa, per kilogram Rp. 5000 10 Tarif bisa berupa perkilogram atau dalam bentuk paket

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.8 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa harga produk yang mereka tetapkan sesuai dengan kualitas dari produk-produk tersebut. Informan melakukan ini agar konsumen


(25)

mereka tidak merasa tertipu dan di harapkan konsumen-konsumen merasa puas dan mereka pun mengharapkan agar konsumen-konsumennya menjadi pelanggan/konsumen tetap dan tidak berpaling ke usaha pesaing.

4.2.2.3 Persepsi Tentang bentuk dari Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location)

Hasil penelitian menunjukkan Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location) yang disediakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.9 berikut ini :

Tabel 4.9

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location)

Informan Jawaban

1 Tempat yang dekat dengan pelanggan atau konsumen (khususnya Mahasiswa USU)

2 Tempat yang bersih, nyaman dan aman

3 Tempat yang strategis baik berdekatan dengan kos-kosan mahasiswa maupun kampus

4 Tempat yang strategis (kawasan USU)

5 Lokasi dekat dengan kos-kosan para mahasiswa 6 Lokasi yang strategis dekat USU

7 Lokasi berada ditepi jalan dan dekat dengan lingkungan mahasiswa 8 Dekat dengan jalan raya dan mudah dijangkau oleh mahasiswa 9 Lokasi cukup strategis karena dekat dengan beberapa kos-kosan 10 Lokasi tempat usaha saya termasuk strategis karena dekat dengan

kost-kostan mahasiswa Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.9, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa usaha yang mereka dirikan memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan kampus Universitas Sumatera Utara, Kos-kosan Mahasiswa maupun Perumahan yang berada disekitar Jl. Dr Mansyur dan Jl. Djamin Ginting Padang Bulan.


(26)

4.2.2.4 Persepsi Tentang bentuk dari Promosi (Promotion)

Hasil penelitian menunjukkan Promosi (Promotion) yang digunakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.10 berikut ini :

Tabel 4.10

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Promosi (Promotion)

Informan Jawaban

1 Promosi dalam bentuk browsur atau baliho 2 Menggunakan browsur dan Internet

3 Dengan membuat browsur

4 Promosi dengan paket murah dan paket cepat 5 Bentuk promosi browsur disekitar tempat laundry 6 Bentuk promosi berupa brosur dan iklan

7 Berupan selebaran

8 Memberikan diskon tapi tergantung

9 Berupa memberikan diskon apabila menjadi pelanggan dan dapat memilih wangi yang diinginkan

10 Ada menggunakan selebaran yang berisikan pelayananyang dapat diterima konsumen

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.10 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa mereka menggunakan media periklanaan sebagai media untuk mempromosikan usaha mereka. Media periklanan yang biasa digunakan oleh pihak informan pemilik usaha adalah menggunakan spanduk, browsur, pamflet dan menggunakan media sosialita seperti Facebook, Twitter ataupun BBM Sosialita kepada pelanggan/konsumen. Dan informan juga mengungkapkan bahwa media periklanan merupakan strategi promosi yang sangat efektif dan efesien.

4.2.2.5 Persepsi Tentang bentuk dari Karyawan (People)

Hasil penelitian menunjukkan Karyawan (People) yang dipekerjakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.11 berikut ini :


(27)

Tabel 4.11

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Karyawan (People)

Informan Jawaban

1 Rajin, Ramah dan Santun

2 Pekerja yang saya pekerjakan didalam usaha saya adalah orang yang bertanggung jawab dan jujur

3 Orang yang ingin bekerja keras 4 Rajin dan ramah

5 Pekerja yang sangat berpartisipasi semangat dalam bekerja 6 Orang yang ramah, jujur, dan rajin

7 Orang yang mau bekerja keras dan rajin 8 Orang yang mau bekerja keras

9 Orang yang saya pekerjakan pekerja keras dan jujur 10 Harus jujur, mau bekerja keras dan bertanggung jawab Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.11, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa mereka menggunakan pekerja atau orang yang berpartisipasi didalam usahanya yaitu orang yang mau bekerja keras, jujur, ramah dan mampu melayani pelanggan dengan sebaik mungkin. karena dengan adanya Sumber Daya Manusia yang baik akan mendapatkan hasil kinerja yang baik juga. 4.2.2.6 Persepsi Tentang Sarana Fisik (Physical Advidence)

Hasil penelitian menunjukkan Sarana Fisik (Physical Advidence) yang disediakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.12 berikut ini :

Tabel 4.12

Matrik Jawaban Pemilik Usaha dari Sarana Fisik (Physical Advidence)

Informan Jawaban

1 Berupa Mesin cuci yang lengkap, Setrikaan baik itu yang Uap atau biasa, dan perlengkapan pendukung

2 Menyediakan mesin cuci yang bagus, pengharum yang dibutuhkan pelanggan

3 Hanya tinggal menambahkan tempat duduk kepada pelanggan 4 Berupa tempat duduk tamu, dll (fasilitas Laundry)

5 Berupa pelayanan yang dapat dinikmati konsumen

6 Sarana fisik berupa fasilitas semua pelengkapan laundry itu sendiri 7 Tidak ada, karena sudah cukup lengkap

8 Sarana fisik bagi saya menyediakan mesin laundry, alat setrikaan dan semacamnya.


(28)

9 Tidak ada sarana fisik yang spesial, hanya menggunakan beberapa mesin cuci dalam menjalankan usaha

10 Tidak ada

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.12, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa mereka memiliki sarana fisik yang lengkap dan bekerja sesuai target. Sehingga dengan kelengkapan sarana dana prasarana dapat meningkatkan kerja dan mampu menyelesaikan target yang diinginkan.

4.2.2.7 Persepsi Tentang Proses (Process)

Hasil penelitian menunjukkan Proses (Process) yang terjadi dalam usaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.13 berikut ini :

Tabel 4.13

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Proses (Process)

Informan Jawaban

1 Pelayanan, Pengirman, Pencucian, Pemaketan, dan penyajian

2 Pencucian, penggosokan, penyetrikaan, pelipatan dan pemaketan pakaian

3 Pelayanan, pencucian, dan pengiriman

4 Pelayanan, pengiriman, pencucian, pemaketan, dan penyajian 5 Pelayanan, pencucian, pengiriman, dan penyajian

6 Pelayanan, pencucian, pengiriman, penyajian

7 Prosesnya berupa jasa layanan pencucian pakaian, baik dari pencucian sampai pemaketan pakaian

8 Proses awal memang susah, tapi sekarang sudah semakin maju

9 Proses yang terjadi mulai dari pemisahan pakaian, mencuci, menjemur dan penyetrikaan

10 Banyak proses dalam menjalankan masa pencucian sampai akhir yaitu penyajian

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.13, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa proses yang lebih cepat dan mampu mengerjakan sesuai target merupakan nilai tambah untuk merebut hati pelanggan. keutamaan yang


(29)

harus dicapai adalah kepuasaan pelanggan dalam menggunakan jasa laundry kiloan ini.

4.2.3 Persepsi Pemilik Usaha Tentang Manajemen Permodalan dan Keuangan

4.2.3.1 Persepsi Tentang Penilaian atas Kelayakan Potensi Usaha

Hasil penelitian menunjukkan penilaian atas kelayakan potensi usaha sebelum menginvestasikan uang dan waktu untuk mendirikan usaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.14 berikut ini :

Tabel 4.14

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penilaian atas Kelayakan Potensi Usaha

Informan Jawaban

1 Sudah, menurut saya usaha ini memberikan prospek yang lebih ke depannya.

2 Sudah, karena usaha ini adalah usaha keluarga saya. sehingga selalu saya lakukan studi kelayakan potensi usaha ini ke depannya

3 Ya, saya selalu memperhitungkan modal usaha ini 4 Sudah, menurut saya ini usaha yang menjanjikan

5 Sudah, untuk melihat apakah usaha laundry itu layak atau tidaknya dijalankan

6 Sudah, karena penilaian adalah hal yang sangat penting

7 Iya, karena penting sebelum mendirikan usaha memperhitungkan laba dan ruginya

8 Tentu, semuanya sudah saya fikirkan sebelum memulai usaha 9 Tentu saja karena semua harus dipertimbangkan

10 Tentu saja setiap usaha harus diperhitungkan untung dan ruginya terlebih dahulu

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.12, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa mereka melakukan menalaah penilaian atas kelayakan potensi suatu bisnis sebelum menginvestasikan uang dan waktu untuk mendirikan usaha. Informan juga menambahkan penilaian merupakan suatu kewajiban


(30)

sebelum mendirikan sebuah usaha sehingga bisa melihat sampai dimana nanti usaha itu berjalan ke depan.

4.2.3.2 Persepsi Tentang Memperhitungkan Kebutuhan Modal

Hasil penelitian menunjukkan perhitungan kebutuhan modal. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.15 berikut ini :

Tabel 4.15

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Memperhitungkan Kebutuhan Modal

Informan Jawaban

1 Ya, saya merincikan semua kebutuhan modal yang telah saya korbankan untuk usaha laundry sehingga dapat melihat untung atau ruginya.

2 Ya, saya selalu memperhitungkan kebutuhan modal agar tidak terjadi kerugian usaha ini

3 Ya saya memperhitungkan kebutuhan modal usaha ini untuk jangka pendek maupun jangka panjang

4 Ya,karena saya harus mampu melihat keadaan keuangan usaha saya ini.

5 Tentu agar dapat melihat untung atau ruginya usaha ini 6 Bagian keuangan yang menghitungnya

7 Tidak karena keuntungan yang didapat selalu diputar kembali untuk modal

8 Iya karena selalu ada pertambahan alat-alat untuk usaha saya 9 Iya karena terkadang harus membeli alat-alat untuk laundry 10 Ya karena itu penting dalam mengembangkan usaha

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.15, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa mereka selalu memperhitungkan kebutuhan modal yang akan mereka keluarkan agar dapat melihat rugi dan keuntungan dari modal yang telah dikeluarkan. Informan juga menambahkan bukan modal saja yang perlu diperhitungkan, ada banyak hal-hal juga harus diperhitungkan misalnya bagaimana cara merekrut karyawan yang baik, pemilihan jenis-jenis kelengkapan alat-alat pencucian maupun setrikaan.


(31)

4.2.3.3 Persepsi Tentang Memperhitungkan Kebutuhan Modal untuk Investasi, Modal Kerja

Hasil penelitian menunjukkan memperhitungkan kebutuhan modal untuk investasi, modal kerja bagi usaha yang telah anda dirikan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.16 berikut ini :

Tabel 4.16

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Memperhitungkan Kebutuhan Modal untuk Investasi, Modal Kerja

Informan Jawaban

1 Ya, modal harus diinvestasikan secara efisien

2 Ya, modal yang saya tanam di usaha ini agar dapat mengembalikannya, sehingga saya menginvestasikannya untuk masa jangka panjang usaha ini

3 Setiap usaha selalu menginvetasikan modalnya untuk keberlangsungan usaha ini

4 Ya, modal harus diinvestasikan secara efisien

5 Ya, saya selalu menghitu keuntungan yang saya dapat dari usaha ini 6 Ya, saya memperhitungakannya

7 Tidak karena saya tidak melakukan investasi selain usaha laundry 8 Ya, modal diinvestasikan itu penting apabila nanti usaha saya mulai

tutup

9 Iya untu mengetahui keuntungan yang saya dapatkan 10 Iya. ini dilakukan untuk melihat perkembangan usaha saya Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.16, maka kita dapat diketahui seluruh informan melakukan analisis kebutuhan modal untuk investasi dan modal kerja terhadap usaha yang telah didirikan. Analisis ini dilakukan untuk melihat apa langkah-langkah yang harus dilakukan demi kelancaran usaha-usaha laundry nya dalam jangka panjang. Investasi yang sering dilakukan informan adalah membuka cabang baru atau membuka usaha yang lain dan juga mengembangkan usaha yang ada.


(32)

Hasil penelitian menunjukkan rincian arus kas seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.17 berikut ini :

Tabel 4.17

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Rincian Arus Kas

Informan Jawaban

1 Ya, saya membuat rincian arus kas

2 Selalu, ini saya buat agar keuntungan usaha saya sangat jelas 3 Ya, saya pasti membuat rincian arus kasnya setiap bulan

4 Ya, selalu membuat arus kas, agar dapat melihat laba atau ruginya usaha ini setiap bulannya

5 Ya untuk mempermudah transaksi dalam pembukuan 6 Ya, arus kas ini dapat melihat uang masuk atau keluar

7 Iya tapi hanya perbulan dari tanda bukti pembayaran konsumen 8 Tentu, untuk melihat pemasukkan setiap hari

9 Tentu saja

10 Iya tentu saja untuk mengetahui keuntungan yang saya dapat Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.17, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa mereka membuat rincian arus kas. Informan juga mengungkapkan bahwa dengan membuat rincian arus kas mereka dapat mengetahui keadaan keuangan usaha mereka, dapat mengetahui keuntungan maupun kerugian yang diperoleh, serta mengetahui pengeluaran dan pemasukan usaha.

4.2.4 Persepsi Pemilik Usaha Tentang Keberhasilan Usaha 4.2.4.1 Persepsi Tentang Penilaian atas Pertumbuhan Usaha

Hasil penelitian menunjukkan penilaian atas pertumbuhan usaha yang dirasakan seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankannya. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.18 berikut ini :

Tabel 4.18


(33)

Informan Jawaban

1 Cukup puas, karena pertumbuhan usaha ini cukup baik

2 Cukup memuaskan, pertumbuhan usaha ini setiap bulan selalu baik 3 Saya merasakan usaha saya ini semakin tumbuh dan berkembang 4 Sangat puas, pertumbuhan usaha yang baik

5 Memuaskan

6 Sangat memuaskan

7 Saya senang karena sudah banyak peminat

8 Saya cukup senang karena semakin banyak konsumen 9 Saya merasa sangat senang

10 Saya senang karena semakin hari semakin banyak pelanggan Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.18, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa usaha yang dijalankan seluruh informan mengalami pertumbuhan usaha yang dijalankan dengan baik terutama pada bertambahnya aset-aset usaha yang dimiliki seperti bertambahnya cabang baru dan bertambahnya jumlah pelanggan. Informan juga mengungkapkan bahwa adanya perbedaan usaha yang sekarang dengan usaha yang dahulu.

4.2.4.2 Persepsi Tentang Penilaian atas Perkembangan Usaha

Hasil penelitian menunjukkan penilaian atas perkembangan usaha yang dirasakan seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankannya. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.19 berikut ini :


(34)

Tabel 4.19

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penilaian atas Perkembangan Usaha

Informan Jawaban

1 Puas, perkembangan usaha ini sesuai dengan yang diharapkan 2 Cukup memuaskan, karena perkembangan usaha ini selalu naik 3 Saya merasakan usaha saya berkembang setiap bulannya 4 Puas, perkembangannya sesuai dengan yang diharapkan 5 Puas, karena laundry ini telah diminati oleh para mahasiswa 6 Merasa puas, karena usaha lancar

7 Saya senag usaha saya ini perlahan-lahan sudah mulai berkembang 8 Saya merasa belum puas karena belum ada perkembangan yang

maksimal

9 Saya merasa belum bisa mengembangkan usaha ini karena masih belum bisa membuka cabang baru

10 Usaha saya belum ada perkembangan yang pesat Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.19, maka dapat di ketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa perkembangan usaha yang selama ini cukup memuaskan. Informan juga menambahkan semua yang dijalankan akibat dari usaha informan yang terus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita usahanya.

4.2.4.3 Persepsi Tentang Penilaian atas Peningkatan Pelanggan

Hasil penelitian menunjukkan penilaian atas peningkatan pelanggan yang dirasakan seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankannya. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.20 berikut ini :

Tabel 4.20

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penilaian atas Peningkatan Pelanggan

Informan Jawaban

1 Puas, pelanggan semakin lama semakin banyak

2 Jumlah pelanggan yang ada sampai saat ini ada peningkatan setiap bulannya, walaupun tidak signifikan

3 Saya merasa senang, semakin banyak pelanggan yang menggunakan usaha jasa pencucian ini

4 Puas, pelanggan semakin banyak dari hari ke hari 5 Memuaskan dengan apa yang terjadi dalam usaha ini


(35)

7 Saya merasa senang ats peningkatan pelanggan usaha saya ini 8 Saya senang karena semakin hari selalu ada pertumbuhan

9 Saya merasa senang karena semakin banyak konsumen yang percaya dengan hasil kerja karyawan saya

10 Saya merasa senang

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.18 di atas, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa usaha yang dijalankan seluruh informan mengalami peningkatan penjualan. Informan juga mengungkapkan peningkatan jumlah pelanggan mereka dikarenakan tingkat kebutuhan konsumen akan mencuci pakaian dari hari ke hari mengalami peningkatan.

4.2.4.4 Persepsi Tentang Penilaian atas Keuntungan Usaha

Hasil penelitian menunjukkan penilaian atas keuntungan yang diperoleh seorang wirausaha terhadap usaha yang dijalankannya. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.21 berikut ini :

Tabel 4.21

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang Penilaian atas Keuntungan Usaha

Informan Jawaban

1 Sangat memuaskan, usaha ini banyak mendapatkan laba

2 Keuntungan yang dirasakan cukup memuaskan, sehingga banyak keuntungan yang diperoleh

3 Saya merasa senang atas keuntungan yang saya peroleh

4 Sangat memuaskan, usaha ini banyak mendatangkan laba atau keuntungan

5 Memuaskan karena cabang laundry telah bertambah 6 Sangat memuaskan

7 Saya merasa senang

8 Cukup puas namun masih belum cukup untuk mengembangkan dengan membuka cabang baru

9 Saya merasa senang 10 Saya senang dan puas Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.18, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa usaha yang dijalankan seluruh informan mengalami keuntungan yang


(36)

meningkat. Informan juga mengungkapkan banyaknya keuntungan yang mereka dapat akibat banyaknya yang membutuhkan jasa pencucian pakaian.

4.3 Pembahasan Hasil Wawancara Pihak Pelanggan Usaha Laundry 4.3.1 Persepsi Pelanggan Usaha Tentang Pengetahuan Kewirausahaan 4.3.1.1 Persepsi Tentang Penerapan Pengetahuan Langsung

Hasil penelitian menunjukkan bagaimana persepsi pelanggan mengenai pengetahuan langsung seorang wirausaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.22 berikut ini :

Tabel 4.22

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang Penerapan Pengetahuan Langsung

Informan Jawaban

1 Benar-benar bermanfaat disaat dibutuhkan

2 Saya merasa puas dengan penerapan pengetahuan yang dimiliki pemilik usaha ini

3 Saya merasa tertarik menggunakan jasa usaha ini dengan adanya pemahaman yang langsung diberikan oleh pemiliknya

4 Yang saya rasakan sejak menggunakan usaha jasa laundry ini, saya cukup puas

5 Saya senang karena pemilik tahu bagaimana berwirausaha, sehingga bisa melayani konsumen dengan baik

6 Ya, saya puas dengan pengetahuaan langsung dari pihak laundry, fasilitas-fasilitas yang diberikan sudah sesuai dengan kriteria laundry

7 Penerapan pengetahuan langsung dari pemilik usaha ini sangat lah membantu saya dalam menghadapi masalah mencuci pakaian

8 Ini sangat menguntungkan bagi saya dalam pencucian pakaian saya sendiri

9 Pemilik belum mampu menjalankan usahanya dengan baik dan benar 10 Saya mengerti dengan penerapan langsung dari pemilik usaha

11 Pemilik mampu mengimplementasikan pengetahuannya dalam kelancaran usahanya tersebut

12 Tidak adanya pemahaman pemilik terhadap keberlangsungan usahanya kepada pelanggan

13 Pemilik tidak bisa memberikan pengetahun langsung tentang pencucian pakaian yang baik


(37)

15 Pemilik usaha mampu memahami keinginan pelanggan dengan pengetahuan langsungnya

16 Saya tidak pernah menerima penjelasan yang diberikan pemilik usaha

17 Saya mengetahui tujuan dan manfaat yang diberikan oleh pemilik usaha

18 Usaha yang dibuat oleh pemiliknya sangatlah bermanfaat bagi saya pribadi

19 Pemilik sudah melakukan yang terbaik denagn apa yang ia tahu di usahanya tersebut

20 Saya merasakan usahanya sangat membuat saya mempercayai usaha ini dalam hal pencucian pakaian saya

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.22, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausaha harus dapat memahami usaha yang telah di jalankan. Ada informan yang menambahkan bukan hanya usaha saja yang perlu di pahami melainkan seluruh aspek-aspek yang berhubungan dengan usaha kita dan dengan memahami usaha yang dijalani, maka kita dapat dengan mudah mengembangkan usaha dan dapat mengatasi kendala-kendala yang dihadapi.

4.3.1.2 Persepsi Tentang Penerapan Pengetahuan Tidak Langsung

Hasil penelitian menunjukkan bagaimana persepsi pelanggan mengenai pengetahuan tidak langsung seorang wirausaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.23 berikut ini :

Tabel 4.23

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang Penerapan Pengetahuan Tidak Langsung

Informan Jawaban

1 Saya merasa puas dengan adanya usaha ini

2 Saya puas dengan sikap dan pengetahuan tidak langsung yang dimiliki pemilik usaha

3 Saya mearsa puas dengan layanan usaha ini 4 Saya merasa puas dengan usaha jasa laundry ini

5 Jika pemilik usaha tidak tahu pengetahuan berwirausaha saya akan merasa kurang puas dengan pelayanannya


(38)

kenyamanan tersendiri bagi konsumen

7 Saya merasa terbantu dengan pemahaman dari pengetahuan tidak langsung yang dimiliki pengusaha laundry ini

8 Saya merasa puas dengan pengetahuan yang dimiliki pengusahanya demi menajalankan bisnisnya

9 Saya tidak tertarik apa yang dilakukan oleh pemilik usaha, karena pemilik usaha tak mampu memberikan perubahan yang sangat signifikan bagi usahanya

10 Saya senang bahwa apa yang orang lain sampaikan bahwa harga laundry mahal ditempat itu benar adanya

11 Saya merasa terbantu dengan adanya pemahaman yang dilakukan oleh pemilik usaha secara tidak langsung dalam usahanya ini

12 Kurangnya partisipasi pemilik dalam usahanya tersebut

13 Tidak mampu melayani konsumen jika konsumen mengeluh terhadap apa yang terjadi pada pencucian pakaian mereka

14 Mearsa membandingkan dengan kenyataan yang ada dengan pengetahuan tidak langsung yang didapatkan

15 Pemilik usaha sudah mampu dalam pemahaman pengetahuan tidak langsung dari usaha laundry ini

16 Pemahaman pengetahuan tidak langsung yang dimiliki pemilik usaha menjadikan usaha ini lancar

17 Saya menegtahui kekurangan dan kelemahan maupun keunggulan dari orang lain mengenai usaha itu

18 Saya merasa puas dengan apa yang telah dilakukan pemilik usaha untuk mengurangi beban saya dalam pencucian

19 Pengetahuan tidak langsung yang dipamahi oleh si pemilik yang diimplementasika ke usahanya sudah cukup baik

20 Pemilik mampu mengimplementasikan pengetahuannya kedalam suahanya dengan baik, sehingga usahanya mampu bersaing dengan usaha laundry-laundry disekitarnya

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.20, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausaha harus dapat mengimpelementasikan semua pengetahuannya tentang usahanya. dengan adanya ikut campur tangan si pemilik dengan baik sehingga mampu bersaing dengan usaha laundry yang ada disekitarnya.


(39)

Hasil penelitian menunjukkan bagaimana persepsi pelanggan usaha mengenai pemanfaatan kemampuan berinovasi seorang wirausaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.24 berikut ini :

Tabel 4.24

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang Pemanfaatan Kemampuan Berinovasi

Informan Jawaban

1 Sangat menguntungkan

2 Saya terbantu dalam mengatasi masalah pencucian pakaian saya 3 Saya merasa puas terhadap inovasi yang diberikan baik pelayanan

atau hasil cucian dari pemilik usaha laundry

4 Saya merasa puas terhadap inovasi yang dilakukan usaha laundry yang saya gunakan

5 Sangat senang karena dengan inovasi yang ada bisa lebih memberikan hasil laundry yang memuaskan

6 Sangat inovatif. produk-produk yang diberikan pemilik usaha sesuai dengan kebutuhan dan keungan konsumen

7 Saya merasa terbantu dengan adanya inovasi yang dilakukan usaha laundry ini

8 Sangatlah bermanfaat demi kelancaran usahanya

9 Tidak ada inovasi yang diberikan pemilik usahanya, cukuo dengan produk pencucian saja

10 Saya merasa bahwa usaha ini bermanfaat bagi saya. usaha ini membantu untuk meringankan tugas saya

11 Inovasi yang telah dilakukan oleh pemilik usaha demi kelancaran usaha ini sudah membantu saya dalam mengurangi beban dalam hal pencucuian pakaian

12 Cukup bagus namun tidak terlaksana dengan baik sehingga usahanya berjalan secara tidak baik

13 Belum adanya inovasi yang terbaru dalam usaha ini, masih produk jasa yang dulu mereka tawarkan

14 Saya merasakan manfaat yang diberikan oleh usaha laundry itu sendiri

15 Sangat bermanfaat bagi saya dalam mengurangi beban pencuian pakaian saya

16 Pemilik usaha berinovasi dalam menjalankan usahanya sehingga dapat memuaskan pelangganya

17 Sangat membantu saya dalam pemenuhan kebutuhan saya masalah pencucian pakaian

18 Saya merasa sangat tertarik dengan inovasi yang dibuat si pemilik dengan adanya paket harga. paket harga yang dibuat sangatlah membantu perekonomian mahasiswa


(40)

19 Inovasi sangat penting untuk keberlanjutan usahanya

20 Inovasinya masih belum cukup untuk skala yang lebih besar nantinya Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.24, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausaha harus selalu melakukan inovasi karena dengan inovasi yang dilakukan membuat usaha yang dijalankan akan selalu berkembang dan menarik minat pelanggan atau konsumen. Informan juga menambahkan inovasi merupakan suatu jalan menuju keberhasilan pada suatu usaha.

4.3.1.4 Persepsi Tentang Pemamfaatan Kemampuan Mengatur Waktu dan Membiasakan Diri

Hasil penelitian menunjukkan persepsi pelanggan mengenai bagaimana pemamfaatan kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri kehidupan pribadi seorang wirausaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.25 berikut ini:

Tabel 4.25

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang Pemamfaatan Kemampuan Mengatur Waktu dan Membiasakan Diri

Informan Jawaban

1 Saya tidak tahu

2 Saya salut melihat pemilik usaha ini karena profesional 3 Saya merasa pemiliknya profesional dalam mengatur waktu 4 Saya merasa pemilik usaha laundry disiplin dan profesional

5 Sangat senang karena bisa selesai pakaian yang saya titipkan dengan tepat waktu

6 Ya sangat mengagumkan. pihak laundry tidak mencampur adukkan kehidupan pribadi dengan usahanya

7 Kemampuan mengatur waktu dari si pemilik usaha sangatlah baik, dia bisa membiasakan diri antara kehidupan pribadi dan usahanya 8 Saya sangat salut dengan pemahaman yang dilakukan pemilik usaha

dalam mengatur wajtu pribadi dan usahanya

9 Dalam pengaturan waktu pemilik usaha ini bisa mengatur waktunya dengan baik


(41)

dengan usahanya. setiap hari buka dengan jadwal yang ditentukan oleh pemilik usaha

12 Usaha ini selalu buka tergantung keinginan pemiliknya

13 Pemiliknya mampu membagi waktu usahanya dan waktu waktu ntuk pribadinya sendiri

14 Saya merasakan manfaatnya, karena setiap saya butuhkan jasa laundry ini, usaha selalu buka. karena pemilik mampu mengatur waktu untuk melakukan usahanya

15 Pemilik mampu menyesuaikan waktu dalam menjalankan usahanya. dan tidak merugikan pelanggannya maupun dia sendiri

16 Pemilik usaha mampu membagi waktunya dalam menjalankan usahanya

17 Saya yakin, pemilik usaha sudah mampu mengatur waktu usahanya dengan waktu pribadinya. karena usahanya selalu buka setiap jam kerja

18 Pemilik usaha mampu mengatur waktu antara waktu pribadinya dengan usahanya

19 Usahanya ini sangatlah baik, karena dibuka setiap hari meski sampai jam 20.00 WIB

20 Pemiliknya mampu mengatur waktu pribadi dan usahanya Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.25, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausahaan itu harus mampu membagi waktu antara usaha dengan keluargademi menjadikan usaha yang baik dan berkembang. Informan juga mengungkapkan bahwa keluarga dan usaha itu sama-sama pentingnya dan harus sama-sama adil dalam pembagian waktu.

4.3.2 Persepsi Pelanggan Usaha Tentang Strategi Pemasaran

4.3.2.1 Persepsi Tentang bentuk dari Produk Jasa Laundry (The Service Product)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap bentuk dari Produk Jasa (The Service Product) yang ditawarkan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.26 berikut ini :


(42)

Tabel 4.26

Matrik Jawaban Pelanggan Tentang bentuk dari Produk Jasa Laundry (The Service Product)

Informan Jawaban

1 Ya, disaat sibuk tidak dapat atau sempat mencuci

2 Ya saya tertarik dengan pelayanan atau produk jasa dari usaha ini 3 Saya tertarik dengan produk laundry ini, selain tempat pencucian,

mereka bisa antar jemput pakaian

4 Produk jasa yang mereka tawarkan sangat membuat saya tertarik menggunakan jasa laundry

5 Tertarik dengan jasa pencucian pakaian yang ditawarkan usaha ini. bersih selain itu pelayanan yang baik

6 Ya, produk yang diberikan sangat kreatif

7 Bentuk produk jasa yang ditawarkan usaha ini sangatlah menarik selain mencuci pakaian, mereka menrima cucian boneka, selimut maupun karpet.

8 Saya tertaik dengan bentuk prosuk jasa yang diberikan 9 Produk yang diberikan hanya mencuci pakaian saja 10 Saya tertarik dengan produk jasa yang ditawarkan

11 Produk jasa yang ditawarkan selain mencuci pakaian, mereka membuat pencucian helm, boneka, dll

12 Produk jasa yang ditawarkan hanya sekedar pencucian pakaian baik itu baju maupun celana

13 Produk yang ditawarkan hanya pencucian baju dan celana saja baik wanita maupun pria

14 Tertarik dengan apa produk jasa yang ditawarkan karena sesuai dengan kebutuhan saya

15 Produk yang diberikan sesuai dengan keinginan pelanggan

16 Saya tidak tertarik dengan prosuk jasa yang ditawarkan karena tidak ada inovasi terbaru saat ini

17 Inovasi disni sunggulah membuat pelangganya tertarik, selain pencucian, mereka membuat aroma-aroma pakaian yang disukai oleh pelanggannya. sehingga pelanggan dapat memilihnya

18 Produk jasa yang dilakukan selain pencucian bajum ternyata ada pencucian helm.

19 Produk ajsa yang ditawarkan sangtal banyak selain pencucian pakaian

20 Usaha ini memilik produk jasa selain pencucian baju atau celana, mereka melayani pencucian boneka, karpet, helm, dll

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.26, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausahaan itu harus mampu membuat inovasi produk jasa yang


(43)

semakin banyak pelanggan yang menikmati jasa laundry. semakin banyak produk jasa yang ditawarkan semakin banyak pilihan pelanggan menggunakannya.

4.3.2.2 Persepsi Tentang Tarif Jasa (Price)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap Tarif Jasa (Price) yang ditawarkan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.27 berikut ini :

Tabel 4.27

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang Tarif Jasa (Price)

Informan Jawaban

1 Sangat murah dan terjangkau

2 Ya, saya tertarik karena cukup murah dan terjangkau untuk anak kos 3 Harga yag diberikan cukup murah,, selain itu mereka membuat paket 4 Saya tertarik dengan harga yang mereka buat. untuk anak kost,

harganya terjangkau

5 Saya tertarik dengan harga atau tarif yang diberikan usaha laundry ini, baik dari yang Per Kilogram, maupun dengan Paket seru

6 Tarif yang diberikan sesuai dengan kantong mahasiswa

7 Usaha ini memberikan tarif yang sesuai dengan kinerja atau hasil laundry pakaian tersebut. biasanya tarifnya per kilogram Rp 6000 8 Tarif jasa pencucian pakaian disini sangatlah murah dan terjangkau 9 Tarif jasa laundrynya sangatlah terjangkau

10 Saya merasa terbebani dengan harga yang diberikan oleh laundry ini sekitar Rp. 6000

11 Usaha ini memberikan tarif dengan per kilogram hanya Rp 6000 dan memiliki paket yang dapat terjangkau bagi pelanggannya

12 Tarif atau harga yang diberikan usaha ini cukup murah dan terjangkau bagi pelanggannya

13 Saya sangat tertarik dengan tarif dan harga yang ditawarkan 14 Harganya sangat terjangkau dan murah meriah

15 Usaha ini memberikan tarif harga yang bervarian, sesuai dengan keinginan peanggan

16 Tarif ataupun harganya sangat murah dan dapat dipertimbangkan bagi mahasiswa

17 Pemilik usaha memberikan tarif/harga dari penggunaan jasanya ini dengan tarif per Kilogram hanya dengan Rp5000

18 Tarif atau harga yang dipatokkan sungguh bervariasi tergantng apa yang diinginkan pelanggannya

19 Ya saya tertarik dengan tarif jasa yang ditentukan pemilik usaha ini 20 Harga diusaha ini sangatlah murah dan dapat terjangkau oleh


(44)

mahasiswa

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.27, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang wirausahaan itu harus mampu menetapkan harga sesuai dengan kualitas layanannya. Semakin baik pelayanannya maka semakin mahal tarifnya. namun wirausahawan harus mampu melihat siapa yang menjadi konsumen dari usahanya.

4.3.2.3 Persepsi Tentang Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location) Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location) yang disediakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.28 berikut ini :

Tabel 4.28

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang bentuk dari Tempat/Lokasi Pelayanan (Place/Service Location)

Informan Jawaban

1 Dekat dengan tempat kost

2 Ya, karena sangat terjangkau atau dekat dengan tempat tinggal 3 Ya saya tertarik dengan lokasi usaha ini, karena dekat dengan tempat

tinggal saya

4 Lokasinya sangat strategis. berada ditepi jalan Dr. Mansyur 5 Lokasi yang strategis dan mudah di kunjungi

6 Lokasi yang strategis dekat dengan kos-kosan mahasiswa

7 Usaha ini didirikan ditepi jalan Djamin Ginting, disekitar kampus USU dan kos-kosan mahasiswa

8 Tempat/lokasi usaha ini sangatlah strategis dan mudah didapati. 9 Loaksinya sudah cukup strategis, meskipun tidak ditepi jalan besar,

hanya didalam kos-kosan mahasiswa

10 Tertarik dengan lokasi didirikannya usaha ini, karena tidak jauh dari kos saya

11 Usaha laundry ini didirikan di jalan Dr. Mansyur dekat dengan mahasiswa sebagai segmentasi pasarnya

12 Lokasi tidaklah strategis, karena ini usaha kecil-kecilan 13 Lokasi yang yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal 14 Karena mudah dijangkau tempat dan lokasi laundry ini


(45)

17 Lokasi didirikannnya usaha ini lah sangatlah membuat saya tertarik karena didirikan tepat didepan kos-kosan saya, sehingga saya tidak membutuhkan ongkos maupun biaya lagi untuk menuju ke laundry tersebut

18 Sangatlah strategis didepan jalan besar dan dekat dengan kos-kosan. selain itu tata ruangnya sangatlah besar dan tidak sempit

19 Saya tidak tertarik dengan lokasinya, jauh dari kos-kosan saya, selain itu saya harus menggunakan biaya transportasi kesana

20 Sangatlah dekat dan strategis dengan keadaan pelanggannya, sehingga pelanggan tidak jauh

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.8, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa seorang pengusaha harus mampu melihat dimana didirikannya lokasi yang strategis dekat dengan segmentasi pasar dari usaha. Lokasi usaha Laundry itu biasanya karena dekat dengan kampus terutama Universitas Sumatera Utara (USU) dan Kos-kosan Mahasiswa sebagai pelanggan atau konsumennya.

4.3.2.4 Persepsi Tentang bentuk dari Promosi (Promotion)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap Promosi (Promotion) yang digunakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.29 berikut ini :

Tabel 4.29

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang bentuk dari Promosi (Promotion)

Informan Jawaban

1 Ya bentuk promosinya dengan brosur dan pamflet harga murah 2 Tidak, karena tidak ada promosi tertentu yang dipakai

3 Ya sangat tertarik dengan promosi yang dibuat oleh si pemilik lanundry. mereka menyebarkan brosur, pamflet dan blog untuk menarik pelanggan

4 Promosinya sangat besar-besaran selain dengan brosur, mereka mencoba membuat pamflet didepan toko usaha mereka

5 Tertarik, usaha laundry ini memberikan pamflet dan brosur yang menarik

6 Promosi yang diberikan sangat inovatif


(46)

menarik minat konsumen atau pelanggannya

8 Promosinya sangatlah bagus sehingga menarik banyak pelanggan 9 Promosinya biasa saja, tidak ada yang istimewa sehingga pelanggan

sangat lah tidak berminat

10 Tidak adanya promosi yang gencar yang dilakukan pemilik usaha 11 Promosi yang dilakukan melalui brosur, iklan dan media sosialita 12 Promosi yang dilakukan hanya melewati sosial media, seperti

Facebook, Twitter dan BBM sosialita

13 Promosi yang dilakuakn usaha ini sangatlah menggiurkan dan meyakinkan

14 Terkadang usaha ini selalu memberikan diskon maupun adanya jasa antar jemput pakaian ke rumah pelanggan

15 Promosi hanya menggunakan brosur dan sosial media, baik itu facebook, twitter dan BBM sosialita

16 Saya tertarik dengan promosi-promosi yang ditawarkan oleh usaha ini, karena promosinya langsung pendekatan kepada pelanggan. 17 Usaha ini langsung melakukan promoosi seperti menggunakan

brosur-brosur yang dibagikan kepada mahasiswa

18 Promosi yang dilakukan usaha ini sangatlah bervariatif sehingga dapat menarik konsumen

19 Saya sangat tertarik terhadap promosi usaha ini

20 Promosinya sangat menarik sehingga meningkatnya pelanggan usaha ini

Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan dari Tabel 4.27, maka dapat diketahui seluruh informan mengungkapkan bahwa strategi promosi yang paling efektif adalah membuat spanduk dan brosur yang menggunakan kata-kata yang unik dan menarik, pemberian nama usaha yang unik dan mudah di ingat. Informan juga menambahkan media yang efektif yaitu melalui radio dan majalah kampus. Dan informan menambahkan promosi yang efektif untuk sekarang ini yaitu melalui Media Sosialita misalnya menggunakan BlackBarry Messenger (BBM), Facebook, Twitter, dll.


(47)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap cara melayani Orang/Partisipan (People) yang dipekerjakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.30 berikut ini :

Tabel 4.30

Matrik Jawaban Pemilik Usaha Tentang bentuk dari Karyawan (People)

Informan Jawaban

1 Mereka sangat ramah, tidak ketus

2 Lumayan, karena sudah sering dan cukup dikenal oeleh si pekerja 3 Saya tertarik dengan pekerja yang ada di laundry ini

4 Karyawannya sangat ramah, mendahulukan pelanggannya 5 Tertarik, disebabkan pegawainya ramah dan murah senyum 6 Karyawan melayani dengan ramah dan bersahabat

7 Cara melayani konsumen/pelanggan yang dilakukan pekerja di laundry ini sangat lah baik. Selain ramah, mereka menyambut konsumennya dengan senyuman

8 Karyawan sangatlah baik dan segera langsung melayani pelanggannya

9 Karyawannya tidak ramah dan tidak bisa menyambut pelanggan dengan baik

10 Sikap karywannya dalam melayani pelanggannya cukup memuaskan 11 Sikap karyawannya sangatlah ramah, baik dan terampil dalam

melayani pelanggannya

12 Usaha ini hanya memiliki karyawan 2 orang dan itu ditambah oleh pemiliknya. sehingga kurang melayani pelanggan

13 Karyawan dalam usaha ini memperlakukan atau melayani pelanggannya dengan baik

14 Karyawan yang dimiliki usaha ini sangatlah ramah dan membuat nyaman pelanggan

15 Karyawannya sangatlah Friendly kepada pelanggan

16 Setiap karyawan dituntut untuk bisa mengutamakan kenyamanan pelanggan

17 Pegawai ataupun karyawan diusaha laundry ini sudah dituntut oleh si pemilik usaha untuk mengutamakan kenyamanan pelanggan

18 Karyawannya sangatlah mengutakan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya

19 Tidak tertarik, karena karyawannya cuma satu yang melayani pelanggan

20 Karyawannya menerapkan senyum, sapa, ramah, layani Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.30, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa seorang wirausahan mampu menggunakan pekerja atau orang yang


(48)

berpartisipasi didalam usahanya yaitu orang yang mau bekerja keras, jujur, ramah dan mampu melayani pelanggan dengan sebaik mungkin. Untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas bagi pelanggan.

4.3.2.6 Persepsi Tentang bentuk dari Sarana Fisik (Physical Advidence)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap Sarana Fisik (Physical Advidence) yang disediakan. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.31 berikut ini :

Tabel 4.31

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang bentuk dari Sarana Fisik (Physical Advidence)

Informan Jawaban

1 Ya saya tertarik karena tempat usahanya dekat dengan tempat tinggal saya

2 Tidak terlalu karena tempatnya kecil

3 Saya tertarik dengan lokasi dan tempat dari usaha laundry ini 4 Sarana fisik di laundry ini sangatlah lengkap

5 Tidak, karena fasilitas untuk pelanggan atau konsumen kurang memadai

6 Fasilitas cukup memadai yang sangat penting bagi pengusaha laundry

7 Sarana dan prasarana di laubdry ini cukup lah baik dan lengkap 8 Sarana yang ada didalam laundry ini cukup memadai dan lengkap,

sehingga kegiatan berjalan lancar

9 Fasilitas dalam usaha ini cukup memadai

10 Saya tertarik dengan sarana, prasarana maupun kelengkapan dari laundry ini. sehingga dapat memuaskan keinginan pelanggan

11 Usaha ini memiliki fasilitas-fasilitas yang baik demi kelancaran usahanya dan mutu pelayanan bagi pelanggannya

12 Fasilitas belum lengkap, sehingga adanya keterlambatan memberikan pakaian yang sudah siap bagi pelanggan

13 Sarana fisik di laundri itu snediri sudah cukup lengkap dengan mesin cuci yang bagus, dan pelengkapan setrikaan yang lengkap

14 Sarana fisik dari usaha ini sudah cukup memadai namun ruangannya terlalu sedikit sempit dan tidak berwarna cerah

15 Sarana sudah lengkapa baik itu mesin cuci maupun pelengkapan setrika baik itu setrika uap, maupun setrika biasa. sehinga kegiatan atau proses laundry berjalan lancar


(49)

tempatnya sangatlah besar dan nyaman

17 Usahanya memiliki sarana dan prasarana yang bisa dikatakan lengkap

18 Sarananya sudah lengkap baik untuk pencucian sampai pengepakkan pakian setelah digosok

19 Ya saya tertarik dengan adanya sarana fisik yang sangat baik 20 Saran fisik amupun non fisik di usaha ini cukup baik dan lengkap Sumber : Hasil Penelitian, 2014 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.31, maka dapat diketahui seluruh informan mengunggkapkan bahwa seorang wirausahan harus bisa memenuhi kelengkapan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan dari usahanya. Seluruh kelengkapan peralatan harus siap untuk digunakan agar seluruh proses kegiatan berjalan dengan lancar.

4.3.2.7 Persepsi Tentang bentuk dari Proses (Process)

Hasil penelitian menunjukkan ketertarikan pelanggan terhadap Proses (Process) yang terjadi dalam usaha. Adapun jawaban informan dapat dilihat dari Tabel 4.32 berikut ini :

Tabel 4.32

Matrik Jawaban Pelanggan Usaha Tentang bentuk dari Proses (Process)

Informan Jawaban

1 Ya, usaha harus memilik proses

2 Lumayan karena terkadang batas waktu pengambilan tidak tetap dari si pemilik usaha

3 Ya saya tertarik dengan proses yang terjadi dialam usaha ini

4 Ya saya tertarik, karena proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula

5 Tertarik dengan proses yang dijalankan laundry ini, bersih, wangi, dan tepat waktu

6 Tidak, saya hanya menginginkan hasil yang bagus, bagaimana prosesnya biar mereka yang mengetahuinya

7 Proses yang dilakukan usaha ini sangatlah baik, selain pencucian pakaian saja mereka siap untuk antar jemput pakaian konsumen bila dibutuhkan

8 Proses dari usaha sangatlah cepat dan memikirkan keinginan pelanggan


(1)

4.3.2 Persepsi Pelanggan Tentang Strategi Pemasaran ... 63

4.3.3 Persepsi Pelanggan Tentang Keberhasilan Usaha... 72

4.4 Analisis Hasil Wawancara Penelitian Pihak Pemilik Usaha Dan Pihak Pelanggan/Konsumen……… ... 77

4.4.1 Analisis Variabel Bagaimana Pengetahuan Kewirausahaan ... 77

4.4.2 Analisis Variabel Bagaimana Strategi Pemasaran…….. ... 80

4.4.3 Analisis Variabel Bagaimana Strategi Manajemen Permodalan dan Keuangan ... 83

4.4.4 Analisis Variabel Bagaimana Keberhasilan Usaha ... 84

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 85

DAFTAR PUSTAKA ... 87


(2)

DAFTAR TABEL

No. Tabel Judul Halaman

3.1 Operasional Variabel ... 31

4.1 Karakteristik Informan Pemilik Usaha Laundry ... 40

4.2 Karakteristik Informan Pelanggan/Konsumen Usaha Laundry ... 41

4.3 Matrik jawaban Pemilik Tentang Pengetahuan Langsung ... 42

4.4 Matrik jawaban Pemilik Tentang Pengetahuan Tidak Langsung ... 43

4.5 Matrik jawaban Pemilik Tentang Pengetahuan Inovasi ... 43

4.6 Matrik Jawaban Pemilik Tentang Mengatur Waku Dan Membiasakan Diri ... 44

4.7 Matrik jawaban Pemilik Tentang Produk Jasa ... 45

4.8 Matrik jawaban Pemilik Tentang Tarif Jasa ... 46

4.9 Matrik jawaban Pemilik Tentang Tempat Pelayanan ... 47

4.10 Matrik jawaban Pemilik Tentang Promosi ... 48

4.11 Matrik jawaban Pemilik Tentang Orang/Partisipan ... 49

4.12 Matrik jawaban Pemilik Tentang Sarana Fisik ... 49

4.13 Matrik jawaban Pemilik Tentang Proses ... 50

4.14 Matrik jawaban Pemilik Tentang Kelayakan Potensi Usaha ... 51

4.15 Matrik jawaban Pemilik Tentang Perhitungan Kebutuhan Modal ... 52

4.16 Matrik jawaban Pemilik Tentang Perhitungan Kebutuhan Modal Untuk Investasi, Modal Kerja ... 53

4.17 Matrik jawaban Pemilik Tentang Rincian Arus Kas... 54

4.18 Matrik jawaban Pemilik Tentang Penilaian Atas Pertumbuhan Usaha . 55 4.19 Matrik jawaban Pemilik Tentang Penilaian Atas Perkembangan Usaha 56 4.20 Matrik jawaban Pemilik Tentang Penilaian Atas Peningkatan Pelanggan Usaha ... 56

4.21 Matrik jawaban Pemilik Tentang Penilaian Atas Keuntungan Usaha ... 57

4.22 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Pengetahuan Langsung... 58

4.23 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Pengetahuan Tidak Langsung ... 59

4.24 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Kemampuan Inovasi... 61

4.25 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Mengatur Waktu dan Membiasakan Diri ... 62

4.26 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Produk Jasa... 64

4.27 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Tarif Jasa ... 65

4.28 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Tempat Pelayanan ... 66

4.29 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Promosi ... 67

4.30 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Orang/Partisipan ... 69

4.31 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Sarana Fisik ... 70

4.33 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Proses ... 71

4.34 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Penilaian Pertumbuhan Usaha ... 73

4.35 Matrik jawaban Pelanggan Tentang Penilaian Perkembangan Usaha ... 74


(3)

DAFTAR GAMBAR

No. Gambar Judul Halaman 2.1 Kerangka Konseptual………... 27


(4)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Lampiran Judul Halaman


(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur peneliti panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha kecil (study kasus pada usaha laundry mikro-kecil di lingkungan sekitar kampus usu)”.

Peneliti menyadari penyusunan skripsi ini dapat selesai dengan tidak terlepas dari bantuan, bimbingan, petunjuk, saran serta motivasi dari berbagai pihak. Untuk itu, peneliti dengan segala kerendahan hati ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini khususnya kepada :

1. Bapak Prof. Azhar Maksum, SE., Mec., AC., selaku dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatra Utara.

2. Ibu Prof. Dr. Isfenti Sadalia SE., MSi, selaku Ketua Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3. Ibu Drs. Marhayanie, MSi, selaku Sekretaris Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

4. Ibu Dr. Endang Sulistya Rini, SE., MSi selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

5. Ibu Prof. Ritha F. Dalimunthe, SE, Msi, selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktu dan memberikan banyak masukan dan saran kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

6. Ibu Dra. Setri Hiyanti Siregar, Msi, selaku Dosen Pembaca yang telah meluangkan waktu dan memberikan banyak masukan dan saran kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

7. Seluruh Dosen dan Staf Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan bimbingan kepada penulis selama menduduki bangku perkuliahan serta menyelesaikan skripsi ini.

8. Orangtua peneliti Warta Kaban dan Sukma Sari Sembiring serta abang dan adik peneliti Abed Kaban dan Noveni Trivonia Kaban yang saya sayangi yang selalu memberikan arahan dan motivasi.


(6)

9. Kepada seluruh teman penulis

Anes,Ludy,Emma,Indri,Dido,Jufri,Yusri,Michael Hot,serta anak SMA 4 lain nya yang selalu memberikan dukungan dan motivasi pada Penulis.

10. Juga buat Alm Fachrul yang memberikan semangat buat penulis serta motivasi-motivasi untuk menyelesaikan skripsi penulis. Juga buat saudara-saudara penulis Wb Crew,Egi,albert,diaz,Ryan,Joan,Fran, serta adek-adek Imanuel dan Santomas saya ucapkan terima kasih atas saran dan semangat yang anda berikan kepada penulis.

Akhir kata, peneliti berharap agar skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan peneliti lainnya. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya serta memberikan balasan kebaikan kepada seluruh pihak yang telah bersedia membantu penyelesaian skripsi ini.

Medan, November 2014 Penulis


Dokumen yang terkait

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

28 148 104

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 5 104

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 10

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 2

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 8

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 19

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 2

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry Mikro-Kecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 4

Cover Analisis FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry MikroKecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 0 10

Abstract Analisis FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Kecil (Study Kasus Pada Usaha Laundry MikroKecil Di Lingkungan Sekitar Kampus USU)

0 1 2