Semua pernyataan ini sesuai dengan informasi yang Apabila bobot penilaian antara tes teori dan tes eksperimen Urutan siswa berdasarkan nilai akhir tes dari tertinggi sampai

Kemampuan Analitik| Latihan Mandiri 64 TPA SBMPTN KUNCI LATIHAN MANDIRI KEMAMPUAN ANALITIK No Jwb No Jwb No Jwb No Jwb No Jwb 1 D 11 C 21 C 31 D 41 D 2 B 12 A 22 E 32 E 42 C 3 A 13 A 23 E 33 A 43 E 4 C 14 C 24 C 34 C 44 E 5 E 15 C 25 D 35 B 45 B 6 E 16 E 26 C 36 B 46 C 7 D 17 B 27 D 37 D 47 E 8 E 18 A 28 A 38 D 48 E 9 A 19 E 29 E 39 B 49 A 10 B 20 B 30 B 40 C 50 D Kemampuan Aritmetik SSCintersolusi TPA SBMPTN Konsep Dasar – Bukan Sekedar Koding Ringkasan Teori Soal Bahas Latihan Mandiri SSCintersolusi, ingin mengajak Anda memasuki milinium baru dengan pengetahuan dan strategi baru yang khas dan memandu, sehingga Anda menjadi manusia cerdas dalam menghadapi tantangan ke depan 66 Banyak orang berpendapat bahwa kemampuan menghitung angka-angka dan komputasi sangat berkaitan erat dengan tingkat intelegensia seseorang. Hal ini ada benarnya karena seseorang yang mempunyai intelegensia tinggi akan dengan cepat dapat menyelesaikan perhitungan angka-angka. Lalu bagaimana dengan seseorang yang intelegensianya tidak tinggi? Dapatkah menyelesaikan perhitungan angka-angka dengan cepat? Jawabnya: Tentu bisa Karena kemampuan perhitungan angka-angka lebih menekankan pada kebiasaan kita menghadapi angka-angka tersebut. Intinya sering-seringlah berlatih Dalam sub tes ini, peserta dihadapkan pada soal hitungan sederhana yang melibatkan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pemangkatan, dan lain sebagainya. Bilangan yang dijumlahkan dapat berupa bilangan bulat ataupun pecahan. TRICKS Yang harus diperhatikan dalam tes hitung ini adalah 1. Urutan operasi yang di dahulukan adalah a tanda kurung b pangkatakar c kalibagi d tambahkurang 2. Pecahan dapat dijumlah atau dikurang jika penyebutnya sama. Jika belum sama harus disamakan terlebih dahulu. Contoh : 1 2 − 2 3 + 3 4 − 5 6 + 7 12 = 6 − 8 + 9 − 10 + 7 12 = 4 12

3. Pembagian dengan pecahan sama dengan perkalian dengan kebalikan dari pecahan pembagi.

Contoh : 2 5 ÷ 3 10 = 2 5 × 10 3 = 4 3 Standar TPA Ujian PTN| SSCIntersolusi 67 TIPS 1. Dalam mencari jawaban akhir sebuah soal, Anda tidak harus menemukan angka jawaban hasil perhitungan. Namun, cukup lakukan dengan menggunakan angka pendekatan. Untuk mempermudah perhitungan, gunakan angka bulat sehingga mudah untuk dioperasikan. 2. Nilai pendekatan jawaban juga dapat dilakukan dengan cara melihat angka terakhir dari hasil perhitungan.

3. Untuk bentuk prosentase , gunakan pedoman berikut: Pecahan

1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 8 50 33,33 25 20 16,67 12,5 4. Jika soal berbentuk bilangan desimal, hilangkan komanya terlebih dahulu dengan mengalikan dengan 10, 100, 1000, atau 10000 dst. Selanjutnya untuk menentukan jawaban, hasil perhitungan dibagi dengan bilangan yang digunakan untuk menghilangkan desimal tersebut. Aljabar 1 Perbandingan

1. Perbandingan Lurus Dalam kasus ini, kedua variabelnya berbanding lurus. Artinya,

jika kedua variabel dikali atau dibagi dengan bilangan yang sama maka perbandingan tidak berubah.

2. Perbandingan Terbalik Dalam kasus ini, kedua variabelnya berbanding terbalik.

Artinya, a Peningkatan salah satu nilai melalui perkalian akan menyebabkan penurunan pada nilai kedua b Penurunan salah satu nilai melalui pembagian akan menyebabkan peningkatan pada nilai kedua 2 Perpangkatan dan Akar Bilangan berpangkat sering disebut eksponen, yang dinotasikan dengan = × × ⋯× disebut sebagai bilangan pokok.