Pengelolaan Perkebunan kakao Rakyat Berkelanjutan Melalui Program Organik Berbasis Masyarakat di Serukei Aceh Utara

PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT BERKELANJUTAN
MELALUI PROGRAM ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT
DI SERUKEI ACEH UTARA

TESIS

Oleh
RIZAUDIN FAUZI
097004002/PSL

E

K O L A

S

H

S

N

A

PA
C

A S A R JA

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT BERKELANJUTAN
MELALUI PROGRAM ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT
DI SERUKEI ACEH UTARA

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains
dalam Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Oleh
RIZAUDIN FAUZI
097004002/PSL

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Judul Tesis

: PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT
BERKELANJUTAN
MELALUI
PROGRAM
ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT DI SERUKEI
ACEH UTARA

Nama Mahasiswa

: Rizaudin Fauzi

Nomor Pokok

: 097004002

Program Studi

: Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan

Menyetujui
Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS)
Ketua

(Prof. Dr. Ir. B. Sengli J. Damanik, MSc)
Anggota

Ketua Program Studi

(Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS)

(Drs. Chairuddin, MSc)
Anggota

Direktur

(Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

Tanggal lulus: 12 Agustus 2011

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Telah diuji pada
Tanggal: 12 Agustus 2011

PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua

: Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS

Anggota

: 1. Prof. Dr. Ir. B.Sengli J. Damanik, M.Sc
2. Drs. Chairuddin, M.Sc
3. Dr. R. Hamdani Harahap, M.Si
4. Ir. O.K. Nazaruddin Hisyam, MS

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT BERKELANJUTAN
MELALUI PROGRAM ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT
DI SERUKEI ACEH UTARA

ABSTRAK

Adanya kesadaran akan akibat yang ditimbulkan dampak penggunaan bahan
kimia dalam pertanian, perhatian masyarakat dunia perlahan mulai bergeser ke
pertanian yang berwawasan lingkungan. Dewasa ini masyarakat sangat peduli
terhadap alam dan kesehatan, maka munculah teknologi alternatif lain, yang dikenal
dengan “pertanian organik”, “usahatani organik”, “pertanian alami”, atau ”pertanian
berkelanjutan masukan rendah”. Meskipun pertanian organik ini masih sedikit
diusahakan, akan tetapi pertumbuhannya sangat penting di dalam sektor pertanian.
Permintaan akan produk-produk organik merupakan peluang dunia usaha baru, baik
untuk tujuan ekspor maupun kebutuhan domestik. Umumnya, ekspor produk organik
biasanya dijual 20% lebih tinggi dari produk pertanian non-organik. Keuntungan
pokok pertanian organik sangat bervariasi, dalam beberapa kajian ekonomi
menyatakan bahwa pertanian organik memiliki akses nyata terhadap prospek jangka
panjang. Gampong Seureuke Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara pada
tahun 2008 telah mendapatkan sertifikat pertanian organik produksi kakao dari
Institute for Marketecology (IMO) Jerman. Tujuan dari penelitian ini adalah
Mengetahui apakah ada perbedaan kesuburan makro tanah dan makrofauna tanah
pada perkebunan kakao yang dikelola secara organik dan anorganik kemudian juga
untuk mengetahui apakah ada perbedaan pendapatan petani yang mengelola
perkebunan kakao secara organik dan anorganik. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan metode uji laboratorium dan uji statistik. Untuk data primer yang
berupa sampel tanah diuji di laboratorium tanah untuk mendapatkan hasil makro
tanah dan laboratorium taksonomi hewan untuk mendapatkan hasil makrofauna
tanah. Untuk data pendapatan diuji dengan uji statistik (uji t). Hasil dari penelitian ini
menunjukan bahwa unsur hara makro tanah (N, P K dan pH) perkebunan kakao yang
dikelola secara organik lebih baik daripada anorganik. Makrofauna tanah perkebunan
kakao yang dikelola secara organik lebih banyak daripada anorganik. Pendapatan
petani perkebunan kakao yang dikelola secara organik lebih besar daripada
anorganik.

Kata Kunci: Pertanian Organik, Kesuburan Tanah, Makrofauna, Pendapatan, Kakao.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

SUSTAINABLE MANAGEMENT OF COCOA PLANTATIONS
THROUGH COMMUNITY-BASED ORGANIC PROGRAM
IN NORTHERN ACEH SERUKEI

ABSTRACT

An awareness impact of chemical use in agriculture, the world community's
attention slowly begin to shift to environmentally friendly agriculture. Today the
community is very concern to the nature and health, then comes the other alternative
technology, known as "organic farming", "organic farming", "natural farming", or
"low-input sustainable agriculture". Although organic farming is still a little
cultivated, but that growing very important in the agricultural sector. The demand for
organic products is a world of new business opportunities, both for export and
domestic needs. Generally, the export of organic products are usually sold 20%
higher than non-organic agricultural products. Main advantages of organic farming
vary widely, in some economic studies that organic agriculture has real access to
long-term prospects. Gampong Seureuke Langkahan District of North Aceh district in
2008 has been certified organic cocoa production from the Institute for
Marketecology (IMO) of Germany. The purpose of this study was to find out whether
there are differences in soil fertility and makrofauna soil macro on cocoa plantations
are managed in an organic and anorganic and also to find out whether there are
differences in the incomes of farmers who manage the cocoa plantations in organic
and anorganic. The research was conducted using a laboratory test methods and
statistical tests. For the primary data in the form of laboratory tested soil samples
ground to get the macro soil taxonomy and laboratory animals to get results
makrofauna ground. For income data were tested by statistical tests (t test). The
results of these studies show that soil macro nutrients (N, P, K and pH) cocoa
plantations that are managed organically is better than anorganic. Makrofauna
cocoa plantation land managed organically more than anorganic. Income of cocoa
farmers who farm organically managed more than anorganic.

Keywords: Organic Farming, Soil Fertility, Makrofauna, Revenue, Cocoa.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

KATA PENGANTAR

Penulis senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas selesainya penyusunan
tesis ini yang berjudul “Pengelolaan Perkebunan kakao Rakyat Berkelanjutan
Melalui Program Organik Berbasis Masyarakat di Serukei Aceh Utara”. Selesainya
penyusunan tesis ini merupakan karunia mutlak dari Allah SWT melalui kerja keras,
bantuan, pengorbanan dan dukungan doa dari berbagai pihak.
Oleh karena itu penulis merasa wajib untuk menghaturkan terima kasih secara
khusus kepada yang terhormat Ibu Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS, Bapak Prof. Dr.
Ir. B. Sengli J. Damanik, MSc dan Bapak Drs. Chairuddin, MSc yang telah
memberikan bimbingan penyusunan tesis ini dengan sangat simpatik, telaten, sabar
dan bijaksana.
Penulis juga merasa harus mengucapkan terima kasih kepada:
1.

Direktur Sekolah Pascasarjana USU dan Ketua Program Studi Pengelolaan
Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara Medan, yang
telah berkenan menerima penulis untuk belajar di Program Studi ini.

2.

Istri (Marheni, SPd), anakku (Nawal Ghina), Ayahanda (Tgk. H.Jainal Abidin),
ibunda (Hj. Sa’adah). Mereka telah memberikan dukungan dan pengorbanan total
untuk suksesnya penulis dalam menyelesaikan S2 ini.

3.

Rekan-rekan mahasiswa S2 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan
Lingkungan USU dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Sekali lagi penulis mengucapkan terima kasih.
Di dalam tesis ini tentu masih banyak terdapat banyak kekurangan, meskipun

telah disusun dengan cermat dan bersumber dari berbagai acuan. Oleh karena itu
penulis akan sangat berterima kasih dan sangat bangga apabila pembaca berkenan
memberi saran dan koreksi.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Kendatipun disadari masih banyak kekurangan di dalam tesis ini, penulis tetap
berharap semoga penelitian ini dapat bermanfaat.

Medan,

Agustus 2011

Penulis

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

RIWAYAT HIDUP

1.

Nama

: Rizaudin Fauzi

2.

Agama

: Islam

3.

Tempat/Tgl Lahir : Alue Baroh Seunuddon/30 Desember 1971

4.

Pekerjaan

: Pegawai Negeri Sipil

5.

Nama Ayah

: Tgk. H. Zainal Abidin

Nama Ibu

: Hj. Sa’adah

Nama Isteri

: Marheni, S.Pd

Nama Anak

: Nawal Ghina

Pendidikan

: a. SD Negeri No. 03 Baktiya Lulus Tahun 1984

6.

b. SMP Negeri Unit Baktiya Lulus Tahun 1987
c. SPP – SMA Dista – Banda Aceh Lulus Tahun 1990
d. S1 Fakultas Pertanian Abul Yatama Aceh Lulus Tahun
1995
e. S2 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan
Lingkungan Sekolah Pascasarjana USU Lulus Tahun 2011

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

DAFTAR ISI

Halaman
ABSTRAK ....................................................................................................
ABSTRACT ...................................................................................................
KATA PENGANTAR..................................................................................
RIWAYAT HIDUP ......................................................................................
DAFTAR ISI ................................................................................................
DAFTAR TABEL ........................................................................................
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................

i
ii
iii
v
vi
viii
ix
x

BAB I. PENDAHULUAN ..........................................................................
1.1. Latar Belakang..........................................................................
1.2. Rumusan Masalah ....................................................................
1.3. Tujuan Penelitian ......................................................................
1.4. Hipotesis Penelitian ..................................................................
1.5. Manfaat Penelitian ....................................................................

1
1
5
5
5
6

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ..................................... ....................... ..
2.1. Pengelolaan Perkebunan Kakao ...............................................
2.2. Kakao ........................................................................................
2.3. Pertanian Organik .....................................................................
2.4. Gambaran Umum Lokasi Penelitian.........................................

7
7
9
9
13

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ................................................
3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ....................................................
3.2. Bahan dan Alat .........................................................................
3.3. Metode Pengumpulan Data dan Analisis Data .........................
3.3.1. Pengumpulan Data Kesuburan Tanah ............................
3.3.2. Pengumpulan Data Makrofauna Tanah ..........................
3.3.3. Pengumpulan Data Pendapatan ......................................
3.3.4. Populasi dan Sampel Petani............................................
3.3.5. Analisis Data ..................................................................

15
15
16
16
16
16
17
17
18

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ...................................................
4.1. Karakteristik Petani Sampel ....................................................
4.2. Kesuburan Tanah .....................................................................
4.3. Makrofauna Tanah di Perkebunan Kakao Rakyat
di Serukei Aceh Utara .............................................................

21
21
23
26

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

4.4. Kepadatan (Individu/m2) Makrofauna Tanah di Perkebunan
Kakao Rakyat di Serukei Aceh Utara ......................................
4.5. Frekuensi Kehadiran Makrofauna Tanah di Perkebunan
Kakao Rakyat di Serukei Aceh Utara ......................................
4.6. Produksi dan Pendapatan Petani ..............................................

31
33

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN .......................................................
5.1. Kesimpulan ...............................................................................
5.2. Saran .........................................................................................

37
37
37

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................

38

29

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

DAFTAR TABEL

Nomor

Judul

Halaman

1.

Batas Wilayah .........................................................................................

14

2.

Kriteria Penilaian Sifat-sifat Tanah ........................................................

19

3.

Kriteria pH Tanah ...................................................................................

19

4.

Persentase Umur Petani Sampel (%) ......................................................

21

5.

Persentase Jenis Kelamin Petani Sampel (%) .........................................

21

6.

Persentase Tingkat Pendidikan Petani Sampel (%) ................................

22

7.

Persentase Lama Bertani Petani Sampel (%)..........................................

22

8.

Rataan Kandungan Unsur Hara Makro pada Kebun Kakao
Rakyat di Serukei Aceh Utara ................................................................

23

Penilaian Sifat Fisik Kimia Tanah pada Kebun Kakao Rakyat
di Serukei Aceh Utara (LPT Bogor, 1983) .............................................

24

10. Makrofauna Tanah yang Ditemukan di Perkebunan Kakao
Rakyat di Serukei Aceh Utara ................................................................

26

11. Nilai Kepadatan (Individu/m2) dan Kepadatan Relatif (%)
Makrofauna Tanah pada Setiap Lokasi Penelitian .................................

30

12. Nilai Frekuensi Kehadiran dan Frekuensi Kehadiran Relatif (%)
Makrofauna Tanah pada setiap Lokasi Penelitian ..................................

32

13. Rataan Produksi ......................................................................................

33

14. Rataan Pendapatan ..................................................................................

33

15. Hasil Uji Statistik terhadap Rataan Pendapatan .....................................

34

16. Rataan Input dan Harga ..........................................................................

34

9.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

DAFTAR GAMBAR

Nomor

Judul

1. Peta Lokasi Wilayah Penelitian .............................................................

Halaman
15

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

DAFTAR LAMPIRAN

No.
1.

Judul

Halaman

Hasil Laboratorium Kandungan Unsur Hara Makro (N, P, K
dan pH) pada Lokasi Penelitian………………………………...

41

Perhitungan Jumlah Individu Makrofauna Tanah yang
Didapatkan pada Masing-masing Lokasi Penelitian di Areal
Perkebunan Rakyat di Serukei Aceh Utara…………………….

42

Foto-foto Makrofauna Tanah yang Didapatkan pada Lokasi
Penelitian………………………………………………………..

44

Luas Lahan, Biaya, Produksi , Harga dan Pendapatan pada
Kebun Kakao Rakyat di Serukei Aceh Utara………………….

47

Uraian Sarana Produksi yang Digunakan pada Kebun Kakao
Rakyat di Serukei Aceh Utara…………….……………………

49

Uraian Tenaga Kerja yang Digunakan pada Kebun Kakao
Rakyat di Serukei Aceh Utara ………………………………….

52

7.

Sertifikat Pertanian Organik dari IMO ......................................

54

8.

Foto-foto Kegiatan Penelitian ....................................................

55

2.

3.
4.
5.
6.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT BERKELANJUTAN
MELALUI PROGRAM ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT
DI SERUKEI ACEH UTARA

ABSTRAK

Adanya kesadaran akan akibat yang ditimbulkan dampak penggunaan bahan
kimia dalam pertanian, perhatian masyarakat dunia perlahan mulai bergeser ke
pertanian yang berwawasan lingkungan. Dewasa ini masyarakat sangat peduli
terhadap alam dan kesehatan, maka munculah teknologi alternatif lain, yang dikenal
dengan “pertanian organik”, “usahatani organik”, “pertanian alami”, atau ”pertanian
berkelanjutan masukan rendah”. Meskipun pertanian organik ini masih sedikit
diusahakan, akan tetapi pertumbuhannya sangat penting di dalam sektor pertanian.
Permintaan akan produk-produk organik merupakan peluang dunia usaha baru, baik
untuk tujuan ekspor maupun kebutuhan domestik. Umumnya, ekspor produk organik
biasanya dijual 20% lebih tinggi dari produk pertanian non-organik. Keuntungan
pokok pertanian organik sangat bervariasi, dalam beberapa kajian ekonomi
menyatakan bahwa pertanian organik memiliki akses nyata terhadap prospek jangka
panjang. Gampong Seureuke Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara pada
tahun 2008 telah mendapatkan sertifikat pertanian organik produksi kakao dari
Institute for Marketecology (IMO) Jerman. Tujuan dari penelitian ini adalah
Mengetahui apakah ada perbedaan kesuburan makro tanah dan makrofauna tanah
pada perkebunan kakao yang dikelola secara organik dan anorganik kemudian juga
untuk mengetahui apakah ada perbedaan pendapatan petani yang mengelola
perkebunan kakao secara organik dan anorganik. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan metode uji laboratorium dan uji statistik. Untuk data primer yang
berupa sampel tanah diuji di laboratorium tanah untuk mendapatkan hasil makro
tanah dan laboratorium taksonomi hewan untuk mendapatkan hasil makrofauna
tanah. Untuk data pendapatan diuji dengan uji statistik (uji t). Hasil dari penelitian ini
menunjukan bahwa unsur hara makro tanah (N, P K dan pH) perkebunan kakao yang
dikelola secara organik lebih baik daripada anorganik. Makrofauna tanah perkebunan
kakao yang dikelola secara organik lebih banyak daripada anorganik. Pendapatan
petani perkebunan kakao yang dikelola secara organik lebih besar daripada
anorganik.

Kata Kunci: Pertanian Organik, Kesuburan Tanah, Makrofauna, Pendapatan, Kakao.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

SUSTAINABLE MANAGEMENT OF COCOA PLANTATIONS
THROUGH COMMUNITY-BASED ORGANIC PROGRAM
IN NORTHERN ACEH SERUKEI

ABSTRACT

An awareness impact of chemical use in agriculture, the world community's
attention slowly begin to shift to environmentally friendly agriculture. Today the
community is very concern to the nature and health, then comes the other alternative
technology, known as "organic farming", "organic farming", "natural farming", or
"low-input sustainable agriculture". Although organic farming is still a little
cultivated, but that growing very important in the agricultural sector. The demand for
organic products is a world of new business opportunities, both for export and
domestic needs. Generally, the export of organic products are usually sold 20%
higher than non-organic agricultural products. Main advantages of organic farming
vary widely, in some economic studies that organic agriculture has real access to
long-term prospects. Gampong Seureuke Langkahan District of North Aceh district in
2008 has been certified organic cocoa production from the Institute for
Marketecology (IMO) of Germany. The purpose of this study was to find out whether
there are differences in soil fertility and makrofauna soil macro on cocoa plantations
are managed in an organic and anorganic and also to find out whether there are
differences in the incomes of farmers who manage the cocoa plantations in organic
and anorganic. The research was conducted using a laboratory test methods and
statistical tests. For the primary data in the form of laboratory tested soil samples
ground to get the macro soil taxonomy and laboratory animals to get results
makrofauna ground. For income data were tested by statistical tests (t test). The
results of these studies show that soil macro nutrients (N, P, K and pH) cocoa
plantations that are managed organically is better than anorganic. Makrofauna
cocoa plantation land managed organically more than anorganic. Income of cocoa
farmers who farm organically managed more than anorganic.

Keywords: Organic Farming, Soil Fertility, Makrofauna, Revenue, Cocoa.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Perkebunan kakao di Indonesia mengalami perkembangan pesat dalam kurun

waktu 20 tahun terakhir dan pada tahun 2007 areal perkebunan kakao di Indonesia
tercatat seluas 992.448 ha. Perkebunan kakao tersebut sebagian besar (89,45%)
dikelola oleh rakyat dan selebihnya (5,04%) perkebunan besar negara serta (5,51%)
perkebunan besar swasta. Dari segi kualitas, kakao Indonesia tidak kalah dengan kako
dunia di mana bila dilakukan fermentasi dengan baik dapat mencapai cita rasa setara
dengan kakao berasal dari Ghana dan keunggulan kakao Indonesia tidak mudah
meleleh sehingga cocok bila dipakai untuk blending (Darwis, 2007).
Namun dibalik kelebihan tersebut ternyata aktivitas perkebunan juga dapat
menyebabkan dampak yang merugikan. Erosi dan kerusakan tanah terjadi akibat
budidaya perkebunan yang melampaui daya dukung tanah. Penggunaan bahan-bahan
agrokimia yang berlebihan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kelestarian
lahan. Cara-cara budidaya perkebunan yang tidak mengindahkan kaidah-kaidah
konservasi lahan menyebabkan kualitas lahan menurun sejalan dengan hilangnya
lapisan tanah subur akibat erosi dan pencucian hara.
Kerusakan tanah dan lingkungan makin meningkat manakala terjadi perluasan
areal perkebunan untuk pengembangan komoditas ekonomis dengan membuka lahanlahan baru yang tidak sesuai dengan kemampuan dan kelas kesesuaian lahan. Kondisi

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

ini makin diperparah bila pembukaan lahan dilakukan dengan pembakaran, sehingga
terjadi pencemaran dan peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer (Anonimus, 2007).
Hasil yang diperoleh dari usahatani anorganik apabila diperhatikan sekilas
memang bagus, baik kualitas maupun kuantitasnya. Tetapi jika kita perhatikan lebih
rinci ternyata dibalik keberhasilan tersebut terdapat sesuatu kerugian yang tidak kalah
besarnya, yaitu adanya pencemaran lingkungan, pemutusan mata rantai makanan dari
organisme dan efek-efek negatif lainnya.
Efek residu dari penggunaan pestisida antara lain dapat mencemari tanah
disertai matinya beberapa organisme perombak tanah, mematikan serangga dan
binatang lain yang mungkin sebenarnya binatang tersebut dapat bermanfaat bagi kita
sehingga terputusnya rantai makanan bagi hewan pemakan serangga hama. Oleh
karena itu sangatlah menarik untuk kita perhatikan adalah bahan aktif pestisida yang
tertinggal pada tanaman yang akan dikonsumsi dapat meracuni dan akan tarakumulasi
di dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh bahan kimia
tersebut.
Kualitas lingkungan pertanian juga makin menurun akibat pencemaran limbah
industri dan pertambangan, khususnya unsur logam bahan beracun berbahaya (B3),
seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), kadmium (Cd), krom (Cr), arsen (As), nikel (Ni),
dan kobalt (Co). Unsur logam B3 yang terlarut dalam limbah selanjutnya mengalir ke
lahan pertanian dan akan terakumulasi dan terendapkan dalam daerah perakaran
tanaman dan terbawa panen (Sutrisno, 2009).

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Isu lingkungan di sektor pertanian sudah menjadi topik pembicaraan setelah
Revolusi Hijau digulirkan pada akhir 1960-an. Selain karena perhatian dan
kepedulian masyarakat dunia semakin besar, disadari pula bahwa beberapa inovasi
teknologi muatan dari Revolusi Hijau berpotensi merusak atau mengganggu
lingkungan (Subagyono, 2006).
Adanya kesadaran akan akibat yang ditimbulkan dampak tersebut, perhatian
masyarakat dunia perlahan mulai bergeser ke pertanian yang berwawasan lingkungan.
Dewasa ini masyarakat sangat peduli terhadap alam dan kesehatan, maka munculah
teknologi alternatif lain, yang dikenal dengan “pertanian organik”, “usahatani
organik”, “pertanian alami”, atau “pertanian berkelanjutan masukan rendah”.
Pengertian tersebut pada dasarnya mempunyai prinsip dan tujuan yang sama, yaitu
untuk melukiskan sistem pertanian yang bergantung pada produk-produk organik dan
alami, serta total tidak termasuk penggunaan bahan-bahan sintetik (Rija, 2008).
Permintaan akan produk-produk organik merupakan peluang dunia usaha
baru, baik untuk tujuan ekspor maupun kebutuhan domestik. Beberapa negara
berkembangpun mulai memanfaatkan peluang pasar ekspor produk organik ini
terhadap negara maju, diantaranya buah-buahan daerah tropik untuk industri makanan
bayi ke Eropa, herbas Zimbabwe ke Afrika Selatan, kapas Afrika ke Uni Eropa dan
teh Cina ke Belanda serta kentang ke Jepang. Umumnya, ekspor produk organik
biasanya dijual 20% lebih tinggi dari produk pertanian non-organik. Keuntungan
pokok pertanian organik sangat bervariasi, dalam beberapa kajian ekonomi
menyatakan bahwa pertanian organik memiliki akses nyata terhadap prospek jangka

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

panjang. Beberapa studi menunjukkan bahwa pertanian organik berpengaruh sangat
nyata terhadap jumlah tenaga kerja dibandingkan dengan pertanian non-organik.
Terutama pada sistem pertanian organik melalui diversifikasi tanaman, perbedaan
pola tanam dan jadwal tanam dapat mendistribusikan kebutuhan tenaga kerja
berdasarkan waktunya (Tino, 2006).
Sebelum tahun 2004 masyarakat Gampong Seureuke masih mengelola
perkebunan kakao secara konvensional (anorganik). Setelah terjadinya tsunami
di Aceh pada tahun 2004 banyak berdatangan berbagai organisasi baik dalam maupun
luar negeri yang peduli terhadap kondisi Aceh.
Pada tahun 2006, Lembaga Swadaya Masyarakat dari Jerman (GTZ Economic
Recovery and Microfinance (GTZ-EFMR) datang di Aceh Utara. Mereka difasilitasi
oleh BRR Aceh untuk melakukan kerjasama dengan Dinas Perkebunan dan
Kehutanan Aceh Utara untuk membina masyarakat petani kakao anorganik menuju
ke pengelolaan perkebunan kakao secara organik. Hasilnya, Gampong Seureuke (328
Ha) Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara pada tahun 2008 telah
mendapatkan sertifikat pertanian organik produksi kakao dari Institute for
Marketecology (IMO) Jerman.
Luas areal perkebunan kakao di Gampong Seureuke merupakan yang terluas
di Aceh Utara yaitu 753 ha dalam satu hamparan (Anonimus, 2009). Berdasarkan
uraian tersebut maka penulis melihat perlunya penelitian tentang perkebunan kakao
organik di daerah Seureuke Aceh Utara yang mempunyai potensi cukup besar dalam
melakukan pertanian secara organik.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

1.2. Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas, maka penulis merumuskan beberapa
masalah yaitu:
a. Apakah ada perbedaan kesuburan tanah (N,P, K dan pH) dan biota tanah pada
perkebunan kakao yang dikelola secara organik dan anorganik?
b. Apakah ada perbedaan pendapatan petani yang mengelola perkebunan kakao
secara organik dan anorganik?

1.3.

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk:

a. Mengidentifikasi perbedaan kesuburan tanah (N, P, K dan pH) dan
makrofauna tanah pada perkebunan kakao yang dikelola secara organik dan
anorganik.
b. Mengetahui perbedaan pendapatan petani yang mengelola perkebunan kakao
secara organik dan anorganik.

1.4.

Hipotesis Penelitian
Dari uraian latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka penulis

merumuskan hipotesis yaitu:
a. Kesuburan makro tanah pada perkebunan kakao yang dikelola secara organik
lebih tinggi daripada anorganik dan makrofauna tanah pada perkebunan kakao
yang dikelola secara organik lebih banyak dari pada anorganik.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

b. Pendapatan petani yang mengelola perkebunan kakao secara organik lebih
besar daripada anorganik.

1.5.

Manfaat Penelitian
Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat

sebagai berikut:
1. Memberikan alternatif pilihan dalam mengelola perkebunan kakao yang
berkelanjutan bagi masyarakat.
2. Bagi pengambil kebijakan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam
menyusun rencana pembangunan khususnya di bidang perkebunan di masa
yang akan datang.
3. Menambah khasanah ilmu pengetahuan.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1.

Pengelolaan Perkebunan Kakao
Lahan perkebunan adalah lahan usaha pertanian yang luas, biasanya terletak

di daerah tropis atau subtropis, yang digunakan untuk menghasilkan komoditi
perdagangan (pertanian) dalam skala besar dan dipasarkan ke tempat yang jauh,
bukan untuk konsumsi lokal. Perkebunan dapat ditanami oleh tanaman keras/industri
seperti kakao, kelapa, dan teh atau tanaman hortikultura seperti pisang, anggur, atau
anggrek. Dalam pengertian bahasa Inggris, "perkebunan" dapat mencakup plantation
dan orchard. Ukuran luas perkebunan sangat relatif dan tergantung ukuran volume
komoditi yang dipasarkannya. Namun demikian, suatu perkebunan memerlukan suatu
luas minimum untuk menjaga keuntungan melalui sistem produksi yang
diterapkannya. Selain itu, perkebunan selalu menerapkan cara monokultur, paling
tidak untuk setiap blok yang ada di dalamnya. Penciri lainnya, walaupun tidak selalu
demikian, adalah terdapat instalasi pengolahan atau pengemasan terhadap komoditi
yang dipanen di lahan perkebunan itu, sebelum produknya dikirim ke pembeli
(Wikipedia, 2010).
Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan
terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah
terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi
perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan
7

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

hukum. Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan terencana yang
memadukan aspek lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi ke dalam strategi
pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan,
kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa
depan (UU No. 32 Tahun 2009).
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan agar masyarakat berpartisipasi dalam
pelestarian lingkungan antara lain:
(1) Tingkat pendidikan.
(2) Peningkatan penghasilan.
(3) Pengetahuan tentang kearifan lokal.
(4) Penerapan sistem pertanian konservasi (terasering, rorak – tanah yang digali
dengan ukuran tertentu yang berfungsi menahan laju aliran permukaan –,
tanaman penutup tanah, pergiliran tanaman, agroforestry, olah tanam
konservasi – pengolahan yang tidak menimbulkan erosi) (Santoso, 2008).
Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang dapat memenuhi
kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi berikutnya
untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dengan kata lain pembangunan berkelanjutan
memanfaatkan sumberdaya secara bijaksana, sehingga sumberdaya tersebut tidak
habis dan dapat dinikmati oleh generasi seterusnya (Santoso, 2009).

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

2.2.

Kakao
Kakao (Theobroma cacao) berasal dari Benua Amerika khususnya Negara

bagian yang mempunyai iklim tropis. Sangat sulit untuk mengetahui Negara bagian
mana tepatnya tanaman ini berasal, karena tanaman ini telah tersebar secara luas
semenjak penduduk daerah itu masih hidup mengembara. Tanaman ini mulai masuk
ke Indonesia sekitar tahun 1560 yang dibawa oleh orang Spanyol melalui Sulawesi
dan kakao mulai dibudidayakan secara luas sejak tahun 1970 (Darwis, 2007).
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya
cukup penting bagi perkonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan
kerja, sumber pendapatan dan devisa Negara. Di samping itu kakao juga berperan
dalam mendorong pengembangan wilayah dan pengembangan agroindustri. Pada
tahun 2002, perkebunan kako telah menyediakan lapangan kerja dan sumber
pendapatan bagi sekitar 900 ribu kepala keluarga petani yang sebagian besar berada
di Kawasan Timur Indonesia (KTI) serta memberikan sumbangan devisa terbesar
ketiga sub sector perkebunan setelah karet dan minyak sawit dengan nilai US $701
juta (Tino, 2006).

2.3.

Pertanian Organik
Organik adalah semua produk yang ditanam atau dihasilkan tanpa

menggunakan pestisida dan pupuk kimia, hormone, antibiotik, maupun bahan-bahan
kimia tambahan lainnya dan diharapkan setidaknya 95% menggunakan bahan-bahan
organik (Wikipedia, 2010). Menurut USDA (United State Department of Agriculture)

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Consumer Brochure: Makanan organik adalah yang dihasilkan oleh petani yang
mengutamakan penggunaan sumber-sumber terbarukan serta konservasi lahan dan air
untuk meningkatkan kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.
Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu,
yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami,
sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan
berkelanjutan (Sutanto, 2002).
Pertanian organik merupakan suatu sistem pertanian berkelanjutan yang
diakui oleh Komisi Eropa (European Commission) dan Agricultural Council pada
Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1992. Pada saat ini pandangan
pengembangan pertanian organik sebagai salah satu teknologi alternatif untuk
menanggulangi persoalan lingkugan sangat diperlukan. Persoalan besar yang terjadi
disebabkan karena pencemaran tanah, air dan udara, sehingga menyebabkan
terjadinya degradasi dan kehilangan sumberdaya alam serta penurunan produktivitas
tanah. Pertanian berbasis kimia yang mempunyai ketergantungan cukup besar pada
pupuk dan pestisida telah mempengaruhi kualitas dan keamanan bahan yang
dihasilkan, kesehatan dan kehidupan lainnya. Dengan memperhitungkan generasi
mendatang, maka pertanian organik menghasilkan interaksi yang bersifat dinamis
antara tanah, tanaman, hewan, manusia, ekosistem dan lingkungan. Dengan demikian
pertanian organik merupakan suatu gerakan “kembali ke alam” (Suleman et al.,
2007).

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

Pertanian organik merupakan salah satu pilihan yang dapat dilakukan oleh
petani-petani kecil Indonesia untuk memperoleh cukup pangan di tingkat rumah
tangga sambil sekaligus memperbaiki kualitas tanah, memperbaiki keanekaragaman
hayati dan memberikan pangan berkualitas kepada masyarakat kecil di sekitarnya.
Manfaat pertanian organik telah diperlihatkan dengan sistem pertanian organik yang
terintegrasi, ekonomis, ramah lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Namun skenario ini tampaknya sulit untuk direalisasikan kepada masyarakat yang
pengetahuannya tentang lingkungan, ekonomi, sosial tidak cukup. Sehingga masih
dibutuhkan sosialisasi terus menerus ataupun keberpihakan pemerintah dalam
kebijakan ataupun gerakan seperti yang terjadi saat Revolusi Hijau I dulu. Bimas,
Insus dan gerakan lain sehingga bisa mendukung berkembangnya pertanian organik
di negara ini (Suleman et al., 2007).
Salah satu alasan pentingnya pengembangan pertanian organik adalah
persoalan kerusakan lahan pertanian yang semakin parah. Penggunaan pupuk kimia
secara terus-menerus menjadi penyebab menurunnya kesuburan lahan bila tidak
diimbangi dengan penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 79% tanah sawah di Indonesia memiliki Bahan Organik (BO)
yang sangat rendah (BO < 1). Kondisi ini bermakna bahwa tanah sawah di Indonesia
sudah sangat miskin bahkan bisa dikatakan sakit, sehingga tidak hanya membutuhkan
makanan (pupuk kimia), namun juga memerlukan penyembuhan. Cara penyembuhan
adalah dengan menambahkan BO yang telah diolah menjadi pupuk organik, sehingga
tanah dapat menjadi lebih sehat dengan kandungan BO sekitar 3-4%. Untuk

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

meningkatkan kandungan BO, maka dibutuhkan tambahan bahan-bahan organik
(pupuk organik) berkisar 5-10 ton/ha. Namun demikian, peningkatan kandungan BO
pada setiap hektar tanah sawah dapat dilakukan secara bertahap dengan memberikan
asupan pupuk organik pada kisaran 3-5 ton (Prihandarini, 2007).
Kompos atau humus adalah sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami
pelapukan, bentuknya sudah berubah seperti tanah dan tidak berbau. Kompos
memiliki kandungan hara NPK yang lengkap meskipun persentasenya kecil. Kompos
juga mengandung senyawa-senyawa lain yang sangat bermanfaat bagi tanaman.
Kompos ibarat multivitamin bagi tanah dan tanaman. Kompos memperbaiki sifat fisik
dan kimia tanah. Kompos akan mengembalikan kesuburan tanah. Tanah keras akan
menjadi lebih gembur. Tanah miskin akan menjadi subur. Tanah masam akan
menjadi lebih netral. Tanaman yang diberi kompos tumbuh lebih subur dan kualitas
panennya lebih baik daripada tanaman tanpa kompos (Anonimus, 2008).
Membuat kompos sangat mudah. Secara alami bahan organik akan mengalami
pelapukan menjadi kompos, tetapi waktunya lama antara setengah sampai satu tahun
tergantung bahan dan kondisinya. Agar proses pengomposan dapat berlangsung lebih
cepat

perlu

perlakuan

tambahan.

Pembuatan

kompos

dipercepat

dengan

menambahkan 26 aktivator atau inokulum atau biang kompos. Aktivator ini adalah
jasad renik (mikroba) yang bekerja mempercepat pelapukan bahan organik menjadi
kompos. Bahan organik yang lunak dan ukurannya cukup kecil dapat dikomposkan
tanpa harus dilakukan pencacahan. Tetapi bahan organik yang besar 26 aktivator,
sebaiknya dicacah terlebih dahulu. Aktivator kompos harus dicampur merata ke

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

seluruh bahan organik agar proses pengomposan berlangsung lebih baik dan cepat.
Bahan yang akan dibuat kompos juga harus cukup mengandung air. Air ini sangat
dibutuhkan untuk kehidupan jasad renik di dalam 27 aktivator kompos. Bahan yang
kering lebih sulit dikomposkan. Akan tetapi kandungan air yang terlalu banyak juga
akan menghambat proses pengomposan. Jadi basahnya harus cukup. Bahan juga
harus cukup mengandung udara. Seperti halnya air, udara dibutuhkan untuk
kehidupan jasad renik 27 aktivator kompos. Untuk melindungi kompos dari
lingkungan luar yang buruk, kompos perlu ditutup. Penutupan ini bertujuan untuk
melindungi bahan/jasad renik dari air hujan, cahaya matahari, penguapan, dan
perubahan suhu.
Bahan didiamkan selama beberapa waktu hingga kompos matang. Lama
waktu yang dibutuhkan antara 2 minggu sampai 6 minggu tergantung dari bahan yang
dikomposkan. Bahan-bahan yang lunak dapat dikomposkan dalam waktu yang
singkat, 2 – 3 minggu. Bahan-bahan yang keras membutuhkan waktu antara 4 – 6
minggu. Ciri kompos yang sudah matang adalah bentuknya sudah berubah menjadi
lebih lunak, warnanya coklat kehitaman, tidak berbau menyengat, dan mudah
dihancurkan/remah (Anonimus, 2008).

2.4.

Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Gampong Seureuke merupakan salah satu gampong dari 23 gampong yang

terletak di Pemukiman Rampah Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara yang
berjarak 18 km dari pusat kecamatan. Luas wilayah Gampong ± 3309,5 Ha, yang

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and preserve the integrity of your original docum ents. Com patible across
Universitas
Sumatera
Utara
nearly all Windows platform s, sim ply open the docum ent you want to convert,
click “print”,
select the
“Broadgun pdfMachine printer” and that’s it! Get yours now!

terbagi kedalam 7 dusun yaitu Dusun Mutia, Dusun Minang, Dusun Marga Tunggal,
Dusun Muara Batu, Dusun Manjung, Dusun Manunggal dan Dusun Mihra Istimewa
dengan jumlah penduduk 2847 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata
pencaharian sebagai petani kebun dan peternak.
Tabel 1. Batas Wilayah
No Batas Wilayah
Berbatasan dengan Gempong
1 Sebelah Utara
Gampong Alue Pange (Cot Birek)
2 Sebelah Barat
Gampong Abung-abung (Cot Girek)
3 Sebelah Selatan
Gampong Lubuk Pusaka
4 Sebelah Timur
Gampong Bukit Linteng
Sumber: Monografi Gampong Seureuke
Secara umum keadaan demografi Gampong Seureuke merupakan dataran
rendah. Gampong Seureuke mempunyai iklim tropis (dua musim) yaitu musim hujan
dan musim kemarau. Penggunaan tanah di Gampong Seureuke sebagian besar
diperuntukkan untuk perkebunan sedangkan sisanya merupakan bangunan dan
fasilitas-fasilitas lain.

p d f Machine
A pdf w rit er t hat produces qualit y PDF files w it h ease!
Produce quality PDF files in seconds and p

Dokumen yang terkait

Dokumen baru