Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Investasi Aktiva Tetap Pada Perusahaan Manufaktur Bidang Industri Barang Konsumen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
FAKULTAS EKONOMI
MEDAN

SKRIPSI
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP INVESTASI
AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
BIDANG INDUSTRI BARANG KONSUMEN YANG
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Oleh:

NAMA

: SRI MARTHA H. S

NIM

: 060503136

DEPARTEMEN

: AKUNTANSI

Guna Memenuhi Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
2010

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Pengaruh Kinerja
Keuangan Terhadap Investasi Aktiva Tetap Pada Perusahaan Manufaktur Bidang
Industri Barang Konsumen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia” adalah benar
hasil karya saya sendiri dan judul yang dimaksud belum pernah dimuat,
dipublikasi, atau diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks skripsi Program
Reguler S1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara. Semua sumber data dan informasi yang diperoleh telah dinyatakan dengan
jelas dan benar apa adanya. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak benar,
saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan oleh Universitas Sumatera Utara.

Medan, 9 Maret 2010
Yang Membuat Pernyataan,

Sri Martha H. S
NIM: 060503136

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus karena
atas kelimpahan berkat dan kasih-Nya yang membimbing dan memampukan
penulis dengan segala hikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
penulisan skripsi yang berjudul: “Pengaruh kinerja keuangan terhadap investasi
aktiva tetap pada perusahaan manufaktur bidang industri barang konsumen yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Adapun skripsi ini disusun bertujuan guna
memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada
Fakultas Ekonomi Departemen Akuntansi Universitas Sumatera Utara.
Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan rasa terima kasih yang
sebesar-besarnya

kepada

berbagai

pihak

yang

telah

membantu

proses

penyelesaian skripsi ini.
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec., selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Hasan Sakti Siregar, M.Si, Ak, selaku Ketua Departemen dan Ibu Dra.
Mutia Ismail, MM, Ak selaku sekertaris Departemen Akuntansi S-1 Fakultas
Ekonomi Sumatera Utara.
3. Bapak Drs. Syahelmi, M.Si, Ak, selaku dosen pembimbing yang telah banyak
meluangkan waktu dalam memberikan petunjuk, pengarahan, bimbingan dan
bantuan dari awal hingga selesainya skripsi ini.

Universitas Sumatera Utara

4. Bapak Drs. M. Utama Nasution, MM, Ak dan Bapak Iskandar Muda, SE,
M.Si, Ak selaku dosen penguji I dan II yang telah banyak memberikan
masukan dan arahan dalam penulisan skripsi ini.
5. Seluruh dosen pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang
telah mencurahkan ilmu pengetahuan yang sangat berguna bagi penulis
selama perkuliahan, seluruh staf pegawai dan administrasi di Fakultas
Ekonomi Universitas Sumatera Utara, dan teman-teman yang telah membantu
penulis dalam penulisan skripsi ini.
6. Keluargaku tersayang, buat bapak dan mama yang telah mendidik penulis
selama ini, terima kasih atas dukungannya yang telah memampukan penulis
menyelesaikan skipsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan karena
keterbatasan penulis dalam pengetahuan dan pengulasan skripsi. Oleh karena itu
penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga dapat
dijadikan acuan dalam penulisan karya-karya ilmiah selanjutnya. Akhir kata,
penulis berharap semoga skripsi ini menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi
pembaca.
Medan, 9 Maret 2010
Penulis,

Sri Martha H. S
NIM : 060503136

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan
perusahaan secara empiris, baik secara parsial maupun secara simultan terhadap
investasi aktiva tetap. Rasio yang digunakan untuk melihat kinerja keuangan
adalah return on investment (ROI), total asset turnover (TATO) dan debt ratio
(DR).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kuantitatif dengan populasi
penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) selama periode 2006-2008. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode
purposive sampling dengan jumlah sampel 31 perusahaan. Data yang digunakan
adalah data sekunder dan data yang diolah penulis. Penelitian ini menganalisis
hubungan antara ROI, TATO, DR, dan Investasi aktiva tetap. Metode statistik
yang digunakan adalah regresi linear berganda dan dilakukan uji asumsi klasik
terlebih dahulu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ROI, TATO, dan DR secara
simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi aktiva tetap. Pengujian
secara parsial menunjukkan bahwa hanya variabel DR yang berpengaruh
signifikan terhadap investasi aktiva tetap, sedangkan variabel ROI dan TATO
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi aktiva tetap.
Kata Kunci : ROI, TATO, DR dan Investasi Aktiva Tetap

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
The purpose of this research is to empirically study effect of financial
performance either partially or simultaneously to investment of fixed asset. There
are 3 financial ratios used to see financial performance, they are Return on
Investment (ROI), Total Asset Turnover (TATO), and Debt Ratio (DR).
This research is classified as causal research. Population of this research are
manufacturing firm consumer good sector listed in Indonesia Stock Exchange
(IDX) during 2006 to 2008. The data is sampled using purposive sampling
method and resulting 31 are used as samples of this study. Statistic method using
multiple regression analysis and the model has been tested in classic assumption.
The result indicates that ROI, TATO, DR, variable have not significantly to
investment of fixed asset. Partially, only DR can explain significantly to
investment of fixed asset, while ROI and TATO do not influence significantly.
Keyword : ROI, TATO, DR and Investment of fixed asset

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

PERNYATAAN .............................................................................................. i
KATA PENGANTAR ..................................................................................... ii
ABSTRAK ...................................................................................................... iv
ABSTRACT .................................................................................................... v
DAFTAR ISI ................................................................................................... vi
DAFTAR TABEL ........................................................................................... ix
DAFTAR GAMBAR....................................................................................... x
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xi

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah........................................................... 1
B. Perumusan Masalah ................................................................. 4
C. Tujuan Penelitian ..................................................................... 4
D. Manfaat Penelitian ................................................................... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teoritis ....................................................................... 6
1. Laporan Keuangan ................................................................ 6
2. Kinerja Keuangan.................................................................. 8
3. Rasio Yang Digunakan .......................................................... 9
4. Investasi Aktiva Tetap ......................................................... 12

Universitas Sumatera Utara

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu ........................................... 16
C. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian .................. 17

BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian ................................................................... 20
B. Populasi dan Sampel Penelitian ........................................... 20
C. Jenis dan Sumber Data ........................................................ 22
D. Metode Pengumpulan Data ................................................. 23
E. Defenisi dan Pengukuran Variabel....................................... 23
F. Metode Analisis Data .......................................................... 25
1. Pengujian Asumsi Klasik ................................................. 25
2. Pengujian Hipotesis ......................................................... 27
G. Jadwal Penelitian ................................................................ 29

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Data Penelitian .................................................................. 30
B. Analisis Hasil Penelitian .................................................... 30
1. Analisis Statistik Deskriptif ........................................... 30
2. Uji Asumsi Klasik ......................................................... 32
a. Uji Normalitas ........................................................... 32
b. Uji Multikolonieritas ................................................. 37
c. Uji Heterokedastisitas ................................................ 38
d. Uji Autokorelasi ........................................................ 38

Universitas Sumatera Utara

3. Analisis Regresi ............................................................. 40
a. Persamaan Regresi .................................................... 40
b. Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien
Determinasi .............................................................. 41
c. Pengujian Hipotesis ................................................... 42
C. Pembahasan Hasil Penelitian ............................................... 45

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan......................................................................... 46
B. Keterbatasan Penelitian ....................................................... 46
C. Saran................................................................................... 47

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 49
LAMPIRAN ................................................................................................ 51

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Nomor

Judul

Halaman

Tabel 2.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu ...................................................... 16
Tabel 3.1 Daftar Perusahaan yang Memenuhi Kriteria ................................. 21
Tabel 3.2 Jadwal Penelitian.......................................................................... 29
Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Variabel Penelitian ......................................... 31
Tabel 4.2 Uji Normalitas Data (1) ................................................................ 34
Tabel 4.3 Uji Normalitas Data (2) ................................................................ 36
Tabel 4.4 UJi Multikolonieritas .................................................................... 37
Tabel 4.5 Uji Autokorelasi ........................................................................... 39
Tabel 4.6 Analisis Hasil Regresi .................................................................. 40
Tabel 4.7 Hasil Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi ....... 42
Tabel 4.8 Uji Statistik t ................................................................................ 43
Tabel 4.9 Hasil Uji F.................................................................................... 44

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Nomor

Judul

Halaman

Gambar 2.1 Kerangka Konseptual................................................................ 17
Gambar 4.1 Grafik Histogram (1) ................................................................ 33
Gambar 4.2 Normal Probability Plot (1) ...................................................... 33
Gambar 4.3 Grafik Histogram (2) ................................................................ 35
Gambar 4.4 Normal Probability Plot (2) ...................................................... 35
Gambar 4.5 Gambar Scatterplot ................................................................... 38

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor
Lampiran i

Judul

Halaman

Daftar Sampel Perusahaan Manufaktur ................................... 51

Lampiran ii Return On Investment 2006-2008 ............................................. 53
Lampiran iii Total Asset Turnover 2006-2008 ............................................. 54
Lampiran iv Debt Ratio 2006-2008 .............................................................. 55
Lampiran v Investasi Aktiva Tetap 2006-2008 ............................................ 56
Lampiran vi Hasil SPSS sebelum di transformasi ......................................... 57
Lampiran vii Hasil SPSS setelah di transformasi ........................................... 59

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan
perusahaan secara empiris, baik secara parsial maupun secara simultan terhadap
investasi aktiva tetap. Rasio yang digunakan untuk melihat kinerja keuangan
adalah return on investment (ROI), total asset turnover (TATO) dan debt ratio
(DR).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kuantitatif dengan populasi
penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) selama periode 2006-2008. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode
purposive sampling dengan jumlah sampel 31 perusahaan. Data yang digunakan
adalah data sekunder dan data yang diolah penulis. Penelitian ini menganalisis
hubungan antara ROI, TATO, DR, dan Investasi aktiva tetap. Metode statistik
yang digunakan adalah regresi linear berganda dan dilakukan uji asumsi klasik
terlebih dahulu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ROI, TATO, dan DR secara
simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi aktiva tetap. Pengujian
secara parsial menunjukkan bahwa hanya variabel DR yang berpengaruh
signifikan terhadap investasi aktiva tetap, sedangkan variabel ROI dan TATO
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi aktiva tetap.
Kata Kunci : ROI, TATO, DR dan Investasi Aktiva Tetap

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
The purpose of this research is to empirically study effect of financial
performance either partially or simultaneously to investment of fixed asset. There
are 3 financial ratios used to see financial performance, they are Return on
Investment (ROI), Total Asset Turnover (TATO), and Debt Ratio (DR).
This research is classified as causal research. Population of this research are
manufacturing firm consumer good sector listed in Indonesia Stock Exchange
(IDX) during 2006 to 2008. The data is sampled using purposive sampling
method and resulting 31 are used as samples of this study. Statistic method using
multiple regression analysis and the model has been tested in classic assumption.
The result indicates that ROI, TATO, DR, variable have not significantly to
investment of fixed asset. Partially, only DR can explain significantly to
investment of fixed asset, while ROI and TATO do not influence significantly.
Keyword : ROI, TATO, DR and Investment of fixed asset

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat serta makin
banyaknya jumlah perusahaan sejenis yang muncul, maka persoalan manajemen
pun akan semakin komplek dan persaingan antar perusahaan pun semakin ketat.
Demikian pula halnya terhadap kebijakan yang dianut perusahaan, tentu akan
mengalami perubahan ataupun hanya sekedar mempertajam kebijakan yang sudah
ada sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.
Perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya bertujuan untuk
memaksimalkan nilai perusahaan dengan memperoleh laba maksimal serta dapat
mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, dalam hal ini perusahaan akan
menyusun suatu laporan keuangan yang dapat menggambarkan seluruh hasil
kegiatan perusahaan pada akhir periode pembukuan. Laporan keuangan itu
disusun dengan maksud untuk memberikan informasi tentang hasil usaha, posisi
finansial, dan berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan posisi
finansial kepada berbagai pihak yang berkepentingan terhadap eksistensi
perusahaan, baik pihak intern maupun ekstern perusahaan.
Agar dapat tetap bertahan dalam dunia bisnis, setiap perusahaan harus
berhati-hati dalam mengambil keputusan terutama keputusan dibidang keuangan.
Analisis laporan keuangan sangat dibutuhkan untuk memahami informasi laporan
keuangan. Dalam menganalisis dan mengiterpretasikan laporan keuangan yang

Universitas Sumatera Utara

bersangkutan, maka digunakan metode-metode yang telah baku. Pada umumnya
dalam menganalisis laporan keuangan digunakan analisis rasio yang terdiri atas
rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas.
Untuk pengambilan keputusan ekonomi, para pelaku bisnis membutuhkan
informasi tentang kondisi dan kinerja keuangan perusahaan. Kinerja perusahaan
ini merupakan cerminan kekuatan perusahaan yang angka-angkanya diambil dari
data yang disajikan dalam laporan keuangan. Menurut SAK (2007 : 4 Pasal 17)
yaitu sebagai berikut:
“Informasi kinerja perusahaan, terutama profitabilitas, diperlukan untuk
menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin
dikendalikan di masa depan. Informasi fluktuasi kinerja adalah penting
dalam hubungan ini. Informasi kinerja bermanfaat untuk memprediksi
kapasitas perusahaan dalam menghasilkan arus kas dari sumber daya yang
ada. Disamping itu, informasi tersebut juga berguna dalam perumusan
pertimbangan tentang efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan
tambahan sumber daya”
Menurut Halim (2005 : 4) “investasi dalam perusahaan dibedakan menjadi
dua, yaitu investasi pada aset-aset financial (financial asset) dan investasi pada
aset-aset riil”. Investasi dalam aktiva tetap dapat ditujukan untuk menambah
kuantitas produk, memperbaiki kualitas produk, menambah lini produk dan lainlain.
Investasi aktiva tetap pada dasarnya jumlah dan nilainya meningkat dari
tahun ke tahun. Perusahaan melakukan investasi aktiva tetap dengan harapan akan
mendapatkan return yang lebih besar dibandingkan dengan sebelum melakukan
investasi, dimana return tersebut dapat diterima kembali oleh perusahaan dalam
waktu beberapa tahun. Perusahaan juga dapat meningkatkan kinerjanya dan dapat
memperoleh pangsa pasar yang lebih baik. Selain itu, besarnya pertumbuhan

Universitas Sumatera Utara

perusahaan merupakan harapan utama yang diharapkan pihak internal perusahaan
maupun pihak eksternal perusahaan (investor). Perusahaan yang bertumbuh dan
berkembang akan memberikan pengembalian hasil (return) dari investasi yang
telah ditanamkan.
Rencana pengembangan perusahaan mempunyai pengaruh terhadap
jumlah maupun struktur aktiva (asset structure). Perkembangan peluang usaha
(market opportunities) tentu saja harus dijawab dengan penyediaan aktiva yang
cukup seperti aktiva tetap. Modernisasi, penggantian (replacement) maupun
penambahan modal adalah merupakan ciri pokok dari pengembangan aktiva
perusahaan terutama pengembangan aktiva tetap.
Aktiva tetap merupakan investasi yang menyerap bagian terbesar dari
modal yang ditanamkan dalam perusahaan bahkan dalam beberapa hal tertentu
merupakan keharusan dalam perusahaan karena tanpa aktiva tersebut proses
produksi tidak akan mungkin berjalan. Aktiva tetap seringkali disebut sebagai
“the earning asset” yaitu aktiva yang sesungguhnya menghasilkan pendapatan
bagi perusahaan, oleh karenanya melalui aktiva tetap inilah yang memberi dasar
bagi “earning power” perusahaan.
Berdasarkan uraian sebelumnya, peneliti tertarik untuk memilih judul
“Pengaruh kinerja keuangan terhadap investasi aktiva tetap pada perusahaan
manufaktur bidang industri barang konsumen yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia”

Universitas Sumatera Utara

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang masalah yang telah diuraikan,
permasalahan yang akan dibahas dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Apakah return on investment berpengaruh secara parsial terhadap investasi
aktiva tetap pada perusahaan industri barang konsumen?
2. Apakah total asset turnover berpengaruh secara parsial terhadap investasi
aktiva tetap pada perusahaan industri barang konsumen?
3. Apakah debt ratio berpengaruh secara parsial terhadap investasi aktiva
tetap pada perusahaan industri barang konsumen?
4. Apakah return on investment, total asset turnover dan debt ratio
berpengaruh secara simultan terhadap investasi aktiva tetap pada
perusahaan industri barang konsumen?

C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dilakukan penelitian oleh penulis adalah
1. Untuk mengetahui apakah return on investment berpengaruh secara parsial
terhadap investasi aktiva tetap pada perusahaan industri barang konsumen
2. Untuk mengetahui apakah total asset turnover berpengaruh secara parsial
terhadap investasi aktiva tetap pada perusahaan industri barang konsumen
3. Untuk mengetahui apakah debt ratio berpengaruh secara parsial terhadap
investasi aktiva tetap pada perusahaan industri barang konsumen

Universitas Sumatera Utara

4. Untuk mengetahui apakah return on investment, total asset turnover dan
debt ratio berpengaruh secara simultan terhadap investasi aktiva tetap
pada perusahaan industri barang konsumen

D. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah:
1. Bagi penulis, sebagai bahan untuk menambah dan memperluas wawasan
terutama dalam memahami pengaruh kinerja keuangan terhadap investasi
aktiva tetap.
2. Bagi peneliti selanjutnya, sebagai bahan masukan untuk menyempurnakan
penelitian selanjutnya yang sejenis.
3. Bagi praktisi, sebagai bahan masukan untuk pengambilan keputusan
mengenai pengaruh kinerja keuangan terhadap investasi aktiva tetap pada
perusahaan manufaktur bidang industri barang konsumen yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Teoritis
1. Laporan Keuangan
Menurut Harahap (2010:105), “Laporan keuangan menggambarkan
kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu
atau jangka waktu tertentu”.
Defenisi laporan keuangan dalam SAK (2007 : 1 pasal 7) sebagai
berikut:
Laporan Keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan
keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi
neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan,
catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan
bagian integral dari laporan keuangan.
Adapun tujuan dari laporan keuangan yaitu:
a. Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya
mengenai aktiva dan kewajiban serta modal suatu perusahaan.
b. Untuk memberikan informasi mengenai perubahan dalam
aktiva netto (aktiva dikurang kewajiban) suatu perusahaan yang
timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.
c. Membantu para pemakai laporan di dalam menaksir potensi
perusahaan dalam menghasilkan laba.

Universitas Sumatera Utara

d. Memberikan informasi penting lainnya mengenai perubahan
dalam aktiva dan kewajiban suatu perusahaan, seperti informasi
mengenai aktivitas pembiayaan dan investasi.
e. Mengungkapkan informasi lain yang berhubungan dengan
laporan keuangan yang relevan untuk kebutuhan pemakai
laporan, seperti informasi mengenai kebijakan akuntansi yang
dianut perusahaan.
Laporan keuangan menggambarkan pos-pos keuangan perusahaan
yang diperoleh dalam suatu periode. Menurut Kasmir (2009 : 7)
terdapat beberapa macam laporan keuangan seperti:
a. Neraca

b.

c.

d.

e.

Neraca merupakan laporan yang menunjukkan jumlah
aktiva (harta), kewajiban (utang), dan modal perusahaan (ekuitas)
perusahaan pada saat tertentu.
Laporan laba rugi
Laporan laba rugi menunjukkan kondisi usaha dalam suatu
periode tertentu. Artinya laporan laba rugi harus dibuat dalam
suatu siklus operasi atau periode tertentu guna mengetahui jumlah
perolehan pendapatan dan biaya yang telah dikeluarkan sehingga
dapat diketahui apakah perusahaan dalam keadaan laba atau rugi.
Laporan perubahan modal
Laporan perubahan modal menggambarkan jumlah modal
yang dimiliki perusahaan saat ini. Kemudian, laporan ini juga
menunjukkan perubahan modal serta sebab-sebab berubahnya
modal.
Laporan catatan atas laporan keuangan
Merupakan laporan yang dibuat berkaitan dengan laporan
keuangan yang disajikan. Laporan ini memberikan informasi
tentang penjelasan yang dianggap perlu atas laporan keuangan
yang ada sehingga menjadi jelas penyebabnya.
Laporan kas
Merupakan laporan yang menunjukkan arus kas masuk dan
arus kas keluar perusahaan. Arus kas masuk berupa pendapatan
atau pinjaman dari pihak lain, sedangkan arus kas keluar
merupakan biaya-biaya yang telah dikeluarkan perusahaan.

Universitas Sumatera Utara

2. Kinerja Keuangan
Informasi akuntansi yang tersaji di dalam laporan keuangan banyak
memberikan manfaat bagi pengguna apabila laporan tersebut dianalisis
kinerjanya lebih lanjut sebelum dimanfaatkan sebagai alat bantu
pembuatan keputusan. Model yang sering digunakan dalam melakukan
analisis kinerja keuangan adalah dalam bentuk rasio-rasio keuangan.
Pada dasarnya rasio keuangan yang sering digunakan dibagi dalam
beberapa kelompok (Harahap, 2010: 301 ), yaitu:
a. Rasio likuiditas
Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan
untuk menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya.
b. Rasio solvabilitas
Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan
dalam membayar kewajiban jangka panjangnya atau
kewajiban-kewajiban apabila perusahaan dilikuidasi.
c. Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan
mendapatkan laba melalui semua kemampuan, dan sumber
yang ada.
d. Rasio leverage
Rasio ini menggambarkan hubungan antara hutang perusahaan
terhadap modal maupun asset.
e. Rasio aktivitas
Rasio ini menggambarkan aktivitas yang dilakukan perusahaan
dalam menjalankan operasinya baik dalam kegiatan penjualan,
pembelian, dan kegiatan lainnya.
f. Rasio pertumbuhan
Rasio ini menggambarkan persentasi pertumbuhan pos-pos
perusahaan dari tahun ke tahun.
g. Market Based (Penilaian Pasar)
Rasio ini menggambarkan situasi/ keadaan prestasi perusahaan
di pasar modal.
h. Rasio produktivitas
Rasio ini menunjukkan tingkat produktivitas dari unit atau
kegiatan yang dinilai.

Universitas Sumatera Utara

3. Rasio yang Digunakan
a. Return On Investment (ROI)
Analisis Return On Investment sudah merupakan teknik
analisa yang lazim digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk
mengukur efektivitas dari keseluruhan operasi perusahaan. Return
On

Investment

merupakan

kemampuan

dari

modal

yang

diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan
keuntungan netto.
Berdasarkan defenisi diatas, maka dapat disimpulkan
bahwa rasio ROI menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari
operasi perusahaan dengan jumlah investasi atau aktiva yang
digunakan untuk menghasilkan keuntungan operasi tersebut.
Besarnya ROI dapat diketahui dengan mengalikan profit
margin dengan total asset turnover.
ROI= Total Asset Turnover x Profit margin
ROI =

x

b. Total Asset Turnover
Total asset turnover berarti mengukur berapa kali total
aktiva perusahaan menghasilkan penjualan. Bertambah tinggi
perputaran total aktiva perusahaan maka bertambah efisien
penggunaan total aktiva perusahaan tersebut. Rumus untuk
menghitung total asset turnover menurut Brigham dan Houston
(2006 : 100) yaitu:

Universitas Sumatera Utara

Total asset turnover =
Rumus tersebut menunjukkan hubungan antara penjualan
bersih dengan total aktiva. Jika total asset turnover suatu
perusahaan sebesar 2,5 berarti total aktiva perusahaan berputar 2,5
kali untuk menghasilkan penjualan bagi perusahaan.
Hasil rasio ini dapat dipertinggi dengan meningkatkan
jumlah penjualan atau menurunkan jumlah aktiva. Menaikkan
jumlah penjualan berarti memperbesar market share. Usaha-usaha
memperbesar market share berkaitan dengan perbaikan dan
penyempurnaan dari marketing mix.
Menurunkan jumlah aktiva berarti menilai kembali seluruh
aktiva perusahaan. Sebelum diambil keputusan untuk menjual
aktiva tersebut pimpinan perusahaan harus mempertimbangkan
dengan seksama. Apabila ada peluang untuk memperluas penjualan
maka perusahaan akan memerlukan aktiva untuk mendukung
perluasan penjualan tersebut.
Sales (penjualan) disini merupakan penjualan bersih,
artinya setelah dikurangi retur dan potongan penjualan serta diskon
penjualan. Penjualan merupakan jumlah yang dibebankan kepada
pelanggan untuk barang dagang yang dijual. Retur merupakan
pengembalian atas barang yang cacat/ rusak ataupun tidak sesuai
dengan pesanan. Potongan penjualan merupakan potongan yang
diberikan kepada pelanggan atas barang yang cacat/ rusak sebagai

Universitas Sumatera Utara

kompensasi bila barang rusak/ cacat tersebut tidak dikembalikan
kepada si penjual. Diskon merupakan tawaran pengurangan harga
yang diberikan kepada pelanggan untuk pembayaran/pelunasan
lebih awal dari jumlah terhutang.
c. Debt Ratio
Rasio total utang terhadap total aktiva, yang pada umumnya
disebut rasio utang (debt ratio), mengukur persentase dana yang
disediakan oleh kreditur.
Debt

ratio

merupakan

pengukuran

jumlah

aktiva

perusahaan yang dibiayai oleh utang atau modal yang berasal dari
kreditur. Rumus untuk menghitung debt ratio menurut Brigham
dan Houston (2006 : 103)
Rasio Utang =
Rasio ini menekankan pentingnya pendanaan hutang bagi
perusahaan

dengan

jalan

menunjukkan

persentase

aktiva

perusahaan yang didukung oleh pendanaan hutang. Bertambah
tinggi rasio ini menunjukkan bertambah banyak aktiva perusahaan
yang dibelanjai oleh kreditur.
Rumus tersebut menunjukkan hubungan antara total utang
dengan total aktiva. Semakin tinggi total utang, maka akan
semakin tinggi pula debt ratio, sebaliknya semakin tinggi total
aktiva, maka akan semakin rendah debt ratio. Apabila debt ratio
perusahaan sebesar 0,4 atau 40 persen berarti sebesar 40 persen

Universitas Sumatera Utara

aktiva perusahaan tersebut didanai oleh utang dan sisanya 60
persen aktiva didanai oleh pemegang saham. Apabila perusahaan
akan dilikuidasi, perusahaan dapat menjual aktivanya dan kreditor
akan menerima pembayaran minimal sebesar 40 persen sebelum
kreditor mengalami kerugian.
Total utang mencakup baik utang lancar maupun utang
jangka panjang. Kreditur lebih menyukai rasio utang yang rendah
karena semakin rendah rasio ini, maka semakin besar perlindungan
terhadap kerugian debitur dalam peristiwa likuidasi. Di sisi lain,
pemegang saham akan menginginkan leverage yang lebih besar
karena akan dapat meningkatkan laba yang diharapkan.

4.

Investasi Aktiva Tetap
a. Investasi
Halim (2005 : 4) menyatakan bahwa “investasi pada
hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini
dengan

harapan

untuk

memperoleh

keuntungan

di

masa

mendatang”.
Investasi mempunyai pengertian yang luas, setiap kegiatan
yang hendak menanamkan uang dengan aman termasuk investasi.
Tetapi secara umum, pengertian investasi dikaitkan dengan
penggunaan uang bagi peningkatan kapasitas sistem produksi atau
peningkatan asset kapital.

Universitas Sumatera Utara

b. Kebijakan Investasi
Kebijakan
merupakan

investasi

masalah

(capital

bagaimana

budgeting

seorang

problem)

manajer

harus

mengalokasikan dana ke dalam bentuk-bentuk investasi yang akan
dapat mendatangkan keuntungan di masa depan.
Adapun motif-motif untuk melakukan pengeluaran modal
atau investasi menurut Sunjaja (2003 : 147) sebagai berikut:
1. Ekspansi, motif umum untuk melakukan pengeluaran modal
adalah dengan meningkatkan kapasitas perusahaan melalui
pembelian aktiva tetap, seperti tanah dan pabrik.
2. Penggantian, dengan tumbuhnya perusahaan dan mencapai
tahap dewasa, banyak pengeluaran modal yang dikeluarkan
untuk penggantian dan pembaharuan dari aktiva usang.
3. Pembaharuan, seringkali dilakukan sebagai alternatif dari
penggantian. Pembaharuan meliputi pembangunan kembali,
pemeriksaan yang sangat teliti, penyesuaian kembali dari
mesin/ fasilitas.
4. Tujuan lain, beberapa pengeluaran modal tidak hanya ditujukan
untuk perolehan aktiva tetap yang berwujud tetapi
menggunakan dana perusahaan yang berjangka waktu lama dan
diharapkan menghasilkan di masa yang akan datang.
Menurut Halim (2005 : 4) “investasi dalam perusahaan
dibedakan menjadi dua, yaitu investasi pada aset-aset financial
(financial asset) dan investasi pada aset-aset riil”. Investasi pada
aset finansial dapat berupa sertifikat deposito, commercial paper,
dan surat berharga pasar uang. Sedangkan investasi pada asset riil
berbentuk pembelian asset produktif, pendirian pabrik dll.
c. Aktiva Tetap
Dalam menjalankan operasinya, perusahaan tidak akan
pernah terlepas dari aktiva atau asset, baik dalam jumlah besar

Universitas Sumatera Utara

ataupun kecil. Defenisi Aktiva Tetap menurut SAK (2007 : 16.2
Pasal 6) sebagai berikut:
“Aktiva tetap adalah aktiva yang dimiliki untuk digunakan
dalam proses produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk
direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif dan
diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode”
d. Klasifikasi aktiva tetap
Klasifikasi aktiva tetap menurut Dyckman (2000 : 523)
dapat dibagi menjadi menjadi:
1. Bangunan
Biaya bangunan mencakup honor profesional (arsitek),
biaya perizinan, dan biaya penggalian.
2. Mesin, Mebel dan Perabot
Peralatan yang termasuk di dalamnya panggung/podium
khusus, pondasi, dan biaya instalasi lainnya yang diperlukan
3. Tanah
Tanah tidak disusutkan karena nilainya diperkirakan akan
terus menurun sepanjang waktu atau akan habis terpakai oleh
kegiatan produksi.
4. Perbaikan Tanah
Perbaikan tanah merupakan peningkatan lokasi yang
bersifat tidak permanen dan dapat disusutkan, seperti jalan
masuk, tempat parkir, pagar dan taman.
5. Sumber daya alam

e. Cara Memperoleh aktiva tetap
Aktiva tetap dapat diperoleh dengan berbagai cara, dimana
masing-masing

cara

perolehan

akan

mempengaruhi

harga

perolehan. Berikut beberapa cara-cara memperoleh aktiva tetap
yaitu:
1. Pembelian Tunai

Universitas Sumatera Utara

Dalam jumlah uang yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva
tetap termasuk harga faktur dan semua biaya yang dikeluarkan
agar aktiva tersebut siap dipakai.
2. Pembelian Angsuran
Apabila aktiva tetap diperoleh dengan pembelian angsuran,
maka harga perolehan yang diakui adalah nilai apabila aktiva
tetap tersebut dibeli tunai.
3. Perolehan melalui cara pertukaran
Aktiva tetap juga dapat diperoleh dengan cara tukar-menukar,
dimana aktiva lama digunakan untuk membayar harga aktiva
baru, baik seluruhnya atau sebagian di mana kekurangannya
dibayar tunai.
4. Perolehan dengan membuat sendiri
Perusahaan mungkin membuat sendiri aktiva tetap yang
diperlukan seperti gedung dan mesin-mesin.
f. Penyusutan Aktiva Tetap
Penyusutan adalah pengalokasian harga perolehan aktiva
secara sistematik dan rasional selama masa manfaat dari aktiva
yang bersangkutan. Beban penyusutan merupakan pengakuan atas
penurunan nilai aktiva pelayanan aktiva.
Menurut Warren (2005 :498), metode yang paling umum
dalam penyusutan aktiva tetap yaitu:
1. Metode garis lurus

Universitas Sumatera Utara

Metode garis lurus menghasilkan jumlah beban penyusutan
yang sama setiap tahun sepanjang umur manfaat suatu aktiva
tetap.
2. Metode unit produksi
Metode unit produksi menghasilkan jumlah beban penyusutan
yang sama bagi setiap unit yang diproduksi atau setiap unit
kapasitas yang digunakan oleh aktiva.
3. Metode saldo menurun
Metode saldo menurun menghasilkan beban periodik yang
terus menurun sepanjang estimasi umur manfaat aktiva. Untuk
menggunakan metode ini, tarif penyusutan garis lurus tahunan
terlebih dahulu harus digandakan.

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu
Tinjauan penelitian terdahulu disajikan pada tabel 2.1 berikut ini:
Tabel 2.1
Tinjauan Penelitian Terdahulu
Nama
Peneliti
Lily
(2005)

Khendy
(2007)

Iskandar
(2003)

Judul Penelitian

Variabel

Pengaruh
Kinerja
Keuangan Berdasarkan
Return on Investment
dan
Total
Asset
Turnover
terhadap
Investasi Aktiva Tetap
pada
PT
Marga
Sandang, Bandung
Pengaruh
Kinerja
Keuangan
Terhadap
Investasi Aktiva Tetap
Pada
Perusahaan
Manufaktur Yang Go
Public

Variabel independen: ROI dan total asset
ROI,
Total
Asset turnover
berpengaruh
Turnover.
secara
parsial
dan
simultan
terhadap
Variabel
dependen: investasi aktiva tetap.
Investasi aktiva tetap

Pengaruh
likuiditas,
growth
opportunity,
leverage, dan total asset
turnover
terhadap
tingkat investasi pada
perusahaan manufaktur
yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta

Hasil Penelitian

Variabel independen:
Return on Asset, Total
Asset
Turnover,
Longterm Debt to
Asset
Ratio
dan
Longterm Debt to
Equity Ratio
Variabel
dependen:
investasi aktiva tetap
Variabel Independen:
cash flow total asset,
market-to-hook ratio,
total debt to total
asset, Total asset
turnover
Variabel

Dependen:

Return on Asset, Total
Asset Turnover, Longterm
Debt to Asset Ratio dan
Longterm Debt to Equity
Ratio secara parsial tidak
berpengaruh
terhadap
investasi aktiva tetap,
tetapi secara simultan
mempengaruhi investasi
aktiva tetap.
cash flow total asset,
market-to-hook
ratio,
total debt to total asset,
Total asset turnover
secara
simultan
mempengaruhi investasi
aktiva
tetap.
Secara
parsial, cash flow total

Universitas Sumatera Utara

Investasi aktiva tetap

asset, total debt to total
asset, dan total asset
turnover
mempunyai
pengaruh positif dan
signifikan
terhadap
tingkat
investasi,
sedangkan
market-tohook ratio mempunyai
pengaruh negatif dan
tidak signifikan terhadap
tingkat investasi.

5. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian
1. Kerangka Konseptual
Kerangka

berpikir

merupakan

model

konseptual

tentang

bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah
diidentifikasikan sebagai masalah penting.
Dalam penelitian ini, yang merupakan variabel independen adalah
return on investment, total asset turnover dan debt ratio

sedangkan

variabel dependen atau variabel terikatnya adalah investasi aktiva tetap.

Return
Returnon
onRrr
investment
investment (X1)
(X1)

H1
Investasi aktiva
tetap (Y)

Total
Total
Asset
assetTurnover
(X2)
turnover (X2)

H2

Debt Ratio (X3)

H3

H4

Universitas Sumatera Utara

Gambar 2.1
Kerangka Konseptual

Return On Investment merupakan kemampuan dari modal yang
diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto.
Berdasarkan defenisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa rasio ROI
menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari operasi perusahaan dengan
jumlah investasi atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan
operasi tersebut.
Total asset turnover berarti mengukur berapa kali total aktiva perusahaan
menghasilkan penjualan. Bertambah tinggi perputaran total aktiva perusahaan
maka bertambah efisien penggunaan total aktiva perusahaan tersebut.
Debt ratio menekankan pentingnya pendanaan hutang bagi perusahaan
dengan jalan menunjukkan persentase aktiva perusahaan yang didukung oleh
pendanaan hutang. Bertambah tinggi rasio ini menunjukkan bertambah banyak
aktiva perusahaan yang dibelanjai oleh kreditur. Rasio hutang yang tinggi,
biasanya sulit memperoleh pinjaman sebab para kreditor tidak yakin akan
pengembalian pinjaman pokok.
2. Hipotesis Penelitian
Menurut Erlina (2008: 49), “ Hipotesis adalah proporsi yang
dirumuskan dengan maksud untuk diuji secara empiris.” Hipotesis yang
dirumuskan dalam penelitian ini adalah:
H1: Return on investment berpengaruh secara parsial terhadap investasi
aktiva tetap perusahaan.

Universitas Sumatera Utara

H2: Total asset turnover berpengaruh secara parsial terhadap investasi
aktiva tetap perusahaan.
H3: Debt Ratio berpengaruh secara parsial terhadap investasi aktiva tetap
perusahaan.
H4: Return on investment, total asset turnover dan debt ratio berpengaruh
secara simultan terhadap investasi aktiva tetap perusahaan.

Universitas Sumatera Utara

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian asosiatif kasual.
Menurut Umar (2003 : 30) penelitian asosiatif kasual adalah ”penelitian
yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan
variabel lainnya atau bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel
lain”.

B. Populasi dan Sampel Penelitian
Menurut Rochaety (2007:63), “Populasi adalah sekelompok orang,
kejadian atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu”.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan akhir tahun dari
perusahaan industri barang konsumen yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yang berjumlah 35 perusahaan.
Sampel adalah sebagian dari unit-unit populasi yang diperoleh
melalui sampling tertentu (Rochaety, 2007:64). Sampel penelitian ini
adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI yang dipilih dengan
menggunakan metode purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel
dengan pertimbangan tertentu (Rochaety, 2007:66).
Kriteria penentuan sampel dalam penelitian ini adalah:

Universitas Sumatera Utara

1. Perusahaan industri barang konsumen yang telah go public dan
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2005, 2006, 2007,
2008
2. Perusahaan industri barang konsumen tersebut tidak mengalami
delisting selama periode pengamatan
3. Menerbitkan dan mempublikasikan laporan keuangan tahunan pada
tahun 2005, 2006, 2007, 2008
Berdasarkan teknik sampel tersebut, maka sampel yang diambil
dalam penelitian ini adalah 31 perusahaan indusri barang konsumsi yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2005, 2006, 2007,
2008.
Perusahaan-perusahaan yang memenuhi kriteria tersebut dapat
dilihat dalam tabel 3.1
Tabel 3.1
Daftar Perusahaan Yang Memenuhi Kriteria
Kode
Nama Perusahaan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

ADES
AQUA
BATI
RMBA
SQBI
CEKA
DLTA
DVIA
GGRM
HMSP
INAF
INDF
KAEF
KDSI
KICI

PT. Ades Water Indonesia Tbk
PT. Aqua Golden Mississippi Tbk
PT. BAT Indonesia Tbk
PT. Bentoel International Investama Tbk
PT. Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk
PT. Cahaya Kalbar Tbk
PT. Delta Djakarta Tbk
PT. Darya Varia Laboratoria Tbk
PT. Gudang Garam Tbk
PT. HM Sampoerna Tbk
PT. Indofarma Tbk
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk
PT. Kimia Farma Tbk
PT. Kedawung Setia Industrial Tbk
PT. Kedaung Indah Can Tbk

Universitas Sumatera Utara

16
KLBF
PT. Kalbe Farma Tbk
17
LMPI
PT. Langgeng Makmur Industry Tbk
18
TCID
PT. Mandom Indonesia Tbk
19
MERK
PT. Merck Tbk
20
MLBI
PT. Multi Bintang Indonesia Tbk
21
MRAT
PT. Mustika Ratu Tbk
22
MYOR
PT. Mayora Indah Tbk
23
PSDN
PT. Prasidha Aneka Niaga Tbk
24
PYFA
PT. Pryridam Farma Tbk
25
SCPI
PT. Schering Plough Indonesia Tbk
26
SKLT
PT. Sekar Laut Tbk
27
STTP
PT. Siantar Top Tbk
28
TSPC
PT. Tempo Scan Pacific Tbk
29
AISA
PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
30
ULTJ
PT. Ultra Jaya Milk Tbk
31
UNVR
PT. Unilever Indonesia Tbk
Sumber : Data diolah penulis, 2010
C. Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
sekunder. Data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih
lanjut dan disajikan baik pihak pengumpul data primer maupun oleh pihak
lain. Data yang digunakan adalah laporan keuangan tahunan perusahaanperusahaan manufaktur sektor industri barang konsumen yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006, 2007, dan 2008. Data yang
diperoleh adalah data time series yaitu data dari suatu fenomena tertentu
yang didapat dari beberapa interval waktu tertentu misalnya dalam waktu
mingguan, bulanan, dan tahunan. Sumber data dalam penelitian ini
diperoleh dengan cara mendownload dari situs www.idx.co.id.

Universitas Sumatera Utara

D. Metode Pengumpulan Data
Data yang digunakan adalah data eksternal. Data eksternal adalah
data yang dicari secara manual dengan cara mendapatkannya dari luar
perusahaan. Pada penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan dua
tahap. Tahap pertama dilakukan melalui studi pustaka, yaitu melalui bukubuku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Dalam tahapan kedua,
pengumpulan data dilakukan dengan cara men-download melalui situs
www.idx.co.id dan dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD)
untuk memperoleh data mengenai laporan keuangan auditan pada tahun
2005-2008 yang dibutuhkan dalam penelitian.

E. Defenisi dan Pengukuran Variabel
Variabel-variabel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini
adalah variabel independen (bebas) dan variabel dependen (terikat).
1. Variabel Independen
Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
a. Return On Investment (ROI)
Return On Investment merupakan kemampuan dari modal
yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan
keuntungan

netto. Besarnya ROI dapat

diketahui dengan

mengalikan profit margin dengan total asset turnover.
ROI= Total Asset Turnover x Profit margin

Universitas Sumatera Utara

x

ROI =
b. Total Asset Turnover

Total asset turnover adalah rasio untuk mengukur efisiensi
penggunaan total aktiva untuk menghasilkan penjualan.
Total asset turnover =
c. Total Debt to Total Asset
Debt Ratio (DR) adalah rasio untuk mengukur jumlah aktiva yang
dibiayai oleh utang.
Rasio Utang =
2. Variabel Dependen
Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah
investasi aktiva tetap. Analisis perubahan investasi aktiva tetap pada
perusahaan merupakan analisis mengenai besarnya aktiva tetap
perusahaan yang bertambah atau berkurang dari tahun ke tahun.
Untuk menghitung besarnya investasi aktiva tetap tersebut diperoleh
dengan cara:
Investasi aktiva tetap tahun ke-n =

Aktiva tetap bersih adalah nilai perolehan aktiva tetap dikurang dengan
penyusutan.

Universitas Sumatera Utara

F. Metode Analisis Data
1. Pengujian Asumsi Klasik
Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis regresi
berganda dengan bantuan software SPSS versi 16 for windows. Untuk
menghasilkan suatu model yang baik, analisis regresi memerlukan
pengujian asumsi klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis.
Pengujian

asumsi

klasik

tersebut

meliputi

uji

normalitas,

uji

multikolnearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi.
a. Uji Normalitas
Uji normalitas data bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah
model regresi, variabel pengganggu atau residual mempunyai
distribusi normal atau tidak. Menurut Sugiyono (2006: 70), ”suatu data
yang membentuk distribusi normal bila jumlah di atas dan di bawah
rata-rata adalah sama, demikian juga dengan simpangan bakunya”.
Sebelum menentukan menggunakan teknik statistik parametis maka uji
normalitas data harus dilakukan. Menurut Sugiyono (2006:69) ”bila
data tidak normal, maka statistik parametris tidak dapat digunakan
untuk alat analisis.” Pada penelitian ini, normalitas diuji dengan
menggunakan uji Kolmogrov Smirnov. Selain itu juga disajikan dalam
bentuk grafik histogram dan normal probability plot.
b. Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengidentifikasi ada
tidaknya hubungan antar variabel dalam model regresi. Salah satu cara

Universitas Sumatera Utara

untuk mendeteksi multikolonieritas menurut Ghozali (2005:91) dapat
dilihat dari (1) nilai tolerance dan lawannya (2) variance inflation
factor (VIF). Nilai cut off yang umum digunakan untuk mendeteksi
adanya multikolonieritas adalah tolerance 10.

Jika

tolerance

10

mengindikasikan terjadi multikolonieritas. Model regresi yang baik
jika tidak terjadi korelasi di antara variabel bebasnya.
c. Uji Heterokedastisitas
Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam
model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu
pengamatan ke pengamatan lain. Jika variance dari residual satu
pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homokedastisitas
dan jika berbeda disebut heterokedastisitas. Model regresi yang baik
adalah yang homokedastisitas atau tidak terjadi heterokedastisitas.
Deteksi ada tidaknya heterokedastisitas dapat dilakukan dengan
melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot.
d. Uji autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model
regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t
dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya). Model
regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi.

Universitas Sumatera Utara

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan uji Durbin-Watson (DW
test) untuk menguji autokorelasi. Suatu metode regresi yang baik
apabila tidak terdapat autokorelasi.
1. Jika 0 < dw < dl berarti ada autokorelasi positif,
2. Jika dl ≤ dw ≤ du berarti tidak dapat mengambil keputusan apakah
autokorelasi positif terjadi atau tidak,
3. Jika 4-dl < dw < 4 berarti ada autokorelasi negatif,
4. Jika 4-du ≤ dw ≤ 4 -dl berarti tidak dapat mengambil keputusan
apakah autokorelasi negatif terjadi atau tidak,
5. Jika du < dw < 4-du berarti tidak ada autokorelasi baik positif
maupun negatif.

2. Pengujian Hipotesis
Hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan uji-F dan uji –t
a. Uji Signifikan Simultan (Uji-F)
Uji-F dilakukan untuk menunjukkan apakah semua variabel
independen mempunyai pengaruh secara bersama-sama (simultan)
terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini, H4 diuji dengan
menggunakan uji-F (analisis regresi berganda). Uji ini dilakukan
dengan membandingkan signifikansi Fhitung dengan ketentuan:
 Jika Fhitung < Ftabel pada α 0,05, maka H1 ditolak dan
 Jika Fhitung > Ftabel pada α 0,05, maka H1 diterima.
Data dianalisis dengan model regresi berganda sebagai berikut:

Universitas Sumatera Utara

Y= α + β1X1 + β2X2 + β3X3 + ε
Keterangan:
Y

= Investasi aktiva tetap

X1

= Return On Investment

X2

= Total Asset Turnover

X3

= Total Debt to Total Asset

α

= konstanta

β1,β2,β3 = Koefisien regresi
ε

= Error (tingkat kesalahan)

b. Uji Signifikan Parsial (Uji-t)
Uji t dilakukan untuk mengetahui signifikan tidaknya pengaruh
masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat, atau dengan
kata lain untuk menguji pengaruh variabel independen dan variabel
dependen secara parsial. H1, H2 dan H3 diuji dengan menggunakan uji
t (regresi linear sederhana). D

Dokumen yang terkait

Pengaruh Pengelolaan Aktiva Tetap Dalam Meningkatkan Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

2 47 91

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

4 58 101

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Investasi Aktiva Tetap Pada Perusahaan Manufaktur Yang Go Public

7 39 97

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

10 114 120

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

0 4 21

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

0 1 13

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Perubahan Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

4 11 16

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 12

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 3

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

0 0 23