Tingkat Bunga dalam Investasi

Berbeda dengan yang dilakukan oleh para konsumen, yang membelanjakan bahagian terbesar daripada pendapatan mereka untuk membeli barang-barang kebutuhan mereka, para pengusaha membeli barang-barang modal bukan untuk memenuhi kebutuhan mereka tetapi untuk digunakan bagi memperoleh keuntungan. Maka sampai di mana besarnya untung yang diharapkan akan diperoleh, besar sekali peranannya dalam menentukan tingkat investasi yang akan dilakukan oleh para pengusaha. Di samping oleh harapan masa depan untuk memperoleh untung, tingkat investasi ditentukan pula oleh beberapa faktor lain.

2.6. Tingkat Bunga dalam Investasi

Investasi yang ditanamkan pada suatu negara atau daerah, ditentukan oleh beberapa faktor, yang antara lain: tingkat bunga, ekspektasi tingkat return, tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat laba perusahaan, situasi politik, kemajuan teknologi dan kemudahan-kemudahan dari pemerintah Kelana, 2000. Tingkat bunga menentukan jenis-jenis investasi yang akan memberikan keuntungan kepada para pemilik modal investor. Para investor hanya akan menanamkan modalnya apabila tingkat pengembalian modal dari modal yang ditanamkan return of investment, yaitu berupa persentase keuntungan neto belum dikurangi dengan tingkat bunga yang dibayar yang diterima lebih besar dari tingkat bunga. Seorang investor mempunyai dua pilihan di dalam menggunakan modal yang dimilikinya yaitu dengan meminjamkan atau membungakan uang tersebut deposito, dan menggunakannya untuk investasi. Indra Oloan Nainggolan : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja Pada KabupatenKota Di Propinsi Sumatera Utara Tingkat bunga kredit perbankan merupakan biaya opportunitas dalam pembentukan investasi oleh sektor bisnis, sehingga peningkatan tingkat bunga kredit perbankan akan menurunkan tingkat investasi dan kemudian menurunkan pertumbuhan ekonomi. Penurunan intensitas persaingan bank akan meningkatkan penawaran kredit perbankan atau berasosiasi positif dengan struktur kredit perbankan. Peningkatan struktur kredit perbankan akibat penurunan intensitas persaingan bank akan meningkatkan investasi sektor riil dan kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi Bank Indonesia Medan, 2007. Ramalan mengenai keuntungan dimasa depan akan memberikan gambaran pada investor mengenai jenis usaha yang prospektif dan dapat dilaksanakan dimasa depan dan besarnya investasi yang harus dilakukan untuk memenuhi tambahan barang-barang modal yang diperlukan. Dengan bertambahnya pendapatan nasional maka tingkat pendapatan masyarakat akan meningkat, daya beli masyarakat juga meningkat, total aggregat demand meningkat yang pada akhirnya akan mendorong tumbuhnya investasi lain.

2.7. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kesempatan Kerja