Pengaruh Brand Characteristic dan Company Characteristic terhadap Brand Loyalty pada Konsumen Handphone Bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara

SKRIPSI

PENGARUH BRAND CHARACTERISTIC DAN COMPANY
CHARACTERISTIC TERHADAP BRAND LOYALTY PADA
KONSUMEN HANDPHONE BERMEREK NOKIA DI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Oleh

NURDIN SARAGIH
070502105

PROGRAM STUDI STRATA-I MANAJEMEN
DEPARTEMEN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
brand characteristic dan company characteristic terhadap brand loyalty pada
konsumen handphone bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanasi, yaitu penelitian yang
dapat dikaji menurut tingkatannya yang didasarkan kepada tujuan dan objeknya.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang
menggunakan handphone bermerek Nokia. Metode analisis yang digunakan
adalah metode analisis deskriptif dan statistik yang digunakan alat regresi linier
berganda, pengujian signifikan simultan dan pengujian signifikan parsial. Data
diproses dengan menggunakan spss 17.0 for windows. Data yang digunakan
adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan 96 responden
sebagai sampel penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama dan parsial
variabel brand characteristic dan company characteristic berpengaruh postif dan
signifikan terhadap brand loyalty. Pengaruh brand characteristic dan company
characteristic terhadap brand loyalty adalah sebesar 0.612 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000. Sebaliknya, secara parsial pengaruh variabel brand
characteristic dan company characteristic adalah sebagai berikut. Pertama brand
characteristic berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty dengan
koefisien beta sebesar 0,416 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000, dimana
brand characteristic berpengaruh dominan terhadap brand loyalty.
Company characteristic mempunyai pengaruh positif dan signifikan
terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,353 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000. Dalam upaya meningkatkan loyalitas merek, pihak
perusahaan harus senantiasa meningkatkan dan mempertahankan kepercayaan
pelanggan terhadap perusahaan. Brand characteristic sebagai salah satu variabel
yang berpengaruh dominan harus tetap dapat dikendalikan secara langsung oleh
perusahaan.

Kata kunci : brand characteristic, company characteristic, dan brand loyalty

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
This research is aims to determine and analyze the effect of brand
characteristic and company characteristic to brand loyalty to consumer
handphone of Nokia at University of North Sumatera.
This research is a kind of explanation of research, is research that can be
assessed according to its level based on the purpose and object. The population in
this research are student of University of North Sumatera the use of Nokia
handphone. The analytical method used is descriptive analysis and statistical
methods used multiple linear regression tool, significant testing and simultaneous
testing of significant partial. Data processed by using spss 17.0 for windows. The
data used are primary and secondary data. This study used a sample of 96
respondents.
The result of this research shows that simultaneous and partial variable of
brand characteristic and company characteristic have have positive and
significant effect to brand loyalty. The effect of brand characteristic and company
characteristic to brand loyalty is 0.612 with significance level of 0.000. While
partially, the effect of trust in a brand variable is as follows: first, the brand
characteristic has positive and significant effect to brand loyalty with beta
coefficient of 0.416 with significance level of 0.000, where brand characteristic
has dominant effect to brand loyalty.
The company characteristic has positive and significant effect to brand
loyalty with beta coefficient of 0.353 with significance level of 0.000 In the effort
to increase loyalty to brand, the company must increase and maintain trust of
customers to the company. Brand characteristic is as one of the most dominant
variable must remain to be controlled directly by the company.

Keywords : brand characteristic, company characteristic, and brand loyalty

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah
SWT atas segala berkat, rahmat, dan karunia-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Brand Characteristic dan
Company Characteristic terhadap Brand Loyalty pada Konsumen Handphone
Bermerek Nokia di

Universitas Sumatera Utara”. Dimana penelitian ini

merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di
Universitas Sumatera Utara.
Terima kasih yang tak terhingga penulis ucapkan kepada kedua orang tua
yang tercinta dan yang tersayang, Bapak Tazim Saragih dan Mamak Lenny br.
Sinaga yang telah memberikan bantuan doa, dukungan, motivasi, dan kasih
sayang yang tiada hentinya kepada penulis yang tak akan bisa terbalaskan sampai
akhir hayat penulis. Pada kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan
ucapan terima kasih kepada :
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritongan, Mec., sebagai Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
2. Ibu Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME., sebagai Ketua Departemen Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Dr. Endang Sulistya Rini, SE, Msi., sebagai Ketua Program Studi
Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
4. Ibu Dra. Marhayanie, Msi., sebagai sekretaris Departemen Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Universitas Sumatera Utara

5. Bapak Drs. Ami Dilham, Msi., selaku dosen pembimbing yang telah
bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kesempurnaan
skripsi ini.
6. Ibu Dr. Yeni Absah, SE, Msi., selaku dosen Wali dan sekaligus dosen
penguji I, yang telah memberikan bimbingan dan arahan baik selama
perkuliahan maupun dalam penyempurnaan penulisan dan isi dalam
penelitian ini.
7. Bapak Syafrizal Helmi Situmorang, SE, Msi., sebagai dosen penguji II,
yang telah memberikan masukan, arahan, serta nasehat yang sangat
berguna bagi penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian ini
dengan baik.
8. Kepada seluruh Dosen, di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
yang telah memberikan bekal pengetahuan sehingga penulis dapat
menyelesaikan pendidikan dan penulisan skripsi ini dengan baik.
9. Untuk abangku Abdurrahman Saragih, adek-adekku Kamil Saragih, dan
Riahni Saragih, terima kasih atas doa dan dukungannya.
10. Buat teman-temanku Abdul Hadi, Adi Akhyar, Ahmad Luqman, Anantha,
Ari, Bagus, Fauzan, Heri, Yusuf, Zein, Jansen, dan semua teman-teman di
Departemen Manajemen Angkatan 2007.
11. Kepada seluruh keluarga besar “POB JAGAR” terima kasih atas doa dan
dukungannya. Horas
Medan, Juli 2011
Penulis
Nurdin Saragih

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK..............................................................................................
i
ABSTRACT............................................................................................. ii
KATA PENGANTAR ............................................................................ iii
DAFTAR ISI .......................................................................................... v
DAFTAR TABEL .................................................................................. vii
DAFTAR GAMBAR .............................................................................. viii
DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................... ix
BAB I

PENDAHULUAN .................................................................
1.1 Latar Belakang Masalah ....................................................
1.2 Perumusan Masalah ..........................................................
1.3 Tujuan Penelitian ..............................................................
1.4 Manfaat Penelitian ............................................................

1
1
8
8
8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA .........................................................
2.1 Uraian Teoretis ..................................................................
2.1.1 Merek .......................................................................
2.1.2 Faktor Pembentuk Kepuasan Pelanggan ...................
2.1.3 Brand Characteristic ................................................
2.1.4 Company Characteristic ...........................................
2.1.5 Brand loyalty ............................................................
2.2 Penelitian Terdahulu .........................................................
2.3 Kerangka Konseptual ........................................................
2.4 Hipotesis ...........................................................................

10
10
10
12
13
15
16
18
19
20

BAB III METODE PENELITIAN ......................................................
3.1 Jenis Penelitian..................................................................
3.2 Tempat dan Waktu Penelitan ..............................................
3.3 Batasan Operasional ..........................................................
3.4 Defenisi Operasional Variabel ..........................................
3.5 Skala Pengukuran Variabel ...............................................
3.6 Populasi dan Sampel .........................................................
3.7 Teknik Pengumpulan Data ................................................
3.8 Uji Validitas dan Reliabilitas .............................................
3.9 Teknik Analisis Data .........................................................

21
21
21
21
21
24
24
26
27
28

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................... 33
4.1 Gambaran Umum Perusahaan ............................................ 33
4.1.1 Sejarah Nokia .......................................................... 33
4.1.2 Perkembangan Nokia ................................................ 36
4.1.3 Visi dan Misi Nokia .................................................. 39
4.1.4 Nokia Melanjutkan Dominasi di Pasar Ponsel ........... 39

Universitas Sumatera Utara

4.1.5 Strategi Nokia........................................................... 41
4.1.6 Sepuluh Fakta Menarik Mengenai Nokia .................. 41
4.1.7 Tipe –Tipe Nokia...................................................... 42
4.2 Uji Validitas dan Relibialitas .............................................. 44
4.2.1 Uji Validitas ............................................................. 44
4.2.2 Uji Relibialitas ......................................................... 46
4.3 Analisis Deskriptif ............................................................. 46
4.3.1 Karakteristik Responden ........................................... 47
4.3.2 Analisis Deskriptif Variabel...................................... 56
4.4 Uji Asumsi Klasik .............................................................. 60
4.4.1 Uji Normalitas .......................................................... 60
4.4.2 Uji Heteroskedastisitas ............................................. 63
4.4.3 Uji Multikolineritas .................................................. 65
4.5 Analisis Linier Berganda .................................................... 66
4.6 Koefisien Determinasi ( ) ................................................ 67
4.7 Uji Hipotesis ...................................................................... 68
4.7.1 Uji Signifikan Simultan (Uji - F) .............................. 68
4.7.2 Uji Signifikan Parsial (Uji-t) ..................................... 70
4.8 Pembahasan ....................................................................... 71
4.8.1 Brand Characteristic ................................................ 74
4.8.2 Company Characteristic ........................................... 76
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN ............................................... 78
5.1 Kesimpulan ........................................................................ 78
5.2 Saran .................................................................................. 79

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 81

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
No. Tabel
1.1
1.2
1.3
3.1
3.2
3.3
4.1
4.2
4.3
4.4
4.5
4.6
4.7
4.8
4.9
4.10
4.11
4.12
4.13
4.14
4.15
4.16
4.17
4.18
4.19
4.20

Judul

Halaman

Persentase Pangsa Pasar dan Penjualan Handphone di Dunia ......
Best Global Brand Rangkings .....................................................
Top Brand untuk Produk Handphone..........................................
Operasionalisasi Variabel ...........................................................
Instrument Skala Likert...............................................................
Persentase Pengambilan Sampel per Fakultas .............................
Item-Total Statistics ....................................................................
Reliability Statistics ....................................................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ..................
Tipe Handphone yang Digunakan Responden .............................
Kuantitas Penggunaan Handphone Bermerek Nokia ...................
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Penggunaan .............
Karakteristik Responden Berdasarkan Kuantitas Penggunaan
Service Centre ............................................................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Penggunaan Handphone
Selain Merek Nokia ....................................................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Merek Handphone yang
Digunakan Sebelum Nokia .........................................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Alasan Menggunakan
Nokia ..........................................................................................
Distribusi Jawaban Respopnden Terhadap Variabel Brand
Characteristic .............................................................................
Distribusi Jawaban Respopnden Terhadap Variabel Company
Characteristic .............................................................................
Distribusi Jawaban Respopnden Terhadap Variabel Brand
Loyalty........................................................................................
One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test ........................................
Uji Heteroskedastisitas................................................................
Pengujian Multikolineritas ..........................................................
Analisis Linier Berganda ............................................................
Hasil Pengujian Koefisien Determinasi .......................................
ANOVAb ...................................................................................
Hasil Uji t ...................................................................................

5
6
7
23
24
26
45
46
47
48
50
51
52
52
54
55
56
58
59
63
65
63
67
67
69
71

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

No. Gambar
2.1
4.1
4.2
4.3
4.4
4.5
4.6
4.7
4.8

Judul

Halaman

Kerangka Konseptual..................................................................
Pabrik Penggilingan Bubur Kayu ................................................
Pabrik Pembuatan Galosh ...........................................................
Pabrik Pembuatan Kabel .............................................................
3 Bisnis Menjadi 1 Raksasa Bisnis ..............................................
Beberapa Tipe-Tipe Nokia ..........................................................
Histogram ...................................................................................
Normal PP Plot of Regression Standardized Residual.................
Scatterplot ..................................................................................

20
34
34
35
35
44
61
62
64

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN
No Lampiran
1
2
3
4
5
6
7

Judul

Halaman

Daftar Kuesioner ........................................................................ 83
Uji Validitas dan Reliabilitas ...................................................... 86
Distribusi Jawaban Responden .................................................... 87
Uji Asumsi Klasik ...................................................................... 92
Analisis Linier Berganda ............................................................ 94
Identitas Responden .................................................................... 96
Distribusi Jawaban Responden .................................................... 103

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
brand characteristic dan company characteristic terhadap brand loyalty pada
konsumen handphone bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanasi, yaitu penelitian yang
dapat dikaji menurut tingkatannya yang didasarkan kepada tujuan dan objeknya.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang
menggunakan handphone bermerek Nokia. Metode analisis yang digunakan
adalah metode analisis deskriptif dan statistik yang digunakan alat regresi linier
berganda, pengujian signifikan simultan dan pengujian signifikan parsial. Data
diproses dengan menggunakan spss 17.0 for windows. Data yang digunakan
adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan 96 responden
sebagai sampel penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama dan parsial
variabel brand characteristic dan company characteristic berpengaruh postif dan
signifikan terhadap brand loyalty. Pengaruh brand characteristic dan company
characteristic terhadap brand loyalty adalah sebesar 0.612 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000. Sebaliknya, secara parsial pengaruh variabel brand
characteristic dan company characteristic adalah sebagai berikut. Pertama brand
characteristic berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty dengan
koefisien beta sebesar 0,416 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000, dimana
brand characteristic berpengaruh dominan terhadap brand loyalty.
Company characteristic mempunyai pengaruh positif dan signifikan
terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,353 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000. Dalam upaya meningkatkan loyalitas merek, pihak
perusahaan harus senantiasa meningkatkan dan mempertahankan kepercayaan
pelanggan terhadap perusahaan. Brand characteristic sebagai salah satu variabel
yang berpengaruh dominan harus tetap dapat dikendalikan secara langsung oleh
perusahaan.

Kata kunci : brand characteristic, company characteristic, dan brand loyalty

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
This research is aims to determine and analyze the effect of brand
characteristic and company characteristic to brand loyalty to consumer
handphone of Nokia at University of North Sumatera.
This research is a kind of explanation of research, is research that can be
assessed according to its level based on the purpose and object. The population in
this research are student of University of North Sumatera the use of Nokia
handphone. The analytical method used is descriptive analysis and statistical
methods used multiple linear regression tool, significant testing and simultaneous
testing of significant partial. Data processed by using spss 17.0 for windows. The
data used are primary and secondary data. This study used a sample of 96
respondents.
The result of this research shows that simultaneous and partial variable of
brand characteristic and company characteristic have have positive and
significant effect to brand loyalty. The effect of brand characteristic and company
characteristic to brand loyalty is 0.612 with significance level of 0.000. While
partially, the effect of trust in a brand variable is as follows: first, the brand
characteristic has positive and significant effect to brand loyalty with beta
coefficient of 0.416 with significance level of 0.000, where brand characteristic
has dominant effect to brand loyalty.
The company characteristic has positive and significant effect to brand
loyalty with beta coefficient of 0.353 with significance level of 0.000 In the effort
to increase loyalty to brand, the company must increase and maintain trust of
customers to the company. Brand characteristic is as one of the most dominant
variable must remain to be controlled directly by the company.

Keywords : brand characteristic, company characteristic, and brand loyalty

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Masalah
Dunia bisnis memang seringkali sulit diprediksi, banyak sekali fenomena
yang memberikan tantangan serius yang pastinya harus dihadapi. Semakin lama
dunia bisnis semakin sempit dalam arti semakin lancarnya perdagangan di dalam
negeri maupun perdagangan antarnegara, yang telah menyebabkan iklim
persaingan semakin ketat. Ketatnya persaingan ini memaksa setiap perusahaan
untuk tetap mampu bertahan hidup disamping mendapatkan laba.
Loyalitas pelanggan terhadap merek produk merupakan konsep yang
sangat penting khususnya pada kondisi tingkat persaingan yang sangat ketat
dengan pertumbuhan yang rendah. Pelanggan yang loyal akan menjadi hambatan
masuk bagi para pesaing, memungkinkan ditetapkannya harga premium,
tersedianya waktu untuk menanggapi inovasi para pesaing, dan bisa menjadi
benteng pelindung dari kemungkinan kompetisi harga. Selain itu , loyalitas merek
berdampak pula pada biaya pemasaran yang lebih efisien, dimana biaya
mempertahankan pelanggan jauh lebih murah daripada menarik pelanggan baru.
Dengan demikian sangatlah wajar apabila setiap produsen ataupun perusahaan
menghendaki produk-produknya memiliki banyak pelanggan yang loyal,
(Tjiptono, 2000:43).
Persoalan merek menjadi salah satu persoalan yang harus dipantau secara
terus-menerus oleh setiap perusahaan. Menurut Kartajaya, (2010:3) merek (brand)
berperan sebagai value indicator bagi seluruh stakeholder perusahaan (pelanggan,

Universitas Sumatera Utara

karyawan, serta investor). Pelanggan akan cenderung memilih produk dengan
merek yang lebih terkenal. Karyawan juga cenderung lebih senang bekerja di
perusahaan yang memiliki merek/reputasi baik. Demikian pula, investor pun akan
mempertimbangkan merek perusahaan dalam melakukan investasi.
Brand

Characteristic

memainkan

peranan

yang

penting

dalam

menentukan keputusan konsumen dalam mempercayai suatu merek. Pertimbangan
konsumen dalam pemilihan suatu merek akan menentukan apakah konsumen akan
membangun hubungan terhadap merek tersebut. Lau dan Lee, (dalam Riana
2008:187) menyatakan bahwa karakteristik merek terdiri atas tiga elemen yaitu:
reputasi merek (brand reputation), kecakapan memprediksi merek (brand
predictability), dan kompetensi merek (brand competence).
Company Characteristic yang biasanya berada dibelakang merek dapat
juga mempengaruhi derajat kepercayaan konsumen terhadap merek. Adanya
pengetahuan konsumen terhadap perusahaan akan memungkinkan berpengaruh
pada penilaian konsumen terhadap merek. Lau dan Lee, (dalam Riana 2008:188)
menyatakan bahwa kepercayaan konsumen terhadap perusahaan, terdiri dari
empat dimensi yaitu : kepercayaan pada perusahaan (company trust), reputasi
perusahaan (company reputation), dan motif perusahaan yang diinginkan
(perceived motives of the company).
Salah satu persaingan yang mengalami persaingan yang ketat pada saat ini
adalah perusahaan telepon seluler. Produk handphone dalam beberapa tahun
terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Produk handphone dari berbagai
merek terus menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik konsumen dan

Universitas Sumatera Utara

juga dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produknya. Berbagai
merek telepon seluler semakin marak menjamur di pasaran seperti : Nokia, Sony
Ericson, Samsung, Siemens, Motorolla, Blackberry, O2, Dopod, LG, Philpis, dan
sebagainya.
Nokia sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Consumer
Electronics merupakan produsen ponsel yang memiliki pangsa pasar terbesar di
dunia. Begitu juga di tanah air, Nokia juga mengungguli para pesaing yang telah
terlebih dahulu mempunyai pangsa pasar seperti Sony Ericsson, Samsung, dan
LG. Disamping maraknya ponsel-ponsel buatan Cina yang menawarkan harga
yang murah dijangkau, dengan berbagai kemajuan fitur dan tekhnologi mutakhir,
Nokia masih tetap bisa menjadi penguasa pasar ponsel di Indonesia.
Hal ini tidak terlepas dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh Nokia.
Pertama adalah dengan mendesain beragam jenis ponsel untuk semua jenis
segmen pasar. Artinya ia menjalankan strategi multi product for multi market
segment. Kalau kita amati, semua kelas ponsel, mulai dari kelas low end hingga
kelas high end dimasuki oleh produk Nokia. Dengan strategi ini maka Nokia bisa
melakukan penetrasi ke semua lapisan pasar ponsel di tanah air.
Faktor kedua adalah desain produk yang memang menarik dan elegan.
Kalau kita perhatikan hampir semua produk ponsel Nokia memiliki desain yang
menarik dan relatif disukai oleh pasar. Sebagian besar ponsel Nokia memiliki
jenis Candy Bar, jenis ponsel yang memang relatif disukai oleh pengguna ponsel
di tanah air dan bukan jenis Clamshell. Selain menarik dan elegan, produk Nokia

Universitas Sumatera Utara

juga relatif memiliki tingkat keawetan yang bagus. Artinya ponselnya tahan
banting sehingga bisa digunakan dalam waktu relatif lama.
Mengingat dinamika pasar yang makin tinggi, Nokia kini juga
memperkenalkan ragam produk yang berorientasi pada kebutuhan gaya hidup,
misal ponsel musik, ponsel khusus untuk chating, ataupun ponsel yang memiliki
mutu kamera yang bagus, (http://rajapresentasi.com/2009/08/strategi pemasaran
ponsel nokia/). Tabel 1.1 ini akan menunjukkan tingkat penjualan berbagai merek
handphone di dunia.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 1.1
Persentase Pangsa Pasar dan Penjualan Handphone di Dunia
Merek Handphone
Tahun 2009
Tahun 2010
Jumlah
Persentase
penjualan
(dalam ribuan
unit)
440.881,6
36,4

Nokia

Jumlah
Penjualan
(dalam
ribuan unit)
461.318,2

Persentase

28,9

Samsung

235.772,0

19,5

281.065,8

17,6

LG Electronics

121.972,1

10,1

114.154,6

7,1

Research in motion

34.346,6

2,8

47.451,6

3,0

Apple

24.889,7

2,1

46.598,3

2,9

Sony Ericsson

54.956,6

4,5

41.819,2

2,6

Motorolla

58.475,2

4,8

38.553,7

2,4

ZTE

16.026,1

1,3

28.768,7

1,8

THE

10.881,9

0,9

24.668,4

1,5

Huawei

13.490,6

1,1

23.814,7

1,5

Lainnya

199.617,2

16,5

488.569,3

30,6

1.211.239,6

100,0

1.596.802,4

100,0

Total

Sumber : http://www.teknojurnal.com/2011/02/18/data dan analisa penjualan handphone
dan smartphone di dunia pada tahun 2010/

Dari data pada Tabel 1.1 dapat dilihat bahwa market share Nokia turun
namun penjualan mereka tetap naik. Hal ini mungkin disebabkan karena
meningkatnya permintaan handphone sehingga penjualan mereka tetap naik
walaupun market share mereka turun karena himpitan pesaing. Selain itu,
menurut data yang dirilis Krusell, produsen pernak-pernik perangkat elektronik
dan ponsel asal Swedia empat dari sepuluh ponsel terbaik dan terlaris pada Januari

Universitas Sumatera Utara

2011 merupakan produk dari Nokia, (http://www.teknologinet.com/2011/02/
inilah 10 ponsel terlaris januari 2011.html).
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Interbrand Creating and
Managing Brand Value, Nokia juga termasuk perusahaan yang menduduki posisi
kedelapan untuk semua kategori Best Global Brand dan posisi pertama untuk
Consumer electronic. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1.2 dibawah
ini.

2010 RANK

Tabel 1.2
Best Global Brands 2010 Rankings
Brand
Sector
Country of Origin

8

Electronics

Finland

17

Electronics

United States

19

Electronics

South Korea

34

Electronics

Japan

42

Electronics

Netherlands

47

Electronics

Germany

54

Electronic

Canada

Sumber : http://www.interbrand.com/en/best global brands/best global brands 2008/ best
global brands 2010.aspx
(diolah Penulis)

Di Indonesia sendiri, untuk produk handphone Nokia menduduki
peringkat merupakan Top brand dengan index 61 %. Untuk lebih jelasnya, dapat
dilihat dari Tabel 1.3 berikut:

Universitas Sumatera Utara

Tabel 1.3
Top Brand untuk Produk Handphone
Tahun 2011
Merek
TBI
Predikat
Nokia
61,5 %
TOP
Huawei
12,5 %
TOP
Sony Ericsson
5,8 %
Nexian
3,7 %
Samsung
2,7 %
Motorolla
1,7 %
Sumber: http://www.topbrand award.com/tbi201102612198200000i.php (2011)

Berdasarkan fenomena diatas, terlihat bahwa Nokia masih mampu
mempertahankan pelanggannya ditengah ketatnya persaingan antar perusahaan
khusunya di bidang produksi telepon seluler. Oleh karena itu, peneliti ingin
melakukan penelitian untuk

mengetahui sejauh

mana pengaruh brand

characteristic dan company characteristic terhadap brand loyalty pengguna
handphone Nokia khususnya para mahasiswa. Hal ini dikarenakan banyaknya
jenis handphone yang beredar di lingkungan masyarakat, permasalahan yang
dihadapi oleh mahasiswa adalah bagaimana memilih handphone yang sesuai
dengan harapan, mengingat mahasiswa termasuk sebagai konsumen yang kritis
dan sedang mengalami proses pendewasaan mental dan intelektual. Disamping itu
mahasiswa termasuk dalam segmen smart customer yang membutuhkan banyak
pertimbangan sebelum melakukan pembelian produk.
Universitas Sumatera Utara merupakan salah satu Universitas yang
mempunyai jumlah populasi yang cukup besar dengan jumlah mahasiswa
sebanyak 31.044 orang, (http//www.dirmahasiswa.usu.ac.id).
Berdasarkan gambaran diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian
dengan judul: “Pengaruh Brand Characteristic dan Company Characteristic

Universitas Sumatera Utara

terhadap Brand Loyalty pada Konsumen Handphone Bermerek Nokia di
Universitas Sumatera Utara”.

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka
perumusan masalah penelitian ini adalah : “Apakah variabel brand
characteristic dan company characteristic berpengaruh positif dan signifikan
terhadap brand loyalty pada konsumen handphone bermerek Nokia di
Universitas Sumatera Utara?”

1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
brand characteristic dan company characteristic terhadap brand loyalty pada
konsumen handphone bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara.

1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini diharapkan berguna bagi:
a. Perusahaan
Sebagai bahan pertimbangan dalam membangun sebuah karakteristik
merek maupun perusahaan yang baik, karena mengingat banyak faktor
yang dapat mempengaruhi keloyalan konsumen terhadap merek

Universitas Sumatera Utara

b. Penulis
Diharapkan penelitian ini dapat memperluas pengetahuan serta
menambah wawasan mengenai manajemen pemasaran umumnya dan
brand loyalty pada khususnya.
c. Peneliti Lain
Diharapkan dapat menjadi masukan, referensi, dan bahan perbandingan
bagi yang memerlukannya.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Uraian Teoretis
2.1.1 Merek
Beberapa keahlian unik yang dituntut dari seorang pemasar yang
profesional adalah kemampuannya untuk menciptakan, memelihara, melindungi,
dan meningkatkan merek. Para pemasar menyatakan bahwa pemberian merek
adalah seni yang penting dalam pemasaran.
Merek

merupakan nama,

istilah,

tanda,

simbol disain,

ataupun

kombinasinya yang mengidentifikasikan suatu produk/jasa yang dihasilkan oleh
suatu perusahaan, (Duriatmo, 2001:1).
Menurut Herman, (dalam Ferrinadewi, 2008:138) menyatakan “A brand is
the anticipation of consumer feel, toward a specific benefit toward about to be
derived from a identified source (a product, a service, and so forth) often
associated with a standardized set of symbolic representation (name, logo,
emblem, color, tagline, image, etc).”
Selanjutnya menurut UU Merek No. 15 Tahun 2001 pasal 1 ayat 1, merek
adalah “tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka,
susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya
pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa”. Defenisi
ini memiliki kesamaan dengan defenisi versi American Marketing Association
yang menekankan peranan merek sebagai identifier dan differentiator. Kedua
defenisi ini menjelaskan secara teknis apabila seorang pemasar membuat nama,

Universitas Sumatera Utara

logo atau simbol baru untuk sebuah produk baru, maka ia telah menciptakan
sebuah merek, (Tjiptono, 2005:2).
Tjiptono dan Anastasia, (2000:40) menjelaskan dalam suatu merek
terkandung 6 (enam) macam makna, yaitu:
1. Atribut
Merek menyampaikan atribut-atribut tertentu, misalnya Mercedes
mengisyaratkan tahan lama (awet), mahal, desain berkualitas, nilai jual
kembali yang tinggi, cepat dan sebagainya.
2. Manfaat
Merek bukanlah sekedar sekumpulan atribut, sebab yang dibeli oleh
konsumen adalah manfaat, bukannya atribut.
3. Nilai – nilai
Merek juga menyatakan nilai – nilai yang dianut produsennya.
Contohnya Mercedes mencerminkan kinerja tinggi, keamanan dan
prestise.
4. Budaya
Dalam merek juga terkandung pula budaya tertentu.
5. Kepribadian
Merek bisa pula memproyeksikan kepribadian tertentu. Apabila suatu
merek divisualisasikan dengan orang, binatang, atau suatu proyek, yang
akan terbayangkan.

Universitas Sumatera Utara

6. Pemakai
Merek juga mengisyaratkan tipe konsumen yang membeli atau
menggunakan produknya.
Pada intinya merek adalah penggunaan nama, logo, trade mark, serta
slogan untuk membedakan perusahaan perusahaan dan individu-individu satu
sama lain dalam hal apa yang mereka tawarkan. Penggunaan konsisten suatu
merek, simbol, atau logo membuat merek tersebut segera dapat dikenali oleh
konsumen sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengannya tetap diingat.
2.1.2

Faktor Pembentuk Kepuasan Pelanggan

Adanya kepuasan pada konsumen akan menimbulkan kepercayaan, karena
adanya konsistensi merek dalam memenuhi harapan konsumen Di samping itu,
merek yang dipilih dapat melindungi, menjaga keselamatan, keamanan, dan
kepentingan konsumen. Dengan demikian, keyakinan, mengenai kehandalan dan
kenyamanan merupakan hal yang penting dari trust (kepercayaan). Para peneliti
pemasaran menyatakan bahwa trust merupakan faktor fundamental yang dapat
mengembangkan loyalitas konsumen.
Menurut Irawan, (2003:16) kepuasan pelanggan merupakan salah satu alat
ukur untuk melihat daya saing suatu perusahaan. Berdasarkan beberapa artikel
ilmiah tentang kepuasan pelanggan, terdapat lima faktor utama yang menentukan
tingkat kepuasan pelanggan. Pertama adalah kualitas produk. Konsumen atau
pelanggan akan merasa puas bila hasil evaluasi menunjukkan bahwa produk yang
mereka gunakan berkualitas. Beberapa dimensi yang berpengaruh dalam
membentuk

kualitas

produk

adalah

performance,

features,

reliability,

Universitas Sumatera Utara

conformance to spesification, durability, serviceability, estetika, dan perceived
quality.
Kedua adalah kualitas pelayanan. Pelanggan akan merasa puas apabila
mereka mendapatkan pelayanan yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
Dimensi kualitas pelayanan sudah banyak dikenal yang meliputi reliability,
responsiveness, assurance, emphaty, dan tangible. Ketiga adalah faktor
emosional. Konsumen merasa bangga dan mendapatkan keyakinan bahwa orang
lain akan kagum terhadap dia apabila menggunakan produk dengan merek
tertentu. Kepuasan ini bukan semata-mata karena kualitas produk tersebut, tetapi
social value yang membuat pelanggan menjadi puas terhadap merek produk
tertentu.
Keempat adalah harga. Produk yang mempunyai kualitas yang sama, tetapi
menetapkan harga yang relatif murah akan memberikan nilai yang lebih tinggi
kepada pelanggan. Di sini jelas bahwa faktor harga juga merupakan faktor yang
penting bagi pelanggan untuk mengevaluasi tingkat kepuasannya. Kelima adalah
biaya dan kemudahan untuk mendapatkan produk atau jasa. Pelanggan yang tidak
perlu mengeluarkan suatu biaya tambahan atau tidak perlu membuang waktu
untuk mendapatkan suatu produk atau jasa akan cenderung puas terhadap produk
atau jasa tersebut.
2.1.3 Brand Characteristic
Lau dan Lee, (dalam Tjahyadi, 2006:73) menyatakan bahwa karakteristik
merek terdiri atas tiga elemen yaitu: reputasi merek (brand reputation), kecakapan

Universitas Sumatera Utara

memprediksi merek (brand predictability), dan kompetensi merek (brand
competence).
1. Reputasi Merek (Brand Reputation)
Reputasi merek merupakan persepsi konsumen tentang pengetahuan
mereka tentang merek dan tanggapan atau pendapat individu lain
terhadap merek. Reputasi suatu merek dapat dikembangkan melalui
periklanan dan public relation tapi juga kemungkinan dipengaruhi oleh
kualitas produk atau kinerja merek.
2. Kecakapan Memprediksi Merek (Brand Predictability)
Kecakapan memprediksi merek (brand predictability) merupakan
persepsi konsumen terhadap konsistensi merek dengan mengamati dan
mengantisipasi dengan kuat

kinerja

suatu

merek

setiap

kali

menggunakan merek dan hubungannya dengan harapan konsumen pada
merek tersebut.
3. Kompetensi Merek (Brand Competence)
Kompetensi merek (brand competence) merupakan kemampuan yang
dimiliki oleh suatu merek untuk memecahkan suatu permasalahan yang
dihadapi oleh konsumen. Ketika diyakini bahwa sebuah merek itu
mampu untuk menyelesaikan permasalahan dalam diri pelanggan, maka
pelanggan tersebut mungkin berkeinginan untuk meyakini merek
tersebut.

Universitas Sumatera Utara

2.1.4 Company Characteristic
Lau dan Lee, (dalam Tjahyadi 2006:73) menyatakan bahwa kepercayaan
konsumen terhadap perusahaan, terdiri dari tiga dimensi yaitu: kepercayaan pada
perusahaan (company trust), reputasi perusahaan (company reputation), dan motif
perusahaan yang diinginkan (perceived motives of the company).
1. Kepercayaan pada Perusahaan (Company Trust)
Kepercayaan

pada

perusahaan

berkaitan

dengan

unsur

entity

perusahaan, ukuran perusahaan, serta reputasi perusahaan yang
menyangkut prestasi perusahaan. Masalah etika dan sebagainya yang
mengarahkan pada kepercayaan dan keyakinan konsumen terhadap
perusahaan.
2. Reputasi Perusahaan (Company Reputation)
Reputasi perusahaan merupakan opini dan kepercayaan konsumen
terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan dan
kejujuran perusahaan akan produknya pada konsumen. Kejujuran dan
ketidakjujuran perusahaan dapat diketahui dari adanya involvement
yang diperoleh dari pelanggan, advertising dan word of mouth.
Pengaruh dari word of mouth bagi konsumen yang low involvement di
terima tanpa proses evaluasi sehingga jika reputasi perusahaan tidak
baik maka kepercayaan konsumen akan menurun. Pada kondisi
keterlibatan yang tinggi (high involvement) konsumen tentu dapat
mengetahui tentang kejujuran suatu perusahaan. Semakin tinggi suatu

Universitas Sumatera Utara

keterlibatan (involvement) seseorang yang memandang baik reputasi
perusahaan maka semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen.
3. Motif perusahaan yang diinginkan (Perceived Motives of the Company)
Motif perusahaan yang diinginkan (perceived motives of the company)
dari suatu pertukaran akan mempengaruhi kepercayaan terhadap
partner. Dalam konteks merek, ketika pelanggan mempersepsikan suatu
perusahaan layak dipercaya dan bertindak sesuai dengan kepentingan
mereka, maka pelanggan akan mempercayai merek perusahaan.
2.1.5 Brand Loyalty
Loyalitas merek merupakan dimensi yang sangat penting dalam
pemasaran. Pelanggan yang loyal akan menjadi hambatan masuk bagi para
pesaing, memungkinkan ditetapkannya harga premium, tersedianya waktu untuk
menanggapi inovasi para pesaing, dan bisa menjadi benteng pelindung dari
kemungkinan kompetisi harga. Selain itu , loyalitas merek berdampak pula pada
biaya pemasaran yang lebih efisien, dimana biaya mempertahankan pelanggan
jauh lebih murah daripada menarik pelanggan baru. Dengan demikian sangatlah
wajar apabila setiap produsen ataupun perusahaan menghendaki produkproduknya memiliki banyak pelanggan yang loyal, ( Tjiptono 2000:43).
Oliver, (dalam Tjiptono 2005:387) mengemukakan bahwa loyalitas merek
adalah komitmen yang dipegang teguh untuk membeli ulang atau berlangganan
dengan produk atau jasa yang disukai secara konsisten di masa mendatang,
sehingga menimbulkan pembelian merek yang sama secara berulang meskipun

Universitas Sumatera Utara

pengaruh situasional dan upaya pemasaran berpotensi menyebabkan perilaku
beralih merek.
David Aaker, (dalam Kartajaya 2010:71) mendefenisikan bahwa brand
loyalty adalah sebuah ukuran ketertarikan pelanggan terhadap suatu merek.
“Brand loyalty is a measure of the attachment that a customer has to a brand”.
Tingkat ketertarikan pelanggan terhadap suatu merek dapat terbagi dalam empat
tingkat, antara lain:
1. Switcher
Pada tingkat ini, pelanggan tidak loyal kepada merek atau belum
memiliki brand equity yang kuat. Setiap merek dipersepsikan
memberikan kepuasan yang sama. Nama merek berperan kecil dalam
keputusan pembelian mereka. Pada tingkatan ini, pelanggan sensitif
dengan penawaran yang lebih murah.
2.

Satisfied/habitual buyer
Pada tingkat ini, pelanggan merasa puas terhadap produk atau
setidaknya tidak merasa tidak puas terhadap produk perusahaan.
Pelanggan juga sensitif terhadap benefit baru yang ditawarkan kepada
mereka.

3. Satisfied buyer with switching cost
Pada tingkat ini, pelanggan merasa puas terhadap produk. Mereka harus
mengeluarkan biaya tertentu apabila ingin berpindah merek. Pada
tingkatan ini, pelanggan sensitif dengan benefit yang dapat melampaui
biaya untuk beralih ke merek lain (switching cost)

Universitas Sumatera Utara

4. Commited buyer
Pada tingkatan ini, pelanggan memiliki rasa bangga menggunakan
produk yang ditawarkan perusahaan. Mereka merekomendasikan merek
yang sama kepada orang lain. Pada tingkatan ini, merek produk
memiliki brand equity yang kuat di mata pelanggan.

2.2 Penelitian Terdahulu
Majid (2010) melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Trust in A
Brand terhadap Brand Loyalty (Studi Kasus Pada PT. Telkomsel Grapari Sun
Plaza Medan)”. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis pengaruh trust in a brand yang terdiri dari variabel brand
characteristic, company characteristic, dan consumer brand characteristic
terhadap brand loyalty. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan
dan parsial variabel trust in a brand berpengaruh secara positif dan signifikan
terhadap brand loyalty, dan variabel consumer brand characteristic adalah
variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap brand loyalty dengan
koefisien beta sebesar 0,652 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000.
Riana (2008) melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Trust in A
Brand terhadap Brand Loyalty pada Konsumen Air Minum Aqua di Kota
Denpasar”. Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari secara empirik
pengaruh dari variabel trust in a brand yang meliputi brand characteristic,
company characteristic, dan consumer brand characteristic terhadap brand
loyalty. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial

Universitas Sumatera Utara

variabel trust in a brand berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, dan
variabel brand characteristic adalah variabel yang paling dominan berpengaruh
terhadap brand loyalty dengan koefisien beta sebesar 0,668 dengan tingkat
signifikan sebesar 0,000.

2.3 Kerangka Konseptual
Menurut Lau dan Lee (dalam Tjahyadi 2006:66), brand characteristic dan
company characteristic, merupakan prediktor penting kepercayaan pelanggan
pada merek, yang pada akhirnya akan mengarah pada loyalitas pelanggan pada
merek (brand loyalty).
Brand

Characteristic

memainkan

peranan

yang

penting

dalam

menentukan keputusan konsumen dalam mempercayai suatu merek. Pertimbangan
konsumen dalam pemilihan suatu merek akan menentukan apakah konsumen akan
membangun hubungan terhadap merek tersebut. Lau dan Lee, (dalam Riana
2008:187) menyatakan bahwa karakteristik merek terdiri atas tiga elemen yaitu:
reputasi merek (brand reputation), kecakapan memprediksi merek (brand
predictability), dan kompetensi merek (brand competence).
Company Characteristic yang biasanya berada dibelakang merek dapat
juga mempengaruhi derajat kepercayaan konsumen terhadap merek. Adanya
pengetahuan konsumen terhadap perusahaan akan memungkinkan berpengaruh
pada penilaian konsumen terhadap merek. Lau dan Lee, (dalam Riana 2008:188)
menyatakan bahwa kepercayaan konsumen terhadap perusahaan, terdiri dari tiga
dimensi yaitu: kepercayaan pada perusahaan (company trust), reputasi perusahaan

Universitas Sumatera Utara

(company reputation), dan motif Perusahaan yang diinginkan (perceived motives
of the company).
Loyalitas merek (brand loyalty) merupakan suatu konsep yang sangat
penting

dalam

strategi pemasaran.

Aaker,

(dalam

Kartajaya

2010:71)

mendefenisikan brand loyalty sebagai “measure of the attachment that a customer
has a brand”. Brand Loyalty adalah sebuah ukuran ketertarikan pelanggan
terhadap suatu merek. Loyalitas merek menunjukkan adanya suatu ikatan antara
pelanggan dengan merek tertentu dan ini sering kali ditandai dengan adanya
pembelian ulang dari pelanggan. Berdasarkan teori-teori yang dikemukan, maka
model kerangka konseptual dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
Brand Characteristic (X1)
Brand Loyalty (Y)
Company Characteristic (X2)
Sumber: Riana (2008) Diolah penulis
Gambar 2.1
Kerangka Konseptual

2.4 Hipotesis
Berdasarkan perumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka
hipotesis dari penelitian ini adalah : “Brand characteristic dan company
characteristic berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty pada
konsumen handphone bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara.”

Universitas Sumatera Utara

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Secara

eksplanasi

(penjelasan)

penelitian

dapat

dikaji

menurut

tingkatannya yang didasarkan kepada tujuan dan obyek-obyeknya ; yaitu ada yang
bertujuan mempelajari, mendeskripsi, mendeteksi (mengungkapkan), dan ada pula
yang menyelidiki hubungan kausalitas, (Ginting dan Situmorang 2008:57).
Berdasarkan tingkat eksplanasi, maka penelitian ini adalah penelitian asosiatif,
yakni penelitian yang menghubungkan dua variabel atau lebih.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Universitas Sumatera Utara di Jl. Dr T. Mansur
No.9, Kampus USU Medan. Waktu penelitian ini dilakukan dari bulan April 2011
sampai dengan Juli 2011.

3.3 Batasan Operasional
Batasan operasional dalam penelitian ini adalah :
a. Variabel independen (X) terdiri atas Brand Characteristic (X1) dan
Company Characteristic (X2)
b. Variabel depeden (Y) adalah Brand Loyalty

Universitas Sumatera Utara

3.4 Defenisi Operasional Variabel
Defenisi operasional dari variabel-variabel yang akan diteliti adalah:
a. Variabel X
1. Brand Characterisric (X1)
Brand characteristic adalah ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki
oleh suatu merek yang dibentuk oleh Reputasi merek (brand
reputation), kecakapan memprediksi merek (brand predictability),
dan kompetensi merek (brand competence)
2. Company Characteristic (X2)
Company Characteristic adalah cirri-ciri atau karakteristik yang
dimiliki oleh sebuah perusahaan yang dibentuk oleh kepercayaan
pada perusahaan (company trust), reputasi perusahaan (company
reputation), dan motif perusahaan yang diinginkan (perceived
motives of the company).
b. Variabel Y
1. Brand Loyalty (Y)
Brand loyalty adalah komitmen internal dalam diri konsumen untuk
membeli dan membeli ulang suatu merek tertentu meskipun ada
pengaruh

situasional

dan

usaha

pemasaran

yang

dapat

menimbulkan perilaku peralihan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 3.1
Operasionalisasi Variabel
Defenisi variabel
Indikator

Variabel

Sub Variabel

Brand
characteristic

1. Reputasi Merek
(brand reputation)
2. Kecakapan
Memprediksi
Merek (brand
predictability)
3. Kompetensi Merek
(brand
competence).

Ciri-ciri atau
karakteristik yang
dimiliki oleh sebuah
merek yang dibentuk
oleh Reputasi Merek
(brand reputation),
Kecakapan
Memprediksi Merek
(brand predictability),
dan Kompetensi Merek
(brand competence).

Company
Characteristik

1. Kepercayaan pada
Perusahaan
(company trust)
2. Reputasi
Perusahaan
(company
reputation)
3. Motif Perusahaan
yang diinginkan
(perceived motives
of the company).

Ciri-ciri atau
karakteristik yang
dimiliki oleh sebuah
Perusahaan yang
dibentuk oleh
Kepercayaan pada
Perusahaan (company
trust), Reputasi
Perusahaan (company
reputation), dan Motif
Perusahaan yang
diinginkan (perceived
motives of the
company).
Komitmen internal
dalam diri konsumen
untuk membeli dan
membeli ulang suatu
merek tertentu
meskipun ada pengaruh
situasional dan usaha
pemasaran yang dapat
menimbulkan perilaku
peralihan.

Brand Loyalty

Skala

a. Merek dengan reputasi Likert
tinggi
b. Pengetahuan konsumen
tentang merek
c. Merek yang konsisten
dengan kualitasnya
d. Harapan konsumen
terhadap merek
e. Berbeda dengan merek
Handphone lain
f. Merek yang paling
dapat memenuhi
kebutuhan
a. Perusahaan dengan
Likert
reputasi tinggi
b. Pengadaan service
centre
c. Keyakinan pelanggan
terhadap produk yang
dihasilkan Perusahaan

a. Selalu ingin membeli
merek Handphone
Nokia
b. Selalu ingin
menggunakan merek
Handphone Noki
c. Merekomendasikan
kepada konsumen
Handphone lain.

Sumber : Gede Riana (2008) diolah penulis

Universitas Sumatera Utara

Likert

3.5 Skala Pengukuran Variabel
Skala pengukuran dalam penelitian ini adalah Skala Likert, yang
digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
sekelompok orang tentang fenomena sosial (Ginting dan Situmorang, 2008:121).
Variabel-variabel yang diuji pada setiap jawaban akan diberi skor. Skala Likert
menggunakan lima tingkatan jawaban yang diberi skor, yaitu:
Tabel 3.2
Instrument Skala Likert
Item Instrumen

No

Skor

1

Sangat Setuju (SS)

5

2.

Setuju (S)

4

3.

Kurang Setuju (KS)

3

4.

Tidak Setuju (TS)

2

5.

Sangat Tidak Setuju (STS)

1

Sumber : Ginting dan Situmorang (2008 : 121)

3.6 Populasi dan Sampel
Populasi adalah sekelompok elemen yang lengkap, yang bia

Dokumen yang terkait

Dokumen baru

Pengaruh Brand Characteristic dan Company Characteristic terhadap Brand Loyalty pada Konsumen Handphone Bermerek Nokia di Universitas Sumatera Utara