Latihan dan Tugas Rangkuman

PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 109 Program Pengembangan KD Indikator Capaian Perkembangan BB MB BSH BSB dengan temannya Kognitif - 2.2 - 3.9 -4.9 - melakukan kegiatan dengan menggunakan alat teknologi sederhana sesuai fungsinya secara aman dan bertanggung jawab. - bersikap ingin tahu menjaga dan merawat tanaman dengan baik … …. Bahasa - 3.10 - 4.10 - 3.11- 4.11 - - Anak dapat menceritakan kembali apa yang didengar dengan kosa kata yang lebih - Anak mengungkapkan perasaan, ide dengan pilihan kata yang sesuai ketika berkomunikasi Seni - 2.4 - anak menjaga keindahan kebun sekolah dengan merawat tanaman sekolah

D. Aktivitas Pembelajaran

Setelah anda selesai mempelajari uraian materi kegiatan pembelajaran 3, anda diharapkan terus melakukan pendalaman dan pengayaan materi tersebut. Ada beberapa strategi belajar yang dapat digunakan, sebagai berikut: 1. Baca kembali uraian materi yang ada di materi pokok, kemudian buatlah beberapa catatan penting dari materi tersebut. 2. Untuk mendalami materi, buatlah soal-soal latihan dalam bentuk pilihan ganda, berkisar 5 –10 soal dari materi yang ada di materi kegiatan pembelajaran 3 ini. 3. Lakukan diskusi dan pembahasan soal-soal dan kunci jawaban dengan teman sejawat dalam kelompok diskusi

E. Latihan dan Tugas

PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 110 LK-03: Buatlah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian RPPH berdasarkan salah satu Tema sub Temasub-sub Tema berikut, Anda dapat memilih Tema sub temasub-sub tema dibawah ini: 1. Lingkunganku Tetanggakunama tetangga,letak rumah tetangga,teman bermain 2. Lingkunganku Sekolah PAUD kunama lembaga, alamat lembaga,tata tertib lembaga, teman bermain 3. Lingkunganku Desanama desa, perkebunan, jenis tumbuhan, mata pencaharian Kemudian setelah Anda menyusun RPPH lengkapi pula dengan penilaian capaian perkembangan harian anak.

F. Rangkuman

1. Tuntutan kurikulum 2013 untuk penilaian antara lain yaitu : 1 Penilaian autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran; 2 Penilaian tersebut mampu menggambarkan peningkatan hasil belajar peserta didik, baik dalam rangka mengamati, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan; 3 Penilaian autentik cenderung fokus pada tugas-tugas kompleks atau kontekstual, memungkinkan peserta didik untuk menunjukkan kompetensi mereka dalam pengaturan yang lebih autentik; 4 Penilaiana autentik sangat relevan dengan pendekatan tematik terpadu dalam pembejajaran, khususnya jenjang sekolah dasar atau untuk mata pelajaran yang sesuai; 5 Penilaian autentik sering dikontradiksikan dengan penilaian yang menggunakan standar tes; 6 Penilaian autentik dapat dibuat oleh guru sendiri, guru secara tim, atau guru bekerja sama dengan peserta didik; 7 Pelibatan siswa sangat penting. Asumsinya, peserta didik dapat melakukan aktivitas belajar lebih baik ketika mereka tahu akan dinilai; 8 Peserta didik diminta untuk merefleksikan dan mengevaluasi kinerja mereka sendiri untuk meningkatkan pemahaman yang lebih dalam tentang tujuan pembelajaran serta mendorong kemampuan belajar yang lebih tinggi; 9 Penilaian autentik guru menerapkan kriteria yang berkaitan dengan konstruksi pengetahuan, kajian keilmuan, dan pengalaman yang diperoleh dari luar sekolah; 10 Penilaian autentik PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 111 mencoba menggabungkan kegiatan guru mengajar, kegiatan siswa belajar, motivasi dan keterlibatan peserta didik, serta keterampilan belajar, karena penilaian itu merupakan bagian dari proses pembelajaran, guru dan peserta didik berbagi pemahaman tentang kriteria kinerja; 11 Penilaian autentik sering digambarkan sebagai penilaian atas perkembangan peserta didik, karena berfokus pada kemampuan mereka berkembang untuk belajar bagaimana belajar tentang subjek; 12 Penilaian autentik harus mampu menggambarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan apa yang sudah atau belum dimiliki oleh peserta didik, bagaimana mereka menerapkan pengetahuannya, dalam hal apa mereka sudah atau belum mampu menerapkan perolehan belajar, dan sebagainya. 2. Atas dasar itu, guru dapat mengidentifikasi materi apa yang sudah layak dilanjutkan dan untuk materi apa pula kegiatan remedial harus dilakukan. Penilaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran di kelas. Setiap guru sudah seharusnya memahami dan mampu melaksanakan penilaian hasil pembelajaran. Namun penilaian proses dan hasil belajar hendaknya secara menyeluruh, sehingga semua aspek kemampuan peserta didik dapat diukur. 3. Di Taman Kanak-kanak, penilaian perkembangan anak dilakukan untuk memperoleh informasi tentang capaian perkembangan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki anak setelah melakukan kegiatan belajar. Dasar pelaksanaan dan mekanisme penilaian mengacu pada Standar PAUD yakni Permendikbud nomor 137 2014 pasal 18 dan Permendikbud nomor 1462014. Dalam Standar PAUD dinyatakan bahwa Standar Penilaian merupakan kriteria tentang penilaian proses dan hasil pembelajaran anak dalam rangka pemenuhan standar tingkat pencapaian perkembangan sesuai tingkat usianya. Sejalan dengan itu Pedoman Penilaian lampiran Permendikbud nomor 146 tahun 2014 menetapkan bahwa Penilaian proses dan hasil kegiatan belajar PAUD adalah suatu proses mengumpulkan dan mengkaji berbagai informasi secara sistematis, terukur, berkelanjutan, PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 112 serta menyeluruh tentang pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu. 4. Penilaian perkembangan anak mengukur kompetensi dasar di setiap lingkup perkembangan dengan menggunakan tolok ukur indikator perkembangan per kelompok usia.

G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3538 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 903 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 820 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 535 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 688 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1186 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

61 1088 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 690 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 966 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1178 23