PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI(Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016).

(1)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING

DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

(Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik

Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

SKRIPSI

diajukan untuk memenuhi persyaratan memeroleh gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

oleh

Himmah Rahmawati NIM 1104818


(2)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BANDUNG

2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING

DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X

SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Oleh

Himmah Rahmawati

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memeroleh gelar Sarjana Pendidikan pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra

© Himmah Rahmawati 2015

Universitas Pendidikan Indonesia

September 2015

Hak Cipta dilindungi undang-undang

Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian,


(3)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

LEMBAR PENGESAHAN

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING

DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X

SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016) Oleh

Himmah Rahmawati

NIM 1104818

disetujui dan disahkan oleh:

Pembimbing I,

Drs. H. Khaerudin Kurniawan, M.Pd. NIP 196601081990021001

Pembimbing II, Dra. Novi Resmini, M.Pd. NIP 196711031993032003

diketahui

Ketua Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra,


(4)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu


(5)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

ABSTRAK

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING

DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Himmah Rahmawati

NIM 1104818

Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X di SMA Negeri 115 Jakarta yang berjumlah 30 orang kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan penerapan model experiential learning dan pada kelas kontrol dengan diberikan model pembelajaran kooperatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 20 Agustus 2015. Penelitian ini dilakukan untuk menguji keefektifan penerapan model experiential learning dalam meningkatkan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan atau pedoman untuk pembelajaran keterampilan menulis teks laporan hasil observasi dan memeroleh pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan non-equivalent control group. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain teknik tes, lembar observasi, lembar angket, dan instrumen perlakuan. Melalui penelitian ini, diperoleh temuan bahwa rata-rata nilai peserta didik pada pascates dalam kelas eksperimen sebesar 75,53 sedangkan rata-rata tes akhir pada pascates dalam kelas kontrol sebesar 63,10. Artinya rata-rata nilai pascates pada kelas eksperimen lebih besar dari nilai rata-rata nilai pascates pada kelas kontrol. Diperoleh thitung = 9,362 dengan df = 29. Dari tabel distribusi t (ttabel) diperoleh pula nilai t0,025;29 = 2,04523. Karena terlihat bahwa t = 9,362 > t0,025;29 = 2,04523, maka H0 ditolak. Begitu pula dengan nilai probabilitasnya, a=5% = 0,05 > Sig. = 0,000, maka H0 ditolak. Artinya, H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil keterampilan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik dengan penerapan model experiential learning dengan hasil keterampilan menulis teks laporan hasil observasi dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif pada kelas kontrol. Maka disimpulkan bahwa model experiential learning efektif untuk digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks laporan hasil observasi.


(6)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

THE APPLICATION OF EXPERIENTIAL LEARNING MODELS IN LEARNING TO WRITE OBSERVATION TEXT REPORT

Himmah Rahmawati NIM 1104818

This research was carried out at the students class X of SMAN 115 Jakarta which amounted to 30 people in experimental class and control class. In experimental class was given treatment by the application of experiential learning models and on the control class to be given of the cooperative models. This research was carried out on the 11 to 20 August 2015. The studies were conducted to test the effectiveness of the application of experiential learning models to improve writing skills of students. The study is expected to be used as a reference or guidelines for learning skills writing observations text report and acquiring learning fun for students. The research method used in this research is the method of research experiments quasi with non-equivalent control group design. The technique used in the collection of data between other engineering test, the observations, the inquiry, and the treatment. Through this research, obtained by the findings that the average value of students in posttest of experimental class is 75,53, while the average final test on posttest in control class is 63,10. This means that the value of posttest value in experimental class is bigger than the average value on posttest in control class. Provided ttest = 9,362 with df = 29. From the table of distribution have obtained the value t0,025;29 = 2,04523. Because it appears that t = 9,362 > t0,025;29 = 2,04523, then H0 be rejected. Similarly, with the probability of it, a=5% = 0,05 > Sig. = 0,000, then H0 be rejected and Ha received. In other words, there are the significant differences between the skills writing observation text report of students with the application of experiential learning models with the skills writing observation text report by use of the learning cooperative models in control class. So it can be concluded that learning by using experiential learning models was effective for using in learning to write the observations text report.


(7)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN………..i

KATA PENGANTAR……….ii

UCAPAN TERIMA KASIH………..iii

ABSTRAK………...v

ABSTRACT………..vi

DAFTAR ISI………..vii

DAFTAR TABEL………....x

DAFTAR DIAGRAM………...xi

DAFTAR GAMBAR……….xii

DAFTAR LAMPIRAN……….xiii

BAB I PENDAHULUAN………1

A. Latar Belakang Masalah Penelititan………....1

B. Rumusan Masalah………...4

C. Tujuan Penelitian……….4

D. Manfaat Penelitian………...5

E. Struktur Organisasi Skripsi………..5

BAB II MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING………...8

A. Menulis Teks Laporan Hasil Observasi………..8

1. Konsep Dasar Menulis………8

a) Pengertian Menulis………..…………...8

b) Tujuan Menulis……….……..9

2. Ihwal Teks Laporan Hasil Observasi………10

a) Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi………...10

b) Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi………11

c) Struktur dan Kaidah Teks Laporan Hasil Observasi………11


(8)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

1. Pengertian Model Experiential Learning………...13

2. Tahap-tahap Pelaksanaan Model Experiential Learning………...14

3. Keunggulan dan Kelemahan Model Experiential Learning………..16

4. Langkah-langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi dengan Model Experiential Learning………....17

C. Hipotesis Penelitian………...17

BAB III METODE PENELITIAN……….19

A. Metode Penelitian………..19

B. Rancangan Penelitian………19

C. Partisipan………...20

D. Populasi dan Sampel Penelitian………20

1. Populasi……….20

2. Sampel………...21

E. Instrumen Penelitian………..21

1. Instrumen Tes………22

2. Lembar Angket………..24

3. Instrumen Perlakuan………..25

4. Format Penilaian………50

F. Prosedur Penelitian………53

1. Tahap Persiapan………53

2. Tahap Pelaksanaan………53

3. Tahap Akhir………...54

G. Analisis Data……….54

1. Uji Reliabilitas Antarpenimbang………...55

2. Uji Normalitas………...56

3. Uji Homogenitas………56

4. Uji Hipotesis………..57


(9)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

A. Kemampuan Peserta Didik dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada

Kelas Eksperimen………..59

1. Analisis Data Prates Kelas Eksperimen………61

2. Uji Reliabilitas Antarpenimbang Data Prates Kelas Eksperimen………….72

3. Analisis Data Pascates Kelas Eksperimen……….72

4. Uji Reliabilitas Antarpenimbang Data Pascates Kelas Eksperimen………..82

5. Analisis Lembar Angket………82

B. Kemampuan Peserta Didik dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Kelas Kontrol……….84

1. Analisis Data Prates Kelas Kontrol………...86

2. Uji Reliabilitas Antarpenimbang Data Prates Kelas Kontrol………96

3. Analisis Data Pascates Kelas Kontrol………...96

4. Uji Reliabilitas Antarpenimbang Data Pascates Kelas Kontrol…………..105

C. Uji Normalitas Data Prates dan Pascates Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol……….105

1. Uji Normalitas Data Prates dan Pascates Kelas Eksperimen………..105

2. Uji Normalitas Data Prates dan Pascates Kelas Kontrol……….106

D. Uji Homogenitas Data Prates dan Pascates Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol……….107

1. Uji Homogenitas Data Prates Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol……..107

2. Uji Homogenitas Data Pascates Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol…..107

E. Uji Hipotesis………108

F. Pembahasan Hasil Penelitian………...109

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI………114

A. Simpulan………..114

B. Rekomendasi………...115


(10)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)


(11)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Penelitian

Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Bahasa Indonesia dipelajari untuk menjadikan peserta didik mampu berkomunikasi dengan baik dan benar. Selain itu, penguasaan berbahasa dengan baik dan benar akan membantu peserta didik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus ditunjang oleh kemampuan pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan ilmu terapan maupun ilmu pengetahuan dasar secara seimbang. Salah satu usaha untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan dasar adalah dengan meningkatkan keterampilan berbahasa. Ruang lingkup pembelajaran bahasa Indonesia yaitu dari aspek keterampilan berbahasa.

Menurut Tarigan (2008, hlm. 1), keterampilan berbahasa mempunyai empat komponen, yaitu keterampilan menyimak (listening skills), keterampilan berbicara (speaking skills), keterampilan membaca (reading skills), dan keterampilan menulis (writing skills).

Pembelajaran bahasa Indonesia selalu bersentuhan dengan teks, tetapi pembelajaran berbasis teks baru dikenalkan dalam kurikulum 2013. Implementasi pembelajaran berbasis teks diharapkan akan mampu memberikan warna baru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di era global sekarang ini. Selain itu, dalam pembelajaran teks terutama teks laporan hasil observasi selalu berkaitan dengan keterampilan menulis.

Menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa dan merupakan suatu kegiatan yang mempunyai hubungan dengan proses berpikir serta keterampilan berekspresi dalam bentuk tulisan. Pentingnya kegiatan menulis bagi peserta didik ialah melatih pemahaman dalam ilmu berbahasa dan merupakan kegiatan yang produktif yaitu sebagai sebuah proses berkesinambungan dan menghasilkan produk.


(12)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Berdasarkan pengamatan di lapangan, objek yang akan menjadi bahan penelitian yaitu peserta didik kelas X SMA Negeri 115 Jakarta yang memiliki karakteristik peserta didik aktif, namun ketika mereka diminta untuk membuat suatu tulisan, khususnya teks laporan hasil observasi, mereka cenderung kesulitan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya gagasan yang dimiliki masing-masing peserta didik dan model maupun media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik kurang kreatif dan inovatif sehingga suasana pembelajaran monoton.

Berdasarkan hasil observasi awal tersebut, peneliti merekomendasikan sebuah model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran tersebut adalah Model Experiential Learning. Model experiential learning merupakan model pembelajaran yang proses pembelajarannya diarahkan untuk mengaktifkan pembelajar guna membangun pengetahuan dan keterampilan serta nilai-nilai juga sikap melalui pengalamannya secara langsung. Melalui model pembelajaran ini, peserta didik akan melakukan aktivitas belajarnya di luar kelas seperti di lapangan sekolah atau taman yang ada di sekolah. Keadaan pembelajaran tersebut dapat menghilangkan kejenuhan peserta didik dalam menulis. Khususnya dalam hal menulis teks laporan hasil observasi akan mendatangkan rasa kesenangan peserta didik dalam hal menulis.

Model experiential learning menawarkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Model pembelajaran ini memungkinkan peserta didik untuk lebih berekspresi dalam kegiatan pembelajaran dibandingkan dengan model pembelajaran yang selama ini dilaksanakan, karena model pembelajaran ini pikiran peserta didik akan lebih segar dan dapat mengambil bagian-bagian dari alam dan pengalamannya di lapangan untuk dijadikan sumber atau ide dalam penulisan teks laporan hasil observasi.

Model experiential learning secara sederhana dapat diartikan sebagai pembelajaran melalui pengalaman, dalam arti peserta didik diarahkan untuk belajar melalui proses mengalami sendiri topik yang sedang dipelajarinya. Model pembelajaran ini dapat membuat peserta didik belajar secara aktif dan melalui


(13)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

kegiatan pengamatan secara langsung diyakini dapat meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik.

Penelitian ini tentunya tidak berdiri sendiri. Penelitian ini merujuk pada penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Penelitian yang menerapkan model experiential learning pernah dilakukan oleh Cahyani (2008) tentang peran experiential learning dalam meningkatkan motivasi belajar BIPA. Adapun hasil penelitiannya adalah: (1) Tanggapan pembelajar terhadap penerapan experiential learning pengajaran menulis yaitu pembelajar merasa termotivasi sebanyak 50 orang, dan (2) Terdapat variasi metode dalam penelitiannya. Hal ini menunjukkan bahwa 100% pembelajar menikmati penerapan model experiential learning dalam pengajaran menulis karena pembelajaran tersebut menyenangkan dan mereka dapat belajar dengan cara bekerja sama, serta saling mengenal satu sama lain dan berbagi rasa serta dapat mengekspresikan diri dalam bentuk tulisan.

Model experiential learning juga pernah diujicobakan oleh Rahman (2010) dalam penelitiannya yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Experiential

Learning dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Penalaran Deduktif Peserta didik Kelas X SMA Negeri 9 Bandung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa

kemampuan penalaran deduktif peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model experiential learning lebih tinggi daripada peserta didik yang menggunakan pembelajaran biasa yaitu dengan metode ekspositori.

Penelitian menulis teks laporan hasil observasi pernah dilakukan oleh Yulia (2014) yang berjudul Efektivitas Teknik Clustering dalam Pembelajaran

Menulis Teks Laporan Hasil Observasi. Penerapan teknik clustering dalam

penelitian tersebut terbukti efektif dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Selain itu, dalam jurnal penelitian yang dilakukan oleh Nike Yesika (2013) dengan judul penelitian Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran

Berbasis Proyek dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta didik Kelas VII SMP Negeri 38 Medan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan


(14)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

proyek terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi. Ini terbukti dari pengujian hipotesis, yaitu thitung > ttabel (7,06 > 2,03).

Berdasarkan uraian-uraian yang telah dipaparkan di atas, peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian menggunakan model experiential

learning. Model pembelajaran ini tepat apabila diterapkan dalam kegiatan menulis

teks laporan hasil observasi karena dalam menulis teks laporan hasil observasi peserta didik diharapkan mampu menuangkan gagasan dalam bentuk teks laporan hasil observasi berdasarkan pengalaman yang dirasakannya. Oleh karena itu, peneliti memberi judul penelitiannya dengan judul “Penerapan Model Experiential Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, maka dapat dirumuskan berbagai masalah dalam penelitian ini, antara lain:

1. Bagaimana kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas eksperimen sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model experiential learning?

2. Bagaimana kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas kontrol sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan model experiential learning?

3. Apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan model experiential learning dengan kelas kontrol yang tanpa menggunakan model experiential learning?

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal-hal sebagai berikut.


(15)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

1. Kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas eksperimen sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model experiential learning.

2. Kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas kontrol sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan model

experiential learning.

3. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan model

experiential learning dengan kelas kontrol yang tanpa menggunakan model experiential learning.

D. Manfaat Penelitian

Berdasarkan dengan tujuan penelitian, maka manfaat penelitian yang dapat diharapkan dalam penelitian ini meliputi manfaat teoretis dan manfaat praktis. 1. Manfaat Teoretis

Secara teoretis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah penelitian pendidikan dalam menulis teks laporan hasil observasi. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan yang terdapat dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi serta dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya.

2. Manfaat Praktis

a) Bagi pendidik mata pelajaran Bahasa Indonesia, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan atau pedoman untuk meningkatkan pembelajaran menulis peserta didik dalam mencapai target yang akan dicapai.

b) Bagi peserta didik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru agar peserta didik lebih menggemari pembelajaran menulis.

c) Peneliti memeroleh wawasan dan pengetahuan baru mengenai model

experiential learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil


(16)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

E. Struktur Organisasi Skripsi

Penelitian ini akan dituangkan dalam lima bab yang berisikan segala hal yang berkaitan dengan penelitian ini. Lebih jelasnya pemaparan kelima bab tersebut adalah sebagai berikut.

1. Bab I Pendahuluan

Bab ini berisi tentang hal-hal yang mendasari dilakukannya penelitian. Pada dasarnya bab satu ini berisi informasi mengenai keseluruhan penelitian yang dilakukan. Pada bab pertama pendahuluan, latar belakang penelitian berisi ulasan-ulasan ideal mengenai keterampilan berbahasa terutama menulis, ketidakselarasan antara keinginan dan kenyataan yang didapatkan oleh penelitian sebelumnya menjadi alasan penelitian dilakukan. Identifikasi masalah serta batasan masalah tersirat dalam pendeskripsian pada latar belakang. Pemberian solusi dengan memberikan sebuah model pembelajaran serta ketertarikan peneliti mengadakan penelitian. Rumusan masalah merupakan permasalahan-permasalah dalam penelitian. Tujuan penelitian berisi hal-hal yang akan dibahas (jawaban) mengenai permasalahan dalam penelitian. Manfaat penelitian mengungkapkan penelitian ini memiliki manfaat bagi pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Struktur organisasi berisi gambaran keseluruhan penelitian.

2. Bab II Menulis Teks Laporan Hasil Observasi dan Model Experiential

Learning

Bab ini berisi landasan teoretis dan kajian pustaka yang mendukung penelitian. Bab dua membahas tentang variabel-variabel yang menjadi subjek penelitian yang dipandang dari sudut teoristik. Menjelaskan hakikat keterampilan menulis teks laporan hasil observasi dan model experiential

learning. Hipotesis penelitian merupakan jawaban sementara dari rumusan

masalah dari penelitian ini yang nantinya akan menjadi kesimpulan dari penelitian ini.

3. Bab III Metode Penelitian

Bab tiga ini berisi bagaimana cara pengumpulan data. Pada bab tiga ini dibahas mengenai metode dan desain penelitian, partisipan, populasi dan


(17)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

sampel, instrumen penelitian, prosedur penelitian, dan analisis data penelitian. Metode penelitian menjelaskan mengenai metode yang akan digunakan dalam penelitian. Desain penelitian menggambarkan bahwa penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimental yaitu eksperimen kuasi. Partisipan adalah pihak-pihak yang membantu dalam penelitian ini. Populasi dan sampel merupakan subjek dalam peneltian. Instrumen penelitian adalah alat penelitian yang berisi berisi tes dan non tes. Prosedur penelitian merupakan langkah-langkah peneliti dalam melakukan penelitian dari awal hingga akhir penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik dengan bantuan

software SPSS versi 20.

4. Bab IV Hasil Temuan dan Pembahasan

Bab empat ini berisi mengenai hasil penelitian dan pembahasan yang diambil berdasarkan hasil analisis data. Pada bab ini data yang diperoleh setelah melakukan penelitian dibahas berdasarkan teori dan instrumen yang digunakan pada bab sebelumnya.

5. Bab V Simpulan dan Rekomendasi

Bab lima berisi simpulan penelitian secara menyeluruh. Simpulan pada bab ini diartikan sebagai hasil akhir dari penelitian yang telah dilakukan. Rekomendasi yang ada dalam bab ini ditujukan untuk para pelaku yang terlibat dalam proses penelitian ini.


(18)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

O1 X O2 (Eksperimen)

O3 O4 (Kontrol)

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Adapun jenis metode dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen kuasi (quasi experiment research) merupakan metode penelitian yang menguji hipotesis. Metode eksperimen kuasi berbentuk hubungan sebab akibat melalui manipulasi variabel bebas (independent) dan menguji perubahan yang diakibatkan oleh pemanipulasian tadi. Penelitian ini dilaksanakan pada satu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok kelas ini diberi perlakuan berbeda. Kelompok eksperimen diberi perlakuan dengan model experiential

learning, sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan khusus.

B. Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

Nonequivalent Control Group Design. Rancangan ini hampir sama dengan Prates-Pascates control group design, hanya pada rancangan ini kelompok

eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random (Sugiyono, 2012, hlm. 79). Alasan dipilihnya nonequivalent control group design adalah karena pada penelitian ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebagai pembanding. Desain ini juga hanya diberlakukan pada kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol, bukan peserta didik yang dipilih secara acak. Nonequivalent Control Group Design ditunjukkan sebagai berikut.

Rancangan Nonequivalent Control Group Design


(19)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Keterangan:

O1 : Prates kelas eksperimen O2 : Pascates kelas eksperimen O3 : Prates kelas kontrol O4 : Pascates kelas kontrol

X : Perlakuan pembelajaran yang dilakukan pada kelas eksperimen dengan model experiential learning

--- : Subjek tidak dikelompokkan secara acak

C. Partisipan

Partisipan merupakan pihak-pihak yang ikut berperan atau membantu jalannya penelitian. Pihak yang telah membantu peneliti dalam melakukan penelitian, yaitu penilai. Peran tim penilai yaitu menilai hasil kemampuan menulis teks laporan hasil observasi yang telah peserta didik kerjakan. Tim penilai dalam penelitian ini berjumlah tiga orang. Tim penilai dipilih karena memiliki pengetahuan mengenai teks termasuk tentang menulis teks laporan hasil observasi dan kesediannya membantu peneliti dalam penelitian ini. Tiga orang penimbang itu yaitu, Himmah Rahmawati (peneliti sekaligus mahasiswa tingkat akhir jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Hilda Nurul Mawaddah, M.Pd. (Pendidik Bahasa dan Sastra Indonesia), dan Leni Setia Haryani (mahasiswa tingkat akhir jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia).

D. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 115 Jakarta tahun ajaran 2015/2016. Penulis memilih populasi tersebut karena peserta didik kelas X SMA Negeri 115 Jakarta dituntut untuk dapat memproduksi teks laporan hasil observasi sesuai karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan. Populasi terdiri atas enam kelas, yaitu kelas X MIPA 1, X MIPA 2, X MIPA 3, X IPS 1, X IPS 2, dan X IPS 3. Sehingga peserta didik kelas


(20)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

X SMA Negeri 115 Jakarta berjumlah 202 peserta didik. Adapun data masing-masing kelas beserta jumlah peserta didik di setiap kelasnya adalah sebagai berikut.

Tabel 3.1 Populasi Penelitian

Populasi Jumlah Jumlah

Keseluruhan Laki-Laki Perempuan

X MIPA 1 11 19 30

X MIPA 2 9 21 30

X MIPA 3 15 21 36

X IPS 1 12 24 36

X IPS 2 15 21 36

X IPS 3 12 22 34

2. Sampel

Peneliti akan mengambil sampel dalam penelitian ini secara purposif (purposive sampling) hingga akan ditentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta bertujuan untuk mengambil sampel yang digunakan apabila sampel yang diteliti telah memiliki karakteristik tertentu, sehingga tidak mungkin diambil sampel lain yang tidak memenuhi karakteristik yang telah ditetapkan. Sampel penelitian ini, yaitu kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 di SMA Negeri 115 Jakarta tahun ajaran 2015/2016.

Tabel 3.2 Sampel Penelitian

Sampel Jumlah Jumlah

Keseluruhan Laki-Laki Perempuan

Kelas Eksperimen 9 21 30


(21)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

E. Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen tes dan instrumen nontes. Adapun instrumen tes yang digunakan yaitu lembar tes kemampuan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik yang berupa tes awal (prates) dan tes akhir (pascates). Sedangkan instrumen nontes yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar angket dan instrumen perlakuan. Berikut ini penjelasan instrumen-instrumen tersebut.

1. Instrumen Tes

Tes kemampuan peserta didik dilakukan dua kali, yaitu tes awal (prates) dan tes akhir (pascates). Kedua tes tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi.

Tes awal (prates) diberikan untuk memperoleh data mengenai kemampuan awal peserta didik dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Tes awal dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan peserta didik yang berkaitan dengan kompetensi atau bahan ajar yang akan dipelajarinya (Nurgiyantoro, 2013, hlm. 112). Hasil tes awal dapat digunakan untuk menilai keberhasilan kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Tes awal dilakukan sebelum peserta didik mengalami proses pembelajaran di kelas.

Tes akhir dilaksanakan pada kedua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi, sedangkan kelas kontrol tidak mendapat perlakuan tersebut. Pada kelas eksperimen, tes akhir bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik setelah mendapat perlakuan. Setelah itu, hasil tes akhir pada kelas eksperimen akan dibandingkan dengan hasil tes akhir kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan.

Berikut ini adalah lembar tes awal dan tes akhir kemampuan peserta didik menulis teks laporan hasil observasi.

Tabel 3.3

Instrumen Penelitian Tes Awal dan Tes Akhir Petunjuk:


(22)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

1. Tulislah nama lengkap dan kelas di bagian kiri atas pada kertas yang sudah disediakan!

2. Waktu mengerjakan selama 30 menit! 3. Tulisan harus rapi, bersih, dan terbaca! 4. Gunakan bahasa Indonesia dengan benar! Soal:

Tulislah sebuah teks laporan hasil observasi dengan ketentuan sebagai berikut. 1) Judul teks laporan hasil observasi adalah salah satu dari tema berikut ini:

a. Lingkungan b. Makhluk Hidup

2) Panjang teks laporan hasil observasi minimal tiga paragraf;

3)

Penilaian meliputi aspek:

a. Isi Teks Laporan Hasil Observasi b. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi c. Ciri Teks Laporan Hasil Observasi d. Kalimat Teks Laporan Hasil Observasi e. Mekanik Teks Laporan Hasil Observasi

Kunci Jawaban

Kelestarian Lingkungan Hidup

Lingkungan adalah sesuatu yang ada di sekitar manusia yang dapat memengaruhi kehidupan manusia. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk manusia yang terlibat di dalamnya. Manusia harus menyadari bahwa lingkungan merupakan sarana pengembangan hidup yang harus dijaga kelestariannya.

Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling memengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup. Lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: unsur hayati (biotik), unsur sosial budaya, dan unsur fisik (abiotik). Unsur hayati (biotik), yaitu unsur


(23)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, jasad renik. Unsur sosial budaya, yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat oleh manusia berupa sistem nilai, gagasan, dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Unsur fisik (abiotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk tidak hidup seperti tanah, air, iklim, udara, dan lain sebagainya.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan di lingkungan sekitar, masalah lingkungan disebabkan oleh dua faktor:

a. Ulah manusia

Kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh limbah industri (pabrik), penebangan hutan, pembakaran hutan, perdagangan, dan pembasmian hewan liar yang dilindungi.

b. Faktor alam

Kerusakan alam disebabkan oleh pengaruh cuaca, iklim, sifat alam, dan faktor alam lainnya, seperti gunung meletus, banjir bandang, gempa bumi, kekeringan, dan lain sebagainya.

Lingkungan hidup harus dijaga kelestariannya sampai dunia ini berakhir. Siapapun wajib menjaga keindahan dan kenyamanannya. Jangan sampai lingkungan ini hancur karena ulah manusia. Meskipun dalam suatu pemerintahan terdapat peraturan tentang pelestarian lingkungan, tapi masih banyak manusia yang belum sadar bahwa pelestarian lingkungan merupakan kewajiban manusia. Hal ini sangat penting, karena generasi berikutnya akan ikut merasakan hidup di bumi. Manusia tidak boleh memberikan beban lingkungan kepada generasi selanjutnya, tetapi mereka tetap harus diajarkan mengenai manfaat menjaga lingkungan.

2. Lembar Angket

Lembar angket digunakan untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model


(24)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

model experiential learning. Berikut ini adalah format angket yang digunakan dalam penelitian ini.

Tabel 3.4

Lembar Angket Peserta Didik Nama :

Kelas : Hari, Tanggal : Petunjuk:

Berilah tanda (√) pada jawaban ―Ya‖ atau ―Tidak‖ sesuai dengan pembelajaran yang telah dilakukan!

No. Pertanyaan Ya Tidak

1. Apakah kamu pernah menulis teks laporan hasil observasi?

2. Apakah kamu mengalami kesulitan dalam menulis teks laporan hasil observasi?

3. Apakah pembelajaran dengan melakukan observasi atau pengamatan ke luar sekolah dapat membantu dalam menulis teks laporan hasil observasi?

4. Apakah pembelajaran dengan melakukan observasi ke lapangan lebih berkesan dan mudah dipahami?

5. Apakah pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan model experiential learning terasa lebih bermakna?

3. Instrumen Perlakuan

Instrumen perlakuan berisi skenario pembelajaran yang di dalamnya terdapat langkah-langkah perlakuan model experiential learning. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan rinci mengenai penerapan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Perlakuan yang dilakukan dalam penelitian ini berjumlah dua kali


(25)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

perlakuan yang menerapkan model experiential learning. Instrumen perlakuan dalam penelitian ini, antara lain sebagai berikut.

Tabel 3.5

RPP Kelas Eksperimen

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 115 Jakarta Kelas/Semester : X/1

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Materi Pokok : Teks Laporan Hasil Observasi Alokasi Waktu : 8 x 45 menit (2x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti

1.1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

1.2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

1.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mintanya untuk memecahkan masalah.

1.4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.


(26)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

B. Kompetensi Dasar

1.2. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, menganalisa informasi lisan dan tulis melalui teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi.

2.2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi.

3.2. Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan.

4.2. Memproduksi teks laporan hasil observasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Menentukan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

2. Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.

3. Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi. 4. Memproduksi teks laporan hasil observasi.

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran ini, peserta didik mampu:

1. Menentukan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

2. Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.

3. Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi. 4. Memproduksi teks laporan hasil observasi.

E. Materi Pembelajaran

1. Struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi. (terlampir) 2. Karakteristik teks laporan hasil observasi. (terlampir)


(27)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

3. Langkah-langkah penulisan teks laporan hasil observasi. (terlampir)

F. Model Pembelajaran

Model Pembelajaran : Experiential learning

Tahap Pembelajaran : Experience, Share, Process, Generalize, Apply

G. Media dan Sumber Belajar Media Pembelajaran:

1. Contoh teks laporan hasil observasi 2. Laptop dan LCD

3. Buku Teks Bahasa Indonesia Sumber Belajar :

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Bahasa Indonesia

Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Kemendikbud.

2. Kosasih, E. (2014). Jenis-jenis teks: Analisis fungsi, struktur, dan kaidah

serta langkah penulisannya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya.

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1) Peserta didik merespons salam dan pertanyaan dari pendidik berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2) Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3) Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat,


(28)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

4) Peserta didik memerhatikan penjelasan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Inti 1) Langkah Experience

a. Peserta didik membaca intensif contoh teks laporan hasil observasi yang berkenaan dengan pengalaman

yang berjudul ―Kelestarian Lingkungan Hidup‖.

b. Peserta didik mengidentifikasi struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi tersebut.

c. Peserta didik mengidentifikasi karakteristik teks laporan hasil observasi tersebut.

d. Peserta didik melakukan pengamatan di luar sekolah dengan kelompoknya masing-masing. e. Peserta didik mendaftar topik-topik

penting yang terdapat dalam tempat yang dikunjungi.

2) Langkah Share

c. Peserta didik mengemukakan struktur dan kaidah yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi tersebut.

d. Peserta didik mengemukakan karakteristik yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi


(29)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

tersebut.

e. Peserta didik mengemukakan pengalaman pribadi mengenai pengalaman berdasarkan dengan

tema ‗Lingkungan‘ atau ‗Makhluk Hidup‘.

f. Peserta didik mengemukakan pengalaman pribadi mengenai pengalamannya mengamati objek di luar sekolah.

3) Langkah Process

a. Peserta didik melakukan diskusi dengan teman ataupun pendidik apabila kesulitan dalam menentukan struktur, kaidah, dan karakteristik teks laporan hasil observasi.

b. Peserta didik saling bertukar pikiran dalam menentukan struktur, kaidah, dan karakteristik teks laporan hasil observasi.

c. Peserta didik berdiskusi tentang klasifikasi kegiatan pengmatan di luar sekolah dan aspek yang dilaporkan dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.

d. Peserta didik menanyakan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi dengan pendidik. 4) Langkah Generalize


(30)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

kaidah, dan karakteristik teks tersebut menjadi satu kesatuan yang padu.

b. Peserta didik menyim-pulkan kegiatan pengamatan dengan jujur dan bertanggung jawab.

c. Peserta didik menyusun kerangka laporan sesuai dengan struktur teks laporan hasil observasi secara urut dengan teliti dan bertanggung jawab.

5) Langkah Apply

a. Peserta didik mampu menuliskan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi dengan tuntas. b. Peserta didik mampu menuliskan

karakteristik teks laporan hasil observasi dengan tuntas.

c. Peserta didik secara berkelompok mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi suatu teks laporan hasil observasi yang padu dengan bahasa yang baik dan benar.

Penutup 1) Peserta didik dan pendidik menyimpulkan materi pembelajaran. 2) Peserta didik merefleksi penguasaan

materi yang telah dipelajari.

3) Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.


(31)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu Pertemuan Kedua

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1) Peserta didik merespons salam dan pertanyaan dari pendidik berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2) Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3) Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

4) Peserta didik memerhatikan penjelasan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan.

10 menit

Inti 1) Langkah Experience

a. Peserta didik melakukan pengamatan di sekitar sekolah. b. Peserta didik mendaftar topik-topik

penting yang terdapat di sekolah. 2) Langkah Share

a. Peserta didik mengemukakan pengalaman pribadi mengenai pengalamannya yang didapat dari lingkungan.

3) Langkah Process

a. Peserta didik berdiskusi dengan


(32)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

teman ataupun pendidik dalam menuangkan gagasannya.

b. Peserta didik saling bertukar pengalaman dalam menulis teks laporan hasil observasi.

4) Langkah Generalize

a. Peserta didik menyusun semua pengalamannya menjadi satu kesatuan yang utuh.

5) Langkah Apply

a. Peserta didik secara individual mampu menulis teks laporan hasil observasi dengan tuntas.

Penutup 1) Peserta didik dan pendidik menyimpulkan materi pembelajaran. 2) Peserta didik merefleksi penguasaan

materi yang telah dipelajari.

Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

10 menit

I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Penilaian Proses

No. Aspek yang Dinilai

Teknik Penilaian

Waktu Penilaian

Instrumen Penilaian

Ket. 1. Religius Pengamatan Proses Lembar

Pengamatan

Hasil Penilaian no. 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi guru agama & PKn 2. Jujur

3. Disiplin 4. Tanggung

Jawab 5. Proaktif


(33)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

2. Penilaian Hasil Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk

Penilaian Instrumen Menentukan

struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

Tes tulis Tes uraian 1. Bacalah dengan saksama teks yang berjudul

―Kelestarian Lingkungan Hidup‖ kemudian tentukan struktur dan kaidah teks tersebut!

Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.

Tes tulis Tes uraian 2. Jelaskan karakteristik teks tersebut!

Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi.

Tes tulis Tes uraian 3. Jelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi!

Memproduksi teks laporan hasil observasi.

Tes tulis Portofolio 4. Buatlah sebuah teks laporan hasil observasi yang bertemakan

―Lingkungan‖ atau ―Makhluk Hidup‖ dengan

memerhatikan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi!

Pedoman penskoran

Aspek Skor

Menentukan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

 Jawaban sempurna 5

 Jawaban kurang sempurna 3

 Jawaban tidak sempurna 1

SKOR MAKSIMAL 5

Aspek Skor

Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.


(34)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

 Jawaban sempurna 5

 Jawaban kurang sempurna 3

 Jawaban tidak sempurna 1

SKOR MAKSIMAL 5

Aspek Skor

Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi.

 Jawaban sempurna 5

 Jawaban kurang sempurna 3

 Jawaban tidak sempurna 1

SKOR MAKSIMAL 5

No Jenis Teks

Aspek Penilaian Isi Struktur Teks Ciri

Teks

Kalimat

Teks Mekanik

1. Teks

Laporan Hasil Observasi

30 pernyataan umum/klasifikasi anggota dan aspek

yang dilaporkan

20 20 20 10

Jakarta, Agustus 2015

LAMPIRAN

LEMBAR PENGAMATAN

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP Peneliti,

Himmah Rahmawati NIM 1104818


(35)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/ Semester : X/1

Tahun Ajaran : 2015/2016 Waktu pengamatan : 8 x 45 menit

Indikator : Perkembangan sikap berbahasa yang diamati; religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, dan proaktif.

Panduan Penskoran

SKOR KUALITAS DESKRIPSI

2 Kurang BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas.

3 Sedang MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, tetapi masih sedikit dan belum konsisten.

4 Baik MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai konsisten.

5 Sangat Baik MK (mulai konsisten/membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam menyelesaika tugas secara terus-menerus dan konsisten.

Bubuhkan tanda cek (√) pada kolom sesuai hasil pengamatan. No.

Nama Peserta

didik

Aspek Sikap yang Dinilai Jumlah Skor Religius Jujur Disiplin Tanggung

Jawab

Proaktif 1.

2. 3. 4. 5. N MATERI


(36)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

A. Struktur teks laporan hasil observasi

 Definisi umum, menjelaskan objek yang diobservasi, baik itu tentang karakteristik, keberadaan, kebiasaan, pengelompokan, dan berbagai aspek lainnya.

 Deskripsi per bagian, menjelaskan aspek-aspek tertentu dari objek yang diobservasi.

 Deskripsi manfaat, menjelaskan kegunaan dari paparan tema yang dinyatakan sebelumnya.

B. Kaidah teks laporan hasil observasi

 Banyak menggunakan kata benda atau peristiwa umum sebagai objek utama pemaparannya. Benda-benda yang dimaksud dapat berupa gunung, sungai, keadaan penduduk, peristiwa banjir, bencana alam, dan peristiwa budaya.  Banyak menggunakan kata kerja material atau kata kerja yang menunjukkan

tindakan suatu benda, binatang, manusia, atau peristiwa.

Banyak menggunakan kopula, yakni kata adalah, merupakan, yaitu. Kata-kata itu digunakan dalam menjelaskan pengertian atau konsep.

 Banyak menggunakan kata yang menyatakan pengelompokan, perbedaan, atau persamaan.

 Banyak menggunakan kata yang menggambarkan sifat atau perilaku benda, orang, atau suatu keadaan. Ini berkaitan dengan kepentingan di dalam memaparkan suatu objek dengan sejelas-jelasnya.

 Banyak menggunakan kata-kata teknis (istilah ilmiah) berkaitan dengan tema (isi) teks. Hal ini terkait dengan sifat laporan itu sendiri yang pada umumnya merupakan teks yang bersifat keilmuan.

 Banyak melesapkan kata yang mengatasnamakan penulis (bersifat impersonal). Kata-kata seperti saya, kami, penulis, dan peneliti sering digantikan oleh bentuk kalimat pasif.


(37)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

 Teks yang bertujuan memberikan pengetahuan atau informasi mengenai objek tertentu. Objek yang dimaksud seperti keadaan alam, perilaku sosial, kondisi budaya, benda, dan sejenisnya, sehingga suatu objek dapat digambarkan dengan kata-kata secara jelas. Dengan demikian, pembaca dapat memperoleh gambaran umum tentang suatu objek, baik itu berupa suasana alam, pelaksanaan kegiatan, keberadaan organisasi, ataupun yang lainnya.

 Teks laporan hasil observasi menyajikan fakta-fakta tentang keadaan peristiwa, tempat, benda, atau orang.

 Bersifat global atau universal. Data yang disampaikan dalam teks laporan hasil observasi harus bersifat umum.

 Tidak ada kesimpulan dari penulis. Hal ini bertujuan agar data yang disajikan tetap bersifat fakta bukan opini.

3. Langkah penulisan teks laporan hasil observasi.

 Melakukan pengamatan atau observasi lapangan dengan kriteria objek menarik dan dikuasai.

 Mendaftar topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi laporan.

 Menyusun kerangka laporan, yakni dengan menomori topik-topik itu sesuai dengan urutan yang diketahui.

 Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi suatu teks yang padu.

Tabel 3.6 RPP Kelas Kontrol

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS KONTROL

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 115 Jakarta Kelas/Semester : X/1


(38)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Materi Pokok : Teks Laporan Hasil Observasi Alokasi Waktu : 8 x 45 menit (2x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti

1.1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

1.2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

1.3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mintanya untuk memecahkan masalah.

1.4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

1.2. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, menganalisa informasi lisan dan tulis melalui teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi.

2.2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi.

3.2. Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan.


(39)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

4.2. Memproduksi teks laporan hasil observasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Menentukan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

2. Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.

3. Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi. 4. Memproduksi teks laporan hasil observasi.

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran ini, peserta didik mampu:

1. Menentukan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

2. Menjelaskan karakteristik teks laporan hasil observasi secara lisan maupun tulisan.

3. Menjelaskan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi. 4. Memproduksi teks laporan hasil observasi.

E. Materi Pembelajaran

1. Struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi. (terlampir) 2. Karakteristik teks laporan hasil observasi. (terlampir)

3. Langkah-langkah penulisan teks laporan hasil observasi. (terlampir)

F. Model Pembelajaran

Model Pembelajaran : Kooperatif

Metode Pembelajaran : Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab, Penugasan

G. Media dan Sumber Belajar Media Pembelajaran:

1. Contoh teks laporan hasil observasi 2. Laptop dan LCD


(40)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

3. Buku Teks Bahasa Indonesia Sumber Belajar :

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Bahasa Indonesia

Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Kemendikbud.

2. Kosasih, E. (2014). Jenis-jenis teks: Analisis fungsi, struktur, dan kaidah

serta langkah penulisannya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya.

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1) Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2) Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3) Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

4) Peserta didik memerhatikan penjelasan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan.

10 menit

Inti

MENGAMATI

1) Peserta didik membaca teks tentang struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

2) Peserta didik mencermati uraian yang


(41)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

berkaitan dengan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

MENANYA

3) Peserta didik bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

MENGEKSPLOR

4) Peserta didik mencari dari berbagai sumber informasi tentang struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

MENGASOSIASIKAN

5) Peserta didik mendiskusikan tentang struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

6) Peserta didik menyimpulkan hal-hal terpenting dalam struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

MENGOMUNIKASIKAN

7) Peserta didik menuliskan laporan kerja kelompok tentang struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

8) Peserta didik membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas.

9) Peserta didik yang lain memberikan tanggapan menginterpretasi makna teks laporan hasil observasi baik secara lisan maupun tulisan.


(42)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Penutup 1) Peserta didik dan pendidik menyimpulkan materi pembelajaran. 2) Peserta didik merefleksi penguasaan

materi yang telah dipelajari.

3) Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

10 menit

Pertemuan Kedua

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1) Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2) Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3) Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

4) Peserta didik memerhatikan penjelasan cakupan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan.

10 menit

Inti

MENGAMATI

1) Peserta didik mengamati dan membaca teks laporan yang berjudul ―Makhluk di Bumi Ini‖ dengan teliti dan bertanggung jawab.

2) Peserta didik memperhatikan pembagian


(43)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

struktur teks laporan yang terdiri atas klasifikasi binatang langka dan aspek yang dilaporkan dengan teliti dan bertanggung jawab.

3) Peserta didik mengamati karakteristik teks laporan hasil observasi.

4) Peserta didik memerhatikan video yang ditayangkan tentang kegiatan karnaval. 5) Peserta didik mendaftar topik-topik

penting yang terdapat dalam tayangan.

MENANYA

6) Peserta didik berdiskusi tentang klasifikasi binatang langka dan aspek yamg dilaporkan dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.

7) Peserta didik berdiskusi tentang karakteristik yang terdapat dalam teks tersebut.

8) Peserta didik berdiskusi tentang klasifikasi kegiatan karnaval dan aspek yamg dilaporkan dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.

9) Peserta didik menanyakan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi.

MENGEKSPLOR


(44)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Bumi Ini dengan jujur dan bertanggung jawab.

11)Peserta didik menata ulang teks yang belum runtut sehingga menjadi teks yang tertata secara urut dengan teliti dan bertanggung jawab.

12)Peserta didik menyimpulkan kegiatan karnaval dengan jujur dan bertanggung jawab.

13)Peserta didik menyusun kerangka laporan sesuai dengan struktur teks laporan hasil observasi secara urut dengan teliti dan bertanggung jawab.

MENGASOSIASIKAN

14)Peserta didik secara individual menulis ulang teks laporan tentang Makhluk di Bumi Ini yang koheren sesuai dengan karakteristik teks dengan bahasa yang baik dan benar.

15)Peserta didik secara

individual mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi suatu teks laporan hasil observasi yang padu dengan bahasa yang baik dan benar. MENGOMUNIKASIKAN

16)Peserta didik menampilkan hasil kerja berupa teks laporan yang koheren sesuai dengan karakteristik teks di majalah


(45)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

dinding kelas dengan jujur dan bertanggung jawab.

17)Peserta didik menampilkan hasil kerja berupa teks laporan yang koheren sesuai dengan karakteristik teks di majalah dinding kelas dengan jujur dan bertanggung jawab.

Penutup 1) Peserta didik dan pendidik menyimpulkan materi pembelajaran. 2) Peserta didik merefleksi penguasaan

materi yang telah dipelajari.

3) Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

10 menit

I. Penilaian Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Penilaian Proses

No. Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian Instrumen Penilaian Ket. 1. Religius Pengamatan Proses Lembar

Pengamatan

Hasil Penilaian no. 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi guru agama & PKn 2. Jujur

3. Disiplin 4. Tanggung

Jawab 5. Proaktif 2. Penilaian Hasil

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk

Penilaian Instrumen Menentukan

struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi.

Tes tulis Tes uraian 1. Bacalah dengan saksama teks yang berjudul

―Makhluk di Bumi Ini‖ kemudian tentukan struktur dan kaidah teks


(1)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu populasi yang tidak terdistribusi normal.

Kriteria pengujiannya adalah sebagai berikut:  Jika Sig <� maka H0 ditolak, dengan � = 0,05  Jika Sig ≥ � maka H0 diterima, dengan � = 0,05

Uji normalitas prates dan pascates menggunakan taraf signifikansi (�) sebesar 0,05. Perhitungan normalitas prates dan pascates menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 20, berikut ini langkah-langkahnya.

a. Masukan data nilai ke dalam kolom yang terdapat pada lembar kerja spss. b. Pilih analye descriptive statistics explore.

c. Pada tab explore masukan data ke dalam dependent list. d. Pilih plots lalu centang normally plots with tests.

e. Pilih continue lalu Ok.

f. Setelah itu akan keluar data pengujian. Carilah tabel test of normality.

3. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui seragam tidaknya variansi sampel-sampel yang diambil dari populasi yang sama. Uji homogenitas dilakukan peneliti karena peneliti bermaksud untuk melakukan generalisasi terhadap hasil penelitian yang data penelitiannya diambil dari dua kelompok terpisah dalam satu populasi. Penghitungan homogenitas dibantu dengan aplikasi SPSS versi 20. Langkah perhitungannya adalah sebagai berikut.

a. Masukan data nilai ke dalam kolom yang terdapat pada lembar kerja SPSS. b. Urutkan nilai siswa berdasarkan kelasnya masing-masing.

c. Pilih analye compare means one way Anova.

d. Pada tab One-way Anova, masukkan VAR0001 ke dalam dependent list dan VAR0002 ke dalam factor.

e. Pilih option centang homogenity of variance test

f. Pilih continue ok.

g. Setelah itu akan keluar data pengujian. Carilah tabel test of homogenity. h. Pada tabel tersebut akan ditunjukkan angka signifikansinya.


(2)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu 4. Uji Hipotesis

Setelah data terbukti normal dan homogen berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas sebagai tahap pengujian persyaratan analisis data, maka langkah selanjutnya adalah menguji hipotesis dengan rumus uji-t (t-test). Peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 20. Uji-t dilakukan untuk menguji signifikansi perbedaan mean. Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan uji hipotesis.

a. Masukan data nilai ke dalam kolom yang terdapat pada lembar kerja SPSS. b. Pilih analye compare means paired sample t-test.

c. Pada tab Paired Sample T-test, masukkan data nilai prates ke dalam variabel 2 (V2) dan data nilai pascates ke dalam variabel 1 (V1)  ok.

d. Setelah itu akan keluar data pengujian. Carilah tabel paired sample test.

e. Pada tabel tersebut akan ditunjukkan angka signifikansinya. Taraf signifikansi (�) < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima.


(3)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Simpulan

Berdasarkan rumusan masalah dan hasil pembahasan yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya yang berkaitan dengan kemampuan prates dan pascates menulis teks laporan hasil observasi di kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMA Negeri 115 Jakarta diperoleh beberapa simpulan sebagai berikut. 1. Kemampuan peserta didik dalam menulis teks laporan hasil observasi pada

prates kelas eksperimen sebelum diberikan perlakuan model experiential

learning memeroleh nilai rata-rata sebesar 55,23. Semantara itu, berdasarkan

pascates menunjukkan bahwa setelah diberi perlakuan model experiential

learning kelas eksperimen memeroleh nilai rata-rata sebesar 75,53. Nilai

tersebut menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada peserta didik kelas eksperimen.

2. Kemampuan peserta didik dalam menulis teks laporan hasil observasi pada prates kelas kontrol memeroleh nilai rata-rata sebesar 57,80. Semantara itu, pascates kelas kontrol memeroleh nilai rata-rata sebesar 63,10. Nilai pada kelas kontrol menunjukkan peningkatan. Namun, peningkatan tidak signifikan seperti kelas eksperimen yang menerapkan model experiential

learning.

3. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi

SPSS versi 20 diperoleh bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000. Harga Sig.

(2-tailed) 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan peserta didik menulis teks laporan hasil observasi sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan model

experiential learning. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model experiential learning terbukti efektif dalam pembelajaran menulis teks


(4)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu B. Rekomendasi

Setelah menganalisis hasil penelitian, peneliti ingin menyampaikan beberapa rekomendasi. Rekomendasi yang akan disampaikan akan berguna dalam dunia pendidikan, khususnya untuk pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Berikut adalah rekomendasi yang peneliti rumuskan.

1. Penerapan model experiential learning dalam penelitian ini terbukti efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model experiential learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi yang dapat diterapkan pendidik.

2. Model experiential learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam mengembangkan imajinasi serta membuat pembelajaran menulis lebih bebas dan menyenangkan.

3. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya yang ingin menerapkan model

experiential learning yaitu peneliti dapat menerapkan model ini dengan

menggunakan variasi media pendukung yang lebih inovatif untuk menstimulus peserta didik dalam menemukan ide.


(5)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA

Alwasilah, A. Chaedar & Alwasilah, Senny Suzanna. (2007). Pokoknya menulis:

cara baru menulis dengan metode kolaborasi. Bandung: Andira.

Cahyani, I. (2012). Pembelajaran menulis berbasis karakter dengan pendekatan

experiential learning. Bandung: Program Studi Pendidikan Dasar SPS

UPI.

Emilia, E. (2012). Pendekatan genre based dalam pembelajaran bahasa Inggris. Bandung: Rizqi Press.

Kemdikbud. (2014). Bahasa Indonesia wahana pengetahuan edisi revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kolb. (1984). Experiential learning: experience as the source of learning and

development. [Online]. Diakses dari

http://academic.regis.edu/ed205/kolb.pdf. [10 Maret 2015]

Kosasih, E. (2013). Cerdas berbahasa Indonesia untuk SMK/MA kelas X. Bandung: Erlangga.

Kosasih, E. (2014). Jenis-jenis teks: Analisis fungsi, struktur, dan kaidah serta

langkah penulisannya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya.

Kurniawan, K. (2013). Menulis laporan ilmiah. [Online]. Diakses dari http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BHS._DAN_SASTRA_ INDONESIA/Menulis_Laporan_Ilmiah.pdf. [20 Juni 2015]

Nurgiyantoro, B. (2013). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Subana. dkk. (2005). Statistik pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparno & Muhammad Yunus. (2006). Keterampilan dasar menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.


(6)

Himmah Rahmawati, 2015

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI (Penelitian Eksperimen Kuasi terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 115 Jakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Tarigan, HG. (2008). Menulis: sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2007).

Kamus besar bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Pangelista, L. (2011). Peningkatan keterampilan menulis cerpen melalui model

experiential learning pada siswa kelas X-F SMA laboratorium percontohan tahun ajaran 2010/2011. (Skripsi). Jurusan Pendidikan

Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI, Bandung.

Rahman, A. (2010). Penerapan model pembelajaran experiential learning dalam

upaya meningkatkan kemampuan penalaran deduktif siswa SMA (Suatu penelitian eksperimen terhadap siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandung).

(Skripsi). Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI, Bandung.

Yesika, N. (2013). Pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek

terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 38 Medan tahun pelajaran 2013/2014. (Skripsi).

Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNIMED, Medan. Yulia. (2014). Efektivitas teknik clustering dalam pembelajaran menulis teks

laporan hasil observasi. (Skripsi). Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra

Indonesia FPBS UPI, Bandung.

Zainurrahman. (2011). Menulis dari teori hingga praktik (Penawar racun


Dokumen yang terkait

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING BERBANTU MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 BANDA ACEH

3 43 1

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI (Studi Kuasi Eksperimen Pada Siswa Kelas X SMA N 1 Natar Tahun Pelajaran 2011/2012)

0 19 58

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Think Pair Share (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK EKOSISTEM ( Kuasi Eksperimen Pada Siswa Kelas X Semester Genap SMA Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013)

1 7 48

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LIMBAH (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas X IPA Semester Genap SMA Negeri 1 Sidomulyo Kab. Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2012/2013)

1 6 52

PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING MELALUI TEKNIK “BARENDISTUP” DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ULASAN CERPEN

1 3 12

PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT

0 3 8

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Sikap Profesional Guru terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Peserta Didik Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Ceper Tahun Ajaran 2017/2018

0 0 14

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT

0 1 14

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER (LT) DENGAN MEDIA SITUS PERADABAN DUNIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SEJARAH (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas X IIS 3 SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016)

1 1 14

Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Peserta Didik Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bulu Tahun Ajaran 2017/2018

0 1 19