Penilaian unjuk kerja Proyek

b. Penilaian Keterampilan

Penilaian ketrampilan dilakukan melalui a unjuk kerja dan b proyek.

1. Penilaian unjuk kerja

Unjuk kerja yang dilakukan adalah praktik bernegosiasi. Adapun aspek yang dinilai dalam proses bernegosiasi adalah a ketepatan ide dan alasan dalam pengajuan atau penawaran, b penggunaan bahasa, c sikap, dan e kelancaran dalam mengajukan pengajuan dan penawaran.

2. Proyek

Kriteria penilaian proyek adalah sebagai berikut. No Aspek yang Dinilai Bobot 1. Perencanaan 15 2. Pelakanaan proyek 30 3. Presentasi karya 30 4. Hasil karya 25 Nilai akhir keterampilan diperoleh dari hasil penjumlahan nilai rata-rata tugas ditambah nilai proyek dengan rumus sebagai berikut. NA = 40 rata-rata tugas + 60 nilai proyek. INTERAKSI DENGAN ORANG TUA PESERTA DIDIK Interaksi dengan orang tua dilakukan untuk mengomunikasikan tugas mandiri dan hasil belajar portofolios siswa kepada orang tua. Tugas mandiri, melakukan observasi, harus disampaikan secara resmi melalui surat izin kepada orang tua apabila siswa ditugaskan melakukan observasi di luar jam sekolah. Orang tua juga diminta menandatangani serta memberi komentar lembar tugas atau lembar jawaban ulangan anaknya pada bagian yang telah disediakan. Lembar tugas dan lembar jawaban ulangan yang telah ditandatangani orng tua wali kemudian diserahkan kembali pada guru untuk disimpan. Kelas X SMAMASMKMAK 226 BERDEBAT DENGAN INDAH BERDEBAT DENGAN INDAH Pelajaran VI Pengantar Debat adalah proses saling bertukar pendapat untuk membahas suatu isu dengan masing-masing pihak yang berdebat memberi alasan, bila perlu ditambah dengan informasi, bukti, dan data untuk mempertahankan pendapat masing- masing. Kedua belah pihak saling bertukar pendapat dengan mengemukakan berbagai alasan, meskipun keduanya berada pada sudut pandang yang berbeda. Dari hasil debat biasanya diperoleh sudut pandang baru yang bisa diterima kedua belah pihak. Meskipun demikian, tidak jarang debat berakhir dengan keduanya tetap pada posisi awal, berbeda pendapat, tetapi dengan wawasan baru. Sumber foto: https:memilihuntukbisa.blogspot.com Buku Guru Bahasa Indonesia 227 Kompetensi Inti Kompetensi Dasar KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli gotong royong, kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 3.12 Menghubungkan permasalahan isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat. 3.13 Menganalisis isi debat permasalahan isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak, dan simpulan. KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan 4.12 Mengonstruksi permasalahan isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak, dan simpulan dari debat secara lisan untuk menunjukkan esensi dari debat. 4.13 Mengembangkan permasalahan isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat. Kelas X SMAMASMKMAK 228 PETA KONSEP Merumuskanbatasan debat Merumuskan tata cara debat Mengidentifikasi unsur-unsur debat. Menemukan Esensi Debat Merumuskan mosi berdasarkan isu atau permasalahan yang sedang berkembang Menanalisis pendapat dan argumen disampaikan tim airmasi, tim oposisi, dan tim netral terhadap mosi. Menyimpulkan hasil debat. Mengonstruksi bagian- bagian dalam debat Menganalisis isi debat Menganalisis pendapat tim afirmasi, tim oposisi, dan tim netral dalam debat. Mengidentiikasi ragam bahasa debat Berlatih praktik debat Menyusun mosi dari permsalahan aktual Menyusun pendapat untuk mendukung atau menolak mosi Melaksanakan debat sesuai dengan peran yng ditetapkan BERDEBAT DENGAN INDAH Buku Guru Bahasa Indonesia 229 Pada saat melakukan apersepsi, guru dapat menggali pengetahuan dan pengalaman siswa tentang debat, misalnya dengan mengajukan pertanyaan, “Siapa yang pernah ikut lomba debat?”; “Adakah yang pernah melihat kegiatan debat baik secara langsung maupun melalui televisi?” Bila ada siswa yang menjawab pernah, guru dapat meminta siswa tersebut untuk bercerita tentang debat yang dilihat atau diikutinya. Untuk pemodelan, selain dapat menggunakan teks debat dalam buku teks, guru juga dapat menggunakan rekaman video Kelas X SMAMASMKMAK 230

A. Menemukan Esensi Debat

Ind 1 Merumuskan esensi debat; Ind 2 Mengidentiikasi unsur-unsur debat; Ind 3 Merumuskan tata cara debat. PROSES PEMBELAJARAN A KEGIATAN 1 Merumuskan Esensi Debat Teks yang digunakan dalam buku teks merupakan hasil transkrip video debat dari Youtube yaitu https:www.youtube.comwatch?v=1orfrM5z2ek Guru dapat menayangkan video tersebut atau meminta siswa mengunduh sendiri video tersebut kemudian menyimaknya bersama-sama. Jika tidak memungkinkan menggunakan internet untuk mengakses video, guru dapat menggunakan teks debat berikut ini. Guru membacakan langsung atau meminta dua orang siswa untuk membacakan teks debat yang disertakan pada bagian ini. Agar dapat menyimak video atau teks debat dengan baik, Guru menegaskan kepada siswa untuk melakukan hal-hal berikut: 1. Berkonsentrasilah pada teks yang akan dibahas yaitu tentang bahasaInggris dan bahasa Indonesia di era globalisasi. 2. Siswa diizinkan membuat catatan hal-hal yang penting selama proses menyimak debat. 3. Sebelum melihat video atau membaca teks debat, siswa diminta menyusun pertanyaan sebagai panduan untuk memahami isi debat, mencakup hal-hal berikut ini. a Mengapa teks tersebut tergolong debat? b Siapa nama tokoh yang sedang berdebat? c Apa jabatan atau pekerjaan mereka? d Siapa yang menjadi pemimpin debat? e Hal apa yang tengah diperdebatkan? f Siapakah yang menjadi pihak pendukung afirmasi dan pihak penentang oposisi terhadap isu permasalahan yang dibahas dalam debat tersebut? Buku Guru Bahasa Indonesia 231

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23