Bisa disangkal dengan kata ’tidak’ Contoh: tidur ««« tidak tidur Bisa membentuk konstruksi “KK + dengan + KS“ Contoh: tidur ««« tidur dengan nyenyak

Untuk membelajarkan afiksasi guru sebaiknya juga menjelaskan ciri beberapa jenis kata yang dianalisis afiksasinya yaitu nomina, verba, dan ajektiva. Ciri ajektiva sudah dibahas di bagian atas, berikut dibahas tentang nomina dan verba. Catatan lain: 1. Kata turunan kata bentukan hasil aiksasi pengimbuhan. 2. Nomina atau kata benda. Ciri kata benda KB a. Bisa disangkal dengan kata ’bukan’ Contoh: meja ««« bukan meja pengadilan ««« bukan pengadilan kemerdekaan ««« bukan kemerdekaan. b. Bisa memben- tuk konstruksi “KB + yang + KS“ Contoh: meja ««« meja yang kuat pengadilan ««« pengadilan yang jujur kemerdekaan ««« kemerdekaan yang benar. 3. Verba atau kata kerja Ciri Kata Kerja

a. Bisa disangkal dengan kata ’tidak’ Contoh: tidur ««« tidak tidur

membaca ««« tidak membaca bertapa ««« tidak bertapa. b. Bisa membentuk konstruksi “KK + dengan + KS“ Contoh: tidur ««« tidur dengan nyenyak membaca ««« membaca dengan teliti bertapa ««« bertapa dengan tekun. Contoh Jawaban Tugas 3 Melengkapi analisis kata turunan dan aiksasi. Kata Turunan Jenis Imbuhan Kata Dasar Jenis penipisan nomina peN-an tipis adjektiva kepunahan nomina peN-an punah adjektiva kerusakan nomina ke-an rusak adjektiva kemiskinan nomina ke-an miskin adjektiva Kelas X SMAMASMKMAK 96 kelestarian nomina ke-an lestari adjektiva kehancuran nomina ke-an hancur adjektiva perusakan nomina ke-an rusak adjektiva diperparah verba diper- kan parah adjektiva terencana adjektiva ter- rencana nomina terawat adjektiva ter- rawat verba Hasil identiikasi kata sifat adjektiva Paragraf ke adjektiva frasa adjektiva 1. serius besar - 2. - - 3. jauh sangat jelas 4. - - 5. banyak 6 tinggi 7. serius Dalam teks eksposisi banyak digunakan kalimat verbal, yaitu kalimat berpredikat verba. Kalimat lainnya, kalimat nominal, kalimat berpredikat nomina, adjektiva, numeralia, atau adverbia, jarang digunakan dalam teks eksposisi. Buku Guru Bahasa Indonesia 97 Petunjuk untuk Guru Berdasarkan jenis predikatnya ada dua jenis kalimat yaitu 1 kalimat verbal yakni kalimat yang perdikatnya berwujud KK atau frasa benda dan 2 sedangkan kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya selain kata kerja. Berikut diuraikan tentang pembagian kalimat verbal. 1. Kalimat aktif transitif ekatransitif harus mempunyai Obyek. Contoh: Ia membaca buku pelajaran. S P O 2. Kalimat dwitransitif yaitu kalimat yang membutuhkan kehadiran obyek dan pelengkap. Contoh: Ibu menjahitkan adik saya baju baru. S P O Pel 3. Kalimat semitransitif yaitu yang boleh diikuti obyek boleh juga tidak. Contoh : Adik menulis atau Adik menulis cerita. S P S P O 4. Kalimat aktif intransitf yaitu kalimat yang tidak menggunakan obyek. Wujudnya bisa: a. S-P : Adik tidur siang. b. S-P-Pel Pel wajib hadir : Polisi bersenjatkan pistol. c. S-P-Pel Pel boleh ada, boleh tidak : Ayah berdagang atau Ayah berdagang buah-buahan. 5. Kalimat Pasif Ada dua jenis Predikat kalimat pasif 1 KK berimbuhan ter-, ke-an, atau –di, dan 2 pasif persona yaitu gabungan kata ganti dan kata kerja. Contoh : Adik dimarahi ibu. Buku ini aku pinjam S= buku ini, P = aku pinjam. P-nya pasif persona. Kalimat nominal berperdikat selain KK, berarti dapat berwujud KBFB, KSFS, KbilFBil, atau F.Prep. Contoh: Ibunya seorang guru P= FB Adikku cantik sekali. P = FS Kambingku lima ekor. P = F.Bil. Ia di sana. P= F.Prep. Perhatikan contoh kalimat verbal yang terdapat dalam teks Pembangunan dan Bencana Lingkungan di atas No Kalimat Jenis kalimat verbal 1. Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Kalimat aktif transitif Kelas X SMAMASMKMAK 98 2. Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia. Kalimat aktif transitif 3. Masalah lingkungan di atas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Kalimat aktif intransitif 4. Enam masalah lingkungan yang utama tersebut adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Kalimat aktif inransitif Berdasarkan contoh di atas, siswa diminta mendikusikan dengan teman-temannya, apakah perbedaan antara kalimat aktif transitif dengan kalimat aktif intransitif? Untuk menguji penguasaan siswa terhadap kebahasaan teks eksposisi, mereka diminta membacah kembali teks Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup kemudian kerjakan tugas-tugas berikut ini. Contoh Jawaban Menemukan contoh kalimat aktif transitif dan kalimat aktif intransitif dalam teks Pembangunan dan Bencana Lingkungan di atas. Kalimat aktif transitif Kalimat aktif intransitif Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Masalah lingkungan di atas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian alam, atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan. Akhirnya debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakkan. Buku Guru Bahasa Indonesia 99

D. Menyajikan Gagasan ke dalam Teks Eksposisi

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

98 2933 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 748 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 648 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 419 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 575 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 967 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 880 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 533 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 790 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 954 23