Analisis Determinan Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Kabupaten Aceh Utara

ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PEDAGANG
KAKI LIMA DI KABUPATEN ACEH UTARA

TESIS

OLEH

NAZIR
067019108/IM

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2010

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Pendapatan yang akan diperoleh pedagang kaki lima sangat ditentukan oleh berbagai
faktor, diduga yang mendeterminasi pendapatan tersebut antara lain adalah modal kerja, jam
usaha dan pengalaman berdagang serta jenis barang dagangan (produk). Kemudian
pendapatan yang diterima sesama pedagang kaki lima juga berbeda, hal ini yang
menyebabkan perbedaan pendapatan tersebut adalah tidak sama besarnya modal kerja yang
dimilikinya, juga berbeda jam usaha yang dipergunakan untuk berdagang, serta bedanya
pengalaman (lamanya berdagang) dan berbeda banyaknya jenis barang dagangan (produk)
yang digelarkannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang kaki lima di kabupaten
Aceh Utara. Tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan
pendapatan pedagang kaki lima antara yang berdagang dibawah jam usaha rata-rata dengan
yang berdagang diatas jam usaha rata-rata.
Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Keuangan
dan Manajemen Pemasaran yang berhubungan dengan pendapatan serta yang
mendeterminasinya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan survey dan
jenis penelitian deskriptif kuantitatif serta sifat penelitiannya adalah eksplanasi. Metode
pengumpul data dilakukan dengan cara wawancara, daftar pertanyaan, dan studi
dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Multiple Regrssion Linear
(Analisis Regresi Berganda). Populasi adalah seluruh pedagang kaki lima yang tersebar di
Kabupaten Aceh Utara yang menjual sayur-sayuran, makanan dan minuman, buah-buahan
serta pakaian yang berjumlah 725 pedagang dengan kriteria pedagang yang tidak berpindahpindah tempat (tetap) dan yang berdagang di pusat kota kecamatan. Teknik penetuan sampel
menggunakan cluster sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dan
jumlah sampel sebanyak 100 pedagang.
Hasil analisis hipotesis pertama menunjukkan bahwa secara simultan modal kerja,
jam usaha, pengalaman dan jenis barang dagangan (produk) berpengaruh sangat-sangat
signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima di Kabupaten Aceh Utara, dan secara
parsial modal kerja sebagai variabel yang paling dominan. Metode analisis data hipotesis
kedua yang digunakan adalah Chi Square. Hasil hipotesis kedua menunjukkan bahwa ada
perbedaan pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah jam usaha rata-rata
dengan yang berdagang di atas jam usaha rata-rata di Kabupaten Aceh Utara.
Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh adalah bahwa modal kerja, jam usaha,
pengalaman dan jenis barang dagangan (produk) berpengaruh sangat-sangat signifikan
terhadap pendapatan pedagang kaki lima di kabupaten Aceh Utara dan ada perbedaan
pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah jam usaha rata-rata dengan yang
berdagang di atas jam usaha rata-rata di Kabupaten Aceh Utara.
Kata Kunci: Pendapatan, Pedagang.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACCT

Income of hawkers is determined by various factors, namely; the working
capital, the effort duration (hour of effort) and the trading experience and the
merchandise type (product). Income which accepted by hawkers is difference, which
cause difference of the income is unequal of the owned working capital level, the
duration of effort which utilized to trade, the trading experience and the number of
merchandise type. The primary purpose of this research is to know and analyze
factors influencing Income of hawkers in Regency of North Aceh. The second purpose
of the research is to know and analyze difference of income of hawkers between
trading below hour of mean effort and above hour of mean effort
Theory used in this research is the Financial Management theory and the
Marketing Management related to income and which determine it.
The method used in this research is the survey method. The quantitative
descriptive and explanation research are also used in the research. The Methods of
data collection are interview, questionnaire, and documentation study. The Method of
data analysis is Multiple Linear Regression. Population in the research is all hawkers
spread over in Regency of North Aceh which sells vegetables, food and beverage,
fruits and also clothes amounting to 725 merchants. The hawkesr criterion are
permanent hawkers and hawkers which trade at the centre of district downtown. The
technique sampling used cluster sampling. Determination of sample size used the
Slovin Approach that amount of sample is 100 hawkers.
The first hypothesis used the Multiple Linear Regression with the F-test and the t-test
which is purposed to know the effect of the independent variables to the dependent
variable with 95% significant level (á = 0,05).
The result of first hypothesis analysis with the F-test indicates that factor of
working capital, the effort duration, the merchandise type and the trading experience
have a significant effect to income hawkers simultaneously in Regency of North Aceh.
The t-test partially indicates that the factor of working capital is the dominant factor.
The second hypothesis used chi square analysis which the result, there is difference
between income of hawkers which consist of vegetable merchant, food and beverage
and also fruits trading below hour of mean effort and above hour mean effort, except
clothes merchant.
The conclusions of the research are that the working capital, the effort
duration, the merchandise type and the trading experience have a significant effect to
income of hawkers in Regency of North Aceh and there is difference between income
of hawkers which consist of the vegetable merchant, food and beverage and also
fruits trading below hour of mean effort and above hour of mean effort.

Keywords: Income, Hawkers

Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis

: ANALISIS
DETERMINAN PENDAPATAN
PEDAGANG KAKI LIMA DI KABUPATEN
ACEH UTARA

Nama Mahasiswa
Nomor Pokok
Program Studi

:NAZIR
: 067019108/IM
: Ilmu Manajemen

Menyetujui
Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Rismayani, SE, MS)
Ketua

Ketua Program Studi

(Prof. Dr. Rismayani, SE, MS)

(Kasyful Mahalli, SE, M.Si)
Anggota

Direktur

(Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nissa, B., MSc)

Tanggal Lulus: 4 Maret 2010

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada
Tanggal : 4 Maret 2010

PANITIA PENGUJI TESIS :
Ketua

: Prof. Dr. Rismayani, SE, MS

Anggota

: Kasyful Mahalli, SE, M.Si
: Prof. Dr. Syaad Afifuddin. M.Ec
: Drs. Syahyunan, M.Si
: Drs. HB Tarmizi, SU

Universitas Sumatera Utara

LEMBAR PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa Tesis yang berjudul :
“ ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI
KABUPATEN ACEH UTARA”
Adalah benar hasil karya sendiri dan belum dipublikasikan oleh siapapun
sebelumnya.
Sumber-sumber data dan informasi yang digunakan telaah dinyatakan secara
benar dan jelas.

Medan,
Februari 2010
Yang membuat pernyataan,

Nazir
NIM. 067019108/IM

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahhim
Syukur Alhamdulillah kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan
kekuatan dan kesempatan kepada kita semua melalui Rahmat dan Hidayah-Nya serta
Selawat dan Salam kita sampaikan kepada tokoh Revolusi Alam Semesta dan tokoh
reformasi Dunia yaitu Nabi Muhammad SAW, beserta Keluarga dan Sahabat Beliau
sekalian yang telah membuka mata hati manusia dalam mengembangkan ilmu
pengetahuan bagi kepentingan ummatnya sehingga tergerak dan termotivasi penulis
dalam menyelesaikan usulan penelitian ini.
Dalam penulisan usulan penelitian ini penulis telah berupaya dan berusaha
semaksimal mungkin untuk menghadirkan informasi seobjektif mungkin secara
menyeluruh, namun penulis menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari
kesempurnaannya karena keterbatasan penulis sebagai mahasiswa dan manusia yang
banyak memiliki kelemahan.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang setinggitingginya dan tidak terhingga kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan
dan masukan secara langsung maupun tidak langsung hingga penulisan usulan
penelitian ini dapat dirampungkan khususnya kepada :
1. Ibu Prof. Dr. Ir.T. Chairun Nisa, B.,MSc, selaku Direktur Sekolah Pasca Sarjana
Universitas Sumatera Utara Medan.

Universitas Sumatera Utara

2. Ibu Prof.Dr.Rismayani, SE.MS, selaku Ketua Program Studi Ilmu Manajemen
pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Medan dan sekaligus
sebagai Ketua Komisi pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga
dan pikiran dalam mengarahkan dan membimbing penulis dalam penulisan tesis
ini.
3. Bapak Kasyful Mahalli, SE, M.Si selaku Dosen Pembimbing yang telah
mengarahkan, membimbing serta mendorong penulis dalam menyelesaikan
penulisan tesis ini.
4. Bapak Drs. Syahyunan, M.Si, selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Manajemen
pada Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara Medan dan juga selaku
Anggota Komisi Pembanding yang selalu memberikan semangat serta dorongan
kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tesis ini.
5. Bapak Prof. Dr. Syaad Afifuddin, M.Ec, Bapak Drs. HB. Tarmizi, SU, selaku
Anggota Komisi Pembanding yang telah banyak memberikan saran dan masukan
serta pengarahan demi kesempurnaan tesis ini.
6. Bapak Prof. A.Hadi Arifin, M.Si, Selaku Rektor Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe, yang telah memberikan izin belajar bagi penulis.
7. Bapak Faisal Matriadi, SE, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas
Malikussaleh Lhokseumawe.
8. Seluruh para Dosen pada Program Studi Ilmu Manajemen pada Sekolah Pasca
sarjana Universitas Sumatera Utara Medan, yang telah memberikan ilmu kepada
penulis.

Universitas Sumatera Utara

9.

Kepada seluruh pegawai dan staf pada Program Studi Ilmu Manajemen pada
Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara Medan.

10. Teristimewa kepada isteri tercinta Musnawati, dan anakku tersayang Muhammad
Fathir Mushaddiq serta kedua orang tua penulis yaitu Ayahanda (Alm) Tgk.
M.Thaib Itam dan Ibunda Basyariah Puteh, yang telah memberikan dorongan
semangat serta doa kepada penulis. Juga tidak lupa penulis ucapkan terima kasih
kepada kakanda Basir & Jamilah, Darwani Zahara, Mustafa Munir, Marzuki &
Lena Rostiana serta abang ipar Samsul Efendi & Darmawati dan adik iparku Heri
& Yusriana, Syukri & Safrina Zahara, Ari & Nurlela dan juga Azmiati. Kemudian
kepada kemenakanku Zuraida, Yusrizal, Yuli Fitriani, Martunis, Zulafnis Aulia,
Suci Ramadhani, Muhammad Agustiar.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan usulan penelitian ini masih
jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran serta masukan yang
sifatnya kontruktif dari semua pihak sangat diharapkan demi kesempurnaan
penulisan usulan penelitian ini, semoga usulan penelitian ini bermanfaat bagi
penulis sendiri dan masyarakat banyak. Amin Ya Rabbal Alamin.
Akhirnya penulis hanya dapat

memanjatkan doa semoga ALLAH SWT

membalas budi baik kepada kita semuanya.
Medan, Februari 2010
Penulis,

Nazir

Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP

Nazir, lahir pada tanggal 19 Agustus 1973 di Paloh Batee, Kecamatan Muara
Dua Pemerintahan Kota Lhokseumawe, anak bungsu dari lima bersaudara dari
pasangan Ayahanda (Alm) Tgk M. Thaib Itam dan Ibunda Basyariah Puteh. Menikah
pada tahun 2003 dengan Musnawati dan dikaruniai satu anak pada tahun 2006 dengan
nama Muhammad Fathir Mushaddiq.
Pendidikan dimulai tahun 1980 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Menasah Alue,
Cunda Lhokseumawe lulus dan tamat tahun 1986. Tahun 1986 masuk Sekolah
Menengah Pertama Negeri (SMPN) Cunda Lhokseumawe, lulus dan tamat tahun
1989. Selanjutnya tahun 1989 melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah
Ekonomi Atas (SMEA) lulus dan tamat tahun 1992. Kemudian tahun 1993 masuk ke
Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh. Tahun 1997 melanjutkan studi ke Fakultas
Ekonomi jurusan Manajemen Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, tamat dan
lulus pada tahun 2002. Kemudian pada tahun 2006 melanjutkan studi ke Program
Studi Ilmu Manajemen (Strata-2) Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
Medan.
Mulai bekerja pada tahun 1994 sampai dengan tahun 2002 sebagai karyawan
Koperasi Karyawan PT. Kertas Kraft Aceh (Persero) di Kabupaten Aceh Utara.
Selanjutnya pada tahun 2002 bekerja sebagai staf pengajar di Fakultas Ekonomi
Universitas Malikussaleh Lhokseumawe sampai sekarang.

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Halaman
i
LEMBARAN PENGESAHAN .......................................................................
ii
LEMBARAN PANITIA PENGUJI TESIS ..................................................
LEMBARAN PERNYATAAN ...................................................................... iii
ABSTRAK ………………………………………………….……….............. iv
v
ABSTRACK ....................................................................................................
KATA PENGANTAR ………………………………………………............. vi
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ....................................................................... ix
x
DAFTAR ISI …………………….…………………………………..............
DAFTAR TABEL ........................................................................................... xiii
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xv
PENDAHULUAN..............................................................................
Latar Belakang ..................................................................................
Perumusan Masalah ............................................................................
Tujuan Penelitian ................................................................................
Manfaat Penelitian ..............................................................................
Kerangka Berpikir .............................................................................
Hipotesis ............................................................................................

1
1
7
7
7
8
11

BAB II TINJAUAN PUSTAKA .................................................................
II.1 Penelitian Terdahulu ..........................................................................
II.2 Teori Tentang Pendapatan ..................................................................
II.1.1 Konsep Pendapatan.................................................................
II.3 Teori Tentang Pedagang Kaki Lima ................................................
II.3.1 Pengertian Pedagang Kaki Lima ...........................................
II.3.2 Determinan Pendapatan Kaki Lima ........................................
II.3.2.1 Modal Kerja ..............................................................
II.3.2.2 Jam Usaha ................................................................
II.3.2.3 Pengalaman ..............................................................
II.3.2.4 Jenis Barang Dagangan (Produk) ............................
II.4 Teori Tentang Usaha Informal ..........................................................
II.4.1 Pengertian Usaha Informal ....................................................

12
12
15
15
20
20
26
28
33
37
38
41
41

BAB III METODE PENELITIAN .............................................................
III.1 Tempat dan Waktu Penelitian .......................................................
III.2 Metode Penelitian ..........................................................................
III.2.1 Pendekatan Penelitian .....................................................

45
45
45
45

BAB I
I.1
I.2
I.3
I.4
I.5
I.6

Universitas Sumatera Utara

III.2.2 Jenis Penelitian ................................................................
III.2.3 Sifat Penelitian .................................................................
III.3 Populasi dan Sampel ...................................................................
III.4 Metode Pengumpulan Data ..........................................................
III.5 Jenis dan Sumber Data .................................................................
III.6 Identifikasi dan Definisi Operasional Variabel ............................
III.6.1 Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional Variabel
Hipotesis Pertama ............................................................
III.6.2 Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional Variabel
Hipotesis Kedua ...............................................................
III.7 Pengujian Validitas dan Reliabilitas ……….................................
III.7.1 Uji Validitas …….…..………………..............................
III.7.2. Uji Reliabilitas …………..................…………...............
III.8 Model Analisis Data ……………………………………..............
III.8.1 Model Analisis Data Hipotesis Pertama ……..................
III.8.2 Model Analisis Data Hipotesis Kedua .……....................
III.9 Pengujian Asumsi Klasik Hipotesis Pertama ..............…..............
III.9.1 Uji Normalitas ....................................................................
III.9.2 Uji Multikolonieritas .........................................................
III.9.3 Uji Heteroskedastisitas .......................................................

45
46
46
48
49
49

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...........................
IV.1 Hasil Penelitian …………….............…………………….…...
IV.1.1 Gambaran Umum Kabupaten Aceh Utara ….................
IV.1.1.1 Profil Kecamatan Cluster Timur ...................
IV.1.1.2 Profil Kecamatan Cluster Tengah ................
IV.1.1.3 Profil Kecamatan Cluster Barat ...................
IV. 1.2 Karakteristik Responden ...............................................
IV.1.2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan
Jenis Kelamin ..............................................
IV.1.2.2 Karakteristik Responden Berdasarkan
Usia ..............................................................
IV.1.2.3 Karakteristik Responden Berdasarkan
Status Perkawinan ........................................
IV.1.2.4 Karakteristik Responden Berdasarkan
Pendidikan Terakhir .....................................
IV.1.3 Penjelasan Responden Atas Variabel Penelitian ............
IV.1.3.1 Penjelasan Responden Atas Variabel
Pendapatan ....................................................
IV.1.3.2 Penjelasan Responden Atas Variabel
Modal Kerja ..................................................
IV.1.3.3 Penjelasan Responden Atas Variabel
Jam Usaha .....................................................

61
61
61
62
65
67
69

49
50
51
51
53
54
54
57
57
58
59
59

69
70
71
72
73
73
75
76

Universitas Sumatera Utara

IV.1.3.4 Penjelasan Responden Atas Variabel
Pengalaman ....................................................
IV.1.3.5 Penjelasan Responden Atas Variabel
Jenis Barang Dagangan (Produk)..................
IV.1.3.6 Penjelasan Responden Atas Variabel
Yang Mempengaruhi Pendapatan ..................
IV.1.4 Pengujian Asumsi Klasik ................................................
IV.1.4.1 Uji Normalitas .................................................
IV.1.4.2 Uji Multikolonieritas ......................................
IV.1.4.2 Uji Heteroskedastisitas ...................................
IV.2 Pembahasan .............................................................................
IV.2.1 Pengujian Hipotesis Pertama .....................................
IV.2.1.1 Koefisien Determinasi ...............................
IV.2.1.2 Pengujian Hipotesis Secara Simultan …....
IV.2.1.3 Pengujian Hipotesis Secara Parsial............
IV.2.2 Pengujian Hipotesis Kedua ........................................
IV.2.2.1 Pengujian Chi Square ……………………..

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ……………….............………...….
V.1 Kesimpulan .................................................................................
V.2 Saran ..........................................................................................

77
78
80
82
82
85
86
89
89
89
90
91
96
96

98
98
99

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 100

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Nomor
Judul
Halaman
1.1
Jumlah Pendapatan perkapita Tahun 2000 – 2006 Atass
Dasar Harga Konstan Kabupaten Aceh Utara ……………....

3

III.1

Jumlah dan Lokasi Sampel Pedagang Kaki Lima ………....

48

III.2

Definisi Operasional Variabel Hipotesis Pertama ..................

50

III.3

Definisi Operasional Variabel Hipotesis Kedua ....................

51

III.4

Hasil Uji Validitas Variabel Penelitian ……………..………

53

III.5

Hasil Uji Reliabilitas Variabel Penelitian …………...……...

54

IV.1

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ..........

69

IV.2

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...........................

70

IV.3

Karakteristik Responden Berdasarkan Status Perkawinan ....

71

IV.4

Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir.

73

IV.5

Penjelasan Responden Atas Variabel Pendapatan ................

74

IV.6

Penjelasan Responden Atas Variabel Modal Kerja ...............

75

IV.7

Penjelasan Responden Atas Variabel Jam Usaha ..................

77

IV.8

Penjelasan Responden Atas Variabel Pengalaman ................

78

IV.9

Penjelasan

Responden

Atas

Variabel

Jenis

Barang

Dagangan (Produk).................................................................
IV.10

79

Penjelasan Responden AtasVariabel Yang Mempengaruhi
Pendapatan .............................................................................

80

IV.11

Hasil Uji Normalitas ..............................................................

85

IV.12

Hasil Uji Multikolonieritas ....................................................

86

IV.13

Hasil Uji Heteroskedastisitas .................................................

89

IV.14

Nilai Koefisien Determinasi ..................................................

90

IV.15

Hasil Pengujian Hipotesis Secara Simultan ...........................

91

IV.16

Hasil Pengujian Hipotesis Secara Parsial …………………..

92

IV.17

Hasil Pengujian Chi Square ....................................................

97

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Nomor

Judul

1.1

Kerangka Berpikir Hipotesis Pertama ……………………....

10

1.2

Kerangka Berpikir Hipotesis Kedua ………………………..

11

IV.1

Grafik Histogram Normalitas ………………………….........

83

IV.2

Grafik Normal Probability Plot (PP-Plot) of Regression
Standarized Residual ..............................................................

84

Grafik scatterplot Heteroskedastisitas ………………………

88

IV.3

Halaman

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor
Judul
Halaman
1
Daftar Pertanyaan Penelitian ..........................……………....
107
2

Tabulasi Data Penelitian ........................................................

110

3

Hasil Uji Validitas .................................................………....

112

4

Hasil Uji Reliabilitas ..............................................................

114

5

Hasil Uji Asumsi Klasik ........................................................

119

6

Karakteristik Responden .........................................................

123

7

Hasil Penjelasan Responden Atas Variabel Penelitian ……..

124

8

Hasil Penjelasan Responden Atas Variabel Yang
Mempengaruhi Pendapatan ….................................................

127

9

Hasil Analisis Regresi Berganda ............................................

128

10

Hasil Uji Chi Square ..............................................................

129

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Pendapatan yang akan diperoleh pedagang kaki lima sangat ditentukan oleh berbagai
faktor, diduga yang mendeterminasi pendapatan tersebut antara lain adalah modal kerja, jam
usaha dan pengalaman berdagang serta jenis barang dagangan (produk). Kemudian
pendapatan yang diterima sesama pedagang kaki lima juga berbeda, hal ini yang
menyebabkan perbedaan pendapatan tersebut adalah tidak sama besarnya modal kerja yang
dimilikinya, juga berbeda jam usaha yang dipergunakan untuk berdagang, serta bedanya
pengalaman (lamanya berdagang) dan berbeda banyaknya jenis barang dagangan (produk)
yang digelarkannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang kaki lima di kabupaten
Aceh Utara. Tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan
pendapatan pedagang kaki lima antara yang berdagang dibawah jam usaha rata-rata dengan
yang berdagang diatas jam usaha rata-rata.
Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Keuangan
dan Manajemen Pemasaran yang berhubungan dengan pendapatan serta yang
mendeterminasinya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan survey dan
jenis penelitian deskriptif kuantitatif serta sifat penelitiannya adalah eksplanasi. Metode
pengumpul data dilakukan dengan cara wawancara, daftar pertanyaan, dan studi
dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Multiple Regrssion Linear
(Analisis Regresi Berganda). Populasi adalah seluruh pedagang kaki lima yang tersebar di
Kabupaten Aceh Utara yang menjual sayur-sayuran, makanan dan minuman, buah-buahan
serta pakaian yang berjumlah 725 pedagang dengan kriteria pedagang yang tidak berpindahpindah tempat (tetap) dan yang berdagang di pusat kota kecamatan. Teknik penetuan sampel
menggunakan cluster sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dan
jumlah sampel sebanyak 100 pedagang.
Hasil analisis hipotesis pertama menunjukkan bahwa secara simultan modal kerja,
jam usaha, pengalaman dan jenis barang dagangan (produk) berpengaruh sangat-sangat
signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima di Kabupaten Aceh Utara, dan secara
parsial modal kerja sebagai variabel yang paling dominan. Metode analisis data hipotesis
kedua yang digunakan adalah Chi Square. Hasil hipotesis kedua menunjukkan bahwa ada
perbedaan pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah jam usaha rata-rata
dengan yang berdagang di atas jam usaha rata-rata di Kabupaten Aceh Utara.
Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh adalah bahwa modal kerja, jam usaha,
pengalaman dan jenis barang dagangan (produk) berpengaruh sangat-sangat signifikan
terhadap pendapatan pedagang kaki lima di kabupaten Aceh Utara dan ada perbedaan
pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah jam usaha rata-rata dengan yang
berdagang di atas jam usaha rata-rata di Kabupaten Aceh Utara.
Kata Kunci: Pendapatan, Pedagang.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACCT

Income of hawkers is determined by various factors, namely; the working
capital, the effort duration (hour of effort) and the trading experience and the
merchandise type (product). Income which accepted by hawkers is difference, which
cause difference of the income is unequal of the owned working capital level, the
duration of effort which utilized to trade, the trading experience and the number of
merchandise type. The primary purpose of this research is to know and analyze
factors influencing Income of hawkers in Regency of North Aceh. The second purpose
of the research is to know and analyze difference of income of hawkers between
trading below hour of mean effort and above hour of mean effort
Theory used in this research is the Financial Management theory and the
Marketing Management related to income and which determine it.
The method used in this research is the survey method. The quantitative
descriptive and explanation research are also used in the research. The Methods of
data collection are interview, questionnaire, and documentation study. The Method of
data analysis is Multiple Linear Regression. Population in the research is all hawkers
spread over in Regency of North Aceh which sells vegetables, food and beverage,
fruits and also clothes amounting to 725 merchants. The hawkesr criterion are
permanent hawkers and hawkers which trade at the centre of district downtown. The
technique sampling used cluster sampling. Determination of sample size used the
Slovin Approach that amount of sample is 100 hawkers.
The first hypothesis used the Multiple Linear Regression with the F-test and the t-test
which is purposed to know the effect of the independent variables to the dependent
variable with 95% significant level (á = 0,05).
The result of first hypothesis analysis with the F-test indicates that factor of
working capital, the effort duration, the merchandise type and the trading experience
have a significant effect to income hawkers simultaneously in Regency of North Aceh.
The t-test partially indicates that the factor of working capital is the dominant factor.
The second hypothesis used chi square analysis which the result, there is difference
between income of hawkers which consist of vegetable merchant, food and beverage
and also fruits trading below hour of mean effort and above hour mean effort, except
clothes merchant.
The conclusions of the research are that the working capital, the effort
duration, the merchandise type and the trading experience have a significant effect to
income of hawkers in Regency of North Aceh and there is difference between income
of hawkers which consist of the vegetable merchant, food and beverage and also
fruits trading below hour of mean effort and above hour of mean effort.

Keywords: Income, Hawkers

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan perekonomian suatu negara maupun daerah tidak terlepas dari
aktivitas perekonomian masyarakat, perekonomian tersebut terbentuk dari beberapa
sektor usaha baik sektor formal maupun sektor informal dengan tujuan untuk
mendapatkan penghasilan yang layak dalam memenuhi kebutuhan hidup serta untuk
mensejahterakan anggota keluarganya.
Kebutuhan dan keinginan masyarakat sekarang ini semakin komplek seiring
dengan kemajuan suatu negara yang di sertai dengan perkembangan teknologi. Oleh
karena itu masyarakat berupaya seoptimal mungkin mengejar untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginannya. Dalam mencapai kebutuhan dan keinginan tersebut
dilakukan dengan berbagai usaha, seperti bekerja pada sektor pemerintah, perusahaan
swasta, buruh bangunan, bertani, berdagang dan usaha lainnya.
Setiap orang berusaha dalam hal ini bekerja, tidak lain hanyalah
mengharapkan pendapatan, semakin tinggi pendapatan seseorang maka semakin
meningkat tingkat kesejahteraan anggota keluarganya serta semakin banyak
kebutuhan dan keinginan dapat tercapai. Dengan demikian

anggota masyarakat

dewasa ini berlomba-lomba dalam meningkatkan tingkat pendapatannya.
Usaha kecil dalam perekonomian suatu negara memiliki peran yang penting
dan strategis dalam pembangunan struktur perekonomian nasional. Posisi usaha kecil

Universitas Sumatera Utara

dalam kancah pembangunan ekonomi tidak lain adalah sekelompok aktor yang
bersama-sama dengan usaha besar menggerakkan roda perekonomian suatu negara.
Usaha kecil biasanya berbentuk usaha informal dan tradisional, usaha ini antara lain
petani penggarap, industri rumah tangga, pedagang asongan, pedagang keliling,
pemulung serta pedagang kaki lima dan berbagai usaha lainnya.
Pedagang kaki lima merupakan salah satu unit usaha yang berskala kecil
dengan modal yang relatif minim serta jam usaha yang tidak terbatas. Namun
demikian kelompok pedagang kaki lima tersebut memiliki potensi untuk menciptakan
dan memperluas lapangan kerja, terutama bagi tenaga kerja yang kurang memiliki
kemampuan dan keahlian yang memadai serta pendidikan yang terbatas. Disamping
itu pedagang kaki lima mampu memberikan pelayanan ekonomi yang luas kepada
masyarakat serta dapat

berperan

dalam proses pemerataan dan peningkatan

pendapatan masyarakat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan
berperan dalam mewujutkan stabilitas ekonomi nasional pada umumnya dan stabilitas
ekonomi daerah pada khususnya.
Pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang tinggi belum tentu menjamin
kemakmuran yang tinggi bagi masyarakatnya, hal ini apabila diikuti tingkat
pertumbuhan penduduk yang tinggi pula. Kemakmuran yang tinggi lebih tercermin
pada tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita, sebab apabila dilihat dari sudut
konsumsi berarti masyarakat akan mempunyai kesempatan untuk menikmati barang
dan jasa dalam takaran yang lebih banyak atau tinggi kualitasnya. Tinggi rendahnya
tingkat kemakmuran penduduk suatu daerah biasanya diukur dengan besar kecilnya

Universitas Sumatera Utara

angka pendapatan perkapita yang diperoleh dari pembagian antara pendapatan
regional dengan jumlah penduduk pertengahan tahun (BPS Aceh Utara, 2006).
Adapun pendapatan perkapita Kabupaten Aceh Utara dapat dilihat pada Tabel I.I di
bawah ini:
Tabel 1.1
Jumlah Pendapatan perkapita Tahun 2000 – 2006 Atas Dasar Harga Konstan
Kabupaten Aceh Utara
(Dalam Ribuan)
Tahun
Termasuk minyak
Tidak termasuk
dan gas (Rp)
minyak dan gas (Rp)
2000
26,511,980.08
4,197,603.40
2001
20,465,802.76
4,626,775.12
2002
28,180,439.41
4,169,859.14
2003
30,499,467.09
4,200,249.69
2004
26,102,052.12
4,257,965.67
2005
13,710,076.37
3,973,091.80
2006
14,019,983.29
4,030,587.69
Sumber: BPS Aceh Utara Tahun 2007 (Data Diolah)

Dari Tabel 1.1 di atas menunjukkan terjadinya fluktuasi jumlah pendapatan
perkapita Kabupaten Aceh Utara dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2006 atas
dasar harga konstan baik termasuk minyak dan gas maupun tidak termasuk minyak
dan gas. Hal ini disebabkan oleh kenaikan jumlah penduduk tidak sebanding dengan
kenaikan pendapatan regional.
Salah satu kontribusi terhadap pendapatan perkapita adalah dari sektor
perdagangan, perdagangan tersebut yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
perdagangan besar dan perdagangan eceran. Perdagangan besar mencakup kegiatan
pembelian dan penjualan kembali barang baru atau bekas oleh pedagang dari
produsen atau importir ke pedagang besar lainnya, pedagang eceran, perusahaan dan

Universitas Sumatera Utara

lembaga yang tidak mencari untung. Sementara pedagang eceran mencakup kegiatan
pedagang yang umumnya melayani konsumen perorangan atau rumah tangga tanpa
merubah bentuk, baik barang baru maupun barang bekas (BPS Aceh Utara, 2006).
Sub sektor perdagangan yang menjual barang primer banyak melakukan
usahanya sebagai pedagang kaki lima. Pedagang kaki lima tersebut mendirikan unitunit usahanya disepanjang jalan berupa warung ataupun pasar dan tempat-tempat
lainnya (Candrakirana, 1995). Sedangkan pengertian pedagang kaki lima itu sendiri
adalah pedagang eceran yang bermodal kecil yang berjualan di tempat umum seperti
ditepi jalan raya, emper-emper toko, taman-taman dan tempat tanpa izin pemerintah
(Pamudji, 1998).
Keberadaan pedagang kaki lima tersebut sangat berarti bagi masyarakat,
khususnya masyarakat yang tinggal di daerah kecamatan yang sebagian besar
ekonomi lemah dengan kata lain masyarakat yang berpendapatan rendah. Pedagang
kaki lima mempunyai daya tarik tersendiri bagi konsumen, karena barang yang
dibutuhkannya sebagian besar dijual dengan harga murah, di samping itu pula
pedagang kaki lima turut serta menghiasi keramaian di pusat kota sehingga mewarnai
menambah semaraknya kota-kota di kecamatan.
Kelompok pedagang kaki lima sering dijumpai di seluruh Indonesia tidak
terkecuali di Pemerintahan Aceh pada umumnya dan Aceh Utara pada khususnya.
Pedagang kaki lima di Aceh Utara banyak dijumpai di pinggir-pinggir jalan raya, di
emperan toko dan tempat lainnya. Banyaknya muncul pedagang kaki lima di Aceh
Utara akibat sulitnya mencari lapangan pekerjaan, dalam hal ini kurangnya tersedia

Universitas Sumatera Utara

lapangan kerja formal, dengan demikian mencari jalan alternatif yaitu bekerja atau
berusaha di sektor informal, salah satunya berdagang di kaki lima.
Di samping itu pula pedagang kaki lima banyak muncul di Aceh Utara pasca
tutupnya perusahaan besar, seperti Mobil Oil, PT. Asean dan PT. Kertas Kraft Aceh
(KKA). Sebagian dari mantan karyawan perusahaan tersebut beralih profesinya yaitu
berusaha di sektor informal, yaitu bertani, menarik becak, menjadi agen sepeda motor
dan pedagang kaki lima, semua itu dilakukan dalam rangka mempertahankan
kelangsungan hidupnya.
Banyaknya muncul pedagang kaki lima baru di Aceh Utara dapat mengancam
keberadaan bagi pedagang kaki lima lama lainnya karena banyak menambahnya
saingan baru bagi mereka, dengan sendirinya calon langganan mereka

akan

berkurang dan akan berdampak pada tingkat pendapatannya. Oleh karena itu untuk
mempertahankan kelangsungan hidup usahanya maka pedagang kaki lima dituntut
untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya serta mempelajari dan
mengetahui keinginan dan kebutuhan dari mereka tentunya dengan harga yang
kompetitif.
Kabupaten Aceh Utara terdiri dari 27 kecamatan dan di setiap kota kecamatan
dijumpai kelompok pedagang kaki lima, mereka biasanya berjualan selalu mencari di
tempat yang ramai serta mudah dikunjungi oleh calon pembeli serta harganya
terjangkau oleh masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah. Bermacam ragam
barang atau produk yang dijualkannya, antara lain sayur-sayuran, buah-buahan,

Universitas Sumatera Utara

pakaian, minuman dan aneka makanan ringan siap saji dan banyak barang atau
produk lainnya.
Sebagian besar pedagang kaki lima di Kabupaten Aceh Utara kurang
menyediakan kuantitas barang dengan jumlah besar serta minimnya variasi
keragaman barang yang digelarkannya, dengan demikian kebutuhan dan keinginan
calon pembeli kurang terpenuhi, hal ini disebabkan oleh keterbatasan modal kerja
yang dimilikinya. Dengan sendirinya volume penjualan akan sedikit diperolehnya dan
berdampak pada tingkat pendapatannya. Di samping itu pula kurang terampilnya dan
kemampuan pedagang dalam berdagang, terutama dalam menata barang dagangannya
serta kurangnya memberikan pelayanan kepada calon pembelinya.
Pendapatan yang akan diperoleh pedagang kaki lima sangat ditentukan oleh
berbagai faktor, diduga yang mendeterminasi pendapatan tersebut antara lain adalah
modal kerja, jam usaha dan pengalaman berdagang serta jenis barang dagangan
(produk). Kemudian pendapatan yang diterima sesama pedagang kaki lima juga
berbeda, hal ini yang menyebabkan perbedaan pendapatan tersebut adalah tidak sama
besarnya modal kerja yang dimilikinya, juga berbeda jam usaha yang dipergunakan
untuk berdagang, serta bedanya pengalaman dan berbeda banyaknya jenis barang
dagangan (produk) yang digelarkannya. Hal yang menarik untuk diketahui adalah
pendapatan yang diterima antara pedagang sayur-sayuran dengan pedagang makanan
dan minuman akan berbeda begitu juga antara pedagang buah-buahan dengan
pedagang pakaian, walaupun modal kerja, jam usaha, pengalaman dan jumlah jenis
barang dagangan yang digunakan sama. Oleh karena itu penulis ingin menganalisis

Universitas Sumatera Utara

lebih jauh faktor-faktor yang berpengaruhi terhadap pendapatan pedagang kaki lima
di Aceh Utara.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian di atas, maka yang dapat di jadikan
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Sejauhmana modal kerja, jam usaha, pengalaman berdagang, serta jenis barang
dagangan (produk) berpengaruh terhadap

pendapatan pedagang kaki lima di

kabupaten Aceh Utara?
2. Apakah ada perbedaan pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah
jam usaha rata-rata dengan yang berdagang di atas jam usaha rata-rata di
Kabupaten Aceh Utara?

1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang penelitian serta perumusan masalah di atas, maka
penelitian ini di lakukan dengan tujuan :
1. Untuk mengetahui dan menganalisis sejauhmana pengaruh modal kerja, jam
usaha, pengalaman berdagang serta jenis barang dagangan (produk) terhadap
pendapatan pedagang kaki lima di kabupaten Aceh Utara.
2. Untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan pendapatan pedagang kaki lima
yang berdagang di bawah jam usaha rata-rata dengan yang berdagang di atas jam
usaha rata-rata di Kabupaten Aceh Utara.

Universitas Sumatera Utara

1.4 Manfaat Penelitian
Berdasarkan latar belakang penelitian serta perumusan masalah dan tujuan
penelitian maka manfaat penelitian ini adalah:
1. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada pengelola pasar kecamatan di
Kabupaten Aceh Utara dalam rangka pembinaan dan bimbingan kepada pedagang
kaki lima.
2. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan bahan masukan kepada
pemerintah daerah Kabupaten Aceh Utara dalam hal pemberdayaan dan
pembinaan usaha kecil khususnya pedagang kaki lima.
3. Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan dan memperdalam kajian ilmu
pengetahuan bagi peneliti sendiri di bidang ilmu manajemen, terutama
menyangkut pendapatan usaha kecil khususnya pedagang kaki lima.
4. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi serta sumbangan pemikiran peneliti
terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu manajemen di
Program Studi Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera
Utara.

1.5 Kerangka Berpikir
Kerangka berpikir merupakan penjelasan sementara terhadap gejala-gejala
yang menjadi objek permasalahan (Suriasumantri,1986). Adapun permasalahan
dalam penelitian ini adalah melihat sejauh mana pengaruh modal (usaha), jam usaha,
pengalaman berdagang serta jenis barang dagangan terhadap pendapatan pedagang.

Universitas Sumatera Utara

Boediono (1992), menyatakan bahwa salah satunya unsur yang mempengaruhi
pendapatan adalah faktor produksi yang variabel di dalamnya adalah modal. Riyanto
(2001), menyatakan bahwa “konsep modal kerja fungsionil mendasarkan pada fungsi
dari dana dalam menghasilkan pendapatan (income). Setiap dana yang dikerjakan
atau digunakan dalam perusahaan adalah dimaksudkan untuk menghasilkan
pendapatan, baik pendapatan saat ini (current income) maupun pendapatan dimasa
yang akan datang (future income)”. Dalam menjalankan suatu usaha dibutuhkan
sejumlah modal untuk membiayai kegiatan operasi usahanya sehari-hari dengan
tujuan untuk memperoleh pendapatan. Dalam hal ini salah satu variabel yang
mempengaruhi pendapatan adalah modal kerja (usaha).
Menurut Warman (1997) jam usaha merupakan jumlah waktu yang perlukan
untuk melakukan usaha atau pekerjaan. Semakin banyak jumlah jam kerja yang
tercurah dalam waktu tertentu semakin besar peluang untuk menghasilkan output
yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah jam kerja yang sedikit. Atau dengan
kata lain, semakin banyak waktu yang digunakan untuk suatu pekerjaan akan semakin
banyak pula produk yang dihasilkan, dengan banyaknya dihasilkan produk atau
output maka akan menaikkan tingkat pendapatannya. Hal ini berarti jam usaha dapat
mempengaruhi tingkat pendapatan.
Nasution (2002) menyatakan bahwa salah satu faktor determinan pendapatan
adalah rutinitas yaitu kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, rutinitas tersebut
membutuhkan waktu yang lama, dalam hal ini pengalaman dalam berusaha.

Universitas Sumatera Utara

Banyaknya jenis barang dagangan yang ditawarkan oleh produsen dapat
menarik

minat

calon

konsumen

untuk

membeli,

mempergunakan

atau

mengkonsumsi, karena dihadapkan banyak pilihan. Menurut Kotler dan Amstrong
(2003) “produk merupakan semua yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk
diperhatikan, dimiliki, digunakan atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan
atau kebutuhan pemakainya”. Semakin banyak produk dapat terjual di pasar maka
semakin tinggi pendapatan yang dapat diperolehnya.
Setiap

kegiatan

seseorang

mengharapkan

imbalan

atau

pendapatan,

pendapatan yang dimaksud disini adalah pendapatan yang diterima dari hasil kerja
dan hasil usaha yang dilakukan secara maksimal dalam suatu pekerjaan (Rizal, 2001).
Kemudian Harahap (2002) menyatakan bahwa “ pendapatan merupakan sebagai hasil
dari penjualan barang atau atau pemberian jasa yang dibebankan kepada langganan,
atau mereka yang menerima jasa”. Penjualan tersebut ditentukan oleh jumlah unit
yang terjual dan harga jual (Noor, 2007).
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka kerangka berpikir
untuk hipotesis pertama dapat digambarkan sebagai berikut:

Universitas Sumatera Utara

1.
2.
3.
4.

Modal Kerja
Jam Usaha
Pengalaman
Jenis Barang Dagangan
(Produk)

Pendapatan Pedagang
Kaki Lima

Gambar 1.1 Kerangka Berpikir Hipotesis Pertama
Selanjutnya pendapatan yang diperoleh seseorang dalam berusaha sangat
tergantung dari alokasi waktu yang dipergunakannya. Semakin banyak alokasi waktu
yang digunakannya

dalam berusaha semakin besar pula pendapatan yang

diperolehnya. Dan juga sebaliknya semakin sedikit alokasi waktu yang digunakan
semakin kecil pula pendapatan yang diterima.
Dengan demikian kerangka berpikir untuk hipotesis kedua dapat digambarkan
sebagai berikut:

Berdagang di bawah
Jam Usaha Rata-Rata
Rata-Rata

Pendapatan
Pedagang Kaki

Berdagang di atas
Jam Usaha Rata-Rata
Rata-Rata

Lima
Gambar 1.2 Kerangka berpikir Hipotesis Kedua

1.6 Hipotesis
Berdasarkan latar belakang masalah dan tujuan penelitian serta di dukung
dengan kerangka berpikir, maka hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.

Modal kerja, jam usaha, pengalaman, jenis barang dagangan (produk)
berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima di Kabupaten Aceh Utara.

Universitas Sumatera Utara

2.

Terdapat perbedaan pendapatan pedagang kaki lima yang berdagang di bawah
jam usaha rata-rata dengan yang berdagang di atas jam usaha rata-rata di
Kabupaten Aceh Utara.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

II.I Penelitian Terdahulu
Efendi (2003), melakukan penelitian dengan judul “Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Tingkat Penghasilan Pedagang Kaki Lima Pasar Singosari Malang”.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dengan jenis penelitian deskriftif
kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang kaki lima di pasar
singosari Malang. Besarnya sampel ditetapkan sebanyak 150 pedagang dengan teknik
pengambilan sampel adalah purposive sampling. Adapun metode analisis data yang
digunakan adalah regresi linier berganda. Dimana penelitian ini bertujuan untuk
menggambarkan bagaimana hubungan dan pengaruh lama usaha, modal kerja dan
jenis barang dagangan terhadap tingkat penghasilan pedagang kaki lima di pasar
Singosari Malang.
Dari analisis yang dilakukan diperoleh bahwa secara simultan lama usaha,
modal kerja dan jenis barang dagangan berpengaruh terhadap tingkat penghasilan
pedagang kaki lima di pasar Singosari Malang. Sedangkan secara parsial ditemukan
bahwa modal kerja merupakan variabel yang dominan dalam mempengaruhi tingkat
penghasilan pedagang kaki lima di pasar Singosari Malang. Selanjutnya dengan
menggunakan uji determinasi keseluruhan faktor yang diajukan dapat menjelaskan
tingkat penghasilan pedagang kaki lima di pasar Singosari Malang.

Universitas Sumatera Utara

Simanjuntak (2004) melakukan penelitian dengan judul “Analisis Pendapatan
Pedagang Rokok Pekerja Sektor Informal Dalam Pengembangan Wilayah Kota
Medan”. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dengan jenis penelitian
deskriptif kuantitatif .
Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja sektor informal (pedagang rokok)
diperempatan jalan kota Medan. Besarnya jumlah sampel penelitian ini adalah 60
pedagang rokok berdasarkan purposive sampling di sepuluh kecamatan kota Medan.
Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan tujuan
untuk menjelaskan pengaruh faktor modal, pengalaman berdagang dan jam kerja
pedagang terhadap pendapatan pedagang rokok pekerja sektor informal di kota
Medan.
Dari analisis yang dilakukan diperoleh bahwa secara simultan faktor modal,
pengalaman berdagang dan jam kerja pedagang berpengaruh terhadap pendapatan
pedagang rokok pekerja sektor informal di kota Medan. Kemudian secara parsial
ditemukan bahwa variabel pengalaman berdagang merupakan yang dominan
mempengaruhi pendapatan pedagang rokok pekerja sektor informal. Selanjutnya
dengan menggunakan uji determinasi ketiga variabel tersebut yang diuji dapat
menjelaskan pendapatan pedagang rokok pekerja sektor informal di kota Medan.
Sutrisno (2005) melakukan penelitian dengan judul ” Analisis Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Kota Surakarta”.

Universitas Sumatera Utara

Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dengan jenis penelitian deskriptif
kuantitatif .
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang kaki lima di pusat kota
Surakarta. Besarnya jumlah sampel penelitian ini adalah 90 pedagang kaki lima.
Teknik penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Metode analisis data
yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan tujuan untuk menggambar
pengaruh tingkat pendidikan, usia pedagang kaki lima, modal usaha serta jam kerja
perhari terhadap pendapatan pedagang kaki lima di kota Surakarta.
Berdasarkan analisis secara simultan didapatkan bahwa faktor tingkat
pendidikan, usia pedagang kaki lima, modal usaha serta jam kerja perhari
berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima di kota Surakarta. Kemudian
dengan uji secara parsial ditemukan bahwa modal usaha merupakan variabel yang
dominan mempengaruhi pendapatan pedagamg kaki lima di kota Surakarta.
Selanjutnya uji determinasi menunjukkan bahwa semua variabel yang di uiji di atas
dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap pendapatan pedagang kaki lima di kota
Surakarta.
Mukhlis (2007) melakukan penelitian dengan judul ”Analisis Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima (Studi Pada Pedagang Kaki
Lima di Pasar Pandaan)”. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dengan
jenis penelitian eksplanatory research.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang kaki lima di pasar
Pandaan yang berjumlah 164 pedagang. Besarnya jumlah sampel penelitian ini adalah

Universitas Sumatera Utara

36 pedagang