Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan

ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI
KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI
PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN

TESIS

Oleh :
SYAHRIANI HASIBUAN
087019178/ IM

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI
KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI
PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains
dalam Program Studi Ilmu Manajemen pada Sekolah Pascasarjana
Universitas Sumatera Utara

Oleh
SYAHRIANI HASIBUAN
087019178/ IM

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis

:

ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN
MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA
PEGAWAI DI PT. PELABUHAN INDONESIA I
(PERSERO) MEDAN.

Nama Mahasiswa :

Syahriani Hasibuan

Nomor Pokok

:

087019178

Program Studi

:

Ilmu Manajemen

Menyetujui
Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Rismayani, SE, MS)
Ketua

Ketua Program Studi

(Prof. Dr. Paham Ginting, MS)

Tanggal Lulus:

(Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac)
Anggota

Direktur

(Prof. Dr. Ir. A.Rahim Matondang, MSIE)

Agustus 2011

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada
Tanggal :

Agustus 2011

PANITIA PENGUJI TESIS :
Ketua

: Prof. Dr. Rismayani, SE, MS

Anggota

: 1. Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac
2. Dr. Yenni Habsah, M.Si
3. Dr. Arlina Nurbaity Lubis, MBA
4. Drs. HB. Tarmizi, SU

Universitas Sumatera Utara

LEMBAR PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul : “ANALISIS
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP
PRESTASI KERJA”
Adalah benar hasil karya saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan oleh
siapapun sebelumnya. Sumber-sumber data dan informasi yang digunakan telah
dinyatakan secara benar dan jelas.

Medan,

Agustus 2011

Yang membuat pernyataan,

(Syahriani Hasibuan)
NIM : 087019178

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Syahriani Hasibuan 2011, ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA
DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI PT
PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN dibawah bimbingan :
Prof.Dr.Rismayani, MS dan Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac

Prestasi kerja pegawai sangat diperlukan dalam suatu perusahaan. Salah satu
upaya untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai antara lain melalui lingkungan
kerja dan motivasi. Permasalahan yang terjadi pada PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan memperlihatkan bahwa ruangan kerja yang belum memberikan
kenyamanan bagi pegawai, parkir sepeda motor yang tidak dijaga ketat, lampu
ruangan ada yang tidak terang, pegawai menginginkan tanggung jawab dan
kesempatan untuk maju, pegawai menginginkan bus pegawai dan perumahan
pegawai, persaingan yang kurang sehat antar pegawai. Maka perlu diketahui Sejauh
mana pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai
di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Perilaku Organisasi,
yang berkaitan dengan lingkungan kerja, motivasi, dan prestasi kerja.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survey, jenis
penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan sifat penelitian ini adalah explanatory
research. Jumlah sampel yang digunakan adalah 71 responden dari 248 jumlah
populasinya. Diukur dengan skala likert serta menggunakan teknik analisis regresi
berganda untuk menguji hipotesis pertama dan hipotesis kedua.
Hasil uji pada hipotesis pertama secara simultan terdapat pengaruh sangat
signifikan antara lingkungan kerja dan motivasi kerja pegawai terhadap prestasi kerja
pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Secara parsial, ditemukan
motivasi lebih dominan daripada lingkungan kerja terhadap prestasi kerja PT
Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Pada hipotesis kedua secara simultan
terdapat pengaruh sangat signifikan antara rekan kerja, sarana dan prasarana terhadap
lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Secara parsial,
ditemukan sarana lebih dominan daripada rekan kerja dan prasarana terhadap
lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Kesimpulan penelitian ini adalah hipotesis pertama, secara serempak dan
parsial lingkungan kerja, motivasi berpengaruh positif dan sangat signifikan
terhadap prestasi kerja PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Hipotesis kedua,
secara serempak dan parsial rekan kerja, sarana dan prasarana berpengaruh positif
dan sangat signifikan terhadap lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan.
Kata Kunci : Lingkungan, Motivasi, Prestasi, Kerja.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
Syahriani Hasibuan 2011, THE ANALYSIS OF INFLUENCE OF WORK
ENVIRONMENT AND JOB MOTIVATION TO EMPLOYEE PERFORMANCE AT
INDONESIA PORT I (PERSERO) MEDAN supervisor : Prof.Dr.Rismayani, MS
and Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac

Employee performance is necessary required in a company. One of the effort
to increase employee performance for example through work environment and
motivation. The problems that happened at Port of Indonesia I (Persero) Medan
shows that office room which has not given comfort to employee yet, park area for
motorcycle that is not is save, lamps condition in the office room is not quite light,
employee want to have responsibility and opportunity to be more improve, the
employee want employee’s bus and houses, and there is also seems unfair
competition between the employees. Based on the description the problems, so need
to know how far work environment and job motivation influence the employee
performance at Indonesia Port I (Persero) Medan.
The theory which used in this research is Organization Behaviors Theory,
which relates on the work environment, job motivation, and employee performance.
Method applied in this research is approach survey, this research type is
quantitative descriptive and this research character is explanatory. The amount of
sample is 71 respondents from 248 its population. It is counted by Likert Scale and
data analysis method is using the multiply regression for analysis first hypothesis and
second hypothesis.
Test result at first hypothesis simultaneously is work environment and job
motivation influence highly significant towards employee performance at Indonesia
Port I (Persero) Medan. Partially, shows that job motivation is a dominant factor
that influence the employee performance at Indonesia Port I (Persero) Medan. At
second hypothesis simultaneously is job partners, facilities and infrastructure
influence highly significant towards work environment at Indonesia Port I (Persero)
Medan. Partially, shows that facilities are a dominant factor that influence the work
environment at Indonesia Port I (Persero) Medan.
The conclusion of this first hypothesis, simultaneously and partially research
is work environment, job motivation have positive and highly significant influence to
employee performance at Indonesia Port I (Persero) Medan. Second hypothesis,
simultaneously and partially job partners, facilities and infrastructure have positive
and highly significant influence to work environment at Indonesia Port I (Persero)
Medan.
Key words : work environment, job motivation, employee performance.

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang
telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
penulisan tesis ini dengan judul “Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi
Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan”.
Dalam proses penulisan tesis ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan
dari

berbagai

pihak.

Khususnya

kepada

kedua

orangtua Saya, Ayahanda

Alamsyah Hasibuan dan Ibunda Chairida Astuti Siregar atas segala dukungan dan
doanya, dan pada kesempatan ini dengan kerendahan hati, penulis menyampaikan
ucapan terima kasih yang tulus kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syahril Pasaribu, Sp.A(K), selaku Rektor Universitas Sumatera
Utara.
2. Ibu Prof. Dr. Ir.A.Rahim Matondang, MSIE, Selaku Direktur Sekolah
Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
3. Bapak Prof. Dr. Paham Ginting, MS selaku Ketua Program Studi Magister
Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
4. Ibu Dr. Arlina Nurbaity Lubis, MBA selaku sekretaris Program Studi Magister
Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
5. Ibu Prof. Dr. Rismayani, MS selaku Pembimbing I yang telah banyak
memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam menyelesaikan
tesis ini.

Universitas Sumatera Utara

6. Bapak Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac selaku Pembimbing II yang telah
banyak memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam
menyelesaikan tesis ini.
7. Ibu Dr.Yenni Habsah, M.Si, Ibu Dr. Arlina Nurbaity Lubis, MBA dan Bapak Drs.
HB. Tarmizi, SU selaku Anggota Komisi Pembanding yang telah banyak
memberikan masukan dan pengarahan demi kesempurnaan tesis ini.
8. Mangboru Aulia, Bou Lina, Mangboru Taufik, Bou Sahada dan Bou Jumjuma
yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membantu dan memberikan
informasi demi kesempurnaan tesis ini.
9. Seluruh

Staf

Pengajar

dan

Staf

Administrasi

Program

Studi

Ilmu

Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
10. Buat adik-adikku Syafriyanti Hasibuan, S.Psi, Multazam Hasibuan dan Alwan
Muhajid Hasibuan terimakasih atas motivasi dan dukungannya selama ini.
11. Teman-teman anggota Angkatan XVI Kelas Paralel atas motivasi dan
kebersamaannya.
Semoga Allah SWT akan membalas seluruh amal kita dan melimpahkan
rahmatNya kepada kita semua. Semoga tesis ini dapat memberikan manfaat bagi
semua pihak pada umumnya dan penulis pada khususnya.

Medan,

Agustus 2011

Syahriani Hasibuan

Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP

Syahriani Hasibuan, lahir di Medan pada tanggal 19 September 1982. Anak
Pertama dari empat bersaudara, dari pasangan Ayahanda Alamsyah Hasibuan dan
Ibunda Chairida Astuti Siregar.
Pendidikan dimulai dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 0666432 Medan, tamat
dan lulus tahun 1994, kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Lanjutan
Tingkat Pertama Negeri (SLTPN) 13 Medan, tamat dan lulus tahun 1997. Selanjutnya
meneruskan Pendidikan ke Sekolah Menengah Umum (SMU) di Perguruan Kesatria
Medan, tamat dan lulus pada tahun 2000. Tahun 2001 melanjutkan ke jenjang
pendidikan Strata Satu (S1) di Universitas Negeri Medan (UNIMED) pada Fakultas
Ekonomi Jurusan Tata Niaga, tamat dan lulus tahun 2006. Pada tahun 2008
melanjutkan Strata dua (S2) di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
(USU) Program Studi Magister Ilmu Manajemen.
Pada tahun 2007 hingga 2009 bekerja sebagai guru honor di SMK Mulia Setia
Budi. Guru honor di SMP Al-Washliyah 4 di Universitas Al-Washliyah (UNIVA)
Medan dari tahun 2007 sampai sekarang mengajar bidang studi Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS).

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

ABSTRAK..............................................................................................................
ABSTRACT............................................................................................................
KATA PENGANTAR...........................................................................................
RIWAYAT HIDUP...............................................................................................
DAFTAR ISI .........................................................................................................
DAFTAR TABEL ................................................................................................
DAFTAR GAMBAR ...........................................................................................
DAFTAR LAMPIRAN.........................................................................................

Halaman
i
ii
iii
v
vi
ix
x
xi

BAB I
1.1.
1.2.
1.3.
1.4.

PENDAHULUAN
Latar Belakang .............................................................................
Perumusan Masalah .....................................................................
Tujuan Penelitian .........................................................................
Manfaat Penelitian ........................................................................

1
5
5
5

BAB II
2.1.
2.2.

TINJAUAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu......................................................................
Teori Lingkungan Kerja.................................................................
2.2.1. Pengertian Lingkungan Kerja..............................................
2.2.2. Jenis-Jenis Lingkungan Kerja.............................................
2.2.3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Kerja......
2.2.4. Penilaian Lingkungan Kerja................................................
2.2.5. Indikator-indikator Lingkungan Kerja................................
Teori Tentang Motivasi Kerja.........................................................
2.3.1. Pengertian Motivasi Kerja..................................................
2.3.2. Teori-teori Motivasi Kerja..................................................
2.3.3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja...........
Teori Tentang Prestasi Kerja..........................................................
2.4.1. Pengertian Prestasi Kerja....................................................
2.4.2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Kerja..............
2.4.3. Indikator-indikator Prestasi Kerja.......................................
2.4.4. Penilaian Prestasi Kerja.......................................................
Teori Tentang Rekan Kerja………..…...........................................
2.5.1. Pengertian Rekan Kerja……..……....................................
2.5.2. Indikator-indikator Rekan Kerja…...……..........................
Teori Tentang Sarana…………..……............................................
2.6.1. Pengertian Sarana………..……..........................................

7
7
7
9
11
18
20
20
20
21
25
25
25
27
27
28
31
31
31
34
35

2.3.

2.4.

2.5.

2.6.

Universitas Sumatera Utara

2.7.

2.8.
2.9.
BAB III
3.1.
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.

3.7.

3.8.

3.9.

BAB IV
4.1.

2.6.2. Indikator-indikator Sarana...................................................
Teori Tentang Prasarana….............................................................
2.7.1. Pengertian Prasarana…......………………………….….....
2.7.2. Indikator-indikator Prasarana...........................................…
2.7.3. Penataan Sarana dan Prasarana Kerja..................................
Kerangka Berpikir...........................................................................
Hipotesis Penelitian.........................................................................

34
35
35
35
35
36
41

METODOLOGI PENELITIAN
Metode Penelitian ..........................................................................
Lokasi dan Waktu Penelitian ........................................................
Populasi dan Sampel .....................................................................
Teknik Pengumpulan Data ...........................................................
Jenis dan Sumber Data .................................................................
Definisi Operasional Variabel ........................................................
3.6.1. Definisi Operasional Variabel Hipotesis Pertama...............
3.6.2. Definisi Operasional Variabel Hipotesis Kedua..................
Uji Validitas dan Reliabilitas ........................................................
3.7.1. Uji Validitas..........................................................................
3.7.1.1. Uji Validitas Lingkungan Kerja.............................
3.7.1.2. Uji Validitas Motivasi............................................
3.7.1.3. Uji Validiatas Prestasi Kerja..................................
3.7.1.4. Uji Validitas Rekan Kerja.....................................
3.7.1.5. Uji Validitas Sarana..............................................
3.7.1.6. Uji Validitas Prasarana.........................................
3.7.2.Uji Reliabilitas.....................................................................
Metode Analisis Data ...................................................................
3.8.1. Model Analisis Data Hipotesis Pertama..............................
3.8.2. Model Analisis Data Hipotesis Kedua................................
Uji Asumsi Klasik .......................................................................
3.9.1 . Uji Normalitas ................................................................
3.9.2 . Uji Multikolinearitas ......................................................
3.9.3. Uji Heterokedastisitas ....................................................

42
42
43
45
46
46
46
47
48
48
49
50
51
51
52
53
54
55
55
57
59
59
60
60

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian...............................................................................
4.1.1. Gambaran Umum PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Medan.................................................................................
4.1.1.1 Sejarah Singkat PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan......................................................
4.1.1.2 Visi, Misi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Medan.....................................................................
4.1.1.3 Struktur Organisasi PT Pelabuhan Indonesia I

62
62
62
64

Universitas Sumatera Utara

4.2.

(Persero) Medan.....................................................
4.1.1.4 Lingkungan Kerja, Motivasi, Prestasi Kerja,
Sarana, dan Prasarana di PT Pelabuhan Indonesia
I (Persero) Medan....................................................
4.1.2. Karakteristik Respoden.........................................................
4.1.2.1. Karakteristik Respoden Berdasarkan Usia.............
4.1.2.2. Karakteristik Respoden Berdasarkan Jenis
Kelamin...................................................................
4.1.2.3. Karakteristik Respoden Berdasarkan Masa Kerja..
4.1.2.4. Karakteristik Respoden Berdasarkan Tingkat
Pendidikan.............................................................
4.1.3. Penjelasan Respoden Atas Variabel Penelitian...................
4.1.3.1 Penjelasan Respoden Atas Variabel Lingkungan
Kerja.......................................................................
4.1.3.2 Penjelasan Respoden Atas Variabel Motivasi.......
4.1.3.3 Penjelasan Respoden Atas Variabel Prestasi
Kerja.......................................................................
4.1.3.4 Penjelasan Respoden Atas Variabel Rekan Kerja..
4.1.3.5 Penjelasan Respoden Atas Variabel Sarana...........
4.1.3.6 Penjelasan Respoden Atas Variabel Prasarana......
4.1.4. Pengujian Asumsi Klasik.....................................................
4.1.4.1. Pengujian Asumsi Klasik Hipotesis Pertama.........
4.1.4.2. Pengujian Asumsi Klasik Hipotesis Kedua...........
4.1.5. Pengujian Hipotesis Pertama................................................
4.1.5.1. Koefisien Determinasi (R2)...................................
4.1.5.2. Uji Secara Serempak..............................................
4.1.5.3. Uji Secara Parsial...................................................
4.1.6.Pengujian Hipotesis Kedua....................................................
4.1.6.1. Koefisien Determinasi (R2)....................................
4.1.6.2. Uji Secara Serempak..............................................
4.1.6.3. Uji Secara Parsial..................................................
Pembahasan.....................................................................................

64

79
81
83
85
86
86
89
92
93
93
95
96
97
97
98
100

BAB V
5.1.
5.2.

KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan ....................................................................................
Saran................................................................................................

106
107

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................

108

71
72
72
73
73
74
75
75
77

LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

No.

Judul

Halaman

1.1.

Tabel Rekapitulasi PKP Pegawai PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan ................................................................................
Tabel Pembagian Populasi................................................................
Tabel Pembagian Sampel..................................................................
Tabel Definisi Operasional Variabel Hipotesis Pertama...................
Tabel Definisi Operasionalisasi Variabel Hipotesis Kedua..............
Hasil Uji Validitas Variabel Lingkungan Kerja................................
Hasil Uji Validitas Variabel Motivasi...............................................
Hasil Uji Validitas Variabel Prestasi Kerja.......................................
Hasil Uji Validitas Variabel Rekan Kerja.........................................
Hasil Uji Validitas Variabel Sarana..................................................
Hasil Uji Validitas Variabel Prasarana.............................................
Hasil Uji Reliabilitas Variabel...........................................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia......................................
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin......................
Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja ..........................
Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan..............
Penjelasan Responden Atas Variabel Lingkungan Kerja..................
Penjelasan Responden Atas Variabel Motivasi.................................
Penjelasan Responden Atas Variabel Prestasi Kerja.........................
Penjelasan Responden Atas Variabel Rekan Kerja............................
Penjelasan Responden Atas Variabel Sarana.....................................
Penjelasan Responden Atas Variabel Prasarana................................
Hasil Uji Multikolinearitas Hipotesis Pertama..................................
Hasil Uji Multikolinearitas Hipotesis Kedua.....................................
Hasil Uji Koefisien Regresi Hipotesis Pertama.................................
Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Pertama................................
Hasil Uji Serempak Hipotesis Pertama.............................................
Hasil Uji Parsial Hipotesis Pertama..................................................
Hasil Uji Koefisien Regresi Hipotesis Kedua...................................
Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Kedua...................................
Hasil Uji Serempak Hipotesis Kedua................................................
Hasil Uji Parsial Hipotesis Kedua......................................................

4
43
45
47
48
49
50
51
52
52
53
54
72
73
73
74
75
77
79
81
83
85
88
90
92
93
94
95
96
97
98
99

3.1.
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.
3.7.
3.8.
3.9
3.10.
3.11.
4.1.
4.2.
4.3.
4.4.
4.5.
4.6.
4.7.
4.8.
4.9
4.10
4.11
4.12
4.13
4.14
4.15
4.16
4.17
4.18
4.19
4.20

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

No.
2.1.
2.2.
4.1.
4.2.
4.3.
4.4.
4.5.

Halaman

Judul
Kerangka Berpikir Hipotesis Pertama....................................................
Kerangka Berpikir Hipotesis Kedua......................................................
Struktur Organisasi..................................................................................
Hasil Uji Normalitas Hipotesis Pertama..................................................
Hasil Uji Heteroskedastisitas Hipotesis Pertama....................................
Hasil Uji Normalitas Hipotesis kedua.....................................................
Hasil Uji Heteroskedastisitas Hipotesis Kedua.......................................

39
41
67
87
89
90
91

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN
No

Judul

Halaman

1.
2.
3.
4.
5.

Output SPSS
Karakteristik Responden...............................................................
Pengujian Validitas dan Reliabilitas.............................................
Deskriptif Variabel.......................................................................
Pengujian Hipotesis Pertama........................................................
Pengujian Hipotesis Kedua..........................................................

111
112
118
125
129

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
Syahriani Hasibuan 2011, ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA
DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI PT
PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) MEDAN dibawah bimbingan :
Prof.Dr.Rismayani, MS dan Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac

Prestasi kerja pegawai sangat diperlukan dalam suatu perusahaan. Salah satu
upaya untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai antara lain melalui lingkungan
kerja dan motivasi. Permasalahan yang terjadi pada PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan memperlihatkan bahwa ruangan kerja yang belum memberikan
kenyamanan bagi pegawai, parkir sepeda motor yang tidak dijaga ketat, lampu
ruangan ada yang tidak terang, pegawai menginginkan tanggung jawab dan
kesempatan untuk maju, pegawai menginginkan bus pegawai dan perumahan
pegawai, persaingan yang kurang sehat antar pegawai. Maka perlu diketahui Sejauh
mana pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai
di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Perilaku Organisasi,
yang berkaitan dengan lingkungan kerja, motivasi, dan prestasi kerja.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survey, jenis
penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan sifat penelitian ini adalah explanatory
research. Jumlah sampel yang digunakan adalah 71 responden dari 248 jumlah
populasinya. Diukur dengan skala likert serta menggunakan teknik analisis regresi
berganda untuk menguji hipotesis pertama dan hipotesis kedua.
Hasil uji pada hipotesis pertama secara simultan terdapat pengaruh sangat
signifikan antara lingkungan kerja dan motivasi kerja pegawai terhadap prestasi kerja
pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Secara parsial, ditemukan
motivasi lebih dominan daripada lingkungan kerja terhadap prestasi kerja PT
Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Pada hipotesis kedua secara simultan
terdapat pengaruh sangat signifikan antara rekan kerja, sarana dan prasarana terhadap
lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Secara parsial,
ditemukan sarana lebih dominan daripada rekan kerja dan prasarana terhadap
lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Kesimpulan penelitian ini adalah hipotesis pertama, secara serempak dan
parsial lingkungan kerja, motivasi berpengaruh positif dan sangat signifikan
terhadap prestasi kerja PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan. Hipotesis kedua,
secara serempak dan parsial rekan kerja, sarana dan prasarana berpengaruh positif
dan sangat signifikan terhadap lingkungan kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan.
Kata Kunci : Lingkungan, Motivasi, Prestasi, Kerja.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
Syahriani Hasibuan 2011, THE ANALYSIS OF INFLUENCE OF WORK
ENVIRONMENT AND JOB MOTIVATION TO EMPLOYEE PERFORMANCE AT
INDONESIA PORT I (PERSERO) MEDAN supervisor : Prof.Dr.Rismayani, MS
and Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec, Ac

Employee performance is necessary required in a company. One of the effort
to increase employee performance for example through work environment and
motivation. The problems that happened at Port of Indonesia I (Persero) Medan
shows that office room which has not given comfort to employee yet, park area for
motorcycle that is not is save, lamps condition in the office room is not quite light,
employee want to have responsibility and opportunity to be more improve, the
employee want employee’s bus and houses, and there is also seems unfair
competition between the employees. Based on the description the problems, so need
to know how far work environment and job motivation influence the employee
performance at Indonesia Port I (Persero) Medan.
The theory which used in this research is Organization Behaviors Theory,
which relates on the work environment, job motivation, and employee performance.
Method applied in this research is approach survey, this research type is
quantitative descriptive and this research character is explanatory. The amount of
sample is 71 respondents from 248 its population. It is counted by Likert Scale and
data analysis method is using the multiply regression for analysis first hypothesis and
second hypothesis.
Test result at first hypothesis simultaneously is work environment and job
motivation influence highly significant towards employee performance at Indonesia
Port I (Persero) Medan. Partially, shows that job motivation is a dominant factor
that influence the employee performance at Indonesia Port I (Persero) Medan. At
second hypothesis simultaneously is job partners, facilities and infrastructure
influence highly significant towards work environment at Indonesia Port I (Persero)
Medan. Partially, shows that facilities are a dominant factor that influence the work
environment at Indonesia Port I (Persero) Medan.
The conclusion of this first hypothesis, simultaneously and partially research
is work environment, job motivation have positive and highly significant influence to
employee performance at Indonesia Port I (Persero) Medan. Second hypothesis,
simultaneously and partially job partners, facilities and infrastructure have positive
and highly significant influence to work environment at Indonesia Port I (Persero)
Medan.
Key words : work environment, job motivation, employee performance.

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Setiap perusahaan baik yang bergerak dalam bidang produksi barang maupun

yang menghasilkan jasa, haruslah memperhatikan segala sumber daya yang
dipergunakan dalam kegiatannya, sehingga perusahaan tersebut bisa mencapai tingkat
operasi yang efektif dan efisien. Salah satu sumber daya yang sangat besar
peranannya di dalam kegiatan perusahaan ialah manusia (pegawai), yang merupakan
penggerak atau pengatur dari segala sumber daya lainnya. Pegawai adalah manusia
yang mempunyai karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan faktor produksi
lainnya. Manusia mempunyai nurani, hasrat dan keinginan yang dapat mempengaruhi
tingkat prestasinya.
Pegawai pada umumnya akan bersemangat bekerja, apabila kebutuhannya
sebagai makhluk hidup dan makhluk sosial dapat terpenuhi secara tepat. Kebutuhan
tersebut memiliki latar belakang, pengalaman, harapan, keinginan, ambisi dan
susunan psikologis yang berbeda–beda pada setiap individu. Individu–individu
tersebut memandang kejadian–kejadian dari sudut pandang dan reaksi mereka sendiri.
Mengingat begitu besarnya peranan pegawai di dalam kegiatan perusahaan, maka
para pimpinan yang bijaksana harus memikirkan dengan cermat sampai sejauhmana
tingkat motivasi yang diberikan kepada pegawai sesuai dengan prestasi pegawai
tersebut.

Universitas Sumatera Utara

Beraneka ragamnya keinginan dan kebutuhan dari setiap pegawai maupun
kelompok mengharuskan pihak instansi dapat menyelaraskan antara kebutuhan
individu dengan kebutuhan instansi. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan
merupakan suatu bentuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang
bergerak dibidang jasa kepelabuhan yang mempunyai tujuan pokok untuk
menyediakan fasilitas dan mengusahakan jasa kepelabuhan, serta usaha lainnya yang
menunjang pencapaian perseroan, dalam rangka menyelenggarakan keamanan dan
ketertiban untuk kepentingan perseroan. Sebagai sebuah BUMN, PT Pelabuhan
Indonesia I (Persero) Medan memiliki peluang besar untuk dapat turut serta
menyumbangkan peranannya dalam pembangunan perekonomian nasional. Dan
untuk itu PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan, harus mampu bersaing dengan
pelaku-pelaku ekonomi lainnya khusus badan usaha swasta, disamping juga harus
mampu bersaing di dunia internasional.
Daya saing yang tinggi itu sangat diperlukan sebab PT Pelabuhan Indonesia I
(Persero) Medan, akan menghadapi kondisi perkembangan pelabuhan generasi III
yang ditandai dengan dijadikannya pelabuhan sebagai pusat distribusi, perdagangan,
basis logistik dan integrasi transportasi serta terwujudnya masyarakat kepelabuhan
yang berwawasan lingkungan. Kondisi ini harus disesuaikan dengan misi perusahaan
yaitu memberikan pelayanan jasa kepelabuhan yang bermutu dan berorientasi kepada
kepuasaan pelanggan melalui pengelolaan perusahaan secara profesional. Sebagai
sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa kepelabuhan, PT Pelabuhan
Indonesia I (Persero) Medan menyelenggarakan usaha-usaha dibidang seperti kolam-

Universitas Sumatera Utara

kolam pelabuhan dan perairan untuk lalu lintas dan tempat berlabuhnya kapal,
dermaga dan fasilitas untuk bertambat bongkar muat barang dan fasilitas naik turun
penumpang.
Dengan banyak bidang-bidang yang harus dikelola maka PT Pelabuhan
Indonesia I (Persero) Medan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan,
membutuhkan pegawai-pegawai yang mampu, terampil dan cakap serta mau bekerja
dengan giat untuk perusahaan. Dengan kata lain PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Medan membutuhkan produktivitas kerja yang tinggi dari para pegawainya. PT
Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan menyadari prestasi kerja para pegawai,
lingkungan kerja dan motivasi sangatlah penting untuk dapat mencapai apa yang
menjadi tujuan dari perusahaan.
Beberapa permasalahan di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan berkaitan
dengan lingkungan kerja diantaranya adalah keluhan sebagian besar pegawai
berkaitan dengan kondisi ruangan kerja yang belum memberikan kenyamanan bagi
pegawai dalam beraktivitas. Lingkungan yang kurang kondusif seperti keamanan
dimana parkir sepeda motor yang tidak dijaga ketat, lampu ruangan ada yang terang
tapi ada juga yang tidak sehingga dapat mengakibatkan kesalahan dalam
melaksanakan pekerjaan. Masalah dalam motivasi yaitu kebanyakan pegawai
menginginkan tanggung jawab dan kesempatan untuk maju. Mereka ingin
didengarkan dan diperlakukan sebagai orang yang bernilai. Jadi, keadaan lingkungan
kerja yang demikian dan masalah motivasi dapat mengakibatkan prestasi kerja yang

Universitas Sumatera Utara

rendah bagi pegawai. Prestasi kerja pegawai dapat dilihat dari hasil PKP (Penilaian
Karya Pegawai) pada tabel di bawah ini :
Tabel 1.1. Rekapitulasi PKP Pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Medan
Tahun
B
%
SB
%
CB
%
K
2009
97
39,11 151 60,88
2010
148 59,67
34
13,70 1
0,40
1
Sumber : PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan (2011)

%
0,40

SK
64

%
25,81

Keterangan : B (Baik), SB (Sangat Baik), CB (Cukup Baik), K (Kurang), SK (Sangat
Kurang), dengan perhitungan jumlah pegawai atau orangnya.
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa PKP dari tahun 2009 menuju tahun
2010 terjadi penurunan. Tahun 2009 terdapat 97 orang (39,11) dengan kategori B,
151 orang (60,88) dengan kategori SB. Sedangkan Tahun 2010 terdapat 148 orang
(59,67) dengan kategori B, 34 orang (13,70) dengan kategori SB, 1 orang (0,40)
dengan kategori CB, 1 orang (0,40) dengan kategori K, 64 orang (25,81) dengan
kategori SK.
Perlakuan yang kurang adil antara satu pegawai dengan pegawai lain akan
menimbulkan persaingan yang kurang sehat untuk memperoleh perhatian dari atasan.
Keadaan seperti ini akan membuat ketidakharmonisan hubungan antara sesama
pegawai dalam menjalankan tugas merupakan masalah rekan kerja. Selain itu,
pimpinan senantiasa memberikan tanggung jawab yang besar kepada pegawai–
pegawai yang memiliki kedekatan secara emosional daripada melihat kompetensi

Universitas Sumatera Utara

yang dimiliki pegawai tersebut. Hal ini akan menimbulkan rasa iri diantara sesama
pegawai di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
Masalah dalam sarana dan prasarana yaitu para pegawai menginginkan instansi
benar-benar memperhatikan kebutuhan dan masalah mereka seperti bus pegawai dan
perumahan pegawai. Jadi, ketidakharmonisan antar rekan kerja dan masalah sarana
prasarana membuat lingkungan kerja yang tidak disukai para pegawai.

1.2

Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka dirumuskan masalah yaitu :

1. Sejauh mana pengaruh lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap prestasi
kerja pegawai di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
2. Sejauh mana pengaruh rekan kerja, sarana, dan prasarana terhadap lingkungan
kerja di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.

1.3 Tujuan Penelitian
Sejalan dengan perumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja, dan motivasi
kerja terhadap prestasi kerja pegawai di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Medan.
2. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh rekan kerja, sarana, dan prasarana
terhadap lingkungan kerja di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.

Universitas Sumatera Utara

1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian yang dilakukan antara lain:
1. Sebagai masukan bagi perusahaan dalam menangani masalah lingkungan kerja,
motivasi dan prestasi kerja pegawai PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan.
2. Sebagai tambahan khasanah penelitian bagi Program Studi Magister Ilmu
Manajemen Sekolah Pascasarjana USU.
3. Menambah dan memperluas pengetahuan peneliti dalam hal manajemen
khususnya yang berhubungan dengan lingkungan kerja, motivasi kerja dan
prestasi kerja.
4. Sebagai referensi bagi peneliti yang ingin mengkaji masalah yang sama di masa
yang akan datang.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Penelitian Terdahulu
Ermawati (2002) melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh

Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja Terhadap Prestasi Kerja
Pegawai di Citra Jepara Semarang”. Jumlah sampel yang digunakan adalah 128 orang
responden dari 275 orang pegawai. Dari uji F menunjukkan H o ditolak dan H a
diterima, X 1, X 2 dan X 3 berpengaruh secara signifikan terhadap Y.
Desi Arisanti (2010) melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh
Lingkungan Kerja Dan Iklim Organisasi Terhadap Semangat Kerja Pegawai Kantor
Administrator Pelabuhan Utama Di Belawan”. Jumlah sampel yang digunakan adalah
77 orang responden dari 340 orang pegawai. Dari uji F pada hipotesis kedua
menunjukkan H o ditolak dan H a

diterima, X 1, X 2 dan

X 3 berpengaruh secara

signifikan terhadap Y.

2.2

Teori Tentang Lingkungan Kerja

2.2.1 Pengertian Lingkungan Kerja
Pada peningkatan prestasi kerja pegawai perlu diperhatikan lingkungan kerja
yang mendukung dan memadai sehingga pegawai merasa nyaman dan dapat bekerja
sungguh–sungguh. Kesuksesan perusahaan sangat tergantung pada lingkungan kerja
di dalam perusahaan karena para anggota yang melakukan kegiatan operasional

Universitas Sumatera Utara

merasa betah dan menyukai lingkungan tempat bekerja. Lingkungan kerja merupakan
salah satu faktor pendukung keselamatan dan kesehatan pegawai dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan.
Menurut Nitisemito (2002) lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di
sekitar para pegawai yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas
yang dibebankan.
Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa lingkungan kerja mencakup
aspek yang luas, tidak hanya meliputi aspek tempat pegawai melaksanakan
pekerjaannya, tetapi juga aspek sarana dan prasarana yang ada di perusahaan seperti
peralatan dan pekerjaan yang mendukung. Lingkungan kerja di dalam perusahaan
mutlak untuk diperhatikan dan sangat menentukan dalam segala kegiatan perusahaan
baik itu pemerintah maupun swasta.
Menurut Anies (2005) lingkungan kerja yang manusiawi dan lestari akan
menjadi pendorong bagi kegairahan dan efisiensi kerja. Sedangkan lingkungan
kerja yang melebihi toleransi kemampuan manusia tidak saja menurunkan
produktivitas kerjanya, tetapi juga menjadi sebab terjadinya penyakit atau
kecelakaan kerja.
Bekerja dengan tubuh dan lingkungan sehat, aman serta nyaman merupakan hal
yang diinginkan oleh semua pegawai. Lingkungan fisik tempat kerja dan lingkungan
perusahaan merupakan hal yang sangat penting dalam mempengaruhi sosial, mental
dan fisik dalam kehidupan pegawai. Lingkungan tempat kerja yang sehat dapat
memberikan pengaruh yang positif terhadap kesehatan pegawai, seperti peningkatan
moral pegawai, penurunan absensi dan peningkatan produktivitas. Sebaliknya tempat
kerja yang kurang sehat atau tidak sehat (sering terpapar zat yang bahaya

Universitas Sumatera Utara

mempengaruhi kesehatan) dapat meningkatkan angka kesakitan dan kecelakaan,
rendahnya kualitas kesehatan pegawai meningkatnya biaya kesehatan dan banyak lagi
dampak negatif lainnya, (Occupational safety and health).
Lingkungan kerja sangat berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai dimana
pegawai tidak akan mungkin dapat melakukan pekerjaan sebagaimana yang
diharapkan tanpa ditunjang lingkungan kerja yang mendukung, dan kenyamanan
pegawai di dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari sangat tergantung pada
lingkungan tempat mereka bekerja. Jika ada hal-hal yang mengganggu pada
lingkungan tempat pegawai tersebut bekerja secara langsung akan berdampak buruk
pada konsentrasi bekerja para pegawai yang akhirnya berpengaruh terhadap prestasi
kerja pegawai tersebut.
Menurut Sedarmayanti (2004) lingkungan kerja adalah keseluruhan alat
perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang
bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan
maupun sebagai kelompok.
Dari beberapa pendapat di atas, disimpulkan bahwa lingkungan kerja
merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar pegawai pada saat bekerja, baik yang
berbentuk fisik ataupun non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapat
mempengaruhi dirinya dan pekerjaanya saat bekerja.
2.2.2 Jenis-Jenis Lingkungan Kerja
Menurut Sedarmayanti (2011) jenis-jenis lingkungan kerja terbagi menjadi 2
yakni : (a) lingkungan kerja fisik, dan (b) lingkungan kerja non fisik.

Universitas Sumatera Utara

A. Lingkungan kerja fisik
Menurut Sedarmayanti (2004) “Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan
berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi
pegawai baik secara langsung maupun secara tidak langsung.
Lingkungan kerja fisik dapat dibagi dalam dua kategori, yakni :
1. Lingkungan yang langsung berhubungan dengan pegawai (Seperti: pusat kerja,
kursi, meja dan sebagainya)
2. Lingkungan perantara atau lingkungan umum dapat juga disebut lingkungan kerja
yang mempengaruhi kondisi manusia, misalnya : temperatur, kelembaban,
sirkulasi udara, pencahayaan, kebisingan, getaran mekanis, bau tidak sedap,
warna, dan lain-lain.
Untuk dapat memperkecil pengaruh lingkungan fisik terhadap pegawai, maka
langkah pertama adalah harus mempelajari manusia, baik mengenai fisik dan tingkah
lakunya maupun mengenai fisiknya, kemudian digunakan sebagai dasar memikirkan
lingkungan fisik yang sesuai.
B. Lingkungan Kerja Non Fisik
Menurut Sedarmayanti (2011), “Lingkungan kerja non fisik adalah semua
keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja, baik hubungan dengan
atasan maupun hubungan sesama rekan kerja, ataupun hubungan dengan bawahan”.
Lingkungan non fisik ini juga merupakan kelompok lingkungan kerja yang tidak bisa
diabaikan”.

Universitas Sumatera Utara

Menurut Nitisemito (2002) Perusahaan hendaknya dapat mencerminkan kondisi
yang mendukung kerja sama antara tingkat atasan, bawahan maupun yang memiliki
status jabatan yang sama di perusahaan. Kondisi yang hendaknya diciptakan adalah
suasana kekeluargaan, komunikasi yang baik, dan pengendalian diri.
2.2.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Kerja
Manusia akan mampu melaksanakan kegiatannya dengan baik, sehingga
dicapai suatu hasil yang optimal, apabila diantaranya ditunjang oleh suatu kondisi
lingkungan yang sesuai. Suatu kondisi lingkungan dikatakan baik atau sesuai apabila
manusia dapat melaksanakan kegiatannya secara optimal, sehat, aman, dan nyaman.
Ketidaksesuaian lingkungan kerja dapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang
lama. Lebih jauh lagi, Keadaan lingkungan yang kurang baik dapat menuntut tenaga
dan waktu yang lebih banyak serta tidak mendukung diperolehnya rancangan sistem
kerja yang efisien. Banyak faktor yang mempengaruhi terbentuknya suatu kondisi
lingkungan kerja.
Berikut ini beberapa faktor yang diuraikan Sedarmayanti (2011) yang dapat
mempengaruhi terbentuknya suatu kondisi lingkungan kerja dikaitkan dengan
kemampuan pegawai, diantaranya adalah :
1. Penerangan/cahaya di tempat kerja
2. Temperatur/suhu udara di tempat kerja
3. Kelembaban di tempat kerja
4. Sirkulasi udara di tempat kerja
5. Kebisingan di tempat kerja
6. Getaran mekanis di tempat kerja

Universitas Sumatera Utara

7. Bau tidak sedap ditempat kerja
8. Tata warna di tempat kerja
9. Dekorasi di tempat kerja
10. Musik di tempat kerja
11. Keamanan di tempat kerja
Berikut ini akan diuraikan masing-masing faktor tersebut dikaitkan dengan
kemampuan manusia, yaitu :
1. Penerangan/Cahaya di Tempat Kerja
Cahaya atau penerangan sangat besar manfaatnya bagi karyawan guna
mendapat keselamatan dan kelancaran kerja. Oleh sebab itu perlu diperhatikan
adanya penerangan (cahaya) yang terang tetapi tidak menyilaukan. Cahaya yang
kurang jelas, sehingga pekerjaan akan lambat, banyak mengalami kesalahan, dan
pada akhirnya menyebabkan kurang efisien dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga
tujuan organisasi sulit dicapai.
Pada dasarnya, cahaya dapat dibedakan menjadi empat yaitu :
a. Cahaya langsung
b. Cahaya setengah langsung
c. Cahaya tidak langsung
d. Cahaya setengah tidak langsung
2. Temperatur di Tempat Kerja
Dalam keadaan normal, tiap anggota tubuh manusia mempunyai temperatur
berbeda. Tubuh manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keadaan normal,

Universitas Sumatera Utara

dengan suatu sistem tubuh yang sempurna sehingga dapat menyesuaikan diri dengan
perubahan yang terjadi di luar tubuh. Tetapi kemampuan untuk menyesuaikan diri
tersebut ada batasnya, yaitu bahwa tubuh manusia masih dapat menyesuaikan dirinya
dengan temperatur luar jika perubahan temperatur luar tubuh tidak lebih dari 20%
untuk kondisi panas dan 35% untuk kondisi dingin, dari keadaan normal tubuh.
Menurut hasil penelitian, untuk berbagai tingkat temperatur akan memberi
pengaruh yang berbeda. Keadaan tersebut tidak mutlak berlaku bagi setiap pegawai
karena kemampuan beradaptasi tiap karyawan berbeda, tergantung di daerah
bagaimana pegawai dapat hidup.
3. Kelembaban di Tempat Kerja
Kelembaban adalah banyaknya air yang terkandung dalam udara, biasa
dinyatakan dalam persentase. Kelembaban ini berhubungan atau dipengaruhi oleh
temperatur udara, dan secara bersama-sama antara temperatur, kelembaban,
kecepatan udara bergerak dan radiasi panas dari udara tersebut akan mempengaruhi
keadaan tubuh manusia pada saat menerima atau melepaskan panas dari tubuhnya.
Suatu keadaan dengan temperatur udara sangat panas dan kelembaban tinggi, akan
menimbulkan pengurangan panas dari tubuh secara besar-besaran, karena sistem
penguapan. Pengaruh lain adalah makin cepatnya denyut jantung karena makin
aktifnya peredaran darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen, dan tubuh manusia
selalu berusaha untuk mencapai keseimbangan antar panas tubuh dengan suhu
disekitarnya.

Universitas Sumatera Utara

4. Sirkulasi Udara di Tempat Kerja
Oksigen merupakan gas yang dibutuhkan oleh mahluk hidup untuk menjaga
kelangsungan hidup, yaitu untuk proses metabolisme. Udara di sekitar dikatakan
kotor apabila kadar oksigen, dalam udara tersebut telah berkurang dan telah
bercampur dengan gas atau bau-bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Sumber
utama adanya udara segar adalah adanya tanaman di sekitar tempat kerja. Tanaman
merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan olah manusia. Dengan cukupnya
oksigen di sekitar tempat kerja, ditambah dengan pengaruh secara psikologis akibat
adanya tanaman di sekitar tempat kerja, keduanya akan memberikan kesejukan dan
kesegaran pada jasmani. Rasa sejuk dan segar selama bekerja akan membantu
mempercepat pemulihan tubuh akibat lelah setelah bekerja.
5. Kebisingan di Tempat Kerja
Salah satu polusi yang cukup menyibukkan para pakar untuk mengatasinya
adalah kebisingan, yaitu bunyi yang tidak dikehendaki oleh telinga. Tidak
dikehendaki, karena terutama dalam jangka panjang bunyi tersebut dapat
mengganggu ketenangan bekerja, merusak pendengaran, dan menimbulkan kesalahan
komunikasi, bahkan menurut penelitian, kebisingan yang serius bisa menyebabkan
kematian. Karena pekerjaan membutuhkan konsentrasi, maka suara bising hendaknya
dihindarkan agar pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan dengan efisien sehingga
produktivitas kerja meningkat.
Ada tiga aspek yang menentukan kualitas suatu bunyi, yang bisa menentukan
tingkat gangguan terhadap manusia, yaitu :

Universitas Sumatera Utara

a. Lamanya kebisingan
b. Intensitas kebisingan
c. Frekuensi kebisingan
Semakin lama telinga mendengar kebisingan, akan semakin buruk akibatnya,
diantaranya pendengaran dapat makin berkurang.
6. Getaran Mekanis di Tempat Kerja
Getaran mekanis artinya getaran yang ditimbulkan oleh alat mekanis, yang
sebagian dari getaran ini sampai ke tubuh karyawan dan dapat menimbulkan akibat
yang tidak diinginkan. Getaran mekanis pada umumnya sangat mengganggu tubuh
karena ketidakteraturannya, baik tidak teratur dalam intensitas maupun frekuensinya.
Gangguan terbesar terhadap suatu alat dalam tubuh terdapat apabila frekuensi alam
ini beresonansi dengan frekuensi dari getaran mekanis. Secara umum getaran mekanis
dapat mengganggu tubuh dalam hal :
a. Kosentrasi bekerja
b. Datangnya kelelahan
c. Timbulnya beberapa penyakit, diantaranya karena gangguan terhadap : mata,
saraf, peredaran darah, otot, tulang, dan lain-lain.
7. Bau-bauan di Tempat Kerja
Adanya bau-bauan di sekitar tempat kerja dapat dianggap sebagai pencemaran,
karena dapat menganggu konsentrasi bekerja, dan bau-bauan yang terjadi terus
menerus dapat mempengaruhi kepekaan penciuman. Pemakaian “air condition” yang

Universitas Sumatera Utara

tepat merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghilang