PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA MELALUI MOTIVASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS IX PROGRAM KEAHLIAN PEMASARAN SMK NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

ABSTRAK

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN
KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA
MELALUI MOTIVASI DIRI TERHADAP MINAT
BERWIRASWASTA SISWA KELAS IX
PROGRAM KEAHLIAN PEMASARAN
SMK NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh

RIENITA PRANIETA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh persepsi siswa
tentang mata pelajaran kewirausahaan dan lingkungan keluarga melalui motivasi
diri terhadap minat berwiraswasta siswa kelas IX program keahlian pemasaran
SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi dalam
penelitian ini adalah 66 orang dengan sampel 40 orang yang ditentukan
menggunakan rumus Slovin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah
metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex facto dan survey. Data yang
terkumpul melalui angket, diolah dengan komputer melalui program SPSS versi
17. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah menggunakan uji regresi linier
dengan analisis jalur (Path Analysis).
Berdasarkan analisis diperoleh hasil bahwa, ada pengaruh persepsi siswa tentang
mata pelajaran kewirausahaan dan lingkungan keluarga melalui motivasi diri
terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK
Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
Kata Kunci : Lingkungan Keluarga, Mata Pelajaran Kewirausahaan, Minat
Berwiraswasta, Motivasi Diri

RIWAYAT HIDUP

Penulis di lahirkan di Bandar Lampung pada tanggal 06 Juni
1992

dengan nama

lengkap

Rienita Pranieta.

Penulis

merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, putri dari pasangan
Bapak Hi.Nupinsah dan Ibu Hj.Nurhayati.
Pendidikan formal yang diselesaikan penulis yaitu:
1. Taman Kanak-Kanak Al-Azhar Bandar Lampung diselesaikan pada tahun
1998
2. SD AL-Azhar 1 Bandar Lampung dan dilanjutkan di SD Negeri 1
Langkapura diselesaikan pada tahun 2004
3. SMP Negeri 14 Bandar Lampung diselesaikan pada tahun 2007
4. SMA Negeri 3 Bandar Lampung diselesaikan pada tahun 2010
Pada tahun 2010, penulis diterima sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan
Ekonomi Jurusan IPS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas
Lampung melalui jalur PKAB (Penelusuran Kemampuan Akademik dan Bakat).
Pada bulan Januari 2013, penulis mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
dengan tujuan Lampung - Jakarta - Semarang - Solo - Bali - Yogyakarta Bandung. Pada bulan Juli hingga September, penulis mengikuti Program Kuliah
Kerja Nyata (KKN) dan PPL (Program Pengalaman Lapangan) di Pekon Pura
Laksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat.

MOTO

“Kemenangan yang seindah – indahnya dan sesukar – sukarnya yang boleh
direbut oleh manusia ialah menundukan diri sendiri”

(Ibu Kartini )
“Tahu bahwa kita tahu apa yang kita ketahui dan tahu bahwa kita tidak tahu
apa yang tidak kita ketahui, itulah pengetahuan sejati”
(Copernicus, 1473–1543)
" Visi tanpa tindakan hanyalah sebuah mimpi. Tindakan tanpa visi hanyalah
membuang waktu. Visi dengan tindakan akan mengubah dunia! "
(Joel Arthur Barker)
“Menilai orang lain itu mudah, tapi coba berkacalah apakah sudah mampu
menilai diri sendiri?”
(Rienita Pranieta)
“Tidak ada yang tidak mungkin jika harapan dan usaha masih tetap ada”
(Rienita Pranieta)

PERSEMBAHAN
Alhamdulillah Hirobbil Alamin....
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas izin dan ridho-Nya selesai sudah
karya kecil dari peluh dan letihku.
Junjunganku Nabi Besar Muhammad S.A.W
Kupersembahkan dengan tulus kepada:
Papaku tersayang Hi.Nupinsah dan Mamaku tercinta Hj.Nurhayati
yang selalu ada di setiap langkahku. Terimakasih atas semua doa,
pengorbanan, cinta dan kasih sayang yang tercurah untukku hingga saat ini
Ayukku tersayang Evi Gumaiyanti dan Adikku tersayang Reka
Prasylia, Keponakanku Tercinta Cahaya Azkadina Firanda, serta
seluruh keluarga besarku
Seseorang yang kelak menjadi pendamping hidupku dunia dan akhirat
Para pendidik yang kuhormati

Seluruh rekan-rekan seperjuanganku Economic Education 2010

Almamater tercinta Universitas Lampung

SANWACANA

Segala pujian dan syukur kehadirat Allah Subhanallahu Wataala atas segala
rahmat, kasih sayang, dan kemurahan yang tiada pernah putus, hingga pada
akhirnya penulis dapat menyelesaikan karya sederhana ini dengan segala
kekurangan dan kelebihannya.
Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini, terdapat begitu banyak kekurangan
dan ketidaksempurnaan, baik redaksional, metode penelitian ataupun substansial.
Untuk itu, penulis harapkan kritik dan saran dari pembaca sebagai langkah
perbaikan untuk penulis dalam menyusun karya ilmiah atau laporan lain dimasamasa mendatang.
Selesainya penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan, motivasi,
bimbingan dan saran dari semua pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1.

Bapak Dr. Hi. Bujang Rahman, M.Si., selaku Dekan FKIP Unila.

2.

Bapak Dr. M. Thoha B.S. jaya, M. S., selaku pembantu Dekan I FKIP Unila.

3.

Bapak Drs. Arwin Achmad, M.Si., selaku pembantu Dekan II FKIP Unila.

4.

Bapak Drs. Iskandar Syah, M.H., selaku pembantu Dekan III FKIP Unila.

5.

Bapak Drs. Buchori Asyik, M.Si., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu
Pengetahuan Sosial FKIP Unila.

6.

Bapak Drs. Hi. Nurdin, M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan
Ekonomi dan selaku Pembimbing II, serta Pembimbing Akademik yang telah
membantu membimbing, memberikan pengarahan serta memotivasi penulis
dalam menyelesaikan skripsi ini.

7.

Ibu Dr. Erlina Rufaidah, S.E., M.Si. selaku Pembimbing I yang telah
memberikan pengarahan dan bimbingan serta motivasi kepada penulis dalam
menyelesaikan skripsi ini.

8.

Bapak Drs. I Komang Winatha, M.Si., selaku Penguji dan Pembimbing yang
telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran serta memberikan motivasi,
arahan dan nasehat dalam penyelesaian skripsi ini.

9.

Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Jurusan Ilmu
Pengetahuan Sosial FKIP Unila, terima kasih kepada ilmu yang telah
diberikan kepada penulis.

10. Ibu Dra. Septiana, M.Pd selaku kepala sekolah SMK Negeri 4 Bandar
Lampung dan Ibu/Bapak guru yang telah membantu mengumpulkan data
penelitian, serta staf pengajar SMK Negeri 4 Bandar Lampung.
11. Kedua orang tuaku, Mama (Hj.Nurhayati) dan Papa (Hi.Nupinsah) tercinta
yang selalu menyayangi dengan tulus, mendoakan setiap langkahku,
memberikan motivasi, yang selalu menjadi penyemangat dalam hidupku dan
terima kasih atas segala pengorbanan untukku yang tiada pernah bisa dinilai
dari segi apapun dari lahir hingga dewasa ini.

12. Seluruh keluarga besar, terutama ayukku Evi, adikku Reka dan keponakanku
tersayang Cahaya yang selalu membuatku tertawa, terimakasih atas segala
doa, dukungan serta motivasinya selama ini.
13. Sahabat tersayang dan keluarga seperjuanganku Nira, Poppy, Makcin, Asti,
Wira dan Genk Duyung (Oma Tetty, Uni Dila, Ameng, Odet, Uwi, Levi,
Nay) terima kasih atas bimbingan, bantuan, doa, semangat, suka duka, canda
tawa dan kebersamaannya selama ini.
14. Seseorang yang selama 3 tahun ini selalu mendoakan, memberikan semangat,
bantuan dan motivasi. Terima kasih atas suka dukanya selama ini. Semoga
kelak kita bisa sukses bersama-sama.
15. Teman seperjuanganku Novia, Ajeng, Mbak Eva, Ica, Nuy, Pemi, Ali, Ardi,
Kus, Nuhay, dan semua angkatan pendidikan ekonomi 2010 yang tidak bisa
disebutkan satu persatu, terima kasih atas bantuan dan kebersamaannya
selama ini.
16. Terimakasih buat om Herdi, kak Wardani dan kakak-kakak 2009, 2008, 2007
serta adik tingkat yang telah membantu dalam menyelesaikan skripsi ini.
17. Sahabatku Puri, Cici, Selly, Puspa, Vian, Kevin, Irfan, Kucai, terima kasih
atas kebersamaannya selama ini.
18. Keluarga Besar SMK Negeri 1 Way Tenong serta teman-teman seperjuangan
KKN dan PPL Mak Emil, Tata, Yuni, Lianti, Rinai, Dhea, Dika, Revi, terima
kasih untuk kebersamaannya, kekompakannya, persahabatan yang indah ini
dan bantuan kalian selama PPL dilaksanakan.

19. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak
dapat disebutkan satu persatu oleh penulis.
Semoga segala bantuan, bimbingan, dorongan dan doa yang diberikan kepada
penulis mendapat ridho dari Allah SWT. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak. Amin.

Bandar Lampung, Juni 2013
Penulis,

Rienita Pranieta

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL
ABSTRAK
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
I.

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..............................................................................
B. Identifikasi Masalah ......................................................................
C. Pembatasan Masalah ......................................................................
D. Rumusan Masalah ..........................................................................
E. Tujuan Penelitian ..........................................................................
F. Manfaat Penelitian ........................................................................
G. Ruang Lingkup Penelitian .............................................................

1
11
12
12
14
15
17

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS
A. Tinjauan Pustaka ...........................................................................
1. Pendidikan SMK ........................................................................
2. Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran Kewirausahaan .........
3. Persepsi Siswa Tentang Lingkungan Keluarga .........................
4. Motivasi Diri ............................................................................
5. Minat Berwiraswasta .................................................................
B. Penelitian yang Relevan ................................................................
C. Kerangka Pikir ..............................................................................
D. Hipotesis ........................................................................................

18
18
21
27
31
36
44
45
49

III. METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian ............................................................................
B. Populasi dan Sampel ......................................................................
1. Populasi ....................................................................................
2. Sampel ......................................................................................
3. Teknik Pengambilan Sampel......................................................
C. Variabel Penelitian .........................................................................
D. Defenisi Konseptual Variabel ........................................................
E. Definisi Operasional Variabel ........................................................
F. Teknik Pengumpulan Data ..............................................................
1. Obervasi .....................................................................................

51
52
52
52
53
54
55
56
61
61

Halaman
2. Angket/Kuesioner........................................................................
62
3. Dokumentasi ..............................................................................
62
G. Uji Persyaratan Instrumen .............................................................
63
1. Uji Validitas Instrumen ............................................................
63
2. Uji Reliabilitas Instrumen .........................................................
68
H. Uji Persyaratan Analisis Data .........................................................
70
1. Uji Normalitas ..........................................................................
70
2. Uji Homogenitas .........................................................................
72
I. Pengujian Hipotesis .......................................................................
72
1. Persyaratan Analisis Jalur...........................................................
73
2. Langkah-langkah Melakukan Analisis Jalur ..............................
74
3. Model Analisis Jalur ...................................................................
74
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ...............................................
1. Sejarah Berdirinya SMK Negeri 4 Bandar Lampung ...............
2. Visi dan Misi SMK Negeri 4 Bandar Lampung........................
3. Situasi dan Kondisi SMK Negeri 4 Bandar Lampung ..............
4. Pengenalan dan Keadaan SMK Negeri 4 Bandar Lampung .....
B. Gambaran Umum Responden .........................................................
C. Deskripsi Data .................................................................................
1. Data Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan (X1) .................................................................
2. Data Persepsi Siswa Tentang Lingkungan Keluarga (X2) ........
3. Data Motivasi Diri (Y) .............................................................
4. Data Minat Berwiraswasta (Z) ..................................................
D. Uji Persyaratan Statistik Parametik .................................................
1. Uji Normalitas Data ..................................................................
2. Uji Homogenitas .......................................................................
E. Analisis Data ...................................................................................
F. Uji Hipotesis ...................................................................................
1. Uji t untuk Pengujian Hipotesis Secara Sendiri –Sendiri .........
2. Uji F untuk Pengujian Hipotesis Secara Simultan
(gabungan).................................................................................
G. Interpretasi Analisis Statistik ..........................................................
H. Pembahasan .....................................................................................
1. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan dan Motivasi Diri .............................................
2. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Diri .........
3. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan Terhadap Minat Berwiraswasta .......................
4. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Minat
Berwiraswasta ...........................................................................
5. Pengaruh Motivasi Diri Terhadap Minat Berwiraswasta ..........
6. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan Terhadap Minat Berwiraswasta Melalui
Motivasi Diri .............................................................................

76
76
77
78
79
80
81
82
84
87
90
94
94
95
96
109
109
113
116
119
119
121
123
126
128

131

Halaman
7. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwiraswasta
Melalui Motivasi Diri................................................................
8. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Secara BersamaSama Terhadap Motivasi Diri ...................................................
9. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Melalui Motivasi
Diri Terhadap Minat Berwiraswasta .........................................
V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan......................................................................................
B. Saran ................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

133

135

138

141
142

DAFTAR TABEL

Tabel
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.

28.
29.

Halaman

Jumlah Lulusan SMK Negeri 4 Bandar Lampung Pada Periode
2010-2012 ............................................................................................
Karakteristik-karakteristik seorang wirausahawan ..............................
Hasil Penelitian yang Relevan .............................................................
Perhitungan Proporsi Besarnya Sampel Tiap Kelas ............................
Definisi Operasional Variabel ..............................................................
Hasil Analisis Uji Validitas Angket Variabel X1 .................................
Hasil Analisis Uji Validitas Angket Variabel X2 ................................
Hasil Analisis Uji Validitas Angket Variabel Y ..................................
Hasil Analisis Uji Validitas Angket Variabel Z...................................
Ruang Sekolah .....................................................................................
Jumlah Siswa SMK Negeri 4 Bandar Lampung ..................................
Distribusi Frekuensi Variabel Persepsi Siswa Tentang
Mata Pelajaran Kewirausahaan (X1) ....................................................
Kategori Variabel Persepsi Siswa Tentang
Mata Pelajaran Kewirausahaan (X1) ....................................................
Distribusi Frekuensi Variabel Lingkungan Keluarga (X2) ..................
Kategori Variabel Lingkungan Keluarga (X2) .....................................
Distribusi Frekuensi Variabel Motivasi Diri (Y) .................................
Kategori Variabel Motivasi Diri (Y) ....................................................
Distribusi Frekuensi Variabel Minat Berwiraswasta (Z) .....................
Kategori Variabel Minat Berwiraswasta (Z) ........................................
Hasil Perhitungan Uji Normalitas Data ...............................................
Hasil Perhitungan Uji Homogenitas Data ...........................................
Pengaruh Persepsi siswa tentang Mata Pelajaran Kewirausahaan
(X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) terhadap Motivasi Diri (Y) .......
Hasil Uji Keberartian Variabel X1 dan X2 Terhadap Y .......................
Koefisien Regresi Variabel X1 dan X2 Terhadap Y .............................
Korelasi Persepsi siswa tentang Mata Pelajaran Kewirausahaan
(X1) dengan Lingkungan Keluarga (X2)..............................................
Koefisien Jalur, Pengaruh Langsung, Pengaruh Tidak Langsung dan
Pengaruh Total .....................................................................................
Pengaruh Persepsi siswa tentang Mata Pelajaran Kewirausahaan (X1)
dan Lingkungan Keluarga (X2) dan Motivasi Diri (Y) terhadap Minat
Berwirausaha (Z)..................................................................................
Uji Keberartian Variabel X1, X2 dan Y Terhadap Z ............................
Koefisien X1, X2 dan Y ........................................................................

9
41
44
53
59
64
65
66
67
79
80
82
83
85
86
88
89
90
91
94
95
100
100
101
101
102

104
105
105

Halaman
30. Koefisien Jalur, Pengaruh Langsung, Pengaruh Tidak Langsung dan
Pengaruh Total .....................................................................................
31. Uji t Variabel X1 Terhadap Y .............................................................
32. Uji t Variabel X2 Terhadap Y ..............................................................
33. Uji t Variabel X1 Terhadap Z ...............................................................
34. Uji t Variabel X2 Terhadap Z ...............................................................
35. Uji t Variabel Y Terhadap Z ................................................................
36. Uji F Variabel X1 dan X2 Terhadap Y .................................................
37. Uji F Variabel X1, X2 dan Y Terhadap Z ............................................
38. Persentase Total Pengaruh Variabel ....................................................

106
109
110
111
112
113
114
115
119

DAFTAR GAMBAR

Gambar
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Halaman

Kerangka Pikir ....................................................................................
Model Persamaan Dua Jalur ................................................................
Model Diagram Jalur Berdasarkan Paradigma Penelitian ...................
Model Persamaan Dua Jalur ................................................................
Substruktur 1 ........................................................................................
Substruktur 2 ........................................................................................
Substruktur 1 ........................................................................................
Substruktur 2 ........................................................................................
Diagram Jalur Lengkap ........................................................................

48
75
97
97
98
99
102
106
108

I.

PENDAHULUAN

Pada bab pendahuluan ini akan dibahas beberapa hal mengenai gambaran umum
penelitian yang terdiri dari latar belakang masalah, identifikasi masalah,
pembatasan masalah, rumusan masalah, kegunaan penelitian, dan ruang lingkup
penelitian.
A. Latar Belakang Masalah
Kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini belum stabil serta dampak dari
krisis global mengakibatkan banyaknya masalah ekonomi yang muncul di
Indonesia, salah satunya adalah tingginya tingkat pengangguran. Dari tahun
ke tahun, masalah jumlah pengangguran di Indonesia kian bertambah. Hal ini
bisa dilihat dari data yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik (2013) bahwa
angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2013 melonjak 7,39 juta jiwa
dari Agustus 2012 sebanyak 7,24 juta jiwa. Belum ada solusi yang baik untuk
mengatasi tingginya angka pengangguran sampai saat ini. Pemerintah saat ini
belum mampu menyediakan banyak lapangan kerja. Namun, pengadaan
lapangan kerja saja dirasa tidak cukup untuk menekan angka pengangguran.
Oleh karena itu, pemerintah harus memikirkan solusi lain untuk mengurangi
angka pengangguran yang ada di negara kita ini.
Mengingat saat ini untuk mencari pekerjaan sangat sulit, menyebabkan
banyaknya lulusan SMK yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan

2

tinggi sulit untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga makin bertambahnya
angka pengangguran di Indonesia. Ibid., menyatakan bahwa jumlah
pengangguran terbuka yang ada di Indonesia pada Agustus 2013 mencapai
6,25 persen dari total angkatan kerja sebanyak 118,2 juta jiwa. Hal ini
membuktikan bahwa angka pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi.
Ketersediaan lapangan pekerjaan lebih sedikit dibandingkan dengan angkatan
kerja yang ada saat ini menyebabkan banyak orang yang tidak mendapatkan
pekerjaan. Sedikitnya lapangan pekerjaan berdampak pada banyaknya jumlah
angka pengangguran. Salah satu upaya untuk mengatasi meningkatnya jumlah
angka pengangguran saat ini adalah dengan cara berwiraswasta.
Berwiraswasta merupakan salah atau solusi untuk mengurangi angka
pengangguran. Ditinjau dari kemandirian berwiraswasta akan memberikan
peluang untuk diri sendiri dalam mendapatkan penghasilan dan mencapai
kesuksesan. Dilihat dari segi sosial berwiraswasta akan menciptakan lapangan
pekerjaan bagi lingkungan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Kewirausahaan merupakan proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru)
dan membuat sesuatu yang berbeda dari yang telah ada (inovasi), tujuannya
adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagi masyarakat.
Wirausaha mengacu pada orang yang melaksanakan penciptaan kekayaan dan
nialai tambah melalui gagasan baru, memadukan sumber daya dan
merealisasikan gagasan ini menjadi kenyataan (Ropke dalam Suryana dan
Bayu, 2010: 25).

3

Lembaga pendidikan formal dan nonformal merupakan suatu wadah untuk
membentuk manusia yang kreatif dan inovatif yang dibutuhkan untuk
menjadi seorang wiraswasta yang sukses. Sekolah Menengah Kejuruan
(SMK) merupakan lembaga pendidikan formal yang menyiapkan siswa agar
memiliki kepribadian yang bermoral dan beretika sehingga mampu
meningkatkan kualitas hidup dan memiliki keahlian yang handal di
bidangnya, menyiapkan siswa agar mampu menguasai dan mengikuti
perkembangan teknologi, menyiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang
terampil produktif untuk dapat mengisi lowongan kerja yang ada dan mampu
menciptakan lapangan kerja, dan memberikan peluang masa depan yang lebih
baik, jika tidak melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi atau
perguruan tinggi.
Kehadiran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pencetak tenaga ahli
menengah di Indonesia mengalami perkembangan pesat dalam berbagai
bidang jurusan yang diselenggarakan di sekolah yang khusus mengajarkan
satu bidang keahlian secara spesialis ini, berbagai macam jurusan
dikelompokan menurut kebutuhan industri yang membutuhkan tenaga
menengah spesialis atau ahli dibidang tertentu, hal ini juga mampu
memberikan siswa peluang yang lebih banyak mendalami bidang ilmu
tertentu dengan maksimal. Salah satu upaya yang dilakukan pihak sekolah
menengah kejuruan adalah dengan memberikan mata pelajaran
Kewirausahaan. Mata pelajaran kewirausahaan bertujuan agar peserta didik
memiliki kemampuan memahami dunia usaha dalam kehidupan sehari-hari,
terutama yang terjadi di lingkungan masyarakat, berwirausaha dalam

4

bidangnya, menerapkan perilaku kerja prestatif dalam kehidupannya, dan
mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha.
Mata pelajaran Kewirausahaan yang dipelajari siswa/siswi SMK saat ini
sangat diperlukan demi menunjang tujuan SMK yaitu menyiapan lulusan
yang siap kerja dan siap terjun kemasyarakat. Selain mata pelajaran
produktif/keahliannya, mata pelajaran kewirausahaan sangat dibutuhkan
untuk menghasilkan perilaku wirausaha dan jiwa kepemimpinan yang
menjadi bekal untuk para peserta didik agar dapat mengelola usahanya secara
mandiri.
Pengaruh pendidikan kewirausahaan dalam sekolah menengah kejuruan
adalah salah satu faktor penting untuk menumbuhkan dan mengembangkan
jiwa dan perilaku wirausaha. Siswa SMK sekarang dituntut supaya dapat
memanfaatkan ilmu yang diperolehnya untuk mendukung maupun
menciptakan kegiatan berwirausaha. Sekarang siswa SMK diharapkan
sebagai agent of change yang dapat berguna di dalam pemberdayaan
masyarakat. Hal tersebut bukan merupakan hal yang mudah untuk dicapai.
Salah satu upaya untuk menghadapi hal tersebut adalah dengan
menumbuhkan minat siswa dalam berwirausaha. Minat berwirausaha dapat
dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun dari luar diri
siswa. Menurut Shaff (dalam Alma, 1994: 34) menyatakan bahwa, faktorfaktor yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha, yaitu faktor dari
dalam (subyektif) dan faktor dari luar (obyektif). Faktor dari dalam
(subyektif) meliputi; pembawaan/bakat, tingkat perkembangan/ pengalaman,

5

pendidikan, keadaan fisik/psikis, kemauan dan ketertarikan. Sedangkan faktor
dari luar (obyektif) meliputi; lingkungan keluarga/sekolah, kesempatan dan
rangsangan.
Berdasarkan kurikulum yang berlaku, pendidikan di SMK 70 persen praktik
dan 30 persen teori, pembelajarannya berbasis praktik, baik di sekolah
maupun magang ke industri. Dengan demikian, seharusnya tamatan atau
lulusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan dapat memperoleh
kesempatan kerja yang lebih baik sebagai pekerja maupun wirusahawan
dibandingkan dengan siswa tamatan SMA. Namun, kenyataannya masih
banyak lulusan SMK yang lebih memilih menganggur dan menunggu adanya
ketersediaan lapangan pekerjaan daripada membuka lapangan kerja atau
berwirausaha setelah mereka lulus dari SMK.
Maka untuk menumbuhkan minat berwirausaha generasi muda, dibutuhkan
hal yang menunjang agar minat berwirausaha pada generasi muda tumbuh.
Salah satu hal yang bisa menunjang tumbuhnya minat berwirausaha pada
generasi muda yaitu pendidikan. Sebagaimana yang diungkapkan Ade
Suyitno (dalam Alma, 2013:3) bahwa “pendidikan kewirausahaan adalah
usaha terencana dan aplikatif untuk meningkatkan pengetahuan, intensi/niat
dan kompetensi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya
diwujudkan dalam perilaku kreatif, inovatif, dan berani mengelola resiko.”
Di Indonesia, kewirausahaan sebagai suatu mata pelajaran yang pada awalnya
hanya diberikan pada jenjang pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan
(SMK) saja. Padahal sudah seharusnya kewirausahaan harus dipelajari sejak

6

dini. hal tersebut sesuai dengan yang dikemukakan Eman Suherman (dalam
Alma, 2008:66) bahwa “… kewirausahaan harus dipelajari sejak dini, karena
kewirausahaan mengandung nilai-nilai ideal dan semangat menuju
kesuksesan bagi hidup dan kehidupan seseorang. Hasil belajar kewirausahaan
ialah wirausaha.” Jadi, menanamkan jiwa wirausaha sebaiknya sudah diawali
sejak anak-anak melalui lembaga pendidikan.
Pemberian mata pelajaran kewirausahaan diketahui merupakan upaya
sistematis dunia pendidikan untuk meningkatkan kemampuan daya pikir,
sikap, dan keterampilan siswa supaya sejak awal memiliki jiwa dan semangat
enterpreneurship (kewirausahaan) yang baik. Melalui pengajaran
kewirausahaan, siswa diajak dan diarahkan agar mereka mampu membuka
wawasan bahwa betapa berartinya kewirausahaan karena dapat dijadikan
potensi untuk memberikan kehidupan yang baik pada kondisi dunia pekerjaan
sekarang ini.
Persepsi siswa tentang mata pelajaran kewirausahaan juga memiliki peranan
untuk menumbuhkan minat berwiraswasta untuk siswa. Persepsi adalah
proses pengolahan informasi dari lingkungan yang berupa stimulus, yang
diterima melalui alat indera dan diteruskan ke otak untuk diseleksi,
diorganisasikan sehingga menimbulkan penafsiran atau penginterpretasian
yang berupa penilaian dari penginderaan atau pengalaman sebelumnya.
Persepsi merupakan hasil interaksi antara dunia luar individu (lingkungan)
dengan pengalaman individu yang sudah diinternalisasi dengan sistem

7

sensorik alat indera sebagai penghubung, dan dinterpretasikan oleh sistem
syaraf di otak.
Kewirausahaan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk
menciptakan suatu kegiatan usaha dengan kreativitas dan inovasi tinggi untuk
menemukan hal yang berbeda dari yang lainnya dengan mengggunakan
waktu dan modal, serta mampu menerima resiko apapun. Melalui
kewirausahaan diharapkan dapat mengurangi masalah pengangguran dan
dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat Indonesia
khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Selain persepsi siswa tentang mata pelajaran kewirausahaan, hal penting yang
dapat menunjang minat siswa dalam berwirausaha adalah lingkungan
keluarga. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang
pertama, karena dalam keluarga anak pertama kali mendapatkan pendidikan
dan bimbingan. Dikatakan lingkungan yang utama, karena sebagian besar dari
kehidupan anak adalah di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling
banyak diterima oleh anak adalah di dalam keluarga. Peran keluarga sangat
lah penting dalam menumbuhkan minat berwirausaha bagi siswa. Pendidikan
berwirausaha dapat berlangsung sejak dini dalam lingkungan keluarga.
Memiliki seorang ibu dan ayah yang berwirausaha memberikan inspirasi
kepada anak untuk menjadi wirausahawan. Fleksibilitas dan kemandirian dari
wirausahawan telah mendarah daging pada anak sejak dini. Anak terinspirasi
untuk berwirausaha karena melihat kesungguhan dan kerja keras ayah dan
ibunya dalam menjalankan usahanya yang menghasilkan keuntungan. Anak

8

juga terinspirasi karena memang dilatih sejak kecil, diminta membantu mulai
dari pekerjaan yang ringan atau mudah sampai yang rumit dan komplek.
Terlatih dan terinspirasi sehingga mempengaruhi minatnya dalam
berwirausaha. Melalui keluarga pola pikir kewirausahaan terbentuk. Minat
berwirausaha tumbuh dan berkembang dengan baik pada seseorang yang
hidup dan tumbuh di lingkungan keluarga wirausahawan. Kenyataannya,
sebagian besar lingkungan keluarga belum kondusif dalam pembentukan
minat anak dalam berwirausaha. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor,
antara lain: keterbatasan pengetahuan orangtua, pola pikir dalam keluarga
menjadi PNS atau karyawan lebih aman daripada menjadi wirausahawan,
tidak ada model wirausahawan dalam keluarga, dan lain sebagainya.
Motivasi juga merupakan hal penting dalam menumbuhkan minat
berwirausaha dalam diri siswa. Motivasi merupakan dorongan yang terdapat
dalam diri seseorang untuk berusaha mengadakan perubahan tingkah laku
yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhannya (Hamzah, 2008:3). Untuk
menumbuhkan minat berwirausaha dalam diri siswa dibutuhkan motivasi
yang dapat menunjang kegiatan berwirasusaha, motivasi tersebut dapat
berupa motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik, dapat
timbul dengan tidak memerlukan rangsangan dari luar karena memang telah
ada dalam diri individu itu sendiri, yaitu sesuai atau sejalan dengan
kebutuhannya. Sedangkan motivasi ekstrinsik timbul karena adanya
rangsangan dari luar individu, misalnya dalam bidang pendidikan terdapat
minat yang positif terhadap kegiatan pendidikan timbul karena melihat
manfaatnya. Motivasi intrinsik bisa disebut juga sebagai motivasi diri. Oleh

9

karena itu, pendidikan harus berusaha menimbulkan motivasi diri dengan
menumbuhkan dan mengembangkan minat mereka dalam berwirausaha.
SMK Negeri 4 Bandar Lampung merupakan salah satu sekolah menengah
kejuruan yang ada di provinsi Lampung. SMK Negeri 4 Bandar Lampung
merupakan sekolah yang unggul dalam bidang manajemen dan bisnis yang
memiliki 6 program keahlian, yaitu akuntansi, administrasi perkantoran,
pemasaran, pariwisata, perbankan dan teknik komputer jaringan. Mata
pelajaran kewirausahaan merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di
SMK Negeri 4 Bandar Lampung yang menjadi mata pelajaran pokok semua
program kejuruan yang ada. Mata pelajaran kewirausahaan diharapkan dapat
membantu siswa untuk membuka pola pikir dan minat siswa untuk
berwiraswasta setelah mereka lulus sekola. Akan tetapi, siswa SMK Negeri 4
Bandar Lampung banyak yang masih lebih memilih untuk bekerja di instansi
pemerintahan atau perusahaan swasta serta melanjutkan pendidikan ke
perguruan tinggi dibandingkan dengan menciptakan lapangan kerja sendiri
atau berwiraswasta.
Hal ini dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini.
Tabel 1. Jumlah Lulusan SMK Negeri 4 Bandar Lampung Pada
Periode 2010-2012
Lulusan yang
Jumlah
Lulusan
Jumlah
bekerja
lulusan
Persentase
Tahun
Alumni
yang
A
B
C
bekerja
2010/2011
350
3 100 27
130
37,14%
2011/2012
372
3
92 21
116
31,18%
2012/2013
431
5 134 48
187
43,39%
Sumber : BKK (Bursa Kerja Khusus) SMK Negeri 4 Bandar Lampung
Keterangan : A = Bekerja di Instansi Pemerintahan
B = Bekerja di Perusahaan / Swasta
C = Usaha Mandiri

10

Berdasarkan Tabel 1, dapat dilihat bahwa siswa lulusan tahun pelajaran
2010/2011 yang melanjutkan bekerja dan berwiraswasta sebanyak 130 siswa
dengan persentase sebesar 37,14% pada tahun pelajaran 2011/2012 terjadi
penurunan sebesar 5,96% dari tahun pelajaran 2010/2011 yaitu sebanyak 14
siswa atau 31,18%, dan pada tahun pelajaran 2012/2013 terjadi peningkatan
dengan jumlah siswa yang melanjutkan bekerja dan berwiraswasta yaitu
sebesar 12,21% dari tahun pelajaran 2011/2012 yaitu sebanyak 187 siswa
atau 43,39%. Seperti yang terlihat pada tabel di atas bahawa masih banyak
siswa lulusan SMK yang setelah lulus tidak melanjutkan untuk bekerja dan
berwiraswasta karena lebih dari 50% dari jumlah siswa yang lulus lebih
memilih untuk melanjutkan kejenjang perguruan tinggi atau menganggur.
Jadi, dapat dilihat bahwa minat berwirausaha siswa SMK Negeri 4 Bandar
Lampung masih sangat rendah. Hal ini sangat disayangkan karena melihat
dari standar kompetensi yang ditetapka pada mata pelajaran kewirausahaan
yaitu merencanakan pengelolaan usaha kecil, bertujuan untuk mengenali,
memahami serta mengidentifikasi mengenai pengelolaan usaha kecil.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneltian ini dimaksudkan untuk mengkaji
tentang “Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran
Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Melalui Motivasi Diri
Terhadap Minat Bewiraswasta Siswa Kelas XI Program Keahlian
Pemasaran di SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran
2013/2014.”

11

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka beberapa masalah yang
timbul dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1.

Keaktifan dan partisipasi siswa masih rendah dalam mengikuti pelajaran
kewirausahaan di sekolah.

2.

Kurangnya minat siswa dalam berwiraswasta karena siswa lebih tertarik
bekerja di perusahaan dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

3.

Pemahaman siswa tentang berwiraswasta masih rendah.

4.

Kebanyakan siswa merasa tidak memiliki kemampuan dan keterampilan
untuk berwiraswasta.

5.

Kesiapan dan mental yang dimiliki siswa masih kurang untuk memasuki
dunia usaha dan menjadi wiraswasta.

6.

Guru kurang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai
kewirausahaan sebagai bekal untuk memasuki dunia usaha.

7.

Masih banyak siswa yang kurang sadar akan manfaat berwiraswasta.

8.

Siswa kurang memiliki motivasi untuk menjadi wirausahawan setelah
lulus dari SMK.

9.

Kurang mendukungnya lingkungan keluarga dalam aktivitas
berwiraswasta sehingga siswa minat siswa untuk menjadi wiraswasta
masih rendah.

12

C. Pembatasan Masalah
Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh persepsi siswa tentang mata
pelajaran kewirausahaan, lingkungan keluarga dan motivasi diri terhadap
minat berwiraswasta siswa kelas XI SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2013/2014. Sesuai dengankajian tersebut maka penelitian ini hanya
dibatasi pada persepsi siswa tentang mata pelajaran kewirausahaan (X1),
lingkungan keluarga (X2), motivasi diri (X3), dan minat berwiraswasta siswa
(Y).

D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan masalah di
atas maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
1.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan terhadap motivasi diri siswa kelas XI program keahlian
pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014?

2.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang lingkungan keluarga
terhadap motivasi diri siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK
Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014?

3.

Apakah ada pengaruh langsung persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI progrm
keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran
2013/2014?

13

4.

Apakah ada pengaruh langsung persepsi siswa tentang lingkungan
keluarga terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI program keahlian
pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014?

5.

Apakah ada pengaruh motivasi diri terhadap minat berwiraswasta siswa
kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung
Tahun Pelajaran 2013/2014?

6.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan terhadap minat berwiraswasta melalui motivasi diri siswa
kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar lampung
Tahun Pelajaran 2013/2014?

7.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang lingkungan keluarga
terhadap minat berwiraswasta melalui motivasi diri siswa kelas XI
program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2013/2014?

8.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap
motivasi diri siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4
Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014?

9.

Apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan dan lingkungan keluarga melalui motivasi diri terhadap
minat berwiraswasta siswa kelas XI progrm keahlian pemasaran SMK
Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014?

14

E. Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah yang telah ditentukan di atas maka tujuan
dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut.
1. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan terhadap motivasi diri siswa kelas XI program keahlian
pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
2. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang lingkungan keluarga
terhadap motivasi diri siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK
Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
3. Untuk mengetahui pengaruh langsung persepsi siswa tentang mata
pelajaran kewirausahaan terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI
progrm keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2013/2014.
4. Untuk mengetahui pengaruh langsung persepsi siswa tentang lingkungan
keluarga terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI program keahlian
pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
5. Untuk mengetahui pengaruh motivasi diri terhadap minat berwiraswasta
siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar
Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
6. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan terhadap minat berwiraswasta melalui motivasi diri siswa
kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar lampung
Tahun Pelajaran 2013/2014.

15

7. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang lingkungan keluarga
terhadap minat berwiraswasta melalui motivasi diri siswa kelas XI
program keahlian pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2013/2014.
8. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan dan lingkungan keluarga secara bersama-sama terhadap
motivasi diri siswa kelas XI program keahlian pemasaran SMK Negeri 4
Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
9. Untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan dan lingkungan keluarga melalui motivasi diri terhadap
minat berwiraswasta siswa kelas XI progrm keahlian pemasaran SMK
Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.
F. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut.
1.

Manfaat Teoritis
a.

Dapat memberikan sumbangan referensi dan memperkaya teori yang
mempengaruhi minat berwiraswasta dan dapat dijadikan bahan
penelitian yang lebih mendalam untuk penelitian yang berhubungan
dengan penelitian ini sehingga hasilnya dapat lebih sempurna.

b.

Bagi peneliti kependidikan lainnya, diharapkan dapat digunakan
sebagai literatur dalam penelitian yang lebih lanjut yang relevan di
masa mendatang.

16

2.

Manfaat Praktis
a.

Bagi Sekolah
Hasil penelitian ini diharapkan dapat referensi guna tercapainya visi
dan misi SMK Negeri 4 Bandar Lampung untuk membentuk siswa
agar memiliki minat berwiraswasta yang tinggi.

b.

Bagi Guru
Dapat memberikan saran kepada guru dalam pengelolaan kelas yang
mampu mendorrong ke arah pembentukan wirausahawan ataupun
bisa dilakukan melalui kegiatan ekstrakulikuler lainnya yang sesuai
dengan kebutuhan siswa untuk memperdalam keterampilan yang
dimilikinya.

c.

Bagi Orang Tua
Penelitian ini diharapkan dapat merubah pola pikir orang tua untuk
lebih mengarahkan dan menuntun anaknya agar dapat menjadi anak
yang lebih kreatif dan memiliki keterampilan yang dapat menjadi
bekal di masa depannya.

d.

Bagi Siswa
Dapat membantu siswa merubah pola pikirnya bahwa berwiraswasta
lebih memiliki keuntungan yang besar dibandingkan dengan bekerja
di instansi pemerintahan atau perusahaan swasta.

17

G. Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup dalam penelitian ini dalah sebagai berikut.
1.

Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah pengaruh persepsi siswa tentang mata
pelajaran kewirausahaan dan lingkungan keluarga melalui motivasi diri
terhadap minat berwiraswasta siswa kelas XI program keahlian
Pemasaran SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.

2.

Ruang Lingkup Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI program keahlian Pemasaran
SMK Negeri 4 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.

Tempat Penelitian
Temapat penelitian ini adalah SMK Negeri 4 Bandar Lampung

4.

Waktu Penelitian
Waktu penelitian adalah Tahun Pelajaran 2013/2014.

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS

A. Tinjauan Pustaka
Pada bagian ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan tinjauan pustaka
yang ditinjau mulai variabel terikat, dalam hal ini minat berwirausaha siswa (Z), 2
variabel bebas yang terdiri dari persepsi siswa tentang mata pelajaran
kewirausahaan (X1) dan lingkungan keluarga (X2), serta variable intervening yaitu
motivasi diri (Y). Pembahasan hal-hal tersebut secara rinci dikemukakan berikut
ini.
1.

Tinjauan Tentang Pendidikan SMK
Pendidikan di Indonesia terdiri dari pendidikan formal dan pendidikan
informal. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang berjenjang dari
sekolah dasar sampai ke perguruan tinggi yang kurikulum dan evaluasinya
diatur oleh pemerintah. Tempat kursus, sanggar-sanggar merupakan
pendidikan informal yang kurikulum dan penilaiannya diatur sendiri oleh
pengelolanya.
Pendidikan merupakan faktor terpenting yang ada didalam kehidupan
manusia. Dalam pendidikan, manusia membentuk sebuah karakter, sifat,
kepribadian yang terdidik serta dapat mengembangkan potensi yang ada

19

dalam dirinya. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Sisdiknas No.20 Tahun
2003 yang menjelaskan bahwa :
“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan
negara.”
Sekolah menengah merupakan lanjutan dari jenjang pendidikan dasar yakni
Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagaimana
disebutkan dalam pasal 18 ayat 3 Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 tahun
2003 (2003: 10), bahwa Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah
atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan
madrasah aliyah kejuruan (MAK) atau bentuk lain yang sederajat.
Berdasarkan definisi di atas, bahwa SMK merupakan salah satu pendidikan
menengah yang termasuk dalam pendidikan formal. Sekolah menengah
kejuruan merupakan suatu lembaga pendidikan formal yang
bertanggungjawab membentuk sumber daya manusia yang memiliki
kemampuan dan keterampilan serta keahlian sehingga dapat menciptakan
lulusan yang mampu bekerja secara profesional dalam berbagai bidang
keahlian khusus. Sekolah menengah kejuruan memiliki berbagai macam
bidang keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja yang ada.
Tujuan pendidikan menengah kejuruan menurut Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2003, terbagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus.

20

1.

2.

Tujuan umum pendidikan menengah kejuruan adalah :
(a) meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Tuhan
Yang Maha Esa;
(b) mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi warga Negara
yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
demokratis dan bertanggung jawab;
(c) mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki wawasan
kebangsaan, memahami dan menghargai keanekaragaman budaya
bangsa Indonesia; dan
(d) mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepedulian
terhadap lingkungan hidup dengan secara aktif turut memelihara dan
melestarikan lingkungan hidup, serta memanfaatkan sumber daya
alam dengan efektif dan efisien.
Tujuan khusus pendidikan menengah kejuruan adalah sebagai berikut:
(a) menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu
bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada sebagai
tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam
program keahlian yang dipilihnya;
(b) menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih
dalam berkompetensi, beradaptasi di lingkungan kerja dan
mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang
diminatinya;
(c) membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan
seni agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara
mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi; dan
(d) membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai
dengan program keahlian yang dipilih.

Peserta didik dapat memilih bidang keahlian yang diminati di SMK.
Kurikulum SMK dibuat agar peserta didik siap untuk langsung bekerja di
dunia kerja. Muatan kurikulum yang ada di SMK disusun sedemikian rupa
sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang ada. Hal ini dilakukan agar peserta
didik tidak mengalami kesulitan yang berarti ketika masuk di dunia kerja.
Dengan masa studi sekitar tiga atau empat tahun, lulusan SMK diharapkan
mampu untuk bekerja sesuai dengan keahlian yang telah ditekuni.

21

2.

Tinjauan Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran Kewirausahaan
a.

Definisi Persepsi

Manusia sebagai makhluk sosial yang sekaligus juga makhluk individual,
maka terdapat perbedaan antara individu yang satu dengan yang lainnya.
Adanya perbedaan inilah yang antara lain menyebabkan mengapa seseorang
menyenangi suatu obyek, sedangkan orang lain tidak senang bahkan
membenci objek tersebut. Hal ini sangat tergantung bagaimana individu
menanggapi objek tersebut dengan persepsinya. Pada kenyataannya sebagian
besar sikap, tingkah laku dan penyesuaian ditentukan oleh persepsinya.
Persepsi pada hakikatnya adalah merupakan proses penilaian seseorang
terhadap objek tertentu. Menurut Solso (dalam Satiadarman, 2001: 45)
persepsi adalah deteksi dan interprestasi stimulus yang ditangkap oleh
penginderaan, kemudian diinformasikan ke sususan saraf di otak, kemudian
diinterprestasikan sehingga mengandung arti tertentu bagi kita. Informasi –
informasi dari lingkungan akan diolah bersama-sama dengan hal-hal yang
telah dipelajari sebelumnya baik hal itu berupa harapan-harapan,nilai-nilai,
sikap, ingatan dan lain-lain.
Persepsi didefinisikan sebagai suatu proses yang menggabungkan dan
mengorganisir data-data indera kita (penginderaan) untuk dikembangkan
sedemikian rupa sehingga kita dapat menyadari di sekeliling kita, termasuk
sadar akan diri kita sendiri (Shaleh, 2009:110). Sedangkan menurut Epstein &
Rogers (dalam Stenberg, 2008:105) persepsi merupakan seperangkat proses
yang dengannya kita mengenali, mengorganisasikan dan memahami cerapan-

22

cerapan inderawi yang kita terima dari stimuli lingkungan. Persepsi muncul
dari beberapa bagian pengalaman sebelumnya.
Persepsi seseorang dalam menangkap informasi dan peristiwa-peristiwa
menurut Muhyadi (dalam Slameto, 2003: 108) dipengaruhi oleh tiga faktor,
yaitu:
1.

2.
3.

orang yang membentuk persepsi itu sendiri, khususnya kondisi intern
(kebutuhan, kelelahan, sikap, minat, motivasi, harapan, pengalaman masa
lalu dan kepribadian),
stimulus yang berupa obyek maupun peristiwa

Dokumen yang terkait

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS XI DI SMK 2 MEI BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010

0 8 11

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS IX SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

0 5 75

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

0 21 12

PENGARUH SIKAP DAN PERILAKU GURU TERHADAP MINAT SISWA MENURUT PERSEPSI SISWA DALAM MENGIKUTI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA BUDAYA BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

0 8 88

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

0 5 12

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR MELALUI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 14 106

PENGARUH PEMBELAJARAN SOFT SKILLS DAN LINGKUNGAN KELUARGATERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 10 86

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA MELALUI MOTIVASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS IX PROGRAM KEAHLIAN PEMASARAN SMK NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 44 101

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI SISWATENTANG METODE MENGAJAR GURU MELALUI MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 10 101

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DENGAN MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS III SMKN I SAMARINDA

0 0 28

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

98 2942 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 751 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 650 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 421 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 577 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 968 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

49 881 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 536 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 791 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 954 23