Subjek pajak Kendaraan Bermotor Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor Tarif Pajak Kendaraan Bermotor PKB

3.3 Subjek pajak Kendaraan Bermotor

Subjek Pajak kendaraan Bermotor adalah orang pribadi atau badan yang memiliki danatau menguasai Kendaraan Bermotor. Yang bertanggung jawab atas pembayaran pajak adalah: a. Untuk orang pribadi adalah orang yang bersangkutan, kuasa atau ahli warisnya. b. Untuk Badan adalah perpajakan diwakili oleh pengurus atau badan kuasa tersebut. 3.4 Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Tarif Pajak, dan Nilai Jual Pajak Kendaraan Bermotor

a. Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor

Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor DP PKB dihitung sebagai perkalian dari dua unsure pokok, yaitu Nilai jual Kendaraan Bermotor NJKB dan bobot yang mencerminkan secara relative kadar kerusakan jalan dan pecemaran linkungan akibat penggunaan kendaraan bermotor. Nilai jual kendaraan Bermotor diperoleh berdasarkan harga pasaran umum atas suatu kendraan bermotor. Jika harga pasaran umum atas suatu kendaraan bermotor tidak diketahui, maka nilai jual kendaraan bermotor ditentukan berdasarkan faktor-faktor seperti: • Isi silindir danatau suatu daya. • Pengguanaan kendaraan bermotor • Jenis kendaraan bermotor. • Merek kendaraan bermotor. • Tahun Pembuatan kendaraan bermotor. • Berat total kendaraan bermotor dan banyaknya penumpang yang diizinkan. • Dokumen impor untuk jenis kendaraan bermotor. DP PKB= Nilai Jual Kendaraan Bermotor x Bobot Universitas Sumatera Utara Bobot sebagaimana dimaksud di atas dihitung berdasarkan faktor- faktor, sebagai berikut: • Tekanan gandar. • Jenis bahan bakar kendaran bermotor. • Jenis, penggunaan, tahun pembuatan, ciri-ciri mesin dari kendaraan bermotor.

b. Tarif Pajak Kendaraan Bermotor PKB

Adapun Tarif Pajak Kendaraan Bermotor PKB berlaku sama pada setiap provinsi yang memungut PKB. Tarif PKB ditetapakan dengan peraturan daerah provinsi. Sesuai peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 Pasal 5 tarif PKB dibagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan jenis penguasaan kendaraan bermotor, yaitu sebesar: a. 1.5 satu koma lima persen untuk kendaraan bermotor bukan umum. b. 1 satu persen untuk kendaraan bermotor umum yaitu kendaraan bermotor yang disediakan untuk dipergunakan oleh umum dengan dipungut bayaran. c. 0,5 nol koma lima persen untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar.

3.5 Penghitungan Pajak Kendaraan Bermotor