2.2.1 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BOM’S
Berikut isi dari Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga BOM’S :
Pendahuluan
Keberadaan becak BSA di kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia telah melegenda. Becak BSA merupakan satu-satunya angkutan
umum di dunia yang masih menggunakan sepeda motor gede merek Birmingham Small Arm BSA secara massal. Perjalanan waktu sejak zaman
penjajahan telah membuktikan kehandalan dan ketangguhan mesin sepeda motor BSA melewati rute naik turun, ciri topologi kota Pematangsiantar yang
berbukit-bukit. Becsk BSA unik karena digerakkan oleh mesin sepeda motor merek BSA
buatan kota Birmingham, Inggris, yang kini tak ada lagi pabriknya dan sudah tidak diproduksi. Umumnya sepeda motor BSA yang digunakan adalah tipe
M20 buatan tahun 1939 sampai 1948 berkapasitas mesin 500 cc, dan tipe ZB31, BB31 dan B31 buatan tahun 1950 sampai 1956 berkapasitas mesin
350cc Becak BSA selain menjadi kendaraan angkutan umum, dapat diandalkan
untuk menjadi sumber pemasukan devisa negara, pemerintah daerah dan penarik becak BSA itu sendiri sebagai obyek wisata sejarah mengingat becak
BSA sudah merupakan benda cagar budaya, disebut setiap benda peninggalan sejarah diatas usia 50 tahun dapat dinyatakan cagar budaya dan wajib dilindungi
pemerintah. Menurut pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010, benda cagar budaya adalah benda alam danatau benda buatan manusia, baik bergerak
Universitas Sumatera Utara
maupun tidak bergerak, berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagiannya, atau sisa-sisanya yang memiliki hubungan erat dengan kebudayaan dan sejarah
perkembangan manusia. Pada pertengahan Mei 2006 becak BSA akan diremajakan dengan becak
bermesin Jepang oleh oknum DPRD Kota Pematangsiantar beserta aparat terkait, hal ini kemudian ditentang oleh masyarakat kota Pematangsiantar baik penarik
becak, tokoh agama, pemuda dan elemen masyarakat lainnya. Pada momen inilah lahir organisasi BOM’S BSA Owner Motorcycle’ Siantar sebagai satu-satunya
organisasi yang secara terus menerus memperjuangkan agar rencana penghapusan becak BSA tidak dilaksanankan dan pada akhirnya dibatalkan.
Setelah berhasil menggagalkan upaya peremajaan becak BSA, maka dirasa perlu untuk terus mendampingi dan mengayomi para penarik becak BSA di Kota
Pematangsiantar maka dengan memohon Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, untuk mencapai cita-cita tersebut dibentuklah Komunitas dan Perkumpulan penggemar,
pemiliki, pengguna dan pecinta motor BSA dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :
Universitas Sumatera Utara
ANGGARAN DASAR BAB I
NAMA, WAKTU, SIFAT DAN KEDUDUKAN PASAL 1
NAMA Organiasasi ini di beri nama BSA OWNER MOTORCYCLE’ SIANTAR
yang selanjutnya disingkat BOM’S
PASAL 2 WAKTU
BOM’S didirikan pada 25 Juni 2006, di Kota Pematangsiantar, Provinsi
Sumatera Utara, Indonesia, untuk waktu yang tidak berbatas.
PASAL 3 SIFAT DAN BENTUK
BOM’S organisasi otomotif motor tua roda dua dan roda tiga
khususnya merek BSA yang bersifat terbuka untuk semua warga negara Republik Indonesia, tanpa membedakan suku, agama, ras dan profesi.
Universitas Sumatera Utara
PASAL 4 TEMPAT KEDUDUKAN
BOM’S Mother ChapterPusat bertempat kedudukan di kota
Pematangsiantar, provinsi Sumatera Utara dan mempunyai cabang-cabang di beberapa kota di Indonesia dan sebagian Asia Tenggara
BAB II AZAS DAN TUJUAN
PASAL 5 AZAS
BOM’S adalah organisasi yang berazaskan Pancasila.
PASAL 6 TUJUAN
BOM’S bertujuan untuk memajukan anggota agar berperan aktif dalam
mewujudkan masyarakat yang demokratis, terbuka dan berkeadilan menuju masyarakat mandiri yang sejahtera yang dapat melestarikan motor tua terutama
merk BSA sebagai aset budaya cagar budaya dan pariwisata serta aset sejarah bangsa yang harus dijaga.
Universitas Sumatera Utara
PASAL 7 STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi BOM’S tersusun sebagai berikut :
1. Organ tertinggi pembuat keputusan adalah badan pendiri.
2. Pelaksana keputusan harian adalah badan pengurus.
3. Struktur pengurus diangkat, diberhentikan dan dapat dibubarkan
serta bertanggung jawab terhadap badan pendiri.
PASAL 8 PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI
Prinsip organisasi BOM’S adalah :
1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menjunjung tinggi nilai kebenaran, kejujuran, dan menegakkan
keadilan. 3.
Menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah dan budaya serta memajukan pariwisata.
4. Sukarela dan gotong royong.
5. Saling menghormati dan rasa kepedulian sosial kepada sesama.
6. Konsistensi menjaga, memelihara, dan mencintai motor tua.
7. Patuh terhadap organisasi, menjaga persatuan, menumbuhkan
persaudaraan, dan kesejahteraan anggota.
Universitas Sumatera Utara
BAB IV RAPAT-RAPAT
PASAL 9 RAPAT BADAN PENGURUS
1. Rapat badan pengurus dihadiri oleh seluruh pengurus yaitu ketua
umum, ketua divisi biker dan becak, sekretaris divisi biker dan becak, bendahara divisi biker dan becak serta bidang-bidang yang
dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan. 2.
Tugas-tugas dan wewenangnya : a.
Memberi laporan tentang perkembangan organisasi internal ataupun eksternal.
b. Melakukan evaluasi kerja organisasi.
c. Membuat rekomendasi-rekomendasi kerja organisasi.
PASAL 10 MEKANISME RAPAT
1. Setiap rapat harus dipimpin oleh seorang pimpinan rapat dan
didampingi oleh sekretaris. 2.
Setiap rapat di tiap tingkatan harus didokumentasikan secara tertulis dan ditanda tangani oleh pimpinan rapat, dan sekretaris.
PASAL 11 QUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1. Rapat badan pengurus dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh
50+1 dari total jumlah pengurus organisasi.
Universitas Sumatera Utara
2. Dalam hal tidak dicapai quorum peserta rapat yang hadir, maka
rapat ditunda selama-lamanya satu minggu dari waktu yang ditentukan, quorum peserta yang hadir masih tidak tercapai maka
rapat ditunda selama satu jam untuk kemudian dilaksanakan rapat secara sah.
3. Rapat badan pengurus dilaksanakan untuk mencapai mufakat
tentang hal-hal yang akan diputuskan dan akan dilaksanakan.
BAB V LOGO ORGANISASI
PASAL 12 LOGO
PASAL 13 ARTI DAN MAKNA LOGO
1.
Logo organisasi BOM’S terdiri dari logo merek Birmingham
Small Arm yang diapit oleh sayap dikanan kirinya. 2.
Logo merek Birmingham Small Arm mengartikan merek sepeda motor yang digunakan oleh seluruh anggota organisasi.
Universitas Sumatera Utara
3. Sayap yang mengapit dikanan dan kiri mengartikan tekad dari
organisasi untuk dapat terbang tinggi menjadi oraganisasi sepeda motor yang terbaik.
PASAL 14 MOTTO
Save Our Heritage – Selamatkan Budaya Kita BAB IV
ATURAN TAMBAHAN DAN PERALIHAN PASAL 15
1. Hal –hal yang belum diatur didalam Anggaran Dasar, akan diatur dalam
Anggaran Rumah Tangga 2.
Anggaran DasarAnggaran Rumah Tangga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat berdiri sendiri-sendiri.
3. Perubahan Anggaran DasarAnggaran Rumah Tangga hanya dapat
dilakukan jika telah mendapat persetujan sekurang-kurangnya 23 dua per tiga dari anggota badan pengurus.
4. Usulan perubahan disampaikan secara tertulis dan dilampiri penjelasan
rinci serta diserahkan kepada pengurus selambat-lambatnya 15 lima belas hari kerja sebelum pelaksanaan.
Universitas Sumatera Utara
ANGGARAN RUMAH TANGGA BAB I
ORGANISASI PASAL 1
MUSYAWARAH BADAN PENDIRI
1. Adalah pengambil keputusan tertinggi.
2. Dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 satu tahun sekali, oleh anggota
badan pendiri yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3 tiga orang.
PASAL 2 KEPENGURUSAN
Badan pengurus dipilih, diangkat dan diberhentikan oleh badan pendiri pada musyawarah tertinggi untuk masa jabatan 3 tiga tahun.
1. Badan pengurus berkedudukan di sekretariat organisasi
2. Badan pengurus merupakan badan badan pimpinan tertinggi
dibawah badan pendiri. 3.
Badan pengurus sebagai pimpinan harian dan membuat keputusan harian organisasi.
4. Badan pengurus mempertanggungjawabkan kepengurusannya
dalam musyawarah tertinggi. 5.
Tugas dan tangggung jawabnya : a.
Melaksanakan keputusan. b.
Mengambil keputusan dan memberikan arahan kepada
anggota BOM’S.
Universitas Sumatera Utara
c. Menyelenggarakan rapat badan pengurus sekurang-
kurangnya sekali dalam sebulan. d.
Membuat laporan secara tertulis hasil kerjanya kepada badan pendiri.
e. Mengumpulkan uang iuran wajib anggota.
6. Anggota badan pengurus terdiri dari :
a. Ketua Umum
b. Ketua divisi biker – Ketua divisi becak
c. Sekretaris divisi biker – Sekretaris divisi becak
d. Bendahara divisi bikers – Bendahara divisi becak
e. Bidang-bidang divisi biker – Bidang-bidang divisi
becak
PASAL 3 STRUKTUR DAN TUGAS KEPENGURUSAN
1. Ketua Umum :
a. Mengepalai badan kepengurusan harian.
b. Mengkoordinir pengurus harian.
c. Mewakili organisasi dalam kerja-kerja eksternal.
d. Mempersiapkan, melaksanakan dan mengawasi keputusan.
e. Melaksanakan program organisasi.
2. Sekretaris :
a. Memimpin dan mengkoordinasi kerja-kerja internal dan eksternal
organisasi dibantu oleh bidang-bidangnya.
Universitas Sumatera Utara
b. Pengarsipan dokumen.
c. Menyiapkan seluruh bahan rapat untuk badan pengurus.
d. Menyelenggarakan rapat badan pengurus sekurang-kurangnya
sekali dalam sebulan. 3.
Bendahara : a.
Menyimpan dan mengelola keuangan organisasi. b.
Memberikan laporan keuangan pada rapat-rapat badan pengurusdan musyawarah tertinggi.
4. Bidang-bidang bertugas sesuai dengan bidangnya masing-masing dan
saling berkoordinasi untuk membantu jalannya roda organisasi.
BAB II KEANGGOTAAN
PASAL 4 SYARAT ANGGOTA
Syarat – syarat untuk menjadi anggota BOM’S adalah :
1. Memiliki sepeda motor atau becak merek BSA.
2. Memiliki pemahaman dan menyepakati prinsip serta program
BOM’S .
3. Telah mengajukan permohonan dan mengisi formulir anggota
serta tercatat dalam daftar anggota. 4.
Bersedia mematuhi ADART BOM’S
5. Telah menyerahkan uang pendaftaran divisi biker dan syarat-
syarat pendaftaran divisi biker dan divisi becak.
Universitas Sumatera Utara
PASAL 5 KEWAJIBAN-KEWAJIBAN ANGGOTA
1.
Mematuhi serta menjunjung tinggi ADART Organisasi.
2. Mematuhi kebijakan, keputusan dan aturan-aturan yang telah
ditetapkan.
3.
Menjalankan program serta melaksanakan keputusan kepengurusan.
4.
Membayar iuran anggota divisi biker.
5.
Berperan serta dalam mengembangkan dan memajukan organisasi. PASAL 6
HAK-HAK ANGGOTA
1. Ikut terlibat aktif dalam aktifitas yang diselenggarakan anggota.
2. Memperoleh advokasi dari organisasi apabila terdapat kasus yang
menyangkut pelaksanaan kegiatan organisasi. 3.
Mendapatkan arahan dan menjalankan program organisasi. 4.
Menyampaikan pendapat dan usulan. 5.
Mendapatkan informasi perkembangan organisasi. 6.
Berhenti atau mengundurkan diri dengan alasan yang benar dan wajar.
BAB III DISIPLIN ANGGOTA
PASAL 7 SANKSI
1. Teguran lisan.
2. Teguran tertulis.
Universitas Sumatera Utara
3. Skorsing dan kehilangan haknya sebagai anggota namun tetap
menjalankan kewajibannya. 4.
Pencabutan status keanggotaan BOM’S. PASAL 8
PELAKSANAAN SANKSI
1. Sanksi dilakukan atas penilaian yang benar dan adil.
2. Hasil keputusan diserahkan kepada Ketua Umum dan diumumkan
kepada anggota melalui rapat badan pengurus dan pada Majalah Dinding Organisasi.
PASAL 9 HAK PEMBELAAN DIRI
1. Anggota yang menerima sanksi berhak melakukan pembelaan diri di
depan badan pengurus. 2.
Apabila pembelaan diri diterima maka badan pengurus akan mencabut sanksi yang diberikan.
BAB IV KEUANGAN
PASAL 10 Sumber keuangan BOM’S didapat dari :
1. Iuran wajib anggota.
2. Donasi yang tidak mengikat dari simpatisan maupun sponsor.
Universitas Sumatera Utara
3. Kerja sama sosial-ekonomi.
PASAL 11 Setiap anggota BOM’S membayar iuran rutin bulanan sebesar Rp.100.000
seratus ribu rupiah.
PASAL 12
Untuk menjaga keamanan maka dana dapat disimpan di Bank atau
lembaga yang dipercaya atas nama BSA Owner Motorcycle’ Siantar BOM’S. BAB V
TAMBAHAN DAN PERALIHAN
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran DasarAnggaran Rumah Tangga akan diatur dalam rapat-rapat Badan Pengurus.
Universitas Sumatera Utara
VISI DAN MISI VISI
Menjadi organisasi yang memperkenalkan dan mempertahankan keberadaan becak motor BSA sebagai ikon dan situs cagar budaya
daerah kota Pematangsiantar di kancah nasional dan internasional.
Misi
1. Menghimpun dan mempersatukan semua pengguna motor tua merk
BSA baik bikers roda 2 maupun becak motor roda 3. 2.
Melakukan upaya meningkatkan citra positif melalui kegiatan gotong royong, saling bantu dan mempererat tali persahabatan sesama anggota
dalam komunitas BSA Owner Motorcycles’ Siantar BOM’S. 3.
Melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat khususnya kalangan abang becak motor dan lebih luas lagi pada masyarakat yang kurang
mampu. 4.
Menjadikan organisasi BSA Owner Motorcycles’ Siantar BOM’S sebagai club motor tua yang bersifat positif dan berorientasi pada sikap
yang profesional. 5.
Melakukan kegiatan yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam etika berkendaraan yang baik dan benar, mematuhi aturan lalu lintas
sesuai peraturan yang berlaku dan menjaga serta membantu ketertiban para pengguna jalan.
6. Mempererat tali persaudaraan sesama anggota BOM’S khususnya dan
club motor lainnya dari segala jenis merk pada umumnya.
Universitas Sumatera Utara
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Kerangka Konsep Penelitian