BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Kerangka Konsep Penelitian
Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Secara sederhana dapat dikatakan
bahwa penelitian kualitatif adalah meneliti informan sebagai subjek penelitian dalam lingkungan hidup kesehariannya Idrus,2009
Desain penelitian kualitatif bersifat naturalistik wajar karena peneliti tidak berusaha memanipulasi atau bahkan mensimulasi suasana penelitian. Hal
yang dikaji adalah situasi dunia nyata sebagaimana terjadi secara wajar. Peneliti berusaha sedapat-dapatnya tidak mengusik ataupun mengontrol, ia
bersifat terbuka terhadap apa saja yang muncul. Tidak ada kendala-kendala yang telah ditentukan dari awal terhadap hasil yang diharapkan Suyanto,
1995. Tesis ini akan mendeskripsikan bagaimana budaya organisasi kepemimpinan, kebijakan umum, prinsip atau nilai-nilai, norma-norma
kelompok dan pola prilaku interaksi anggota di organisasi BSA Owner Motorcycle’ Siantar BOM’S di kota Pematangsiantar.
56
Universitas Sumatera Utara
Gambar 3.1. Kerangka Pemikiran
ORGANISASI BSA OWNER MOTORCYCLE SIANTAR
BUDAYA ORGANISASI
Elemen Idealistik : 1.
Asumsi Dasar 2.
Nilai dan Keyakinan
Elemen Behavioral : 1.
Norma 2.
Bahasa 3.
Simbol 4.
Ritual dan Seremoni 5.
Mitos dan Cerita 6.
Taboo
Universitas Sumatera Utara
3.2 Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara. Alasan peneliti melakukan penelitian di lokasi ini karena alat transportasi
becak BSA tidak dapat ditemukan di kota manapun di dunia selain di kota Pematangsiantar, dan organisasi BOM’S bertempat di kota Pematangsiantar.
3.3 Informan
Subjek penelitian yang telah tercermin dalam fokus penelitian ditentukan secara sengaja. Subjek penelitian ini menjadi informan yang akan
memberikan berbagai informasi yang diperlukan selama proses penelitian Suyanto dkk, 2005.
Dalam penelitian kualitatif pemilihan subjek secara acak akan random akan dihindari. Mereka yang terpilih merupakan orang-orang kunci key
person dan sumber data atas fenomena yang diteliti karena adanya asumsi bahwa subjek adalah orang yang paling tahu tentang dirinya dan tema
penelitian yang sedang diteliti, tentu saja akan dialami keterbatasan penelitian sehingga asumsi dipilihnya subjek bukan lagi pada jumlah yang banyak dan
acak, tetapi lebih pada informasi yang dimilikinya Idrus, 2009.
3.4 Teknik Pengumpulan Data