Temuan Data Di lapangan

46 3 Tempat Pemakaman Umum Kuburan 1 bidang 4 Posyandu 1 unit Dari tabel di atas menunjukkan bahwa sarana yang ada di Dusun Tanggiring masih relatif kurang memadai, dimana pada dusun ini hanya terdapat 2 unit sarana ibadah, 1 kantor kepala desa, 1 tempat pemakaman umum, dan 1 unit posyandu. 5. Kondisi bangunan rumah masyarakat di Dusun Tanggiring Tabel 4.4. Kondisi bangunan rumah masyarakat di Dusun Tanggiring No Kondisi Bangunan Jumlah 1 Non Permanen 8 2 Semi Permanen 68 3 Permanen 34 4 Jumlah 100 Dari tabel di atas menunjukkan bahwa yang mendominasi kondisi bangunan masyarakat Dusun Tanggiring adalah berbentuk semi permanen sekitar 68 , diikuti dengan bangunan permanen 34 dan yang terakhir sebesar 8 merupakan bentuk rumah non permanen.

4.3. Temuan Data Di lapangan

Temuan data dilapangan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui persentase jawaban responden berdasarkan kuesioner bulan Agustus 2009. Universitas Sumatera Utara 47 1. Jawaban menurut responden mengenai kondisi jalan setelah jalan dibangun Tabel 4.5. Kondisi Jalan Tingkat kondisi jalan Frekuensi F Sangat baik 7 9,1 Baik 69 89,6 Tidak baik 1 1,3 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 1 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa hampir seluruh responden sebanyak 69 orang atau 89,6 menyatakan bahwa kondisi jalan sudah baik. Sedangkan 7responden atau 9,1 menyatakan bahwa kondisi jalan sudah sangat baik dan 1 orang atau sebesar 1,3 menyatakan bahwa kondisi jalan tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa status kondisi jalan di Dusun Tanggiring pada umumnya masih dalam kondisi baik. 2. Jawaban menurut responden mengenai pelaksanaan kegiatan sehari-hari setelah jalan dibangun. Tabel 4.6. Pelaksanaan Kegiatan Tingkat pelaksanaan kegiatan sehari-hari Frekuensi F Sangat lancar 12 15,6 Lancar 63 81,8 Tidak lancar 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 2 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa hampir seluruh responden sebanyak 63 orang atau 81,8 menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan sehari-hari sudah lancar Universitas Sumatera Utara 48 Sedangkan 12 responden atau 15,6 menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan sehari- hari sudah sangat lancar dan 2 orang atau sebesar 2,6 menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan sehari-hari tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pelaksanaan kegiatan sehari-hari setelah jalan di bangun di Dusun Tanggiring pada umumnya dalam keadaan lancar tanpa ada hambatan maupun gangguan. 3. Jawaban menurut responden mengenai kelancaran sarana transportasi setelah jalan dibangun. Tabel 4.7. Kelancaran Sarana Transportasi Tingkat kelancaran sarana transportasi Frekuensi F Sangat lancar 13 16,9 Lancar 63 81,8 Tidak lancar 1 1,3 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 3 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa hampir seluruh responden sebanyak 63 orang atau 81,8 menyatakan bahwa kelancaran sarana transportasi sudah dapat dikatakan lancar. Sedangkan 13 responden atau 16,9 menyatakan bahwa kondisi sarana transportasi sudah sangat lancar dan 1 orang atau sebesar 1,3 menyatakan bahwa kondisi sarana transportasi tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa kondisi kelancaran sarana transportasi di Dusun Tanggiring pada umumnya dalam keadaan yang lancar. 4. Jawaban menurut responden mengenai hubungan masyarakat dengan dusun lain setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 49 Tabel 4.8. Hubungan Masyarakat Tingkat hubungan masyarakat dengan dusun lain Frekuensi F Sangat baik 8 10,4 Baik 69 89,6 Tidak baik Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 4 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa hampir seluruh responden sebanyak 69 orang atau 89,6 menyatakan bahwa hubungan sosial yang terjalin antara masyarakat Dusun Tanggiring dengan dusun yang lain terjalin dengan baik. Sedangkan 8 responden atau 10,4 menyatakan hubungan sosial yang terjalin sangat baik dan tidak ada responden yang menyatakan bahwa hubungan sosial masyarakat tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa hubungan sosial yang terjadi di antara masyarakat di Dusun Tanggiring dengan dusun lainnya pada umumnya terjalin dengan baik. 5. Jawaban menurut responden mengenai kerjasama antar masyarakat dusun setelah jalan dibangun. Tabel 4.9. Kerjasama Masyarakat Tingkat kerjasama antar masyarakat dusun Frekuensi F Sangat baik 13 16,9 Baik 64 83,1 Tidak baik Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 5 Agustus 2009 Universitas Sumatera Utara 50 Tabel diatas menunjukkan bahwa hampir seluruh responden sebanyak 64 orang atau 83,1 menyatakan bahwa tingkat kerjasama antar masyarakat terbina dengan baik. Sedangkan 13 responden atau 16,9 menyatakan bahwa tingkat kerjasama antara masyarakat dusun sudah terbina dengan sangat baik dan tidak ada responden yang menyatakan bahwa tidak ada kerjasama yang tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa kerjasama antara masyarakat di Dusun Tanggiring pada umumnya terbina dengan baik. 6. Jawaban menurut responden mengenai hubungan antar masyarakat dusun di desa ini setelah jalan dibangun. Tabel 4.10. Hubungan Antar Masyarakat Tingkat hubungan antar masyarakat dusun Frekuensi F Sangat baik 11 14,3 Baik 66 85,7 Tidak baik Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 6 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 66 orang atau 85,7 reponden menyatakan bahwa hubungan antar masyarakat dapat dikatakan baik. Sedangkan 11 responden atau 14,3 menyatakan bahwa hubungan antar masyarakat sudah sangat baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa hubungan antar masyarakat di Dusun Tanggiring pada umumnya sangat baik. 6. Jawaban menurut responden mengenai pelaksanaan kegiatan gotong-royong setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 51 Tabel 4.11. Pelaksanaan Kegiatan Gotong-Royong Tingkat pelaksanaan kegiatan gotong-royong Frekuensi F Sangat sering 8 10,4 Sering 65 88,4 Tidak sering 4 5,2 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 7 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 65 orang atau 88,4 responden menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan gotong royong sering dilaksanakan. Sedangkan 8 responden atau 10,4 menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan gotong royong sangat sering dilaksanakan. Sebanyak 4 atau 5,2 responden menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan gotong royong tidakt sering dilaksanakan. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pelaksanaan kegiatan gotong royong cenderung sering dilaksanakan. 8. Jawaban menurut responden mengenai adat istiadat masyarakat setelah jalan dibangun. Tabel 4.12. Pelaksanaan Adat Istiadat Tingkat pelaksanaan adat istiadat Frekuensi F Sangat berubah 13 16,9 Berubah 60 77,9 Tidak berubah 4 5,2 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 8 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 60 orang atau 77,9 reponden menyatakan bahwa pelaksanaan adat istiadat Desa khususnya pada dusun Tanggiring Universitas Sumatera Utara 52 berubah. Sedangkan 13 responden atau 16,9 menyatakan bahwa pelaksanaan adat istiadat pada dusun Tanggiring sangat berubah.. Sebanyak 4 atau 5,2 responden menyatakan bahwa pelaksanaan adat istiadat pada dusun Tanggiring tidak berubah. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pelaksanaan adat istiadat pada dusun Tanggiring berubah. 9. Jawaban menurut responden mengenai sistem tradisi masyarakat setelah jalan dibangun. Tabel 4.13. Perubahan Sistem Tradisi Masyarakat Tingkat perubahan sistem tradisi masyarakat Frekuensi F Sangat berubah 22 28,6 Berubah 50 64,9 Tidak berubah 5 6,5 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 9 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 50 orang atau 64,9 responden menyatakan bahwa sistem tradisi masyarakat Desa khususnya pada dusun Tanggiring berubah. Sedangkan 22 responden atau 28,6 menyatakan bahwa sistem tradisi masyarakat pada dusun Tanggiring sangat berubah. Sebanyak 5 atau 6,5 responden menyatakan bahwa sistem tradisi masyarakat pada dusun Tanggiring tidak berubah. Dari tabel dapat digambarkan bahwa sistem tradisi masyarakat pada dusun Tanggiring berubah. 10. Jawaban menurut responden mengenai perubahan gaya hidup pada masyarakat dusun setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 53 Tabel 4.14. Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Tingkat perubahan gaya hidup pada masyarakat Frekuensi F Sangat berubah 12 15,6 Berubah 63 81,8 Tidak berubah 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 10 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 63 orang atau 81,8 responden menyatakan bahwa gaya hidup masyarakat dusun Tanggiring berubah. Sedangkan 12 responden atau 15,6 menyatakan bahwa gaya hidup masyarakat dusun Tanggiring sangat berubah. Sebanyak 2 atau 2,6 responden menyatakan bahwa gaya hidup masyarakat dusun Tanggiring tidak berubah. Dari tabel dapat digambarkan bahwa gaya hidup masyarakat dusun Tanggiring berubah. 11. Jawaban menurut responden mengenai program-program pemerintah yang dilaksanakan setelah jalan dibangun. Tabel 4.15. Pelaksanaan Program Pemerintah Tingkat pelaksanaan program pemerintah Frekuensi F Semakin meningkat 29 37,7 Meningkat 46 59,7 Tidak meningkat 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 11 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 46 orang atau 59,7 responden menyatakan bahwa pelaksanaan program pemerintah meningkat pada dusun Tanggiring. Sedangkan 29 responden atau 37,7 menyatakan bahwa pelaksanaan Universitas Sumatera Utara 54 program pemerintah semakin meningkat pada dusun Tanggiring. Sebanyak 2 atau 2,6 responden menyatakan bahwa pelaksanaan program pemerintah tidak meningkat pada dusun Tanggiring. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pelaksanaan program pemerintah meningkat pada dusun Tanggiring. 12. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan mendapatkan informasi tentang perkembangan di luar dusun setelah jalan dibangun. Tabel 4.16. Akses Terhadap Informasi Perkembangan Di Luar Dusun Tingkat kemudahan terhadap informasi perkembangan di luar dusun Frekuensi F Semakin mudah 33 42,9 Mudah 42 54,5 Tidak mudah 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 12 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 42 orang atau 54,5 responden menyatakan bahwa mudah untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan di luar dusun Tanggiring. Sedangkan 33 responden atau 42,9 menyatakan bahwa semakin mudah untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan di luar dusun Tanggiring. Sebanyak 2 atau 2,6 responden menyatakan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan di luar dusun Tanggiring. Dari tabel dapat digambarkan bahwa mudah untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan di luar dusun Tanggiring. Universitas Sumatera Utara 55 13. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan akses pendidikan setelah jalan dibangun. Tabel 4.17. Akses Terhadap Pendidikan Tingkat kemudahan akses terhadap pendidikan Frekuensi F Semakin mudah 39 50,6 Mudah 38 49,4 Tidak mudah Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 13 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 39 orang atau 50,6 responden menyatakan bahwa semakin mudah akses untuk mendapatkan pendidikan di dusun Tanggiring. Sedangkan 38 responden atau 49,4 menyatakan bahwa mudah akses untuk mendapatkan pendidikan di dusun Tanggiring. Dari tabel dapat digambarkan bahwa semakin mudah akses untuk mendapatkan pendidikan di dusun Tanggiring. 14. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan bersekolah bagi anak-anak ke daerah lain setelah jalan dibangun. Tabel 4.18. Akses Bersekolah Bagi Anak-Anak Tingkat kemudahan bersekolah bagi anak-anak dusun Frekuensi F Semakin mudah 41 53,2 Mudah 35 45,5 Tidak mudah 1 1,3 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 14 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 41 orang atau 53,2 responden menyatakan bahwa anak – anak di dusun Tanggiring semakin mudah untuk Universitas Sumatera Utara 56 bersekolah. Sedangkan 35 responden atau 45,5 menyatakan bahwa anak – anak di dusun Tanggiring mudah untuk bersekolah. Sebanyak 1 orang atau 1,3 responden menyatakan bahwa anak – anak di dusun Tanggiring tidak mudah untuk bersekolah Dari tabel dapat digambarkan bahwa semakin mudah anak – anak di dusun Tanggiring untuk bersekolah. 15. Jawaban menurut responden mengenai pengetahuan tentang tata cara bertani setelah jalan dibangun. Tabel 4.19. Pengetahuan Tentang Tata Cara Bertani Tingkat pengetahuan tentang tata cara bertani Frekuensi F Semakin meningkat 31 40,3 Meningkat 44 57,1 Tidak meningkat 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 15 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 44 orang atau 57,1 responden menyatakan bahwa pengetahuan masyarakat di dusun Tanggiring tentang tata cara bertani meningkat. Sedangkan 31 responden atau 40,3 menyatakan bahwa pengetahuan masyarakat di dusun Tanggiring tentang tata cara bertani semakin meningkat. Sebanyak 2 orang atau 2,6 responden menyatakan bahwa pengetahuan masyarakat di dusun Tanggiring tentang tata cara bertani tidak meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pengetahuan masyarakat di dusun Tanggiring tentang tata cara bertani meningkat. Universitas Sumatera Utara 57 16. Jawaban menurut responden mengenai pengadaan fasilitas umum seperti : sumber air bersih, koperasi, listrik, telepon setelah jalan dibangun. Tabel 4.20. Pengadaan Fasilitas Umum Tingkat pengadaan fasilitas umum Frekuensi F Semakin meningkat 21 27,3 Meningkat 56 72,7 Tidak meningkat Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 16 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 56 orang atau 72,7 responden menyatakan bahwa pengadaan fasilitas umum di dusun Tanggiring meningkat. Sedangkan 21 responden atau 27,3 menyatakan bahwa pengadaan fasilitas umum di dusun Tanggiring semakin meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pengadaan fasilitas umum di dusun Tanggiring meningkat. 17. Jawaban menurut responden mengenai fasilitas-fasilitas pendidikan sekolah setelah jalan dibangun. Tabel 4.21. Fasilitas Pendidikan Sekolah Tingkat fasilitas pendidikan sekolah Frekuensi F Semakin baik 21 27,3 Baik 53 68,8 Tidak baik 3 3,9 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 17 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 53 orang atau 68,8 responden menyatakan bahwa fasilitas pendidikan sekolah di dusun Tanggiring baik. Sedangkan Universitas Sumatera Utara 58 21 responden atau 27,3 menyatakan bahwa fasilitas pendidikan sekolah di dusun Tanggiring semakin baik. Sebanyak 3 orang atau 3,9 responden menyatakan bahwa bahwa fasilitas pendidikan sekolah di dusun Tanggiring tidak baik. Dari tabel dapat digambarkan bahwa fasilitas pendidikan sekolah di dusun Tanggiring baik. 18. Jawaban menurut responden mengenai distribusi atau penjualan hasil panen ke kota setelah jalan dibangun. Tabel 4.22. Kelancaran Distribusi Hasil Pertanian Tingkat kelancaran distribusi hasil pertanian Frekuensi F Sangat lancar 27 35,1 Lancar 50 64,9 Tidak lancar Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 18 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 50 orang atau 64,9 responden menyatakan bahwa distribusi hasil pertanian di dusun Tanggiring lancar. Sedangkan 27 responden atau 35,1 menyatakan bahwa distribusi hasil pertanian di dusun Tanggiring sangat lancar. Dari tabel dapat digambarkan bahwa distribusi hasil pertanian di dusun Tanggiring lancar. 19. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan akses penjualan hasil panen ke luar dusun setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 59 Tabel 4.23. Kemudahan Akses Penjualan Hasil Panen Tingkat kemudahan akses penjualan hasil panen Frekuensi F Semakin mudah 32 41,6 Mudah 35 45,5 Tidak mudah Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 19 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 35 orang atau 45,5 responden menyatakan bahwa penjualan hasil panen di dusun Tanggiring mudah dilakukan. Sedangkan 32 responden atau 41,6 menyatakan bahwa penjualan hasil panen di dusun Tanggiring semakin mudah dilakukan. Dari tabel dapat digambarkan bahwa penjualan hasil panen di dusun Tanggiring mudah dilakukan. 20. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan mendapatkan informasi harga- harga barang kebutuhan setelah jalan dibangun. Tabel 4.24. Kemudahan Mendapatkan Informasi Harga Barang Kebutuhan Tingkat kemudahan mendapatkan informasi harga barang kebutuhan Frekuensi F Semakin mudah 20 26 Mudah 46 59,7 Tidak mudah 1 1,3 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 20 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 46 orang atau 59,7 responden menyatakan bahwa mudah mendapatkan informasi harga-harga barang kebutuhan di dusun Tanggiring. Sedangkan 20 responden atau 26 menyatakan bahwa semakin Universitas Sumatera Utara 60 mudah mendapatkan informasi harga-harga barang kebutuhan di dusun Tanggiring. Sebanyak 1 orang atau 1,3 responden menyatakan bahwa tidak mudah mendapatkan informasi harga-harga barang kebutuhan di dusun Tanggiring. Dari tabel dapat digambarkan bahwa mudah mendapatkan informasi harga-harga barang kebutuhan di dusun Tanggiring. 21. Jawaban menurut responden mengenai pendapatan responden setelah jalan dibangun. Tabel 4.25. Pendapatan Penduduk Dusun Tingkat pendapatan responden Frekuensi F Sangat meningkat 14 15,2 Meningkat 59 76,6 Tidak meningkat 4 5,2 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 21 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 59 orang atau 76,6,7 responden menyatakan bahwa pendapatan masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. Sedangkan 14 responden atau 15,2 menyatakan bahwa pendapatan masyarakat di dusun Tanggiring sangat meningkat. Sebanyak 4 orang atau 5,2 responden menyatakan bahwa bahwa pendapatan masyarakat di dusun Tanggiring tidak meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pendapatan masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. 22. Jawaban menurut responden mengenai biaya pengeluaran terhadap kebutuhan hidup setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 61 Tabel 4.26. Pengeluaran Untuk Kebutuhan Hidup Tingkat pengeluaran untuk kebutuhan hidup Frekuensi F Sangat meningkat 23 29,9 Meningkat 42 54,5 Tidak meningkat 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 22 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 42 orang atau 54,5 responden menyatakan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. Sedangkan 23 responden atau 29,9 menyatakan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring sangat meningkat. Sebanyak 2 orang atau 2,6 responden menyatakan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring tidak meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa pengeluaran untuk kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. 23. Jawaban menurut responden mengenai kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari setelah jalan dibangun. Tabel 4.27. Kebutuhan Hidup Masyarakat Tingkat kebutuhan hidup masyarakat Frekuensi F Sangat meningkat 16 20,8 Meningkat 59 76,6 Tidak meningkat 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 23 Agustus 2009 Universitas Sumatera Utara 62 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 59 orang atau 76,6 responden menyatakan bahwa kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. Sedangkan 16 responden atau 20,8 menyatakan bahwa kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring sangat meningkat. Sebanyak 2 orang atau 2,6 responden menyatakan bahwa kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring tidak meningkat.. Dari tabel dapat digambarkan bahwa kebutuhan hidup masyarakat di dusun Tanggiring meningkat. 24. Jawaban menurut responden mengenai keinginan untuk membeli barang-barang selain barang kebutuhan sehari-hari setelah jalan dibangun. Tabel 4.28. Keinginan Masyarakat Membeli Barang Selain Kebutuhan Sehari- hari Tingkat keinginan masyarakat membeli barang selain kebutuhan sehari-hari Frekuensi F Sangat meningkat 18 23,4 Meningkat 56 72,7 Tidak meningkat 3 3,9 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 24 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 56 orang atau 72,7 responden menyatakan bahwa keinginan masyarakat di dusun Tanggiring untuk membeli barang selain kebutuhan sehari – hari meningkat. Sedangkan 18 responden atau 23,4 menyatakan bahwa keinginan masyarakat di dusun Tanggiring untuk membeli barang selain kebutuhan sehari – hari sangat meningkat. Sebanyak 3 orang atau 3,9 responden menyatakan bahwa keinginan masyarakat di dusun Tanggiring Universitas Sumatera Utara 63 untuk membeli barang selain kebutuhan sehari – hari tidak meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa keinginan masyarakat di dusun Tanggiring untuk membeli barang selain kebutuhan sehari – hari meningkat. 25. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan untuk membeli barang-barang kebutuhan setelah jalan dibangun. Tabel 4.29. Kemudahan Untuk Membeli Barang Kebutuhan Tingkat kemudahan untuk membeli barang kebutuhan Frekuensi F Semakin mudah 22 28,6 Mudah 53 68,8 Tidak mudah 2 2,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 25 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 53 orang atau 68,8 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk membeli barang kebutuhan. Sedangkan 22 responden atau 28,6 menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin mudah untuk membeli barang kebutuhan. Sebanyak 2 orang atau 2,6 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring tidak mudah untuk membeli barang kebutuhan Dari tabel dapat digambarkan bahwa bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk membeli barang kebutuhan. 26. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan untuk mengetahui harga jual hasil panen setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 64 Tabel 4.30. Kemudahan Untuk Mengetahui Harga Jual Hasil Panen Tingkat kemudahan untuk mengetahui harga jual hasil panen Frekuensi F Semakin mudah 39 50,6 Mudah 37 48,1 Tidak mudah 1 1,3 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 26 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 39 orang atau 50,6 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk mengetahui harga jual hasil panen. Sedangkan 37 responden atau 48,1 menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin mudah untuk mengetahui harga jual hasil panen. Sebanyak 1 orang atau 1,3 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring tidak mudah untuk mengetahui harga jual hasil panen. Dari tabel dapat digambarkan bahwa bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk mengetahui harga jual hasil panen. 27. Jawaban menurut responden mengenai kemudahan untuk memperoleh pupuk untuk pertanian setelah jalan dibangun. Tabel 4.31. Kemudahan Untuk Memperoleh Pupuk Pertanian Tingkat kemudahan untuk memperoleh pupuk pertanian Frekuensi F Semakin mudah 29 37,7 Mudah 34 44,2 Tidak mudah 5 6,5 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 27 Agustus 2009 Universitas Sumatera Utara 65 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 34 orang atau 44,2 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk memperoleh pupuk pertanian. Sedangkan 29 responden atau 37,7 menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin mudah untuk memperoleh pupuk pertanian. Sebanyak 5 orang atau 6,5 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring tidak mudah untuk memperoleh pupuk pertanian. Dari tabel dapat digambarkan bahwa bahwa masyarakat di dusun Tanggiring mudah untuk memperoleh pupuk pertanian. 28. Jawaban menurut responden mengenai keuntungan dengan menjual hasil panen langsung ke kota setelah jalan dibangun. Tabel 4.32. Keuntungan Untuk Menjual Hasil Panen Langsung Ke Kota Tingkat keuntungan untuk menjual hasil panen langsung ke kota Frekuensi F Semakin untung 55 71,4 Untung 19 24,7 Tidak untung 3 3,6 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 28 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 55 orang atau 71,4 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin untung dengan menjual hasil panen langsung ke kota. Sedangkan 19 responden atau 24,7 menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring untung dengan menjual hasil panen langsung ke kota. Sebanyak 3 orang atau 3,6 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring tidak untung dengan menjual hasil panen langsung ke kota. Dari Universitas Sumatera Utara 66 tabel dapat digambarkan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin untung dengan menjual hasil panen langsung ke kota. 29. Jawaban menurut responden mengenai keinginan mencari pekerjaan ke daerah lain setelah jalan dibangun. Tabel 4.33. Keinginan Mencari Pekerjaan Ke Daerah Lain Tingkat keinginan mencari pekerjaan ke daerah lain Frekuensi F Semakin banyak 27 35,1 Banyak 46 59,7 Tidak banyak 4 5,2 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 29 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 46 orang atau 59,7 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring banyak berkeinginan mencari pekerjaan ke daerah lain. Sedangkan 27 responden atau 35,1 menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring semakin banyak berkeinginan mencari pekerjaan ke daerah lain. Sebanyak 4 orang atau 5,2 responden menyatakan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring tidak banyak berkeinginan mencari pekerjaan ke daerah lain. Dari tabel dapat digambarkan bahwa masyarakat di dusun Tanggiring banyak berkeinginan mencari pekerjaan ke daerah lain. 30. Jawaban menurut responden mengenai keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya ke luar daerah setelah jalan dibangun. Universitas Sumatera Utara 67 Tabel 4.34. Keinginan Orang Tua Untuk Menyekolahkan Anak-anaknya Ke Luar Daerah Tingkat keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak- anaknya ke luar daerah Frekuensi F Semakin meningkat 33 42,9 Meningkat 40 51,9 Tidak meningkat 4 5,2 Total 77 100 Sumber : Kuesioner No. 30 Agustus 2009 Tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 40 orang atau 51,9 responden menyatakan bahwa keinginan orang tua di dusun Tanggiring untuk menyekolahkan anaknya ke luar daerah meningkat. Sedangkan 33 responden atau 42,9 menyatakan bahwa keinginan orang tua di dusun Tanggiring untuk menyekolahkan anaknya ke luar daerah di dusun Tanggiring semakin meningkat. Sebanyak 4 orang atau 5,2 responden menyatakan bahwa keinginan orang tua di dusun Tanggiring untuk menyekolahkan anaknya ke luar daerah di dusun Tanggiring tidak meningkat. Dari tabel dapat digambarkan bahwa keinginan orang tua di dusun Tanggiring untuk menyekolahkan anaknya ke luar daerah meningkat. 4.4. Analisis Data 4.4.1. Pembangunan Prasarana Jalan

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3564 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 913 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 830 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 539 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 696 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1194 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

62 1098 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 701 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 974 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1190 23