Klasifikasi berita Berita A. Pengertian

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui televisi maka setiap audiens dapat menerima informasi dalam ruang lingkup yang sangat luas.

1.5.3 Berita A. Pengertian


Berita adalah laporan mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar,
radio, televisi, atau media on-line internet.
Menurut Willard C. Bleyer, berita merupakan sesuatu yang terbaru yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar. Karena itu ia dapat menarik
atau mempunyai makna bagi pembaca surat kabar, atau karena jika dapat menarik pembaca - pembaca tersebut.
http:kries07.blogspot.com200902pengertian-berita.html, 10 Februari 2011
Sedangkan menurut William S. Maulsby, berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi,
yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.

B. Klasifikasi berita


Berita dapat diklasifikasikan ke dalam 2 kategori : berita berat hard news, berita ringan soft news.
Jenis - jenis berita : 1. Straight News Report, adalah laporan langsung mengenai suatu kejadian
2. Depth News Report 3. Comperhensive News, merupakan laporan tentang fakta yang bersifat
menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek.
Universitas Sumatera Utara
Di dalam membuat sebuah berita ada unsur-unsur yang perlu di parhatikan yaitu 5W + 1H. Unsur ini adalah untuk mengetahui dengan tepat apa yang akan
disiarkan atau disampaikan dalam bentuk berita. Itulah rumus yang sering dugunakan oleh para jurnalis. baiklah kita akan bahas satu persatu dengan ringkas berikut ini :
1. W1 = What Ini adalah untuk menanyakan tentang apa yang akan kita tulis, tema apa yang
akan diangkat dalam berita, atau hal apa yang akan dibahas dalam berita tersebut. 2. W2 = Who
adalah siapa tokoh yang menjadi tokoh utama di WHAT. unsur siapa selalu menarik perhatian pembaca, apalagi manusia yang menjadi objek berita itu adalah
seorang yang aktif di bidangnya. Unsur SIAPA ini harus dijelaskan dengan menunjukkan cirri-cirinya seperti
nama, umur, pekerjaan, alamat serta atribut lainnya berupa gelar bangsawan, suku, pendidikan pangkatjabatan.
3. W3 = When Unsur ini adalah menanyakan kapan peristiwa itu terjadi. jadi dalam sebuah
berita tentunya akan menyebutkan kapan waktu peristiwa itu terjadi. Misal, “peristiwa pengeroyokan seorang mahasiswa itu terjadi pada hari kamis siang sekitar pukul
13.00 waktu setempat” 4. W4 = Where
unsur ini menanyakan lokasi kejadian peristiwa dimana atau tempat berlangsungnya peristiwa tersebut. Contohnya, “aksi pengeroyokan tersebut
berlangsung tidak jauh dari kampus korban”
Universitas Sumatera Utara
5. W5 = Why why atau kenapa peristiwa itu terjadi. ini menanyakan alasan mengapa
peristiwa itu bisa terjadi. disini penulis di tuntut untuk menguraikan penyebab terjadinya peristiwa. Contoh, “menurut pengakuan pelaku, korban dikeroyok karena
telah menghina pelaku dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan kepada pelaku”
6. H = How Pertanyaan How bagaimana ini menggambarkan suasana dan proses
peristiwa terjadi. Semua unsur diatas sangat perlu di perhatikan dalam menulis sebuah berita. Boleh dikata berita tanpa unsur diatas bagai sayur tanpa garam.
Menurut Askurival Baksin, terdapat unsur-unsur dominan yang terjadi ciri khas televisi, yaitu Baksin, 2006-63-68 :

C. Penyajian berita


Dokumen yang terkait

Dokumen baru

Pemberitaan Pembatasan BBM Bersubsidi di TV One dan Perilaku Mahasiswa dalam Memilih BBM