Skala Likert Uji Reliabilitas

3.5. Metode Pengambilan Sampel

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 64 orang karyawan. Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu dengan pengambilan sampel yang mengikutsertakan semua anggota populasi sebagai objek penelitian. Cara ini dilakukan karena populasi dianggap kecil. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari populasi karyawan tetap dan karyawan outsourcing. Karyawan outsourcing disebut sebagai karyawan koperasi PT. XYZ dengan status karyawan kontrak, dan koperasi tersebut dibawah naungan perusahaan itu sendiri.

3.6. Pengujian Kuesioner

Kuesioner yang digunakan sebagai sumber data berisi pernyataan yang menggunakan skala likert. Data yang telah diperoleh kemudian akan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas, hal ini dilakukan agar kuesioner yang digunakan sudah akurat dan layak untuk disebar kepada responden.

3.6.1 Skala Likert

Skala ini digunakan untuk mengetahui penilaian seseorang terhadap sesuatu. Pertanyaan diberikan berjenjang, mulai dari tingkat terendah sampai tertinggi. Dalam penelitian yang menggunakan skala likert ini menggunakan lima pilihan jawaban kuesioner. Setiap jawaban dari responden dalam kuesioner diberikan skor. Alternatif jawaban yang digunakan sebagai berikut : Tabel 4. Alternatif Jawaban Alternatif Jawaban Penjelasan STS Sangat tidak sesuai TS Tidak sesuai KS Kurang sesuai S Sesuai SS Sangat sesuai 3.6.2 Uji Validitas Pengujian validitas dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana suatu alat pengukur instrumen mengukur apa yang ingin diukur Umar, 2005. Uji validitas digunakan untuk menghitung nilai korelasi r antara data pada masing- masing pertanyaan dengan skor total. Teknik yang dipakai untuk menguji validitas kuesioner adalah teknik korelasi product moment pearson berikut :                2 2 2 2 xy Y Y n X X n Y X XY n r ................................. 1 Keterangan : r xy = Korelasi antar X dan Y n = Jumlah responden X = Skor masing-masing pertanyaan Y = Skor total semua pertanyaan Uji validitas dilakukan pada ± 30 responden dimana nilai yang dihitung dinyatakan valid, apabila nilai r lebih dari 0,361. Pengujian dilakukan dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excel. Hasil uji validitas dapat dilihat pada Lampiran 2.

3.6.3 Uji Reliabilitas

Jika alat ukur dinyatakan valid, selanjutnya reliabilitas alat ukur tersebut diuji. Reliabilitas adalah merupakan derajat ketepatan, ketelitian atau keakuratan yang ditujukan oleh instrumen pengukuran Umar, 2005. Reliabilitas alat ukur dalam bentuk skala dapat dicari dengan menggunakan teknik alpha cronbach berikut :                   2 1 2 11 σ σ 1 1 k k r ............................................. 2 Keterangan : r 11 = Reliabilitas instrumen K = Banyaknya butir pertanyaan  2  = Jumlah ragam butir 2 1  = Jumlah ragam total Untuk mencari nilai ragam digunakan rumus berikut :   n n X X     2 2 2  ............................................ 3 Keterangan : n = Jumlah responden X = Nilai skor yang dipilih Nilai alpha yang dihasilkan dari pengujian reliabilitas, kemudian ditarik kesimpulan dengan mengklasifikasikan nilai alpha yang diperoleh berdasarkan klasifikasi tabel Alpha George sebagai berikut : Tabel 5. Tabel Alpha George Klasifikasi Nilai Alpha Kesimpulan α 0,9 Sempurna excellent α 0,8 Baik good α 0,7 Dapat diterima acceptable α 0,6 Diragukan questionable α 0,5 Lemah poor α 0,5 Tidak dapat diterima unacceptable Perhitungan reliabilitas kuesioner dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS 15.0 for windows untuk mempermudah pengolahan data. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada Lampiran 3.

3.7. Metode Pengolahan dan Analisis Data