43
3.4.2 Variabel Dependen
Kinerja adalah suatu hasil yang dicapai oleh pekerja dalam pekerjaannya menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan.
Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ;
Variabel Definisi
Dimensi Indikator
Skala
Kepemimpinan X1
Kemampuan untuk mempengaruhi orang
lain untuk lebih berusaha mengerahkan tenaga
dalam tugasnya atau merubah tingkah laku
mereka 1.
Kejelasan peran 2.
Mempermudah pekerjaan
3. Kepemimpinan
yang supportive 1.
Membantu kelompok dalam mencapai tujuan
2. Memberi motivasi untuk
bekerja lebih 3.
Menganalisis situasi dan menetapkan prosedur
4. Memecahkan masalah
dengan baik 5.
Adil dalam menilai kinerja karyawan
6. Pemerataan beban tugas
Likert
Komitmen Organisasi X2
Suatu hubungan anggota dengan organisasinya
dan memiliki implikasi terhadap keputusan
individu untuk melanjutkan
keanggotaannya dalam organisasi
1. Komitmen
Afektif 2.
Komitmen Berkelanjutan
3. Komitmen
Normatif 1.
Kemauan untuk tetap tinggal
2. Kemauan dalam
mencapai tujuan perusahaan
3. Kebutuhan untuk bertahan
4. Kepercayaan terhadap
perusahaan 5.
Tanggung jawab 6.
Bekerja sesuai prosedur Likert
Kinerja Y Suatu hasil yang dicapai
oleh pekerja dalam pekerjaannya menurut
kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu
pekerjaan. 1. Kualitas kerja
2. Kuantitas kerja 3. Kerja sama
1. Standar kerja
2. Bekerja keras
3. Sesuai dengan yang ditetapkan
4. Disiplin kerja 5. Bekerja secara tim
6. Saling mengisi dan mendukung
Likert
Sumber: Wexley dan Yukl 2005, Meyer dan Allen, Griffin 2008
3.5 Skala Pengukuran Variabel
Pengukuran masing-masing variabel dalam penelitian adalah dengan menggunakan Skala Likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, dan
Universitas Sumatera Utara
44
persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item
instrument yang dapat berupa pernyataan atau pernyataan Sugiyono, 2008:86. Tabel 3.2
Instrument skala likert No
Pernyataan Skor
1 Sangat Setuju
5 2
Setuju 4
3 Kurang Setuju
3 4
Tidak Setuju 2
5 Sangat Tidak Setuju
1
Sumber: Sugiyono, 2008:86
3.6 Populasi dan Sampel 3.6.1 Populasi
Populasi adalah sekelompok atau keseluruhan individu, peristiwa atau objek penelitian yang memiliki kualitas-kualitas serta ciri-ciri yang ingin diselidiki oleh
peneliti. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang digunakan untuk memperkirakan karakteristik populasi. Hasil penelitian yang menggunakan
sampel yang representative, yaitu benar-benar dapat mewakili, maka kesimpulannya jika akan diberlakukan untuk populasinya Erlina, 2011:81.
Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Yayasan Perguruan Bina Santri Medan yang berjumlah 31 orang.
3.6.2 Sampel
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, teknik sampling jenuh menurut Sugiyono 2008:126 menyatakan
Universitas Sumatera Utara
45
bahwa sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel, hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi
relatif kecil, kurang lebih 100 orang, atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan yang sangat kecil. Istilah lain sampel jenuh adalah
sensus, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel, dimana jumlah sampel pada penelitian ini sebesar 31 orang.
3.7 Jenis Data
1. Data Primer
Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari responden dalam bentuk wawancara kepada karyawan Yayasan Perguruan Bina Santri Medan,
maupun melalui observasi lapangan secara langsung. 2.
Data Sekunder Data sekunder yaitu data yang diperoleh dan dokumen-dokumen tertulis
dengan mempelajari berbagai tulisan, buku-buku, jurnal-jurnal dan internet yang berkaitan dan mendukung penelitian ini. Data yang dibutuhkan antara lain sejarah
dan perkembangan perusahaan, jumlah karyawan dan lain sebagainya yang mendukung penelitian.
3.8 Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data dalarn penelitian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Wawancara
Universitas Sumatera Utara
46
Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data, apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menentukan permasalahan yang harus
diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya kecilsedikit. Wawancara dapat
dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur dan dapat dilakukan melalui tatap muka. Peneliti melakukan wawancara langsung dengan pihak-pihak yang
bersangkutan, yaitu dengan karyawanYayasan Perguruan Bina Santri Medan. b.
Kuesioner Angket Kuesioner yaitu menyebarkan daftar pernyataan berupa angket kepada
responden. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan atau pernyataan tertulis kepada
responden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu
apa yang bisa diharapkan dari responden. c.
Studi Dokumentasi Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa
berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari sebuah perusahaan. Peneliti memperoleh data dan dokumen-dokurnen tertulis. Penulis membaca dan
mempelajari berbagai tulisan dari buku-buku, jurnal-jurnal, dan internet yang berkaitan dan mendukung kebenaran dan keabsahan dari hasil yang diperoleh dari
penelitian ini.
Universitas Sumatera Utara
47
3.9 Uji Validitas dan Reliabilitas 3.9.1 Uji Validitas