Operasional Variabel Bagan Operasional Variabel

http:www.idonbiu.com200905mahasiswa-pengertian-dan- peranannya.html

1.8. Operasional Variabel

Defenisi operasional adalah spesifikasi kegiatan peneliti dalam mengukur atau memanipulasi suatu variabel. Defenisi operasional memberikan batasan atau arti suatu variabel dengan merinci hal yang harus dikerjakan oleh peneliti untuk mengukur variabel tersebut Sarwono, 2006:12. Dalam penelitian kuantitatif, secara umum terdiri dari 2 dua variabel, yaitu variabel terikat dependent dan variabel bebas independent. Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah sebagai berikut : 1. Penggunaan WiFi X - Wi-Fi merupakan sebuah sub-sistem dalam institusi pendidikan yang fungsinya sebagai faktor pendukung dalam sistem pembelajaran yang konvensional atau secara tatap muka. - Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal LAN, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. - Bagi mahasiswa internet merupakan media yang dapat digunakan untuk mengakses tugas yang diberikan oleh dosen, bahkan mungkin juga mengembangkan diri dengan membentuk jaringan. Universitas Sumatera Utara 2. Indeks Prestasi Mahasiswa Y - Mahasiswa sebagai pelaku utama dan agent of exchange dalam gerakan- gerakan pembaharuan memiliki makna yaitu sekumpulan manusia intelektual, yang memandang segala sesuatunya dengan pikiran jernih, positif, kritis, bertanggung jawab, dan dewasa. Indikator yang Lazim digunakan dalam lingkungan civitas akademika dalam mengukur tingkat intlektualitas pada mahasiswa disebut dengan IP Indeks Prestasi Kumulatif . Dari IP itulah nantinya dapat diketahui kemapuan akademik dari tiap mahasiswa yang akan menetukan nilai akhir dari mahasiswa. Adapun yang menjadi skala dalam penetuan IP adalah : Tabel 1.1. Skala Indeks Prestasi Mahasiswa Indeks Predikat 3,51 Cumlaud 3,01 - 3,50 Sangat Memuaskan 2,51 - 3,00 Memuaskan 1,51 - 2,50 Cukup 1,50 Kurang Universitas Sumatera Utara

1.9. Bagan Operasional Variabel

Untuk lebih jelasnya kerangka konsep operasionalisasi dapat kita lihat dari diagram dibawah ini : Variabel Bebas X Penggunaan Wi-Fi Variabel Terikat Y IP Mahasiswa Penggunaan WiFi X - Wi-Fi merupakan sebuah sub-sistem dalam institusi pendidikan yang fungsinya sebagai faktor pendukung dalam sistem pembelajaran yang konvensional atau secara tatap muka. - Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal LAN, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. - Bagi mahasiswa internet merupakan media yang dapat digunakan untuk mengakses tugas yang diberikan oleh dosen, bahkan mungkin juga mengembangkan diri dengan membentuk jaringan. Indeks Prestasi Mahasiswa Y Mahasiswa sebagai pelaku utama dan agent of exchange dalam gerakan- gerakan pembaharuan memiliki makna yaitu sekumpulan manusia intelektual, yang memandang segala sesuatunya dengan pikiran jernih, positif, kritis, bertanggung jawab, dan dewasa. Indikator yang Lazim digunakan dalam lingkungan civitas akademika dalam mengukur tingkat intelektualitas pada mahasiswa disebut dengan IP Indeks Prestasi Kumulatif . Dari IP itulah nantinya dapat diketahui kemapuan akademik dari tiap mahasiswa yang akan menetukan nilai akhir dari mahasiswa. Universitas Sumatera Utara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3563 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 911 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 830 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 539 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 696 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1194 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

62 1097 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 700 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 974 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1190 23